cover
Contact Name
Muhammad Yasminto
Contact Email
inovatif87@gmail.com
Phone
+6285715522783
Journal Mail Official
jurnal@iaih.ac.id
Editorial Address
Kelapa Street 84 Jombangan - Tertek Pare-Kediri, East Java, Indonesia
Location
Kab. kediri,
Jawa timur
INDONESIA
INOVATIF: Jurnal Penelitian Pendidikan, Agama, dan Kebudayaan
ISSN : 24423009     EISSN : 25983172     DOI : 10.55148
This journal focuses on the development of education, religion, and cultural research, either locally, nationally, or internationally through the publication of research articles and reports. This journal covers a wide range of disciplines, containing studies of education, religion, and culture based on national education, multiculturalism, local wisdom, transformation in Islamic societies, as well as political and economical change.
Articles 278 Documents
Konsep Perang dalam Islam Menurut Al Habasyi Studi Kritis Terhadap Tafsir Liberal Ayat- Ayat Perang Asyhari Asyhari
INOVATIF: Jurnal Penelitian Pendidikan, Agama, dan Kebudayaan Vol. 1 No. 1 (2015): Februari 2015
Publisher : LPPM IAI Hasanuddin Pare-Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (693.461 KB)

Abstract

Ayat-ayat qital (perang) di dalam al Qur’an memakai berbagai macam redaksi. Keadaan yang demikian menjadikan para ekstrimis dalam Islam; baik kanan maupun kiri sama-sama merasa mendapat legitimasi dari ayat-ayat al Qur’an yang mereka pahami secara partikular. Akibatnya melahirkan dua pemahaman tentang konsep perang yang kontradiksi dan sama-sama diklaim sebagai konsep Islam. Tulisan ini ingin membuktikan kekeliruan kelompok ekstrim kiri (liberal) yang memahami konsep perang dalam Islam dengan bahwa Islam perang dalam Islam hanya jika diserang (difensif) bukan ofensif. Al Habasyi membuktikan bahwa perang ofensif memang ada dalam Islam. Hal ini berdasarkan penjelasan al Qur’an, hadits, ijma’ serta fakta sejarah. Meskipun demikian perang dalam Islam tidak dapat dilakukan serampangan, perang dalam Islam hanya dapat dilakukan jika telah memenuhi ketentuan-ketentuan tertentu, yang pada masa sekarang ini jelas belum terpenuhi. Sehingga dengan dalih apapun segala aksi terorisme yang banyak dilakukan oleh kalangan radikalis tidak dapat dibenarkan. Sumber yang dipakai dalam tulisan ini adalah semua buku karya Abd Allah al-Habasyi sebagai sumber primer, dan buku-buku yang berkaitan dengan kritik tafsir secara umum sebagai sumber skunder. Data-data yang diperoleh, dibaca dengan menggunakan content analisys. Pertama-tama dilakukan penelusuran dan pengumpulan penafsiran al Habasyi terhadap ayat-ayat qital yang tersebar dalam sebagian besar karyanya (sumber primer). Setelah itu dianalisa dengan membandingkannya dengan data dari sumber skunder seperti kitab-kitab tafsir, ilmu al Qur’an serja sejarah Islam.
Kritik Pemahaman Hadist Nabi Tentang Keutamaan Surat Al-Waqi'ah Surahmat Surahmat
INOVATIF: Jurnal Penelitian Pendidikan, Agama, dan Kebudayaan Vol. 1 No. 1 (2015): Februari 2015
Publisher : LPPM IAI Hasanuddin Pare-Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (658.921 KB)

Abstract

Hadith Studies urgent put forward, especially the problem of understanding. In this study, the authors focused on the understanding of hadith criticism about the virtues of a letter al-Waqi'ah. Fairly comprehensive study has been written by Muhammad Makhdlori, Read Surah Al-Waqi'ah Then you will be rich. It is set out on the phenomena found in the community, some of which assume that the letter of al-Waqiah practice can cause a person to become rich. Is it true that this argument? The method I use is the hadith criticism in the sense mengkomparasikan hadith al-Waqi'ah letter with a variety of texts, both the Qur'an, hadith setema, and logic. After takhrij, this hadith al-Isnad da'if quality, nevertheless after study of matannya, then substance acceptable Hadith (maqbul) with understanding who read the letter al-Waqi'ah surely he would not hit indigent (poverty heart ) as Prophet Muhammad: wealth (intrinsic) is not in the abundance of things which have, however, lies in the wealth of a person's soul or heart (qona'ah; willingly accept any gift, sometimes a lot, sometimes a little, because only God alone more determine the extent of the needs of every servant).
Humanisasi dalam Tujuan Pendidikan Islam Munawar Munawar
INOVATIF: Jurnal Penelitian Pendidikan, Agama, dan Kebudayaan Vol. 1 No. 1 (2015): Februari 2015
Publisher : LPPM IAI Hasanuddin Pare-Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (665.06 KB)

Abstract

Islam adalah ajaran agama yang diturunkan oleh Allah swt, kepada hamba-Nya melalui para Nabi dan Rasul. Islam memuat ajaran yang komprehensif yang tidak sebatas pada aspek ritual saja, tetapi juga mencakup seluruh aspek kehidupan.Setiap proses yang dilakukan dalam pendidikan harus dilakukan secara sadar dan memiliki tujuan. Tanpa diawali dengan arah tujuan yang jelas, tentunya hasil dari pendidikan tidak akan menemui keberhasilan yang memuaskan. Tujuan pendidikan secara umum adalah mewujudkan perubahan positif (positive change) yang diharapkan ada pada peserta didik setelah menjalani proses pendidikan, baik perubahan pada tingkah laku individu ataupada kehidupan pribadinya dan pada kehidupan masyarakat maupun terhadap alam sekitarnya di mana subjek didik menjalani kehidupan sehari-hari.Tujuan pendidikan dalam Islam, antara lain untuk membimbing dan mengarahkan manusia agar mampu mengemban amanah dari Allah, yaitu menjalankan tugas-tugas hidupnya di muka bumi, baik sebagai ‘abdullah(hamba Allah yang senantiasatunduk dan patuh kepada aturan dan kehendak-Nya serta hanya mengabdi kepada-Nya) maupun sebagai khalifah Allah di muka bumi, yang menyangkut pelaksanaan tugas kekhalifahan terhadap diri sendiri, dalam keluarga, dalam masyarakat dan terhadap alam.
Arah Pendidikan Agama Islam dalam Menyikapi Modernitas Rifqi Amin
INOVATIF: Jurnal Penelitian Pendidikan, Agama, dan Kebudayaan Vol. 1 No. 1 (2015): Februari 2015
Publisher : LPPM IAI Hasanuddin Pare-Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (339.521 KB)

Abstract

Salah satu hal yang menjadi hambatan bagi pendidikan Islam dalam berperan aktif untuk menyumbang ilmu pengetahuan bagi masyarakat adalah karena PAI dianggap sebagai materi pelajaran yang terlalu normatif. Oleh karena itu PAI sebagai ilmu pengetahuan harus mengambil jalan sendiri agar memiliki identitas jelas, memiliki ciri khas tersendiri, dan memiliki kemandirian. Pendidikan Agama Islam adalah usaha sadar untuk menyiapkan siswa agar mampu memahami (knowing), terampil melaksanakan (doing), dan mengamalkan (being) agama Islam melalui kegiatan pendidikan. Pendidikan Islam harus memiliki corak tersendiri dan tidak dibayang-bayangi oleh pendidikan umum. Oleh karena itu PAI sebagai salah satu pilar Pendidikan perlu mengadakan pembenahan kurikulum, pembenahan yang utama dan pertama bukan pada pembenahan materi/muatan pelajaran namun pada konsep dan tujuan sebagai penyemangat generasi muda untuk mengembangkan ilmu pengetahuan umum. salah satu langkah konkrit untuk menghadapi persaingan global adalah umat Islam harus mendirikan lembaga atau badan riset (penelitian) dalam bidang ilmu pengetahuan umum (pengetahuan alam dan sosial). Langkah selanjutnya adalah mengadakan penerjemahan-penerjamahan teks-teks barat yang dinilai bermanfaat bagi perkembangan ilmu pengetahuan. Setelah itu adalah membentuk sistem pendidikan Islam yang integral baik secara konsep, kurikulum, maupun kelembagaan (lembaga saling tukar menukar ilmu pengetahuan).
Elaborasi Ayat-Ayat Sains dalam Al-Quran: Langkah Menuju Integrasi Agama dan Sains dalam Pendidikan Septiana Purwaningrum
INOVATIF: Jurnal Penelitian Pendidikan, Agama, dan Kebudayaan Vol. 1 No. 1 (2015): Februari 2015
Publisher : LPPM IAI Hasanuddin Pare-Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (348.481 KB)

Abstract

Integration of scienceandreligionis an alternativemodel ofeducationwhich is consideredessential toachieve thegoalof nationaleducationas mandatedby theEducation LawNo.202003.The developmentmodel ofintegration of scienceandreligioncan be donein stagesthroughthree things, namely: mapping thescientific and Islamicconcepts, combiningscientific and Islamicconcepts, and makeal-Quran andHadithasthe guardianofeveryworkof science. It is difficultindeed, butnot animpossiblethingtodo.The first step thatneeds tobeteacherstoimplementthisintegrativeeducational modelistheway ofdoingsciencegroupingversesin the Quran. After that, a teachermustdo theelaborationof materialsciencewith averse from the Qur'anand hadith, by making theKoranas aguardateveryworkof science.The purposeofthiselaborationis to providea comprehensive understanding ofthestudentsto adiscussion, whichin turn canbringgoodgradesfor studentsinliving her life.
Pengaruh Modernisasi Terhadap Minat Belajar Pendidikan Islam: Perspektif Pelajar Setingkat SMA dan Sederajat Di Kota Pare Kabupaten Kediri umar umar
INOVATIF: Jurnal Penelitian Pendidikan, Agama, dan Kebudayaan Vol. 1 No. 1 (2015): Februari 2015
Publisher : LPPM IAI Hasanuddin Pare-Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (531.738 KB)

Abstract

This study discusses about how much influence the modernization of the interest in learning Islamic education for high school students / equivalent, how the process of modernization in Pare occur, and how to face the symptoms modernisasi strategies in learning Islamic education. The author uses a mixture of qualitative research methods and quantitative, statistical calculation using SPSS20 for windows. The process of modernization in Pare caused by urbanization and immigration, as well as social change that intersect with modern traditions. Urbanization and immigration was originally motivated by the policy of the Dutch government to enliven the city. Strategi in the face of modernization to conduct religious activities that are traditional, solid instill religious knowledge, as well as maintaining a good old culture and are still relevant. The findings of this study indicate the level of modernization of high school students / equivalent in Pare very high with the number 3.2970 with a standard deviation of 1.96509 while interest in studying Islamic education average of 2.2228 with a standard deviation of 1.39825. It can be shown from the students who access the Internet on average 18 hours per week it just means they use the Internet 2:57 hours every day or every 1 hour they will take the time 10.7 minutes, this is a testament to the high level of modernization and also high interest in learning Islamic education.
Penerapan Pembelajaran Aqidah Akhlaq melalui Pendekatan Talaqqi di MA Ma’arif NU Kepung Kediri Ja'far Shodiq
INOVATIF: Jurnal Penelitian Pendidikan, Agama, dan Kebudayaan Vol. 3 No. 2 (2017): September 2017
Publisher : LPPM IAI Hasanuddin Pare-Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (751.742 KB)

Abstract

The development of learning methods that so rapidly in the past few years became a quite a relief phenomenon. But it is unfortunate that it is not directly proportional to the quality of learning outcomes. Many found alumni Madrasah Aliyah even college does not understand the science of religion well. Meanwhile, if we refer to the study of Islam in the time of the Prophet in fact the reality is reversed. At that time the method of learning is still very traditional and simple, that is by using Talaqqi method but the result is very good, proven at that time has been born human-human reliable, firm, courageous, and intelligent. The purpose of this research is (1) to know the application of talaqqi method in learning aqidah akhlaq in MA Ma'arif Kepung, (2) to know the obstacle and support of talaqqi method in MA Ma'arif NU Kepung. The author uses two data collection techniques at once, namelyAkket, Observation and interview. Data analysis technique used in this research is qualitative descriptive technique with percentage by using formula: P = x 100%. The conclusion of this research is (1) the application of talaqqi method in Learning Aqidah Akhlaq in MA Ma'arif NU Kepung is good, because the obtained percentage 84,19% .I
Penerapan Pembelajaran Aqidah Akhlaq melalui Pendekatan Talaqqi di MA Ma’arif NU Kepung Kediri Abdul Ghoni
INOVATIF: Jurnal Penelitian Pendidikan, Agama, dan Kebudayaan Vol. 3 No. 2 (2017): September 2017
Publisher : LPPM IAI Hasanuddin Pare-Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (433.459 KB)

Abstract

This paper wanted to find and find the similarities between civic religion which became the theme of the discussion of Bellah with the concept of Pancasila which became the ideology, the philosophy of life of the Indonesian nation. The author uses the method of content analysis with deductive approach By using the glasses Robert N. Bellah in this study, is expected to find the intersection between the two great concepts. Civil religion that emphasizes public piety and Pancasila with plurality and plurality, will be a beautiful blend in the life of nation and state.
Konsep Bimbingan Agama Islam terhadap Wanita Tuna Susila di UPT Rehabilitasi Sosial Tuna Susila Kediri Dafid Fajar Hidayat
INOVATIF: Jurnal Penelitian Pendidikan, Agama, dan Kebudayaan Vol. 3 No. 2 (2017): September 2017
Publisher : LPPM IAI Hasanuddin Pare-Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (472.146 KB)

Abstract

This research was conducted to deeply examine the concept of Islamic religious guidance that has been done by UPT Rehabilitation of Social Tuna Susila Kediri against prostitute women, with the concept of guidance of Islamic religion is done carefully to equip clients to have knowledge about Islam and be able to apply it. So that eventually the client can return to the right path in accordance with the teachings of Islam and the guidance of Rasulullah SAW
Penerapan Metode Bermain Peran untuk Meningkatkan Prestasi Belajar Siswa dalam Pembelajaran Adab Bergaul dengan Saudara dan Teman Defi Munawar
INOVATIF: Jurnal Penelitian Pendidikan, Agama, dan Kebudayaan Vol. 3 No. 2 (2017): September 2017
Publisher : LPPM IAI Hasanuddin Pare-Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (597.363 KB)

Abstract

Akidah Akhlak is one aspect of the scope of Islamic religious education (PAI) is very important for the life of nation, state, and religion, because Akidah Akhlak is a basic lesson that must be learned by learners, to know that behavior is very influential for his life, especially on learning manners mingle with relatives and friends. In learning morals associate with siblings and friends learners have difficulty to master the lesson, because the monotonous learning process using lecture method resulted in the concentration of learners decreased. So it takes a method that can trigger the spirit of students to be able to achieve learning objectives, and can achieve maximum learning achievement. While the purpose of this study is to find out how the application of role playing methods in improving learning achievement on learning adab hanging out with relatives and friends class VIII A Junior High school of Islamic Manba'ul Ulum Jatirejo Damarwulan Kepung Kediri.

Page 2 of 28 | Total Record : 278