cover
Contact Name
Parlindungan Pandapotan Marpaung
Contact Email
parlindungan.reni@gmail.com
Phone
+6285259948993
Journal Mail Official
eksergi.polines@gmail.com
Editorial Address
Program Studi Teknik Konversi Energi Jurusan Teknik Mesin Politeknik Negeri Semarang Jalan. Prof. H. Soedarto, S.H., Tembalang, Semarang.
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Eksergi: Jurnal Teknik Energi
Design of DC Accumulator Charging using Backup Accumulator Based on Inverter and Converter Device Parlindungan Pandapotan Marpaung
Articles 256 Documents
ANALISIS KINERJA KONDENSOR TERHADAP PERUBAHAN TEKANAN VAKUM DI PT PLN (PERSERO) SEKTOR PEMBANGKITAN PLTGU CILEGON Maulana Faturrakhman; - Bono; Wiwik Purwati Widyaningsih
Eksergi Vol 10, No 1 (2014): Januari 2014
Publisher : Politeknik Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1921.186 KB) | DOI: 10.32497/eksergi.v10i1.241

Abstract

Tujuan analisis kinerja kondensor di PT. PLN (Persero) Sektor Pembangkitan PLTGU Cilegon terhadap pengaruh perubahan tekanan vakum adalah untuk mengetahui seberapa besar nilai tekanan vakum di dalam kondensor yang perlu dijaga kevakumannya sehingga didapatkan efisiensi kinerja kondensor yang baik dan mengetahui faktor apa saja yang mempengaruhi perubahan tekanan vakum di dalam kondensor. Metode yang digunakan untuk mencari nilai efisiensi kinerja kondensor terhadap perubahan tekanan vakum adalah dengan metode perhitungan perpindahan panas NTU-effectiveness, sehingga didapatkan nilai effectiveness sebagai nilai efisiensi kinerja kondensor. Dari hasil analisa perhitungan didapatkan  nilai efisiensi tertinggi pada tekanan vakum -711,74 mmHg yaitu 93.14 %. Sedangkan efisiensi terkecil di dapatkan pada tekanan vakum  -610,50 mmHg yaitu 75,42 %. Sehingga dapat diketahui bahwa semakin kecil tekanan atau semakin besarnya vakum di dalam kondensor, semakin besar nilai efektivitas kondensor. Kata Kunci : efektivitas, tekanan vakum kondensor.
TINJAUAN RINGKAS TEKNOLOGI GASIFIKASI PLASMA DALAM PENGOLAHAN LIMBAH PADAT MENJADI ENERGI BARU TERBARUKAN Putra, Bayu Prasetya; Sinaga, Nazaruddin
Eksergi Vol. 17 No. 2 (2021): MEI 2021
Publisher : Politeknik Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (391.288 KB) | DOI: 10.32497/eksergi.v17i2.2620

Abstract

Permasalahan sampah di Indonesia masih banyak menimbulkan masalah sosial dan lingkungan, sehingga aplikasi teknologi yang mampu menangani tingginya volume sampah semakin mendesak untuk diaplikasikan. Solusi teknologi termal dalam penanggulangan sampah yang tersedia saat ini masih membutuhkan kajian kelayakan untuk dapat diterapkan di Indonesia. Salah satu teknologi termal yang telah banyak di aplikasikan di berbagai negara adalah gasifikasi plasma. Gasifikasi plasma merupakan suatu metode efektif dalam menguraikan berbagai senyawa organik dan anorganik menjadi elemen-elemen dasar dari sebuah senyawa. Proses gasifikasi plasma meliputi: Feed Handling, Plasma Gasification, Pendingin, kompresi, dan pembersihan sintetik gas (syngas). Gasifikasi plasma dapat mengubah material sampah organik menjadi syngas yang dapat digunakan untuk menghasilkan energi yang efisien dan memenuhi kebutuhan listrik.
ANALISIS PENGARUH KEDALAMAN PENANAMAN ELEKTRODA PEMBUMIAN SECARA HORIZONTAL TERHADAP NILAI TAHANAN PEMBUMIAN PADA TANAH LIAT DAN TANAH PASIR DI SEMARANG Wiwik Purwati Widyaningsih; - Suwarti; Wildan Aswin Bahar
Eksergi Vol 11, No 1 (2015): JANUARI 2015
Publisher : Politeknik Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3032.945 KB) | DOI: 10.32497/eksergi.v11i1.259

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menurunkan nilai tahanan jenis tanah yang sekecil mungkin, dan penelitian ini dilakukan di lahan pelatiha Koramil 12 Tembalang dan Pantai Cipta Tanjung Mas Semarang. Jenis tanah yang digunakan dalam penelitian ini merupakan tanah liat dan tanah pasir, dengan memposisikan elektroda utama secara horizontal. Metode yang digunakan dalam pelaksanaan penelitian ini menggunakan metode tiga titik (three point methode) dan elektroda pembumian diposisikan secara horizontal. Semakin dalam kedalaman penanaman elektroda pembumian nilai tahanan pembumian semakin rendah. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini pada kedalaman 100 cm adalah nilai tahanan pembumian sebesar 15,1 Ohm untuk tanah pasir dan untuk tanah liat sebesar 88,3 Ohm. Kata kunci : Soil treatment, kedalaman penanaman elektroda
PERBAIKAN WAKTU KERJA DENGAN MENGGUNAKAN MICROMOTION STUDY DAN PENERAPAN KAIZEN DALAM MENINGKATKAN PRODUKTIFITAS DI PERUSAHAAN MAINAN ANAK PT. XY Haryudiniarti, Ayu Nurul; Dionova, Brainvendra Widi; Sudirman, Sudirman; Karmin, Karmin; Al Hariyanto, Al Hariyanto; Harjiyanto, Kun; Hapsari, Anindya Ananda
Eksergi Vol. 18 No. 1 (2022): JANUARI 2022
Publisher : Politeknik Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (755.224 KB) | DOI: 10.32497/eksergi.v18i1.3215

Abstract

Sudah menjadi pengetahuan umum bahwa industri manufaktur perkembangannya semakin meningkat dari waktu ke waktu sehingga para pelaku industripun harus selalu siap berkompetisi. Masalah dan faktor-faktor yang berhubungan dengan peningkatan produktifitas tetap perlu dan layak untuk diteliti agar tercipta peningkatan produktivitas yang sesuai dengan harapan dari para pelaku industri. PT. XY   merupakan salah satu perusahaan mainan anak yang ingin melakukan perbaikan metode kerja dan waktu kerja dalam usaha meningkatkan produktivitas. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah menggunakan Micromotion Study dan Kaizen yang kemudian dituangkan dalam peta tangan kiri dan tangan kanan. Pengolahan data dan pembahasan dilakukan dengan membuat data pengukuran yang terdiri dari waktu perakitan   sebelum dan sesudah menggunakan analisis Micromotion Study dan Kaizen, data pengamatan tersebut kemudian dituangkan dalam peta tangan kanan dan tangan kiri. Tujuan dari penelitian ini adalah mendapatkan perbaikan rancangan kerja (redesign) dan pengurangan waktu pekerjaan di bagian perakitan balok dan pengemasan. Hasil dari penelitian ini didapatkan penurunan waktu kerja sebesar 144 detik dimana waktu sebelum perbaikan sebesar 424 detik, setelah perbaikan sebesar 280 detik, dan hasil dari kaizen berupa perbaikan lay out kerja di lokasi perakitan dan pengemasan balok kayu di PT. XY.
HEAT RATE PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA UAP PAITON BARU (UNIT 9) BERDASARKAN PERFORMANCE TEST TIAP BULAN DENGAN BEBAN 100% - Sahid; Budhi Prasetiyo
Eksergi Vol 12, No 2 (2016): MEI 2016
Publisher : Politeknik Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2242.353 KB) | DOI: 10.32497/eksergi.v12i2.285

Abstract

Heat rate adalah ukuran keandalan dari suatu unit pembangkit. Heat rate didefinisikan sebagai jumlah energi bahan bakar yang dibutuhkan untuk menghasilkan energi listrik sebesar 1 kwh. Tujuan penelitian ini adalah menentukan heat rate suatu unit pembangkit PLTU Paiton Baru (Unit 9) berdasarkan performance test tiap bulan, dari bulan November 2014 hingga Maret 2015. Heat rate dapat ditentukan dengan mengetahui efisiensi boiler metode kerugian panas dan heat rate turbin. Parameter data untuk menentukan nilai heat rate didapatkan dari analisa laboratorium dan ruang kontrol PLTU Paiton Baru (Unit 9). Dari data tersebut dilakukan pengolahan data untuk menentukan nilai heat rate berdasarkan performance test tiap bulan dari bulan November 2014 hingga bulan Maret 2015 pada beban yang sama yaitu sebesar 659 MW. Dari hasil penelitian maka didapatkan Diagram Batang Heat Loss dan Effisiensi Boiler Beban Penuh terhadap waktudan Diagram heat rate terhadap waktu. Dari kedua tersebut dapat disimpukan sebagai berikut Efisiensi boiler tertinggi terjadi pada 26 November 2014 dengan effisiensi sebesar 85,689 %. Sedangkan efisiensi boiler terendah yaitu sebesar 83,280 % terjadi pada 12 Maret 2015. heat rate terendah (terbaik) yaitu2.500,811 kcal/kWh terjadi pada tanggal 13 Januari 2015. Sedangkan heat rate tertinggi terjadi pada tanggal11 Desemmber 2014 yaitu sebesar 2.658,098kcal/kWh.Kata kunci : heat rate
Perancangan Boiler Mini Berbahan Bakar Biogas Dengan Berbagai Variasi Tekanan Rany Puspita Dewi
Eksergi Vol 13, No 2 (2017): MEI 2017
Publisher : Politeknik Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (727.533 KB) | DOI: 10.32497/eksergi.v13i2.907

Abstract

Potensi sampah di beberapa kota di Indonesia cukup melimpah dan belum dimanfaatkan secara optimal. Sampah perkotaan dengan teknologi terkini dapat dikonversi menjadi biogas. Biogas mempunyai potensi yang besar sebagai bahan bakar boiler. Boiler adalah instrumen pembangkit uap pada jumlah tertentu dengan tekanan dan temperatur tertentu. Tujuan penelitian ini adalah memperoleh rancangan boiler mini yang optimal yang dapat dipindahkan dengan variasi tekanan boiler dan laju alir biogas yang tetap pada 0,216 kg/s dan 0,012 kg/s. Rancangan boiler yang optimal mempertimbangkan persyaratan efisiensi termal netto lebih dari 20% dan persyaratan gas buang 100⁰C-120⁰C. Pembakaran biogas dirancang dengan penambahan udara berlebih. Perpindahan panas pada boiler sebagian besar terjadi secara konveksi. Hasil perancangan boiler dengan tekanan operasi 22 bar adalah panjang boiler 0,31 m dengan jumlah pipa 100. Boiler ini memiliki temperatur gas buang 112⁰C dan efisiensi termal netto 20,9%.
Pembuatan Turbin Angin Sumbu Vertikal Dengan Variasi Jumlah Sudu Dan Sistem Buka-Tutup Sirip - Bono; Gatot Suwoto
Eksergi Vol 14, No 2 (2018): MEI 2018
Publisher : Politeknik Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (916.221 KB) | DOI: 10.32497/eksergi.v14i2.1322

Abstract

Turbin angin sumbu vertikal dengan variasi jumlah sudu dan sistem buka tutup sirip adalah suatu alat konversi energi yang mengubah energi gerak dari sudu turbin menjadi energi listrik. Tujuan dari tugas akhir ini adalah untuk membuat turbin angin sumbu vertikal tipe sudu bersirip dengan jumlah variasi jumlah sudu dan menguji kinerja turbin angin tersebut. Pada penelitian ini menggunakan metodelogi penelitian kuantitatif dengan cara mengumpulkan data. Variabel bebas pada penelitian ini adalah jumlah sudu 2, 3, 4, 5,6 dan kecepatan angin 7 m/s, 8 m/s, 9 m/s, 10 m/s, 11 m/s, dan 12 m/s. Variabel terikat pada penelitian ini adalah unjuk kerja turbin angin sumbu bersirip yaitu daya kinetik, daya generator dan efisiensi. Sedangkan variabel terkontrolnya adalah jumlah sudu pada turbin angin tipe sudu bersirip sebanyak 6 buah dengan tinggi 600 mm dan lebar 300 mm. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pengujian menggunakan jumlah sudu yang berbeda-beda mempengaruhi unjuk kerja turbin angin tipe bersirip. Efisiensi sistem tertinggi diperoleh pada jumlah sudu 3 sebesar 1,409 % pada kecepatan 11 m/s.Daya tertinggi pada turbin angin diperoleh dengan jumlah sudu 6 sebesar 6,6 watt pada kecepatan angin 12 m/s dengan putaran generator 202.92 rpm pada beban 30 watt. Berdasarkan analisa, efisiensi maksimal turbin angin hanya dapat dicapai jika intensitas angin konstan sehingga menghasilkan tegangan dan arus yang besar. Kata kunci : Turbin ,Sudu, Sirip, Daya, Efisiensi
Rancang Bangun Turbin Angin Sudu Flat Poros Horizontal Dengan Variasi Perbandingan Luas Celah Air Exit Guna Meningkatkan Kinerja PLTB Anang Setya Darmawan; Dila Pratiwi
Eksergi Vol 15, No 3 (2019): SEPTEMBER 2019
Publisher : Politeknik Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (502.656 KB) | DOI: 10.32497/eksergi.v15i3.1788

Abstract

Tujuan utama dari penelitian ini adalah mengembangkan desain turbin angin sudu flat dengan penambahan penyempitan celah (air exit split) di sepanjang keluaran sudu turbin angin dengan memberikan variasi perbandingan luas celah antara luas celah udara masuk dan luas celah udara keluar pada air exit berfungsi untuk memberikan tambahan gaya dorong saat sudu turbin angin berputar sehingga meningkatkan efisiensi turbin. Hal yang melatar belakangi pembuatan turbin ini yaitu untuk membuat turbin dengan efisiensi yang lebih besar dengan skala pembuatan turbin sesuai dengan parameter yang digunakan di laboratorium sehingga kedepannya dapat dikembangkan menjadi turbin angiin yang dapat dimanfaatkan dalam kehidupan nyata. Turbin angin yang digunakan dalam rancang bangun ini menggunakan bahan dasar plat galvanis dengan tebal plat 1 mm yang dibentuk sedemikian rupa yang memiliki lebar sudu 8 cm dan 10 cm serta variasi lebar celah masuk air exit sebesar 40 mm, 34 mm, 32 mm dan 30 mm.. Pengujian turbin angin ini menggunakan variabel berupa kecepatan angin 6 m/s ,7 m/s, 8 m/s, 9 m/s dan 10 m/s. metode pengujian alat dilakukan di laboratorium dengan bantuan blower sebagai penghembus angin. sedangkan parameter uji berupa putaran poros turbin, putaran poros generator, torsi generator, tegangan, dan arus. Data-data hasil pengujian berupa tegangan generator,arus yang dihasilkan generator, torsi pada generator dan putaran pada generator selanjutnya diolah untuk mengetahui efisiensi sistem dan daya output. Data tersebut diolah dan didapatkan efisiensi terbaik pada sudu flat lebar sudu 80 mm yaitu sebesar 6.01% untuk putaran 184.2 rpm pada kecepatan angina 6 m/s dengan penambahan air exit variasi lebar celah masuk 40 mm. Efisiensi terbaik pada sudu flat lebar sudu 100 mm yaitu sebesar 3.29% untuk putaran 176.3 rpm pada kecepatan angina 6 m/s dengan penambahan air exit variasi lebar celah masuk 40 mm.
PENGOLAHAN AIR LIMPASAN BATUBARA PADA PLTU TANJUNG JATI B UNIT 3 DAN 4 Fuad Ardiansyah; Margana -
Eksergi Vol 9, No 3 (2013): SEPTEMBER 2013
Publisher : Politeknik Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (177.068 KB) | DOI: 10.32497/eksergi.v9i3.184

Abstract

Tujuan dilakukan pengolahan air limpasan batubara adalah untuk mendapatkan parameter baku mutu air limbah yang telah ditetapkan oleh kementrian lingkungan hidup agar air limbah tersebut aman terhadap lingkungan. Pengolahan air limpasan tersebut dengan dilakukan pemasangan sistem pipa apung pada coal run off pond, pipa apung tersebut terhubung oleh pompa yang berada pada pump pit. Masukkan pipa apung tersebut dapat diatur ketinggiannya sesuai dengan level air limpasan batubara pada coal run off pond. Sehingga air yang akan dihisap pada pump pit adalah air permukaan coal run off pond dengan kandungan Total Suspended Solid (TSS) kecil. Sebelum dilakukan pemasangan pipa apung kandungan Total Suspended Solid (TSS) pada waste water  treatment plant (WWTP) Retention basin adalah 6000 mg/liter. Setelah dipasang sistem pipa apung ini didapatkan hasil pada waste water treatment plant (WWTP) Retention basin adalah 475 mg/liter. Berdasarkan hasil ini dapat disimpulkan bahwa dengan pemasangan pipa apung pada coal run off pond dapat mengurangi kandungan Total Suspended Solid (TSS) pada waste water treatment plant (WWTP) Retention basin .Kata kunci : air limpasan batubara, coal run off pond, total suspended solid (TSS) 
FRONT MATTER EKSERGI JURNAL TEKNIK ENERGI EKSERGI Jurnal Teknik Energi
Eksergi Vol 16, No 3 (2020): SEPTEMBER 2020
Publisher : Politeknik Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (821.906 KB) | DOI: 10.32497/eksergi.v16i3.2212

Abstract

Page 8 of 26 | Total Record : 256