cover
Contact Name
Parlindungan Pandapotan Marpaung
Contact Email
parlindungan.reni@gmail.com
Phone
+6285259948993
Journal Mail Official
eksergi.polines@gmail.com
Editorial Address
Program Studi Teknik Konversi Energi Jurusan Teknik Mesin Politeknik Negeri Semarang Jalan. Prof. H. Soedarto, S.H., Tembalang, Semarang.
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Eksergi: Jurnal Teknik Energi
Design of DC Accumulator Charging using Backup Accumulator Based on Inverter and Converter Device Parlindungan Pandapotan Marpaung
Articles 256 Documents
Pembuatan Alat Uji Perpindahan Panas Secara Radiasi Wahyono Wahyono; Ilyas Rochani
Eksergi Vol 15, No 2 (2019): MEI 2019
Publisher : Politeknik Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1085.195 KB) | DOI: 10.32497/eksergi.v15i2.1506

Abstract

Praktikum perpindahan panas di Program Studi Teknik Konversi Energi Politeknik Negeri Semarang meliputi praktikum konduksi dan konveksi. Untuk itu perlu untuk membuat alat uji perpindahan panas radiasi yang bertujuan untuk melengkapi alat ukur perpindahan panas. Metode yang digunakan yaitu pengukuran suhu dengan alat ukur yang nilainya kemudian diolah dalam persamaan radiasi. Variabel penelitian meliputi jarak antara benda uji, sudut antara benda uji dan suhu sumber panas. Data dari pengujian alat kemudian dibuat tabel dan dibandingkan hasilnya dengan menganalisa grafik. Tahap akhir dari pengujian ini yaitu mendapatkan nilai laju perpindahan panas dengan beberapa variabel yang digunakan. Nilai laju perpindahan panas terbesar didapatkan ketika pengujian pada suhu 150 C sudut 00 pada jarak 5 cm sebesar 18,5457 Watt, sedangkan nilai laju perpindahan panas terendah didapatkan ketika pengujian pada suhu 125 C sudut 300 pada jarak 25 cm sebesar 1,5633 Watt.
MODEL TURBIN ANGIN SAVONIUS UNTUK MENINGKATKAN KINERJA PLTB Yusuf Dewantoro Herlambang; Dwiana Hendrawati; Annisa Dewi Agustin; Kurniawan Aldy Kusuma; Sri Wahyuningsih; Wigiantoro Wigiantoro
Eksergi Vol 16, No 1 (2020): JANUARI 2020
Publisher : Politeknik Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (573.212 KB) | DOI: 10.32497/eksergi.v16i1.2203

Abstract

Turbin angin Savonius merupakan turbin angin sumbu vertikal yang memilki poros rotor utama disusun tegak lurus dengan kelebihan utama dapat mengkonversi energi angin pada kecepatan angin yang rendah. Tujuan pembuatan tugas akhir ini yaitu (1) Merancang “Model Turbin Angin Savonius Double Blade Satu Tingkat Dengan Variasi Rasio Sisi Inlet dan Outlet untuk Meningkatkan Kinerja PLTB” dengan Variasi Rasio (1:1, 1:2) terhadap kecepatan angin keluaran sudu; (2) Melakukan analisis kinerja turbin untuk mendapatkan efisiensi terbaik antara rasio 1:1 atau rasio 1:2 terhadap aliran angin. Metode tugas akhir meliputi perancangan desain turbin angin, pembuatan, perakitan turbin angin, proses pengujian, dan metode analisis data. Pengujian dilakukan pada kecepatan angin 5-12 m/detik dengan beban lampu yang divariasikan berkisar antara 5-40 Watt. Analisis uji kinerja turbin angin didasarkan pada perhitungan efisiensi sistem (ƞsistem). Hasil pengujian menunjukkan bahwa turbin angin savonius single blade memiliki efisiensi terbaik sebesar 8,43% pada kecepatan angin 5 m/s dan mampu menghasilkan listrik sebesar 10 Watt kemudian efisiensi terbaik kedua dimiliki oleh turbin angin double blade 1:2 yang memiliki efisiensi sebesar 6,9% pada beban 20 Watt dan turbin angin double blade 1:1 yang memiliki efisiensi sebesar 4,37% pada beban 10 Watt.
ANALISIS TURBIN ANGIN TIPE POROS HORIZONTAL TERHADAP VARIASI JUMLAH SUDU DENGAN SUDU DIBUAT DARI PIPA PVC UNTUK PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA ANGIN - Suwarti
Eksergi Vol 9, No 2 (2013): Mei 2013
Publisher : Politeknik Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (448.972 KB) | DOI: 10.32497/eksergi.v9i2.191

Abstract

Kebutuhan listrik semakin meningkat, maka sumber energi alternatif sangatlah diperlukan,seperti turbin angin yang bergerak dikarenakan angin.Turbin angin   adalah pembangkit yang menggunakan tenaga alternatif yaitu dengan menggunakan tenaga angin. Beban yang digunakan pada turbin angin adalah tahanan geser. Turbin angin yang dibuat adalah turbin angin poros horizontal terhadap variasi jumlah sudu dengan sudu dibuat dari pipa pvc untuk pembangkit listrik tenaga angin. Turbin angin terdiri dari jumlah sudu 3, 4, 5, 6, dan 7. Dalam pengujian turbin angin ini dengan memvariasi jumlah sudu dan variasi kecepatan angin. Dengan variasi jumlah sudu tersebut, nantinya akan di pilih jumlah sudu yang terbaik dan efisiensi yang paling tinggi. Sudu yang baik untuk pembangkit listrik adalah jumlah sudu 3 dengan nilai efisiensi sebesar 2,23 % pada kecepatan angin 6,55 m/s, putaran poros 935 rpm, putaran dinamo 1561 rpm, Vdinamo 3,7 V, Idinamo 0,38 A Kata kunci :turbin angin,jumlah sudu ,efisiensi  
RANCANG BANGUN PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA MIKROHIDRO (PLTMH) POLITEKNIK PERKERETAAPIAN INDONESIA MADIUN Akhwan, Akhwan; Gunari, Bambang; Sunardi, Sunardi; Wirawan, Willy Artha
Eksergi Vol. 17 No. 1 (2021): JANUARI 2021
Publisher : Politeknik Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (594.748 KB) | DOI: 10.32497/eksergi.v17i1.2168

Abstract

Rancang bangun pembangkit listrik tenaga mikro hidro (PLTMH) adalah rancangan pembangkit listrik dengan memanfaatkan tenaga air yang bersumber dari saluran tandon air yang berada di Politeknik Perkeretaapian Indonesia Madiun, Jawa Timur. Pada penelitian ini bertujuan untuk membuat rancang bangun sederhana pembangkit mikro hidro yang dilengkapi dengan alternative antara tenaga air (mikrohidro) dan tenaga panas dari matahari (panel surya). Metode penelitian ini menggunakan rancang bangun dengan membuat prototype alat, kemudian dilakukan beberapa parameter penggunaan turbin dan panel surya. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh debit air yang tersedia di lokasi sebesar 14 liter/menit. Kemudian dari hasil pengukuran daya pembangkit diketahui bahwa, pembangkit listrik tenaga mikro hidro generator 12 Volt dapat menghasilkan tegangan sebesar 13.18 Volt dengan arus rata-rata sebesar 102.2 mA. Pembangkit listrik tenaga mikro hidro pada generator 80 Volt dapat menghasilkan tegangan 17.27 Volt dengan arus rata-rata 129 mA. Sedangkan alternatif cadangan pembangkit listrik menggunakan panel surya dapat menghasilkan arus sebesar 20.406 Volt dan arus 0.736 A
KAJI EKSPERIMENTAL KINERJA TURBIN ZANETTE BERBASIS SUDU EKOR IKAN TUNA Lanang K; Fariha Z; Febrian Indra P; Imam Agus Y; Syaiful Amiien R; - Sahid
Eksergi Vol 10, No 2 (2014): MEI 2014
Publisher : Politeknik Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2563.104 KB) | DOI: 10.32497/eksergi.v10i2.243

Abstract

Tujuan utama pada penelitian ini adalah mengkaji secara eksperimental kinerja turbin Zanette  berbasis sirip ekor ikan tuna. Langkah awal penelitian adalah membuat 2 buah model turbin Zanette yaitu basis ekor ikan paus dan basis ekor ikan tuna. Model yang dibuat memilki ukuran diameter 30 cm; tinggi 30 cm. Profil sudu turbin Zanette mengacu pada standar NACA 0018. Model-model turbin tersebut  diuji pada saluran uji. Parameter yang diukur dalam pengujian adalah tinggi permukaan air (z), tinggi perbedaan air pada tabung pitot (   , putaran dan torsi poros. Parameter yang ditentukan dan merupakan variabel penelitian ini adalah konstruksi sudu turbin yaitu basis ekor ikan paus dan ikan tuna. Data yang telah diukur dihitung untuk mendapatkan daya hidrolik, daya mekanik turbin dan efisiensi turbin. Hasil uji ditampilkan dalam bentuk grafik karakteristik kinerja turbin. Berdasarkan grafik tersebut kinerja kedua model turbin dibandingkan secara deskriptif. Hasil pengujian pada kecepatan aliran 1,2 m/s turbin Zanette menunjukan efisiensi optimum 25,1% pada kecepatan putar turbin 129,5 rpm, turbin Zanette berbasis sirip ekor ikan tuna menunjukan efisiensi  optimum 40,16% pada kecepatan putar 117 rpm. Efisiensi turbin Zanette berbasis sirip ekor ikan tuna 15,06% lebih besar dari efisiensi turbin Zanette. Pada pengujian kecepatan aliran 1,71 m/s efisiensi turbin Zanette optimum 50,56 % dan turbin Zanette basis sirip ekor ikan tuna menghasilkan efisiensi optimum 32,8 %. Efisiensi turbin Zanette lebih besar 17,76 % dari turbin Zanette basis sirip ekor ikan tuna.   Kata kunci : Turbin Zanette, basis sirip ekor ikan tuna, efisiensi turbin.
FRONT MATTER EKSERGI JURNAL TEKNIK ENERGI Su'udy, Ahmad Hamim
Eksergi Vol. 17 No. 2 (2021): MEI 2021
Publisher : Politeknik Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (759.486 KB) | DOI: 10.32497/eksergi.v17i2.2641

Abstract

FRONT MATTER EKSERGI JURNAL TEKNIK ENERGI
KECEPATAN ALIRAN MASUK TERHADAP NILAI TOTAL SUSPENDED SOLID (TSS) PADA OVERFLOW HYDROCYCLONE MENGGUNAKAN METODE COMPUTATIONAL FLUID DYNAMIC (CFD) PADA PT.PLN (PERSERO) PEMBANGKITAN TANJUNG JATI B UNIT 3 DAN 4 - Mulyono; - Margana
Eksergi Vol 11, No 2 (2015): MEI 2015
Publisher : Politeknik Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (4087.802 KB) | DOI: 10.32497/eksergi.v11i2.261

Abstract

Limbah  cair coal yard merupakan kontributor besar kandunganTSS  utama pada  Waste Water Treatment Plant (WWP).Limbah cair tersebut tidak dapat langsung dibuang ke laut, karena nilaiTSS pada limbah masih tinggi.Untuk mengurangi beban kerja di WWTP akibat TSS tersebut, kemudian muncul gagasan pemasangan hydrocyclone untuk menggantikan peran WWTP. Untuk merealisasikan pemasangan  hydrocyclone  dan menghemat biaya pemasangan dapat dilakukan terlebih dahulu dengan pendekatan permodelan menggunakan metode  Computational Fluid Dynamic  (CFD).Pada tulisan ini akan dibahas pengaruh kecepatan terhadap persentase pemisahan partikel untuk mengurangi nilai  TSS overflow  pada  hydrocyclone menggunakan Aplikasi Computational Fluid Dynamic (CFD). Variasi kecepatan dilakukan untuk mengetahui pengaruhnya terhadap persentase pemisahan partikel. Variasi kecepatan yang digunakan yaitu 4,066 m/s, 4,513 m/s, 4,841 m/s, 5,083 m/s, 6,861 m/s dan 10,674 m/s. Dari hasil simulasi didapatkan bahwa variasikecepatan cukup berpengaruh terhadap persentase pemisahan partikel, dimana semakin tinggi kecepatan  inletmaka persentase pemisahan partikel semakin besar. Pada Tugas Akhir ini nilai effisiensi terbaik dari hasil simulasi hydrocyclone terjadi pada kecepatan 6,861 m/s dengan nilai effisiensi 77,02 %, sehingga untuk memperoleh nilai TSS yang dihasilkan 100 mg/L maka nilai  TSS yang harus dimasukkan sebesar 435,161 mg/l, agar tidak mencemari lingkungan.  Kata kunci : Kecepatan, Hydrocyclone, CFD, TSS
RANCANG BANGUN BATTERY PACK LITHIUM 48 V 50 AH Ariyanto, Nur Aidi; Fatkhurrozak, Faqih; Prasetio, Donny
Eksergi Vol. 18 No. 1 (2022): JANUARI 2022
Publisher : Politeknik Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (520.54 KB) | DOI: 10.32497/eksergi.v18i1.3227

Abstract

The electric vehicle is a vehicle with a driving source of an electric motor, requiring a battery for the stored energy. Battery packs are widely used as energy storage for electric vehicles. The battery pack is a series of several small batteries arranged in series and parallel so that they have an output voltage and capacity as required. 18650 Lithium battery is the most widely used to make battery packs and used on electric motorcycles. a 18650 Lithium battery has an output voltage of 3.7 V with various capacities such as 1500 mAh, 2000 mAh, 3000 mAh, etc. To design a 48 V 50 Ah battery pack requires a series of 18650 3.7 V 3000 mAh batteries which are arranged 13 pieces in series and 19 pieces in parallel. Before assembling, each 18650 battery must be checked for voltage, the voltage in each 18650 battery must be in the range of 3 ”“ 4.2 V. If it is less than 3 V then it needs to be recharged, if it is less than 2 V then the battery condition is not good. The battery pack discharging test is carried out by loading a BLDC 2000W 48V electric motor until the battery pack voltage drops to 39 V. The discharging process lasts for 13 hours with an average current of 3.5 A. From the test results, the battery pack capacity can be calculated, namely 45.5 Ah.
ANALISA EFISIENSI HRSG UNIT 1 DI PT PLN (PERSERO) SEKTOR PEMBANGKITAN PLTGU CILEGON Slamet Priyoatmojo; - Margana
Eksergi Vol 12, No 2 (2016): MEI 2016
Publisher : Politeknik Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2243.016 KB) | DOI: 10.32497/eksergi.v12i2.287

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui unjuk kerja turbin uap terhadap pembebanan maksimum turbin gas yang ditinjau dari nilai heat rate dan efisiensi di PLTGU Cilegon.Metode pengambilan data yang digunakan adalah secara langsung, yakni dengan cara mengambil dari data operasi pembangkit yang terekam pada komputer kontrol di Central Control Room (CCR) PLTGU Cilegon, serta secara tidak langsung yakni melalui perhitungan sesuai rumus yang dibutuhkan. Hasil yang didapatkan berupa nilai perubahan heat rate turbin dan efisiensi siklus. Pada Februari 2010 nilai heat rate turbin sebesar 13,724.49 kJ/kWh dan meningkat pada Maret 2010 menjadi 13,850.18 kJ/kWh. Namun, pada Mei 2010 nilai heat rateturun menjadi 13,683.09 kJ/kWh. Sedangkan nilai efisiensi pada Februari 2010 sebesar 26.23% dan menurun pada Maret 2010 menjadi 25.992%. Namun, pada Mei 2010 nilai efisiensi terjadi peningkatan menjadi 26.309%. Penurunan nilai heat rate dan efisiensi pada Bulan Mei dikarenakan ada tindakan perawatan pada turbin gas pada Bulan April.Kata kunci: heat rate turbin, effisiensi, turbin uap
Analisis Konsumsi Batubara Spesifik Ditinjau dari Nilai Kalor Batubara Dan Perubahan Beban Di PLTU Tanjung Jati B Unit 2 Bono Bono; Wahyono Wahyono
Eksergi Vol 13, No 2 (2017): MEI 2017
Publisher : Politeknik Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (792.134 KB) | DOI: 10.32497/eksergi.v13i2.909

Abstract

PLTU Tanjung Jati B unit 2 merupakan pembangkit listrik tenaga uap yang memiliki daya pembangkitan 710 MW Gross, menggunakan bahan bakar batubara dengan nilai kalori antara 4600 – 6400 kkal/kg. Sebagai pembangkit yang beroperasi secara terus menerus pada beban dan kualitas batubara yang bervariasi, diperlukan manajemen energi yang tepat dalam pengoperasiannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh nilai kalori batubara terhadap konsumsi batubara spesifik,dan juga terhadap perubahan beban. Metode yang digunakan adalah dengan membandingkan nilai konsumsi batubara spesifik pada nilai kalori batubara dan beban yang bervariasi. Hasil perhitungan menunjukkan, nilai konsumsi batubara spesifik terendah adalah 0,3443 kg/kWh yang diperoleh pada saat unit pembangkit beroperasi pada beban 625 MW dengan menggunakan batubara dengan nilai kalori 6216 kKal/kg. Demikian juga semakin tinggi nilai kalori batubara, maka semakin rendah konsumsi batubara spesifiknya. Kata Kunci : Spesific Coal Consumption