cover
Contact Name
Wildan Saugi
Contact Email
jtikborneo@gmail.com
Phone
+6285327884670
Journal Mail Official
jtikborneo@gmail.com
Editorial Address
Jl. HM. Rifaddin Kampus II IAIN Samarinda, Faculty of Education and Teacher Training of UINSI Samarinda
Location
Kota samarinda,
Kalimantan timur
INDONESIA
Jurnal Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Borneo
ISSN : -     EISSN : 27146030     DOI : https://doi.org/10.21093/jtikborneo
Core Subject : Education,
Jurnal Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Borneo adalah jurnal bidang pendidikan yang konsen terhadap isu-isu pendidikan
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 137 Documents
Media Game Lumio untuk Penilaian Kognitif IPS Kelas 4 SDN Serua 01 Kota Tangerang Selatan Putra, Jaelani Anton Pratama; Hadi, Muhamad Sofian
Jurnal Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Borneo Vol 5 No 3 (2024): Jurnal Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Borneo, 5(3), Oktober 2024
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan UIN Sultan Aji Muhammad Idris Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21093/jtikborneo.v5i3.7049

Abstract

Digital-based learning media has been widely used in the classroom learning process since the Covid-19 pandemic. There are many learning applications that can be an option for teachers as learning media, one of which is Lumio. This study aims to determine the use of Lumio learning media in creating a fun learning atmosphere and the use of Lumio in the cognitive assessment process in social studies learning in class 4 of SDN Serua 01 Tangerang Selatan. This type of research is qualitative research. The method used is descriptive analysis. The data analysis technique is thematic analysis where researchers use questionnaires to determine the effectiveness of Lumio in creating a fun learning atmosphere through the cognitive assessment applied. There are three stages in this study, namely the preparation stage, the implementation stage, and the evaluation stage. The results of the study show that social studies learning using Lumio learning media can make the learning atmosphere feel more fun and make the cognitive assessment process easier with various unique quiz variants that are enjoyed by students.
Makna Idul Fitri dalam Tradisi dan Kebudayaan Islam Zaim An Naufal; Mu’min Firmansyah
Jurnal Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Borneo Vol 6 No 1 (2025): Jurnal Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Borneo, 6(1), Februari 2025
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan UIN Sultan Aji Muhammad Idris Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21093/jtikborneo.v6i1.8668

Abstract

Idul Fitri, juga dikenal sebagai Hari Raya Puasa, memiliki makna yang mendalam dalam tradisi dan kebudayaan Islam. Ini menandai akhir dari Ramadan, bulan puasa, doa, dan introspeksi. Perayaan ini melambangkan akhir dari pembersihan spiritual dan awal dari perayaan yang meriah. Keluarga berkumpul untuk bertukar ucapan selamat, hadiah, dan menikmati hidangan bersama, memupuk rasa persatuan dan kebahagiaan. Di luar aspek keagamaannya, Idul Fitri menekankan pentingnya amal dan solidaritas dengan yang kurang beruntung. Kebudayaan Islam diperkaya oleh beragam tradisi dan praktik yang diamati selama periode ini, menunjukkan nilai-nilai kasih sayang, kemurahan hati, dan semangat komunitas. Melalui ritual Idul Fitri, umat Islam memperkuat komitmen terhadap keyakinan dan menguatkan ikatan keluarga. Artikel ini mengeksplorasi makna yang beragam dari Idul Fitri dalam warisan tradisi dan praktik budaya Islam, menyoroti peran pentingnya dalam mempromosikan harmoni dan kebaikan di antara komunitas di seluruh dunia.
Implementasi 8 Prinsip Manajemen Mutu untuk Perbaikan Berkelanjutan dalam Pendidikan Esther Naomi Samosir; Septi Indrawani Turan; Azainil Azainil
Jurnal Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Borneo Vol 6 No 1 (2025): Jurnal Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Borneo, 6(1), Februari 2025
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan UIN Sultan Aji Muhammad Idris Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21093/jtikborneo.v6i1.8789

Abstract

Penelitian ini menginvestigasi implementasi 8 Prinsip Manajemen Mutu (PMM) dalam konteks pendidikan di sekolah dasar di Kota Samarinda. Penelitian dilakukan untuk mengeksplorasi praktik PMM, tantangan yang dihadapi, serta dampaknya terhadap mutu pendidikan. Metode penelitian melibatkan survei terhadap kepala sekolah, guru, dan orang tua siswa untuk mengumpulkan data kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan variasi signifikan dalam pendekatan implementasi PMM antar sekolah, dengan beberapa sekolah berhasil mengintegrasikan prinsip-prinsip PMM secara efektif sementara yang lain menghadapi hambatan seperti keterbatasan sumber daya dan resistensi terhadap perubahan. Implementasi PMM diidentifikasi memiliki dampak positif pada kualitas pembelajaran, keterlibatan orang tua, dan motivasi guru. Simpulan penelitian ini menawarkan rekomendasi untuk memperkuat komunikasi antar stakeholder sekolah, meningkatkan kepemimpinan yang stabil, dan mempertimbangkan adaptasi kebijakan yang sesuai dengan konteks lokal untuk mendukung perbaikan berkelanjutan dalam mutu pendidikan.
Sejarah Peradaban Islam di Spanyol: Kejayaan, Kemunduran, dan Warisannya dalam Dunia Modern Nur Annisa Aulia
Jurnal Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Borneo Vol 6 No 1 (2025): Jurnal Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Borneo, 6(1), Februari 2025
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan UIN Sultan Aji Muhammad Idris Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21093/jtikborneo.v6i1.9706

Abstract

Peradaban Islam di Spanyol, yang dikenal dengan nama Al-Andalus, memberikan kontribusi yang sangat besar terhadap perkembangan ilmu pengetahuan, budaya, dan pendidikan, baik di dunia Islam maupun di dunia Barat. Pada masa kejayaannya, Al-Andalus menjadi pusat peradaban yang sangat maju, di mana ilmuwan Muslim berperan penting dalam mengembangkan berbagai disiplin ilmu, seperti matematika, astronomi, kedokteran, dan filsafat. Pendidikan di Al-Andalus yang mengedepankan ilmu pengetahuan, toleransi antaragama, dan keterbukaan terhadap pengetahuan dari berbagai budaya, menciptakan warisan intelektual yang bertahan hingga saat ini. Setelah kejatuhan Al-Andalus pada tahun 1492, meskipun pendidikan berbasis Islam mengalami kemunduran, pengaruhnya tetap terlihat dalam sistem pendidikan di Spanyol dan Eropa. Artikel ini membahas perkembangan pendidikan di Al-Andalus, kemundurannya setelah Reconquista, serta pengaruh pendidikan Islam terhadap sistem pendidikan modern di Spanyol. Penelitian ini juga menggali pentingnya warisan pendidikan Al-Andalus dalam konteks global dan modern.
Metode Fenomenologi Sebagai Kerangka Penelitian Pendidikan indah fani damayanti; Khojir Khojir
Jurnal Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Borneo Vol 6 No 1 (2025): Jurnal Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Borneo, 6(1), Februari 2025
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan UIN Sultan Aji Muhammad Idris Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21093/jtikborneo.v6i1.9709

Abstract

Fenomenologi merupakan disiplin ilmu yang mempelajari sesuatu sebagaimana tampak dalam kesadaran manusia, dengan tujuan memahami berbagai fenomena sosial yang terjadi dalam masyarakat. Awalnya berkembang sebagai arus pemikiran dalam filsafat, fenomenologi kini diterapkan sebagai metode penelitian kualitatif yang bertujuan menggali makna mendalam dari pengalaman hidup sekelompok individu terhadap suatu fenomena. Penelitian ini menggunakan metode library research, yaitu pengumpulan data dari berbagai sumber tertulis seperti buku, jurnal ilmiah, artikel, dan dokumen lainnya yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fenomenologi sebagai metode riset memiliki pendekatan yang dekat dengan filsafat dan psikologi, karena berfokus pada pengungkapan esensi makna dari pengalaman hidup subjek penelitian. Dengan menekankan keterbukaan pikiran dan pengamatan mendalam, fenomenologi memungkinkan peneliti memahami dunia secara lebih autentik. Proses penelitian fenomenologis melibatkan penggalian pengalaman individu melalui teknik seperti observasi, wawancara, analisis dokumen, dan materi audio-visual. Data yang terkumpul kemudian dianalisis secara sistematis hingga menghasilkan deskripsi yang menjelaskan esensi universal dari fenomena yang diteliti. Dengan demikian, fenomenologi membantu mereduksi pengalaman subjektif menjadi pemahaman yang signifikan bagi pembaca
Relativisme Metafisik Dalam Pendidikan Islam: Analisis Konsep Walisongo Sebagai Role Model Muhammad Abdi Kurniawan; Khojir Khojir; Muhammad Sali
Jurnal Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Borneo Vol 6 No 1 (2025): Jurnal Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Borneo, 6(1), Februari 2025
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan UIN Sultan Aji Muhammad Idris Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21093/jtikborneo.v6i1.9735

Abstract

Artikel ini membahas konsep relativisme metafisik dalam pendidikan Islam, dengan fokus pada analisis pendekatan Wali Songo sebagai model peran. Relativisme metafisik menawarkan pandangan filosofis bahwa nilai-nilai agama dapat diterapkan secara fleksibel berdasarkan konteks sosial dan budaya tanpa kehilangan esensinya. Dalam konteks Nusantara, Wali Songo berhasil mengintegrasikan ajaran Islam dengan budaya lokal, seperti seni, tradisi, dan adat istiadat, sehingga mampu menyebarkan Islam secara damai dan inklusif. Artikel ini menggunakan metode studi kepustakaan untuk menggali relevansi pendekatan Wali Songo dalam membangun pendidikan Islam yang toleran, moderat, dan kontekstual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi dakwah Wali Songo yang memadukan nilai-nilai Islam dengan kearifan lokal tidak hanya memperkuat penerimaan masyarakat terhadap Islam, tetapi juga membentuk generasi yang berkarakter dan berintegritas. Pendidikan Islam yang berbasis relativisme metafisik mampu menjawab tantangan globalisasi dengan mengakomodasi keberagaman budaya dan tradisi masyarakat. Artikel ini menekankan pentingnya pengembangan model pendidikan Islam yang inklusif dan adaptif di era modern, yang selaras dengan pendekatan Wali Songo dalam mengajarkan nilai-nilai universal Islam melalui harmoni dengan budaya lokal.
The Impact of the Reality Show “Clash of Champions” on the Learning Motivation of International Special Class Students (KKI) FTIK UINSI Samarinda Muhammad Nurhadi Setyawan; Shafa Shafa; Atika Muliyandari
Jurnal Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Borneo Vol 6 No 2 (2025): Jurnal Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Borneo, 6(2), Juni 2025
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan UIN Sultan Aji Muhammad Idris Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21093/jtikborneo.v6i2.11381

Abstract

This research is motivated by the rapid development of digital media that indirectly affects the world of education, especially through platforms such as YouTube. One of the educational shows that attracts attention is the Clash of Champions reality show produced by Ruangguru. This reality show carries the concept of competition between outstanding students from various well-known campuses, which is packaged in an inspiring and entertaining format. This type of show is relatively new and rare, but it has managed to attract the interest of many students, including university students. This reality show not only presents intellectual competition, but also emphasizes values such as the spirit of learning, teamwork, and perseverance. Thus, the purpose of this study is to determine the impact of the reality show “clash of champions” on the motivation of students of the International Special Class (KKI) FTIK UINSI Samarinda" in increasing learning motivation. This research uses a qualitative descriptive approach. The source of the data comes from International Special Class (KKI) students of the Faculty of Education and Teacher Training, UIN Sultan Aji Muhammad Idris Samarinda batch 7, 8, and 9. The techniques used to collect data are observation and interviews. The results show that the reality show “Clash of Champions” exhibits a complex dual impact on students' learning motivation. While positively inspiring increased motivation to study, discipline, consistency, resilience, as well as encouragement to explore potential and design life goals, the program also has a negative impact. The motivation generated tends to be momentary and uneven, with criticism of its excessive entertainment focus, potential mental stress, evil editing, unequal access to education, and function as a promotional medium. This confirms that its effectiveness in creating a persistent, inclusive, deep and ethical learning drive remains a challenge.