cover
Contact Name
Parlindungan Pandapotan Marpaung
Contact Email
parlindungan.reni@gmail.com
Phone
+6285259948993
Journal Mail Official
eksergi.polines@gmail.com
Editorial Address
Program Studi Teknik Konversi Energi Jurusan Teknik Mesin Politeknik Negeri Semarang Jalan. Prof. H. Soedarto, S.H., Tembalang, Semarang.
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Eksergi: Jurnal Teknik Energi
Design of DC Accumulator Charging using Backup Accumulator Based on Inverter and Converter Device Parlindungan Pandapotan Marpaung
Articles 256 Documents
Rancang Bangun Pembangkit Hybrid Tenaga Angin dan Surya dengan Penggerak Otomatis pada Panel Surya Diana Hidayanti; Galih Dewangga
Eksergi Vol 15, No 3 (2019): SEPTEMBER 2019
Publisher : Politeknik Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (707.337 KB) | DOI: 10.32497/eksergi.v15i3.1784

Abstract

PLTH adalah pembangkit listrik yang menggunakan sumber tenaga angin dan surya yang saling melengkapi menyesuaikan cuaca. Tujuan penelitian adalah membuat alat untuk mengetahui efisiensi apabila PLTB dan PLTS digabungkan atau yang biasa disebut Pembangkit Hybrid. Mengkaji secara eksperimental kinerja Pembangkit hybrid dengan pemasangan mikrokontroller untuk penggerak panel surya. Hasil dari pengujian yaitu penggunaan PLTH menghasilkan efisiensi yang lebih baik dibanding penggunaan PLTB maupun PLTS yang digunakan secara terpisah. Berdasarkan hasil pengujian pembangkit hybrid dengan pemberian kecepatan angin yang semakin besar nilainya maka efisiensi yang didapatkan semakin kecil dan dengan dipasangnya mikrokontroller pada panel surya, panel surya dapat menangkap energi matahari secara optimal. Semakin besar beban yang diberikan maka semakin besar efisiensi yang didapatkan.
ANALISIS DISTRIBUSI KOEFISIEN TEMPERATUR DENGAN VARIASI POROSITAS PADA BENDA SILINDER BERPORI DENGAN PANAS TETAP Ahmad Hamim Su’udy; Nur Fatowil Aulia; Yanuar Mahfudz Safarudin; Baktiyar Mei Hermawan; Fina Andika Frida Astuti
Eksergi Vol 16, No 2 (2020): MEI 2020
Publisher : Politeknik Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (497.416 KB) | DOI: 10.32497/eksergi.v16i2.2208

Abstract

Metode mengenai perpindahan panas terus mengalami perkembangan, untuk meningkatkan perpindahan banyak cara untuk mempercepat laju perpindahan panas, salah satunya dengan menggunakan media berpori dengan berbagai material, sehingga peneliti tertarik untuk mendalami bagaimana proses distribusi temperature yang terjadi pada silinder berpori dengan variasi porositas dengan disimulasikan menggunakan program computer. Kemudian Tujuan dari penelitian ini ialah untuk memperoleh distribusi koefisien temperature yang sedang terjadi pada silinder berpori dengan variasi porositas 0,1; 0,2; 0,3. Dari percobahaan dan pembahasan maka dapat ditarik kesimpulan ialah porositas pada silinder menunjukkan semakin besar porositas mengakibatkan K efektif menjadi kecil, dan nilai h (koefisien perpindahan panas) juga kecil.
MODEL TURBIN SAVONIUS 1-TINGKAT SEBAGAI PENGGERAK MULA POMPA AIR TANPA BAHAN BAKAR UNTUK PENGAIRAN Yusuf Dewantoro Herlambang; - Suwarti
Eksergi Vol 9, No 1 (2013): Januari 2013
Publisher : Politeknik Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (221.599 KB) | DOI: 10.32497/eksergi.v9i1.196

Abstract

Tujuan utama penelitian ini adalah  mengembangkan desain rotor turbin Savonius tipe-U multi stage memanfaatkan konstruksi setengah silinder sebagai penggerak mula pada pompa irigasi tanpa bahan bakar.  Selanjutnya mengoptimasi  jumlah tingkatan  rotor tersebut, serta mengkaji karakteristik masing-masing rotor angin tersebut. Tahap awal penelitian adalah menyiapkan 3 konstruksi silinder berdiameter 500 mm yang dibuat dari lembaran stainless steel ukuran 2 mm. Ketiga selubung silinder dibelah menjadi 1, 2, 3, dan 4 bagian. Bagian-bagian selubung tersebut diputar dengan pusat sumbu adalah bagian tengah busur selubung sehingga silinder-silinder tersebut membentuk turbin Savonius U. Rotor yang telah dibuat berjumlah 5 buah (rotor 1-tingkat, 2-tingkat, 3-tingkat). Piringan penahan sudu, ini dibuat dari pelat galvalum dengan tebal 3 mm dan piringan penahan sudu ini memiliki diameter 700 mm. Rotor tubin dilengkapi dengan sebuah poros pejal yang dibuat dari besi St 37 berdiameter 50 mm. Tahap selanjutnya adalah uji karakteristik model. Dalam uji ini akan dilakukan optimasi  jumlah sudu dan tingkat rotor Savonius U dengan variabel jumlah sudu dan jumlah tingkatan rotor. Uji dilakukan menggunakan blower sebagai sumber kecepatan angin. Parameter yang diukur adalah debit dan head aliran untuk menghitung daya input turbin serta head dan debit aliran yang dihasilkan oleh pompa  torak untuk menghitung daya output pompa. Kinerja pompa yang paling baik adalah yang menghasilkan head dan debit keluaran paling tinggi. Hasil akhir pada tahap ini adalah  jumlah tingkatan rotor yang optimum, dan jumlah sudu optimum. Hasil penelitian ini adalah spesifikasi turbin diameter 500 mm, tinggi sudu 400 mm, tebal sudu 1,2 mm, massa sudu 1,2 kg dengan diameter poros 50 mm. Daya hidrolis terbesar yang dihasilkan pompa adalah 1,27 watt, terjadi pada kecepatan angin 9,9  m/s dengan debit aliran terbesar adalah sebesar 0,000208 m3/s didapat pada variasi jumlah rotor 2-tingkat. Sedangkan efisiensi sistem yang paling tinggi adalah 1,06% yang diperoleh pada variasi rotor 2-tingkat, pada kecepatan angin 5 m/s. Kata kunci : Konstruksi setengah silinder, Rotor bertingkat, Savonius U
STUDI ANALISIS SISTEM FISIK THERMAL DENGAN PEMODELAN STIRRED TANK HEATER MENGGUNAKAN SIMULINK MATLAB Surindra, Mochamad Denny
Eksergi Vol. 17 No. 1 (2021): JANUARI 2021
Publisher : Politeknik Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (654.89 KB) | DOI: 10.32497/eksergi.v17i1.2282

Abstract

System thermal dengan model Stirrer Tank Heater diturunkan secara matematik dan memodelkan di dalam Simulink Matlab. Hasil akan dianalisis dan dibandingkan antara system yang menggunakan gangguan dan system yang tidak ada gangguannya. Dengan demikian transfer function untuk perubahan laju kalor input dengan temperature output adalah R/RCs, sedangkan untuk temperature cairan aliran masuk berfluktuasi adalah 1/RCs dan berfunsi sebagai gangguan (disturbance). Sistem thermal stirrer tank heater tanpa gangguan dengan sisi aliran masukan ditutup setelah penuh dan sisi output tidak bervariasi memberikan analisi performance yang lebih baik dengan data 1,56
ANALISA HEAT RATE PADA TURBIN UAP BERDASARKAN PERFORMANCE TEST PLTU TANJUNG JATI B UNIT 3 Bachrudin Azis Mustofa; - Sunarwo; - Supriyo
Eksergi Vol 10, No 3 (2014): SEPTEMBER 2014
Publisher : Politeknik Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2062.793 KB) | DOI: 10.32497/eksergi.v10i3.250

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Heat rate  pada  turbin uap berdasarkan performance test. Pengambilan data dilakukan dengan metode observasi di PT PLN (PERSERO) Pembangkit Tanjung Jati B unit 3. Untuk mengetahui nilai Heat rate pada siklus turbin uap digunakan metode perhitungan berdasarkan kesetimbangan massa uap  “steam”  dan energi dalam “ entalpi” yang masuk dan keluar turbin dengan daya keluaran generator (output generator ).  Efisiensi turbin uap dapat dilihat dari energi panas yang dimasukkan untuk menghasilkan listrik sebesar 1 kwh dan turbine Heat rate.  Efisiensi turbin uap dapat juga dihitung dengan membandingkan energi bahan bakar yang dibutuhkan untuk setiap 1 kwh dengan turbine Heat rate. Hasil analisis yang didapatkan yaitu kurva turbine Heat rate berdasarkan performance test dengan  nilai terbaik adalah 7981,97 kJ/kWh, dan terendah 8043,122   kJ/kWh . Untuk kurva efisiensi turbin uap diperoleh nilai tertinggi adalah 45,1 %, dan nilai terendah adalah 44,75 %.   Kata kunci : turbin uap, performance test, turbine Heat rate, efisiensi turbin uap  
EVALUASI KINERJA AIR-COOLED WATER CHILLER DENGAN KAPASITAS 594 kW Laksana, Kurnia Adam; Aulia, Nur Fatowil; Hendrawati, Dwiana
Eksergi Vol. 17 No. 3 (2021): SEPTEMBER 2021
Publisher : Politeknik Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (580.066 KB) | DOI: 10.32497/eksergi.v17i3.2982

Abstract

Kinerja mesin Air-Cooled Water Chiller (ACWC) harus memenuhi standar SNI 03-6390-2020, yaitu minimal COP 3 dan konsumsi energy minimal 1,172 kW/TR. Untuk pemenuhan standar tersebut, dilakukan evaluasi kinerja terhadap ACWC kapasitas 594 kW. Tahap awal evaluasi adalah pengukuran temperatur (input dan output) air di evaporator dan daya listrik pada kompresor pada mesin chiller. Pengambilan data dilakukan untuk sekali siklus dan temperatur output air antara 11oC -15oC. Dengan perhitungan diperoleh beban pendinginan (Net Refrigeration Capacity) sebesar 97,003 TRatau 341,158 kW, daya kompresor sebesr 212,483 kW, konsumsi energi 2,203 (kW/TR) dan COP sebesar 1,605. Tahapan selanjutnya adalah membandingkan COP aktual dan konsumsi energi sesuai standar. Hasil analisis menunjukan bahwa rata-rata COP dari 7 siklus sebesar 2,203, sedangkan konsumsi energi adalah 2,203 kW/TR. Nilai COP tidak memenuhi standar diakibatkan mesin chiller bekerja dengan beban 57,43% dari kapasitas pabrikan.
KARAKTERISTIK TURBIN KAPLAN PADA SUB UNIT PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA AIR KEDUNGOMBO - Mulyono; - Suwarti
Eksergi Vol 11, No 3 (2015): SEPTEMBER 2015
Publisher : Politeknik Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3813.575 KB) | DOI: 10.32497/eksergi.v11i3.274

Abstract

Turbin air adalah salah satu turbin yang digunakan untuk memutar generator untuk  menghasilkan  tenaga listrik yang menggunakan fluida air pada kecepatan tertentu untuk menghasilkan energi mekanis. Tugas Akhir ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik turbin Kaplan pada Sub Unit PLTA Kedungombo. Pengambilan data dilakukan dengan metode observasi,  studi kepustakaan dan pengolahan data dari logsheet di PT. Indonesia Power Sub Unit PLTA Kedungombo UPB Mrica. Untuk mengetahui karakteristik turbin Kaplan pada Sub Unit PLTA Kedungombo ini dibedakan berdasarkan beban, efisiensi turbin, debit aliran dan ekonomi air. Dari hasil analisis didapatkan turbin Kaplan Sub Unit PLTA Kedungombo dengan variasi daya generator 10 MW hingga 22.5 MW membutuhkan debit sebesar 34 m3/s hingga 60 m3/s dan menghasilkan efisiensi turbin sebesar 66.80 % hingga 91.25% dan nilai kebutuhan air spesifiknya adalah 12.24 m3/kWh hingga 9.6 m3/kWh.  Kata Kunci: karakteristik turbin air, turbin Kaplan, unjuk kerja
RANCANG BANGUN TURBIN ANGIN VAWT (VERTICAL AXIS WIND TURBIN) SAVONIUS NACA 4418 DENGAN MENGGUNAKAN SUDU KAYU SENGON UNTUK DIBANDINGKAN DENGAN SUDU FIBERGLASS Budhi Prasetiyo
Eksergi Vol 12, No 3 (2016): SEPTEMBER 2016
Publisher : Politeknik Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (592.486 KB) | DOI: 10.32497/eksergi.v12i3.618

Abstract

Turbin angin tipe VAWT ( Vertical Axis Wind Turbin ) dari konstruksi sudu kayu sengon aerofil NACA 4418 untuk dibandingkan kinerjanya dengan sudu fiberglassaerofil NACA 4418 serta membanding hasil kinerja kedua sudu tersebut. Metode Pengujian meliputi pengaruh turbin angin setelah dikenai angin dari blower dengan variabel uji kecepatan angin ( 5.42 m/s, 6.2m/s , 7.32 m/s , 8.24 m/s, 9.2 m/s, serta dengan menggunakan variasi blade pitch angle sebesar 0˚, 10˚, 20˚, 30˚, 40˚. Parameter yang membedakan kedua bahan sudu tersebut adalah berat sudu, daya mekanik, dan effisiensi. Hasil Pengujian dapat diketahui dengan membandingkan grafik hubungan antara Daya Mekanik terhadap putaran turbin (rpm) dan pengaruh Coeficient of Power (Cp) terhadap putaran turbin (rpm) dari kedua sudu tersebut. Spesifikasi turbin angin sebagai berikut: Diameter Rotor 56cm, panjang sudu 80cm, Jumlah sudu 3 buah serta bahan sudu terbuat dari kayu sengon. Pengujian menghasilkan data terbaik pada kecepatan 6,4 m/s dengan daya mekanik sebesar 28,26 Watt, Coeficient of Power (Cp) 0,40 dan putaran turbin sebesar 260 rpmKata kunci: Aerofil, NACA 4418, VAWT ( vertical Axis Wind Turbine )
Analisa Perbandingan Penambahan Kalor dan Laju Aliran Massa Pada Condensate Water System PLTU Unit 1 Dan 2 Suwarti Suwarti; Budhi Prasetiyo
Eksergi Vol 13, No 3 (2017): SEPTEMBER 2017
Publisher : Politeknik Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (936.342 KB) | DOI: 10.32497/eksergi.v13i3.1026

Abstract

Condensate water system adalah siklus air pada PLTU dari hot well sampai dengan deaerator, dalam PLTU ini terjadi pemanasan sehingga terjadi penambahan kalor. Pada Unit 1 terjadi penambaha kalor bersih sebesar 24621,34 kkal/s dan unit 2 sebesar 25569,85 kkal/s. Heat Loss pada unit 1 sebesar 444,62 kkal/s dan unit 2 255,352 kkal/s. Sedangkan beban pada saat pengambilandata pada unit 1 lebih kecil daripada unit  sehingga laju aliran massa condensate water system pada unit 1 lebih kecil daripada unit 2. Kata kunci: condensate water system, kalor, heat loss, laju aliran massa
PEMBUATAN TURBIN VORTEX DENGAN SUDU PIPA BELAH TIGA DENGAN SUDUT KEMIRINGAN SUDU 45° Gatot Suwoto; - Supriyo
Eksergi Vol 14, No 3 (2018): SEPTEMBER 2018
Publisher : Politeknik Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1177.947 KB) | DOI: 10.32497/eksergi.v14i3.1372

Abstract

Tujuan dari program ini adalah mengembangkan, merekayasa, dan membandingkan turbin air vortex dengan sudu yang berbentuk pipa belah tiga dengan sudut sudu 0° dan sudut kemiringan sudu 45°. Metode yang digunakan yaitu tahapan perancangan turbin, proses pengerjaan, prosedur pengujian, langkah – langkah pengujian. Variabel penelitian adalah sudut kemiringan sudu dan parameter uji yang diukur adalah head aliran, debit aliran, putaran turbin, dan beda tekanan. Data yang didapat dari pengujian turbin dibuat grafik karakteristik kinerja turbin, kemudian dianalisa dan dibuat optimalisasinya. Tahap akhir dari penelitian ini adalah mendapatkan hasil kinerja turbin dan selanjutnya dibuat artikel ilmiah yang berguna bagi masyarakat umum. Hasil pengujian didapatkan pada bentuk sudu pipa belah tiga dengan sudut sudu 0° pada putaran turbin 65,7 rpm yang menghasilkan efisiensi tertinggi sebesar 9,094% , sedangkan pada sudut kemiringan sudu 45° pada putaran turbin 75,8 rpm yang menghasilkan efisiensi tertinggi sebesar 11,755%. Dari perbandingan bentuk sudu pipa belah tiga dengan sudut  sudu 0° dan sudut kemiringan sudu 45° disimpulkan bahwa sudut kemiringan sudu 45° memiliki efisiensi yang lebih baik. Kata Kunci : Turbin Air Vortex, Sudu Pipa Belah Tiga, Efisiensi