cover
Contact Name
Wahid Fathoni
Contact Email
prosidingsemnasumy@gmail.com
Phone
+6282136574140
Journal Mail Official
semnasppm@umy.ac.id
Editorial Address
Gedung D Lt 2, LP3M UMY Jln Brawijaya, Tamantirto, Kasihan, Bantul, Yogyakarta, 55813
Location
Kab. bantul,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat
ISSN : 2775376X     EISSN : 27753786     DOI : https://doi.org/10.18196/ppm
Prosiding Hasil Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat Lembaga Penelitian, Pubikasi, dan Pengabdian Masyarakat (LP3M) Universitas Muhammadiyah Yogyakarta sebagai wujud diseminasi kegiatan ilmiah pengabdian masyarakat yang dilakukan sivitas akademika Perguruan Tinggi Negeri/Swasta di Indonesia. Prosiding seminar nasional hasil program pengabdian masyarakat terbit satu kali setiap tahun. dengan tema dan topik bahasan (klaster kajian) yang dirancang secara tematik oleh Lembaga Pengabdian Masyarakat (LPM) Universitas Muhammadiayh Yogyakarta.
Articles 1,338 Documents
PENINGKATAN KUALITAS KESEHATAN MELAUI EDUKASI PENGGUNAAN OBAT DAN HERBAL BAGI BINAAN RUMAH ZAKAT Aji Winanta; Hari Widada; Rifki Febriansah; Muhammad Arif Rizqi
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2021: 1. Peningkatan Kapasitas Kelembagaan Publik
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (577.292 KB) | DOI: 10.18196/ppm.41.865

Abstract

Informasi pengunaan obat-obat alternatif yang dapat berkhasiat untuk mengobati covid-19 yang tidak pasti membuat kepanikan di masyarakat. Pemanfaatan obat tradisional di era pandemi Covid-19 sangat bermanfaat sebagai pencegahan yaitu untuk meningkatkan daya tahan tubuh, atau sebagai pelengkap (komplemen) obat konvesional yang diberikan pada pasien Covid-19 sehingga daya tahan tubuh seseorang menjadi semakin bagus. Rumah zakat yang merupakan lembaga filantropi yang mengelola zakat, infak sedekah, serta dana sosial lainnya melalui program Senyum Sehat (kesehatan) berupaya dapat bermanfaat di bidang kesehatan. Program pengabdian masyarakat yang akan dilakukan bertujuan untuk meningkatkan kualitas kesehatan melalui edukasi penggunaan obat dan herbal yang benar bagi binaan rumah RUMAH ZAKAT Sleman, DIY. Metode pelaksanaan program didahului dengan observasi lingkungan, kemudian pelaksanaan program menggunakan metode ceramah/diskusi. Pelaksanaan ceramah/diskusi tentang penggunaan obat dengan metode CBIA (Cara Belajar Insan Aktif) yang dilaksanakan secara luring dan daring sebanyak 3 kali pertemuan. Selain ceramah juga dilaksanakan praktek budidaya tanaman herbal dan pemanfaatannya. Diakhir pelaksanaan dilakukan evaluasi terkait pelaksanaan program. Khalayak sasaran untuk kegiatan ini yaitu remaja dan orang tua binaan rumah zakat Sleman, Yogyakarta. Luaran yang akan dicapai diharapkan dapat memberikan pengetahuan dan bekal bagi binaan rumah zakat mengenai penggunaan obat yang benar serta pemanfaat budidaya tanaman herbal. Hasil program pengabdian menunjukan peningkatan pemahaman masyarakat tentang penggunaan obat yang ditunjukkan dengan peningkatan nilai pada tahap post-test. Pemberian edukasi dapat meberikan efek positif terkait kualitas kesehatan masyarakat. Hasil kegiatan ini juga akan dimuat dalam suatu artikel ilmiah yang akan dipublikasikan dalam jurnal ber ISSN.
OPTIMALISASI DIGITAL NETWORK CAPITAL DALAM TATA KELOLA KAWASAN WISATA Hari Susanta Nugraha; Nugrahani Citra Athene
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2021: 1. Peningkatan Kapasitas Kelembagaan Publik
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (144.226 KB) | DOI: 10.18196/ppm.41.866

Abstract

Tata kelola pemasaran kawasan wisata Desa Sepakung perlu ditingkatkan mengingat rendahnya jumlah pengunjung sejak awal 2020. Berkurangnya pengunjung tentu menjadi perhatian dari pengelola wisata Sepakung yang mengembangkan destinasi wisata panorama alam dengan berbagai spot foto. Kegiatan pengabdian dilaksanakan menggunakan metode pelatihan kelas bagi pengelola kawasan wisata untuk menyusun kerangka kerja electronics customers engeagement dalam rangka merangsang terjadinya kunjungan. Pendekatan program networking pada kawasan wisata menggunakan perangkat komunikasi digital berupaya untuk 3 hal, yakni; mengembangkan hubungan informatif secara elektronik antar para pemangku kepentingan dalam tata kelola wisata, merancang sistem koordinasi fungsi dan peran unit-unit pengelola dengan menggunakan perangkat komunikasi digital, dan mengevaluasi kinerja lembaga pengelola wisata. Optimalisasi tata kelola kawasan wisata berupaya menggerakkan kembali hubungan baik antar pemangku kepentingan, yakni lembaga swadaya desa, pemerintah desa, dan masyarakat umum. Upaya dilakukan dengan menyebarkan informasi dan foto Sepakung, mengiformasikan program kegiatan wisata, melakukan review positif terhadap postingan foto Sepakung, dan ajakan berkunjung. Koordinasi dilakukan menggunakan perangkat digital berbasis aplikasi media sosial. Hasil program optimalisasi ditunjukkan dengan dinamika pemangku kepentingan yang bergerak melaksanakan tugas pokok, kewenangan, dan fungsinya. Hubungan antara pemangku kepentingan dalam tata kelola wisata di Sepakung berupa hubungan informasional dan empati antar pihak. Aplikasi media sosial digunakan dalam koordinasi dan komunikasi pemangku kepentingan tentang Sepakung dan pengelolaannya serta ketentuan peraturan desa yang mengatur pengembangan wisata. Kemampuan literasi digital dapat menyatukan persepsi tentang pengembangan tata kelola Sepakung, serta implementasi dan sinkronisasi (keterpaduan) kegiatan dan program pengembangan wisata dari para pemangku kepentingan. Peranan yang aktif dan kebutuhan para pemangku kepentingan dapat dipenuhi melalui koordinasi yang lebih intensif dalam menunjang pengelolaan Sepakung.
PENDAMPINGAN PEMASARAN PRODUK UMKM GEGA COFFEE DI MASA PANDEMI Pinta Astuti
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2021: 1. Peningkatan Kapasitas Kelembagaan Publik
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1682.604 KB) | DOI: 10.18196/ppm.41.867

Abstract

Perkebunan kopi yang berada di Desa Sarwodadi, Kecamatan Pejawaran, Kabupaten Banjarnegara merupakan salah satu kegiatan ekonomi unggulan warga yang sebelumnya penjualan biji kopi dalam bentuk cerry atau buah kopi tetapi saat ini telah berkembang menjadi pengrajin kopi olahan yang dikemas maupun yang sudah siap seduh. Atas kreatifitas dan berkat pengetahuan serta pengalaman yang mereka miliki dalam mengolah kopi pemuda-pemuda Desa Sarwodadi ini berhasil meraih Juara II tingkat Jawa Tengah dalam ajang lomba uji cita rasa kopi robusta dengan nama merk Gega Coffee. UMKM ini juga telah memasarkan produknya ke berbagai daerah di Pulau Jawa. Akan tetapi, dengan adanya pandemi COVID-19, omset penjualan menurun tajam dan kesadaran meningkatkan penggunaan teknologi sebagai media pemasaran juga masih rendah. Oleh karena itu, program pengabdian masyarakat ini dilakukan untuk membantu pengelola UMKM Gega Coffee ini untuk meningkatkan kesadaran penggunaan teknologi pemasaran sehingga dapat survive dan meningkatkan omset penjualan meskipun masih berada ditengah suasana pandemi. Metode pelaksanaan pada program ini antara lain dengan cara mengaktifkan kembali media sosial, meningkatkan kesadaran pemasaran digital, meningkatkan kualitas foto produk, membangun branding pada produk, pelatihan digital marketing, dan mengikuti pameran produk kelompok usaha secara virtual. Hasil dari kegiatan ini adalah pengelola UKM menyadari akan pentingnya penguasaan media sosial dan e-commerse untuk meningkatkan jumlah penjualan. Selain itu, peningkatan kualitas foto produk, branding melalui desain logo baru, dan keikutsertaan pada pameran UKM secara virtual juga meningkatkan awareness masyarakat baik di sekitar Desa Sarwodadi maupun di luar daerah akan eksistensi UMKM ini. Oleh karena itu, kegiatan pendampingan pemasaran pada kelompok usaha ini dapat dijadikan alternatif solusi untuk meningkatkan kemampuan pemasaran dan meningkatkan penjualan produk kopi di masa pandemi.
PEMBERDAYAAN UKM DI TENGAH TANTANGAN PANDEMI COVID-19 Ramadoni Syahputra; Kunnu Purwanto; Ahdi Kurniawan
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2021: 1. Peningkatan Kapasitas Kelembagaan Publik
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (957.398 KB) | DOI: 10.18196/ppm.41.868

Abstract

Pandemi Covid-19 yang melanda sejak awal tahun 2020 telah menjadi pukulan telak bagi perekonomian dunia. Negara Indonesia tidak bisa menghindar dari dampak ini. Salah satu sektor yang mengalami dampak cukup serius adalah sektor pariwisata dan industri pendukungnya. Propinsi Daerah Istimewa Yogyakarta telah dikenal sebagai propinsi yang memiliki banyak lokasi destinasi wisata. Pemerintah sangat mendorong pengembangan industri kreatif agar mampu bersaing secara global. Salah satu industri kreatif yang menjadi andalan di kabupaten Bantul propinsi Daerah Istimewa Yogyakarta adalah industri batik kayu. Daerah Istimewa Yogyakarta merupakan salah satu propinsi penghasil batik kayu yang sudah dikenal baik skala nasional maupun internasional. Sebagai salah tujuan wisata utama di Indonesia, Yogyakarta mendapatkan kemudahan dalam pemasaran produknya. Akan tetapi pandemi Covid-19 yang hingga saat ini masih berlangsung menyebabkan terbatasnya pergerakan masyarakat yang berakibat menurunnya omset penjualan produk-produk kerajinan seperti batik kayu. Tujuan Program Pengabdian kepada Masyarakat ini adalah membantu UKM batik kayu di kabupaten Bantul Daerah Istimewa Yogyakarta meningkatkan kapasitas produksi, manajemen usaha, dan pemasaran dalam rangka memperkuat industri batik kayu khususnya menghadapi tantangan akibat pandemic Covid ini. Permasalahan prioritas mitra adalah kebutuhan peralatan produksi untuk peningkatan produktivitas. Hasil kegiatan pengabdian ini memberikan nilai tambah pada mitra, yaitu produktivitas yang meningkat dengan pemanfaatan alat-alat produksi yang memadai.
PENINGKATAN EKONOMI UMKM BERBASIS TEKNOLOGI INFORMASI SEBAGAI SARANA PROMOSI DIMASA PANDEMIC COVID 19 Nur Hudha Wijaya; Desi Susilawati
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2021: 1. Peningkatan Kapasitas Kelembagaan Publik
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (490.493 KB) | DOI: 10.18196/ppm.41.869

Abstract

Pengabdian masyarakat dilaksanakan di Desa Balecatur Gamping Sleman, tepatnya di Dusun Temuwuh Kidul. Masa pandemic ini mayoritas usaha UMKM mengalami gulung tikar. Usaha kecap manis yang memiliki merk dua ikan ini perlahan mulai menurun baik produksi maupun pemasarannya sehingga karyawan mulai berhenti satu persatu. Dengan adanya pengabdian masyarakat dengan melalui program KKN-PPM ini, pelaku usaha perlahan mulai diberikan dorongan untuk berinovasi dalam memasarkan produk. Tujuan pengabdian ini adalah memfasilitasi UMKM dalam memasarkan produk melalui teknologi informasi dengan menggunakan metode telemarketing, dengan metode aplikasi langsung pada analisa pasar, produk kecap manis mulai perlahan bangkit kembali. Kegiatan tersebut tidak hanya diikuti oleh satu UMKM saja, unit usaha yang bergerak di luar bidang usaha kecappun turut serta, dengan bantuan pemuda Muhammadiyah di wilayah Balecatur yang skaligus sebagai pengelola marketplace, maka usaha UMKM yang diwilayah tersebut cepat tersebar dan marketplace lainya. Dengan didukung pelatihan yang didapat, strategi pemasaran dan manajemen keuangan usaha diterapkan, agar kegiatan yang dilakukan tidak hanya berorientasi pada profit semata, melainkan kegiatan usaha dapat terus berkembang di masa mendatang. Hal tersebut ditunjukkan dengan hasil peningkatan produksi dan pemesan.
PEMBERDAYAAN PEMUDA SEBAGAI PEMUDA VOLUNTEER (PETIR) PASIEN PALIATIF Arianti Arianti
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2021: 1. Peningkatan Kapasitas Kelembagaan Publik
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (225.363 KB) | DOI: 10.18196/ppm.41.870

Abstract

Pasien paliatif di Pedukuhan Pedes, Argomulyo, Sedayu Bantul semakin meningkat dan selama pandemi banyak yang dirawat di rumah. Kondisi pasien yang sangat bergantung pada keluarga memberi dampak fisik dan psikis pasien maupun keluarga yang merawat. Pemuda Pedes memiliki potensi untuk mengatasi masalah ini, yaitu pemuda yang tergabung dalam Keluarga Pemuda Pemudi Pedes (KPPP) untuk menjadi pemuda volunteer, siap membantu pasien dan keluarga dengan berkoordinasi dengan berbagai pihak dalam perawatan pasien paliatif. Tujuan: Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk membentuk pemuda volunteer (PETIR) peduli pasien paliatif dan keluarganya di Pedukuhan Pedes. Metode: Pelatihan perawatan pasien paliatif dengan menggunakan pertemuan dalam jaringan (daring) diselenggarakan sebanyak 3x pertemuan. Kegiatan ini diawali dengan pre-test dan dievaluasi dengan posttest dan penugasan membuat video. Hasil: Jumlah pemuda pemudi yang mengikuti pelatihan PETIR sebanyak 11 orang yang mewakili setiap rukun tetangga (RT) di Pedukuhan Pedes, dan terdapat peningkatan pengetahuan sebanyak 26.4% dan juga kemampuan ketrampilan dalam mengkaji nyeri, mengenal gejala pasien paliatif dan membantu membuat pasien paliatif nyaman dengan perawatan di rumah, melalui video penugasan. Implikasi: Peningkatan pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh selama pelatihan PETIR diharapkan akan ditindaklanjuti dan bermanfaat untuk keluarga ataupun masyarakat di Pedukuhan Pedes. Kesimpulan: Pemuda memiliki potensi kebaikan yang harus dioptimalkan sehingga bisa menebar manfaat bagi lingkungannya, khususnya bagi pasien paliatif dan keluarganya yang dirawat di rumah.
Pemberdayaan Guru Dalam Pembelajaran Daring Menggunakan Standardized Platform Eko Purwanti; Mariska Intan Sari
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2021: 1. Peningkatan Kapasitas Kelembagaan Publik
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (230.379 KB) | DOI: 10.18196/ppm.41.871

Abstract

Pendidikan adalah usaha sadar dan sistematis untuk mencapai taraf hidup atau untuk kemajuan lebih baik. Dengan adanya kebijakan pembelajaran secara daring dikarenakan adanya anjuran pemerintah untuk menerapkan social distancing dan dalam rangka mencegah kluster covid-19 di sekolah, maka sekolah-sekolah dituntut agar tetap dapat memberikan pembelajaran efektif kepada peserta didik. Kegiatan pengabdian masyarakat (abdimas) ini ditujukan untuk mengatasi permasalahan-permasalahan yang muncul dalam pembelajaran daring. Secara lebih spesifik, kegiatan abdimas ini ditujukan untuk membangun pembelajaran daring dengan cara melakukan pendampingan kepada guru-guru di sebuah sekolah menengah atas negeri di Kasihan, Bantul, Yogyakarta. Metodologi yang dilakukan meliputi mengadakan pelatihan teknis LMS (Learning Management System) kepada tim Informasi dan Teknologi (IT) sekolah, dan kemudian dilanjutkan dengan mengadakan Training of Trainer (TOT) kepada 10 orang guru yang akan menjadi mentor bagi para guru-guru di sekolah, dan akhirnya pelatihan penggunaan LMS kepada seluruh guru-guru di sekolah dilakukan sebagai rangkaian akhir dari kegiatan abdimas ini. Hasil dari abdimas ini adalah tersedianya laman pembelajaran daring di sekolah menengah atas negeri di Kasihan, Bantul, Yogyakarta tersebut. Kegiatan abdimas ini membawa implikasi positif terhadap pembelajaran daring di sekolah tersebut. Mengingat bahwa kegiatan abdimas ini sangat dibutuhkan oleh sekolah menengah atas negeri tersebut dan sangat kontekstual dengan situasi pandemi saat ini, maka kegiatan yang sejenis dapat pula direduplikasi dan ditawarkan di sekolah lain.
ANALISIS KINERJA LEMBAGA ZAKAT Dimas Bagus Wiranatakusuma
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2021: 1. Peningkatan Kapasitas Kelembagaan Publik
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1643.612 KB) | DOI: 10.18196/ppm.41.872

Abstract

Zakat adalah salah satu pilar penting dalam Islam. Dalam pelaksanaannya, zakat perlu dikelola secara professional sehingga manfaat dan dampaknya dapat lebih terukur dan terbuka. Lazizmu adalah salah satu Lembaga amil zakat di Indonesia dibawah naungan perserikatan Muhammadiyah. LazizMu Panggang adalah salah satu Lembaga amil zakat yang berada di bawah LazizMu dan baru satu tahun berdiri. Keterbatasan sumber daya manusia dan minimnya kemampuan manajerial menjadikan motivasi untuk mendampingi LazizMu Panggang. Selama 1 bulan , lazizmu pangang diberikan pendampingan teknis mengenai aspek-aspek terkait konsep-konsep pengelolaan Lembaga zakat, meliputi, Penyusunan Road Map Lembaga Zakat, Konsep Pendampingan Mustahiq Produktif & Mustahiq Konsumtif, Manajemen Keuangan untuk Mustahiq Produktif & Mustahiq Konsumtif, Strategi Pengelolaan Dana Zakat yang Efektif, dan Pengelolaan Media Sosial dan pengisian konten akun media sosial. Selain pendampingan, juga mengundang tokoh zakat nasional guna memberikan pemahaman baik secara fiqh, manajemen, dan aplikasi pengelolaan Lembaga zakat yang professional. Akhirnya kegiatan ini memberikan kesadaran kepada manajemen Lazizmu Panggang untuk memiliki grand design pengelolaan zakat yang professional.
PENINGKATAN PERAN ‘AISYIAH DALAM MELAKUKAN PENDAMPINGAN HUKUM BAGI MASYARAKAT MISKIN MELALUI PEMBENTUKAN PARALEGAL Isti’anah ZA; Fadia Fitriyanti
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2021: 1. Peningkatan Kapasitas Kelembagaan Publik
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (366.726 KB) | DOI: 10.18196/ppm.41.873

Abstract

Pergerakan Aisyiyah di bidang hukum diwujudkan dengan membentuk Majelis Hukum dan HAM (MHH) baik di tingkat Pimpinan Pusat, Pimpinan Wilayah maupun di tingkat Pimpinan Daerah di seluruh Indonesia Berdasarkan uraian di atas dapat dikemukakan bahwa Permasalahan dalam pengabdian ini adalah kurangnya Sumber Daya Manusia yang dimiliki Aisyiyah untuk melakukan pendampingan hukum bagi warga masyarakat yang tidak mampu. Program ini diajukan bertujuan untuk membentuk paralegal sebagai pelaksana bantuan hukum bagi masyarakat miskin melalui kegiatan pelatihan. Solusi yang ditawarkan bagi permasalahan tersebut adalah dengan membentuk paralegal melalui pelatihan paralegal dan simulasi penyelesaian masalah hukum dengan studi kasus-kasus hukum aktual. Metode yang ditawarkan dalam program pengabdian masyarakat ini ialah dengan menyelenggarakan pelatihan bagi 50 kader Aisyiyah perwakilan Pimpinan Cabang Aisyiyah (PCA) di seluruh DIY, dengan narasumber pengabdi, didukung beberapa narasumber kompeten, dilanjutkan dengan tanya jawab dan simulasi dalam bentuk penyelesaian kasus-kasus hukum aktual. Metode yang ditawarkan dalam program kegiatan masyarakat ini ialah dengan memberikan sosialisasi peran paralegal dengan penyuluhan serta pendampingan praktek studi kasus bagi Kelompok bagi 50 kader Aisyiyah perwakilan Pimpinan Cabang Aisyiyah (PCA) di seluruh DIY,Penyuluhan dilakukan dengan metode ceramah dan tanya jawab. Pendampingan praktek studi kasus dilakukan dengan metode pembahasan kasus hukum sederhana yang ada disekitar masyarakat. Hasil pretest dan posttest diperoleh peningkatan pemahaman mengenai paralegal sebesar 34%, pemahaman mengenai peran paralegal sebesar 32%, pemahaman mengenai peran organisasi ‘Aisyiyah dalam melakukan pendampingan hukum bagi masyarakat miskin melalui pembentukan paralegal sebesar 36%, pemahaman terhadap tindakan penyelesaian sengketa sebesar 31%. Sehingga secara keseluruhan pemahaman peserta terhadap paralegal, peran dan tindakannya, peran organisasi ‘aisyiyah serta prosedur penyelesaian sengketa dengan pihak lain mengalami peningkatan. Selain itu juga, Majelis Hukum dan HAM Pimpinan Wilayah Aisyiyah Daerah Istimewa Yogyakarta dapat meningkatkan pengetahuan dan pemahaman sebagai paralegal dan berperan aktif dan bermanfaat bagi penyelesaian kasus-kasus hukum yang ada di masyarakat bagi masyarakat miskin. Sehingga secara keseluruhan pemahaman peserta terhadap para legal, peran dan tindakannya mengalami peningkatan yang signifikan.
PENDAMPINGAN BISNIS DIGITAL PADA KELOMPOK SEDEKAH SAMPAH Ika Nurul Qamari; Beni Agus Sulistyo; Fathonah Umihani; Leli Joko Suryono; Awang Dirgantara Putra
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2021: 1. Peningkatan Kapasitas Kelembagaan Publik
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (319.959 KB) | DOI: 10.18196/ppm.41.874

Abstract

Sebagian besar UMKM telah bertransformasi menuju ekosistem digital bahkan dapat menggabungkan pemasaran daring dan luring (Marfuin dan Robin, 2021). Program pengabdian kepada masyarakat ini diselenggarakan bekerjasama dengan Kelompok ibu-ibu penggiat Sedekah Sampah Sido Piknik di Janganan RT 05 Panggungharjo Sewon Bantul. Adapun masalah yang dimiliki mitra adalah kurangnya pengetahuan dan wawasan mitra terkait dengan digitalisasi bisnis agar usahanya bisa lebih berkembang. Pengabdian ini menjadi program peningkatan daya jual UMKM dengan mengadakan pelatihan digitalisasi bisnis dengan tujuan untuk mengenalkan manajemen dan teknik berbisnis di era digital. Metode yang digunakan adalah mengadakan pelatihan yang diikuti oleh seluruh anggota dan peserta UMKM. Narasumber memberikan materi pelatihan tentang bagaimana penggiat UMKM dapat meningkatkan omset penjualan, jaringan pemasaran, dengan memanfaatkan e-commerce seperti Tokopedia, Shopee serta media sosial seperti Instagram, Facebook, dan bahkan WhatsApp. Selama penyelenggaraan pelatihan dilakukan pre-test dan post-test yang harus diisi oleh seluruh peserta untuk mengidentifikasi sejauh mana pengetahuan tentang digitalisasi bisnis sebelum dan setelah mengikuti pelatihan. Hasil pengabdian ini, Ibu-ibu UMKM kelompok sedekah sampah sido piknik Dusun Janganan, Panggungharjo Sewon Bantul menjadi lebih memahami tentang strategi bisnis digital. Disamping pelatihan dan pendampingan bisnis digital, untuk menambah pengetahuan dilaksanakan praktik pembuatan sabun cuci piring. Dengan pelatihan bisnis digital dan pelatihan pembuatan sabun cair ini, diharapkan produk Ibu-ibu UMKM kelompok sedekah sampah sido piknik menjadi lebih bernilai. Adanya peningkatan pengetahuan tentang manajemen bisnis dan bisnis digital dari semua peserta pelatihan menjadi modal dasar pelaku UMKM untuk mengembangkan bisnisnya ke arah bisnis

Page 85 of 134 | Total Record : 1338


Filter by Year

2018 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 8 No. 1 (2025): Rekonstruksi Pendidikan di Indonesia Vol. 7 No. 1 (2024): SIBISA - Seminar Nasional Pengabdian kepada Masyarakat UMY 2024 Vol. 6 No. 2 (2023): Semnas PPM 6 Tahun 2023 Vol. 6 No. 1 (2023): Semnas PPM 6 Tahun 2023 Vol. 5: 2: December 2022 2022: 7. Sarana dan Prasarana Publik dan Mitigasi Bencana 2022: 6. Digitalisasi Syiar Islam 2022: 5. Produktifitas dan Daya Saing Industri Pangan 2022: 4. Kapasitas Daya Saing Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dan Badan Usaha Milik Desa (BU 2022: 3. Kesehatan Keluarga dan Masyarakat 2022: 2. Kreatifitas Pendidikan dan Pembelajaran di Sekolah dan Perguruan Tinggi 2022: 1. Peningkatan Kapasitas Kelembagaan Publik 2021: 7. Sarana dan Prasarana Publik dan Mitigasi Bencana 2021: 6. Digitalisasi Syiar Islam 2021: 5. Produktivitas dan Daya Saing Industri Pangan 2021: 4. Kapasitas Daya Saing Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dan Badan Usaha Milik Desa( BU 2021: 3. Kesehatan Keluarga dan Masyarakat 2021: 2. Kreatifitas Pendidikan dan Pembelajaran di Sekolah dan Perguruan Tinggi 2021: 1. Peningkatan Kapasitas Kelembagaan Publik 2020: 9. Manajemen Rumah Sakit Era Pandemi Covid-19 2020: 11. Teknologi Informasi dalam Pemberdayaan Masyarakat 2020: 10. Digitalisasi Dakwah Syiar Islam 2020: 8. Teknologi Produksi dan Daya Saing Industri Pangan 2020: 7. Edukasi Penyelesaian Pertikaian di Masyarakat (Litigasi) 2020: 6. Kinerja Kelembagan Sosial Masyarakat dalam Pengelolaan Lingkungan dan Penanganan Bencana 2020: 5. Kreatifitas Pendidikan dan Pembelajaran di Sekolah dan Perguruan Tinggi 2020: 4. Pemberdayaan Kapasitas Perempuan 2020: 3. Kapasitas Daya Saing UMKM dan BUMDES 2020: 2. Kemitraan dalam Pemberdayaan Masyarakat 2020: 1. Kebijakan Publik Pengembangan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah dan Industri Kreatif 2019: 6. Penanggulangan Bencana dan Pelestarian Lingkungan Hidup 2019: 5. Pemberdayaan Kaum Perempuan 2019: 4. Pemberdayaan Badan Usaha Milik Desa 2019: 3. Pengembangan Usaha Mikro, kecildan Menengah (UMKM), Serta Ekonomi Kreatif 2019: 2. Pengembangan Kesehatan Masyarakat 2019: 1. Pengembangan Pendidikan Masyarakat 2018: 5. Penguatan Inovasi Pendidikan Bagi Pemerintah Daerah 2018: 4. Penguatan Inovasi Ekonomi dan UMKM Bagi Pemerintah Daerah 2018: 3. Penguatan Inovasi Kesehatan dan Obat Bagi Pemerintah Daerah 2018: 2. Penguatan Inovasi Teknologi (Pangan, Pertanian, Energi, Transportasi) Bagi Pemerintah Daera 2018: 1. Penguatan Inovasi Sosial Humaniora Bagi Pemerintah Daerah More Issue