cover
Contact Name
Dewi Wulandari
Contact Email
dewiwulandarimhk@gmail.com
Phone
+6289695098491
Journal Mail Official
stethoscope@stikesmhk.ac.id
Editorial Address
STIKes Mitra Huasada Karanganyar Jl. Brigjen Katamso Barat, Gapura Papahan Indah, Papahan, Kec. Tasikmadu, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah 57722
Location
Kab. karanganyar,
Jawa tengah
INDONESIA
Stethoscope
  • JURNAL_ILMIAH_KEPERAWATAN
  • Website
ISSN : 27228118     EISSN : 27234096     DOI : https://doi.org/10.54877
Core Subject : Health,
Stethoscope is a scientific journal contains research publication in nursing science. The focus and scope of Stethoscope is in the field of Nursing Science with the following themes: -Medical surgical nursing -Maternity nusing -Mental health nursing -Nursing communication -Community nursing -Nursing disaster -Nursing emergency -Pediatric nursing
Articles 92 Documents
KESIAPSIAGAAN MASYARAKAT TERHADAP BENCANA GEMPA BUMI DI DESA PAPAHAN KECAMATAN TASIKMADU KABUPATEN KARANGANYAR Betty Kusdhiarningsih
Jurnal Stethoscope Vol 4, No 1 (2023)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Mitra Husada Karanganyar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54877/stethoscope.v4i1.955

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kesiapsiagaan masyarakat tentang bencana gempa bumi, mengetahui tentang persiapan, tindakan mitigasi hingga evakuasi masyaraklat dalam menghadapi bencana gempa bumi. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh kepala keluarga yang ada di Desa Papahan yang berjumlah 2500 kepala keluarga. Sampel dipilih secara Random Sampling yang diambil secara acak menggunakan Rumus Slovin  dengan Margin taraf kesalahan 10% sehingga diperoleh sampel sebanyak 97 kepala keluarga. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi, dokumentasi dan kuesioner (angket) berupa instrumen kesiapsiagaan masyarakat Desa Papahan terhadap bencana gempa bumi. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif menggunakan tabel frekuensi.Hasil : penelitian ini memiliki hasil yaitu pengetahuan masyarakat dalam katagori baik, kesiapan yang kurang, pan penyelamatan diri yang sedang. Dengan total nilai dalam katagori kurang siap.
KOMPRES HANGAT DAN KOMPRES RAMUAN DADAP SEREP UNTUK MENGATASI HIPERTERMI PADA ANAK DI DESA SANGGOMO BUMIHARJO ratna setiyaningsih
Jurnal Stethoscope Vol 4, No 1 (2023)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Mitra Husada Karanganyar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54877/stethoscope.v4i1.976

Abstract

Demam adalah suatu keadaan suhu tubuh di atas normal akibat peningkatan pusat pengatur suhu di hipotalamus. Angka kejadian tahun 2010 di wilayah Jawa Tengah sekitar 2 %-5% terjadi pada anak usia 6 bulan sampai 5 tahun di setiap tahunnya (Kemenkes RI, 2014). Tindakan untuk mengatasi demam secara non farmakologi yaitu dengan memberikan kompres hangat dan kompres ramuan dadap serep. Tujuan dilakukan tindakan ini untuk  mendeskripsikan penatalaksanaan perawatan demam : kompres hangat dan kompres ramuan dadap serep terhadap anak hipertermi. Metode penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. teknik pengambilan subjek penelitian  yaitu non-probality sampling dengan pendekatan total sampling. Populasi subjek adalah anak yang mengalami demam hasil penelitian kedua subjek mengalami panas tinggi disertai batuk pilek, tampak gelisah, mukosa bibir kering, kulit subjek teraba hangat, kulit tampak kemerahan, RR: 24 – 26 x/menit, nadi: 84 - 88 x/menit, suhu: 38,5-39oC. Kesimpulan tindakan pemberian kompres hangat dan kompres ramuan dadap serep dapat menurunkan suhu tubuh.
Penatalaksanaan Terapi Okupasi (Kerajinan Tangan) Meronce Manik-Manik pada Pasien Gangguan Persepsi Sensori Pendengaran di RSJD dr. Arif Zainudin Surakarta Indarini Mitha Rahayu; Nadya Karlina Megananda
Jurnal Stethoscope Vol 4, No 1 (2023)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Mitra Husada Karanganyar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54877/stethoscope.v4i1.978

Abstract

Gangguan persepsi sensori pendengaran yaitu persepsi sensori yang diterima panca indra tanpa adanya stimulus eksternal, dengan sering meraskan keadaana yang hanya dapat dirasakan oleh dirinya sendiri atau tidak dapat dirasakan oleh orang lain. Salah satu terapi yang dapat dilakukan untuk membantu mengurangi gangguan persepsi sensori adalah terapi okupasi (kerajinan tangan) meronce manik-manik. Tujuan mengidentifikasi penatalaksanaan terapi okupasi; kerajinan tangan meronce manik-manik pada pasien gangguan persepsi sensori pendengaran. Desain penelitian ini adalah deskriptif kualitatif studi kasus dengan menggunakan pendekatan nursing process. Teknik sampling yang digunakan dalam penelitian ini menggunkan non-probability sampling dengan pendekatan purposive sampling. Sampel yang diambil sebanyak 3 subjek. Data Pengkajian subjek mengatakan merasa sedih, sering mendengar suara bisikan bisikan dari Tuhan, menangis, tertawa dan suara ejekan, lebih suka menyendiri, pengalaman yang tidak menyenangkan seperti kepergian suami, ditinggalkan suami kemudian bercerai, dan pembulian. Berdasarkan hasil pengamatan didapatkan data subjek tampak menyendiri, melamun, ekspresi wajah tampak kesal, menjawab dengan intonasi cepat, berbicara melantur dan pandangan melihat ke satu arah. Diagnosis keperawatan yaitu gangguan persepsi sensori berhubungan dengan gangguan pendengaran. Perencanaan keperawatan yang akan dilakukan adalah terapi okupasi meronce manik-manik. Peneliti melakukan tindakan keperawatan selama 7 kali pertemuan. Evaluasi terakhir didapatkan verbalisasi mendengar bisikan menurun, distorsi sensori menurun, perilaku halusinasis menurun, melamun menurun, respon sesuai stimulus membaik. Penatalaksanaan terapi okupasi kerajinan tangan meronce manik-manik mampu menurunkan perubahan tanda gejala pada pasien gangguan persepsi sensori pendengaran.Kata Kunci: meronce manik-manik, terapi okupasi, gangguan persepsi sensori pendengaran
PENATALAKSANAAN SWEDISH MASSAGE DAN REBUSAN BAWANG PUTIH MASALAH KEPERAWATAN NYERI AKUT PADA PASIEN HIPERTENSI DI DUSUN BUWENG Novi Indah Aderita
Jurnal Stethoscope Vol 4, No 1 (2023)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Mitra Husada Karanganyar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54877/stethoscope.v4i1.980

Abstract

Abstrak: penderita hipertensi di Indonesia pada tahun 2018 berdasarkan hasil pengukuran penduduk dengan usia 18 tahun sebesar 34,1%. Provinsi Jawa Tengah hipertensi pada tahun 2022 sebesar 68,6%. Masalah yang dialami antara lain: nyeri kepala menjalar ke tengkuk, salah satu tindakan yang dapat dilakukan untuk mengatasi masalah tersebut yaitu swedish massage dan rebusan bawang putih. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui penatalaksanaan manajemen nyeri dengan masalah keperawatan nyeri akut. Penelitian deskriptif kualitatif ini menggunakan pendekatan studi kasus. Metode pengumpulan data dengan observasi, pengukuran dan dokumentasi. Instrumen studi kasus menggunakan format asuhan keperawatan medikal bedah, nursing kit dan lembar pengukuran. Subjek penelitian adalah pasien hipertensi di Dusun Buweng sebanyak 3 subjek. Teknik pengambilan subjek adalah non-probability sampling  dengan pendekatan purposive sampling. Hasil penelitian: subjek mengatakan nyeri akibat peningkatan tekanan darah, nyeri terasa tertusuk-tusuk benda tajam, nyeri pada kepala bagian belakang menjalar ke tengkuk, skala nyeri lima sampai enam, nyeri hilang timbul tiga sampai lima belas menit, subjek mengatakan sering pusing, subjek mengatakan mengalami kesulitan tidur dan perubahan pola tidur. Subjek terlihat memegangi kepala bagian belakang sampai tengkuk dan ekspresi wajah tampak meringis menahan nyeri, TTV: TD: 170/100-200/110 mmHg, RR: 20-22 x/menit, N: 80-90 x/menit, S: 36,2-36,7°C. Masalah keperawatan yaitu nyeri akut. Tindakan yang dilakukan mengukur tanda-tanda vital dan mengkaji nyeri secara komprehensif, memberikan teknik non-farmakologis swedish massage, melakukan kolaborasi dengan subjek penggunaan kontrol analgetik rebusan bawang putih. Hasil setelah dilakukan swedish massage dan rebusan bawang putih selama 14 hari pada pagi dan malam didapatkan hasil nyeri akut teratasi sebagian pada subjek 1, masalah teratasi pada subjek 2 dan 3. Kesimpulan: tindakan swedish massage dan rebusan bawang putih efektif untuk menurunkan nyeri akut pada penderita hipertensi.Kata kunci: swedish massage, rebusan bawang putih, nyeri akut, hipertensi.
ANALISA HUBUNGAN KOMUNIKASI VERBAL DAN NON VERBAL PERAWAT DENGAN TINGKAT KEPUASAN PASIEN DI RUANG PERAWATAN BEDAH Rahmayanti, Yeni Nur
STETHOSCOPE Vol 6 No 1 (2025): STETHOSCOPE
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Mitra Husada Karanganyar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Verbal communication is a type of communication carried out by nurses directly or indirectly to patients while non-verbal communication is a type of communication carried out by nurses with non-verbal cues such as facial expressions, expressions, smiles and others. Patients are often dissatisfied with the quality and amount of information received from health workers. Thirty-five to forty percent of patients are dissatisfied with communicating with doctors and nurses, the aspect that makes them most dissatisfied is the amount and type of information received. The amount of information given by doctors to patients is an average of 18 types of information to remember, in fact they are only able to remember 31%. More than 60% of those interviewed after meeting with doctors and nurses misunderstood the instructions given to them. This is caused by the failure of health professionals to provide complete information, the use of medical terms (difficult to understand) and the many instructions that must be memorized by patients. The research design used is cross sectional which is analytic in nature. The independent variable is the nurse's verbal and non-verbal communication, while the dependent variable in this study is the level of patient satisfaction. This study used stratified random sampling or simple random sampling which is a type of probability samples or random samples. The samples were taken from patients who were sick and treated in surgical treatment rooms as many as 38 people. Based on the results of the above study, it can be seen that of the 38 patients in the Surgical Treatment Room, the majority of patients said the nurses' verbal and non-verbal communication was good. There is a relationship between verbal and non-verbal communication with the level of patient satisfaction being treated.
HubunganKecerdasanEmosionalDenganStres Akademik MahasiswaKeperawatan Cahyaningsih, Ayu Marlina; Cahyaningtyas, Anindhita Yudha; Wulandari, Dewi
STETHOSCOPE Vol 5 No 2 (2024): STETHOSCOPE
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Mitra Husada Karanganyar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54877/stethoscope.v5i2.1018

Abstract

High emotional intelligence makes a person able to control emotions and manage stress. Good emotional intelligence is needed by students, especially in dealing with academic stress that they may experience. This research is to determine the relationship between emotional intelligence and academic stress. This research design uses an analytical observational study with quantitative data collection through a cross-sectional approach. The population in this study were nursing students, with a total sample of 111 respondents with technique proportionate stratified random sampling. Data analysis used univariate analysis with frequency distribution and the Spearman Rho test. Analysis of univariate results showed that some respondents had moderate emotional intelligence (83.8%) and experienced moderate academic stress (82.9%). The results of the research showed that there was a relationship between emotional intelligence and academic stress for nursing students, obtained p < 0.001.
EFEKTIVITAS RELAKSASI OTOT PROGRESIF TERHADAP TEKANAN DARAH DAN KRAM OTOT PASIEN HEMODIALISISDI RUMAH SAKIT PKU MUHAMMADIYAH GAMPING Anindittya Widodo, Joey Anung
STETHOSCOPE Vol 5 No 2 (2024): STETHOSCOPE
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Mitra Husada Karanganyar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54877/stethoscope.v5i2.1019

Abstract

ABSTRAKGangguan fisik pada pasien yang menjalani hemodialisis merupakan masalah yang sering terjadi pada intradialisis, yang jika tidak ditangani dengan baik akan menyebabkan ketidaknyamanan pada pasien. Kram otot dan hipertensi sering dikaitkan dengan efek samping hemodialisis. Tujuanpenelitian ini untuk mengetahui efektivitas relaksasi otot progresif terhadap tekanan darah dan kram otot pasien hemodialisis di RS PKU Muhammadiyah Gamping. Penelitian ini menggunakan desain quasi eksperimental dengan kelompok intervensi dan kelompok kontrol. Populasi penelitian ini sebanyak 192 orang. Dengan teknik sampling purposive sampling, sampel penelitian ini 28 pasien hemodialisis yang dipilih sesuai dengan kriteria inklusi dan dibagi menjadi dua kelompok. Kelompok intervensi diberikan terapi relaksasi otot progresif. Kelompok kontrol diberikan terapi standar rumah sakit. Penelitian ini menggunakan Cramp Questionnaire Chart untuk mengukur kram otot dan Sphygmomanometer untuk mengukur tekanan darah dengan menggunakan uji statistik koefisien korelasi Karl Pearson,. Hasil uji statistik uji Mann-Whitney terhadap skor kram otot tekanan darah sistole dan tekanan darah diastole didapatkan nilai p value 0,05 yang berarti terdapat perbedaan yang signifikan pada tekanan darah dan kram otot pada pasien hemodialisa antara kelompok intervensi dan kelompok kontrol setelah dilakukan intervensi. Penurunan tekanan darah ini juga dipengaruh oleh stres dan kecemasan yang dialami oleh pasien hal ini menjadi salah satu faktor mengapa tekanan darah dapat turun secara perlahan. Kesimpulan: Terapi relaksasi otot progresif lebih efektif dalam menurunkan tekanan darah dan kram otot pada pasien hemodialisis di RS PKU Muhammadiyah Gamping. Kata Kunci: Kram Otot, Relaksasi Otot Progresif, Tekanan Darah THE EFFECTIVENESS OF PROGRESSIVE MUSCLE RELAXATION ON BLOOD PRESSURE AND MUSCLE CRAMPS OF HEMODIALYSIS PATIENTSAT PKU MUHAMMADIYAH GAMPING HOSPITAL ABSTRACTBackground: Physical distress in patients undergoing hemodialysis is a frequent problem in intradialysis, which if not handled properly will cause discomfort to the patient. Muscle cramps and hypertension are often associated with side effects of hemodialysis. Objective: To determine the effectiveness of progressive muscle relaxation on blood pressure and muscle cramps of hemodialysis patients at PKU Muhammadiyah Bantul Hospital. Methods: This study used a quasi-experimental design with an intervention group and a control group. The sample was 28 hemodialysis patients selected according to the inclusion criteria and divided into two groups. The intervention group was given progressive muscle relaxation therapy. The control group was given standard hospital therapy. This study used Cramp Questionnaire Chart to measure muscle cramps and Sphygmomanometer to measure blood pressure. Results: The results of statistical tests on muscle cramps scores of systole blood pressure and diastole blood pressure obtained a p value of 0.05 which means that there is a significant difference in blood pressure and muscle cramps in hemodialysis patients between the intervention group and the control group after the intervention. Conclusion: Progressive muscle relaxation therapy is more effective in reducing blood pressure and muscle cramps in hemodialysis patients at PKU Muhammadiyah Bantul Hospital. Keywords:blood pressure, muscle cramps, progressive muscle relaxation
PENGARUH MUROTTAL SURAH AR-RAHMAN TERHADAP KECEMASAN PASIEN GAGAL GINJAL KRONIK DI RUANG HEMODIALISA Daniarti, Dian; Novitayanti, Eka
STETHOSCOPE Vol 5 No 2 (2024): STETHOSCOPE
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Mitra Husada Karanganyar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54877/stethoscope.v5i2.1020

Abstract

ABSTRAKPerawatankecemasanpasienhemodialisadapatmencakupteknikrelaksasi dan distraksi. Alternatifuntukpengobatangangguanfisik, mental, dan psikologisadalahterapimusik spiritual ataumurotal, salah satuterapipsikoreligiussaat ini mulaiberkembang di dunia adalahterapi Al-Qur'an surah Ar-Rahman.UntukmengetahuipengaruhMurottal Surah Ar-Rahmanterhadapkecemasanpasiengagalginjalkronik di ruanghemodialisa.Jenis penelitian yang digunakandalampenelitianiniadalaheksperimentaldenganmetodequasyexperimendenganpendekatantwo group pre-post test design.Jumlahsampeldalampenelitian 48 responden (24 kelompokintervensi dan 24 kelompokkontrolpasiengagalginjal yang melakukanhemodialisa 2x seminggudengantekhnik total sampling, analisis  datamenggunakan uji wilcoxondan analisis uji mann-whitney.Hasil penelitian pada kelompokkontrolpre-post test surah Ar-Rahmanmenunjukkannilai rata-rata kecemasantidakterjadiperubahan yang signifikanPvalue = 0,059 > 0,05. Kelompokeksperimenmenunjukkanadanyaperubahanyaitupenurunan rata-rata tingkatkecemasandarisedangmenjadiringan, P value = 0,002. P value > 0,05 disimpulkanadapengaruhterapiMurottal Surah Ar-Rahmanterhadapkecemasanpasiengagalginjalkronik di ruanghemodialisa.Kata Kunci :Kecemasan, Murottal Surah Ar-Rahman,Hemodialisa THE EFFECT OF MUROTTAL SURAH AR-RAHMAN ON ANXIETY OF CHRONIC KIDNEY FAILURE PATIENTS IN THE HEMODIALYSIS ROOM ABSTRACTTreatment of anxiety in hemodialysis patients can include relaxation and distraction techniques. An alternative for treating physical, mental and psychological disorders is spiritual music therapy or murotal. One of the psychoreligious therapies currently starting to develop in the world is Al-Qur'an Surah Ar-Rahman therapy. To determine the effect of Murottal Surah Ar-Rahman on the anxiety of chronic kidney failure patients in the hemodialysis room. The type of research used in this research is experimental with a quasi-experimental method with a two group pre-post test design approach. The number of samples in the study was 48 respondents (24 intervention groups and 24 control groups of kidney failure patients who underwent hemodialysis twice a week using total sampling technique, data analysis using the Wilcoxon test and Mann-Whitney test analysis. The results of the research in the pre-post test control group of surah Ar-Rahman showed that the average anxiety value did not change significantly, P value = 0.059 > 0.05. The experimental group showed a change, namely a decrease in the average level of anxiety from moderate to mild, P value = 0.002. P value > 0.05, it can be concluded that there is an effect of Murottal Surah Ar-Rahman therapy on the anxiety of chronic kidney failure patients in the hemodialysis room. Keywords: Anxiety, Murottal Surah Ar-Rahman, Hemodialysis
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KINERJA PERAWAT BANGSAL RAWAT INAP DAN BANGSAL RAWAT JALAN DI RSUD. DR. MOEWARDI SURAKARTA Mardiah, Adriana
STETHOSCOPE Vol 5 No 2 (2024): STETHOSCOPE
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Mitra Husada Karanganyar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54877/stethoscope.v5i2.1021

Abstract

ABSTRAKKinerja perawat sebagai penentu kepuasan pasien saat memberikan asuhan keperawatan. Pelayanan keperawatan di rumah sakit menjadi salah satu faktor penentu baik buruknya pelayanan, mutu dan citra dari sebuah rumah sakit. Tujuan penelitian ini menganalisis faktor yang mempengaruhi kinerja perawat kinerja perawat bangsal rawat inap dan rawat jalan di RSUD Dr. Moewardi.Penelitian ini menggunakan desain analitik observasional dengan pendekatan cross-sectional dengan melakukan analisis regresi logistik. Variabel independent yaitu jenis kelamin, pengaturan waktu kerja, Lama Bekerja, Kepuasan kerja, dan Kepemimpinan dan variabel dependen yaitu kinerja perawat di bangsal rawat inap dan rawat jalan di RSUD Dr. Moewardi. Penelitian ini dilakukan pada bulan Oktober-November 2023. Populasisebanyak 1165 perawatdengansampel sebanyak 200 perawat dipilih menggunakan random sampling dan instrument penelitianmenggunakankuesionr.Kinerja perawat secara signifikan dipengaruhi oleh faktorJenis kelamin perempuan (aOR=0.50; 95% CI=0.25 hingga 1.00; p=0.050) dan kepemimpinan (aOR=1.98; 95% CI=1.06 hingga 3.69; p=0.33) dan dipengaruhi tidak secara signifikan oleh lama bekerja (aOR= 1.87; 95% CI= 0.92 hingga 3.78; p=0.082) Pengaturan jam kerja (aOR=2.08; 95% CI= 0.99 hingga 4.37; p=0.082) dan kepuasan Kerja (aOR=1.22; 95% CI= 0.61 hingga 2.43; p=0.580). kinerja dipengaruhi oleh jenis kelamin perempuan, kepemimpinan, lama bekerja, pengaturan jam kerja, dan kepuasan kerja. Diharapkan pihak rumah sakit dapat meningkatkan beberapa variabel sehingga kinerja perawat dapat meningkat. Kata Kunci: Kinerja, Perawat. FACTORS THAT AFFECT NURSES PERFORMANCE IN INPATIENT WARDS AND OUTPATIENT WARDS AT RSUD DR. MOEWARDI  SURAKARTA ABSTRACTNurse performance as a determinant of patient satisfaction when providing nursing care. Nursing services in hospitals are one of the determining factors for good or bad service, quality and image of a hospital. The aim of this study was to analyze the performance of inpatient and outpatient ward nurses at RSUD Dr. Moewardi. This research uses an observational analytical design with a cross-sectional approach by carrying out logistic regression analysis. The independent variables are gender, working time arrangements, length of work, job satisfaction, and leadership and the dependent variable is the performance of nurses in the inpatient and outpatient wards at RSUD Dr. Moewardi. This research was conducted in October-November 2023. A sample of 200 posyandu cadres was selected using random sampling. Nurse performance was significantly influenced by female gender (aOR=0.50; 95% CI=0.25 to 1.00; p=0.050) and leadership (aOR=1.98; 95% CI=1.06 to 3.69; p=0.33) and not significantly influenced by length of service (aOR= 1.87; 95% CI= 0.92 to 3.78; p=0.082) Arrangement of working hours (aOR=2.08; 95% CI= 0.99 to 4.37; p=0.082) and job satisfaction (aOR=1.22; 95% CI= 0.61 to 2.43; p=0.580). performance is influenced by female gender, leadership, length of work, working hours, and job satisfaction. It is hoped that the hospital can improve several variables so that nurse performance can increase. Keyword: Performance, Nurse 
Pengaruh Short Message Service Reminder dan Diabetes Self Management Education berbasis Health Promotion Model terhadapkepatuhan pasien Diabetes Melitustipe 2 Talango, Farid; Cahyaningtyas, Anindhita Yudha
STETHOSCOPE Vol 5 No 2 (2024): STETHOSCOPE
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Mitra Husada Karanganyar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54877/stethoscope.v5i2.1022

Abstract

Compliance is the main key so that disease control can be controlled optimally, especially in patients with type 2 diabetes mellitus. Poor compliance behavior increases the risk of serious complications, reduced quality of life, morbidity and mortality, and costs for treatment. The aim of this research is to determine the effect of Short Message Service Reminder and Diabetes Self Management Education (DSME) based on the Health Promotion Model (HPM) on patient compliance with Type 2 Diabetes Mellitus. The design of this research is Quasi-experimental one group pretest-posttest. The sampling technique in this research was purposive sampling. The number of samples was 56 respondents. Wilcoxon test The instrument in this research is a questionnaire created by researchers which is used to determine compliance with type 2 diabetes mellitus treatment, which consists of 14 statement items. The results of the study showed that the level of compliance of respondents before the intervention was carried out mostly had a moderate level of compliance, namely 48 respondents (88%) and the level of compliance of respondents after the intervention was carried out mostly had a high level of compliance, namely 52 respondents (96%). The results of the Wilcoxon test analysis in the intervention group obtained a p value = 0.000. This shows that there is a significant difference in compliance between the pretest and posttest. Based on the results of this analysis test, it also shows that "There is an influence of Short Message Service (SMS) Reminder and Diabetes Self Management Education (DSME) Based on the Health Promotion Model (HPM) on compliance in Type 2 Diabetes Mellitus patients at Karanganyar District Hospital

Page 7 of 10 | Total Record : 92