cover
Contact Name
Aris Fatoni
Contact Email
toni.fat333@gmail.com
Phone
+6285691031339
Journal Mail Official
blogchain@ibi-k57.ac.id
Editorial Address
Jl. Moch. Kahfi II No.33, RT.1/RW.5, Srengseng Sawah, Kec. Jagakarsa
Location
Kota adm. jakarta selatan,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal Bisnis, Logistik dan Supply Chain
ISSN : 28097491     EISSN : 28097491     DOI : https://doi.org/10.55122/blogchain.v1i2
Core Subject : Economy, Science,
Journal of Business, Logistics and Supply Chain (Blogchain) is a peer-reviewed scientific journal dedicated to publishing scientific research articles on business, logistics, and supply chain and their development. Articles are original, high-quality works and have not been published in other media. We strive to present relevant research results that provide credible knowledge for industry and society while advancing the discipline. The journal is published twice a year, in May and November. Journal published by Business Administration Study Program, Institut Bisnis dan Informatika Kosgoro 1957.
Articles 132 Documents
PENGARUH SMART SERVICE DAN INOVASI TEKNOLOGI TERHADAP REPUTASI MELALUI KEPUTUSAN PEMBELIAN PT. LALAMOVE Harun Arasid
Jurnal Bisnis, Logistik dan Supply Chain (BLOGCHAIN) Vol. 5 No. 2 (2025): Jurnal Bisnis, Logistik dan Supply Chain
Publisher : Program Studi Administrasi Bisnis, Institut Bisnis dan Informatika (IBI) Kosgoro 1957

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55122/blogchain.v5i2.1891

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk meneliti smart service dan inovasi teknologi terhadap reputasi melalui keputusan pembelian PT. Lalamove. Penelitian dilatarbelakangi oleh meningkatnya kebutuhan layanan logistik berbasis digital serta pentingnya reputasi perusahaan dalam memenangkan persaingan pasar. Analisis Partial Least Square (PLS) adalah metode kuantitatif yang digunakan terhadap 150 responden yang telah menggunakan aplikasi lebih dari tiga kali, melalui teknik simple random sampling. Data tersebut diolah dengan perangkat lunak Smart PLS versi 3.0. Temuan penelitian mengungkap yaitu smart service dan inovasi teknologi memiliki pengaruh terhadap keputusan pembelian. Smart service juga pengaruh langsung dan tidak langsung melalui keputusan pembelian terhadap reputasi perusahaan.
ANALISIS WASTE OF KNOWLEDGE DALAM AKTIVITAS PERGUDANGAN: STUDI KASUS GUDANG HOTEL XYZ Naufaldy Abiyyu Alfauzan; Larutama, Wiku
Jurnal Bisnis, Logistik dan Supply Chain (BLOGCHAIN) Vol. 5 No. 2 (2025): Jurnal Bisnis, Logistik dan Supply Chain
Publisher : Program Studi Administrasi Bisnis, Institut Bisnis dan Informatika (IBI) Kosgoro 1957

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55122/blogchain.v5i2.1940

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis fenomena waste of knowledge yang terjadi dalam aktivitas pergudangan. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan objek penelitian berupa Gudang Hotel XYZ. Populasi penelitian mencakup keseluruhan proses operasional gudang, sementara sampel difokuskan pada aktivitas picking sebagai proses yang memiliki potensi kesalahan tertinggi. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi langsung dan wawancara informal, kemudian dianalisis menggunakan metode analisis tematik untuk mengidentifikasi pola permasalahan yang muncul. Hasil kajian menunjukkan bahwa waste of knowledge dipicu oleh dua masalah utama, yaitu ketiadaan dokumentasi yang jelas terkait tata letak dan penyimpanan barang, serta tidak adanya mekanisme transfer knowledge yang sistematis antar staf. Kondisi tersebut menyebabkan berbagai inefisiensi operasional, seperti meningkatnya waktu tunggu akibat proses pencarian barang yang memerlukan waktu lebih lama, serta meningkatnya potensi kekeliruan dalam pengambilan barang karena adanya kemiripan penamaan pada beberapa barang. Temuan ini mengindikasikan perlunya pengembangan sistem dokumentasi dan prosedur pelatihan yang lebih terstruktur untuk meningkatkan efektivitas operasional gudang.
PENGARUH AKSESIBILITAS DAN PENGIRIMAN TERHADAP KEPUASAN PELANGGAN MELALUI TARIF DALAM MENGGUNAKAN LAYANAN MAXIM DELIVERY DI KOTA DEPOK Sari Oktaviani
Jurnal Bisnis, Logistik dan Supply Chain (BLOGCHAIN) Vol. 6 No. 1 (2026): Jurnal Bisnis, Logistik dan Supply Chain
Publisher : Program Studi Administrasi Bisnis, Institut Bisnis dan Informatika (IBI) Kosgoro 1957

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55122/blogchain.v6i1.1798

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh aksesibilitas, pengiriman, dan tarif terhadap kepuasan pelanggan dalam menggunakan layanan Maxim Delivery di Kota Depok. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang dibagikan kepada 150 pengguna aktif Maxim Delivery yang telah menggunakan layanan tersebut minimal dua kali. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketiga variabel bebas, yaitu aksesibilitas, pengiriman, dan tarif berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan pelanggan. Selain itu, hasil pengujian terhadap hipotesis tidak langsung menunjukkan terdapat pengaruh positif dan signifikan antara aksesibilitas dan pengiriman terhadap kepuasan pelanggan melalui tarif. Hal ini menunjukkan bahwa faktor-faktor tersebut berperan penting terhadap kepuasan pelanggan. Berdasarkan temuan ini, disarankan pihak Maxim terus memperluas jangkauan, meningkatkan pengiriman secara menyeluruh, serta menetapkan tarif yang kompetitif sesuai harapan pelanggan. Ketiga aspek tersebut diharapkan dapat meningkatkan kepuasan pelanggan dan mendukung keberlanjutan layanan Maxim Delivery di masa mendatang.
ANALISIS EFEKTIVITAS SISTEM FIFO DAN PENERAPAN CLASS-BASED STORAGE DALAM OPTIMASI TATA LETAK GUDANG DI CV. XYZ Widianti Saputri, Luna; Azhar, Ratih Mukti
Jurnal Bisnis, Logistik dan Supply Chain (BLOGCHAIN) Vol. 6 No. 1 (2026): Jurnal Bisnis, Logistik dan Supply Chain
Publisher : Program Studi Administrasi Bisnis, Institut Bisnis dan Informatika (IBI) Kosgoro 1957

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55122/blogchain.v6i1.1897

Abstract

Pengendalian persediaan dan pengelolaan tata letak gudang merupakan elemen krusial dalam mendukung efektivitas proses produksi pada industri percetakan digital. CV. XYZ menghadapi permasalahan berupa penataan gudang yang tidak terstruktur, penumpukan bahan baku, serta ketidakefisienan proses pencarian barang akibat penyimpanan acak dan penerapan sistem FIFO yang belum optimal. Penelitian ini bertujuan mengembangkan rancangan sistem pengendalian persediaan berbasis FIFO yang terintegrasi dengan metode Class-Based Storage, menggunakan analisis FSN (Fast, Slow, Non-Moving) untuk mengelompokkan bahan baku berdasarkan tingkat pergerakannya. Data diperoleh melalui observasi langsung, wawancara, serta dokumentasi penerimaan dan pengeluaran barang selama periode Juli-Oktober 2025. Hasil analisis menunjukkan komposisi bahan baku terdiri atas 26,5% kategori fast-moving, 17,6% slow-moving, dan 55,9% non-moving. Implementasi usulan tata letak berbasis klasifikasi FSN memberikan peningkatan efisiensi waktu pengambilan barang sebesar rata-rata 30,03% dengan standar deviasi 9,157%. Temuan ini membuktikan bahwa integrasi FSN dan Class-Based Storage secara signifikan mampu meningkatkan efisiensi operasional dan mendukung akurasi penerapan sistem FIFO pada gudang CV. XYZ.
PENGURANGAN INVENTORY WASTE MELALUI IMPLEMENTASI 5S PADA WAREHOUSE OPTIMIZATION PT. XYZ Natakusumah, Hanifa; Larutama, Wiku
Jurnal Bisnis, Logistik dan Supply Chain (BLOGCHAIN) Vol. 6 No. 1 (2026): Jurnal Bisnis, Logistik dan Supply Chain
Publisher : Program Studi Administrasi Bisnis, Institut Bisnis dan Informatika (IBI) Kosgoro 1957

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55122/blogchain.v6i1.1971

Abstract

Permasalahan inventory waste masih sering ditemukan dan berdampak pada keterbatasan kapasitas dan pemanfaatan ruang. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengurangan inventory waste melalui implementasi 5S pada proyek warehouse  optimization di PT. XYZ. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan desain studi kasus pada warehouse  PT. XYZ. Data dikumpulkan melalui observasi langsung dan wawancara dengan pihak yang terlibat dalam operasional gudang serta data sekunder dari literatur digunakan sebagai pendukung. Analisis dilakukan mengidentifikasi bentuk inventory waste, menganalisis penerapan 5S dalam proyek warehouse optimization, serta mengevaluasi dampaknya dalam mengatasi permasalahan inventory waste. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi 5S memberikan dampak positif serta menjadi solusi strategis dalam mengatasi permasalahan inventory waste dan meningkatkan efisiensi operasional warehouse.
MODEL KINERJA LAYANAN RESTORAN CEPAT SAJI BERBASIS SELF-SERVICE ORDERING Rismadanti Kumairoh; Muhamad Abdul Jumali
Jurnal Bisnis, Logistik dan Supply Chain (BLOGCHAIN) Vol. 6 No. 1 (2026): Jurnal Bisnis, Logistik dan Supply Chain
Publisher : Program Studi Administrasi Bisnis, Institut Bisnis dan Informatika (IBI) Kosgoro 1957

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55122/blogchain.v6i1.1987

Abstract

Penelitian ini mengembangkan model kinerja layanan restoran cepat saji berbasis self-service ordering dengan mempertimbangkan waktu tunggu dan beban kerja staf. Studi dilakukan pada satu gerai berkapasitas tinggi di Surabaya menggunakan pendekatan kuantitatif. Data dikumpulkan dari pengukuran waktu tunggu sekitar 100 transaksi, catatan 200 transaksi berdasarkan mode pemesanan, data beban kerja staf pada 14 shift kerja, serta survei kepuasan pelanggan terhadap 60 responden. Analisis dilakukan menggunakan statistik deskriptif, korelasi Pearson, dan regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa waktu tunggu berpengaruh negatif terhadap kepuasan pelanggan, sedangkan self-service ordering dan beban kerja staf berpengaruh positif dan signifikan. Model regresi memiliki nilai koefisien determinasi sebesar 0,389, yang menunjukkan bahwa ketiga variabel menjelaskan 38,9% variasi kepuasan pelanggan. Self-service ordering muncul sebagai faktor paling dominan. Temuan ini menegaskan pentingnya pengelolaan kanal pemesanan dan penataan beban kerja staf untuk meningkatkan kinerja layanan restoran cepat saji.
ANALISIS KUANTITATIF PERMINTAAN DAN LEAD TIME UNTUK EFISIENSI PERSEDIAAN BAHAN BAKU UTAMA PAKAN TERNAK Muhamad Abdul Jumali; Pigunawati
Jurnal Bisnis, Logistik dan Supply Chain (BLOGCHAIN) Vol. 6 No. 1 (2026): Jurnal Bisnis, Logistik dan Supply Chain
Publisher : Program Studi Administrasi Bisnis, Institut Bisnis dan Informatika (IBI) Kosgoro 1957

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55122/blogchain.v6i1.1994

Abstract

Ketidakpastian permintaan dan variasi lead time pemasok berdampak signifikan terhadap efisiensi persediaan bahan baku pada industri pakan ternak. Penelitian ini menganalisis secara kuantitatif permintaan dan lead time sebagai dasar penentuan kebijakan persediaan berbasis data operasional perusahaan pada tiga bahan baku utama, yaitu jagung, bungkil kedelai, dan vitamin premix. Analisis dilakukan melalui perhitungan rata-rata dan simpangan baku permintaan, kebutuhan selama masa tunggu, persediaan pengaman, titik pemesanan ulang, serta ukuran pemesanan ekonomis yang disesuaikan dengan batasan pemasok. Hasil menunjukkan bahwa titik pemesanan ulang masing-masing berada pada kisaran 28 unit untuk jagung, 12 unit untuk bungkil kedelai, dan 5 unit untuk vitamin premix, dengan ukuran pemesanan sebesar 600 unit, 345 unit, dan 147 unit. Penerapan kebijakan ini menurunkan total biaya persediaan tahunan sebesar 83–93 persen dibandingkan kebijakan sebelumnya, sehingga memberikan dasar pengambilan keputusan persediaan yang lebih efisien dan terukur.
PENGEMBANGAN APLIKASI MOBILE BERBASIS FLUTTER UNTUK STOCK OPNAME TERINTEGRASI ERP PADA PT XYZ Akmal, Muhammad Fadhil; Bambang Darmawan; Aulia Zikri Rahman
Jurnal Bisnis, Logistik dan Supply Chain (BLOGCHAIN) Vol. 6 No. 1 (2026): Jurnal Bisnis, Logistik dan Supply Chain
Publisher : Program Studi Administrasi Bisnis, Institut Bisnis dan Informatika (IBI) Kosgoro 1957

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55122/blogchain.v6i1.2002

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengembangkan aplikasi stock opname mobile berbasis Flutter yang terintegrasi real-time dengan ERP melalui API, guna mengatasi Inventory Record Inaccuracy (IRI) senilai lebih dari Rp338 juta pada PT XYZ. Aplikasi ini dirancang untuk meningkatkan efisiensi verifikasi stok, mendukung fitur barcode scanner, serta alur persetujuan data berbasis peran. Hasil pengujian fungsional berjalan sempurna, dan usability testing mencapai skor tinggi 86.6/100, menunjukkan aplikasi ini mudah digunakan dan sesuai kebutuhan operasional. Dengan demikian, aplikasi ini berhasil menjembatani keterbatasan ERP di lapangan, secara signifikan meningkatkan akurasi dan transparansi data persediaan.
ANALISIS KEBUTUHAN TENAGA KERJA KURIR BERDASARKAN BEBAN KERJA MENGGUNAKAN METODE WORKLOAD INDICATORS OF STAFFING NEED Aziz Atarmana, Muhammad Deden; Yusep Sukrawan; Dwi Novi Wulansari; Mumu Komaro; Aulia Zikri Rahman; Wiku Larutama
Jurnal Bisnis, Logistik dan Supply Chain (BLOGCHAIN) Vol. 6 No. 1 (2026): Jurnal Bisnis, Logistik dan Supply Chain
Publisher : Program Studi Administrasi Bisnis, Institut Bisnis dan Informatika (IBI) Kosgoro 1957

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55122/blogchain.v6i1.2016

Abstract

Pertumbuhan industri e-commerce meningkatkan volume pengiriman dan kompleksitas operasional jasa kurir, khususnya pada layanan last-mile delivery. Kondisi tersebut menuntut ketersediaan tenaga kerja yang sesuai dengan beban kerja aktual agar kualitas layanan tetap terjaga. Penelitian ini bertujuan menganalisis kebutuhan tenaga kerja kurir menggunakan metode Workload Indicators of Staffing Need (WISN) pada PT XYZ Cabang Kota Bandung. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain studi kasus. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi operasional perusahaan. Analisis dilakukan melalui perhitungan Available Working Time (AWT), faktor kelonggaran (allowance), standar beban kerja, dan rasio WISN. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rasio WISN berada di bawah satu pada kondisi operasional normal maupun periode puncak, yang mengindikasikan terjadinya overload tenaga kerja. Selain itu, perbedaan karakteristik wilayah pengantaran memengaruhi intensitas beban kerja kurir. Metode WISN mampu memberikan estimasi kebutuhan tenaga kerja yang lebih objektif dan realistis sebagai dasar perencanaan sumber daya manusia pada perusahaan logistik.
ANALISIS PERENCANAAN DAN PENGENDALIAN BAHAN BAKU MENGGUNAKAN METODE EOQ DAN LFL PADA PT CAM Firmansyah, Adimas; Bambang Darmawan; Pebi Yuda Pratama
Jurnal Bisnis, Logistik dan Supply Chain (BLOGCHAIN) Vol. 6 No. 1 (2026): Jurnal Bisnis, Logistik dan Supply Chain
Publisher : Program Studi Administrasi Bisnis, Institut Bisnis dan Informatika (IBI) Kosgoro 1957

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55122/blogchain.v6i1.2018

Abstract

PT CAM memproduksi AMDK galon Alexa 19 L dan mengalami hambatan produksi ketika ketersediaan bahan baku tidak mencukupi. Penelitian ini bertujuan menyusun perencanaan kebutuhan dan pengendalian persediaan untuk dua bahan baku utama, yaitu tutup galon dan seal galon, pada periode Januari 2023–Desember 2024. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan menyusun dasar kebutuhan melalui peramalan permintaan berbasis data penjualan historis 24 periode, kemudian menerapkan teknik lot sizing EOQ dan LFL sebagai alternatif kebijakan pemesanan. Model peramalan yang dipilih adalah DES α=0,1 karena memberikan nilai error terkecil pada dua metrik utama, yakni MAD dan MSE. Hasil menunjukkan total biaya persediaan metode perusahaan sebesar Rp 8.256.071, sementara EOQ menurunkan biaya menjadi Rp 4.407.902 (hemat 46,61%) dan LFL menjadi Rp 2.979.379 (hemat 63,91%). Dengan demikian, LFL menjadi opsi biaya terendah, sedangkan EOQ relevan bila perusahaan membutuhkan pola pemesanan yang lebih stabil.