cover
Contact Name
Wahid Fathoni
Contact Email
prosidingsemnasumy@gmail.com
Phone
+6282136574140
Journal Mail Official
semnasppm@umy.ac.id
Editorial Address
Gedung D Lt 2, LP3M UMY Jln Brawijaya, Tamantirto, Kasihan, Bantul, Yogyakarta, 55813
Location
Kab. bantul,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat
ISSN : 2775376X     EISSN : 27753786     DOI : https://doi.org/10.18196/ppm
Prosiding Hasil Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat Lembaga Penelitian, Pubikasi, dan Pengabdian Masyarakat (LP3M) Universitas Muhammadiyah Yogyakarta sebagai wujud diseminasi kegiatan ilmiah pengabdian masyarakat yang dilakukan sivitas akademika Perguruan Tinggi Negeri/Swasta di Indonesia. Prosiding seminar nasional hasil program pengabdian masyarakat terbit satu kali setiap tahun. dengan tema dan topik bahasan (klaster kajian) yang dirancang secara tematik oleh Lembaga Pengabdian Masyarakat (LPM) Universitas Muhammadiayh Yogyakarta.
Articles 1,338 Documents
PENINGKATAN KAPASITAS KADER POSYANDU KELURAHAN CIMUNING KECAMATAN MUSTIKA JAYA KOTA BEKASI Ihsana El Khuluqo
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2018: 3. Penguatan Inovasi Kesehatan dan Obat Bagi Pemerintah Daerah
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (413.263 KB)

Abstract

Pengabdian Kepada Masyarakat berjudul Peningkatan Kapasitas Kade Posyandu Kelurahan Cimuning Kecamatan Mustika Jaya Kota Bekasi. Masalah yang terjadi dalam kegiatan pengabdian masyarakat disini yaitu penurunan presentasi jumlah Posyandu strata Mandiri dari 26,9%(2015) menjadi25,9% (2016) dari seluruh Posyandu yang ada, menurun pada tahun 2016 menjadi 61,3%, Strata Posyandu Madya mengalami peningkatan dari 8% pada tahun 2015 menjadi 11,5% pada tahun 2015. Posyandu strata Madya merupakan klasifikasi kedua terendah kinerjanya.Tujuan pengabdian masyarakat untuk menjalin komunikasi dan dan kerjasama antar kader Posyandu, Menggali pengalaman kader (sukadukanya) menjadiKader Posyandu, Menggambar kancitra diri kader Posyandu, Mengidentifikasi permasalahan yang dihadapi kader Posyandu, Merumuskan alternatip pemecahan masalah/rencanaak sikader Posyandu, Membangun komitmen dan penandatanganan bersama kader Posyandu dalam melaksanakan rencana aksi Kader Posyan dudi Kelurahan Cimuning Kecamatan Mustika Jaya Kota Bekasi, metode pendekatan yang digunakan yaitu secara partisipatif aktif melalui pencairan situasi, curah pendapat, diskusi kelompok,dinami kakelompok dengan game2,pleno. Manfaat dari pelatihan ini parakader Posyandu dapat menjalin komunikasi dan kerjasamaan tarkader Posyandu Kesimpulan meningkatkan kapasitas kader posyandu Cimuning dalam kegiatan pelatihan sangat bermanfaat demi kemajuan dan meningkatkan strata kinerja dapat persetujuan dandukun gandari berbagai pihak sehingga ( sukaduka) menjadi kader Posyandu, Teridentifikasinya citra diri kader Posyandu dalam bahasagambar, Terjalinnya permasalahan yang dihadapi kader Posyandu, Tersusun nyarencanaaksi/ alternative, pemecahan masalah, adanya komitmen bersama parakader Posyan dudalam melaksanakan rencanaaksi yang lebih professional. Kader Posyandu merupakan agen perubahan yang sangat penting dan strategis dalam pelaksanaan program apapun yang diluncurkan Pemerintah.
PELAYANAN KESEHATAN GIGI DAN MULUT PADA MURID SDN 060847 DAN 060848 MEDAN PETISAH Kholidina Imanda Harahap; Astrid Yudhit
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2018: 3. Penguatan Inovasi Kesehatan dan Obat Bagi Pemerintah Daerah
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (413.263 KB)

Abstract

Kegiatan pengabdian pada masyarakat dilaksanakan di Sekolah Dasar Negeri 060847 dan 060848 Jl. Saga, Kecamatan Medan Petisah Medan dengan jangka waktu kegiatan selama 3 bulan. Kegiatan pengabdian masyarakat meliputi penyuluhan kesehatan gigi, sikat gigi bersama, pemeriksaan keadaan gigi anak dan perawatan gigi yang sakit. Dari hasil kegiatan pengabdian ini diperoleh nilai prevalensi karies 81,87% dengan skor DMF-T 4,53 yang termasuk ke dalam kategori sedang. Selain itu, diperoleh juga data jumlah karies pada murid dari kedua SDN tersebut yang dapat ditinjau dari usia, jenis kelamin dan jenis pekerjaan orang tua. Kegiatan ini juga membagikan kartu evaluasi menyikat gigi yang harus diisi oleh orang tua sesuai dengan kegiatan menyikat gigi yang dilakukan oleh murid. Melalui kartu evaluasi ini keteraturan murid dalam menyikat gigi sesuai dengan waktu yang tepat sudah cukup baik.penyuluhan, perawatan, gigi, murid, sekolah dasar
PENGENALAN, DETEKSI DINI KANKER SERVIX DAN PAYUDARA WANITA USIA SUBUR DAN MENOPAUSE Nur Chayati; Arianti Arianti
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2018: 3. Penguatan Inovasi Kesehatan dan Obat Bagi Pemerintah Daerah
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (492.253 KB)

Abstract

This society activities have a purpose for introducing about cancer for the woman population. Population target are fertility and menopouse woman . The partner of this activities is woman group from distric Ngrame, Tamantirto, Kasihan, Bantul. The special target which achieved is improving knowledge of the community about cancer, early detection of cancer physically and through macroscopic test through IVA test (Acetat Visual Inspection) and Pap Smear. Methods that used are health education, training and counseling. Health education are giving with speech method, initially by pre-test for knowing the basic knowledge. This activities than continued with material delivery and discussion. The main topics are about the definition of cancer, abnormality in patient with cancer, risk factors, the caused, pathway of cancer, treatment and prevention of cancer. This activity hold for two times. The next agenda is breast self-examination practice (SADARI), starting with demonstration session by the expertise, then the member will act breast examination by themselves accompany by fascilitators/ kader. At the end, the member are given post-test for evaluating. Final agenda is IVA test, 20 people involved. The result of this test, if the cervix appearance is clean, no mucosal erosion, the participant should reevaluation one year again. If there is mucosal erosion of the cervix, the participant will refer to hospital for take Pap Smear test and must take examination again in one month after in Primary Health Services. Identified 1 mother positive IVA test, and according to Pap Smear result, she got Cervical Cancer Grade IV.
PENATAAN PEKARANGAN PERKOTAAN BERBASIS TANAMAN OBAT DAN SAYURAN SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN KESEHATAN MASYARAKAT Titiek Widyastuti; Gatot Supangkat
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2018: 3. Penguatan Inovasi Kesehatan dan Obat Bagi Pemerintah Daerah
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (360.294 KB)

Abstract

Titiek Widyastuti, Prodi Agroteknologi Fakultas Pertanian UMY, Jl. Lingkar Selatan, Tamantirto, Kasihan, Bantul, Yogyakarta. Telp. (0274) 387656 Email : titiekw@umy.ac.id ABSTRAK PKK merupakan ujung tombak pemberdayaan masyarakat. Lewat PKK pembangunan masyarakat bisa dilakukan. Program PKK melibatkan partisipasi masyarakat dan untuk masyarakat. Demikian juga halnya dengan POSYANU, apabila dikelola dengan baik kegiatan POSYANDU bisa sangat bermanfaat bagi masyarakat. Kegiatan-kegiatan yang dilakukan oleh PKK maupun POSYANDU terkendala oleh sumber daya penggerak atau motivator dan juga tutor. Keinginannya begitu banyak tetapi pembimbing atau pendampingnya kurang memadai. Oleh karena itu sangat diperlukan adanya transfer pengetahuan dan teknologi khususnya dari pihak- pihak yang berkompeten., antara lain Perguruan Tinggi. Satu kegiatan yang diangankan oleh PKK RT 51 RW 14 Kel. Suryodiningratan, Kec. Mantrijeron, Kota Yogyakarta dan belum terlaksana adalah tentang penataan perkarangan berupa pengembangan dan pemanfaatan Tanaman Obat Keluarga (TOGA) serta gerakan tanam sayuran (penggalakan penanaman sayuran). Sedangkan Kegiatan yang diangankan oleh POSYANDU Sambiroto dan belum terlaksana adalah sosialisasi pengembangan dan manfaat TOGA (Tanaman Obat Keluarga) serta adanya Taman POSYANDU. Berdasarkan permasalahan yang dihadapi masyarakat Minggiran tersebut maka kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat yang berjudul “Penataan Pekarangan Perkotaan Berbasis Tanaman Obat Dan Sayuran Sebagai Upaya Peningkatan Kesehatan Masyarakat” telah dilaksanakan di RT 51 RW 14 Kel. Suryodiningratan, Kec. Mantrijeron, Kota Yogyakarta, dengan khalayak sasaran anggota PKK dan kader POSYANDU. Program ini dipilih karena masyarakat Minggiran mempunyai perkarangan yang cukup luas, namun belum ada kesadaran masyarakat untuk memanfaatkannya dengan baik, karena masih kurangnya pengetahuan tentang budidaya tanaman yang mudah dan cocok untuk perkarangan perkotaan. Sementara disisi lain dijumpai kenyataan masih adanya balita yang bergizi kurang/buruk. Tujuan dari kegiatan ini adalah meningkatkan motivasi anggota PKK dan kader POSYANDU tentang pemanfaatan perkarangan dengan tanamann obat dan sayuran, meningkatkan pengetahuan anggota PKK dan kader POSYANDU tentang pengertian TOGA dan manfaatnya serta manfaat sayuran sebagai sumber gizi, meningkatkan kemampuan anggota PKK dan kader POSYANDU dalam budidaya tanaman yang cocok untuk perkarangan perkotaan berupa budidaya tanaman dalam pot dan budidaya sistem vertikultur. Adapun program kegiatannya meliputi : Penyuluhan dan motivasi kepada anggota PKK dan Kader POSYANDU mengenai pemanfaatan perkarangan, khususnya dengan tanaman obat dan sayuran, Pelatihan tentang budidaya tanaman berupa penanaman tanaman dalam pot dan budidaya tanaman sistem vertikultur, Pendampingan penataan perkarangan dengan penanaman tanaman obat dan sayuran, Penguatan teknologi penataan perkarangan yang sehat berupa pengadaan satu set peralatan budidaya tanaman berupa seperangkat alat-alat berkebun. Harapannya dengan adanya kegiatan ini pekarangan yang ada bisa bermanfaat dalam pemenuhan gizi keluarga dan asri. Hasil pantauan terhadap pelaksanaan pelatihan menunjukkan bahwa peserta antusias dalam mengikuti pelatihan dan praktek. Hasil monitoring menunjukkan bahwa pihak sekolah berkomitmen untuk mengembangkan dan menjaga keberlanjutan dari program kegiatan yang sudah diberikan. Sehingga dapat disimpulkan bahwa kegiatan pengabdian masyarakat berupa pelatihan semacam ini sangat diperlukan dan bermanfaat bagi khalayak sasaran, karena halaman bisa lebih asri dan terbukti bisa menambah sumber gizi keluarga serta menjalin kerukunan dan kebersamaan.
PROMOSI KESEHAT AN MELALUI POS PEMBINAAN T ERPADU (POSBINDU) BERBASIS PASAR DI PASAR BANTUL Titih Huriah
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2018: 3. Penguatan Inovasi Kesehatan dan Obat Bagi Pemerintah Daerah
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (523.18 KB)

Abstract

The double burden desease is one of the problems in the development of health. On the one hand there are still many infectious diseases that must be handled, but on the other hand, noncommunicable diseases are increases. The proportion of deaths due to no n- communicable diseases increased from 41.7% in 1995 to 49.9% in 2001, and increased to 59.5% in 2007. Increasing the prevalence of non-communicable diseases poses a serious threat especially in the elderly population. Community-based of non- communicable diseases control needs to be carried out, especially in locations where there is still minimal health care such in the market. Implementation procedures begin w ith permission, coordinate w ith market traders, prepare tools, health promotion media, and places used for program implementation. Activities in community service consists of anti-hypertensive exercises, measurement of weight and height, measurement of stomach circumference, checking blood pressure and blood sugar, health counseling, and supplementary feeding. Activity is carried out for three months. Evaluation of this activity is done by elderly health screening. The result of community service activities for 3 months showed significant decrease in elderly blood pressure, increased know ledge on cadres and improvement of market traders quality of life.
PEMERIKSAAN PENYARING KADAR GULA DARAH SEBAGAI UPAYA DETEKSI DINI DIABETES MELITUS Yanuar Primanda; Ferika Indarwati
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2018: 3. Penguatan Inovasi Kesehatan dan Obat Bagi Pemerintah Daerah
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (498.567 KB)

Abstract

Diabetes mellitus (DM) is one of serious health problems worldwide including in Indonesia. Early detection and screening for DM is beneficial to prevent the development of DM. Unfortunately, early screenings of DM are rarely done by communities (particularly elder adults) in Indonesia. Lack of knowledge of early screening of DM and minimum facilities influenced this phenomenon. Therefore, this project was aimed to help community in Ranting Muhammadiyah and Aisyiyah Tamantirto Selatan to detect early onset of DM. This project was integrated with a social program held by the Ranting Muhammadiyah and Aisyiyah Tamantirto Selatan. There were five steps of the screening program namely spirituality supports, moderate exercises, glucose screenings, physical assessments and drug prescriptions, and health educations. Overall 263 people voluntarily participated in this project and 219 of them finished the screening program. Most of the participants was female, aged from 41-60 years. Blood glucose screening showed that 3.2% had low blood glucose level (<60 mg/dl), 57.3% had normal blood glocose level (60-140 mg/dl), 22.5% had random blood glucose 140-200 mg/dl which categorized as pre DM and almost 20% had random blood glucose more than 200 mg/dl which categorized as DM. Screening and early detection is important for people to prevent DM and implement measures to delay the complecations among people with DM
PELATIHAN PEMBUKUAN DI UKM SUMPIA CHANTIKA DEWI CIMINDI CIMAHI Nurhayati Nurhayati; Ida Hindarsah
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2018: 4. Penguatan Inovasi Ekonomi dan UMKM Bagi Pemerintah Daerah
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (383.444 KB)

Abstract

Nurhayati, UNPAS , Jl. Lengkong Besar 68 Bandung Email: noey_alya@yahoo.com ABSTRAK Masalah utama yang sering dihadapi oleh para pelaku usaha diantaranya adalah belum adanya kesadaran untuk melakukan pencatatan keuangan usaha karena minimnya pengetahuan tentang pembukuan keuangan, berakibat pada sistem keuangan usaha yang tidak dapat membedakan antara keuntungan usaha dan kas pribadi serta menurunnya motivasi jika dihadapkan dengan permasalahan usaha sehingga berdampak pada rendahnya dalam melakukan inovasi-inovasi baru. Untuk menentukan persoalan yang dihadapi oleh mitra, maka justifikasi kami Tim Pengusul memfasilitasi pelatihan pembukuan serta manajemen keuangan. Metodologi pelaksanaan dalam pengabdian pada masyarakat ini dibagi menjadi 3 (tiga) tahap yaitu tahap awal, tahap pelaksanaan dan tahap akhir. Pada tahap awal dilaksanakan observasi, dan wawancara secara langsung dengan mitra, Tahap kedua adalah tahap pelaksanaan berupa: Pelatihan pembukuan keuangan sederhana yang dapat diaplikasikan oleh pelaku usaha Tahap yang terakhir adalah tahap monitoring. Pada tahap ini, dilakukan metode coaching, dimana pemilik UMKM menunjukkan hasil pencatatan keuangannya dengan menceritakan hambatan dan kesulitan yang dihadapi dalam melakukan proses pencatatan. Diharapkan dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini yaitu pelaku usaha dapat mengelola pembukuan keuangan usahanya dengan baik dan sistematis, sehingga dapat menghasilkan laporan keuangan seusai dengan standar yang berlaku, sehingga dapat membantu kelancaran bantuan dari pihak ketiga (misalnya Bank) yang pada akhirnya dapat membangun kekuatan UMKM sehingga tercapai kesejahteraan masyarakat Indonesia secara adil dan merata.Selain itu, penerapan pembukuan sederhana juga dapat menciptakan budaya disiplin di dalam perusahaan.
PERLUNYA KEBIJAKAN TENTANG UNIT USAHA PADA PESANTREN Latifah Adnani; R. Taqwaty Firdausijah
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2018: 4. Penguatan Inovasi Ekonomi dan UMKM Bagi Pemerintah Daerah
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (310.006 KB)

Abstract

Pesantren Darul Fallah yang terletak di kampung lemahduhur. RT 02/04 desa Benteng, kec. Ciampea, Kab. Bogor adalah pesantren yang berada di Kabupaten Bogor , yang menjalankan kegiatan pendidikan keagamaan dari tingkat Ibtidaiyah, Tsanawiyah dan Aliyah. Mayoritas santrinya (60%) anak yatim dan mereka yang dari aspek perekonomian mengalami kendala. Untuk membantu para santri dan biaya operasional pesantren , maka Pondok Pesantren Darul Falah membentuk PT.Dafa yang menjalankan kegiatan bisnis disektor pembibitan tanaman, peternakan sapi dan domba. Dari usaha peternakan sapi ini diolah dan dilakukan pasteurisasi susu menjadi minuman menyehatkan yaitu susu segar., selain itu usaha susu sapi tersebut difermentasi bakteri menjadi yogurt. Pegawai dari PT. Dafa yang memproduksi yogurt adalah beberapa alumni pesantren Darul Fallah maupun pesantren lainnya, dan ibu ibu dari masyarakat setempat yang telah dibina oleh pengelola usaha dalam memproduksi yogurt tersebut. Adapun manfaat dari yogurt ( http://hellosehat.com ) yaitu 1) Mengatasi saluran pencernaan 2) Membantu program penurunan berat badan 3) Menjaga kesehatan gigi 4) Mencegah darah tinggi 5) Menyehatkan gigi 6) Pencegahan osteoporosis 7) Mengangkat sel mati pada kulit yang kering 8) Menyembuhkan jerawat . Kandungan dalam yogurt yaitu karbohidrat, gula, kalsium, Vitamin A dan Vitamin B, berprotein tinggi . Tempat pengelolaan yogurt yaitu disuatu ruangan tersendiri yang disebut Serambi Botani. Bentuk produk yogurt ini yaitu stick,cup,botolan dan curah. Adapun rasa yogurt meliputi rasa original, coklat strawberry dan melon., sehingga konsumen memiliki banyak pilihan untuk menentukan jenis dan rasa yogurt. Permasalahan dalam usaha yogurt yaitu terbatasnya cara promosi Saat ini model promosinya melalui media Whatsapp ( WA ) dan dari mulut ke mulut. Serta dalam kemasan yogurt nya belum memiliki label.sehingga mudah di klaim sebagai produk pihak lain, dan terbatasnya bahan baku susu masih menjadi kendala , selain itu juga masih terbatasnya system pemasaran Metode pelaksanaannya yaitu dengan cara memberi penyuluhan tentang cara cara promosi efektif dengan melalui penyuluhan pentingnya menjalani promosi melalui media social selain WA, pelatihan cara menjalani bisnis on-line, dan pendampingan system pengemasannya serta pendampingan dalam pendaftaran Merek Dagang kekantor Hukum dan Ham Pembahasan dengan diberikan penyuluhan tentang promosi maka dipahaminya cara promosi yang efektif, yaitu cara promosi melalui web, dan dengan diadakannya pelatihan tentang penjualan secara on line , maka PT. Dafa mampu menjalani penjualan secara on-line, Dengan dilakukannya pelatihan pengemasan produk, maka pengelola yogurt mampu mengemas produk yang lebih menarik.. Selanjutnya dilakukan pendampingan untuk pendaftaran Merek produk, sehingga usaha yogurt dari PT. Dafa memiliki legal formal dalam perlindungan produknya. Kesimpulan , bahwa diferensiasi produk dari kegiatan bisnis susu perah menjadi minuman yogurt , memiliki nilai tambah yang bagus bagi pesantren Darul fallah Bogor. Karena pengerjaannya melibatkan ibu ibu dari masyarakat setempat. Usaha yang dilakukan oleh Pondok Pesantren Darul Fallah , dapat dijadikan Model bagi pesantren lainnya dalam mendukung keberlangsungan pondok pesantren yaitu dengan mendirikan badan usaha yang khusus mengelola bisnis secara profesional. Pemerintah perlu mendukung kegiatan tersebut dengan memberikan pembinaan disektor perijinan . dan legal formal yang dibutuhkan dari usaha yang dikelola pada unit bisnis pesantren. Serta Perlu adanya kebijakan dari pemerintah bahwa pesantren perlu membentuk unit bisnis untuk keberlangsungan kegiatan pesantren. Kata kunci: Kebijakan Unit usaha di pesantren
MENINGKATKAN KEWIRAUSAHAAN USAHA MIKRO, KECIL DAN MENENGAH (UMKM) BATIK PEWARNA ALAMI Muchamad Zaenuri; Atik Septi Winarsih; Asnawi Asnawi
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2018: 4. Penguatan Inovasi Ekonomi dan UMKM Bagi Pemerintah Daerah
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (392.357 KB)

Abstract

Usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) sangat rentan terpengaruh oleh situasi ekonomi yang fluktuatif, kerentanan ini disebabkan karena memang UMKM memiliki berbagai keterbatasan, baik keterbatasan modal, SDM dan juga manajemen. Usaha batik dengan pewarna alami merupakan UMKM yang juga tidak lepas dari permasalahan tersebut. Dari segi permodalan biasanya tersedia hanya untuk operasonal saja, kompetensi SDM belum memenuhi standar, dan dari segi manajemen belum adanya tata kelola yang baik. Demikian juga permasalahan tersebut terjadi pada usaha batik pewarna alami “Kembang Tjelup” dan “t-Ray” di Sleman. Sehubungan dengan hal tersebut diperlukan program pendampingan untuk memberdayakan kedua mitra tersebut khususnya, dan beberapa UMKM sejenis pada umumnya. Beberapa kegiatan telah dilakukan antara lain: pelatihan manajemen kewirausahaan, pengurusan aspek legalitas, pendampingan tata kelola, dan introduksi peralatan. Dari beberapa kegiatan tersebut dapat dihasilkan berupa peningkatan pemahaman dan semangat untuk berwirausaha bagi pelaku UMKM, dapat diwujudkannya dokumen legalitas usaha, tersusunnya bisnis plan dan diterimanya berbagai peralatan untuk menunjang proses produksi batik pewarna alami. Program pengabdian masyarakat ini mampu untuk meningkatkan semangat kewirausahaan baik bagi kedua mitra tersebut maupun beberapa pengrajin batik pewarna alami lainnya. Setelah dilakukan program pendampingan ini kedua mitra tersebut mengalami perubahan dan kemajuan dalam usaha.
PENGEMBANGAN SISTEM INFORMASI MANAJEMEN KEUANGAN UNTUK PENGELOLAAN DATA MANAJEMEN KEUANGAN PADA KELOMPOK BATIK WUKIRSARI Putri Rachmawati Rachmawati
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2018: 4. Penguatan Inovasi Ekonomi dan UMKM Bagi Pemerintah Daerah
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (713.956 KB)

Abstract

Information System is a tool of human in storing, processing, and organizing data. Sophistication of information systems will accelerate the processing and management of data. The purpose of developing information systems that will be used in SMEs (Small and Medium Enterprises) can be used to develop an effective and efficient system. , quality, effectiveness, efficiency and timeliness by seeing great results very high The results of the effectiveness of information with financial statements, income reports, can be increased by the community 30%. very easy in the use of 70% . The results achieved is the access database applications and websites as information needed by people in need. ar on the performance of Wukirsari batik group community.

Page 5 of 134 | Total Record : 1338


Filter by Year

2018 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 8 No. 1 (2025): Rekonstruksi Pendidikan di Indonesia Vol. 7 No. 1 (2024): SIBISA - Seminar Nasional Pengabdian kepada Masyarakat UMY 2024 Vol. 6 No. 2 (2023): Semnas PPM 6 Tahun 2023 Vol. 6 No. 1 (2023): Semnas PPM 6 Tahun 2023 Vol. 5: 2: December 2022 2022: 7. Sarana dan Prasarana Publik dan Mitigasi Bencana 2022: 6. Digitalisasi Syiar Islam 2022: 5. Produktifitas dan Daya Saing Industri Pangan 2022: 4. Kapasitas Daya Saing Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dan Badan Usaha Milik Desa (BU 2022: 3. Kesehatan Keluarga dan Masyarakat 2022: 2. Kreatifitas Pendidikan dan Pembelajaran di Sekolah dan Perguruan Tinggi 2022: 1. Peningkatan Kapasitas Kelembagaan Publik 2021: 7. Sarana dan Prasarana Publik dan Mitigasi Bencana 2021: 6. Digitalisasi Syiar Islam 2021: 5. Produktivitas dan Daya Saing Industri Pangan 2021: 4. Kapasitas Daya Saing Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dan Badan Usaha Milik Desa( BU 2021: 3. Kesehatan Keluarga dan Masyarakat 2021: 2. Kreatifitas Pendidikan dan Pembelajaran di Sekolah dan Perguruan Tinggi 2021: 1. Peningkatan Kapasitas Kelembagaan Publik 2020: 9. Manajemen Rumah Sakit Era Pandemi Covid-19 2020: 11. Teknologi Informasi dalam Pemberdayaan Masyarakat 2020: 10. Digitalisasi Dakwah Syiar Islam 2020: 8. Teknologi Produksi dan Daya Saing Industri Pangan 2020: 7. Edukasi Penyelesaian Pertikaian di Masyarakat (Litigasi) 2020: 6. Kinerja Kelembagan Sosial Masyarakat dalam Pengelolaan Lingkungan dan Penanganan Bencana 2020: 5. Kreatifitas Pendidikan dan Pembelajaran di Sekolah dan Perguruan Tinggi 2020: 4. Pemberdayaan Kapasitas Perempuan 2020: 3. Kapasitas Daya Saing UMKM dan BUMDES 2020: 2. Kemitraan dalam Pemberdayaan Masyarakat 2020: 1. Kebijakan Publik Pengembangan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah dan Industri Kreatif 2019: 6. Penanggulangan Bencana dan Pelestarian Lingkungan Hidup 2019: 5. Pemberdayaan Kaum Perempuan 2019: 4. Pemberdayaan Badan Usaha Milik Desa 2019: 3. Pengembangan Usaha Mikro, kecildan Menengah (UMKM), Serta Ekonomi Kreatif 2019: 2. Pengembangan Kesehatan Masyarakat 2019: 1. Pengembangan Pendidikan Masyarakat 2018: 5. Penguatan Inovasi Pendidikan Bagi Pemerintah Daerah 2018: 4. Penguatan Inovasi Ekonomi dan UMKM Bagi Pemerintah Daerah 2018: 3. Penguatan Inovasi Kesehatan dan Obat Bagi Pemerintah Daerah 2018: 2. Penguatan Inovasi Teknologi (Pangan, Pertanian, Energi, Transportasi) Bagi Pemerintah Daera 2018: 1. Penguatan Inovasi Sosial Humaniora Bagi Pemerintah Daerah More Issue