cover
Contact Name
Wahid Fathoni
Contact Email
prosidingsemnasumy@gmail.com
Phone
+6282136574140
Journal Mail Official
semnasppm@umy.ac.id
Editorial Address
Gedung D Lt 2, LP3M UMY Jln Brawijaya, Tamantirto, Kasihan, Bantul, Yogyakarta, 55813
Location
Kab. bantul,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat
ISSN : 2775376X     EISSN : 27753786     DOI : https://doi.org/10.18196/ppm
Prosiding Hasil Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat Lembaga Penelitian, Pubikasi, dan Pengabdian Masyarakat (LP3M) Universitas Muhammadiyah Yogyakarta sebagai wujud diseminasi kegiatan ilmiah pengabdian masyarakat yang dilakukan sivitas akademika Perguruan Tinggi Negeri/Swasta di Indonesia. Prosiding seminar nasional hasil program pengabdian masyarakat terbit satu kali setiap tahun. dengan tema dan topik bahasan (klaster kajian) yang dirancang secara tematik oleh Lembaga Pengabdian Masyarakat (LPM) Universitas Muhammadiayh Yogyakarta.
Articles 1,338 Documents
IMPLEMENTASI MESIN PERAS BUBUR KEDELAI MATANG GUNA MENINGKATKAN PRODUKTIFITAS DAN KUALITAS DI PENGRAJIN TAHU CIBUNTU KOTA BANDUNG Rosad Ma’ali El Hadi; Endang Chumaidiyah; Sari Wulandari
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2018: 4. Penguatan Inovasi Ekonomi dan UMKM Bagi Pemerintah Daerah
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (399.463 KB)

Abstract

Tahu merupakan salah satu makanan favorit masyarakat Indonesia, dimana harganya dapat terjangkau semua kalangan karena mengandung banyak manfaat salah satunya adalah protein nabati. Persaingan dalam produksi pembuatan tahu sangat pesat, mulai dari pabrik yang menggunakan peralatan tradisional hingga memanfaatkan teknologi tepat guna berdampak pada waktu dan hasil produksinya. Pengrajin tahu SQL dan Terus Jaya Cibuntu – Kota Bandung, merupakan salah satu pengrajin tahu secara turun temurun sampai sekarang sudah masuk ke generasi ketiga. Peralatan yang digunakan masih tradisional yang digabungkan dengan peralatan teknologi tepat guna, di beberapa statsiun kerja seperti tungku masak dan penggilingan kedelai. Fungsi waktu dalam setiap tahap proses perlu diperhatian agar dapat meningkatkan produktivitas, permasalahan yang dihadapi oleh para pengraji tahu adalah proses penyaringan bubur kedelai matang yang panas, masih dilakukan secara konfensional yaitu memanfaatkan tenaga manusia, sehingga produktivitasnya masih rendah. Program Iptek bagi Masyarakat ini bertujuan untuk merancang, membuat, sosialisasi, pelatihan secara simulas dan implementasi mesin pemisah sari pati kedelai dengan ampas tahunya berikut pelatihan langsung menggunakan mesin peras bubur kedelai matangg, metode modifikasi dan inovasi mesin pemeras bubur kedelai matang dimaksudkan untuk meningkatkan produktivitas. Pelatihan pembuatan tahu higienis dengan memanfaatkan mesin pemeras bubur kedelai matang akan dilaksanakan di sentra pengrajin tahu Cibuntu – Kelurahan Babakan – Kecamatan Babakan Ciparay – Kota Bandung atas kerjasama antara Tim PKM Universitas Telkom dengan dukungan dari Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi. Hasil praktek pembuatan tahu dapat memenuhi persyaratan dan sesuai dengan harapan para pengrajin tahu yaitu kandungan sari kedelai dalam ampas tahunya sedikit dan jumlah tahunya lebih banyak.
PEMBERDAYAAN USAHA KECIL ANYAMAN LIDI DI KABUPATEN CIAMIS Trisa Nur Kania
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2018: 4. Penguatan Inovasi Ekonomi dan UMKM Bagi Pemerintah Daerah
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (455.465 KB)

Abstract

Usaha kecil anyaman lidi ini berada di kabupaten Ciamis, tepatnya di desa Cibadak, kecamatan Banjarsari. Usaha kecil ini sudah berdiri sejak tahun 1996, dan sampai saat ini masih ditekuni oleh 9 orang pelaku usaha serta sejumlah ibu-ibu dan anak-anak usia remaja yang turut berkiprah di dalam proses pembuatan anyaman lidi. Bentuk produk anyaman lidi yang dominan diproduksi adalah piring. Biasanya digunakan sebagai alas makan, alas kue atau alas buah-buahan. Pada saat observasi lapangan dilakukan, diketahui bahwa para pelaku usaha anyaman lidi telah lama menghadapi masalah yang berkaitan dengan permodalan dan pemasaran, yang selama ini sulit untuk diperoleh jalan keluarnya karena posisi para pelaku usaha hanya memfokuskan pada bidang produksi. Kondisi tersebut semakin disadari sebagai keadaan yang menyudutkan para pelaku usaha, khususnya dalam hal pemasaran produk, karena harga jual produk ditentukan oleh pihak bandar yang selama ini menjadi pembeli produk mereka. Bandar dalam hal ini dapat mempermainkan harga dengan semau mereka, sehingga para pelaku usaha tidak dapat berbuat apa-apa menghadapi sikap bandar yang sekaligus menjadi pihak pemberi modal untuk usaha mereka. Berdasarkan kondisi yang terjadi di lapangan, maka penulis sebagai pelaksana kegiatan PPM, mencoba menawarkan bantuan untuk memberi masukan kepada para pelaku usaha dalam rangka memperbaiki pola usaha yang selama ini mereka jalankan, khususnya untuk dapat lebih memberdayakan kegiatan usaha anyaman lidi ini. Setelah disepakati, akhirnya digelar temu wicara dengan pelaku usaha, berupa penyuluhan dan diskusi mengenai hal-hal berikut: diperlukan adanya sebuah koperasi atau lembaga pembiayaan yang dapat membantu permodalan, diperlukan sebuah asosiasi yang dapat mengkordinir kegiatan usaha para pelaku usaha anyaman lidi dengan pola usaha yang profesional, pemberian materi HAKI sebagai upaya untuk menggugah kesadaran pelaku usaha tentang perlunya merek dari produk yang sudah diproduksi selama ini serta pemberian materi tentang manajemen usaha kecil yang dimaksudkan untuk membantu membenahi pola manajemen usaha pelaku usaha.
SOSIALISASI DAN EDUKASI JAMINAN PRODUK HALAL DI RUMAH SAKIT PKU MUHAMMADIYAH GAMPING DAN ASRI MEDICAL CENTER YOGYAKARTA Salmah Orbayinah; Ardi Pramono
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2018: 5. Penguatan Inovasi Pendidikan Bagi Pemerintah Daerah
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (358.159 KB)

Abstract

Halal and thoyib have been accepted as quality standards applied to the supply and production process of a product. Halal standards include food, cosmetic, pharmaceutical and medical products. For Muslim consumers, buying halal-certified products can guarantee hygiene and health, of course, according to Muslim shari'a. Public awareness of both consumers and businessmen on the issue of halal standards in Indonesia, especially in the area of PKU Muhammadiyah Gamping Hospital and Asri Medical Center (AMC) is still relatively low. Halal standardization should be reviewed from upstream to downstream, so more intensive socialization and education is needed to increase the knowledge and awareness of the community to be driven to halal certification. This community service program will socialize UU no.33 of 2014 on Halal Product Guarantee and the technical provisions of its application. This program will be followed by a visit to the direct field of food and beverage preparation at the hospital. Participants also receive assistance to process halal certification of their food and beverage products. Awareness of halal standards built among consumers and culinary entrepreneurs in PKU Muhammadiyah Gamping and Asri Medical Center (AMC), is expected to become the forerunner of halal kitchen and cafeteria in Yogyakarta as a tourist city, become a pilot for other culinary products entrepreneurs to the city of halal tourism.
Peningkatan Kapasitas Takmir Masjid Ibrahimdi Kadipiro Yogyakarta dalam Pengelolaan Dana Infaq di Masa Pandemi Covid-19 Munjiati Munawaroh; Lilis Setiartiti
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2020: 1. Kebijakan Publik Pengembangan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah dan Industri Kreatif
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (737.737 KB) | DOI: 10.18196/ppm.31.61

Abstract

Permasalahan yang ditemukan di Masjid IbrahimKadipiro, Kelurahan Ngestiharjo, Kecamatan Kasihan, Kabupaten Bantul Yogyakarta adalah dalam hal pengelolaan dana infaq masjid yang belum optimal. Masih banyak dana yang belum teralokasi dengan baik. Program Kemitraan Masyarakat ini dilakukan untuk memberikan solusi dengan meningkatkan kapasitas takmir masjid dalam pengelolaan dana infaq Masjid Ibrahimuntuk kemaslahatan umat pada umumnya dan masyarakat sekitarnya. Kontribusi Program Kemitraan Masyarakat ini adalah membantu memperbaiki manajemen keuangan masjid dalam pemanfaatan dana infaq sehingga memberikan manfaat langsung terhadap kehidupan masyarakat terutama di ekonomi, pendidikan dan bidang sosial. Pengelolaan dana Infaq pada masa pandemi Covid-19 diprioritaskan untuk penanganan pandemi Covid-19, yaitu untuk pembagian sembako kepada masyarakat miskin yang terdampak pandemi Covid-19, penyemprotan disinfektan berkala ke masyarakat.
IMPLEMENTASI PENERANGAN JALAN UMUM BERBASIS SEL SURYA SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN DAN PROMOSI Yudhi Ardiyanto; Anna Nur Nazilah Chamim; Rama Okta Wiyagi
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2020: 5. Kreatifitas Pendidikan dan Pembelajaran di Sekolah dan Perguruan Tinggi
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (772.059 KB) | DOI: 10.18196/ppm.35.62

Abstract

SMK Muhammadiyah Minggir merupakan salah satu sekolah kejuruan di Kecamatan Minggir yang berdiri pada 2007 dan memiliki Jurusan Farmasi dan Teknik Instalasi Tenaga Listrik. Pada waktu itu animo masyarakat untuk mendaftar sebagai siswa cukup tinggi, tetapi setelah beberapa tahun berjalan jumlah siswa yang mendaftar mulai menurun. Fasilitas laboratorium Jurusan Teknik Instalasi Tenaga Listrik sudah cukup lengkap, tetapi belum memiliki modul pembelajaran tentang energi terbarukan. Tujuan dari kegiatan ini adalah memberikan pemahaman terhadap implementasi energi terbarukan berupa sistem penerangan jalan umum berbasis sel surya, menambah fasilitas laboratorium, sebagai penerangan jalan umum dan dapat dipergunakan sebagai media promosi sekolah. Luaran yang diharapkan dari program ini adalah meningkatkan kemampuan siswa dan guru dalam memahami sistem pemanfaatan energi terbarukan khususnya sel surya. Metode yang digunakan adalah dengan melaksanakan workshop implementasi penerangan jalan umum berbasis panel surya. Hasil dari kegiatan berupa sistem penerangan jalan umum berbasis sel surya berjenis PLTS Off-grid dengan spesifikasi surya panel 80 Wp, Lampu DC LED 30 Watt termasuk modul smart solar charge controller, baterai 5 Volt/70Ah berjenis Lithium, box panel dan tiang peyangga setinggi 5,5 meter. Sistem ini menghasilnya daya maksimal sebesar 400 Watt dan cukup untuk memenuhi kebutuhan listrik lampu LED DC 30 Watt.
EDUKASI PENCEGAHAN KANKER SERVIKS  SECARA PRIMER & SEKUNDER BAGI DOSEN FKIK UMY Ivanna Beru Brahmana
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2020: 4. Pemberdayaan Kapasitas Perempuan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1006.612 KB) | DOI: 10.18196/ppm.34.63

Abstract

Kanker serviks merupakan jenis kanker yang menduduki peringkat tertinggi yang diderita wanita Indonesia. Tidak kurang dari 15.000 kasus kanker serviks terjadi setiap tahunnya di Indonesia. Pencegahan kanker serviks dilakukan secara primer dan sekunder. Pencegahan primer dengan vaksinasi Human Papilloma Virus (HPV), yang sekunder dengan pemeriksaan Pap Smear dan Inspeksi Visual Asam Asetat (IVA). FKIK UMY sebagian besar dosen pengampu adalah dosen-dosen wanita. Memberikan edukasi tentang kanker serviks dengan upaya pencegahan primer dan sekunder. Bentuk pengabdian berupa: minisimposium dan tanya jawab tentang kanker serviks, pemeriksaan Pap Smear, dan vaksinasi HPV. Peserta awal direncanakan terbatas dosen putri di FKIK UMY, bertambah dengan hadirnya dosen non FKIK. Minisimposium dihadiri 55 (55/101) dosen putri FKIK UMY dan non FKIK, dari 101 peserta vaksinasi. Peserta vaksinasi adalah ibu dosen beserta putrinya, bisa dikatakan hampir 100% peserta vaksinasi terwakilkan. Pemeriksaan Pap Smear dilakukan di AMC 74,5% (38/51) dan 25,5% (13/51) di luar AMC. Sebanyak 39,47% (15/38) menyampaikan rasa takut sebagai alasan utama tidak melakukan pemeriksaan Pap Smear, diikuti rasa malu 26,32% (10/38), tidak sempat atau tidak punya waktu luang untuk melakukan pemeriksaan sebanyak 21,05% (8/38), dan lain-lain sebanyak 13,16% (5/38). Seratus persen peserta yang dimintai pendapatnya secara acak menyampaikan bahwa kegiatan pengabdian ini sangat bermanfaat, dan kegiatan serupa perlu dilanjutkan untuk lingkup yang lebih luas. Simpulan berupa edukasi pencegahan kanker serviks bagi dosen wanita sangat perlu dilakukan. Pemeriksaan Pap Smear dan vaksinasi HPV perlu dilakukan lebih menyeluruh di lingkungan kampus UMY. Luaran pengabdian adalah publikasi di jurnal nasional
PENINGKATAN KUALITAS LAYANAN PPL “MUKTI MULIA” DI BAKUNGAN, WEDOMARTANI, SLEMAN Wahyu Widodo; Sudarja Sudarja
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2020: 5. Kreatifitas Pendidikan dan Pembelajaran di Sekolah dan Perguruan Tinggi
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (808.855 KB) | DOI: 10.18196/ppm.35.65

Abstract

Sekitar 24 % dari jumlah penghuni Dusun Bakungan, Wedomartani, Ngemplak, Sleman merupakan penduduk dengan golongan usia pra-lansia dan lansia (lanjut usia) maka di Pedukuhan tersebut didirikan Pesantren Pemberdayaan Lansia (PPL) “Mukti Mulia”. Kegiatan yang dilaksanakan meliputi: senam dan jalan sehat, syi’iran, asmaulhusna, pengajian, pemeriksaan kesehatan, iqra, tabungan infak rumah tangga (tabinruta), pemberian makanan tambahan, manasik haji, dan pelatihan perawatan jenazah (PPJ). Permasalahan-permasalahan utama yang dihadapi mitra antara lain adalah pengetahuan dan keterampilan pengurus PPL “Mukti Mulia” dalam menggunakan komputer masih sangat kurang, drainase belum tertata dengan baik, kondisi fisik lantai halaman yang digunakan untuk kegiatan masih sangat kurang memadai. Oleh karena itu, PPL ini sangat membutuhkan pendampingan dari akademisi, dalam bentuk pengabdian kepada masyarakat. Program Pengabdian masyarakat ini dilaksanakan dengan tahapan-tahapan, antara lain: koordinasi dengan pengurus, pengenalan dan pelatihan Microsoft Excel sederhana untuk pembukuan, perencanaan dan perbaikan drainase, perencanaan dan pemasangan paving block, penyusunan laporan kegiatan, dan publikasi ilmiah. Luaran dari program ini adalah terjadinya transfer of knowledge tentang cara pembukuan, peningkatan kualitas sarana dan prasarana kegiatan (pengaturan drainase dan pavingisasi lantai halaman). Dampak dari pengabdian ini adalah meningkatnya kepuasan pengguna.
SOSIALISASI & ASSESMENT TINGKAT FLOURISHING DOSEN DI LINGKUNGAN PERGURUAN TINGGI MUHAMMADIYAH (UMY & UMP) Elsye Maria Rosa; Aris Fauzan; Sri Nabawiyati Nurul Makiyah; Rini Juni Astusi
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2020: 5. Kreatifitas Pendidikan dan Pembelajaran di Sekolah dan Perguruan Tinggi
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (257.78 KB) | DOI: 10.18196/ppm.35.66

Abstract

Latar Belakang: Dosen adalah pendidik profesional dan ilmuwan dengan tugas utama mentransformasikan, mengembangkan, dan menyebarluaskan ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni melalui pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Dosen wajib memiliki kualifikasi akademik, kompetensi, sertifikat pendidik, sehat jasmani dan rohani, dan memenuhi kualifikasi lain yang dipersyaratkan satuan pendidikan tinggi tempat bertugas, serta memiliki kemampuan untuk mewujudkan tujuan pendidikan nasional. Dalam rangka mencapai target tersebut maka perlu dilakukan sosialisasi dan assesment flourishing pada dosen di lingkungan PTM. Tujuan: mengkaji tingkat flourishing dosen di lingkungan PTM (UMY dan UMP), dan memberikan rekomendasi strategi peningkatan Self-Actualization dari dosen. Metode: pengabdian kepada masyarakat ini memberikan sosialisasi melalui sistem online kepada dosen, kemudian melakukan penilaian tingkat flourishing. Peserta dosen berjumlah 59 orang. Hasil: hasil dari sosialisasi dan assessment dosen mengenai flourishing menunjukkan dosen di PTM (UMY dan UMP) berada di tingkat sedang dan tinggi. Kesimpulan: Flourishing dosen di UMY dan UMP mayoritas masuk kategori tinggi, hal ini merupakan indikator keberhasilan kerja para dosen. Sosialisasi dan penilaian harus selalu dilakukan untuk mencari akar permasalahan dari rendahnya kinerja pada dosen.
PENDAMPINGAN PROGRAM PEMASARAN BERBASIS AIDA MODEL UNTUK PENINGKATAN DAYA SAING TK Faiza Husnayeni Nahar; Diah Setyawati Dewanti; Mufti Alam Adha; Ratna Kuswandari
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2020: 5. Kreatifitas Pendidikan dan Pembelajaran di Sekolah dan Perguruan Tinggi
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (673.417 KB) | DOI: 10.18196/ppm.35.67

Abstract

Virus Corona telah melanda lebih dari 65 negara termasuk Indonesia. Di Indonesia sendiri penyebaran COVID-19 semakin meluas yang berdampak terhadap semua bidang, salah satunya bidang pendidikan. Sistem pendidikan berubah menggunakan sistem daring bagi siswa dan guru, Guru bekerja dari rumah untuk semua jenjang di seluruh Indonesia dalam rangka pencegahan COVID 19. Ada beberapa hal yang menjadi tantangan penerapan pembelajaran daring dan bekerja dari rumah bagi guru, terutama bagi sekolah-sekolah di tingkat pendidikan dasar. Upaya yang dilakukan untuk menjawab tantangan, yaitu dengan cara membentuk program berbasis AIDA (Awareness Interest Desire Action) yang kegiatanya berupa briefing kepada para guru terkait persiapan pembelajaran daring, kemudia Focus Group Discussion (FGD) untuk menentukan media yang akan digunakan, pemilihan materi pembelajaran dan mengadakan pelatihan mengajar di depan kamera, Selanjutnya dilakukan rekaman beberapa video yang mencakup video pembukaan kelas, video materi pembelajaran, video masa orientasi bagi siswa baru (pengenalan guru dan lingkungan sekolah). Semua video, baik video materi maupun video profil diunggah ke media sosial YouTube. Hasilnya diharapkan dapat menjadi promosi dan meyakinkan stakeholder serta untuk meningkatan daya saing. Khususnya bagi TK ABA Kentungan dengan indikator peneriman siswa baru yang stabil.
"POP-UP BOOK" GENERASI PEDULI HALAL SEBAGAI MEDIA PENGENALAN HALAL ANAK USIA DINI Hari Widada; Salmah Orbayinah; Dina Khoirin Wahidah
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2020: 5. Kreatifitas Pendidikan dan Pembelajaran di Sekolah dan Perguruan Tinggi
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (633.415 KB) | DOI: 10.18196/ppm.35.68

Abstract

Pengetahuan tentang halal dalam segala aspek, khususnya makanan-minuman semestinya tidak hanya menjadi domain orang dewasa. Anak-anak mulai usia dini juga sudah layak untuk dikenalkan dengan terminologi-terminologi dalam syariat Islam terkait dengan masalah halal-haram. Edukasi terhadap prinsip-prinsip yang benar, pemahaman terhadap titik kritis dan mengenali jenis-jenis bahan pangan yang meragukan status kehalalannya dapat meningkatkan daya kritis anak terhadap produk yang beredar. Dalam kegiatan ini dilakukan usaha edukasi pengenalan terminologi-terminologi halal dan haran terhadap anak usia dini dengan menggunakan media buku 3 dimensi/ pop-up book. Buku tiga dimensi berwarna (pop-up book) yang yang digunakan berisi informasi/ pengetahuan tentang halal dan haram. Konten informasi yang diajukan merujuk kepada ayat Al-Qur’an dan Hadis Nabi Saw. yang berderajat sahih dan atau hasan. Buku didesain dengan tampilan yang menarik dengan harapan dapat memudahkan bagi anak-anak terhadap informasi yang disajikan. Program ini dijalankan dengan kolaborasi antara IRPC Farmasi UMY dengan Halalan Thayyiban Center (HTC) UMY. Penggunakan media yang diaplikasi dengan model belajar sambal bermain terbukti dapat menarik minat peserta didik dalam hal anak TK/ usia dini. Model buku pop-up dapat memudahkan bagi anak untuk mengingat dan bahkan menghafal poin-poin yang ada dalam buku.

Page 6 of 134 | Total Record : 1338


Filter by Year

2018 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 8 No. 1 (2025): Rekonstruksi Pendidikan di Indonesia Vol. 7 No. 1 (2024): SIBISA - Seminar Nasional Pengabdian kepada Masyarakat UMY 2024 Vol. 6 No. 2 (2023): Semnas PPM 6 Tahun 2023 Vol. 6 No. 1 (2023): Semnas PPM 6 Tahun 2023 Vol. 5: 2: December 2022 2022: 7. Sarana dan Prasarana Publik dan Mitigasi Bencana 2022: 6. Digitalisasi Syiar Islam 2022: 5. Produktifitas dan Daya Saing Industri Pangan 2022: 4. Kapasitas Daya Saing Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dan Badan Usaha Milik Desa (BU 2022: 3. Kesehatan Keluarga dan Masyarakat 2022: 2. Kreatifitas Pendidikan dan Pembelajaran di Sekolah dan Perguruan Tinggi 2022: 1. Peningkatan Kapasitas Kelembagaan Publik 2021: 7. Sarana dan Prasarana Publik dan Mitigasi Bencana 2021: 6. Digitalisasi Syiar Islam 2021: 5. Produktivitas dan Daya Saing Industri Pangan 2021: 4. Kapasitas Daya Saing Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dan Badan Usaha Milik Desa( BU 2021: 3. Kesehatan Keluarga dan Masyarakat 2021: 2. Kreatifitas Pendidikan dan Pembelajaran di Sekolah dan Perguruan Tinggi 2021: 1. Peningkatan Kapasitas Kelembagaan Publik 2020: 9. Manajemen Rumah Sakit Era Pandemi Covid-19 2020: 11. Teknologi Informasi dalam Pemberdayaan Masyarakat 2020: 10. Digitalisasi Dakwah Syiar Islam 2020: 8. Teknologi Produksi dan Daya Saing Industri Pangan 2020: 7. Edukasi Penyelesaian Pertikaian di Masyarakat (Litigasi) 2020: 6. Kinerja Kelembagan Sosial Masyarakat dalam Pengelolaan Lingkungan dan Penanganan Bencana 2020: 5. Kreatifitas Pendidikan dan Pembelajaran di Sekolah dan Perguruan Tinggi 2020: 4. Pemberdayaan Kapasitas Perempuan 2020: 3. Kapasitas Daya Saing UMKM dan BUMDES 2020: 2. Kemitraan dalam Pemberdayaan Masyarakat 2020: 1. Kebijakan Publik Pengembangan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah dan Industri Kreatif 2019: 6. Penanggulangan Bencana dan Pelestarian Lingkungan Hidup 2019: 5. Pemberdayaan Kaum Perempuan 2019: 4. Pemberdayaan Badan Usaha Milik Desa 2019: 3. Pengembangan Usaha Mikro, kecildan Menengah (UMKM), Serta Ekonomi Kreatif 2019: 2. Pengembangan Kesehatan Masyarakat 2019: 1. Pengembangan Pendidikan Masyarakat 2018: 5. Penguatan Inovasi Pendidikan Bagi Pemerintah Daerah 2018: 4. Penguatan Inovasi Ekonomi dan UMKM Bagi Pemerintah Daerah 2018: 3. Penguatan Inovasi Kesehatan dan Obat Bagi Pemerintah Daerah 2018: 2. Penguatan Inovasi Teknologi (Pangan, Pertanian, Energi, Transportasi) Bagi Pemerintah Daera 2018: 1. Penguatan Inovasi Sosial Humaniora Bagi Pemerintah Daerah More Issue