cover
Contact Name
Yunardi Kristian Zega
Contact Email
yunardichristian@gmail.com
Phone
+6281213076611
Journal Mail Official
yunardikzega@sttrealbatam.ac.id
Editorial Address
Jl. Ahmad Yani, Komplek House of Glory Belakang Ruko Eden Park, Taman Baloi, Batam Kota, Batam City, 29432 Kec. Batam Kota, Kotamadaya Batam, Kepulauan Riau.
Location
Kota batam,
Kepulauan riau
INDONESIA
Real Coster
ISSN : -     EISSN : 28076044     DOI : -
Real Coster : Journal of Community Service receives all articles regarding Community Service reports from lecturers, both within the Batam Real Theological College, as well as other Christian religious colleges.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 4, No 2: September 2021" : 5 Documents clear
Pelatihan Pemanfaatan Media Panggung Boneka Bagi Guru Sekolah Minggu Ireni Irnawati Pellokila; Maria Indriani Sesfao
Real Coster : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 4, No 2: September 2021
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Real Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (4356.105 KB) | DOI: 10.53547/rcj.v4i2.144

Abstract

The purpose of this activity is to provide understanding and knowledge to Sunday school teachers about learning media as well as an experience for Sunday school teachers in the Central Kupang City class about the importance of using learning media and school activities and the use of puppet stage media. This activity is intended to add insight and skills Sunday school teachers in utilizing various available media in delivering interesting Bible stories to children, so that the process of Sunday school activities can run with enthusiasm and joy. Because in school learning that is carried out in the congregation is still very boring for children, especially for small and middle class children, the same teaching methods are carried out from week to week by Sunday school teachers such as stories and coloring pictures. This causes Sunday school children to feel lazy to come to Sunday school, let alone listen to the stories that are told. Because especially for children's classes, they prefer to listen to something interesting. The methods used in this service activity are socialization, mentoring and training, and reflection. From the service activities carried out, the results obtained are Sunday school teachers understand about learning media and the importance of using learning media in Sunday schools to attract children's interest in participating in Sunday school activities, especially using the puppet stage media which is interesting and fun, even school teachers are starting to can use and have the initiative to make their own existing learning media, especially dolls from patchwork/recycled materials. Keywords: Sunday school; media; puppet stage; training AbstrakTujuan dari kegiatan ini adalah memberikan pemahaman dan pengetahuan kepada guru sekolah minggu tentang media pembelajaran serta sebagai pengalaman bagi guru sekolah minggu di klasis Kota Kupang Tengah tentang pentingnya pemanfaatan media pembelajaran dan kegiatan sekolah dan penggunaan media panggung boneka, Kegiatan ini dimaksudkan untuk menambah wawasan dan keterampilan guru sekolah minggu dalam pemanfaatan berbagai media yang tersedia dalam penyampaian cerita Alkitab kepada anak yang menarik, sehingga proses kegiatan sekolah minggu dapat berjalan dengan semangat dan sukacita. Karena dalam pembelajaran sekolah yang dilakukan di jemaat masih sangat membosankan bagi anak, khususnya anak kelas kecil dan kelas tanggung, metode mengajar yang sama yang dilakuakn dari minggu ke minggu oleh pengajar sekolah minggu seperti cerita dan mewarnai gambar. Hal ini menyebabkan anak sekolah minggu merasa malas untuk datang ke sekolah minggu, apalagi mendegarkan cerita yang disampaikan. Sebab khusus untuk kelas anak, lebih senang mendegarkan sesuatu yang menarik. Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian ini adalah sosialisasi, pendampingan dan pelatihan, serta refleksi. Dari kegiatan pengabdian yang dilakukan, maka hasil yang diperoleh yaitu guru sekolah minggu memahami tentang media pembelajaran dan pentingnya pemanfaatan media pembelajaran di sekolah minggu untuk menarik minat anak dalam mengikuti kegiatan sekolah minggu, khususnya menggunakan media panggung boneka yang menarik dan menyenangkan, bahkan guru sekolah mulai dapat menggunakan dan memiiki inisiatif untuk membuat sendiri media belajar yang ada khususnya boneka dari bahan perca/daur ulang. Kata kunci: sekolah minggu; media; panggung boneka; pelatihan
Pelayanan Masyarakat Pengobatan Gratis dan Edukasi Kehidupan di Masa Kenormalan Baru, Tanjung Uban, Kabupaten Bintan Candra Gunawan Marisi; Sabar Manahan Hutagalung; Tiurma Basa Marina Simanjuntak; Purba Deo; Evans Dusep Dongoran
Real Coster : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 4, No 2: September 2021
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Real Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3881.209 KB) | DOI: 10.53547/rcj.v4i2.167

Abstract

Extreme weather changes have caused several complaints of health problems such as fever, flu, cough, and fever, with the pandemic condition still in Bintan making the congregation and residents reluctant to seek treatment at the hospital. STT Real and local church GBI My Home Tanjung Uban in collaboration with the klinik rumah sehat Bethel held a social service for free medical treatment as a form of community service. This paper was carried out using a qualitative method, namely collecting data through observation and interviews with residents so that data was collected and it was decided to do community service. This activity has succeeded in providing education that is much needed by the community and is carried out at the right time as needed. The community enthusiastically received free medical treatment, nutritional health consultation, dental health consultation, mental and mental health consultation during the new normal, and even received education on managing distance education, which requires children to learn from home.Keywords: education; free treatment; social service; pandemic; real care AbstrakPerubahan cuaca yang ekstrim menimbulkan beberapa keluhan gangguan kesehatan seperti demam, flu, batuk dan meriang, dengan kondisi pandemi yang masih ada di Bintan membuat jemaat dan warga enggan untuk berobat puskesmas atau rumah sakit. Sekolah Tinggi Teologi Real Batam dan gereja lokal Gereja Bethel di Indonesia (GBI) My Home Tanjung Uban bekerjasama dengan klinik rumah sehat Bethel mengadakan bakti sosial pengobatan gratis sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat (PkM). Tulisan ini dilakukan dengan metode kualitatif, yakni mengumpulkan data melalui observasi dan wawancara kepada warga sehingga terkumpul data dan diputuskan untuk melakukan pengabdian kepada masyarakat. Kegiatan ini telah berhasil memberikan edukasi yang sangat dibutuhkan oleh masyarakat dan dilakukan di waktu yang tepat sesuai kebutuhan. Masyarakat dengan antusias menerima pengobatan gratis, konsultasi kesehatan gizi, konsultasi kesehatan gigi, konsultasi kesehatan mental, dan kejiawaan di masa kenormalan baru bahkan mendapatkan edukasi mengelola pendidikan jarak jauh yang mengharuskan anak belajar dari rumah.Kata kunci: bakti sosial; edukasi; pandemi; pengobatan gratis; real care
Pendampingan Menulis Penelitian Tindakan Kelas di Larantuka, Flores Timur Ezra Tari; Lanny I.D. Koroh; Umar Ali; Martin Ch. Liufeto; Talita Tlonaen
Real Coster : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 4, No 2: September 2021
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Real Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2515.093 KB) | DOI: 10.53547/rcj.v4i2.145

Abstract

Classroom action training was agreed upon by the service team, starting with concerns about the teacher's difficulties. The service team found that many teachers had not been able to combine observations in class. This research is a way of teacher research in the classroom to find problems in the learning process. The teacher found many problems related to learning, namely process design, media, learning techniques, and learning outcomes. To realize good classroom action research techniques, training is done. Some teachers have not been able to write a good scientific paper. So the service team trains skilled teachers in writing. The method of service in this service begins with planning the location of the service. The plan is carefully prepared to avoid obstacles in the field. This training produces groups of writer teachers according to their respective fields. The team already found teachers who did classroom action research. However, the difficulty in pouring it in the article. So that the team assists in writing classroom action research articles that will be published in journals, follow-up assistance is carried out in WhatsApp groups.Keywords: report; theory; learning; writing; class action AbstrakPelatihan tindakan kelas disepakati oleh tim pengabdian, diawali keresahan akan kesulitan guru dalam melakukannya. Tim pengabdian menemukan masih banyak guru yang belum bisa meramu hasil pengamatan dalam kelas. Kegiatan ini merupakan cara penelitian guru dalam kelas untuk menemukan masalah dalam proses pembelajaran. Guru menemukan banyak masalah terkait pembelajaran, yakni: rancangan proses, media, teknik pembelajaran, dan hasil pembelajaran. Untuk merealisasikan teknik penelitian tindakan kelas yang baik, maka dibuat pelatihan. Ada juga guru yang belum mampu menulis sebuah karya ilmiah yang baik. Maka tim pengabdian melatih guru terampil dalam menulis. Metode pengabdian ini diawali dengan merencanakan lokasi pengabdian. Rencana dipersiapkan dengan matang agar tidak ada kendala di lapangan. Pelatihan ini menghasilkan kelompok guru penulis sesuai bidang masing-masing. Tim menemukan sudah ada guru yang dapat membuat penelitian tindakan kelasn namun masih kesulitan dalam menuangkannya ke dalam artikel sehingga tim mendampingi dalam penulisan artikel penelitian tindakan kelas yang akan diterbitkan di jurnal. Selanjutnya, pendampingan lanjutan dilakukan dalam grup WhatsApp.Kata kunci: laporan; materi; pembelajaran; penulisan; tindakan kelas
Pendampingan Pastoral bagi Pacaran Beda Agama di Gereja Beth-El Tabernakel Sei Menggaris Menurut 2 Korintus 6:14-18 Endik Firmansah; Adi Prasetyo Wibowo
Real Coster : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 4, No 2: September 2021
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Real Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3668.506 KB) | DOI: 10.53547/rcj.v4i2.163

Abstract

Interfaith dating is a phenomenon that cannot be avoided. Regardless of the pros and cons of the church on whether or not different religions are allowed to date. The church thinks that assistance for interfaith courtship is very useful because it can be a medium to prevent interfaith marriages that are contrary to the basic values of the Christian faith. Responding to interfaith courtship, the church cannot remain silent. The church must be active to play a maximum role in preventing interfaith courtship by providing assistance to interfaith dating couples, in this case Christianity and Islam. The interesting thing is, in 2 Corinthians 6:14-18 there is an implied method to provide assistance to interfaith courtship, behind the strict commandment that forbids having an interfaith partner. This paper will use a postpositivism qualitative approach, accompanied by examples of interfaith courtship cases that occurred in GBT Sei Menggaris, North Kalimantan. As for the results of this assistance, interfaith couples can be directed to courtship guidance with partners who share the same faith, namely by following the Christian faith.Keywords: church; the book of Corinth; accompaniment; pastoral; different religion dating AbstrakPacaran beda agama adalah sebuah fenomena yang tidak bisa dihindari. Terlepas dari pro dan kontra gereja terhadap boleh tidaknya pacaran beda agama. Gereja emikirkan pendampingan terhadap pacaran beda agama amat bermanfaat karena dapat menjadi sebuah media untuk mencegah terjadinya perkawinan beda agama yang bertentangan dengan nilai dasar iman Kristen. Menyikapi pacaran beda agama, gereja tidak bisa tinggal diam. Gereja harus aktif untuk berperan semaksimal mungkin mencegah terjadinya pacaran beda agama dengan melalukan sebuah pendampingan kepada pasangan pacaran beda agama, dalam hal ini Kristen dan Islam. Menariknya adalah, di dalam 2 Korintus 6:14-18 terdapat metode secara tersirat untuk melakukan pendampingan pada pacaran beda agama, di balik perintah tegas yang melarang untuk memiliki pasangan beda agama. Penulisan ini akan menggunakan metode pendekatakan kualitatif pospositivisme dengan disertai contoh kasus pacaran beda agama yang terjadi di GBT Sei Menggaris, Kalimantan Utara. Adapun hasil dari pendampingan ini, pasangan beda agama dapat diarahkan kepada bimbingan pacaran dengan pasangan yang seiman yaitu dengan mengikuti iman Kristen.Kata Kunci : gereja; kitab Korintus; pendampingan; pastoral; pacaran beda agama
Keterlibatan Guru dalam Pelayanan Ibadah Sekolah Minggu: Upaya Membentuk Karakter Anak Melalui Metode Bermain di Pulau Teluk Nipah Rismag Dalena Florentina Monica Br Manurung; Jenri Prada Sibarani; Betaria Siahaan; Sylvia Natalia; Ivan Ivan; Yunardi Kristian Zega; Daniel Agustin
Real Coster : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 4, No 2: September 2021
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Real Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2610.953 KB) | DOI: 10.53547/rcj.v4i2.148

Abstract

The purpose of this Community Service is to encourage Sunday school teachers on the island of Teluk Nipah to be involved in shaping the character of the children being taught. This is because, in reality on the island of Teluk Nipah, the involvement of Sunday school teachers in the formation of the character of the children being taught is still very low, this can be seen from the Sunday school worship activities that have been carried out. The method used in this Community Service activity is worship services by making games that can foster children's enthusiasm to learn God's word. The result of this activity is that there are as many as 87% of children who are enthusiastically present when participating in a series of worship service activities with games. The involvement of Sunday school teachers in this activity, including: opening the hearts of children to come to worship, diligently reading God's word, and children can apply cooperation, honesty, and togetherness.Keywords: Teacher, Character, Sunday school, Played, Nipah Bay Island AbstrakTujuan dari Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini adalah untuk mendorong para guru sekolah minggu di pulau Teluk Nipah agar terlibat dalam pembentukan karakter anak-anak yang diajar. Pada realitanya di pulau Teluk Nipah keterlibatan guru sekolah minggu dalam pembentukan karakter anak-anak yang diajar masih sangat kurang, hal tersebut dapat dilihat dari kegiatan ibadah sekolah minggu yang telah dilaksanakan. Metode yang digunakan dalam kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini adalah pelayanan ibadah dengan membuat permainan yang dapat menumbuhkan semangat anak-anak agar belajar firman Tuhan. Hasil dari kegiatan ini adalah ada sebanyak 87% anak-anak yang antusias hadir saat mengikuti rangkaian kegiatan pelayanan ibadah dengan permainan. Adapun keterlibatan guru sekolah minggu dalam kegiatan ini, di antaranya: kegiatan bermain tebak lagu, tebak gambar, dan UNO.Kata kunci: Guru, Karakter, Sekolah Minggu, Bermain, Pulau Teluk Nipah 

Page 1 of 1 | Total Record : 5