cover
Contact Name
Budi Dharmawanputra
Contact Email
budidharmawanputra@unesa.ac.id
Phone
+628563651865
Journal Mail Official
jurnalpendidikansendratasik@unesa.ac.id
Editorial Address
Jurusan Seni Drama, Tari, dan Musik Fakultas Bahasa dan Seni Gedung T14 Lantai 2 Universitas Negeri Surabaya Kampus Lidah Wetan Surabaya 60213
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Sendratasik
  • jurnal-pendidikan-sendratasik
  • Website
ISSN : 22529241     EISSN : 28289218     DOI : -
Core Subject : Education, Art,
Jurnal Pendidikan Sendratasik is a scientific journal that presents research-based articles or literature studies in realm of performing art education, includes theatre, dance, and music. Expert editors receive theatre, dance, or music education manuscripts from students, teachers, lecturers, artists, and other elements of society. This journal includes original research articles, review articles, and performance analysis, including: *Theatre Education *Dance Education *Music Education *Educational Theater *Educational Dance *Educational Music *Performing Arts Education Management (Drama, Dance, and Music) *Performing Arts Education Technology (Drama, Dance, and Music)
Articles 213 Documents
MANAJEMEN SANGGAR TARI KREASI DANCER SIDOARJO DI KABUPATEN SIDOARJO Abalgista Intan Ramzana
Jurnal Pendidikan Sendratasik Vol 11 No 2 (2022)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (337.436 KB) | DOI: 10.26740/jps.v11n2.p189-206

Abstract

Penelitian ini dilakukan di Sanggar Tari Kreasi Dancer Sidoarjo yang didirikan oleh Budi Alfan. Sanggar Tari Kreasi Dancer Sidoarjo berdiri sejak tahun 1999 dan telah berusia 22 Tahun. Pengelolaan yang baik adalah salah satu alasan utama keberhasilan Budi Alfan dalam mempertahankan nama Sanggar Tari Kreasi Dancer Sidoarjo. Sanggar Tari Kreasi Dancer Sidoarjo menerapkan sistem organisasi lini yang mana sebuah wewenang dilimpahkan dari pemimpin langsung ke bawahannya. Pengawasan juga dilakukan secara langsung oleh pemimpin dalam memantau para anggota yang ada di Sanggar Tari Kreasi Dancer Sidoarjo guna mencegah adanya penyimpangan atau penyelewengan. Rumasan masalah sebagai berikut; Bagaimana sistem manajemen yang ada di Sanggar Tari Kreasi Dancer Sidoarjo? Dalam penelitian ini menerapkan metode kualitatif. Langkah observasi, wawancara, dan dokumentasi menjadi teknik pengumpulan data dipenelitian ini. Validasi data menggunakan triangulasi sumber dan triangulasi metode. Sedangkan teknik analisis data menggunakan reduksi data, penyajian dan penarikan kesimpulan. Hasil dari penelitian ini adalah Sanggar Tari Kreasi Dancer Sidoarjo menerapkan sistem manajemen kekeluargaan yang kuat hingga mampu mempertahankan keeksistensiannya hingga saat ini.
STRATEGI GURU DALAM PELAKSANAAN PEMBELAJARAN EKSTRAKURIKULER SENI TARI DI SMP NEGERI 1 AMBULU JEMBER Desi Rani Eka Putri; Noordiana Noordiana
Jurnal Pendidikan Sendratasik Vol 11 No 2 (2022)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (383.924 KB) | DOI: 10.26740/jps.v11n2.p173-188

Abstract

SMP Negeri 1 Ambulu Jember merupakan sekolah di Kabupaten Jember yang di dalamnya terdapat Ekstrakurikuler Seni Tari dengan banyak prestasi. Hal tersebut dikarenakan strategi yang digunakan oleh Guru Seni Tari. Penelitian ini membahas rumusan diantaranya (1) Bagaimana strategi yang digunakan oleh Guru Ekstrakurikuler Seni Tari di SMP Negeri 1 Ambulu Jember. (2) Prestasi apa saja yang telah diraih oleh Ekstrakurikuler Seni Tari di SMP Negeri 1 Ambulu Jember. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kualitatif. Peneliti mengumpulkan data dengan teknik wawancara, observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan reduksi, penyajian data dan simpulan. Validitas data yang digunakan yaitu triangulasi sumber. Peneliti menarik kesimpulan bahwa kegiatan Ekstrakurikuler tersebut dalam pelaksanaannya menggunakan Rencana Proses Pembelajaran (RPP) sebagai pedoman. Strategi pembelajaran yang digunakan yaitu strategi pembelajaran langsung dan interaktif. Dalam pelaksanaan pembelajaran terdapat beberapa unsur yaitu media, materi, proses, dan evaluasi pembelajaran. Proses pembelajaran meliputi kegiatan pra, awal, inti dan penutup. Dengan pelaksanaan dan strategi tersebut, Ekstrakurikuler Seni Tari di SMP Negeri 1 Ambulu Jember meraih banyak prestasi di bidang kesenian. Prestasi-prestasi tersebut meliputi prestasi di luar sekolah seperti meraih juara di festival maupun gelar seni budaya daerah dan kegiatan seni di sekolah seperti mengadakan dies natalis dengan menampilkan tari massal.
KONSER VIRTUAL SEBAGAI TEKNIK PEMASARAN DALAM KURSUS MUSIK GRACIA KEDIRI Margareta Likisa Medy; Warih Handayaningrum
Jurnal Pendidikan Sendratasik Vol 11 No 2 (2022)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (738.736 KB) | DOI: 10.26740/jps.v11n2.p207-218

Abstract

Pandemi Covid-19 menyebabkan dampak buruk terhadap pembelajaran pada lembaga kursus musik, yaitu penurunan jumlah siswa. Kursus musik Gracia merupakan lembaga non-formal yang memanfaatkan kemajuan teknologi dalam bentuk konser virtual melalui media youtube maupun instagram. Subjek penelitian terdiri dari pemilik kursus, karyawan, wali murid siswa, dan siswa Gracia. Tujuan penelitian ini ialah untuk mendeskripsikan tahapan pelaksanaan dan hasil dari konser virtual sebagai teknik pemasaran di kursus musik Gracia Kediri. Manfaat teoritis yaitu hasil penelitian diharapkan dapat memperkuat teori pemasaran dalam mempertahankan kursus. Sedangkan manfaat praktis bagi lembaga kursus yaitu dapat menjadi acuan bagi lembaga kursus lain. Bagi mahasiswa dapat mengembangkan teori pemasaran dalam ranah pendidikan sebagai acuan penelitian. Berdasarkan hasil dan diskusi penelitian, program konser virtual berhasil meningkatkan jumlah peminat yang dibuktikan melalui penambahan jumlah siswa Gracia setelah penyelenggaraan konser. Antusias peserta didik terlihat pada proses penyelenggaraan konser virtual, diantaranya dalam penguasaan lagu yang dimainkan, serta peran wali murid turut mempersiapkan peserta didik dalam pemilihan kostum dan latihan mandiri. Strategi pemasaran yang dilakukan melalui pemilihan lagu hingga konsep konser virtual yang akan ditampilkan, lalu pengambilan video pada masing-masing peserta didik, serta tahap evaluasi yang berfungsi untuk mengetahui detail penyelenggaraan konser secara utuh. Program konser virtual Gracia diagendakan secara rutin dan berkelanjutan.
STRATEGI MEWUJUDKAN KREATIVITAS DALAM PEMBELAJARAN PRAKTIK INSTRUMEN POKOK GESEK MASA PANDEMI COVID-19 Johana Natalia Mawarni; Warih Handayaningrum
Jurnal Pendidikan Sendratasik Vol 11 No 2 (2022)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1382.761 KB) | DOI: 10.26740/jps.v11n2.p219-239

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan strategi mewujudkan kreativitas belajar siswa selama wabah pandemi Covid-19 dengan pembelajaran daring pada praktik instrumen pokok atau disingkat PIP gesek di SMKN 12 Surabaya. Isi dalam penelitian mengkaji hasil belajar dan evaluasi dari strategi guru yang diterapkan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif. Teknik pengambilan data dalam penelitian ini menggunakan observasi dan wawancara ditambah kajian dokumen berupa rencana pelaksanaan pembelajaran dan lembar penilaian. Teknik analisis data menggunakan model interaktif analisis Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukan bahwa strategi guru dalam mewujudkan kreativitas di masa pandemi berfungsi penuh terhadap hasil belajar. Metode pembelajaran proyek yang digunakan guru berfokus pada siswa sehingga siswa mampu mencari sumber belajar secara mandiri, memahami materi dan mempresentasikan hasil belajar dengan baik. Evaluasi hasil belajar digunakan untuk mengetahui kedalaman siswa dalam memahami materi.
PEMBELAJARAN SENI MUSIK DI SMPN 12 SURABAYA MELALUI MULTIMEDIA INTERAKTIF MICROSOFT SWAY Victor Bintang Gemilang; Raden Roro Maha Kalyana Mitta Anggoro
Jurnal Pendidikan Sendratasik Vol 11 No 2 (2022)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (690.458 KB) | DOI: 10.26740/jps.v11n2.p240-255

Abstract

Teknologi dalam dunia pendidikan semakin menunjukkan perannya. Oleh sebab itu pemanfaatan media belajar semakin variatif dan interaktif. Salah satu kegiatan yang memanfaatkan media berbasis teknologi ialah kegiatan pembelajaran seni musik di SMPN 12 Surabaya. Penelitian ini bertujuan menganalisis pembelajaran seni musik di SMPN 12 Surabaya melalui multimedia interaktif Microsoft Sway. Teori sebagai landasan penelitian ini ialah multimedia interaktif, Microsoft Sway¸ dan pembelajaran seni budaya khususnya bidang musik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif-kualitatif dengan teknik pengumpulan data wawancara, observasi, dan dokumentasi. Subjek penelitian antara lain: kepala sekolah, guru seni budaya, dan siswa. Keabsahan data menggunakan triangulasi teknik. Dalam tahap analisis data dimulai dari proses reduksi data, penyajian data, dan kesimpulan. Kegiatan belajar diamati melalui instrumen penelitian yang dianalisis menggunakan Skala Likert. Proses pembelajaran melalui beberapa tahap yakni; pembuatan media, proses pembelajaran selama empat pertemuan serta tahap evaluasi untuk mengamati respon dan hasil belajar siswa. Temuan penelitian mengenai proses pembelajaran melalui Microsoft Sway termasuk kategori efektif dengan rata-rata 87,5%. Hasil belajar siswa melalui proyek sajian vokal grup mendapatkan rata-rata nilai 91.06. Media pembelajaran yang interaktif, dapat memotivasi siswa dalam belajar yang membuat akselerasi penyerapan materi lebih meningkat yang dapat berimplikasi pada hasil belajar.
MINI CONCERT SEBAGAI PENDEKATAN EVALUASI PEMBELAJARAN PIANO ANAK USIA DINI DI KURSUS AN MUSIK NGAWI Harendo Hibatur Rohim; Eko Wahyuni Rahayu
Jurnal Pendidikan Sendratasik Vol 11 No 2 (2022)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1744.53 KB) | DOI: 10.26740/jps.v11n2.p256-275

Abstract

AN Musik Ngawi merupakan salah satu lembaga kursus musik yang beralamat di Jalan Ngawi-Caruban, Km. 09 Padas Kabupaten Ngawi. Lembaga kursus musik AN Musik Ngawi lebih memfokuskan materi pembelajaran pada instrumen musik piano dan keyboard. Dalam pelaksanaan pembelajarannya, lembaga ini menerapkan model evaluasi pembelajaran inovatif khususnya pada proses pembelajaran piano bagi anak usia dini. Selain itu, lembaga kursus ini merupakan satu-satunya lembaga kursus piano di wilayah Kabupaten Ngawi yang menggunakan mini concert sebagai evaluasi akhir pembelajaran. Tujuan penelitian ini adalah untuk: (1) mendeskripsikan proses pembelajaran piano anak usia dini di kursus AN Musik Ngawi, (2) mengetahui keunggulan mini concert sebagai pendekatan evaluasi akhir pembelajaran piano anak usia dini di kursus AN Musik Ngawi. Penelitian dilakukan melalui pendekatan kualitatif, dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, studi pustaka, dan dokumentasi. Uji validitas data menggunakan teknik triangulasi, dan teknik analisis data penelitian melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan simpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses pembelajaran piano anak usia dini di Kursus AN Musik dengan menerapkan media colour not, terbukti dapat mendukung pembelajaran secara efektif dan efisien. Siswa anak usia dini lebih mudah memahami materi dan teknik memainkan piano. Untuk melakukan evaluasi pembelajaran piano anak usia dini di Kursus AN Musik menerapan mini concert sebagai pendekatan evaluasi akhir pembelajaran, dan hasilnya dapat digunakan sebagai tolok ukur dinilai mampu meningkatkan kompetensi para siswa secara afektif, kognitif, dan psikomotorik bagi siswa.
PELAKSANAAN PEMBELAJARAN MAPEL SENI BUDAYA PADA MASA PANDEMI COVID-19 DI SMP NEGERI 4 SURABAYA Muhammad Rizal Amanudin
Jurnal Pendidikan Sendratasik Vol 11 No 1 (2022)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (420.268 KB) | DOI: 10.26740/jps.v11n1.p154-172

Abstract

Salah satu lembaga pendidikan yang melaksanakan pembelajaran dengan menggunakan penyederhanaan kurikulum secara mandiri adalah SMP Negeri 4 Surabaya. Tujuan penulisan ini mendeskripsikan pelaksanaan pembelajaran penyederhanaan kurikulum secara mandiri pada masa Pandemi Covid-19 dalam Mata Pelajaran Seni Budaya di SMP Negeri 4 Surabaya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan pengumpulan data melalui wawancara, dokumentasi dan observasi. Subjek penelitian terdiri dari guru Mata Pelajaran Seni Budaya dan peserta didik kelas VII SMP Negeri 4 Surabaya. Validasi data menggunakan triangulasi sumber, teknik dan waktu. Teknik analisis data menggunakan reduksi data, penyajian data, dan simpulan. Dalam pelaksanaan pembelajaran Seni Budaya, SMP Negeri 4 Surabaya menggunakan pembelajaran berbasis daring. Dalam hal ini SMP Negeri 4 Surabaya melakukan penyederhanaan terhadap kompetensi dasar pada beberapa materi dalam satu semester. Pembelajaran dilakukan melalui video conference dengan menggunakan aplikasi Microsoft Teams. Dalam pelaksanaannya, terdapat perubahan pola pembelajaran yang mempengaruhi komponen pembelajaran. Guru menggunakan metode ceramah dan demonstrasi pada proses pembelajaran di dalam kelas. Pada penugasan dan ujian teoritis dan praktis dilakukan melalui Microsoft teams dalam bentuk tulisan, audio dan video. Pelaksanaan pembelajaran ini memiliki hasil yang kurang maksimal dibandingkan dengan pertemuan tatap muka di dalam kelas.
PELAKSANAAN EKSTRAKURIKULER SENI MUSIK SEBAGAI IMPLEMENTASI KONSEP MERDEKA BELAJAR Yuana Anike Putri; Warih Handayaningrum
Jurnal Pendidikan Sendratasik Vol 9 No 1 (2020)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (239.498 KB) | DOI: 10.26740/jps.v9n1.p13-28

Abstract

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nadiem Makarim menggulirkan program inisiatif merdeka belajar karena melihat kualitas pendidikan di Indonesia yang perlu peningkatan. Merdeka belajar menekankan pada kebebasan berpikir dan kemerdekaan belajar peserta didik dalam kegiatan pembelajaran dan hal tersebut dapat diimplementasikan melalui pendidikan seni dalam kegiatan ekstrakurikuler di sekolah. Tujuan penulisan ini (1) mengkaji konsep merdeka belajar dalam pendidikan seni, (2) mengkaji penerapan merdeka belajar dalam pelaksanaan ekstrakurikuler seni musik. Esensi penulisan ini, sebagai calon guru pendidikan seni, perlu mengetahui hal substansial untuk pelaksanaan konsep merdeka belajar. Implikasi penulisan ini diantaranya adalah pendidikan seni akan mendapat perhatian besar di sekolah, serta guru atau pendidik lebih mengetahui suasana belajar yang diinginkan peserta didik dengan memunculkan berbagai alternatif belajar. Hasil pembahasan menunjukkan bahwa 1) Konsep merdeka belajar dalam pendidikan seni sangat efektif dilaksanakan karena pendidikan seni mengacu pada teori humanistik yang menekankan pada kecerdasan emosional serta pembelajaran mengikuti keinginan, minat dan bakat peserta didik, sehingga sesuai dengan konsep merdeka belajar yang menekankan pada kebebasan berpikir dan kemerdekaan belajar. 2) Ekstrakurikuler seni musik dapat menjadi wadah dalam mengimplementasikan konsep merdeka belajar, karena pada pelaksanaannya peserta didik diberikan kebebasan dan kemerdekaan belajar.
PENDIDIKAN KARAKTER MELALUI PEMBELAJARAN SENI TARI DI SMAN 8 MALANG Artara Sella Tysha; Warih Handayaningrum
Jurnal Pendidikan Sendratasik Vol 9 No 1 (2020)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (140.617 KB) | DOI: 10.26740/jps.v9n1.p29-41

Abstract

Maraknya kekerasan terjadi di dunia pendidikan yang banyak dilakukan oleh peserta didik membuktikkan bahwa pendidikan karakter sangat penting. Pendidikan karakter dapat melalui pembelajaran salah satunya Seni Budaya. SMAN 8 Malang menerapkan pendidikan karakter pada mata pelajaran Seni Budaya khususnya seni tari. Penelitian ini bertujuan untuk (1) Mendeskripsikan pelaksanaan Pendidikan Karakter pada pembelajaran seni tari; (2) Mendeskripsikan nilai karakter yang ada dalam proses pembelajaran seni tari; (3) Mendeskripsikan hasil pembelajaran nilai karakter melalui seni tari di SMAN 8 Malang. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi (pengamatan), interview (wawancara), dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis taksonomi. Hasil penelitian menunjukan bahwa(1) Pembelajaran seni tari di SMAN 8 Malang menggunakan pendekatan Saientifik, model pembelajaran Problem Based Learning serta metode diskusi kelompok, tanya jawab dan penugasan.(2) Pendidikan karakter yang terdapat dalam pembelajaran seni tari antara lain toleransi, kejujuran, percaya diri, kerja keras, pantang menyerah, kreatif, kerjasama, tanggung jawab, dan disiplin. (3) Untuk mengetahui perubahan sikap pada diri peserta didik, guru melakukan penilaian dengan 3 aspek sesuai dengan kurikulum yaitu aspek pengetahuan, keterampilan, dan sikap.
MODEL PEMBELAJARAN CONTEXTUAL TEACHING LEARNING DI SANGGAR JUANDA BUDI BAHARI SIDOARJO Khusnul Indah Mariyaulfah; Enie Wahyuning Handayani
Jurnal Pendidikan Sendratasik Vol 9 No 1 (2020)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (198 KB) | DOI: 10.26740/jps.v9n1.p42-54

Abstract

Juanda Budi Bahari (JBB) merupakan Sanggar tari yang berdiri pada tanggal 3 Agustus 2006, Lokasi Sanggar di jalan Insinyur Haji Djuanda. Pelajaran di Sanggar terbagi dalam tiga kategori kelas yaitu Dasar, Menengah, dan Lanjut. Jumlah anggota di Sanggar JBB berjumlah 119 peserta didik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data dengan cara observasi, wawancara, dan dokumentasi. Validitas data menggunakan Triangulasi Sumber, Triangulasi Teknik, dan Triangulasi Metode. Analisis data yang digunakan dengan mereduksi data. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa Sanggar JBB memiliki program pembelajaran yang meliputi alokasi waktu. Alokasi waktu adalah jadwal latihan Sanggar untuk menyelesaikan materi pembelajaran. Selain itu terdapat program semester lebih menekankan pada jumlah materi yang diberikan Sanggar JBB. Sanggar JBB Sidoarjo menggunakan model pembelajaran Contextual Teaching Learning (CTL), karena dengan menggunakan model tersebut akan mempermudah pelatih menyampaikan materi, peserta didik dapat menerima materi dengan mudah dan kegiatan pembelajaran menjadi efektif. Simpulan dari penelitian ini meliputi: Sanggar JBB memprogram kegiatan Sanggar dengan baik dari segi waktu, program kelas, dan administrasi. Dalam melaksanakan kegiatan belajar mengajar, pelatih dibantu oleh beberapa asisten agar kegiatan pembelajaran berjalan dengan lancar. Semua langkah-langkah dalam menggunakan model CTL dilaksanakan oleh Sanggar JBB. Hasil dari pembelajaran selain dari perlombaan, adalah pada sikap peserta didik.

Page 6 of 22 | Total Record : 213