cover
Contact Name
Sri Sugiarsi
Contact Email
jurnalijhim@gmail.com
Phone
+6281804501090
Journal Mail Official
jurnalijhim@gmail.com
Editorial Address
Jl.Brigjen Katamso Barat, Gapura Papahan Indah, Papahan, Tasikmadu, Karanganyar, Jawa Tengah 57722 Telp.0271-494581
Location
Kab. karanganyar,
Jawa tengah
INDONESIA
Indonesian Journal of Health Information Management (IJHIM)
ISSN : -     EISSN : 28072596     DOI : https://doi.org/10.54877
Core Subject : Health,
Indonesian Journal of Health Information Management (IJHIM) is a scientific journal managed by Study Program of Health Information Management Applied Bachelor and Diploma 3 of Medical Record and Health Information, STIKes Mitra Husada Karanganyar. IJHIM contains research publication in medical record, health information management, health information technology, health information system, health quality management, hospital statistic, and coding. The frequency of IJHIM publication is three times in a year (February, June, and November). The focus and scope of IJHIM is in the field of Health Information Management with the following themes: Medical Record Management Health Information Clinical Audit Coding Audit Medical Record audit Health Information Technology Health Information System Health Service Statistic
Articles 8 Documents
Search results for , issue "Vol. 5 No. 2 (2025)" : 8 Documents clear
REKAM MEDIS ELEKTRONIK ANALISIS KEAMANAN SISTEM REKAM MEDIS ELEKTRONIK UNTUK MENJAMIN PRIVASI PASIEN DI RUMAH SAKIT MITRA IDAMAN KOTA BANJAR MOCHAMAD FAHMI, MOCHAMAD FAHMI; SUGIARSI, SRI; Adita Kusumawati, ERNA
Indonesian Journal of Health Information Management Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Mitra Husada Karanganyar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54877/ijhim.v5i2.202

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya menjaga keamanan dan privasi data pasien dalam sistem rekam medis elektronik (RME) di Rumah Sakit Mitra Idaman Kota Banjar. Dengan adopsi teknologi RME yang semakin luas, perlindungan terhadap informasi medis menjadi krusial untuk menghindari akses tidak sah dan manipulasi data. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengeksplorasi implementasi keamanan sistem RME serta persepsi dan pengalaman pengguna dan pasien terkait keamanan dan privasi data medis mereka. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik wawancara mendalam kepada berbagai informan, termasuk pengelola layanan RME, pengguna sistem, dan pasien. Hasil penelitian menunjukkan bahwa RS Mitra Idaman Kota Banjar telah mengimplementasikan langkah-langkah keamanan yang solid melalui penggunaan kontrol akses ketat, teknologi jaringan yang aman, enkripsi data, serta audit dan backup data yang rutin. Pengguna dan pasien menyadari pentingnya penggunaan username dan password yang kuat serta transparansi dalam pengelolaan dan akses terhadap data medis mereka. Implikasi dari penelitian ini adalah peningkatan kesadaran dan kepercayaan pengguna dan pasien terhadap keamanan sistem RME di rumah sakit. Temuan ini juga memberikan landasan bagi penyedia layanan kesehatan untuk terus meningkatkan sistem keamanan dan privasi data, serta memberikan edukasi yang lebih baik kepada pengguna dan pasien tentang pentingnya menjaga kerahasiaan informasi medis.
ANALISIS KUALITATIF PENDOKUMENTASIAN REKAM MEDIS RAWAT INAP KASUS CRANIOTOMY DI RSUD DR MOEWARDI SURAKARTA Ariani, Dewi; Sugiarsi, Sri; Sri Wariyanti, Astri
Indonesian Journal of Health Information Management Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Mitra Husada Karanganyar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54877/ijhim.v5i2.205

Abstract

Mutu rekam medis baik secara kuantitas maupun secara kualitas sangat mendukung untuk standarisasi akreditasi rumah sakit. Penelitian ini menggunakan rancangan mixed method. Penelitian kuantitatif digunakan untuk menganalisis kelengkapan dan kekonsistensian pencatatan rekam medis, sedangkan penelitian kualitatif dilakukan untuk mencari informasi terkait faktor penyebab pencatatan rekam medis yang tidak konsisten ditinjau berdasarkan aspek man, material, mechine dan methode.Hasil penelitian pendokumentasian rekam medis rawat inap kasus craniotomy di RSUD Dr Moewardi Surakarta di tinjau dari analisis kualitatif adalah konsistensi penulisan diagnosis pada saat masuk, dirawat dan pulang, dari 56 dokumen rekam medis rawat inap kasus craniotomy didapatkan 50 dokumen rekam medis (89,28%) konsisten dan 6 dokumen rekam medis (10,72%) tidak konsisten. Konsistensi pencatatan perkembangan pasien, rekam medis rawat inap kasus craniotomy didapatkan 54 dokumen rekam medis (96,4%) konsisten dan 2 dokumen rekam medis (4,5%) tidak konsisten. Konsistensi pencatatan hal-hal penting selama perawatan dan pengobatan, rekam medis rawat inap kasus craniotomy didapatkan 52 dokumen rekam medis (92,9%) konsisten dan 4 dokumen rekam medis (7,1%) tidak konsisten. Konsistensi pencatatan informed consent, rekam medis rawat inap kasus craniotomy didapatkan sejumlah 46 dokumen rekam medis (82,1%) konsisten dan 10 dokumen rekam medis (17,90%) tidak konsisten. Pencatatan kejadian yang berpotensi menimbulkan tuntutan ganti rugi, rekam medis rawat inap kasus craniotomy tidak ditemukan adanya pencatatan kejadian yang berpotensi menimbulkan ganti rugi. Faktor penyebab pencatatan rekam medis yang tidak konsisten pada kasus craniotomy dilihat dari segi Man yaitu kurangnya ketelitian PPA yang disebabkan karena kelelahan PPA dalam melayani banyaknya pasien. Material tidak ada kendala dalam pencatatan rekam medis yang konsisten. Machine kurangnya laptop atau komputer di ruang nurse station dan belum adanya lembar penilaian konsistensi pencatatan rekam medis. Methode belum mempunyai SPO terkait review konsistensi pencatatan rekam medis.
Perbedaan LOS Pasien BPJS dan Non BPJS pada Kasus Stroke Di RSUD Cilacap ERAWATI, SRI; Sugiarsi, Sri; Asmo Sutrisno, Trismianto
Indonesian Journal of Health Information Management Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Mitra Husada Karanganyar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54877/ijhim.v5i2.217

Abstract

World Health Organization mencatat bahwa penyakit tidak menular secara kolektif bertanggung jawab atas 71% dari semua kematian di seluruh dunia. Dalam setiap tahunnya kasus baru Stroke mencapai 13 dan menjadi penyebab kematian kedua setelah Ischaemic heart disease dan menjadi peringkat ketiga penyebab disability. Di RSUD Cilacap terdapat dua sistem pembayaran biaya pasien, yaitu prospective payment system untuk pasien BPJS dan Fee For Sevice untuk pasien Non BPJS. Penelitian ini bertujuan mengetahui Perbedaan LOS Pasien BPJS dan NON BPJS Pada Kasus Stroke di RSUD Cilacap. Jenis penelitiannya adalah analitik komparatif, dengan menggunakan data sekunder pasien Stroke tahun 2022 dari SIMRS, dengan jumlah populasi 584 pasien dan 234 pasien sampel. Teknik pengambilan sampel menggunkan simple random sampling. Hasil peneiltian dilakukan Uji hipotesis menggunakan Uji Mann Whitney menunjukkan bahwa diperoleh nilai sig.(2-tailed) 0.181, sehingga disimpulkan bahwa tidak ada perbedaan LOS pasien BPJS dan Non BPJS pada kasus Stroke, hal ini menggambarkan bahwa pelayanan di RSUD Cilacap pada pasien Stroke dilakukan secara memenuhi dimensi mutu efektif, efisien, dan adil
ANALISIS PERBEDAAN TARIF RIIL RUMAH SAKIT DENGAN TARIF INA-CBG'S PADA PASIEN RAWAT INAP DENGAN PENYAKIT CHRONIC KIDNEY DISEASE (CKD) DI RSUD DR. DORIS SYLVANUS PERIODE TRIWULAN I TAHUN 2024: ANALISIS PERBEDAAN TARIF RIIL RUMAH SAKIT DENGAN TARIF INA-CBG'S PADA PASIEN RAWAT INAP DENGAN PENYAKIT CHRONIC KIDNEY DISEASE (CKD) DI RSUD DR. DORIS SYLVANUS PERIODE TRIWULAN I TAHUN 2024 DIYAH MARYANI; Sri Wariyanti, Astri; Adita Kusumawati, Erna
Indonesian Journal of Health Information Management Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Mitra Husada Karanganyar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54877/ijhim.v5i2.231

Abstract

Penyakit CKD didefinisikan sebagai kelainan pada ginjal struktur atau fungsi, selama 3 bulan atau lebih. BPJS Kesehatan ditunjuk pemerintah untuk menyelenggarakan JKN. Tarif INA-CBG’s adalah pembayaran klaim oleh BPJS Kesehatan kepada FKRTL atas paket layanan berdasarkan pengelompokan diagnosa penyakit dan prosedur. Tujuan penelitian untuk mengetahui perbedaan tarif riil RS dengan tarif INA-CBG’s pada pasien rawat inap dengan penyakit chronic kidney disease (CKD) di RSUD dr. Doris Sylvanus. Penelitian bersifat analisis deskriptif, data berupa rekam medis, biaya perawatan dan data klaim rawat inap pasien CKD. Teknik pengambilan sampel menggunakan random sampling sebanyak 76 sampel yang telah memenuhi kriteria inklusi. Uji normalitas yang digunakan uji linear sederhana, uji variabel menggunakan uji Mann Whitney untuk mengetahui selisih biaya riil dengan tarif INA-CBG’s. Hasil penelitian terdapat selisih antara tarif riil dengan tarif INA-CBG’s pada pasien rawat inap dengan penyakit chronic kidney disease (CKD) di RSUD dr. Doris Sylvanus. Selisih yang terjadi -Rp 441.853.788. Hasil uji Mann Whitney menunjukkan nilai p < 0,05 (0,000) maka terdapat perbedaan yang signifikan antara tarif riil dengan tarif INA-CBG’s. Saran Manajemen rumah sakit perlu melakukan evaluasi dan review terhadap standar pelayanan dan penatalaksanaan pasien rawat inap penderita CKD.
Penerapan Algoritma Naive Bayes Dalam Memprediksi Kelengkapan Rekam Medis Rawat Inap 1x24 Jam Di RSUP Dr. Sardjito: Implementation of the Naive Bayes Algorithm in Predicting the Completeness of Inpatient Medical Records within 1x24 Hours at Dr. Sardjito General Hospital Aditya Kristiawan; Trismianto Asmo Sutrino; Sri Mulyono
Indonesian Journal of Health Information Management Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Mitra Husada Karanganyar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54877/ijhim.v5i2.237

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menerapkan algoritma Naive Bayes dalam memprediksi kelengkapan rekam medis rawat inap dalam waktu 1x24 jam di RSUP Dr. Sardjito. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan teknik data mining menggunakan dua software yaitu RapidMiner dan Orange. Data yang dianalisis terdiri dari 561 rekam medis rawat inap yang diperoleh dari SIMRS RSUP Dr. Sardjito untuk semester 1 tahun 2024. Hasil penelitian menunjukkan bahwa prediksi kelengkapan rekam medis 1x24 jam pada RapidMiner menghasilkan 81 (72,32%) rekam medis lengkap dan 31 (27,68%) rekam medis tidak lengkap. Sedangkan pada Orange, hasil prediksi menunjukkan 80 (71,43%) rekam medis lengkap dan 32 (28,57%) rekam medis tidak lengkap. Meskipun terdapat sedikit perbedaan dalam hasil prediksi antara kedua software, keduanya menunjukkan konsistensi yang cukup baik dalam penerapan algoritma Naive Bayes untuk memprediksi kelengkapan rekam medis. Algoritma Naive Bayes dapat diterapkan untuk memprediksi kelengkapan rekam medis rawat inap dalam waktu 1x24 jam di RSUP Dr. Sardjito. Rekam medis yang berpeluang tidak lengkap 1x24 jam dapat diketahui lebih dini, sehingga dapat dikelola sehingg amenjadi lengkap dalamwaktu 1x24 jam. Hal ini akan berdampak pada angka kelengkapan rekam medis 1x 24 di RSUP Dr. Sardjito jam menjadi naik.
HUBUNGAN END USER COMPUTING SATISFACTION (EUCS) DENGAN KEPUASAN PENGGUNA SISTEM VERIFIKASI PENDAFTARAN ONLINE DI RSUP DR SARDJITO YOGYAKARTA: Corellation Between End User Computing Satisfaction (EUCS) and User Satisfaction with the Online Registration Verification System at RSUP Dr Sardjito Yogyakarta Siti Mukminatul Khuro; Sri Sugiarsi; Erna Adita Kusumawati
Indonesian Journal of Health Information Management Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Mitra Husada Karanganyar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54877/ijhim.v5i2.243

Abstract

Health care facilities need to change the manual system with a new, more adequate information system so that it can improve the quality of service (IBISA, 2010). Dr. Sardjito General Hospital has launched an online registration system followed by an online registration verification system. System development continues to be carried out but obstacles are still found that affect user satisfaction. The purpose of this study was to determine the relationship between End User Computing Satisfaction (EUCS) and user satisfaction with the online registration verification system at Dr. Sardjito General Hospital Yogyakarta. The type of research is observational analytic with a cross-sectional approach. The sampling technique used total sampling with a total of 41 officers. The research instrument used a questionnaire. Data analysis used the Chi Square Test. The results of the study are a description of the content dimension as many as 83% stated that the system is according to needs, the accuracy dimension as many as 78% stated that the system is accurate, the format dimension 66% stated that the system display is good, the ease of use dimension 61% stated that the system is easy to use. The chi square test on the SPSS statistical program shows p_value on the content dimension = 0.004, accuracy dimension = 0.001, format dimension = 0.006, ease of use dimension = 0.001, and timeliness dimension = 0.001. The conclusion of this study is a general description of user satisfaction with the online registration verification system is satisfied with a percentage of 66%. All dimensions in the EUCS have a relationship with user satisfaction. Research suggestions, hospitals should conduct further research on the description of the EUCS dimensions and user satisfaction because it has not reached 100% and periodic system evaluations need to be carried out to ensure smooth use of the system and minimize obstacles.
TINJAUAN PELAKSANAAN REKAM MEDIS HYBRID DI RUMAH SAKIT UMUM INDO SEHAT KARANGANYAR Anastasia Septina; Rohmadi; Antik Pujihastuti
Indonesian Journal of Health Information Management Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Mitra Husada Karanganyar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54877/ijhim.v5i2.249

Abstract

Abstrak Survei pendahuluan di Rumah Sakit Umum Indo Sehat Karanganyar didapatkan hasil pelaksanaan rekam medis hybrid masih berjalan, namun masih terdapat beberapa kendala karena kurangnya pengembangan sistem dan pengetahuan petugas tentang rekam medis elektronik. Penelitian ini bertujuan mengetahui pelaksanaan rekam medis hybrid di Rumah Sakit Umum Indo Sehat Karanganyar dengan pendekatan cross sectional. Subyek penelitian kepala rekam medis, petugas pengelolaan rekam medis, petugas pendaftaran dan petugas IT, obyek yang digunakan sistem rekam medis manual dan sistem rekam medis elektronik di Rumah Sakit Umum Indo Sehat Karanganyar. Pengumpulan data menggunakan pedoman observasi dan wawancara terstruktur. Data dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian sarana prasarana sudah memadai, terdapat 1 buah komputer di setiap unit, jenis jaringan LAN dengan rata-rata bandwith up to 100 Mbps disetiap perangkat komputer dan sudah terdapat wifi khusus untuk petugas, kurang lengkapnya fitur pada modul SIMRS Khanza seperti belum dibedakan fitur khusus yang membedakan untuk setiap instalasi, dalam penginputan data pasien dari petugas hingga dokter masih menggunakan 2 jenis rekam medis, kendala yang dihadapi pada saat pelaksanaan rekam medis hybrid adalah menambah beban kerja petugas, membutuhkan waktu pelayanan lebih lama, kurangnya pengetahuan petugas tentang Rekam Medis Elektronik dan kurangnya pengetahuan petugas tentang rekam medis elektronik sehingga belum bisa melakukan pengembangan pada sistem SIMRS. Selain itu pihak manajemen rumah sakit belum menyelenggarakan retensi atau penyusutan untuk mengurangi kapasitas pada ruang filing. Saran perlu adanya upgrade pada sistem SIMRS, segera melaksanakan retensi dan mengadakan pelatihan pada petugas pendaftaran, tim IT dan dokter terkait RME sehingga dapat mempercepat proses menuju RME 100%. Kata Kunci : Rekam Medis Hybrid, SIMRS, RME
ANALISIS ANGKA KUNJUNGAN PASIEN RAWAT JALAN PENGGUNA APLIKASI MOBILE JKN DI RSU JATI HUSADA KARANGANYAR TAHUN 2024 Rahayu Widya Ningsih; Rohmadi; Nunik Maya Hastuti
Indonesian Journal of Health Information Management Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Mitra Husada Karanganyar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54877/ijhim.v5i2.251

Abstract

Abstrak Mobile JKN adalah inovasi BPJS Kesehatan berupa kanal digital yang dapat diakses melalui telepon pintar. Salah satu fitur Mobile JKN ialah pendaftaran online. Sebanyak 152 dari 2.749 kunjungan rawat jalan pasien JKN di RSU Jati Husada Karanganyar pada September tahun 2024 menggunakan aplikasi Mobile JKN. Angka ini masih jauh dari target yang ditetapkan BPJS Kesehatan terhadap RSU Jati Husada Karanganyar, yakni 15%. Pasien yang didominasi lanjut usia terkendala saat mendaftar menggunakan Mobile JKN karena kesulitan mengoperasikan ponsel, kapasitas ponsel tidak memadai, dan tidak ada yang membantu mengakses pendaftaran online. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui angka kunjungan rawat jalan pengguna Mobile JKN di RSU Jati Husada Karanganyar tahun 2024, khususnya triwulan IV. Jenis penelitian ini deskriptif kuantitatif dengan pendekatan retrospektif. Subjek penelitian merupakan kepala rekam medis dan duta Mobile JKN RSU Jati Husada Karanganyar. Objek penelitian yang digunakan adalah rekapitulasi Sensus Harian Rawat Jalan tahun 2024. Instrumen yang digunakan berupa pedoman observasi dan wawancara dengan cara pengumpulan data observasi dan wawancara tidak terstruktur. Teknik pengolahan data menggunakan pengumpulan, edit, klasifikasi, perhitungan, klasifikasi, kemudian disajikan dalam bentuk grafik batang yang dianalisis secara deskriptif. Hasil menunjukkan bahwa jumlah kunjungan yang menggunakan Mobile JKN pada triwulan IV sebanyak 692 kunjungan dari total 7.570 kunjungan pasien JKN atau 9,1%. Simpulan yang didapatkan adalah target kunjungan pengguna Mobile JKN belum tercapai. Rumah sakit sebaiknya meningkatkan kegiatan sosialisasi dan edukasi terkait pendaftaran menggunakan Mobile JKN, serta melakukan pendekatan yang lebih intens kepada pasien, khususnya kalangan lanjut usia yang kesulitan mengakses fitur pendaftaran menggunakan Mobile JKN. Kata Kunci : Kunjungan Rawat Jalan Mobile JKN

Page 1 of 1 | Total Record : 8