cover
Contact Name
Saprizal Hadisaputra
Contact Email
rizal@unram.ac.id
Phone
+6287738066422
Journal Mail Official
pijarmipa@unram.ac.id
Editorial Address
Univesitas Mataram. Jalan Majapahit No 62 Mataram, Lombok, NTB. 83125. Indonesia
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Jurnal Pijar MIPA
Published by Universitas Mataram
ISSN : 19071744     EISSN : 24601500     DOI : -
Core Subject : Science, Education,
Jurnal Pijar MIPA (e-ISSN: 2460-1500 & p-ISSN: 1907-1744) is an open-access scientific periodical journal published by the Department of Mathematics and Science Education, Faculty of Teacher Training and Education, University of Mataram. Jurnal Pijar MIPA publishes original articles on current issues and trends in mathematics-science-science education studies. In addition, this journal addresses issues concerning environmental education and environmental science. The journal scopes are: a. Physics and Physics Education b. Chemistry and Chemistry Education c. Biology and Biology Education d. Natural Science and Science Education e. Mathematics and Mathematics Education f. Environmental and Environmental Education
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 17 Documents
Search results for , issue "Vol. 15 No. 2 (2020): Maret" : 17 Documents clear
Pengaruh Waktu Belajar Terhadap Kemampuan Koneksi Matematika Dengan Mengontrol Kemampuan Awal Ihwan Zulkarnain; Muhamad Farhan
Jurnal Pijar Mipa Vol. 15 No. 2 (2020): Maret
Publisher : Department of Mathematics and Science Education, Faculty of Teacher Training and Education, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (222.998 KB) | DOI: 10.29303/jpm.v15i2.1260

Abstract

The purpose of this study is to help improve the mathematical connection skills of students who have been different in each class, this is due to differences in learning time between morning and afternoon which is considered very influential especially when studying and working on math problems. The research method used is the research method used is the experimental method by comparing the experimental class as many as 20 students and the control class as many as 20 students. The study was conducted at Senior High of Bogor Center School in the 2017/2018 academic year class XI with a science major. The sampling technique in the study was based on a multi stage random sampling technique, as many as 3 stages (stages), namely: the first stage of choosing a study group (in this study, the regular study group), the second stage choosing the class (study group), and stage the third chooses research subjects (students). The collection of instruments used for data collection of researchers is a test of 10 questions about the description. The data analysis technique uses the t-test. Based on calculations obtained 0.032 <0.05, so it was concluded that the mathematical connection ability of students who study in the morning is significantly higher than students who study during the day, after controlling for students' initial abilities.
Perangkat Pembelajaran Biologi Berbasis Masalah Terintegrasi Nilai-Nilai Islami Untuk Meningkatkan Penguasaan Konsep Peserta Didik Nurul Ihsani; Agil Al Idrus; Jamaludin Jamaludin
Jurnal Pijar Mipa Vol. 15 No. 2 (2020): Maret
Publisher : Department of Mathematics and Science Education, Faculty of Teacher Training and Education, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (170.726 KB) | DOI: 10.29303/jpm.v15i2.1326

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan perangkat pembelajaran biologi berbasis masalah yang mengintegrasikan nilai-nilai Islam untuk meningkatkan penguasaan konsep siswa. Penelitian pengembangan ini mengacu pada model pengembangan 4D yang terdiri dari tahap Define, Design, Development, Disseminate. Uji validitas perangkat pembelajaran dilakukan oleh tiga ahli pembelajaran biologi sebagai validator. Tes kepraktisan perangkat dilakukan melalui pembelajaran biologi pada peserta didik Kelas X IPA MA. Uji keefektifan perangkat melalui eksperimen dengan desain kelompok kontrol non-pretest-posttest. Hasil uji coba menunjukkan bahwa skor persentase rata-rata validitas perangkat pembelajaran dari ketiga validator adalah 88,62% dengan kriteria sangat valid. Hasil uji kepraktisan perangkat pembelajaran yang diperoleh dari tanggapan peserta didik dan pendidik adalah rata-rata 90,73% dengan kriteria sangat praktis. Hasil uji coba keterlaksanaan pembelajaran  diperoleh skor rata-rata 89,59% dengan kriteria sangat praktis. Hasil tes penguasaan konsep biologi di kelas eksperimen diperoleh skor rata-rata 70,58% dengan kriteria tinggi, dan di kelas kontrol nilai rata-rata 34,09% dengan kriteria sedang. Berdasarkan hasil uji validitas, uji kepraktisan, dan uji efektivitas, perangkat pembelajaran biologi terintegrasi berdasarkan nilai-nilai Islam yang dihasilkan melalui penelitian dapat dinyatakan valid, praktis dan efektif untuk meningkatkan penguasaan konsep biologi peserta didik di MA.
Pengaruh penerapan praktikum berbasis kearifan lokal terhadap keterampilan literasi sains dan hasil belajar Riska Dia Sapitri; Saprizal Hadisaputra; Eka Junaidi
Jurnal Pijar Mipa Vol. 15 No. 2 (2020): Maret
Publisher : Department of Mathematics and Science Education, Faculty of Teacher Training and Education, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (213.866 KB) | DOI: 10.29303/jpm.v15i2.1342

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan metode praktikum berbasis kearifan lokal terhadap keterampilan literasi sains dan hasil belajar siswa kelas XI IPA SMAN 3 Sumbawa Besar. Penelitian ini termasuk dalam penelitian eksperimen semu yang menggunakan desain penelitian pre-test posttest control group design. Populasi dalam penelitian ini meliputi seluruh siswa kelas XI IPA SMAN 3 Sumbawa Besar yang berjumlah 130 siswa. Adapun sampel pada penelitian ini yaitu berjumlah 47 siswa. Instrumen yang digunakan berupa angket keterampilam literasi sains dan tes pilihan ganda. Data keterampilan literasi sains (pretest-posttest) dianalisis menggunakan uji N-Gain untuk mengetahui peningkatan keterampilan literasi sains siswa, diperoleh N-Gain kelas eksperimen berkategori sedang 37% dan kelas kontrol berkategori rendah 25%. Hasil uji hipotesis data N-Gain keterampilan literasi sains siswa menggunakan uji-t, diperoleh thitung sebesar 2,55 dan ttabel (probabilitas 5 %) sebesar 1,68, maka thitung >ttabel (2,55 > 1,68). Data hasil belajar (pretest-posttest) dianalisis menggunakan uji N-Gain untuk mengetahui peningkatan hasil siswa, diperoleh N-Gain kelas eksperimen berkategori sedang (31 %) dan kelas kontrol berkategori rendah (24 %). Hasil uji hipotesis data N-Gain hasil belajar siswa menggunakan uji-t, diperoleh thitung sebesar 1,69 dan ttabel (probabilitas 5 %) sebesar 1,68, maka thitung> ttabel (1,69 > 1,68). Berdasrkan hasil uji-t dapat disimpulkan bawah terdapat pengaruh metode praktikum berbasis kearifan lokal terhadap keterampilan literasi sains dan hasil belajar siswa.
Pengaruh Penggunaan Model Pembelajaran Pratikum Melalui Pendekatan Discovery Berbasis Inkuiri dan Gaya Kognitif Terhadap Hasil Belajar Siswa Eko Sugiarto; Hartono Hartono; Subandowo Subandowo
Jurnal Pijar Mipa Vol. 15 No. 2 (2020): Maret
Publisher : Department of Mathematics and Science Education, Faculty of Teacher Training and Education, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (166.207 KB) | DOI: 10.29303/jpm.v15i2.1357

Abstract

Pemilihan model atau metode pembelajaran yang sesuai untuk materi pelajaran tertentu, karakteristik materi pelajaran, dan karakteristik peserta didik (gaya kognitif) terhadap pencapaian hasil belajar. Penelitian eksperimen ini dengan desain treatment by level 2x2. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini yaitu 2 kelas eksperimen dan 2 kelas kontrol, masing-masing kelas berjumlah 38 peserta didik baik dari SMP Negeri 17 Surabaya maupun dari SMP Negeri 16 Surabaya, yang secara empirik dipandang cukup homogen serta memiliki karakter yang relatif sama. Instrumen yang digunakan terdiri dari 2 instrumen yaitu (1) instrumen untuk mengukur gaya kognitif dan (2) instrumen untuk mengukur hasil belajar. Instrumen yang pertama adalah Group Embedded Figures Test (GEFT) untuk mengukur gaya kognitif, sedangkan instrument yang kedua adalah tes pengetahuan awal (pre-test) dan setelah perlakuan (post-test) yang terdiri dari 20 soal pilihan ganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai probabilitas signifikansi  <  0,05 maka kesimpulan H0 ditolak dan H1 diterima. Hal ini terbukti;  (1) Ada perbedaan antara model pembelajaran pratikum melalui pendekatan discovery berbasis inkuiri dengan model pembelajaran pratikum tanpa melalui pendekatan discovery berbasis inkuiri pada materi sistem gerak pada manusia terhadap hasil belajar kelas 8 pada tahun pelajaran 2018-2019 di SMP Negeri 17 dan SMP Negeri 16 Surabaya; (2) Ada perbedaan antara gaya kognitif tinggi atau field Independence (FI) dan gaya kognitif rendah atau dependence (FD) pada materi sistem gerak pada manusia terhadap hasil belajar kelas 8 pada tahun pelajaran 2018-2019 di SMP Negeri 17 dan SMP Negeri 16 Surabaya; (3) Ada interaksi antara model pembelajaran pratikum melalui pendekatan discovery berbasis inkuiri dan gaya kognitif terhadap hasil belajar kelas 8 pada tahun pelajaran 2018-2019 di SMP Negeri 17 dan SMP Negeri 16 Surabaya.
Kajian Pelaksanaan Praktikum Ilmu Pengetahuan Alam Sekolah Menengah Pertama Di Kota Mataram Aliefman Hakim; A Wahab Jufri; Kosim Kosim; Imam Bachtiar; Syamsul Bahri
Jurnal Pijar Mipa Vol. 15 No. 2 (2020): Maret
Publisher : Department of Mathematics and Science Education, Faculty of Teacher Training and Education, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (217.637 KB) | DOI: 10.29303/jpm.v15i2.1458

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melakukan pemetaan terhadap aktivitas praktikum IPA di Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kota Mataram diantaranya adalah identifikasi tingkat motivasi guru-guru IPA SMP Negeri di Kota Mataram dalam melakukan kegiatan praktikum IPA, data pelaksanaan praktikum yang telah berlangsung dengan mengobservasi kendala yang ada termasuk kondisi sarana prasarana penunjang praktikum IPA di SMP di Kota Mataram. Penelitian ini merupakan penelitian survey dengan menggunakan metode fishbone diagram (diagram tulang ikan). Pengumpulan data pada survey dijaring menggunakan angket/kuisioner dan wawancara. Jenis kuisioner pada penelitian ini adalah kuisioer tertutup dengan rating scale. populasi penelitian ini berjumlah 24 sekolah negeri. Penentuan sampel dilakukan secara random sehingga diperoleh sampel guru IPA sebanyak 15 sampel. Sampel diberikan tiga jenis angket yaitu angket motivasi praktikum, angket pelaksanaan praktikum, dan angket sarana prasarana penunjang praktikum. Motivasi guru IPA dalam melakukan kegitan praktikum termasuk kategori sedang dengan rata-rata sebesar 64 yang terbagi dalam 13.3% motivasi tinggi dan 86.7% motivasi sedang. Pelaksanaan praktikum IPA tergolong baik yaitu sebesar 80.3%. Adapun ketersediaan saran prasarana penunjang praktikum tergolong sangat baik yaitu sebesar 94.2% tersedia. Akan tetapi, berdasarkan hasil hasil uji regresi linear dengan nilai signifikansi 0.355 lebih besar dari 0.05. Hal ini menunjukkan bahwa motivasi praktium, pelaksanaan praktikum, dan ketersediaan sarana prasarana tidak saling berhubungan.
Pengaruh Penggunaan Media Simulasi Phet (Physics Education Technology) Terhadap Hasil Belajar Fisika Rozi Saputra; Susilawati Susilawati; Ni Nyoman Sri Putu Verawati
Jurnal Pijar Mipa Vol. 15 No. 2 (2020): Maret
Publisher : Department of Mathematics and Science Education, Faculty of Teacher Training and Education, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (216.798 KB) | DOI: 10.29303/jpm.v15i2.1459

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan media simulasi PhET (physics education tehnology) terhadap hasil belajar fisika peserta didik SMA Negeri 1 Kediri tahun ajaran 2018/2019. Jenis penelitian ini adalah quasi experiment dengan desain penelitian non-equivalent control group design. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XI MIA SMAN 1 Kediri dengan jumlah 64 peserta didik, tehnik pengambilan sampel menggunakan cluster random sampling dan diperoleh kelas XI MIA 1 sebagai kelas eksperimen sebanyak 21 orang dan kelas XI MIA 2 sebagai kelas Kontrol sebanyak 20 orang. Kelas eksperimen diberikan perlakuan pembelajaran dengan model pembelajaran langsung menggunakan media simulasi PhET (Physics Education Tehnology) sedangkan kelas kontrol menggunakan pembelajaran konvensional. Uji coba instrument tes hasil belajar telah memenuhi syarat diantaranya, uji validitas, reliabilitas, tingkat kesukaran dan daya beda. Sehingga diperoleh sebanyak 25 soal valid dan 5 soal tidak valid dari 30 soal yang diujikan, kemudian soal tersebut diberikan saat melakukan tes awal dan tes akhir. Setelah didapatkan hasil tes akhir kedua kelas homogen dan terdistribusi normal hipotesis penelitian diujikan dengan uji-t dengan taraf signifikan 5% dan diperoleh hasil thitung sebesar 4,12 dan  ttabel sebesar 2,02 sehingga dapat dikatakan bahwa nilai thitung lebih besar dari ttabel. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh penggunaan media simulasi PhET (Physics Education Technology)  terhadap hasil belajar fisika peserta didik.
Pengaruh Model Pembelajaran Coneccting, Organizing, Reflecting, Extending (CORE) Terhadap Pemahaman Konsep Fisika Dan Kemampuan Berpikir Kritis Murniati Murniati; Syahrial Ayub; Hairunisyah Sahidu
Jurnal Pijar Mipa Vol. 15 No. 2 (2020): Maret
Publisher : Department of Mathematics and Science Education, Faculty of Teacher Training and Education, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (216.531 KB) | DOI: 10.29303/jpm.v15i2.1475

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Connecting, Organizing, Reflecting, Extending (CORE) terhadap pemahaman konsep fisika dan kemampuan berpikir kritis peserta didik SMAN 1 Labuhan Haji.  Jenis penelitian quasi experiment dengan desain penelitian non-equivalent control group design. Populasinya seluruh peserta didik kelas XI IPA SMAN 1 Labuhan Haji Tahun Pelajaran 2019/2020 yang  berjumlah 157 orang dengan teknik pengambilan sampel purposive sampling. Terdapat dua sampel yang diambil yaitu peserta didik kelas XI IPA 3 sebagai kelas eksperimen yang diberikan perlakuan berupa model pembelajaran CORE dan peserta didik kelas XI IPA 4 sebagai kelas kontrol yang diberikan perlakukan pembelajaran konvensional. Jenis tes yang digunakan yaitu pilihan ganda sebanyak 15 item soal untuk pemahaman konsep dan soal essay sebanyak 5 item untuk kemampuan berpikir kritis. Uji hipotesis menggunakan uji MANOVA. Hasil uji hipotesis menunjukkan signifikan 0,024 sehingga H0 ditolak dan Ha diterima. Kesimpulannya terdapat pengaruh model pembelajaran CORE terhadap pemahaman konsep fisika dan kemampuan berpikir kritis peserta didik SMAN 1 Labuhan Haji.
Penerapan Model Eliciting Activities Untuk Meningkatkan Self Efficacy (Keyakinan Diri) Dan Hasil Belajar Peserta Didik Rasmiwetti Rasmiwetti; Ega Fahreni; Jimmi Copriady
Jurnal Pijar Mipa Vol. 15 No. 2 (2020): Maret
Publisher : Department of Mathematics and Science Education, Faculty of Teacher Training and Education, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (285.571 KB) | DOI: 10.29303/jpm.v15i2.1511

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui keefektifan model pembelajaran eliciting activities dalam meningkatkan hasil belajar siswa pada materi hidrokarbon di kelas XI SMAN 15 Pekanbaru. Penelitian merupakan jenis penelitian quasi exsperiment menggunakan rancangan randomized pretest-posttest control group. Populasi penelitian adalah semua siswa kelas XI SMAN 15 Pekanbaru, sedangkan sampel penelitian adalah siswa kelas XI MIA 2 dan MIA 3 SMAN 15 Pekanbaru. Pada penelitian ini digunakan uji normalitas dan uji homogenitas. Uji normalitas secara Liliefors yang bertujuan untuk melihat normalitas data, sedangkan uji homogenitas bertujuan menguji kesamaan varians dan uji kesamaan rata-rata dengan menggunakan uji F dan uji-t. Uji hipotesis untuk meningkatkan self efficacy (keyakinan diri) dan hasil belajar dihitung dengan menggunakan uji-t. Hasil uji-t adalah thitung > ttabel yaitu 19,75 > 1,67, dapat disimpulkan model eliciting activities dapat meningkatkan self efficacy. Sedangkan korelasi antara self efficacy (keyakinan diri) dengan hasil belajar dihitung menggunakan uji product moment. Penerapan model eliciting activities dapat meningkatkan self efficacy (keyakinan diri) dan hasil belajar. Nilai korelasi (r) nya adalah 0,8079 > 0,392, dapat disimpulkan terdapat korelasi positif yang sangat kuat antara self efficacy (keyakinan diri) dan hasil belajar siswa pada materi hidrokarbon.
Pengaruh Dosis Dan Waktu Pemberian Kompos Terhadap Pertumbuhan Kangkung Darat Ahmad Raksun; Lalu Zulkifli; Mahrus Mahrus
Jurnal Pijar Mipa Vol. 15 No. 2 (2020): Maret
Publisher : Department of Mathematics and Science Education, Faculty of Teacher Training and Education, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (112.342 KB) | DOI: 10.29303/jpm.v15i2.1516

Abstract

penelitian tentang pengaruh dosis dan waktu pemberian kompos terhadap pertumbuhan kangkung darat telah dilaksankan di Desa Bajur Kecamatan Labuapi kabupaten Lombok Barat. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui: (1) pengaruh dosis kompos terhadap pertumbuhan kangkung darat, (2) pengaruh waktu pemberian kompos terhadap pertumbuhan kangkung darat, (3) pengaruh interaksi antara dosis dan waktu pemberian kompos terhadap pertumbuhan kangkung darat. Dalam penelitian ini digunakan rancangan faktorial yang terdiri atas 2 faktor. Faktor pertama adalah dosisis kompos yang terdiri atas 5 level yaitu: Ko = tampa pemberian  kompos (kontrol), K1 = pemberian 0,5 kg kompos/1 m2 lahan pertanian, K2 = pemberian 1,0 kg kompos/1 m2 lahan pertanian, K3 = pemberian 1,5 kg kompos/1 m2 lahan pertanian,, K4 = pemberian 2,0 kg pupuk organik/1 m2 lahan pertanian. Faktor kedua adalah waktu pemberian pupuk kompos yang terdiri atas: W1 = pemberian kompos 10 hari sebelum tanam, W2 = pemberian kompos 20 hari sebelum tanam, W3 = pemberian kompos 30 hari sebelum tanam dan W4 =  Pemberian kompos 40 hari sebelum tanam. Parameter pertumbuhan yang diukur adalah tinggi batang, jumlah daun, panjang helaian daun dan lebar helaian daun.  Data penelitian dianalisis dengan analisis sidik ragam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) perbedaan dosis kompos berpengaruh nyata terhadap tinggi batang, panjang helaian daun dan lebar helaian daun kangkung darat tetapi tidak berpengaruh nyata terhadap jumlah daun kangkung darat, (2) perbedaan waktu pemberian kompos berpengaruh nyata terhadap tinggi batang, panjang helaian daun, jumlah daun dan lebar helaian daun kangkung darat, (3) interaksi antara dosis dan waktu pemberian kompos berpengaruh nyata terhadap jumlah daun dan panjang helaian daun tetapi tidak berpengaruh nyata terhadap  tinggi batang dan lebar helaian daun kangkung darat, (4) dosis optimum kompos yang perlu diberikan pada lahan pertanian Desa Bajur Kecamatan Labuapi agar kangkung darat dapat tumbuh optimal adalh 1,5 kg per 1 m2 lahan Kata-kata kunci: Kompos, pertumbuhan kangkung darat
Histamine test kit formation from Manganase (II), 5-fluorouracil and Alizarin red S complex compound Hijriati Sholehah; Hismi Susane
Jurnal Pijar Mipa Vol. 15 No. 2 (2020): Maret
Publisher : Department of Mathematics and Science Education, Faculty of Teacher Training and Education, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (245.895 KB) | DOI: 10.29303/jpm.v15i2.1534

Abstract

This researh aims to detect the presence of histamine by forming complex compounds of 5-fluorouracil, Mn (II) metal ions and alizarin red S reagents. This type of research is a laboratory experiment. This research was conducted at the Ikip Chemistry Laboratory in 2019. The results showed that the Test Kit that was made could be used to detect the presence of histamine determining the existence of histamine qualitatively viewable color formed based on complex compounds of  Mn(II)-His-5FU-ARS seen from the shift in wavelength of maximum generated.. The making of the histamine test kit is made by varying the concentration of 10-100 ppm at 10 ppm   intervals under optimum conditions and can be used to make a color comparator solution. Then  the method validity test is done by making a standard histamine curve that gives a regression equation  y = 0.001x + 0.3364 with a correlation coefficient (r2) = 0.9972. Based on the validity test method, the accuracy value is in the range of  95.0-106% and the results of the test kit on tuna samples indicate that the histamine test kit made has a good accuracy value because the average recovery value is 96%. 

Page 1 of 2 | Total Record : 17


Filter by Year

2020 2020


Filter By Issues
All Issue Vol. 21 No. 1 (2026): in Progress Vol. 20 No. 8 (2025): Special Issue Vol. 20 No. 7 (2025) Vol. 20 No. 6 (2025) Vol. 20 No. 5 (2025) Vol. 20 No. 4 (2025): Special Issue Vol. 20 No. 3 (2025) Vol. 20 No. 2 (2025) Vol. 20 No. 1 (2025) Vol. 19 No. 6 (2024): November 2024 Vol. 19 No. 5 (2024): September 2024 Vol. 19 No. 4 (2024): July 2024 Vol. 19 No. 3 (2024): May 2024 Vol. 19 No. 2 (2024): March 2024 Vol. 19 No. 1 (2024): January 2024 Vol. 18 No. 6 (2023): November 2023 Vol. 18 No. 5 (2023): September 2023 Vol. 18 No. 4 (2023): July 2023 Vol. 18 No. 3 (2023): May 2023 Vol. 18 No. 2 (2023): March 2023 Vol. 18 No. 1 (2023): January 2023 Vol. 17 No. 6 (2022): November 2022 Vol. 17 No. 5 (2022): September 2022 Vol. 17 No. 4 (2022): July 2022 Vol. 17 No. 3 (2022): May 2022 Vol. 17 No. 2 (2022): March 2022 Vol. 17 No. 1 (2022): January 2022 Vol. 16 No. 5 (2021): November 2021 Vol. 16 No. 4 (2021): September 2021 Vol. 16 No. 3 (2021): Juni 2021 Vol. 16 No. 2 (2021): Maret 2021 Vol. 16 No. 1 (2021): Januari 2021 Vol. 15 No. 5 (2020): Edisi Khusus Penelitian Pengembangan Pengkajian Ilmu dan Pengajaran MIPA Vol. 15 No. 4 (2020): September Vol. 15 No. 3 (2020): Juni Vol. 15 No. 2 (2020): Maret Vol. 15 No. 1 (2020): Januari Vol. 14 No. 3 (2019): September Vol. 14 No. 2 (2019): Juni Vol. 14 No. 1 (2019): Maret Vol. 13 No. 2 (2018): September Vol. 13 No. 1 (2018): MARET Vol. 12 No. 2 (2017): September Vol. 12 No. 1 (2017): Maret Vol. 11 No. 2 (2016): SEPTEMBER Vol. 11 No. 1 (2016): Maret Vol. 10 No. 2 (2015): September Vol. 10 No. 1 (2015): Maret Vol. 9 No. 2 (2014): September Vol. 9 No. 1 (2014): Maret Vol. 8 No. 2 (2013): September Vol. 8 No. 1 (2013): Maret Vol. 7 No. 2 (2012): September Vol. 7 No. 1 (2012): Maret Vol. 6 No. 2 (2011): September Vol. 6 No. 1 (2011): Maret Vol. 5 No. 2 (2010): September Vol. 5 No. 1 (2010): MARET Vol. 4 No. 2 (2009): September Vol. 4 No. 1 (2009): Maret More Issue