cover
Contact Name
mohammad syahidul haq
Contact Email
mohammadhaq@unesa.ac.id
Phone
+6285649799995
Journal Mail Official
edulearningjournal@unesa.ac.id
Editorial Address
Jl. Fip Unesa Lidah Wetan - Surabaya Gedung O4 Lantai 1 Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Surabaya
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Edu Learning : Journal of Education and Learning
ISSN : -     EISSN : 28291204     DOI : -
Edu Learning : Journal of Education and Learning , more specifically, accept papers mostly on the subjects listed below: Adult Education Art Education Curriculum & Program Development in Education Distance Education Early Childhood Education Education & Behavior Educational Assessment & Evaluation Educational Economics & Finance Educational History Educational Leadership & Management Educational Management Educational Philosophy Educational Policy Educational Psychology & Counselling Educational Sociology Ethics & Social Responsibilities Enviromental Education E-Learning Health Education Higher Education Information & Communications Technology in Education International & Comparative Education Language Education Lifelong & Continuing Education Mathematics Education Music Education Rural Education Science Education Social Sciences Education Special Education STEM Education Teacher Education & Development Vocational Education & Training
Articles 60 Documents
Peran Pembina Student Council dalam Membentuk Karakter Disiplin Pada Siswa di Banlanga School Salma Layla Rafsanjani; Syunu Trihantoyo
Edu Learning : Journal of Education and Learning Vol. 2 No. 1 (2023): Volume 2, Nomor 1, Tahun 2023
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara mendalam mengenai peran pembina sebagai pembimbing, motivator dan evaluator Student Council dalam membentuk karakter disiplin pada siswa di Banlanga School. Dalam rangka mencapai tujuan penelitian tersebut, peneliti menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Teknik pengumpulan data yang peneliti gunakan yaitu wawancara, observasi, dan dokumentasi dengan informan yakni pembina Student Council, direktur Banlanga School, dan ketua Student Council. Teknik analisis data yang peneliti gunakan adalah teknik analisis data milik Miles dan Huberman yang terdiri dari empat tahapan, yaitu kondensasi, pengumpulan data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil dari penelitian ini, yaitu (1) Pembina Student Council memenuhi perannya sebagai pembimbing dalam membentuk karakter disiplin siswa di Banlanga School dengan menjalankan kegiatan Student Council yang dapat melatih siswa untuk disiplin serta membimbing jalannya kegiatan Student Council tersebut. (2) Sebagai Motivator, pembina Student Council pertama tama akan memotivasi siswa untuk mengikuti Student Council. Pembina Student Council juga selalu memberi motivasi berupa arahan kepada siswa. Selain itu pembina Student Council juga selalu memberi motivasi dalam rapat anggota Student Council. Dalam memotivasi siswa untuk bersikap disiplin pembina akan memberi contoh bagaimana sikap disiplin berawal dari diri sendiri lalu menunjuk siswa yang sekiranya dapat dicontoh temannya dalam hal kedisiplinan. (3) Sebagai evaluator, pembina Student Council selalu melakukan evaluasi terhadap kegiatan-kegiatan Student Council. Pembina Student Council tidak hanya mengevaluasi anggota Student Council, peraturan yang ada di Banlanga School berlaku untuk semua warga sekolah, siapa saja yang melanggar peraturan tersebut akan diberi sanksi. Sanksi yang diberikan merupakan sanksi edukatif. Evaluasi diberikan bertahap dimulai dari penanaman karakter disiplin dahulu agar karakter tersebut dapat ditumbuhkan, lalu pembiasaan dan terakhir penguatan.
Manajemen Program Upacara Bendera Sebagai Upaya Penanaman Kedisiplinan Pada Anak Usia Dini di Thailand. Ainur Mumtazya Nugroho; Shelly Andari
Edu Learning : Journal of Education and Learning Vol. 2 No. 1 (2023): Volume 2, Nomor 1, Tahun 2023
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan mengenai manajemen program upacara bendera sebagai upaya penanaman kedisiplinan pada anak usia dini di Thailand pada Darul Muyaheedeen Mosque Child Development Center, Padang Besar, Thailand. Metode penelitian dalam penelitian ini yaitu metode penelitian kualitatif. Data diperoleh dari hasil observasi, wawancara dan studi dokumentasi. Hasil penelitian ditemukan bahwa perencanaan yang ada dilakukan dengan megembangkan rancangan kegiatan yang dirancang oleh seluruh guru, tenaga kependidikan, kepala sekolah dan telah dilakukan secara matang, sehingga dalam pelaksanaan upacara bendera dalam menanamkan karakter kedisiplinan dapat berjalan sesuai dengan rencana, sedangkan pada evaluasi ditemukan bahwa program upacara bendera telah terlaksana dengan baik dan kendala yang ada dapat diatasi dengan adanya kerja sama antara pihak sekolah dengan pihak orang tua peserta didik. Dampak yang dihasilkan mendapatkan hasil yang positif di sekolah maupun di rumah, pada saat berada di sekolah, peserta didik yang ada dapat berbaris dengan rapih dan tertib, datang ke sekolah tepat waktu, dapat membuang sampah pada tempatnya dan dapat mengembalikan barang pada tempatnya, sedangkan di rumah, peserta didik dapat melepaskan seragamnya ketika pulang sekolah dan meletakkan seragam tersebut pada tempat yang telah disediakan. Program upacara bendera ini telah berhasil menanamkan karakter kedisiplinan pada peserta didik dibuktikan dengan dampak yang ditunjukkan oleh peserta didik pada Darul Muyaheedeen Mosque Child Development Center.Kata KunciKarakter Kedisiplinan, Program Upacara Bendera AbstractThis research aims to describe the management of flag ceremony programs as an effort to instill discipline in early childhood in Thailand, specifically at the Darul Muyaheedeen Mosque Child Development Center in Padang Besar, Thailand. The research method used in this study is qualitative research. Data were obtained through observation, interviews, and documentation study. The research findings indicate that the existing planning is carried out by developing activity designs designed by all teachers, educational staff, and the school principal, which were well-prepared. Consequently, the flag ceremony implementation for instilling discipline in the children went according to plan. In the evaluation, it was found that the flag ceremony program was well-implemented, and any challenges were overcome through collaboration between the school and the parents of the students. The resulting impact was positive both at school and at home. While at school, the students were able to line up neatly and orderly, arrive on time, dispose of waste properly, and return items to their designated places. At home, they could remove their uniforms upon returning from school and place them in the designated area. The flag ceremony program has successfully instilled discipline in the students, as evidenced by the observed impact at the Darul Muyaheedeen Mosque Child Development Center.KeywordsDiscipline Character, Management of upacara bendera
MANAJEMEN PROGRAM “WER PRACẢ WẠN TXN CHÊĀ” DALAM MENANAMKAN KARAKTER PEDULI LINGKUNGAN MELALUI BUDAYA MEMBERSIHKAN LINGKUNGAN SEKOLAH DI SAMNAKSONG SRIWICHAI SCHOOL, THAILAND Mulyani Assih Kurnia; Shelly Andari
Edu Learning : Journal of Education and Learning Vol. 2 No. 1 (2023): Volume 2, Nomor 1, Tahun 2023
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana sekolah dalam melaksanakan manajemen program Wer Pracả Wạn Txn Chêā untuk menanamkan karakter peduli lingkungan peserta didik melalui budaya menjaga kebersihan lingkungan sekolah, mulai dari perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi program. Peneliti menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan study case. Pengumpulan data penelitian dilakukan oleh peneliti dengan melakukan wawancara, observasi dan dokumentasi terhadap kepala sekolah, koordinator program dan peserta didik. Penganalisisan data yang digunakan oleh peneliti yakni kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pelaksanaan manajemen program Wer Pracả Wạn Txn Chêā dilakukan melalui perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. (1) Perencanaan dilaksanakan dengan merumuskan tujuan program, kegiatan apa saja yang ada dalam pelaksanaan program, strategi pelaksanaan program dan pelaksanaan program. Perencanaan program Wer Pracả Wạn Txn Chêā didasarkan pada tujuan dan sasaran kurikulum Thailand The Basic Education Core Curriculum B.E 2551. (2) Pelaksanaan program Wer Pracả Wạn Txn Chêā di Samnaksong Sriwichai School telah berjalan dengan baik dan sesuai dengan perencanaan program. Penanaman karakter peduli lingkungan dilaksanakan dengan kegiatan bersih-bersih lingkungan sekolah setiap hari. Upaya sekolah menciptakan budaya positif sekolah dengan melakukan kegiatan rutin setiap hari melalui program Wer Pracả Wạn Txn Chêā terbilang efektif dalam membentuk karakter peduli lingkungan peserta didik. (3) Evaluasi dilakukan pada setiap akhir semester yang membahas mengenai: kesesuaian pelaksanaan kegiatan dengan perencanaan program dan tujuan program, keefektifan pelaksanaan kegiatan dalam pembentukan karakter peserta didik, dan permasalahan-permasalahan yang terjadi dalam pelaksanaan program.
The principal's strategy in improving quality differentiated instruction through academic supervision at SDN Sumur Welut 3/440 Surabaya Vira Nur Umaimah; Syunu Trihantoyo
Edu Learning : Journal of Education and Learning Vol. 2 No. 1 (2023): Volume 2, Nomor 1, Tahun 2023
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kurikulum merdeka dilaksanakan untuk membangkitkan motivasi dan hasil belajar yang berfokus pada siswa. Dengan ini kesuksesan implementasi kurikulum merdeka memang dapat dikatakan lebih optimal, namun masih terdapat gap yakni (1) rendahnya motivasi belajar siswa, (2) adanya learning loos, keadaan yang mengakibatkan siswa mengalami kemunduran dalam hal prestasi belajar, (3) implementasi pembelajaran berdiferensiasi juga memberikan tantangan bagi guru/pendidik dalam mengimplementasikannya. Kepala sekolah diberikan wewenang dalam melakukan perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan dan pengendalian di lembaga sekolah. Dengan ini melalui strategi yang diambil oleh kepala sekolah sebagai seorang kepala sekolah di lembaga pendidikan, sebisa mungkin dapat memberikan dampak keberhasilan yang maksimal.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengkaji secara mendalam terkait strategi strategi kepala sekolah melaksanakan supervisi akademik pada pembelajaran berdiferensiasi, mengkaji secara mendalam terkait strategi kepala sekolah dalam meningkatkan kualitas pembelajaran berdiferensiasi, dan mengkaji secara mendalam terkait dampak dari strategi kepala sekolah dalam peningkatan kualitas pembelajaran berdiferensiasi di SDN Sumur Welut 3/440 Surabaya. Dalam rangka mencapai tujuan penelitian tersebut peneliti menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Teknik pengumpulan data yang peneliti gunakan yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi dengan informan yakni kepala sekolah, guru kelas 1, dan guru kelas 4. Teknik analisis data yang peneliti gunakan adalah teknik analisis data milik Miles dan Huberman yang terdiri dari empat tahapan, yaitu Kondensasi, pengumpulan data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Kesimpulan dari penelitian ini, yaitu (1) Strategi kepala sekolah melaksanakan supervisi akademik perencanaan kepala sekolah membuat program supervisi berupa sosialisasi, setelah itu penyusunan dan pengkonfirmasian perangkat pembelajaran. Pelaksanaan disesuaikan dengan perangkat pembelajaran yang telah disusun di tahap perencanaan selanjutnya pengamatan pelaksanaan pembelajaran guru dan penilaian sesuai instrumen observasi. Evaluasi pemberian pertanyaan evaluasi kepada guru setelah pembelajaran dan tindak lanjut diberikan berupa pelaksanaan forum rapat mengenai evaluasi supervisi akademik, atau diklat dan workshop menyesuaikan kebutuhan. (2) Strategi kepala sekolah dalam meningkatkan kualitas pembelajaran berdiferensiasi, diferensiasi konten kepala sekolah menganalisis kesiapan siswa, guru, konten materi pembelajaran berupa (RPP/Modul ajar) disesuaikan dengan tujuan pembelajaran dan CP (capaian pembelajaran). Tahap diferensiasi proses guru harus menguasai dan memahami betul mengenai konten materi yang akan diberikan kepada siswanya. Tahap diferensiasi produk kepala sekolah melakukan pengembangan pada produk hasil karya siswa sebisa mungkin sekolah akan memfasilitasi agar proyek siswa bisa terlaksana sebagaimana mestinya. (3) Dampak dari strategi kepala sekolah dalam peningkatan kualitas pembelajaran berdiferensiasi, dampak positif (keberhasilan) siswa siswa merasa senang dengan pembelajaran di kelas karena mampu memahami materi serta hasil belajar/asesmen siswa baik, dampak negatif (kekurangan/kegagalan), guru masih mendapatkan tantangan dalam melayani pembelajaran dan pada siswa yang masih belum memahami mengenai materi pembelajaran guru mengupayakan tindak lanjut berupa pembimbingan secara intens kepada siswa tersebut. Kata kunci : Dampak Strategi Kepala Sekolah, Pembelajaran Berdiferensiasi, Strategi Kepala Sekolah, Supervisi Akademik. The independent curriculum is implemented to generate motivation and learning outcomes that focus on students. With this the success of the implementation of the independent curriculum can indeed be said to be more optimal, but there are still gaps, namely (1) low student learning motivation, (2) there is learning loss, a situation that causes students to experience setbacks in terms of learning achievement, (3) the implementation of differentiated learning is also provide challenges for teachers / educators in implementing it. The school principal is given authority in planning, organizing, implementing and controlling in school institutions. With this, through the strategy taken by the principal as a principal in an educational institution, as much as possible to have the maximum impact on success.The purpose of this study is to examine in depth the strategies of school principals carrying out academic supervision on differentiated learning, examine in depth the strategies of school principals in improving the quality of differentiated learning, and examine in depth the impact of school principals' strategies in improving the quality of differentiated learning in SDN Sumur Welut 3/440 Surabaya. In order to achieve the research objectives, researchers used qualitative methods with a phenomenological approach. The data collection techniques that the researchers used were observation, interviews, and documentation with informants namely school principals, grade 1 teachers, and grade 4 teachers. The data analysis technique that researchers used was Miles and Huberman's data analysis technique which consisted of four stages, namely Condensation , data collection, data presentation, and drawing conclusions.The conclusions from this research are (1) the principal's strategy for carrying out academic supervision planning for the principal is to create a supervision program in the form of outreach, after which preparation and confirmation of learning tools. The implementation is adjusted to the learning tools that have been prepared in the planning stage, then the observation of the implementation of teacher learning and assessment according to the observation instrument. Evaluation of giving evaluation questions to teachers after learning and follow-up is given in the form of implementing meeting forums regarding evaluation of academic supervision, or training and workshops according to needs. (2) The school principal's strategy in improving the quality of learning is differentiated, the principal's content differentiation analyzes the readiness of students and teachers, the content of learning materials in the form of (RPP/teaching modules) is adjusted to the learning objectives and CP (learning achievements). In the differentiation stage of the process, the teacher must really master and understand the content of the material that will be given to his students. The product differentiation stage of the school principal develops products made by students as much as possible so that the school will facilitate student projects so that they can be carried out as they should. (3) The impact of the principal's strategy on improving the quality of learning is differentiated, the positive impact (success) on students is that students feel happy with learning in class because they are able to understand the material and the learning outcomes/student assessments are good, negative impacts (lack/failure), teachers still face challenges in serving learning and for students who still do not understand about the learning material the teacher seeks follow-up in the form of intense guidance to these students. Keywords: Principal's Strategy, Differentiated Instruction, Academic Supervision, Impact of Principal's Strategy
Strategy Of The School Principle In Improving The Quality Of Learning In The Implementation Of The Merdeka Curriculum At SDN Lidah Wetan II / 462 Surabaya Ulianandha Putri Nabila; Syunu Trihantoyo
Edu Learning : Journal of Education and Learning Vol. 2 No. 1 (2023): Volume 2, Nomor 1, Tahun 2023
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji secara mendalam terkait kepala sekolah dalam perencanaan, pelaksanaan, penilaian, dan pengawasan pembelajaran untuk meningkatkan kualitas pembelajaran pada implementasi Kurikulum Merdeka di SDN Lidah Wetan II / 462. Dalam rangka mencapai tujuan peneliian tersebut peneliti menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Teknik pengambilan data yang peneliti gunakan observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Informan dalam penelitian ini yaitu kepala sekolah, koordinator kurikulum, guru kelas I,dan guru kelas IV. Teknik analisis data yang peneliti gunakan adalah teknik analisis data milik Miles dan Huberman yang terdiri dari empat tahapan, yaitu kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa (1) strategi kepala sekolah dalam perencanaan pembelajaran seperti membentuk tim untuk pelaksanaan kurikulum merdeka, mengadakan sosialisasikan kepada bapak/ibu guru terkait perencanaan pembelajaran, memonitor pelaksanaan kurikulum merdeka. memberikan pelatihan seperti mengundang narasumber dan KKG. (2) strategi kepala sekolah dalam pelaksanaan pembelajaran yaitu mengadakan pembimbingan, evaluasi dan supervisi akademik secara berkelanjutan, memberikan fleksibelitas pada bapak/ibu guru dalam merancang pelaksanaan pembelajaran, dan memfasilitasi media pembelajaran guru. (3) strategi kepala sekolah dalam penilaian pembelajaran seperti mengadakan supervisi, pembimbingan kepala sekolah terhadap penilaian siswa, memotivasi bapak/ibu guru untuk belajar mandiri terkait perumusan penilaian peserta didik di aplikasi PMM (Platform Merdeka Mengajar), memfasilitasi bapak/ibu guru untuk belajar dari sumber lain, membuat penilaian yang mengarah pada keterampilan peserta didik. (4) strategi kepala sekolah dalam pengawasan pembelajaran yaitu mengadakan pengawasan terprogram seperti supervisi dan pengawasan tidak terprogram, kunjungan secara tiba-tiba. Keywords : Kurikulum Merdeka, Pembelajaran, Strategi Kepala Sekolah, Abstract The purpose of this study was to examine in depth regarding school principals in planning, implementing, assessing, and supervising learning to improve the quality of learning in the implementation of the Merdeka Curriculum at SDN Lidah Wetan II / 462. In order to achieve the research objectives the researcher used qualitative methods with a phenomenological approach . Data collection techniques that researchers use observation, interviews, and documentation studies. The informants in this study were school principals, curriculum coordinators, grade I teachers, and grade IV teachers. The data analysis technique that the researchers used was Miles and Huberman's data analysis technique which consisted of four stages, namely data condensation, data presentation, and drawing conclusions. The results of this study indicate that (1) the principal's strategy in planning learning is such as forming a team for the implementation of the independent curriculum, conducting socialization to the teachers regarding lesson planning, monitoring the implementation of the independent curriculum. providing training such as inviting resource persons and the KKG. (2) the principal's strategy in implementing learning is to provide guidance, evaluation and academic supervision on an ongoing basis, provide flexibility to the father/mother teacher in designing the implementation of learning, and facilitate teacher learning media. (3) the principal's strategy in learning assessment such as conducting supervision, supervising the principal on student assessment, motivating the teacher's father/mother to study independently regarding the formulation of student assessments in the PMM (Independence Teaching Platform) application, facilitating the teacher's father/mother to learn from other sources, make judgments that lead to the skills of learners. (4) the principal's strategy in monitoring learning is to carry out programmed supervision such as non-programmed supervision and supervision, sudden visits. Keywords: Independent Curriculum, Learning, Principal Strategy.
PENGARUH KEPUASAN KERJA TERHADAP KOMITMEN ORGANISASI PADA GURU SEKOLAH DASAR SWASTA DI SURABAYA BARAT Novita Asfianda Rahmadhani; Windasari
Edu Learning : Journal of Education and Learning Vol. 1 No. 1 (2022): Volume 1, Nomor 1, Tahun 2022
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui hasil dari tingkat kepuasan kerja guru, gambaran tingkat komitmen organisasi, dan pengaruh kepuasan kerja terhadap komitmen organisasi guru sekolah dasar. Permasalahan yang diteliti dalam penelitian ini berkaitan dengan kurangnya komitmen organisasional guru dalam mengajar di sekolah, grand theory yang digunakan dalam penelitian ini yaitu teori kepuasan kerja guru dari Jason A. Collquit dan teori komitmen organisasional dari Natalie J. Allen dan John P. Meyer. Metode penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan mengunakan statistik parametrik Uji Analisis Regresi Linier Sederhana. Data yang didapatkan dalam penelitian ini didapatkan melalui hasil angket kuisioner menggunakan skala likert yang Respondennya merupakan Bapak/Ibu Guru sekolah dasar swasta yang terdapat pada surabaya barat meliputi kecamatan Tandes, Asemrowo, Sukomanunggal, Bonowo, Pakal, Lakarsantri, dan Sambikerep sebanyak 112 orang. Adapun hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa (1) kepuasan kerja guru SD di surabaya barat berada pada kategori sedang. (2) komitmen organisasional guru SD di surabaya barat berada pada kategori sedang. (3) terdapat pengaruh positif dan signifikan kepuasan kerja terhadap komitmen organisasional guru yang dibuktikan dengan nilai signifikansi sebesar 0,000 < 0,05. Kesimpulan dari penelitian ini yaitu kepuasan kerja cukup berpengaruh terhadap komitmen organisasi guru SD di Surabaya Barat. oleh karena itu, komitmen organisasi dapat ditingkatkan melalui peningkatan kepuasan kerja guru.
PENGEMBANGAN WEBSITE PERPUSTAKAAN DIGITAL DI SDN KENDANGSARI I/276 SURABAYA Vitachurrohma Ahsanu Amalah; Windasari
Edu Learning : Journal of Education and Learning Vol. 1 No. 2 (2022): Volume 1, Nomor 2, Tahun 2022
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract This study aims to determine the results and validity of the development of a digital library website at SDN Kendangsari I/276 Surabaya. This Research and Development is considered important because developments are needed in the operation of library services in an educational institution considering that currently technological advances cannot be avoided. For this reason, the development of digital libraries in schools must be carried out in order to improve the quality of services provided at an educational institution. This research is a type of Research and Development (R&D) method using the waterfall development model in its stages. In this case, to measure the validity of the website, research subjects are needed consisting of: design experts, material experts, and a sample of 30 people determined by cluster sampling from SDN Kendangsari I/276 Surabaya. The data collection technique uses a questionnaire distribution to validate the use of the website which then the results of the data are analyzed descriptively as statistics. The results showed that the percentage achievement of design experts was 72% with high validity criteria and material experts was 98% with very high validity criteria, so it was feasible to be tested. The results of the small group trial were 83.57% and the large group trial was 96.73% which can be concluded that most users were satisfied in using the digital library website.
PENGARUH KEPEMIMPINAN MELAYANI DAN IKLIM SEKOLAH TERHADAP KOMITMEN GURU DI SEKOLAH DASAR NEGERI BERBASIS INKLUSIF SE KOTA SURABAYA Ellena Ihza Katerina; Ainur Rifqi
Edu Learning : Journal of Education and Learning Vol. 1 No. 2 (2022): Volume 1, Nomor 2, Tahun 2022
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini membahas terkait gambaran kepemimpinan melayani, iklim sekolah dan komitmen guru di SD Negeri berbasis inklusif di Kota Surabaya serta pengaruh variable kepemimpinan melayani dan iklim sekolah terhadap komitmen guru. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kuantitatif. Sampel dalam penelitian ini yaitu 123 guru SD Negeri berbasis inklusif di Kota Surabaya. Lokasi penelitian ini dilakukan pada 8 SD Negeri berbasis inklusif di Kota Surabaya. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif. Berdasarkan hasil analisis data menunjukkan untuk tingkat kepemimpinan melayani memiliki rata-rata 90,3, tingkat iklim sekolah memiliki rata-rata 98,8 dan tingkat komitmen guru memiliki rata-rata 48,9. Untuk uji T, variable kepemimpinan melayani (X1) memperoleh nilai T hitung > T tabel yaitu 2,239 >1,97993 yang artinya terdapat pengaruh. Kemudian untuk variable iklim sekolah (X2) memperoleh T hitung > T table yaitu 8,824 > 1.97993 yang artinya terdapat pengaruh terhadap komitmen guru (Y) sedangkan untuk uji F memperoleh nilai F hitung > F table yaitu 165.544 > 2.68 yang artinya secara simulta kepemimpinan melayani (X1) dan iklim sekolah (X2) memiliki pengaruh terhadap komitmen guru (Y) di SD Negeri berbasis inklusif di Kota Surabaya.
HUBUNGAN ANTARA EMOTIONAL INTELLIGENCE (EI) DAN ORGANIZATIONAL COMMITMENT (OC) GURU SEKOLAH DASAR (SD) SWASTA SURABAYA BARAT Yuliati Nur Rohmah; Windasari
Edu Learning : Journal of Education and Learning Vol. 1 No. 1 (2022): Volume 1, Nomor 1, Tahun 2022
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study discusses the description of emotional intelligence and the organizational commitment of teachers at Private Elementary Schools in West Surabaya and the relationship between the variables of emotional intelligence and organizational commitment. This research is a type of descriptive and correlation research with a quantitative approach. The sample in this study were 91 teachers from West Surabaya Private Elementary Schools. The location of this research was conducted at 19 private elementary schools in West Surabaya. Data collection used the emotional intelligence scale which has sub-variables recognizing self-emotions, managing self-emotions, motivating oneself with empathy, and forming relationships as well as the organizational commitment scale which has affective commitment, continuance commitment and normative commitment sub-variables. Data analysis was carried out through frequency and TCR tests to determine the level of emotional intelligence and organizational commitment of teachers and through the Spearman correlation test to determine the magnitude of the relationship and the direction of the relationship between the two variables. The results of the study show that the level of emotional intelligence and organizational commitment of teachers is included in the good category and the relationship between the two variables is included in the strong and positive category. Keywords Emotional Intelligence, Organizational Commitment, West Surabaya Private Elementary School
Strategi Kepala Sekolah Dalam Membangun Gerakan Literasi Sekolah Untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Di SD Negeri Rungkut Menanggal I/582 Surabaya Fika; Ainur Rifqi
Edu Learning : Journal of Education and Learning Vol. 1 No. 2 (2022): Volume 1, Nomor 2, Tahun 2022
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui dan menelaah serta mendeskripsikan yakni, perumusan strategi kepala sekolah dalam membangun gerakan literasi sekolah untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa, implementasi strategi kepala sekolah dalam membangun gerakan literasi sekolah untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa, evaluasi strategi kepala sekolah dalam membangun gerakan literasi sekolah untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa, hasil pelaksanaan gerakan literasi sekolah untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif studi kasus. Hasil yang diperoleh ialah: (1) Perumusan strategi kepala sekolah dalam membangun gerakan literasi sekolah untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa dilaksanakan pada awal tahun masehi dengan melibatkan kepala sekolah, guru, pustakawan/tim literasi, komite sekolah, dan perwakilan wali murid dengan cara menelaah mengenai peluang eksternal, internal, dan ancaman untuk memperoleh pencapaian program gerakan literasi sekolah sesuai dengan visi, misi, dan tujuan sekolah, (2) Implementasi strategi kepala sekolah dalam membangun gerakan literasi sekolah untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa dengan melibatkan guru, pustakawan/tim literasi, dan siswa dengan terdapat beberapa strategi yang diterapkan disertai tujuan tahunan yang ingin dicapai, kebijakan yang dicapai serta pemberian motivasi yang diberikan oleh kepala sekolah pada guru, pustakawan/tim literasi, dan siswa maupun adanya pengalokasian sumberdaya, (3) Evaluasi strategi kepala sekolah dalam membangun gerakan literasi sekolah untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa dilaksanakan setiap satu semester 2 kali pada saat setelah penilaian tengah semester (PTS) dan penilaian akahir semester (PAS), dengan melibatkan kepala sekolah, guru, pustakawan/tim literasi, dan komite sekolah dengan cara melakukan rapat dan monitoring ke kelas atau perpustakaan, (4) Hasil pelaksanaan gerakan literasi sekolah dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa mengalami peningkatan, dengan dibuktikannya siswa mampu memenuhi pencapaian indikator pada kemampuan berpikir kritis pada lingkungan sekolah maupun pada lingkungan rumah atau sekitar secara sederhana.   Â