Articles
1,338 Documents
VARIAN PENGOLAHAN PRODUK IKAN NILA DAN PEMASARAN SECARA ONLINE
Suswanta Suswanta;
Ramadhani Ramadhani
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2021: 4. Kapasitas Daya Saing Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dan Badan Usaha Milik Desa( BU
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (337.774 KB)
|
DOI: 10.18196/ppm.44.597
Permasalahan ekonomi dimasyarakat suatu daerah menjadi hal klasik sehingga diperlukan adanya inovasi-inovasi baru untuk menciptakan lapangan kerja baru yang bisa memberikan pendapatan yang besar kepada masyarakat disebuah desa. Hal ini pun coba dilakukan masyarakat Dusun Cibuk Kidul dimana masyarakatnya banyak yang menjadi pelaku UMKM. Salah satu jenis UMKM yang dirasa unik terdapat di Dusun Cibuk Kidul yaitu olahan dari ikan nila. Dari hasil observasi yang dilakukan oleh tim pengusul kelompok UMKM masih belum mampu memaksimalkan pemasaran melalui platform digital secara maksimal dan masif, serta kurangnya inovasi olahan dari produk ikan mereka. Dengan melihat potensi UMKM yang dinilai mampu untuk menjadi pendapatan baru, potensi ini dapat dimaksimalkan dengan penggunaan teknologi yang semakin di masifkan penggunaannya dengan mendatangkan stakeholders yang ahli di bidangnya sehingga masyarakat bisa dilatih cara pemasaran melalui media masa dan bagaimana membangun brand yang menarik untuk konsumen. Harapannya dengan kegiatan ini mampu membuka lapangan kerja baru bagi masyarakat dan tentunya akan meninggkatkan taraf hidup masyarakat Dusun Cibuk Kidul.
PENINGKATAN PEMBERDAYAAN UMKM PEMBUAT KUE
Idiani Darmawati;
Ratna Indriawati
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2021: 4. Kapasitas Daya Saing Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dan Badan Usaha Milik Desa( BU
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (246.281 KB)
|
DOI: 10.18196/ppm.44.598
Usaha Kecil dan Menengah (UKM) merupakan salah satu bidang yang memberikan kontribusi yang signifikan dalam memacu pertumbuhan ekonomi Indonesia. Hal ini dikarenakan daya serap UKM terhadap tenaga kerja yang sangat besar dan dekat dengan rakyat kecil. Tetapi UKM yang ada di Indonesia masih menghadapi berbagai masalah antara lain masalah promosi, pemasaran dan penjualan produk yang dihasilkan. Kegiatan ini bertujuan menemukan strategi untuk meningkatkan pemasaran hasil produk Ibu Suraini . Dari hasil observasi menunjukkan bahwa strategi pemasaran makanan tradisional menerapkan lima strategi yaitu: produk, harga, kebersihan, promosi dan pengantaran. Dari kelima strategi tersebut belum mampu meningkatkan pendapatan kelompok umkm pembuat makanan tradisional. Dengan adanya strategi pemasaran maka permintaan produk akan lebih banyak, pemasaran produk yang baik pula akan menghasilkan konsumen baru. Seiring perkembangan teknologi informasi dan komunikasi, maka ia juga telah dimanfaatkan untuk pemasaran dan penjualan produk- produk melalui dunia maya. Penjualan dan pemasaran produk melalui dunia maya mempunyai banyak keuntungan, yaitu cakupan yang luas, tidak mengenal ruang dan waktu, dapat dilakukan kapan saja dan dimana saja. Metode yang digunakan berupa pelatihan. Strategi pemasaran secara online sangat membantu meningkatkan omset penjualan kelompok UMKM pembuat makanan tradisional Ibu Suratini di dusun Diro Bantul. Ada beda nyata antara sebelum dan sesudah pelaksanaan program pengabdian ini, yaitu peningkatan omset penjualan sebesar 40 persen dibandingkan sebelum adanya pelaksanaan program pengabdian ini. Kegiatan pengabdian ini dapat meningkatkan omset penjualan produk kelompok UMKM pembuat makanan di dusun Diro Bantul D.I Yogyakarta, sebesar 40 persen.
PEMBERDAYAAN UMKM ANISA CATERING MELALUI PELATIHAN INOVASI MENU, PENYAJIAN DAN PEMASARAN MENGGUNAKAN PLATFORM DIGITAL
Suswanta Suswanta;
Ramadhani Ramadhani
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2021: 4. Kapasitas Daya Saing Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dan Badan Usaha Milik Desa( BU
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (253.334 KB)
|
DOI: 10.18196/ppm.44.599
Permasalahan ekonomi dimasyarakat suatu daerah menjadi hal klasik sehingga diperlukan adanya inovasi-inovasi baru untuk menciptakan lapangan kerja baru yang bisa memberikan pendapatan yang besar kepada masyarakat disebuah desa. Hal ini pun coba dilakukan masyarakat Dusun Senobayan dimana masyarakatnya banyak yang menjadi pelaku UMKM. UMKM yang terdapat di Dusun Senobayan merupakan UMKM jasa catering yang masih belum mampu memaksimalkan pemasaran melalui media sosial secara maksimal dan masif, serta kurangnya peralatan yang memadai untuk mengelola produk mereka. Dengan melihat potensi UMKM yang dinilai mampu untuk menjadi pendapatan baru, potensi ini dapat dimaksimalkan dengan penggunaan teknologi yang semakin di masifkan penggunaannya dengan mendatangkan stakeholders yang ahli di bidangnya sehingga masyarakat bisa dilatih cara pemasaran melalui media masa dan bagaimana membangun brand yang menarik untuk konsumen. Harapannya dengan kegiatan ini mampu membuka lapangan kerja baru bagi masyarakat dan tentunya akan meninggkatkan taraf hidup masyarakat Dusun Senobayan.
UPAYA PENINGKATAN PENJUALAN HASIL PRODUKSI KELOMPOK UMKM PENGRAJIN KIPAS BAMBU
Idiani Darmawati;
Ratna Indriawati
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2021: 4. Kapasitas Daya Saing Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dan Badan Usaha Milik Desa( BU
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (180.87 KB)
|
DOI: 10.18196/ppm.44.600
Dusun Diro Bantul ini adalah terkenal sebagai pusat produksi kerajinan bambu. UMKM kerajinan bambu di dusun ini seperti, UMKM kerajinan topeng dan kipas bambu. Salah satu pengrajin di dusun Diro adalah bapak Bahaudin dan bapak Yusuf. Bapak Yusuf sebagai ketua kelompok UMKM pengrajin kipas bambu dan sablon souvenir untuk pernikahan. Usaha yang telah beroperasi sekitar sepuluh tahun ini biasa menerima pesanan mulai dari lingkungan lokal sampai luar daerah Yogyakarta seperti Bali dan Kalimantan. Produk kerajinan kipas bambu dan souvenir pernikahan biasanya dipesan sebagai cinderamata pernikahan dan juga oleh-oleh dari tempat wisata. Pada saat masa pandemi Covid-19 mewabah di Indonesia dan kebijakan pemerintah seperti PSBB serta larangan untuk mengundang banyak orang di acara pernikahan diterapkan, usaha beliau mulai sepi pembeli. bahkan, ada beberapa pesanan yang dibatalkan karena pemesan menunda pernikahan dan tempat-tempat wisata di tutup. Perkembangan Teknologi Informasi dan Komunikasi saat ini semakin pesat dan menimbulkan revolusi informasi di era digital. Pemberlakuan sistem ekonomi terbuka serta perilaku konsumen yang berubah di era ekonomi digital semakin menuntut pelaku usaha untuk mampu beradaptasi ditataran lingkungan global. Dampak positif pemanfaatan TIK bagi pelaku UMKM adalah :1) mempermudah proses bisnis dan komunikasi, 2) memperluas pangsa pasar, 3) mengurangi biaya produksi dan 4) akses terhadap komunikasi digital serta meningkatkan peluang perdagangan dan pemasaran. Alasan tersebut mendorong pelaku UMKM, agar memiliki kesadaran akan pentingnya manfaat kemampuan penguasaan teknologi bagi usaha mereka, guna meningkatkan daya saing yang berkelanjutan. Peningkatan kesadaran menimbulkan minat bagi kalangan pelaku usaha UMKM terhadap kemampuan penguasaan TIK, yang bertujuan mencapai kompetensi TIK yang optimal. TIK dapat dijadikan sebagai salah satu alternatif untuk membantu usaha mitra ditengah pandemi covid-19. Dengan adanya TIK, pelaku UMKM khususnya bapak Bahaudin dan Bapak Yusuf dapat semakin mudah menjangkau pangsa pasar yang lebih luas. Dapat disimpulkan bahwa hasil kegiatan ini dapat meningkatkan penjualan.
Pemanfaatan dan Pendampingan Media Sosial Sebagai Sarana Promosi
Edi Iskandar;
Sur Yanti;
Istika Dwi Kusumaningrum;
Herdiesel Santoso
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2021: 4. Kapasitas Daya Saing Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dan Badan Usaha Milik Desa( BU
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (560.273 KB)
|
DOI: 10.18196/ppm.44.601
Bantul merupakan salah satu Kabupaten di Daerah Istimewa Yogyakarta yang mempunyai banyak obyek wisata salah satunya adalah Desa Wisata Kaki Langit yang terletak di Pedukuhan Mangunan Desa Mangunan, Kecamatan Dlingo, Kabupaten Bantul dan secara geografis terletak di Perbukitan sebelah barat Kecamatan Dlingo yang berbatasan dengan Desa Muntuk, Dlingo, Bantul. Jarak Desa Wisata Kaki Langit Mangunan dari Ibukota Kecamatan 4 Km, 12 Km dari Ibu kota Kabupaten dan 22 Km dari Ibu Kota Daerah Istimewa Yogyakarta. Desa wisata Kaki Langit menjadi salah satu kandidat Kampung Adat Terpopuler dalam Penghargaan Anugerah Pesona Indonesia 2017 dan menjadi finalis Lomba Desa Wisata Tingkat Nasional 2017 yang diselenggarakan oleh Kementerian Pariwisata. Permasalahan yang dihadapi mitra salah satunya adalah pemasaran produk sumber daya alam yaitu empon-empon yang sudah diolah menjadi minuman instan, diolah dalam bentuk kapsul dan jamu celup. Metode yang digunakan model Edukatif yaitu pendekatan sosialisasi, pelatihan dan pendampingan sebagai sarana transfer ilmu pengetahuan dan pendidikan untuk pemberdayaan masyarakat, dan program pengabdian menghasilkan peningkatan kemampuan pemasaran secara online.
PEMBERDAYAAN UMKM TEMPE DAN KRUPUK MELALUI PENGUATAN LEGALITAS IJIN USAHA DAN DIGITAL MARKETING
Sunarno Sunarno;
Iskandar Bukhari
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2021: 4. Kapasitas Daya Saing Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dan Badan Usaha Milik Desa( BU
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (905.985 KB)
|
DOI: 10.18196/ppm.44.602
Program ini bertujuan untuk memberdayakan UMKM melalui penguatan kesadaran berinovasi melakukan penetrasi pasar dan memahami urgensi legalitas ijin usaha sebagai syarat penting esistensi UMKM.. Metode yang digunakan adalah workshop dan pendampingan Berhubung dimasa pandemic maka penjabaran metode dilakukan dengan pola sinergi antara program PPMKKN Dosen dengan KKN Reguler berbasis IT atau Information Technology. Program ini berlangsung selama satu bulan yang dimulai dari tanggal 16 Januari 2021 sampai 15 Februari 2021. Hasil pengabdian menunjukkan kesadaran inovasi melakukan penetrasi pasar oleh UMKM melalui program PPMKKN dan KKN Reguler IT ditunjukkan dengan Perubahan penggunaan strategi pemasaran traditional ke strategi digital dengan penguatan konten yang harus mereflesikan kualitas produk dan kemasan. Implikasi dari program ini adalah telah adanya upaya adaptasi teknologi, elobarasi dan sinergi dari berbagai variasi UMKM untuk berkolaborasi sesame UMKM untuk melakukan penetrasi pasar dengan meningkatkan kualitas produk dan meperkuat koordinasi dengan yang berwenang di dalam memperkuat legalitas usaha UMKM
STRATEGI PEMASARAN PRODUK UMKM CATERING MELALUI MEDIA SOSIAL INSTAGRAM MENGGUNAKAN STRATEGI MARKETING MIX
Apriliya Kurnianti;
Reza Giga Isnanda;
Inayah Mufidah
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2021: 4. Kapasitas Daya Saing Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dan Badan Usaha Milik Desa( BU
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (650.994 KB)
|
DOI: 10.18196/ppm.44.603
Instagram merupakan contoh nyata membuat pemasaran menjadi semakin manarik, semakin baik dan semakin praktis. Dengan bermodalkan pengetahuan dibidang digital dan paket data internet, masyarakat sudah bisa mengakses dan juga memasarkan barang dagangan nya disana. Instagram sangat baik digunakan karena mengandalkan gambar sebagai daya tarik utama, dilengkapi dengan fasilitas menulis komentar dan juga pesan langsung. Hal ini yang akan dimanfaatkan oleh Win catering untuk mempromosikan usaha nya. Win catering merupakan salah satu usaha catering yang berada di dusun Kalisono, desa tuksono, kecamatan Sentolo, kabupaten Kulon Progo. Namun, Semenjak terjadi pandemi COVID-19, angka penjualan catering menurun. Beberapa sumber pemasukan seperti pesanan acara atau catering banyak dibatalkan. Alasan lainnya ialah, kurang strategisnya lokasi usaha Win catering yang hanya dapat dijangkau dan diketahui oleh penduduk sekitar sehingga sulit untuk dikenali oleh masyarakat luas. Selain itu, kurangnya promosi yang meluas juga menjadi salah satu permasalahan yang dihadapi oleh Win catering. Pembahasan menggunakan Pemasaran atau Marketing Mix menunjukan hasil yang positif dalam penggunaan Instagram untuk pemasaran produk. Metode yang digunakan pada pengabdian ini adalah pengumpulan data secara primer melalui wawancara bersama pemilik usaha, melakukan observasi dengan mengunjungi lokasi mitra dan pengumpulan data secara sekunder. Selain itu juga dilakukan pelatihan terhadap pemilik catering tentng cara menggunakan media sosial yang baik dan benar. Hasil dari pengabdian berupa logo yang diaplikasikan pada berbagai media dan juga media sosial untuk membantu meningkatkan penjualan.
BRANDING UMKM DAN PEMBUATAN MEDIA PROMOSI USAHA KULINER
Apriliya Kurnianti;
Laila Ma'rifatul Azizah;
Inayah Mufidah
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2021: 4. Kapasitas Daya Saing Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dan Badan Usaha Milik Desa( BU
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (507.182 KB)
|
DOI: 10.18196/ppm.44.604
Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) memiliki berbagai peranan penting dalam pertumbuhan ekonomi di Indonesia. Akan tetapi, dengan adanya pandemi COVID-19 yang diikuti dengan kebijakan PSBB, Kondisi sebagian besar UMKM menjadi terganggu, mengalami penurunan, dan bahkan sampai gulung tikar. Salah satu UMKM yang mengalami penurunan dalam hal penjualan yaitu usaha Mie ayam dan Bakso 522 yang berlokasi jalan Jogja-Wonosari Km.17. pandemi COVID-19 yang telah berlangsung hampir setahun lamanya memberikan dampak menurunnya pendapatan harian, menurunnya jumlah dan kegiatan produksi. Tujuan kegiatan yang dilakukan melalui Program Kemitraan Masyarakat (PKM) LP3M UMY ini adalah: 1). membantu mitra UMKM Mie ayam dan Bakso 522 untuk meningkatkan penjualannya dengan cara melakukan branding; 2). Melakukan promosi melalui media sosial intagram untuk memperkenalkan produk Mie ayam dan bakso 522 sehingga dapat dikenal tidak hanya oleh masyarakat Gunung Kidul. Metode yang digunakan pada pengabdian ini adalah observasi dan wawancara yang kemudian dilanjutkan dengan :1). Merancang desain logo, kemasan, spanduk; 2) memperluas penjualan dan promosi melalui media sosial instagram. Hasil dari pengabdian berupa logo, bentuk packaging baru dan media sosial instagram Mie ayam 522 untuk meningkatkan brand awareness dan meningkatkan penjualan Mie ayam 522.
PELATIHAN MANAJEMEN KEUANGAN KELUARGA BAGI IBU-IBU PKK DI TENGAH PANDEMIK
Dimas Bagus Wiranatakusuma
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2021: 3. Kesehatan Keluarga dan Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (924.459 KB)
|
DOI: 10.18196/ppm.43.605
Pandemik covid-19 yang melanda dan dalam waktu yang cukup panjang akan memberikan tekanan pada neraca rumah tangga. Tekanan ini terjadi karena menurunnya pendapatan akibat pembatasan mobilitas, namun arus pengeluaran yang tidak berubah, bahkan cenderung meningkat. Ketidaksemimbangan neraca keluarga ini bila tidak disertai pemahaman mengenai manajemen keuangannya, dikhawatirkan akan memberikan masalah sosial dan ekonomi lainnya. Dengan demikian, para ibu PKK diberikan pelatihan baik secara konsep dan praktis untuk mengelola keuangannya. Terkait konsep, beberapa materi yang diberikan meliputi: Teknik mengelola keuangan keluarga, manajemen risiko keuangan dalam keluarga, pengelolaan hutang, penyiapan dana Pendidikan, dan pengelolaan dana pensiun. Terkait sisi praktik, kami kenalkan dengan software terkait dengan manajemen keuangan keluarga yang bisa diakses melalui telepon pintar masing-masing. Dengan demikian, adanya program pengabdian masyarakat ini dapat memberikan bekal kepada para ibu untuk menjadi keluarga yang Tangguh di tengah pandemik
PENDAMPINGAN PASIEN COVID-19 PELAKU ISOMAN DI RUMAH DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS BANGUNTAPAN 1
Tri Wulandari Kesetyaningsih;
Tri Pitara Mahanggoro
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2021: 3. Kesehatan Keluarga dan Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (356.514 KB)
|
DOI: 10.18196/ppm.43.606
Saat ini semakin banyak penderita Covid-19. Wilayah kerja Puskesmas Banguntapan 1 memiliki jumlah kasus tertinggi di Kabupaten Bantul. Beberapa penderita memilih isolasi mandiri di rumah karena berbagai alasan. Kelompok ini membutuhkan pelayanan yang memadai agar tidak menjadi kasus fatal. Karena keterbatasan tenaga kesehatan di Puskesmas, diharapkan pelaku isolasi mandiri dapat melakukan pemantauan dan pertolongan secara mandiri sebelum mendapatkan pertolongan dari petugas kesehatan. Pengabdian ini bertujuan untuk memberikan pendampingan kepada pasien, penyintas covid-19, dan petugas satgas covid-19. Metode yang dilakukan adalah (1) penyuluhan secara door to door ke rumah pelaku isolasi mandiri; (2) pemberian hibah peralatan pemantauan kesehatan; dan (3) webinar. Kegiatan webinar diikuti 48 peserta, usia 22-61 tahun dari berbagai kalangan. Kesan positif disampaikan peserta diantaranya menyatakan bahwa materi sangat berguna, sangat penting, dan sesuai dengan kondisi/ kebutuhan saat ini, dan berharap agar acara dipertahankan dan akan membagikan pengalaman kepada yang membutuhkan. Hasil evaluasi melalui G-form menunjukkan bahwa tingkat pengetahuan dan sikap masyarakat terhadap covid-19 baik (rata-rata 64,04) dan 75% telah mengetahui tentang covid-19 terutama melalui TV (41,47%), media online dan webinar masing-masing 33,33%. Kegiatan PKM berdampak meningkatnya pengetahuan masyarakat mengenai covid-19 dan bagaimana menyikapinya baik secara fisik maupun psikis sehingga mampu mengatasi masalah yang mungkin terjadi saat isolasi mandiri.