cover
Contact Name
Ade Marlisa Rahmadayanti
Contact Email
stikesabdurahmanpalembang@gmail.com
Phone
+6281377902442
Journal Mail Official
lppmstikesabdurahman@gmail.com
Editorial Address
Jl. Sukajaya No.7 Rt/Rw 005/001 Km.5,5 Kec.Sukarami Palembang Telp.(0711) 421674 Ext.201.202.Fax. (0711) 5611015
Location
Kota palembang,
Sumatera selatan
INDONESIA
Jurnal Kesehatan Abdurrahman
ISSN : 20899599     EISSN : 27463737     DOI : https://doi.org/10.55045/jkab.v10i2
Core Subject : Health,
Jurnal Kesehatan Abdurahman (JKAB) adalah jurnal peer-review, multidisiplin dan ilmiah yang menerbitkan artikel asli yang relevan dengan masalah kesehatan nasional, termasuk bidang ilmu kebidanan, perawat, akademisi dan praktisi. Ruang lingkup publikasi artikel yang diterbitkan dalam Jurnal Kesehatan Abdurahman, meliputi: Kehamilan, Kelahiran, Bayi, Tumbuh Kembang, Remaja, Keluarga Berencana, Climacterium dan Menopause dan Terapi komplementer dalam kebidanan.
Articles 205 Documents
HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN CEMAS IBU DALAM PEMBERIAN ASI TERHADAP PRODUKSI ASI IBU MENYUSUI DI DESA GUNUNG AGUNG KABUPATEN MUARA ENIM Fitriani Agustina; Novalia Efrianty
Jurnal Kesehatan Abdurrahman Vol 11 No 1 (2022): Jurnal Kesehatan Abdurahman
Publisher : STIKES Abdurrahman. Pusat Informasi dan Manajemen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (313.404 KB) | DOI: 10.55045/jkab.v11i1.135

Abstract

ASI adalah sumber nutrisi pertama untuk bayi yang mengandung vitamin dan mineral. Rendahnya cakupan pemberian ASI disebabkan oleh beberapa faktor termasuk pengetahuan dan motivasi yang terkait dengan tingkat cemas dalam keinginan untuk menyusui. Tujuan Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan dan tingakat cemas ibu dalam pemberian Asi. Metode Jenis penelitian ini menggunakan metode survey analitik dengan pendekatan Cross Sectional. Pengambilan sampel penelitian ini menggunakan assidental sampling, Jumlah sampel 25 responden Ibu Menyusui Di Desa Gunung Agung Kabupaten Muara Enim, penelitian menggunakan kuesioner dan tehnik wawancara pendekatan, Observsi. Hasil Penelitian disimpulkan bahwa hasil pengetahuan responden yang baik sebanyak 21 (87.5%), dan yang kurang sebanyak 1 (100.0%). Sedangkan kelancaran produksi asi sebanyak 3 (12.5%) dan produksi asi yang tidak lancar tidak ada responden 0 (0.0%). Berdasarkan Analisa bivariat hasil uji Chi-Square diperoleh oleh p value 0.002 (<0.05). Kesimpulan Hal ini menunjukan bahwa ada hubungan yang bermakna antara pengetahuan dan produksi asi. Sedangkan hasil dari Cemas menunjukan bahwa dari 25 responden yang memiliki cemas ringan tentang produksi asi sebanyak 17(89.5%) dan yang memiliki cemas sedang sebanyak 5(83.3%). Sedangkan kelancaran produksi asi sebanyak 2 (10.5%) dan produksi asi yang tidak lancar tsebanyak 1 (16.7%). Berdasarkan Analisa bivariat hasil uji Chi-Square diperoleh oleh p value 0.000 (<0.05).Hal ini menunjukan bahwa ada hubungan yang bermakna antara Cemas dan produksi asi. Saran meningkatkan pengetahuan ibu untuk mengurangi kecemasan agar bisa memperoleh produksi asi yang baik. Breast milk is the first source of nutrition for babies which contains vitamins and minerals. The low coverage of breastfeeding is caused by several factors including knowledge and motivation related to the level of anxiety in the desire to breastfeed. The purpose of this study was to determine the relationship between knowledge and mother's level of anxiety in breastfeeding. Methods This type of research uses an analytical survey method with a Cross Sectional approach. Sampling in this study used incidental sampling, the number of samples was 25 breastfeeding mothers in Gunung Agung Village, Muara Enim Regency, the study used questionnaires and interview techniques, observation. The results of the study concluded that the results of good knowledge of respondents were 21 (87.5%), and 1 (100.0%). While the smooth production of breast milk as much as 3 (12.5%) and the production of breast milk that is not smooth there is no respondent 0 (0.0%). Based on bivariate analysis of Chi-Square test results obtained by p value 0.002 (<0.05). Conclusion This shows that there is a significant relationship between knowledge and breast milk production. While the results of Anxiety showed that of the 25 respondents who had mild anxiety about breast milk production as many as 17 (89.5%) and who had moderate anxiety as many as 5 (83.3%). While the smooth production of breast milk is 2 (10.5%) and the production of breast milk is not smooth is 1 (16.7%). Based on bivariate analysis of Chi-Square test results obtained by p value 0.000 (<0.05). This shows that there is a significant relationship between anxiety and breast milk production. Suggestions increase mother's knowledge to reduce anxiety in order to obtain good breast milk production.
ANALISIS DAMPAK PERNIKAHAN DINI TERHADAP KESEHATAN REPRODUKSI DI KABUPATEN EMPAT LAWANG Vika Tri Zelharsandy
Jurnal Kesehatan Abdurrahman Vol 11 No 1 (2022): Jurnal Kesehatan Abdurahman
Publisher : STIKES Abdurrahman. Pusat Informasi dan Manajemen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (484.281 KB) | DOI: 10.55045/jkab.v11i1.136

Abstract

Pernikahan dini adalah pernikahan yang dilakukan di bawah usia produktif yaitu < 20 tahun, yang dianggap sebagai usia seorang perempuan belum siap secara fisiologis dan psikologis (mental belum siap dan mengerti tentang hubungan seks sehingga akan menimbulkan trauma psikis berkepanjangan dalam jiwa anak yang sulit disembuhkan). Kesehatan reproduksi adalah keadaan sejahtera fisik, mental, dan able secara utuh (tidak semata-semata bebas dari penyakit atau kecacatan dalam semua hal yang berkaitan dengan able reproduksi, serta fungsi dan prosesnya. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis dampak pernikahan dini terhadap kesehatan reproduksi. Metode yang digunakan yaitu penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi dengan cara non-probability yaitu secara purposive sampling. Penelitian ini menggunakan informan sebanayak 5 orang yang terdiri 3 informan yang mengalami dampak kesehatan reproduksi, 1 informan ahli kebidanan dan 1 informan ahli gizi. Pengumpulan data indepth interview (Synchronous Interview) dan menggunakan analisis Miles dan Humbermen. Hasil penelitian didapatkan bahwa informan ibu mengalami masalah kesehatan reproduksi. Kesimpulan dari penelitian ini yaitu secara biologis alat-alat reproduksi masih dalam proses menuju kematangan pada remaja yang berusi < 20 tahun, sehingga belum siap untuk melakukan hubungan seks dengan lawan jenisnya, apalagi jika sampai hamil kemudian melahirkan. Jika dipaksakan justru akan terjadi berbagai masalah kesehatan baik bagi ibu maupun bagi janinnya. Marriage young is a marriage carried out under the productive age of 20 years, which is considered the age of a woman who is not physiologically and psychologically ready (mentally not ready and understanding about sex so that it will cause prolonged psychological trauma in the child's soul which is difficult to heal) . Reproductive health is a state of complete physical, mental and social well-being (not merely free from disease or disability in all matters relating to the reproductive system, as well as its functions and processes). The purpose of this study is to analyze the impact of early marriage on reproductive health. The method used is qualitative research with a phenomenological approach with a non-probability method, namely purposive sampling. This study used 5 informants consisting of 3 informants who experienced reproductive health impacts, 1 obstetrician and 1 nutritionist. Data collection using In-depth interview (Synchronous Interview) and using Miles and Humbermen analysis. The results of the study found that mothers who married young experienced reproductive health problems. The conclusion of this study is that biologically the reproductive organs are still in the process of reaching maturity in adolescents aged < 20 years, so they are not ready to have sex with the opposite sex, especially if they get pregnant and then give birth. If it is forced, it will cause various health problems for both the mother and the fetus.
HUBUNGAN BERAT BADAN BAYI LAHIR DENGAN HIPERBILIRUBINEMIA DI RUANG NEONATUS RSUD. DR. IBNU SUTOWO BATURAJA TAHUN 2020 Siska Delvia; Muhammad Hasan Azhari
Jurnal Kesehatan Abdurrahman Vol 11 No 1 (2022): Jurnal Kesehatan Abdurahman
Publisher : STIKES Abdurrahman. Pusat Informasi dan Manajemen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (337.503 KB) | DOI: 10.55045/jkab.v11i1.137

Abstract

Hiperbilirubin merupakan peningkatan kadar plasma bilirubin dua standar deviasi atau lebih dari kadar yang diharapkan berdasarkan umur bayi atau lebih dari Persentil 90.Metode penelitian menggunakan survey analitik cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh bayi yang dirawat di Ruang Neonatus RSUD Dr Ibnu Sutowo Baturaja. Teknik pengambilan sampel menggunakan metode Accidental sampling. Instrumen dalam penelitian ini menggunakan Checklist.Dari analisa univariat didapatkan Dari 39 responden yang mengalami hiperbilirubinemia sebanyak 12 responden (30,8%) yang mengalami Hiperbilirubinemia dan 27 responden (69,2%) yang tidak mengalami Hiperbilirubinemia dan terdapat 28 responden (71,8%) dengan Berat Badan Bayi Baru Lahir normal dan 11 responden (28,2%) dengan Berat Badan Bayi Baru Lahir tidak normal. Dari analisa Bivariat didapatkan ada hubungan Berat Badan Bayi Baru Lahir dengan Hiperbilirubinemia dengan nilai p value 0,017. Kesimpulan: Ada hubungan Berat Badan Bayi Baru Lahir dengan Hiperbilirubinemia di RSUD Dr. Ibnu Soetowo Baturaja tahun 2020. Saran: Petugas kesehatan aktif melakukan kunjungan ke rumah khususnya pada ibu yang sedang hamil sehingga dapat memecahkan masalah dalam mengatasi hiperbilirubinemia. Hiperbilirubin an increase in plasma levels of bilirubin two standard deviations or more than the levels expected based on the age of the baby or more than 90 percentile. Methods: using cross sectional analytical survey. The population in this study were all infants who were treated at the Space Neonatal Hospital Dr Ibnu Sutowo Balfour. The sampling technique uses accidental sampling method. Instruments in this study using Checklist. Results: Of the univariate analysis obtained Of the 39 respondents who experienced hyperbilirubinemia as many as 12 respondents (30.8%) who had hyperbilirubinemia and 27 respondents (69.2%) who did not have hyperbilirubinemia and there are 28 respondents (71.8%) by weight Newborn Agency normal and 11 respondents (28.2%) with weight Newborns are not normal. From Bivariate analysis found no association Weight Newborns with hyperbilirubinemia with p value 0,017. Conclusion: There is a relationship Weight Newborns with hyperbilirubinemia in Hospital Dr. Ibn Soetowo Baturaja 2016. Advice: Health workers active home visits, especially in women who are pregnant so that they can solve the problem in dealing with hyperbilirubinemia.
KECEMASAN AKSEPTOR KB SUNTIK SELAMA PANDEMI COVID DI PMB LISMARINI PALEMBANG Rini Anggeriani; Ade Marlisa Rahmadayanti; Melia Rahma
Jurnal Kesehatan Abdurrahman Vol 11 No 1 (2022): Jurnal Kesehatan Abdurahman
Publisher : STIKES Abdurrahman. Pusat Informasi dan Manajemen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (552.735 KB) | DOI: 10.55045/jkab.v11i1.138

Abstract

Kecemasan adalah suatu perasaan yang tidak menyenangkan yang digambarkan dengan kegelisahan atau ketegangan dan tanda-tanda hemodinamik yang abnormal sebagai konsekuensi dari stimulasi simpatik, parasimpatik dan endokrin. Pada keadaan pandemi covid yang sedang terjadi saat iniakseptor kb suntik mudah mengalami rasa kekhawatiran akan dirinya untuk melakukan kunjungan ulang kb suntik ke fasilitas kesehatan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kecemasan akseptor kb selama pandemi covid di PMB Lismarini Palembang. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah akseptor kb suntik di PMB Lismarini Palembang. Pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling penelitian ini dilakukan di PMB Lismarini Palembang dari bulam Maret sampai bulan April. Pengumpulan data dilakukan dengan cara mengisi lembar kuisioner. Analisa data menggunakan uji statistik distribusi frekuensi dan crosstabs. Hasil penelitian ini yaitu bahwa dari 34 responden terdapat akseptor kb suntik sebanyak 21 responden (61,8%) yang mengalami kecemasan, dengankategori kecemasan ringan sebanyak 21 responden (61,8%) dan diikuti tidak terdapatkategori kecemasan sedang hingga kecemasan berat. Anxiety is an unpleasant feeling described by restlessness or tension and abnormal hemodynamic signs as a consequence of sympathetic, parasympathetic and endocrine stimulation. In the current state of the covid pandemic, it is easy for injectable KB acceptors to feel worried about themselves to make repeat visits to KB injections to health facilities. The purpose of this study was to determine the anxiety of family planning acceptors during the covid pandemic at PMB Lismarini Palembang. This research uses the methoddescriptive with a cross sectional approach. The population in this study were injectable family planning acceptors at PMB Lismarini Palembang. Sampling using purposive sampling technique was conducted at PMB Lismarini Palembang from March to April. Data was collected by filling out a questionnaire sheet. Data analysis used statistical test of frequency distribution and crosstabs. The results of this study arethat out of 34 respondents there are Injectable family planning acceptors were 21 respondents (61.8%) who experienced anxiety, with mild anxiety category21 respondents (61.8%) and dthere is no category of moderate to severe anxiety.
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PELAKSANAAN INISIASI MENYUSUI DINI (IMD) DI BPM UMI KALSUM, SST, M.KES KELURAHAN SUNGAI MEDANG KOTA PRABUMULIH Dwi Saputri Mayang Sari
Jurnal Kesehatan Abdurrahman Vol 11 No 1 (2022): Jurnal Kesehatan Abdurahman
Publisher : STIKES Abdurrahman. Pusat Informasi dan Manajemen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (302.219 KB) | DOI: 10.55045/jkab.v11i1.139

Abstract

Early initiation of breastfeeding is an important step to facilitate the baby in starting the breastfeeding process. Newborn babies who are placed on the mother's chest or stomach, naturally can find their own source of breast milk (ASI) and suckle. The purpose of this study was to determine the relationship of factors related to the implementation of early breastfeeding initiation (IMD) at BPM Umi Kalsum, SST., M.Kes Sungai Medang Village Prabumulih City in 2021. This study used an Analytical Survey using a Cross Sectional approach. The population of this study were all mothers giving birth at BPM Umi Kalsum totaling 46 respondents. The number of samples in this study were 46 respondents. In the univariate analysis, it was found that from 46 respondents, 31 respondents (67.4%) had good knowledge and 15 respondents (32.6%), found that mothers with high risk parity were 27 respondents (58.7). %) and mothers with low risk parity as many as 19 respondents 41.3%) and it was found that mothers with higher education were 31 respondents (67.4%) and mothers with low education were 15 respondents (32.6%). Bivariate analysis showed that there was a significant relationship between knowledge and the implementation of IMD in infants (p value 0.000), there was a significant relationship between parity and the implementation of IMD in infants (p value 0.000) and there was a significant relationship between maternal education and the implementation of IMD in infants (p value 0.002). The conclusion of this study is that there is a correlation of factors related to the implementation of early breastfeeding initiation (IMD) at BPM Umi Kalsum, SST., M.Kes Sungai Medang Village, Prabumulih. Inisiasi Menyusui Dini adalah langkah penting untuk memudahkan bayi dalam memulai proses menyusui. Bayi baru lahir yang diletakkan pada dada atau perut sang ibu, secara alami dapat mencari sendiri sumber air susu ibu (ASI) dan menyusu. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan faktor-faktor yang berhubungan dengan pelaksanaan inisiasi menyusui dini (IMD) di BPM Umi Kalsum, SST., M.Kes Kelurahan Sungai Medang Kota Prabumulih tahun 2021. Penelitian ini menggunakan Survey Analitik dengan menggunakan pendekatan Cross Sectional. Populasi penelitian ini adalah seluruh ibu melahirkan di BPM Umi Kalsum berjumlah 46 responden. Jumlah sampel pada penelitian ini adalah 46 responden. Pada analisa univariat diketahui dari 46 responden didapatkan bahwa ibu berpengetahuan baik sebanyak 31 responden (67,4%) dan ibu berpengetahuan kurang baik sebanyak 15 responden (32,6%), didapatkan bahwa ibu dengan paritas resiko tinggi sebanyak 27 responden (58,7%) dan ibu dengan paritas resiko rendah sebanyak 19 responden 41,3%)dan didapatkan bahwa ibu berpendidikan tinggi sebanyak 31 responden (67,4%) dan ibu berpendidikn rendah sebanyak 15 responden (32,6%). Analisa Bivariat menunjukkan ada hubungan yang bermakna pengetahuan dengan pelaksanaan IMD pada bayi (p value 0,000), ada hubungan yang bermakna paritas dengan pelaksanaan IMD pada bayi (p value 0,000) dan ada hubungan yang bermakna pendidikan ibu dengan pelaksanaan IMD pada bayi (p value 0,002). Simpulan dari penelitian ini adalah bahwa ada hubungan faktor-faktor yang berhubungan dengan pelaksanaan inisiasi menyusui dini (IMD) di BPM Umi Kalsum, SST., M.Kes Kelurahan Sungai Medang Kota Prabumulih.
Faktor - Faktor Yang Berhubungan Dengan Pelaksanaan Upaya Pencegahan Penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) Di Wilayah Kerja UPTD Puskesmas Tanjung Baru Tahun 2022 Apria Wilinda Sumantri
Jurnal Kesehatan Abdurrahman Vol 11 No 2 (2022): Jurnal Kesehatan Abdurahman
Publisher : STIKES Abdurrahman. Pusat Informasi dan Manajemen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (376.654 KB) | DOI: 10.55045/jkab.v11i2.140

Abstract

Demam Berdarah Dengue (DBD) adalah penyakit yang ditularkan oleh nyamuk yang menyebar dengan cepat. (DBD) tersebar luas di seluruh daerah tropis, dengan variasi risiko local yang di pengaruhi oleh curah hujan, suhu,dan urbanisasi. Metode: Rancangan penelitian menggunakan kuantitatif korelasi dengan pendekatan Cross Sectional. Populasi pada penelitian adalah seluruh Kepala Keluarga desa Tanjung Baru di wilayah kerja UPTD puskesmas Tanjung Baru tahun 2022 yang berjumlah 1544 Kepala Keluarga. Hasil: Berdasarkan analisis univariat diperoleh hasil sebanyak 70.1% responden tidak ada upaya pencegahan DBD, sebanyak 64,3% responden pengetahuan kurang baik, sebanyak 62,7% memiliki sikap negatif, sebanyak 59,7% responden yang tidak rutin menaburkan abate dan sebanyak 61,4% tidak adanya kader jumantik. Hasil analisis bivariat menunjukkan bahwa ada hubungan antara pengetahuan, sikap, abate dan kader jumantik dengan upaya pencegahan penyakit DBD dengan p value 0,000, 0,000, 0,008 dan 0,000. Kesimpulan: Pengetahuan, sikap, abate dan kader jumantik terbukti mempunyai hubungan yang bermakna dengan upaya pencegahan penyakit DBD.
Kenaikan Kadar Kolesterol Ditinjau Dari Konsumsi Gorengan Yudi Budianto; M Agung Akbar
Jurnal Kesehatan Abdurrahman Vol 11 No 2 (2022): Jurnal Kesehatan Abdurahman
Publisher : STIKES Abdurrahman. Pusat Informasi dan Manajemen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (315.156 KB) | DOI: 10.55045/jkab.v11i2.141

Abstract

Kolesterol adalah suatu zat lemak yang beredar di dalam darah, berwarna kekuningan dan berupa seperti lilin, yang diproduksi oleh hati dan sangat diperlukan oleh tubuh. Kolesterol termasuk golongan lipid yang tidak terhidrolisis dan merupakan sterol utama dalam jaringan tubuh manusia. Secara umum tujuan penelitian adalah diketahuinya hubungan konsumsi gorengan terhadap kenaikan kadar kolestrol. Penelitian ini termasuk penelitian yang menggunakan metode kuantitatif korelasi dengan pendekatan Cross Sectional dan jumlah sampel 33 mahasiswa. Variabel – variabel yang di teliti disajikan dalam bentuk tabel distribusi frekuensi dan di uji dengan analisis univariat dan bivariat, yaitu dengan menggunakan instrumen kuesioner data demografi, kuisioner konsumsi gorengan dan pengukuran kadar kolestrol dengan menggunakan alat ukur kolestrol. Berdasarkan hasil penelitian menunjukan bahwa 33 responden yang sebagian besar mahasisw amemiliki kadar kolestrol normal 16 (48,5%) dan kadar kolestrol tinggi 17 (51,5%) . Sedangkan untuk konsumsi gorengan, menurut dari hasil penelitian menunjukkan bahwa responden yang kategori iya konsumsi gorengan 25(75,8%) . dan kategori tidak konsumsi gorengan berjumlah 8 responden (24,2%). Dari hasil analisis statistic uji chi-square menunjukkan bahwa ada hubungan yang bermakna terhadap Konsumsi Gorengan dengan Kenaikan kadar kolestrol di akper Al- Ma’arif Baturaja Tahun 2021.Pada α = 0,05 dengan ρ value = 0,001 yang berarti bermakna antara Konsumsi gorengan dengan Kadar Kolestrol. Kesimpulan pada penelitian ini adalah terdapathubungan konsumsi gorengan terhadap kenaikan kadar kolestrol.
HUBUNGAN USIA, PARITAS, DAN RIWAYAT ABORTUS PADA KEHAMILAN DENGAN KEJADIAN PARTUS PREMATURUS Tiara Fatrin; Ririn Anggraini
Jurnal Kesehatan Abdurrahman Vol 11 No 2 (2022): Jurnal Kesehatan Abdurahman
Publisher : STIKES Abdurrahman. Pusat Informasi dan Manajemen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (378.574 KB) | DOI: 10.55045/jkab.v11i2.142

Abstract

Menurut World Health Organization (WHO), terdapat 600.000 ibu hamil dan bersalin meninggal setiap tahun diseluruh dunia. Desain penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara usia, paritas, dan riwayat abortus dengan kejadian partus prematurus di Rumah Sakit Muhammadiyah Palembang Tahun 2014. Desain penelitian ini merupakan penelitian survey analitik dengan pendekatan Cross Sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu yang mengalami partus prematurus di Rumah Sakit Muhammadiyah Palembang Tahun 2014, dengan sampel penelitian sebanyak 317 responden diambil secara Random Sampling dengan teknik Systematic Random Sampling. Pengambilan sampel melalui rekam medik menggunakan Check-lisk. Data diolah secara analisis univariat dan bivariat. Hasil analisis univariat didapatkan responden yang mengalami partus premturus sebesar 32,5%, responden yang usia berisiko tinggi sebesar 56,8%, responden yang paritas tinggi sebesar 17,7%, responden yang mengalami riwayat abortus sebesar 63,1%. Hasil analisis bivariat dengan uji statistik Chi-Square pada continuity correction, pada usia di peroleh nilai ρ-value sebesar 0,004 < α = 0,05, ada hubungan antara usia dengan kejadian partus prematurus, pada paritas diperoleh nilai ρ-Value sebesar 0,001 < α = 0,05, ada hubungan antara paritas dengan kejadian partus prematurus. Pada riwayat abortus diperoleh nilai ρ-Value sebesar 0,170 > α = 0,05 berarti ada tidak ada hubungan antara riwayat abortus dengan kejadian partus prematurus. Kata kunci : Kejadian Partus Prematurus, Usia, Paritas, dan Riwayat Abortus
HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN REMAJA PUTRI TENTANG KEPUTIHAN TERHADAP PRAKTEK PERSONAL HYGIENE KELAS XI DI SMA KARYA IBU PALEMBANG 2017 Aryanti Aryanti; Yona Sari; Titin Apriyani
Jurnal Kesehatan Abdurrahman Vol 11 No 2 (2022): Jurnal Kesehatan Abdurahman
Publisher : STIKES Abdurrahman. Pusat Informasi dan Manajemen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (402.458 KB) | DOI: 10.55045/jkab.v11i2.143

Abstract

Masa remaja merupakan masa peralihan dari anak-anak menjadi dewasa yang di tandai dengan pertumbuhan yang terus menerus dan berlanjut menuju kondisi seksual serta perkembangan masa remaja berpengaruh pada perkembangan fisik dan kematangan reproduksi. Perubahan pada masa remaja merupakan hormon reproduksi yang belum stabil, sehingga menyebabkan remaja putri rentan mengalami keputihan. Hal ini penting sekali bagi para remaja putri sejak dini merawat kebersihan genetalia dengan praktek personal hygiene secara tepat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan remaja putri tentang keputihan terhadap praktek personal hygiene di SMA Karya Ibu Palembang 2017. Metode penelitian ini merupakan survey analitik dengan pendekatan cross sectional dan dilakukan secara sistematik total sampling. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa dan siswi kelas XI Di SMA Karya Ibu Palembang, sampel yang diambil adalah seluruh siswi kelas XI yang berjumlah 79 responden. Data diolah secara univariat dan bivariat. Hasil bivariat terdapat hubungan antara pengetahuan dengan praktek personal hygiene p value 0,030 ≤ 0,05 yang menunjukkan ada hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan dengan praktek personal hygiene pada siswi kelas XI di SMA Karya Ibu Palembang tahun 2017. Di harapkan dapat menjadi referensi dan memberikan informasi yang lengkap serta bermanfaat untuk perkembangan dan pengetahuan mengenai kesehatan reproduksi yang berkaitan dengan kejadian keputihan. Kata Kunci : Remaja Putri, Keputihan, Praktek Personal Hygiene
Hubungan Pengetahuan dan Personal Hygiene Terhadap Kesehatan Reproduksi Yulia Hariani
Jurnal Kesehatan Abdurrahman Vol 11 No 2 (2022): Jurnal Kesehatan Abdurahman
Publisher : STIKES Abdurrahman. Pusat Informasi dan Manajemen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (315.388 KB) | DOI: 10.55045/jkab.v11i2.146

Abstract

Reproductive health is a state of overall health that includes physical, mental and social life related to reproductive organs, functions and processes. Reproductive health greatly determines the fertility of every individual, so it is important for people to get correct and correct information about reproductive health. The results of the 2019 national analysis show that 39.1% of the population in Indonesia practice clean and healthy living behaviors. So that the changes made in 2019 had an impact on achieving a clean and healthy lifestyle index. Efforts to achieve a clean and healthy life behavior index are by implementing health promotion activities with the help of promotional media (pocket books). The purpose of writing this literature review is to determine the relationship between personal hygiene and reproductive health. This study uses the Literature Review method, namely by searching for article data sources taken using Google Scholar, Garuda Portal and Pubmed. The period of the articles used as references is from 2019 - 2021. From the results of the selection that was carried out using the inclusion and exclusion criteria, 10 articles were found to be reviewed. The results obtained from the 10 reviewed articles all state that there is a significant relationship between personal hygiene and reproductive health.