cover
Contact Name
Wahid Fathoni
Contact Email
prosidingsemnasumy@gmail.com
Phone
+6282136574140
Journal Mail Official
semnasppm@umy.ac.id
Editorial Address
Gedung D Lt 2, LP3M UMY Jln Brawijaya, Tamantirto, Kasihan, Bantul, Yogyakarta, 55813
Location
Kab. bantul,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat
ISSN : 2775376X     EISSN : 27753786     DOI : https://doi.org/10.18196/ppm
Prosiding Hasil Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat Lembaga Penelitian, Pubikasi, dan Pengabdian Masyarakat (LP3M) Universitas Muhammadiyah Yogyakarta sebagai wujud diseminasi kegiatan ilmiah pengabdian masyarakat yang dilakukan sivitas akademika Perguruan Tinggi Negeri/Swasta di Indonesia. Prosiding seminar nasional hasil program pengabdian masyarakat terbit satu kali setiap tahun. dengan tema dan topik bahasan (klaster kajian) yang dirancang secara tematik oleh Lembaga Pengabdian Masyarakat (LPM) Universitas Muhammadiayh Yogyakarta.
Articles 1,338 Documents
PELATIHAN STORYTELLING UNTUK MENINGKATKAN KEPERCAYAAN DIRI SISWA SMP MUHAMMADIYAH 2 YOGYAKARTA DALAM BERBICARA BAHASA INGGRIS Sri Rejeki Murtiningsih; Puthut Ardianto
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2018: 5. Penguatan Inovasi Pendidikan Bagi Pemerintah Daerah
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (306.422 KB)

Abstract

Tujuan pengabdian pada masyarakat ini adalah melakukan pelatihan storytelling untukmeningkatkan kepercayaan diri dalam berbicara Bahasa Inggris pada siswa SMP. Hal iniberdasarkan pada masalah yang sering dihadapi oleh banyak guru-guru Bahasa Inggris untukmendorong siswa untuk berani bicara dalam bahasa asing tersebut, terutama berbicara didepanbanyak orang.Dalam pengabdian ini, langkah-langkah yang dilakukan adalah melakukan serangkaian kegiatanyang berupa pelatihan storytelling kepada mahasiswa untuk memberikan pelatihan kepada siswaSMP, dan pelaksanaan pelatihan untuk meningkatkan kepercayaan diri siswa dalam Berbicarabahasa Inggris.Kesimpulan hasil pengabdian tersebut adalah terdapatnya peningkatan kepercayaan diri siswa SMPdalam berbicara dalam bahasa Inggris. Hal ini terlihat berdasarkan observasi yang dilakukan olehguru-guru bahasa Inggris di SMP Muhammadiyah 2 Yogyakarta. Selain itu, kepercayaan diri dalamberbicara, siswa juga terlihat lebih mampu dalam mengekspresikan diri dalam berakting melaluikegiatan storytelling ini.
PENINGKATAN PRODUCTIVE SKILLS BAHASA INGGRIS PADA SISWA SEKOLAH DASAR MELALUI FUN-LEARNING Evi Puspitasari
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2018: 5. Penguatan Inovasi Pendidikan Bagi Pemerintah Daerah
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (451.662 KB)

Abstract

This program aimed to create a wide space for students to practice productive skills of English inSpeak First Bilingual School, Klaten. Steps to run this program are planning, implementation, andevaluation to investigate learning outcomes of the program. Planning covered need analyisis,coordination with the school stake holders such as teachers and the headmaster, and programdesigning. Then in implementation, the approach employed was Fun-learning and the method wasPPP (Presentation, Practice, and Production). The approach and the method were clearly mirroredthrough the activities such as puzzle arranging, storytelling, singing a song, and making card toexpress apology. Since the moment when the program ran was in Ramadhan month, all activitieswere under the same theme, Prophet Jonah and the Whale. Last, in the evaluation process, it couldbe known that the outcome of the program was enabling students to practice English productivelyand comprehend the story of Prophet Jonah and the Whale. All of them were able to reveal theirfeeling if they were Prophet Jonah when he was thrown away to the sea in an oral form and theywere also able to make a card to express their apology in English.
PENGEMBANGAN PENDIDIKAN LINGKUNGAN HIDUP PADA ANAK USIA DINI Aris Slamet Widodo
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2018: 5. Penguatan Inovasi Pendidikan Bagi Pemerintah Daerah
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (522.376 KB)

Abstract

The objectives of this community service were to know the role of service for early childhoodeducation in terms of environmental education, to determine suitable method, and to draft materialsguide for environmental education as well as to improve the learners’ knowledge in terms ofenvironmental maintenance.The location of community service was determined purposively, they were Melati Sari playgrouplocated in Putat, Selopamioro Village, Imogiri District, Bantul Regency, representing schools ofchildhood education in woods-based area or remote (upstream) and Labschool of Rumah Citta located in Mantrijeron, Yogyakarta Municipality, representing schools of childhood education in city-based area or downtown (downstream). The event was conducted from May to August 2013. Methods used in the learning service of environmental education through the following stages: (1)Assessment, (2) workshop of drafting formulation of assistance program, (3) Assistance, (4)workshop of reconsidering the application guideline, and (5) dissemination and recommendation tostakeholders.The results of community service concluded that Melati Sari Playgroup of Selopamioro andLabschool of Rumah Citta had introduced environmental education; however, they had no learningguideline yet. Suitable learning methods for environmental education were story-telling, role-play, aswell asw giving tasks and practices.Learning guideline for environmental (loving woods) education for early childhood consisted ofmaterials: (1) trees as the producer of paper and tissue, (2) trees as the producer of oxygen and theabsorber of carbondioxide, (3) woods able to supply water, (4) woods animals as part of theecosystem, (5) recycling paper, and (6) the sorting of paper.The final community service results of applying the guide learning of environmental (loving woods)education were the fact that improved knowledge of mantaining environment could be done bysaving the woods; either by planting trees or reducing the use of products made from the woodsproducts.
PEMBERDAYAAN SISWA SEKOLAH LUAR BIASA TUNA GRAHITA (SLB C) DALAM PENGELOLAAN LINGKUNGAN SEKOLAH Agus Nugroho Setiawan; Sri Sudarsi; Siti Yusi Rusimah
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2018: 5. Penguatan Inovasi Pendidikan Bagi Pemerintah Daerah
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (623.306 KB)

Abstract

Pendidikan merupakan salah satu kewajiban dan sekaligus hak bagi setiap manusia. Demikianhalnya dengan anak-anak tuna grahita yang mempunyai perkembangan mental dan tingkatkecerdasan terbatas, tetap berhak untuk mendapatkan pendidikan yang layak sesuai dengankondisi dan kemampuannya. Berbeda dengan anak-anak pada umumnya yang menekankan padaaspek kognisi, psikomotorik dan afeksi, pendidikan bagi anak-anak berkebutuhan khusus tunagrahita lebih diarahkan pada bina diri agar pada saatnya nanti dapat hidup mandiri dan tidaktergantung pada orang lain. Pendidikan di SLB Tuna Grahita Wiyata Dharma II Sleman menghadapipermasalahan, antara lain tingkat kecerdasan dan kemandirian siswa terbatas, pandanganmasyarakat umum sering kurang baik, potensi siswa belum tergali, pemanfaatan lingkungan sekolahbelum optimal dan pemanfaatan lingkungan sebagai media belajar terbatas. Alternatif solusinyapenguatan pada ketrampilan dan kemandirian siswa, menggali potensi siswa agar menjadi unggulansekolah, dan pemanfaatan lingkungan sekolah secara optimal untuk menciptakan lingkungan yangnyaman dan dapat menjadi media belajar siswa. Untuk mencapai target luaran sesuai permasalahanyang dihadapi, digunakan beberapa metode, yang meliputi penyuluhan, demonstrasi dan pelatihan,praktek aplikasi teknologi, serta pendampingan dan monitoring evaluasi. Hasil kegiatan pengabdianmasyarakat menunjukkan kegiatan penerapan ipteks bagi masyarakat di SLB Tuna Grahita 2Sleman dan SLB Negeri Sleman berjalan dengan baik dan mencapai luaran sesuai yangdiharapkan. Masyarakat sasaran yaitu siswa, guru dan orangtua siswa memberikan tanggapan yangsangat baik dengan berpartisipasi dan mengikuti kegiatan dengan sebaik-baiknya serta merasakanmendapat pengetahuan dan ketrampilan dalam mengelola lingkungan sekolah, menjadi lebih asri,produktif dan menjadi media belajar siswa.
MENUMBUHKAN MOTIVASI USAHA MIKRO KECIL MENENGAH (UMKM) MELALUI USAHA KUE CIPUT PADA ANGGOTA KARANG TARUNA DI DESA BATU PUTIH KECAMATAN PELAWAN KABUPATEN SAROLANGUN PROVINSI JAMBI Yuliusman Yuliusman; Wahyu Rohayati; Nyimas Dian Maisyarah
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2018: 4. Penguatan Inovasi Ekonomi dan UMKM Bagi Pemerintah Daerah
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (375.909 KB)

Abstract

Usaha Mikro Kecil Menengah merupakan perwujudan nyata dari kegiatan ekonomi rakyat yangbertumpu pada kekuatan sendiri, beragam, dan merupakan kelompok usaha yang mampu menjadi“buffer” saat perekonomian Indonesia dilanda krisis. Perekonomian sudah memasuki babak barudimana sumber keunggulan bersaing sudah berubah. Keunggulan suatu perekonomian bukanhanya bersumber dari teknologi, apalagi sumber daya alam. Sumber keunggulan daya saing terkiniadalah inovasi dan kreativitas. Fungsi dan peranan Usaha Mikro Kecil Menengah merupakan saatini dirasakan begitu penting, karena sektor ini bukan saja sebagai sumber mata pencarian orangbanyak, tetapi juga menyediakan se cara langsung lapangan kerja bagi mereka yang tingkatpengetahuannya rendah. Membangkitkan minat anggota karang taruna dalam membuka usaha danmemberikan penyuluhan terhadap kurangnya kemampuan dalam kreativitas dan inovasi produkyang dapat di jadikan sumber usaha.Target khusus dari kegiatan ini adalah peningkatan pemahaman dan minat anggota karang tarunadalam merintis usaha, dalam hal ini memfokuskan mengenai peningkatan pemahaman dan minatusaha, peningkatan pengetahuan tentang berkelompok yang baik, peningkatan keterampilan objekdalam membuat produk, peningkatan kemampuan mengelola usaha dalam situasi persaingan yangmendekati situasi bisnis nyata yang dinamis. Metode pengabdian yang digunakan adalah ceramah,diskusi, audio visual, simulasi dan praktik. Hasil dari kegiatan ini adalah anggota karang tarunamegetahui bagaimana cara merencanakan usaha secara tepat, anggota karang taruna termotivasiuntuk mengembangkan Usaha Mikro Kecil Menengah merupakan, menciptakan peluang kerja, dananggota karang taruna mampu mengembagkan usaha kue ciput menjadi usaha yang dapatdilestarikan serta terlibat langsung dalam praktik membuat kue ciput. Penyuluhan dan pelatihanyang dilakukan oleh tim pengabdian ini mendapatkan respon yang positif dari para peserta, yangterdiri dari para anggota dan pengurus karang taruna Desa Batu Putih Kecamatan PelawanKabupaten Sarolangun Provinsi Jambi.
PENGOLAHAN DAN PEMASARAN PRODUK OLAHAN DARI BAHAN BAKU BUAH SALAK DI DUSUN GOWOK, POLENGAN MAGELANG Yayat Hidayat
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2018: 4. Penguatan Inovasi Ekonomi dan UMKM Bagi Pemerintah Daerah
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (458.694 KB)

Abstract

Village Polengan Magelang it is village with a condition climate and soil the partile so many type ofplants and commodity thats grows and develops in its territory. This helped to boost the economy ofpeople. People income salak fruit is a mainstay of besides other plant as a supported. Bussinesdevelopment of salak fruit needs to perfect management of all a part of system. The problem of thissituation is how we found the solve or strategy to increase sales marketing corresponding by thispapers use descriptive analysis approach to make a map of problem was happened in DusunGowok. The result of analysis is showing the marketing is the fully ways system of bussines activity.
PEMBUATAN DAN PENERAPAN ROLLER MEKANIS GUNA MEMPERLANCAR PROSES PRODUKSI OPAK KETAN Wawan Tripiawan; Sari Wulandari; Muhammad Rayes
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2018: 4. Penguatan Inovasi Ekonomi dan UMKM Bagi Pemerintah Daerah
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (373.749 KB)

Abstract

Selama ini kita mengenal berbagai macam opak, semuanya memang terbuat dari berbagai macambahan baku dan diberi nama sesuai dengan bahan baku yang digunakannya. Opak yang terbuatdari bahan baku beras ketan diberinama opak ketan yang diproduksi dalam skala rumah tangga diberbagai wilayah khususnya di Jawa Barat, sangat banyak sekali peminatnya. Produksi opak ketanyang dicetak halus satu demi satu secara tradisional, keunggulan opak ketan selain organik yangmenyehatkan juga cocok dijadikan makanan cemilan di berbagai macam acara termsuk oleh-olehkhas. di samping itu rasanya asin, renyah, tahan lama juga cocok bagi berbagai macam lapisanmasyarakat.Semua proses yang dilakukan oleh seluruh pengrajin opak ketan di berbagai daerah masihmemanfaatkan teknologi tradisional dan hampir setiap statsion kerja mengalami permasalahan,begitu pula kelompok pengrajin opak ketan Kec. Pamengpeuk – Kabupaten Bandung mengalamipermasalahan yang sama.Metode pencetakan Opak yang selama ini digunakan, masih menggunakan teknologi sederhanayang disebut “Jajaplok” oleh para pengrajin. Jajaplok hanya menghasilkan 1 opak untuk 1 kalipencetakan. Desain usulan alat pencetak mekanis,dengan menggunakan material besi, alat rollermekanis dapat melakukan press opak dalam satu kali pencetakan dengan tenaga motor listrik.Dengan demikian, proses pencetakan menjadi lebih cepat karena hanya membuat satu cetakanuntuk produk yang sama dan berjumlah banyak. Hasilnya menunjukkan bahwa penerapan teknologitersebut menghasilkan produk dengan presisi dan kecepatan produksi. Penelitian ini menyimpulkanbahwa penerapan cetakan mekanis pada industri makanan opak telah meningkatkan danmempercepat proses produksi.
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI PEMBUDIDAYAAN BIBIT UMBI GARUT DI DUSUN KORIPAN 2, DESA DLINGO, BANTUL ARTIKEL Fadia Fitriyanti
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2018: 4. Penguatan Inovasi Ekonomi dan UMKM Bagi Pemerintah Daerah
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (534.302 KB)

Abstract

Tujuan program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (PPM) 001didusun Koripan 2 Desa Dlingo, Kecamatan Dlingo, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakartaini adalah pemberdayaan masyarakat melalui pembudidayaan bibit tanaman umbi Garut, sehinggapendapatan ekonomi masyarakat akan meningkat. Target khusus dan luaran yang dihasilkan dariprogram KKN PPM ini adalah pertama pemberdayaan masyarakat melalui pembudidayaan bibittanaman umbi Garut dimana tanaman umbi garut ini dibuat menjadi emping dan menjadi makanankhas dari daerah Koripan II. Persoalannya adalah keterbatasan jumlah pasokan bahan baku untukpembuatan emping garut ini sangat kurang karena masa panen yang lama yaitu 8 bulan. Dengandemikian dapat dilakukan pembibitan untuk tanaman umbi garut ini dengan menggunakan polybaguntuk memperpendek masa panen, sehingga tidak perlu menunggu 8 bulan. Dengan mengadakanpelatihan budidaya tanaman umbi garut terlebih dahulu kepada masyarakat khususnya kelompoktani, bagaimana cara melakukan pembibitan untuk tanaman umbi garut ini, diikuti denganpendampingan pembudidayaan bibit tanaman tersebut.Metode yang akan dipakai untuk mencapai tujuan tersebut yaitu untuk persoalan pembudidayaantanaman umbi Garut, langkah awal mengadakan pelatihan pembibitan umbi Garut, danpendampingan pembibitan tanaman umbi Garut. Langkah selanjutnya kegiatan yang dilakukandalam pembudidayaan umbi Garut, pertama menghubungi pemateri, mengadakan pelatihanpembudidayaan kepada Kelompok Tani, pendampingan pembibitan.Pelatihan pembudidayaan umbi garut ini diikuti oleh masyarakat Dusun Koripan II khususnyakelompok Tani. Dalam proses pelatihan yang dilakukan dalam bentuk penyuluhan yang dilakukanpemateri, masyarakat berkesempatan untuk bertukar pendapat antara Narasumber danmasyarakat itu sendiri untuk menambah pengetahuan dalam penanaman umbi garut. Kegiatanpendampingan pembibitan tanaman umbi garut disediakan dua lahan pembibitan umbi garut yaitumenggunakan sistem polybag dan lahan biasa. Hal ini bertujuan untuk mengetahui perbedaanantara penanaman pembibitan dipolybag dan dilahan biasa sehingga dapat diketahui keunggulanmasing-masing.
PROGRAM PEMBERDAYAAN DAN PELATIHAN SISTEM LAPORAN KEUANGAN LEMBAGA KEUANGAN MIKRO BERBASIS TEMPORARY SPACE TRANSACTION METHOD Andreani Hanjani
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2018: 4. Penguatan Inovasi Ekonomi dan UMKM Bagi Pemerintah Daerah
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (671.015 KB)

Abstract

Tujuan Program Pengabdian ini adalah untuk membantu sistem pelaporan keuangan LembagaKeuangan Mikro. Mitra Usaha dalam program ini adalah LKM Binangun Ngentakrejo dan LKMBinangun Brosot. Permasalahan yang dihadapi oleh kedua mitra tersebut adalah kegagalan dalamimplementasi teknologi tepat guna berupa rekayasa teknologi informasi untuk melakukanpenyajian laporan keuangan. Metode pelaksanaan pengabdian ini yaitu: 1)Survey denganmelakukan pengamatan dan analisis tentang Bagan alir data transaksi, Komponen laporankeuangan, Model rekapitulasi, Neraca dan pajak, Laporan arus kas, dan sebagainya; 2)Membuatsistem database; 3)Membuat antarmuka (interface) aplikasi keuangan LKM, 4)Melakukanimplementasi sistem jaringan komputer;5)Pelatihan penggunaan perangkat lunak hasil implementasi bagi pengelola LKM. Hasil program iniadalah: 1) terwujudnya “temporary space transaction method” dalam aplikasi simpan pinjam,sehingga transaksi angsuran kredit dapat diterima dalam jumlah berapapun dan pelatihanpenggunaan perangkat lunak untuk mengelola data keuangan bagi pengelola LKM; 2)Pelatihanpenggunaan perangkat lunak hasil implementasi. Program ini diharapkan mampu memfasilitasi mitrauntuk mempermudah melakukan penyajian laporan keuangan. Luaran dari program ini adalahPublikasi ilmiah pada jurnal Berdikari (Jurnal Pembangunan Pedesaan & Perkotaan)
DETEKSI DINI RESIKO PENYAKIT KARDIOVASKULAR MELALUI PEMERIKSAAN SEDERHANA KOLESTEROL TOTAL DALAM DARAH Ferika Indarwati; Yanuar Primanda
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2018: 3. Penguatan Inovasi Kesehatan dan Obat Bagi Pemerintah Daerah
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (460.484 KB)

Abstract

Cardiovascular disease is one of serious health problems worldwide including in Indonesia. Early detection and screening for cardiovascular disease is beneficial to decrease mortality and morbidity caused by the disease. Unfortunately, early screenings of cardiovascular disease are rarely done by communities (particularly elder adults) in Indonesia. Lack of knowledge of early screening of cardiovascular disease and minimum facilities influenced this phenomenon. Therefore, this project was aimed to help community in Ranting Muhammdiyah and Aisyiyah Tamantirto Selatan to detect early onset of cardiovascular disease. This project was integrated with a social program held by the Ranting Muhammdiyah and Aisyiyah Tamantirto Selatan. There were five steps of the screening program namely spirituality supports, moderate exercises, glucose screenings, physical assessments and drug prescriptions, and health educations. Overall 263 people voluntarily participated in this project and 219 of them finished the screening program. Most of the participants was female, aged from 41-60 years. Based on the total cholesterol screening, more than 26% of participants had total cholesterol more than 200 mg/dl. This means that those people had a high risk of developing cardiovascular diseases. Only 133 participants had total cholesterol lower than the normal range (<200mg/dl). Routine screening of total cholesterol level can prevent the development of cardiovascular diseases and its complications which will eventually may reduce mortality and morbidity rates of cardiovascular diseases in Indonesia.

Page 4 of 134 | Total Record : 1338


Filter by Year

2018 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 8 No. 1 (2025): Rekonstruksi Pendidikan di Indonesia Vol. 7 No. 1 (2024): SIBISA - Seminar Nasional Pengabdian kepada Masyarakat UMY 2024 Vol. 6 No. 2 (2023): Semnas PPM 6 Tahun 2023 Vol. 6 No. 1 (2023): Semnas PPM 6 Tahun 2023 Vol. 5: 2: December 2022 2022: 7. Sarana dan Prasarana Publik dan Mitigasi Bencana 2022: 6. Digitalisasi Syiar Islam 2022: 5. Produktifitas dan Daya Saing Industri Pangan 2022: 4. Kapasitas Daya Saing Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dan Badan Usaha Milik Desa (BU 2022: 3. Kesehatan Keluarga dan Masyarakat 2022: 2. Kreatifitas Pendidikan dan Pembelajaran di Sekolah dan Perguruan Tinggi 2022: 1. Peningkatan Kapasitas Kelembagaan Publik 2021: 7. Sarana dan Prasarana Publik dan Mitigasi Bencana 2021: 6. Digitalisasi Syiar Islam 2021: 5. Produktivitas dan Daya Saing Industri Pangan 2021: 4. Kapasitas Daya Saing Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dan Badan Usaha Milik Desa( BU 2021: 3. Kesehatan Keluarga dan Masyarakat 2021: 2. Kreatifitas Pendidikan dan Pembelajaran di Sekolah dan Perguruan Tinggi 2021: 1. Peningkatan Kapasitas Kelembagaan Publik 2020: 9. Manajemen Rumah Sakit Era Pandemi Covid-19 2020: 11. Teknologi Informasi dalam Pemberdayaan Masyarakat 2020: 10. Digitalisasi Dakwah Syiar Islam 2020: 8. Teknologi Produksi dan Daya Saing Industri Pangan 2020: 7. Edukasi Penyelesaian Pertikaian di Masyarakat (Litigasi) 2020: 6. Kinerja Kelembagan Sosial Masyarakat dalam Pengelolaan Lingkungan dan Penanganan Bencana 2020: 5. Kreatifitas Pendidikan dan Pembelajaran di Sekolah dan Perguruan Tinggi 2020: 4. Pemberdayaan Kapasitas Perempuan 2020: 3. Kapasitas Daya Saing UMKM dan BUMDES 2020: 2. Kemitraan dalam Pemberdayaan Masyarakat 2020: 1. Kebijakan Publik Pengembangan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah dan Industri Kreatif 2019: 6. Penanggulangan Bencana dan Pelestarian Lingkungan Hidup 2019: 5. Pemberdayaan Kaum Perempuan 2019: 4. Pemberdayaan Badan Usaha Milik Desa 2019: 3. Pengembangan Usaha Mikro, kecildan Menengah (UMKM), Serta Ekonomi Kreatif 2019: 2. Pengembangan Kesehatan Masyarakat 2019: 1. Pengembangan Pendidikan Masyarakat 2018: 5. Penguatan Inovasi Pendidikan Bagi Pemerintah Daerah 2018: 4. Penguatan Inovasi Ekonomi dan UMKM Bagi Pemerintah Daerah 2018: 3. Penguatan Inovasi Kesehatan dan Obat Bagi Pemerintah Daerah 2018: 2. Penguatan Inovasi Teknologi (Pangan, Pertanian, Energi, Transportasi) Bagi Pemerintah Daera 2018: 1. Penguatan Inovasi Sosial Humaniora Bagi Pemerintah Daerah More Issue