cover
Contact Name
Nourma Yunita
Contact Email
ijcdh.fkesumg@gmail.com
Phone
+628155225069
Journal Mail Official
ijcdh.fkesumg@gmail.com
Editorial Address
https://journal.umg.ac.id/index.php/ijtdh/Edit
Location
Kab. gresik,
Jawa timur
INDONESIA
Indonesian Journal of Community Dedication in Health (IJCDH)
Fokus bidang dari jurnal IJCDH yaitu Pembangunan Manusia dan Daya Saing Bangsa; Pengentasan Kemiskinan berdasarkan daya saing lokal; Pengelolaan wilayah pedesaan dan pesisir dengan kearifan lokal; Industri kreatif dan UMKM; Pengembangan Teknologi Lingkungan; Kesehatan, Gizi, Penyakit Tropis, dan Obat Herbal; dan Seni, Sastra dan Budaya, dan Integrasi Nasional, Harmoni Sosial dan Pendidikan
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 73 Documents
PENDIDIKAN KESEHATAN TENTANG PERUBAHAN FISIK DAN PSIKOLOGIS PADA MASA KLIMAKTERIUM Munisah, Munisah; Handajani, Diani Octaviyanti; Sukarsih, Rahmawati Ika; Yuliati, Luluk
Indonesian Journal of Community Dedication in Health (IJCDH) Vol. 3 No. 02 (2023): IJCDH Vol 03 No 02
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30587/ijcdh.v3i02.5487

Abstract

The period of normal female anatomy and physiology development is indicated through six stages: prepuberty, puberty, reproductive period, climacteric and menopause, and senium. The reproductive period can be said to be the most important period in a woman's life which can last approximately 33 years. Towards the end of this reproductive period, it is called the climacteric period which is the transition period from the reproductive period to the senium period. In general, the symptoms caused by menopause are irregular menstruation, and hot flushes (hot flashes, emotional changes). In addition to these symptoms, menopausal women will experience a tendency to increase the amount of bone fragility (osteoporosis) and can be more susceptible to several diseases, such as heart disease. and blood vessels. This community service aims to increase women's knowledge about the physical and psychological changes that occur so that women are ready to face the climacteric period. This community service was carried out in the Pangajian Al-Hidayah DPP Gresik Regency group. By carrying out health education about the changes that occur during the climacteric period, these women finally understand the condition of their bodies, so that they can deal with any discomfort and anxiety about their body's condition does not occur.
Pelatihan Pembelajaran Interaktif untuk Pelaksana Kelas Persiapan Pernikahan di Kecamatan Sambi Boyolali Linadi, Kinanthi Estu
Indonesian Journal of Community Dedication in Health (IJCDH) Vol. 3 No. 02 (2023): IJCDH Vol 03 No 02
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30587/ijcdh.v3i02.4956

Abstract

Kasus perceraian di Indonesia masih mengalami peningkatan dalam lima tahun terakhir. Pada tahun 2020, BPS mencatat persentase perceraian mengalami kenaikan dari tahun sebelumnya, yaitu 4,7 juta pasangan. Sedangkan menurut data Dirjen Dukcapil, data cerai hidup hingga pertengahan tahun 2021 mencapai 3,97 juta pasangan. Tingginya angka perceraian tersebut disebabkan oleh banyak faktor seperti masalah ekonomi, isu kesetiaan, termasuk ketidaksiapan membina rumah tangga. Sebagian besar calon pengantin di Indonesia menikah tanpa membekali diri dengan pengetahuan yang cukup tentang pernikahan. Kementerian Agama terus berupaya menekan angka perceraian dengan mewajibkan calon pengantin untuk mengikuti kelas persiapan pernikahan sebagai syarat mendaftarkan pernikahan. Di Kecamatan Sambi, kelas persiapan pernikahan dilaksanakan oleh Puskesmas dan KUA. Metode yang selalu digunakan dalam kelas persiapan pernikahan adalah ceramah sehingga peserta cenderung bosan dan kurang bersemangat. Sedangkan, agar tujuan pendidikan kesehatan dapat optimal, diperlukan metode yang dapat melibatkan sebanyak mungkin indera. Untuk itu, perlu dilakukan Pelatihan Metode Pembelajaran Interaktif dengan Kartu Permainan untuk Pelaksana Kelas Persiapan Pernikahan di Kecamatan Sambi Kabupaten Boyolali. Tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah meningkatkan kemampuan Pelaksana Kelas Persiapan Pernikahan dalam menyampaikan materi di Kelas Persiapan Pernikahan. Setelah mengikuti pelatihan, para pelaksana Kelas Persiapan Pernikahan berkomitmen untuk menerapkan metode pembelajaran interaktif yang telah dipelajari. Kata Kunci: Kelas Persiapan Pernikahan, Pelatihan
Pemberian Edukasi Gizi Pada Anak Usia Bawah 3 tahun Pada Pengasuh (Ibu) Untuk Pencegahan stunting Sari, Levi Tina; Sholichah, Maratus
Indonesian Journal of Community Dedication in Health (IJCDH) Vol. 3 No. 02 (2023): IJCDH Vol 03 No 02
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30587/ijcdh.v3i02.5470

Abstract

Berdasarkan Survei Kesehatan Dasar 2018, rekor prevalensi stunting di Provinsi Jawa Timur justru lebih tinggi, lebih tinggi dari rata-rata nasional. Faktor yang menyebabkan terjadinya stunting praktek pengasuhan anak yang kurang optimal. Maka, diperlukan modifikasi pengasuhan orang tua pada pemberian gizi anak usia bawah 3 melalui pemberikan edukasi tentang gizi anak Tujuan dari pengabdian masyarakat ini adalah untuk memberikan edukasi kepada ibu tentang gizi anak usia dibawah 3 tahun. Sasaran pengabdian masyarakat adalah ibu yang mempunyai anak usia dibawah 3 tahun dengan berat badan kurang. Jumlah sasaran sebanyak 15 ibu, kegiatan pengabdian dilakukan di polindes desa Sengan Kabupaten Blitar. Fokus kegiatan ini adalah memberikan pendidikan kesehatan tentang gizi anak bawah 3 tahun. Metode yang digunakan dalam proses pengabdian terdiri dari memberikan edukasi kesehatan dengan menggunakan metode ceramah, dan demontrasi. Hasil evaluasi yang dilakukan adalah terjadi peningkatan pengetahuan ibu tentang gizi anak di bawah 3 tahun sebanyak 60% dalam kategori baik dan 40% dalam kategori cukup. Diharapkan orang tua lebih dapat memanfaatkan sumber daya yang ada di sekitar rumah dalam penyediaan makanan untuk anak
Penguatan Profil Pelajar Pancasila Melalui Pelatihan Sediaan Celup Herbal Pada Kelas X Passion SMAM 1 Gresik nasyanka, anindi lupita; Na'imah, Janatun; Ratnasari, Diah
Indonesian Journal of Community Dedication in Health (IJCDH) Vol. 3 No. 02 (2023): IJCDH Vol 03 No 02
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30587/ijcdh.v3i02.5451

Abstract

Pelajar Pancasila adalah perwujudan pelajar Indonesia sebagai pelajar sepanjang hayat yang memiliki kompetensi global dan berperilaku sesuai dengan nilai-nilai Pancasila. Dalam perwujudan profil pancasila tersebut, salah satunya menggali potensi lokal yang ada didaerahnya dan dikembangkan menjadi produk yang memiliki nilai jual dan bernilai. Salah satu ciri utama yakni berfikir kritis dan kreatif. SMA Muhammadiyah 1 Gresik merupakan Gresik salah satu sekolah dengan visi dan misi yang mendukung pelajar pancasila melalui program kelas passion. Produk yang diminati dimasa pandemi Covid-19 berupa sediaan celup herbal salah satunya adalah teh. PKM. Pelaksanaan kegiatan Pengabdian kepada masyarakat ini berlangsung selama tiga minggu yaitu 25 Februari 2022-27 Maret 2023 di Kelas X Passion Kesehatan SMA Muhammadiyah 1 Gresik. Jumlah peserta PKM sebanyak 32 Siswa. PKM terdiri dari beberapa tahapan pelaksanaan, tahap pertama mahasiswa akan diberi pemaparan materi terkait pemanfaatan tanaman dan formulasi kemudian akan dilakukan quiz untuk mengukur pemahaman siswa sebelum praktek pembuatan. Kemudian satu kelas akan dibagi 4 kelompok untuk membuat jurnal pembuatan teh. Siswa diberi waktu 2 minggu untuk melakukan pembuatan teh dan hasilnya dipresentasikan untuk dipilih sebagai produk yang akan dipamerkan dalam gelar karya passion di SMAM 1 Gresik. Kegiatan pengabdian masyarakat kepada siswa kelas X Passion kesehatan SMA Muhammadiyah 1 Gresik melalui rangkaian pelatihan sediaan celup berjalan lancar dengan semua nilai siswa diatas 50% pengetahuan terhadap pembuatan sediaan celup herbal maupun peningkatan ketrampilannya.
Upaya Pemberdayaan Keluarga dalam Pencegahan Penyimpangan Perkembangan Melalui Edukasi Stimulasi Tumbuh Kembang Anak NIKMAH, NURUN; Zainiyah, Hamimatus
Indonesian Journal of Community Dedication in Health (IJCDH) Vol. 3 No. 02 (2023): IJCDH Vol 03 No 02
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30587/ijcdh.v3i02.5361

Abstract

Stimulasi adalah kegiatan merangsang kemampuan dasar anak umur 0 sampai 6 tahun agar anak tumbuh dan berkembang secara optimal. Simulasi yang tepat akan merangsang otak berita sehingga perkembangan kemampuan gerak, bicara dan bahasa, sosialisasi dan kemandirian pada balita berlangsung optimal sesuai dengan umur anak. Kegiatan mencegah penyimpangan perkembangan anak, maka perlu dilakukan kegiatan yaitu peningkatan pengetahuan ibu tentang stimulasi tumbuh kembang anak. Berlatarbelakang fenomena di atas, diharapkan adanya sebuah peningkatan pengetahuan ibu tentang stimulasi pada anak usia 24-36 bulan. Metode yang dilakukan dalam pengabdian masyarakat ini yaitu dengan: Pemberian Leaflet dan Penyuluhan tentang Stimulasi perkembangan motorik halus pada balita usia 24-36 bulan. Hasil pengabdian ini didapatkan bahwa Pengetahuan ibu hamil sebelum dilakukan penyuluhan yaitu pengetahuan baik 2 (6,66%), cukup 11 (36,67%), dan kurang 17 (56,67%). Pengetahuan ibu hamil setelah dilakukan penyuluhan yaitu pengetahuan baik 21 (70,00%), cukup 9 (30,0%), dan kurang 0 (0%). Terjadi peningkatan pengetahuan ibu, yaitu dari pengetahuan baik sebanyak 6,66% menjadi 70,00%). Kata kunci— Perkembangan, stimulasi, motorik halus, Anak, Balita
Pencegahan Penyakit Degeneratif Melalui Pemeriksaan Kesehatan Dalam Upaya Peningkatan Derajat Kesehatan Sari, Diah Jerita Eka
Indonesian Journal of Community Dedication in Health (IJCDH) Vol. 3 No. 02 (2023): IJCDH Vol 03 No 02
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30587/ijcdh.v3i02.6130

Abstract

Penyakit degeneratif mengacu pada kondisi patologis yang ditandai dengan menurunnya fungsi atau kerusakan struktural tubuh yang terjadi secara bertahap. Faktor utama yang berkontribusi terhadap peningkatan prevalensi penyakit ini dapat dikaitkan dengan pergeseran pola gaya hidup. Penyakit degeneratif adalah kondisi kronis yang berdampak signifikan pada kualitas hidup dan kemampuan individu untuk berfungsi secara efektif. Biasanya, individu cenderung melakukan pemeriksaan medis setelah muncul adanya gejala, meskipun deteksi penyakit dini sangat penting. Penyakit degeneratif ini berpotensi terjadi pada individu selama masa produktifnya, seringkali tanpa disadari oleh masyarakat. Kegiatan pengabdian masyarakat ini meliputi konsultasi kesehatan dan pemeriksaan kesehatan yang meliputi pemeriksaan tekanan darah dan kadar gula darah. Temuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat menunjukkan bahwa sebagian besar individu yang terlibat dalam usaha tersebut di desa berada dalam rentang usia 40-50 tahun, menunjukkan kadar gula darah dan tekanan darah dalam kisaran normal. Namun, patut dicatat bahwa hampir setengah penduduk desa menunjukkan tingkat tekanan darah tinggi, melebihi batas 140/90mmHg. Berdasarkan temuan penelitian, dapat disimpulkan bahwasanya terdapat peningkatan yang terlihat pada prevalensi penyakit degeneratif. Selain itu, telah terjadi pergeseran penting dalam distribusi penyakit ini, dengan kejadian yang semakin meningkat di kalangan individu dalam kelompok usia produktif, dibandingkan dengan kelompok lanjut usia. Mitigasi penyakit degeneratif dapat dicapai dengan menerapkan perubahan gaya hidup dan mengelola faktor risiko sedini mungkin, serta deteksi dini melalui skrining kesehatan minimum 6 bulan sampai 1 tahun sekali.
Pendampingan Senam Osteoporosis dan Pemeriksaan Keseimbangan Pada Poksila RW 09 Kelurahan Gajah Mungkur Kota Semarang Astuti, Dwi Nur
Indonesian Journal of Community Dedication in Health (IJCDH) Vol. 4 No. 01 (2023): IJCDH Vol 04 No 01
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30587/ijcdh.v4i01.6436

Abstract

Osteoporosis merupakan penyakit degeneratif yang sering dialami oleh lanjut usia. Upaya preventif yang bisa diberikan untuk meminimalisir dampak osteoporosis meliputi konsumsi makanan cukup nutrisi, pola hidup sehat dan olahraga untuk menjaga keseimbangan tubuh supaya tidak turun serta mengurangi faktor risiko jatuh. Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat ini untuk meningkatkan kebugaran dan keseimbangan dengan senam osteoporosis serta upaya pecegahan dengan memberikan edukasi dan pemeriksaan keseimbangan. Metode yang digunakan mulai dari senam osteoporosis, pengukuran vital sign pemeriksaan keseimbangan dengan fukuda test dan edukasi tentang osteoporosis. Untuk evaluasi kegiatan, peserta diminta mengisi kuesioner pre dan post test terkait pengetahuan tentang osteoporosis. Hasil pengabdian menunjukkan pesertaterlihat antusias dan terjadi peningkatan pengetahuan sebelum dan sesudah diberikan edukasi dan pemeriksaan keseimbanganyaitu 75% menjadi 95%. Hasil ini menunjukkan pentingnya diberikan edukasi, pemeriksaan keseimbangan dan senamosteoporosis terhadap peningkatan pengetahuan lansia tentang pencegahan osteoporosis dan risiko jatuh.
Komunikasi, Informasi dan Edukasi tentang Kehamilan Sehat untuk Mendapatkan Persalinan Normal dan Bayi Sehat Hamidah, Siti
Indonesian Journal of Community Dedication in Health (IJCDH) Vol. 4 No. 01 (2023): IJCDH Vol 04 No 01
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30587/ijcdh.v4i01.6890

Abstract

Stunting adalah ketidakmampuan balita untuk tumbuh kembang karena kekurangan gizi dalam jangka yang panjang, seringnya terkena infeksi dan kurangnya pemberian stimulasi. Stunting juga dapat disebabkan oleh faktor status kesehatan ibu hamil, pola makan balita, kesehatan remaja, ekonomi dan budaya, serta faktor lingkungan seperti akses layanan kesehatan dan kebersihan. Namun, stunting dapat disebabkan karena kurangnya ilmu kesehatan mengenai kehamilan sehat, persalinan normal dan bayi sehat. Ilmu kesehatan mengenai kehamilan sehat, persalinan normal dan bayi sehat merupakan pengetahuan yang harus dipahami oleh semua orang. Pengabdian ini dilaksanakan di Aisyiyah Ranting 3 Gresik Kota Baru (GKB) Kabupaten Gresik. Pengabdian bertujuan untuk mengedukasi ibu tentang kehamilan sehat untuk mendapatkan persalinan normal dan bayi sehat sehingga dapat menekan kejadian kasus stunting. Dengan dilaksanakannya workshop ini, pengetahuan mengenai kehamilan sehat, persalinan normal dan bayi sehat meningkat dari 38% menjadi 76%.
Edukasi Kesehatan : Pelatihan Pembuatan Air Rebusan Jahe sebagai Terapi Herbal Non-Farmakologi Untuk Mengatasi Dismenore handayani, ririn; Anggraeni, Ernawati; Handayani, Yuni; Sari, Melati Puspita
Indonesian Journal of Community Dedication in Health (IJCDH) Vol. 4 No. 01 (2023): IJCDH Vol 04 No 01
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30587/ijcdh.v4i01.7111

Abstract

Dimenore adalah nyeri perut bagian bawah yang berasal otot uterus, terjadi sebelum dan selama menstruasi. Dismenore disebabkan karena adanya produksi Prostaglandin (PGF2α) dari sel-sel endometrium yang belebihan. Penatalaksanaan nyeri menggunakan terapi non-farmakologi dengan bahan alami, akan lebih baik dan mengurangi efek samping yang berbahaya bagi Kesehatan. Tujuan dari pengabdian masyarakat ini untuk meningkatkan pengetahuan remaja putri terkait dengan terapi non farmakologi yang dapat digunakan untuk menangani dismenore. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan di SMK Baitul Hikmah Tempurejo dengan sasaran seluruh remaja putri yang telah mendapatkan menstruasi. Kegiatan edukasi dimulai dengan pelatihan pembuatan air rebusan jahe yang dapat digunakan sebagai terapi untuk mengatasi Disemnore, dilanjutkan dengan pemberian air rebusan jahe kepada remaja yang mengalami Dismenore. Hasil evaluasi kegiatan pengabdian masyarakat didapatkan remaja merasa lebih nyaman dan mengatakan nyeri haid yang dirasakan menjadi berkurang. Sehingga dapat disimpulkan bahwa, pemberian air rebusan jahe dapat memberikan efek relaksasi dan menurunkan nyeri dismenore pada remaja putri pada saat menstruasi
Deteksi Dini Kesehatan Remaja Melalui Pemeriksaan Urine Dengan Metode Carik Celup Sulasthia, Sulasthia; Uthary, Artika; Ekawati, Rusdiyana; Nur’aini, Farida; Rofiq, Karina Survival
Indonesian Journal of Community Dedication in Health (IJCDH) Vol. 4 No. 02 (2024): IJCDH Vol 04 No 02
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30587/ijcdh.v4i02.8197

Abstract

Deteksi dini kesehatan pada usia remaja sangat penting untuk mencegah masalah kesehatan yang lebih serius di kemudian hari. Beberapa kondisi kesehatan yang dapat dideteksi melalui pemeriksaan kesehatan pada remaja antara lain infeksi saluran kemih, diabetes, dan gangguan ginjal. Upaya mengedukasi siswa-siswi SMA tentang deteksi dini kesehatan remaja melalui pemeriksaan urin dengan metode carik celup dan menambah wawasan siswa tentang aplikasi medis berbasis ilmu pengetahuan alam (IPA). Metode penelitian pra-eksperimental dan jenis penelitian lapangan dengan pendekatan cross sectional. Kelompok sasaran siswa-siswi SMA sebanyak 26 orang yang termasuk kategori remaja yang memiliki usia antara 15-16 tahun. Kajian analisa menggunakan wilcoxon test. Bentuk kegiatan adalah sosialisasi dan pemeriksaan urin. Hasil kegiatan pengmas, pengetahuan peserta sebelum penyuluhan kurang sebanyak 27% dan setelah penyuluhan pengetahuan peserta meningkat baik sebanyak 81%. Analisa statistik signifikan, nilai ρ value= 0,000 yang menunjukan perbedaaan meningkat. Hasil pemeriksaan urin responden relatif normal pada parameter berikut: nitrit, urobilinogen, berat jenis, dan glukosa. Meskipun tergolong usia remaja siswa-siswi SMA harus mempertimbangkan untuk memulai pola hidup sehat untuk mengurangi faktor risiko penyakit.