cover
Contact Name
Parlindungan Pandapotan Marpaung
Contact Email
parlindungan.reni@gmail.com
Phone
+6285259948993
Journal Mail Official
eksergi.polines@gmail.com
Editorial Address
Program Studi Teknik Konversi Energi Jurusan Teknik Mesin Politeknik Negeri Semarang Jalan. Prof. H. Soedarto, S.H., Tembalang, Semarang.
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Eksergi: Jurnal Teknik Energi
Design of DC Accumulator Charging using Backup Accumulator Based on Inverter and Converter Device Parlindungan Pandapotan Marpaung
Articles 256 Documents
OPTIMASI AERODINAMIKA BODI MOBIL HEMAT ENERGI KEN DEDES ELECTRIC EVO 3 MENGGUNAKAN METODE COMPUTATIONAL FLUID DYNAMICS (CFD) Fakhruddin, Muhammad; Wicaksono, Hangga; Baananto, Fauzan; Firmansyah, Hilmi Iman; Sari, Nurlia Pramita; Muzaki, Mochamad; Akbarsyah D, Khelvindra Rizky; Hardyanto, Noveri Dwi
Eksergi Vol. 17 No. 1 (2021): JANUARI 2021
Publisher : Politeknik Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (747.999 KB) | DOI: 10.32497/eksergi.v17i1.2219

Abstract

Aerodynamics is a branch of science that discusses the movement of an object in the air. Aerodynamics comes from the words aero = air and dynamics = force of motion. The study of air forces is a branch of fluid mechanics. This study is a continuation of the study of hydrodynamics, where the science of the motion of air has a close relationship with other sciences. Physics, mathematics, mechanics, meteorology and others are branches of science that are closely related to aerodynamics. Where in the science of aerodynamics, it discusses the principle of stationary air, specifically about the changes experienced by the air when there is a change in geometry. In this study, CFD analysis was carried out to inspect and optimize the airflow through the energy-efficient car body "Ken dedes Evo 3" Malang State Polytechnic to participate in energy-efficient car competitions by following the regulations and packaging requirements in energy-efficient car contests. The aerodynamic analysis of the energy-efficient car was carried out using the ANSYS simulation software. This aerodynamic research aims to reduce the drag coefficient and lift coefficient of energy-efficient cars. In the end, the energy-efficient car Ken Dedes Electric Evo 3 has an improved drag coefficient of 0.03 and a lift coefficient of 0.034. This is obtained from the simulation only on the car body.
ANALISA KECEPATAN ALIRAN MASUK TERHADAP NILAI TOTAL SUSPENDED SOLID (TSS) PADA OVERFLOW HYDROCYCLONE MENGGUNAKAN METODE COMPUTATIONAL FLUID DYNAMIC (CFD) PADA PT.PLN (PERSERO) PEMBANGKITAN TANJUNG JATI B UNIT 3 DAN 4 Frindy Aprilianto; - Mulyono; - Margana
Eksergi Vol 10, No 2 (2014): MEI 2014
Publisher : Politeknik Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2560.233 KB) | DOI: 10.32497/eksergi.v10i2.246

Abstract

Limbah cair coal yard merupakan kontributor besar kandungan TSS utama pada Waste Water Treatment Plant (WWP).Limbah cair tersebut tidak dapat langsung dibuang ke laut, karena nilaiTSS pada limbah masih tinggi.Untuk mengurangi beban kerja di WWTP akibat TSS tersebut, kemudian muncul gagasan pemasangan hydrocyclone untuk menggantikan peran WWTP.Untuk merealisasikan pemasangan hydrocyclone dan menghemat biaya pemasangan dapat dilakukan terlebih dahulu dengan pendekatan permodelan menggunakan metode Computational Fluid Dynamic (CFD).Pada tulisan ini akan dibahas pengaruh kecepatan terhadap persentase pemisahan partikel untuk mengurangi nilai TSSoverflow pada hydrocyclone menggunakan Aplikasi Computational Fluid Dynamic (CFD). Variasi kecepatan dilakukan untuk mengetahui pengaruhnya terhadap persentase pemisahan partikel. Variasi kecepatan yang digunakan yaitu 4,066 m/s, 4,513 m/s, 4,841 m/s, 5,083 m/s, 6,861 m/s dan 10,674 m/s. Dari hasil simulasi didapatkan bahwa variasikecepatan cukup berpengaruh terhadap persentase pemisahan partikel, dimana semakin tinggi kecepatan inletmaka persentase pemisahan partikel semakin besar. Pada Tugas Akhir ini nilai effisiensi terbaik dari hasil simulasi hydrocyclone terjadi pada kecepatan 6,861 m/s dengan nilai effisiensi 77,02 %, sehingga untuk memperoleh nilai TSS yang dihasilkan 100 mg/L maka nilai TSS yang harus dimasukkan sebesar 435,161 mg/l, agar tidak mencemari lingkungan.   Kata kunci : Kecepatan, Hydrocyclone, CFD, TSS
ANALISIS GENERATOR 3 PHASA TIPE MAGNET PERMANEN DENGAN PENGGERAK MULA TURBIN ANGIN PROPELLER 3 BLADE UNTUK PLTB KAPASITAS 500 WATT PEAK VARIASI KECEPATAN 8 m/s SAMPAI DENGAN 10 m/s - Suwarti; - Wahyono; Adhityo Wisnu
Eksergi Vol 10, No 3 (2014): SEPTEMBER 2014
Publisher : Politeknik Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2064.049 KB) | DOI: 10.32497/eksergi.v10i3.253

Abstract

Tujuan dari  penelian   ini adalah mengetahui efisiensi generator 3 phasa magnet permanen dengan pengaruh kecepatan angin  pada  tahanan beban berupa lampu pijar. Metode penelitian yang dipakai penulis adalah pengujian alat, dengan cara memvariasi kecepatan anginyaitu 8m/s, 9m/s,10m/s dan variasi beban. Pengujian generator 3 phasa dengan variasi beban. Hasil pengujian  penelitian adalah efisiensi tertinggi 26,46% pada daya 94,93 watt dan efisiensi terendah 20,60% pada daya 144,38 watt.  Kata kunci :Generator 3 phasa, Efisiensi.
ANALISIS VARIASI TINGGI DAN JARAK ANTAR SIRIP TERHADAP KINERJA HEAT PIPE Fachrudin, Arif Rochman; Frida, Fina Andika; Firdaus, Ahmad Hanif
Eksergi Vol. 17 No. 3 (2021): SEPTEMBER 2021
Publisher : Politeknik Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (484.894 KB) | DOI: 10.32497/eksergi.v17i3.2974

Abstract

Heat pipe merupakan alat penukar kalor yang mampu memindahkan sejumlah panas dari evaporator dan dilepaskan di kondensor. Alat ini memanfaatkan panas laten dari fluida kerja dalam perpindahan panasnyanya dan tanpa memerlukan energi dari luar. Penelitian  ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh tinggi sirip dan jarak antar sirip terhadap kinerja termal heat pipe. Metode penelitian ini adalah eksperimen, yaitu     menggunakan pipa berdiameter 10 mm dengan panjang bagian kondensor   144 mm, panjang adiabatik 168 mm dan panjang evaporator 88 mm. Populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah pipa dengan jumlah sirip sebanyakm 5 buah dengan variasi jarak antar sirip 10 mm, 20 mm, dan 30 mm dan variasi tinggi sirip 0 mm (tanpa sirip), 30 mm, 40 mm dan 50 mm. Hasil penelitian menunjukkan ada perbedaan kinerja heat pipe pada masing masing variasi, antara variasi jarak antar sirip dan tinggi sirip. Kinerja termal dengan fluks kalor terendah terjadi pada heat pipe tanpa sirip, yaitu 10,2 W/cm2. Sedangkan kinerja termal tertinggi dengan fluks kalor terbesar terjadi pada interaksi jarak antar sirip 30 dan tinggi sirip 15 mm.
Pengaruh Massa PCM (Phase Change Material) Terhadap Produktivitas dan Efisiensi Alat Destilasi Tenaga Surya Menggunakan PCM Jenis Lauric Acid Sebagai Penyimpan Panas Saputra, Ehsan Tri; Caturwati, Ni Ketut; Rosyadi, Imron
Eksergi Vol. 17 No. 3 (2021): SEPTEMBER 2021
Publisher : Politeknik Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (520.36 KB) | DOI: 10.32497/eksergi.v17i3.2877

Abstract

Manusia membutuhkan air untuk minum, makan, mandi dan sebagai penunjang kegiatan manusia dalam kehidupan sehari-hari. Alat destilasi surya merupakan alat yang mampu menghasilkan air bersih melalui proses destilasi dengan menggunakan energi matahari. Salah satu cara untuk meningkatkan produktivitas alat destilasi surya yaitu dengan menambahkan PCM (Phase Change Material) sebagai penyimpan panas.Pada penelitian ini menggunakan PCM jenis Lauric Acid karena memiliki temperatur perubahan fasa yang relatif rendah (40 - 43.9 °C).   Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh massa PCM terhadap produksi destilat dan efisiensi alat destilasi surya. Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimental yaitu melakukan pengamatan untuk mengetahui sebab akibat dalam suatu proses dengan membandingkan antara pengujian alat destilasi surya dengan penambahan PCM dan NON PCM.Berdasarkan hasil penelitian diperoleh kesimpulan bahwa penambahan massa PCM dapat meningkatkan produksi destilat dan efisiensi alat destilasi. Pada pengujian massa 6 kg, 7 kg, 8 kg, 9 kg dan 10 kg terjadi kenaikan efisiensi rata-rata pada masing-masing pengujian sebesar 4,49 %, 6,62 %, 8,00 %, 8,38 % dan 1,38 %. Berdasarkan hasil perhitungan efisiensi dan produktivitas pada alat destilasi, penggunaan massa 9 kg dengan volume air baku 51,13 liter dapat meningkatkan unjuk kerja alat secara optimal dengan spesifikasi dan ukuran alat destilasi yang digunakan dalam penelitian.
PENGGUNAAN MIX COAL TERHADAP EFISIENSI PEMBANGKIT DAN BIAYA PRODUKSI LISTRIK (BPL) DI PLTU TANJUNG JATI B UNIT 3 - Wahyono; Teguh Harijono Mulud
Eksergi Vol 11, No 2 (2015): MEI 2015
Publisher : Politeknik Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (4088.398 KB) | DOI: 10.32497/eksergi.v11i2.264

Abstract

Batubara merupakan bahan bakar yang digunakan pada PLTU Tanjung Jati B Unit 3. Batubara yang digunakan dipasok dari PT Indominco Mandiri (IMM) dengan nilai kalor   6200 kkal dan harga Rp 931420/ton, dan PT Kaltim Prima Coal (KPC) dengan nilai kalor  5700 kkal dan harga Rp 850744/ton. Agar didapatkan efisiensi yang tinggi pada suatu pembangkit diperlukan nilai kalor yang tinggi, namun hal itu membutuhkan biaya produksi bahan bakar yang besar pula. Oleh karena itu, untuk menghemat biaya produksi listrik bahan bakar dilakukan pencampuran batubara dengan perbedaan nilai kalor tanpa mengurangi efisiensi. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui perbandingan pencampuran yang tepat untuk memperoleh efisiensi dan penghematan biaya produksi listrik dengan adanya mix coal, dimana terjadi pada efisiensi yang memenuhi syarat dan BPL terendah. Metode yang digunakan yaitu membandingkan efisiensi pembangkit dan biaya produksi listrik dengan coal ratio. Hasil perhitungan menunjukkan, ratio pencampuran batubara yang tepat yaitu didapatkan pada pencampuran 4:6, dengan efisiensi sebesar 39,76% dan biaya produksi listrik yang ditinjau dari bahan bakar yaitu 339,078 Rp/kWh, sehingga dalam setahun menghabiskan Rp 2.067.342.134.870, dibandingkan dengan menggunakan 100% IMM yang menghabiskan Rp 2.123.882.600.717. Dengan demikian terjadi penghematan BPL ditinjau dari bahan bakar Rp 154.905.386/hari, sehingga dalam setahun dapat menghemat Rp 56.540.465.847.  Kata kunci : Nilai Kalor Batubara, mix coal, efisiensi pembangkit, biaya produksi listrik.
FRONT MATTER EKSERGI JURNAL TEKNIK ENERGI Jurnal Teknik Energi, EKSERGI
Eksergi Vol. 18 No. 1 (2022): JANUARI 2022
Publisher : Politeknik Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (591.939 KB) | DOI: 10.32497/eksergi.v18i1.3262

Abstract

FRONT MATTER EKSERGI JURNAL TEKNIK ENERGI
PERPINDAHAN PANAS PADA GAS TURBINE CLOSED COOLING WATER HEAT EXCHANGERDI SEKTOR PEMBANGKITAN PLTGU CILEGON F Gatot Sumarno; Slamet Priyoatmojo
Eksergi Vol 11, No 3 (2015): SEPTEMBER 2015
Publisher : Politeknik Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3814.245 KB) | DOI: 10.32497/eksergi.v11i3.279

Abstract

Tujuan  penelitian ini adalah untuk menganalisis perpindahan panas  dan efektivitas Gas Turbine Closed Coooling Water Heat Exchanger pada jam 08.00 pagi-16.00 sore karena adanya pengaruh dari udara ambient. Pengambilan data dengan metode observasi di PT. PLN (PERSERO) Sektor Pembangkitan PLTGU Cilegon. Untuk mengetahui perpindahan panas dan efektivitas Gas Turbine Closed Coooling Water Heat Exchanger digunakan metode perhitungan NTU dilengkapi dengan metode LMTD. Hasil perhitungan tertinggi perpindahan panas pada Gas Turbine Closed Coooling Water Heat Exchanger adalah 2914486,227 W dan yang terendah adalah 2582780,941 W. NTU Gas Turbine Closed Coooling Water Heat Exchanger adalah 0,77 dan yang terendah adalah 0,52. Efektivitas Gas Turbine Closed Coooling Water Heat Exchanger tertinggi  adalah  43,13%  dan  yang  terendah adalah 34,2 %  Kata Kunci :temperatur, perpindahan panas, efektivitas
SIMULASI PENGARUH KOMPOSISI LIMBAH CAIR PABRIK KELAPA SAWIT (POME) TERHADAP KANDUNGAN AIR BIOGAS DAN DAYA LISTRIK YANG DIHASILKAN SEBUAH PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA BIOGAS Nazaruddin Sinaga; Ahmad Syukron B Nasution
Eksergi Vol 12, No 3 (2016): SEPTEMBER 2016
Publisher : Politeknik Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (637.184 KB) | DOI: 10.32497/eksergi.v12i3.616

Abstract

Indonesia merupakan negara dengan industri kelapa sawit terbesar di dunia. Limbah cair pabrik kelapa sawit adalah limbah cair yang berminyak dan tidak beracun, hasil pengolahan minyak sawit. Meski tak beracun, limbah cair tersebut dapat menyebabkan bencana lingkungan karena dibuang di kolam terbuka dan melepaskan sejumlah besar gas metana dan gas berbahaya lainnya yang menyebabkan emisi gas rumah kaca. Digestasi anaerobik merupakan proses konversi senyawa organik menjadi biogas dengan kondisi tanpa oksigen melalui empat tahapan. Limbah cair pabrik kelapa sawit (POME) berasal dari proses produksi minyak mentah kelapa sawit atau biasanya disebut crude palm oil (CPO). Kandungan yang terdapat didalam limbah cair pabrik kelapa sawit ialah 95 % air dan 4 – 5 % padatan total. Tujuan dari penelitian ini untuk mempelajari pengaruh komposisi limbah cair pabrik kelapa sawit terhadap kandungan air biogas dan daya listrik yang dihasilkan oleh mesin gas. Penelitian ini diharapkan dapat menemukan informasi mengenai pengoptimalan data yang ingin dicapai. Dalam simulasi ini, metode perhitungan biogas menggunakan metode stoikiometri danmetode pemurnian biogasnya ialahwater scrubbing dengan kondisi operasi tekanan 9 bar dan jumlah stage sebanyak 4. Feedstream input limbah cair sebesar 400 m3/day. Digester yang digunakan ialah CSTR dengan pendegradasian sebesar 71 %.Kondisi mesophilik yang dipilih dalam simulasi ini yaitu 37 oC. Variasi Komposisi TSS POME berkisar 2- 4 % dan komposisi air sebesar 95-96 %. Daya listrik dan panas yang dibangkitkan menggunakan mesin gas. Debit massa air tanpa cooler sebesar 0.82 kg/h dan 0.8 kg/h tanpa cooler. Simulasi ini menghasilkan daya listrik dan daya panas terbesar pada 4 % TSS sebesar 0.9961 MW menggunakan cooler. Pada kondisi tanpa cooler menghasilkan daya listrik sebesar 0.9963 MW.
Perancangan Awal Conventer Kit LPG Sederhana untuk Konversi Mesin Bensin Skala Kecil Nazaruddin Sinaga
Eksergi Vol 13, No 1 (2017): JANUARI 2017
Publisher : Politeknik Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (5170.981 KB) | DOI: 10.32497/eksergi.v13i1.809

Abstract

Pemerintah saat ini telah mengambil kebijakan untuk mengganti penggunaan bahan bakar minyak menjadi bahan bakar gas. Untuk melakukan konversi ini diperlukan converter kit yang harganya relatif mahal, karena harus diimpor dari luar negeri. Pada tulisan ini disajikan hasil perancangan awal pressure regulator sederhana yang berfungsi untuk menurunkan tekanan dan mengatur aliran gas dari tangki gas LPG menuju saluran hisap mesin bensin 4 tak, dengan daya maksimum 10 Hp. Dalam perancangan ini tekanan masuk pressure regulator maximum 10 bar, dan tekanan keluar maksimum 1,1 bar. Komponen yang dirancang adalah rumah/casing pressure regulator, diafragma dan pegas, dengan kriteria sederhana, murah, materialnya mudah ditemui di pasaran dan mudah untuk diperbaiki. Dalam perancangan ini didapatkan hasil rancangan berupa geometri rumah/casing yang terbuat dari bahan alumunium, diafragma dari bahan karet khusus dan pegas dari bahan music wire dengan ukuran yang sesuai dengan kriteria perancangan. Melalui penelitian ini diperkirakan harga untuk sebuah unit pressure regulator adalah sekitar 750 ribu rupiah.

Page 6 of 26 | Total Record : 256