Articles
1,338 Documents
PENINGKATAN PRODUKTIVITAS INDUSTRI BATIK BERBASIS TEKNOLOGI RAMAH LINGKUNGAN
Ramadoni Syahputra;
Indah Soesanti
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2021: 1. Peningkatan Kapasitas Kelembagaan Publik
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (420.171 KB)
|
DOI: 10.18196/ppm.41.875
UNECSO telah menobatkan bahwa batik Intangible Cultural Heritage (ICH) atau Warisan Budaya Takbenda. Salah satu batik unggulan yang cukup terkenal di Indonesia adalah batik Bantul Yogyakarta. Sebagaimana umumnya di Indonesia, industri batik saat ini berstatus pada kelas usaha kecil dan menengah (UKM). Dari sekian banyak UKM batik di Bantul, ada dua UKM yang mempunyai potensi untuk berkembang yaitu UKM Batik Ida Lestari dan UKM Batik Arjo Munir. Kendala kedua UKM ini adalah proses produksi yang masih menggunakan kompor minyak tanah, sementara harga minyak tanah semakin mahal dan terkadang sulit didapat. Oleh karena itu dalam kegiatan pengabdian ini diaplikasikan kompor listrik untuk batik dan untuk suplai daya listrik cadangan digunakan instalasi solar home system. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini telah memberikan hasil yang sangat bermanfaat bagi UKM Batik Ida Lestari dan UKM Batik Arjo Munir. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini telah berhasil meningkatkan kapasitas produksi kedua UKM. Produktivitas UKM Batik Ida Lestari meningkat dari rata-rata 200 lembar kain batik menjadi rata-rata 250 lembar per bulan. Demikian juga UKM Batik Arjo Munir, dimana produktivitasnya meningkat dari rata-rata 400 lembar kain batik menjadi rata-rata 450 lembar per bulan. Peningkatan produktivitas ini dibarengi dengan peningkatan laba kotor UKM.
PENGUATAN KAPASITAS ORGANISASI ECOSISTA DALAM PENGELOLAAN SAMPAH PLASTIK
Sugito Sugito;
Sugeng Riyanto
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2021: 1. Peningkatan Kapasitas Kelembagaan Publik
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (260.756 KB)
Bagi masyarakat di Timor Leste, permasalahan terbesar dalam hal sampah plastik adalah rendahnya kapasitas negara dalam mengelola sampah, rendahnya kesadaran masyarakat akan bahaya sampah, dan juga kurangnya keterampilan masyarakat dalam mengelola sampah. “Ecosista” sebagai LSM yang bergerak dalam edukasi kepada masyarakat tentang sampah dan pengolahan sampah menjadi barang yang benilai ekonomi telah memberikan kontribusi penting bagi gerakan masyarakat sipil dalam pengelolaan sampah di Timor Leste. Namun demikian, ECOSISTA memiliki hambatan berupa rendahnya kemampuan pemanfaatan media digital untuk kampanye, minimnya kreativitas pengelolaan sampah, dan peralatan yang kurang mendukung kreativitas. Pengabdian masyarakat ini berkolaborasi dengan “Ecosista” untuk meningkatkan kapasitas organisasinya agar dapat lebih optimal dalam kampanye dan pengelolaan sampah plastik di Becora, Dili, Timor Leste. Beberapa kegiatan yang telah dilaksanakan adalah pelatihan pemanfaatan sosial media, pembuatan sosial media, pelatihan pengelolaan sampah plastik, dan workshop strategi mendapatkan pendaan dari lembaga donor. Selain itu, dalam program ini juga diberikan peralatan pengolahan sampah plastik untuk meningkatkan kualitas dan jenis barang dari olahan sampah plastik. Program ini dapat diterima dengan baik oleh mitra dan berhasil meningkatkan media kampanye dan jenis-jenis produk untuk dapat dijual.
PENDAMPINGAN TATA KELOLA DAN DIGITALISASI ADMINISTRASI PKK
Ane Permatasari;
Nur Sofyan
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2021: 1. Peningkatan Kapasitas Kelembagaan Publik
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (438.24 KB)
|
DOI: 10.18196/ppm.41.877
Mitra pada kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah PKK Kelurahan Tegaltirto yang terletak di Berbah, Sleman. Adapun permasalahan utama yang dihadapi mitra adalah berkaitan dengan masalah administrasi. Dengan adanya berbagai buku administrasi yang harus diisi secara manual, berkala dan terus menerus berdasarkan situasi dan kondisi terkini di lingkungan kelurahan, memunculkan kesulitan dan kerepotan sendiri karena sistem pengisiannya yang manual, sehingga kalau ada kesalahan entry data harus memulainya lagi dari awal. Hal ini terjadi karena anggota PKK sebagian besar masih belum paham tentang pengetahuan dan keterampilan yang berkaitan dengan masalah input data secara digital. Berdasarkan permasalahan tersebut maka dirumuskan sebuah program utama sebagai solusi, yaitu pendampingan tata kelola administrasi PKK Kelurahan Tegaltirto berbasiskan teknik informasi dan komunikasi. Metodenya adalah dengan pelatihan yang dilanjutkan dengan praktek pembuatan administrasi digital. Setelah pelaksanaan, ibu-ibu PKK sudah bisa membuat file buku-buku administrasi dan mengisinya. Rencana tindak lanjut dari program ini adalah mendampingi ibu-ibu PKK untuk secara bertahap mengubah sistem administrasinya menjadi terdigitalisasi untuk semua buku administrasi
PENDAMPINGAN PERLUASAN LOKASI USAHA DAN OUTLET UNTUK MENINGKATKAN PENJUALAN
Bambang Jatmiko;
Suryo Pratolo;
Misbahul Anwar;
Titi Laras;
Alfi Muthia Anjani
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2021: 1. Peningkatan Kapasitas Kelembagaan Publik
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (861.311 KB)
|
DOI: 10.18196/ppm.41.878
Tujuan pengabdian ini adalah untuk melakukan pendampingan perluasan lokasi usaha dan outlet pada UMKM Batik Sekarniti dan Onggo-Onggo Craft. Masalah dalam pengabdian ini sebagai berikut: 1) lokasi usaha yang masih sempit dan kurang rapi; 2) belum adanya penataan secara baik mulai dari bahan baku, barang dalam proses, barang setengah jadi bahkan barang jadi tidak memiliki tempat dan lokasi yang representative; 3) belum memiliki tempat penjualan produk jadi karena lokasi usaha satu tempat dengan rumah tangga; 4) penataan ruang pamer produk/outlet yang berupa almari, etalase, meja untuk membatik dan bahkan ruang untuk kasir belum tersedia. Metode yang digunakan pada pengabdian ini adalah Forum Group Discussion dengan model workshop kepada pemilik Batik Sekarniti dan Onggo-Onggo Craft. Hasil pengabdian ini berupa : 1) terwujudnya lokasi usaha yang lebih luas; 2) terwujudnya penataan ruang UMKM yang lebih rapi; 3) terwujudnya outlet sebagai tempat penjualan dan ruang pamer produksi; 4) terwujudnya sarana dan prasarana outlet yang lebih lengkap dan representative.
PELATIHAN PENULISAN KARYA ILMIAH BAGI GURU SMP-SMA MUHAMMADIYAH
Lilis Suryani
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2021: 2. Kreatifitas Pendidikan dan Pembelajaran di Sekolah dan Perguruan Tinggi
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (351.453 KB)
|
DOI: 10.18196/ppm.42.879
Salah satu tugas guru adalah melaksanakan publikasi ilmiah atau karya inovatif dan melakukan presentasi ilmiah. Karya tulis ilmiah guru dapat dipublikasikan dalam bentuk laporan hasil penelitian atau laporan/gagasan ilmiah yang ditulis berdasar pada pengalaman dan sesuai dengan tugas pokok serta fungsi guru. Beberapa faktor penyebab rendahnya motivasi guru dalam membuat karya ilmiah adalah kurangnya pengetahuan dan keterbatasan guru dalam memahami karya ilmiah, keterbatasan mengembangkan ide menulis karya ilmiah, dan waktu luang yang terbatas. Oleh karena itu, diperlukan cara untuk mengatasi faktor-faktor penghambat tersebut dengan mengikutkan para guru dalam pelatihan yang berkaitan dengan penulisan karya ilmiah. Tujuan pengabdian ini adalah melatih para guru SMP-SMA Muhammadiyah di Kota Yogyakarta dalam membuat naskah publikasi di jurnal nasional. Kegiatan pengabdian ini telah dilaksanakan di Gedung Ampiteater Kg1 Kampus FKIK UMY, pada tanggal 10 April 2021. Metode pengabdian dalam bentuk pelatihan secara tatap muka langsung dengan mengikuti protokol Covid 19. Sebelum dan sesudah dilakukan pelatihan, para peserta disuruh mengisi keusioner yang berisi pengetahuan tentang isi naskah publikasi mulai dari abstrak sampai pembahasan. Peserta diikuti oleh 13 guru SMP-SMA Muhammadiyah di Kota Yogyakarta. Hasil dari kuesioner dan tanya jawab dengan peserta menunjukkan bahwa 100% peserta belum pernah menulis naskah yang dipublikasikan di jurnal. Tingkat pengetahuan peserta pelatihan meningkat sebesar 56% setelah mengikuti pelatihan. Peserta berharap kegiatan pelatihan seperti ini sering dilakukan oleh pihak dosen UMY, agar para guru termotivasi untuk membuat karya ilmiah baik dalam bentuk buku maupun jurnal.
PENINGKATAN KAPASITAS GURU SMA MUHAMMADIYAH 4 YOGYAKARTA DALAM IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN DARING MELALUI “MUPAT BELAJAR”
Mariska Intan Sari;
Eko Purwanti
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2021: 2. Kreatifitas Pendidikan dan Pembelajaran di Sekolah dan Perguruan Tinggi
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (384.261 KB)
|
DOI: 10.18196/ppm.42.880
Sekolah sebagai salah satu agen pendidikan yang bertanggung jawab terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia harus selalu meningkatkan kualitasnya terutama dalam pengajaran. Pandemi Covid-19 menuntut sekolah untuk dapat terus melaksanakan proses KBM dengan baik, meskipun semua dilakukan secara daring. Penggunaan LMS “Mupat Belajar” yang berbasis Moodle dapat menjadi salah satu solusi untuk melaksanakan pembelajaran secara daring. “Mupat Belajar” ini sudah digunakan selama semester ganjil 2020/2021. Akan tetapi, ada beberapa permasalahan yang berkaitan dengan penggunaan “Mupat Belajar” yang harus segera diselesaikan agar tujuan utama dari keberadaan “Mupat Belajar” ini dapat dicapai secara maksimal oleh pihak sekolah, yaitu tampilan awal mata pelajaran yang masih beragam, penggunaan fitur, dan aktifitas di “Mupat Belajar” yang belum maksimal. Untuk mengatasi permasalahan-permasalahan tersebut, dilakukanlah pelatihan dan pendampingan kepada guru-guru di SMA Muhammadiyah 4 Yogyakarta khususnya enam orang tim Informasi dan Teknologi (IT) sekolah dan juga sepuluh orang guru trainer yang telah ditunjuk sekolah. Kegiatan tersebut dilakukan agar guru-guru yang tergabung dalam tim IT dan guru trainer tersebut mempunyai keterampilan yang memadai sehingga dapat memberikan pelatihan kepada guru-guru yang lain. Selain itu, monitoring terhadap pembelajaran daring di sekolah juga dilakukan untuk merumuskan hal-hal yang perlu dilakukan untuk perbaikan implementasi “Mupat Belajar” kedepannya.
PENDIDIKAN LITERASI KEPADA ANAK TPA MELALUI CERITA SARAT PESAN MORAL DI TPA ASSHOLIHIN KEPUHAN
Arsyl E.R. Machawan;
Rosi Rosiah
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2021: 2. Kreatifitas Pendidikan dan Pembelajaran di Sekolah dan Perguruan Tinggi
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (782.994 KB)
|
DOI: 10.18196/ppm.42.881
Pendidikan usia dini penting untuk mendapatkan perhatian khusus, mengingat pada masa ini disebut sebagai golden age yang harus dioptimalkan sebaik mungkin. Melalui teks sastra, seperti cerita rakyat, fabel, hikayat, atau dongeng, internalisasi nilai-nilai luhur serta kemampuan kognitif dapat diperoleh secara efektif. Oleh karena itu, pengabdian fokus pada bahasan penguatan literasi baca anak usia dini. Program pengabdian dilakukan dengan tiga tahap. Pertama, tahap persiapan (identifikasi lingkungan dan pengumpulan data utama) dengan wawancara. Kedua, forum diskusi grup untuk membicarakan konsep, tujuan program, hingga teknis pelaksanaan. Ketiga, demonstrasi membaca cerita untuk meningkatkan minat dan literasi membaca. Pascaprogram pengabdian, warga dan tokoh masyarakat merasakan dampak positif karena sebelumnya belum pernah ada yang menyelenggarakan, harapan besar untuk ada program tindak lanjut, hanya ada catatan kondisi peserta kurang aktif menurut pengajar. Hal tersebut terjadi karena siswa-siswi sudah terlalu lama belajar daring, harus beradaptasi lagi dengan pembelajaran luring.
PENGGUNAAN AUGMENTED REALITY SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN KOSAKATA BAHASA INGGRIS SISWA SEKOLAH DASAR
Fitria Rahmawati
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2021: 2. Kreatifitas Pendidikan dan Pembelajaran di Sekolah dan Perguruan Tinggi
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (2675.446 KB)
|
DOI: 10.18196/ppm.42.882
Bahasa Inggris dianggap sebagai pelajaran yang tidak penting, tidak menarik, dan sulit oleh siswa tingkat tingkat Sekolah Dasar (SD). Perlu adanya solusi untuk meningkatkan motivasi dan keterampilan berbahasa Inggris siswa di level tersebut. Salah satu solusi adalah dengan mengimplementasikan teknologi dalam proses pembelajaran, diantaranya adalah Augmented Reality (AR). Program Pengabdian Kemitraan Masyarakat (PKM) ini bertujuan (1) memperkenalkan AR sebagai salah satu media pembelajaran yang dapat meningkatkan minat dan keterampilan bahasa Inggris siswa SD dan (2) meningkatkan kosakata bahasa Inggris siswa SD. Sekolah mitra yang dituju adalah SD Muhammadiyah Karangwaru, Yogyakarta, Indonesia. Jumlah peserta pada PKM ini adalah 35 siswa kelas IV SD. Terdapat tiga tahapan yang dilaksanakan pada PKM ini, yakni tahap persiapan, tahap pelaksanaan, dan tahap evaluasi. Program ini dilaksanakan pada semester genap TA 2020/2021 selama kurun waktu 3 bulan (Maret s.d. Juni 2021). Pretest dan posttest digunakan sebagai instrumen untuk mengukur perbedaan nilai kemampuan kosakata bahasa Inggris siswa sebelum dan sesudah penggunaan AR. Hasil analisis deskriptif statistik menunjukkan nilai rerata pretest kosakata bahasa Inggris siswa/siswi SD kelas IV peserta pelatihan adalah tinggi (mean= 87.00; SD= 11.64; SE= 1.97), sedangkan hasil posttest menunjukkan peningkatan menjadi sangat tinggi (mean= 91.71; SD= 10.77; SE= 1.82). Rentang perbedaan antara nilai rerata pretest dan posttest adalah 4.71. Uji Wilcoxon dilakukan karena sebaran data tidak normal. Berdasarkan output Test Statistics, diketahui asymp. sig (2-tailed) bernilai 0.014, lebih kecil dari < 0.05, maka dapat disimpulkan bahwa “Ha diterima”. Artinya, terdapat perbedaan signifikan antara hasil belajar kosakata bahasa Inggris pada nilai bahasa dan posttest . Sehingga, dapat disimpulkan pula bahwa terdapat pengaruh implementasi Augmented Reality terhadap hasil belajar kosakata bahasa Inggris siswa SD kelas IV. Hasil analisis tersebut mengimplikasikan bahwa Augmented Reality dapat digunakan sebagai salah satu alternatif media pembelajaran untuk pembelajaran kosakata bahasa Inggris.
PENULISAN BUKU AJAR BAGI GURU DI LINGKUNGAN SEKOLAH MUHAMMADIYAH KOTA YOGYAKARTA
Tri Pitara Mahanggoro
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2021: 2. Kreatifitas Pendidikan dan Pembelajaran di Sekolah dan Perguruan Tinggi
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (121.457 KB)
|
DOI: 10.18196/ppm.42.883
Konsekuensi guru sebagai profesi mengharuskan disertifikasi sehingga ada tantangan bagi guru untuk meningkatkan kinerjanya dengan berkarya membuat buku ajar. Bentuk buku ajar yang dihasilkan oleh guru dapat diterbitkan dan dipasarkan. Beberapa faktor penghambat motivasi guru dalam membuat karya tulis buku ajar adalah minimnya pengetahuan guru dalam memahami teknik penulisan buku, keterbatasan ide, dan waktu luang sangat terbatas. Guna mengatasi hal itu, diperlukan pelatihan yang berkaitan dengan teknik penyusunan buku ajar. Pelatihan menulis ini diberikan oleh orang yang sudah terbiasa membuat buku ajar. Program pelatihan penulisan buku ajar dilakukan dalam bentuk beberapa kegiatan, yaitu kiat memiliki motivasi untuk menulis buku ajar, kiat penyusunan kalimat dalam narasi buku, dan kiat penyusunan kutipan dalam referensi/sumber pustaka buku ajar. Kegitan ini dilaksanakan agar para guru SMA di lingkungan Pimpian Daerah Muhammadiyah Kota Yogyakarta dapat meningkatkan tingkat pengetahuan tentang cara menulis buku ajar, mampu menulis buku ajar dengan benar, dan memiliki kemampuan membuat karya tulis yang layak dipublikasikan. Karya tulis bukunya bermanfaat bagi anak didik, baik di sekolah di lingkungan Muhammadiyah maupun sekolah negeri atau sekolah swasta lainnya. Kegiatan pengabdian penulisan buku ajar ini telah dilaksanakan di Gedung Amphitheater KG 1 Kampus FKIK UMY, pada tanggal 10 April 2021. Metode penyampaian kegiatan pengabdian dalam bentuk workshop dengan tatap muka langsung dengan mengikuti protokol kesehatan pencegahan penyebaran covid-19. Peserta diikuti oleh 13 guru SMP dan SMA Muhammadiyah di lingkungan Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Yogyakarta. Pelatihan pembuatan buku ajar disampaikan oleh Dr. Tri Pitara Mahanggoro, M.Kes. Hasil dari kuesioner dan wawancara dengan peserta menunjukkan bahwa 30% peserta pernah membuat buku ajar. Peserta berharap kegiatan pelatihan seperti ini sering dilakukan oleh pihak dosen UMY agar para guru termotivasi untuk membuat karya ilmiah baik dalam bentuk buku maupun jurnal. Luaran yang diharapkan dalam kegiatan pengabdian ini berupa publikasi di jurnal pengabdian masyarakat, video kegiatan, serta publikasi media massa Yogyakarta. Follow up dari kegiatan ini adalah pendampingan pembuatan buku ajar.
MEMBANGUN BUDAYA LITERASI MELALUI INISIASI PERPUSTAKAAN ANAK PADA TPQ DARUL FALAH, BANJARNEGARA
Merita Arini;
Nur Hidayah
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2021: 2. Kreatifitas Pendidikan dan Pembelajaran di Sekolah dan Perguruan Tinggi
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (457.484 KB)
|
DOI: 10.18196/ppm.42.884
Merita Arini,1* Nur Hidayah2 1* Prodi Pendidikan Dokter, Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan, Universitas Muhammadiyah Yogyakarta 2 Prodi Magister Administrasi Rumah Sakit, Program Pascasarjana, Universitas Muhammadiyah Yogyakarta Menumbuhkan lingkungan yang mendukung literasi dan budaya membaca pada anak akan memberikan multiplyer effects melalui dampak empowerment agar anak dapat berkontribusi meningkatkan kesejahteraan masyarakat di masa mendatang. Tingginya paparan gadget (gawai) (gawai) yang diperparah dengan minimnya sumber daya dan aktivitas yang menstimulus budaya literasi pada anak penting untuk dikelola dengan komprehensif. Tujuan dari pengabdian masyarakat ini adalah untuk menginisiasi lingkungan yang mendukung inovasi pembelajaran dan menumbuhkan minat baca dan budaya literasi pada anak. Mitra pengabdian merupakan TPQ (Taman Pendidikan Alquran) di area pedesaan dengan keterbatasan sumber daya dan rendahnya kemampuan ekonomi walisantri untuk mendukung pengembangan TPQ. Metode pengabdian yang dilakukan menggunakan 1 siklus Action Research yang meliputi diagnosing, planning, action, dan evaluation. Tahap action yang dilakukan berupa inisiasi pendirian perpustakaan anak dan penertiban administrasi, pelibatan peran serta masyarakat dalam pendirian perpustakaan, menyelenggarakan berbagai lomba dan Hari Berkisah serta pendampingan penyusunan rencana pembelajaran literasi bulanan. Hasil kegiatan berupa terbentuknya perpustakaan anak, dilaksanakannya kegiatan lomba-lomba hari berkisah, serta tersusunnya rancangan aktivitas literasi yang akan diterapkan pada pembelajaran di TPQ. Implikasi dari kegiatan ini adalah dibutuhkan peran serta masyarakat untuk mengembangkan dan mendukung inovasi aktivitas pembelajaran di TPQ. Inisiasi perpustakaan anak mendorong partisipasi masyarakat, menstimulasi inovasi pembelajaran, serta meningkatkan motivasi membaca dan belajar anak.