cover
Contact Name
Elvyrah Faisal
Contact Email
virafaisal@yahoo.com
Phone
+6282348867406
Journal Mail Official
jurnal.svastaharena@gmail.com
Editorial Address
Jurusan Gizi Poltekkes Kemenkes Palu Jl. Thalua Konchi No.19, Mamboro Kec. Palu Utara, Kota Palu, SUlawesi Tengah
Location
Kota palu,
Sulawesi tengah
INDONESIA
Svasta Harena: Jurnal Ilmiah Gizi
ISSN : 27464245     EISSN : 27460746     DOI : https://doi.org/10.33860/shjig
Core Subject : Health,
Svasta Harena: Jurnal Ilmiah Gizi (Svasta Harena: Journal of Nutrition Science) (p-ISSN: 2746-4245, e-ISSN: 2746-0746; http://jurnal.poltekkespalu.ac.id/index.php/SHJIG ) is peer-reviewed journal publishing scientific articles from nutrition subjects. This journal has been published by Department of Nutrition, Health Polytecnic of Palu. All articles with subject of Nutrition from national and international researchers are welcome to be submitted to this journal. All published articles were peer-reviewed by reputable reviewers. All published articles were published in Svasta Harena: Jurnal Ilmiah Gizi include results of original scientific research and case studies in the field of : clinical nutrition and dietetics foodservice community nutrition functional foods
Articles 45 Documents
Hubungan Pendapatan, Pengetahuan, dan Asupan Makanan terhadap Kekurangan Energi Kronis pada Ibu Hamil di Puskesmas Ciwandan : The Association Between Income, Knowledge, and Food Intake to Chronic Energy Deficiency in Pregnant Women at the Ciwandan Health Center Maulinda, Amal; Nuradhiani, Annisa; Siregar, Mukhlidah Hanun
Svasta Harena: Jurnal Ilmiah Gizi Vol. 4 No. 2 (2024): Februari 2024
Publisher : Poltekkes Kemenkes Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33860/shjig.v4i2.2755

Abstract

Latar Belakang : Kekurangan Energi Kronis (KEK) adalah masalah gizi kurang yang dialami oleh ibu hamil disebabkan oleh kekurangan asupan makanan dalam waktu yang cukup lama ditandai dengan LiLA < 23,5 cm. Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pendapatan, pengetahuan, dan asupan makanan terhadap kejadian KEK pada ibu hamil di Puskesmas Ciwandan tahun 2023. Metode : Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan desain cross sectional, penelitian ini dilakukan pada bulan Juni 2023 dengan jumlah sampel sebanyak 44 orang. Data primer diperoleh dari kuesioner hasil wawancara responden. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan analisis data menggunakan uji statistik Chi-Square. Hasil :  Sebagian besar ibu hamil memiliki pendapatan keluarga yang rendah (72,7%), pengetahuan cukup (81,8%), asupan energi kurang (79,5%), asupan protein cukup (70,5%), dan 11 (25%) ibu hamil mengalami KEK di Puskesmas Ciwandan.  Kesimpulan : Terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan gizi dengan kejadian KEK pada ibu hamil (p-value = <0,05) namun, tidak terdapat hubungan yang signifikan antara pendapatan keluarga, asupan energi, dan asupan protein (p-value = >0,05) dengan kejadian KEK pada ibu hamil Puskesmas Ciwandan.
Kepatuhan Diet Pada Pasien Rawat Inap Penyandang Diabetes Mellitus Tipe 2 di RSUD Undata Palu: Overview of dietary compliance in inpatient patients with type two diabetes melitus in RSUD Unadata Palu Hartini, Ni Made Fira; Adhyanti; Ansar; Candriasih, Putu; Hafid, Fahmi; Faisal, Elvyrah; Kusumawati, Dwi Erma
Svasta Harena: Jurnal Ilmiah Gizi Vol. 4 No. 2 (2024): Februari 2024
Publisher : Poltekkes Kemenkes Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33860/shjig.v4i2.3098

Abstract

Masalah yang sering terjadi pada penderita Diabetes Melitus adalah ketidakpatuhan dalam menjalankan terapi diet sehingga dapat mengakibatkan kadar  gula yang tidak stabil atau meningkat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran kepatuhan diet pasien diabetes melitus tipe 2 di RSUD Undata Palu Tahun 2023. Desain penelitian ini menggunakan penilaian deskriptif dengan metode survey. Sampel dalam penelitian 30 orang dengan teknik quota sampling yang dilaksanakan pada tanggal 22 Juni – 15 Juli 2023. Data kepatuhan diet diperoleh peneliti dari hasil wawancara dan recall 24 jam yang  diakukan selama tiga hari. Analisis recall diolah menggunakan nutrisurvey. Analisis data diolah secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan  kepatuhan responden berdasarkan jumlah diet sebanyak 40%, untuk jenis 50%, untuk jadwal 56,7%, sedangkan persentase responden yang tidak patuh berdasarkan jumlah sebanyak 60%, untuk jenis 50%, dan untuk jadwal 43,3%.  Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa sebagian besar responden tidak patuh terhadap jumlah makanan dan jenis makanan. Petugas kesehatan diharapkan menyusun strategi untuk meningkatkan pelayanan kesehatan serta memberikan edukasi tentang kepatuhan diet pada pasien diabetes.
Analisis Biaya Satuan (Unit Cost) Pada Penyelenggaraan Makanan Di Sekolah SMP/SMA Sukma Bangsa Sigi: Unit Cost Analysis on Food Organization at Sukma Bangsa Sigi Junior/Senior High School Rizka, Dian; Nurjaya; Adhyanti; Hafid, Fahmi; Lewa, Abd. Farid; Aslinda, Wery
Svasta Harena: Jurnal Ilmiah Gizi Vol. 4 No. 1 (2023): Agustus 2023
Publisher : Poltekkes Kemenkes Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33860/shjig.v4i1.3107

Abstract

Latar Belakang: Perhitungan unit cost dalam penyelenggaraan makanan perlu direncanakan secara efektif dan efisien agar makanan yang disajikan memenuhi kebutuhan gizi dan diterima oleh konsumen. Tujuan: Untuk menghitung biaya satuan (unit cost) pada penyelenggaraan makanan di Sekolah Sukma Bangsa Sigi. Metode: Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan survey. Subjek pada penelitian ini adalah Direktur Sukma Bangsa Sigi dan Koordinator dapur umum. Objek pada penelitian ini adalah bahan makanan termasuk bumbu-bumbu, tenaga kerja dan overhead dalam proses pengolahan makanan di SMP/SMA Sukma Bangsa Sigi dengan rata-rata konsumen 140 orang/hari. Data diolah dengan perhitungan yang menggunakan aplikasi Microsoft excel. Data disajikan dalam bentuk narasi dan tabel. Hasil: Menunjukkan bahwa biaya bahan makanan (food cost) yaitu Rp. 29.931/orang/hari, biaya tenaga kerja Rp. 21.214/orang/hari, biaya overhead Rp. 2.497/orang/hari, profit Rp. 0 sehingga unit cost Rp. 53.642. Persentase terhadap unit cost untuk biaya bahan makanan (food cost) sebesar 55,8%, biaya tenaga kerja sebesar 39,5%, biaya overhead sebesar 4,7% dan profit sebesar 0%. Kesimpulan: Penyelenggaraan makanan di Sekolah Sukma Bangsa Sigi diharapkan menggunakan biaya satuan (unit cost) menu sesuai hasil penelitian agar komposisi menu lebih lengkap dan sesuai pedoman gizi seimbang. Pemberian lauk hewani dan buah lebih ditingkatkan terutama pada makan pagi dan makan malam.
Gambaran Faktor Yang Mempengaruhi Partisipasi Ibu Balita Ke Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu): Overview of Factors Affecting the Participation of Toddlers' Mothers in Integrated Service Posts (Posyandu) Adhyanti; Aolia, Nuraliafni R.; Nasrul; Ansar; Kusumawati, Dwi Erma
Svasta Harena: Jurnal Ilmiah Gizi Vol. 4 No. 1 (2023): Agustus 2023
Publisher : Poltekkes Kemenkes Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33860/shjig.v4i1.3370

Abstract

Capaian tingkat partisipasi masyarakat dalam pemanfaatan Posyandu masih rendah dari target nasional 75%. Tujuan penelitian ini mengetahui gambaran faktor-faktor yang mempengaruhi partisipasi ibu balita ke Posyandu (D/S) di wilayah kerja Puskesmas Ampana Tete Kabupaten Tojo Una-una. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif, jumlah sampel sebanyak 95 orang ibu balita. Teknik pengambilan sampel menggunakan proportional simple random sampling. Pengumpulan data menggunakan teknik wawancara. Penelitian ini dilakukan pada Januari – Februari 2022 di wilayah kerja Puskesmas Ampana Tete. Hasil menunjukan gambaran faktor yang mempengaruhi partisipasi ibu ke posyandu pada desa dengan indikator D/S tidak sesuai target (<75%) dan sesuai target (≥75%) secara berturut turut yaitu umur ibu sebagian besar 20-30 tahun (52,6% dan 42,1%), pendidikan ibu sebagian besar SMA (49,1% dan 21,1%), pekerjaan ibu sebagian besar IRT (73,3% dan 57,9%), jarak rumah ibu ke Posyandu sebagian besar dekat (82,5% dan 100%), dukungan tenaga kesehatan (100% dan 100%), dukungan tokoh masyarakat sebagian besar mendukung (54,4% dan 43,95). Pengetahuan ibu pada desa D/S <75% sebagian besar kurang (52,6%) dan desa D/S ≥75% sebagian besar baik (54,4%), sedangkan dukungan keluarga ibu pada desa D/S <75% sebagian besar kurang (61,4%) dan desa D/S ≥75% sebagian besar baik (33,3%). Kesimpulan bahwa pengetahuan dan dukungan keluarga pada desa dengan capaian D/S >75% cenderung lebih baik dibandingkan dengan desa dengan capaian D/S <75%. Saran agar tenaga Puskesmas Ampana Tete memberikan edukasi pentingnya Posyandu pada ibu dan keluarganya.
Gambaran Asupan Zat Gizi Remaja Pengguna Telepon Genggam Aktif Di Sekolah SMP Negeri 1 Ampana Tete Kabupaten Tojo Una – Una: Description Of Nutritional Intake Of Adolescent Phone Users In Ampana Tete 1 Junior High School Tojo Regency Una – Una Oktaviyani, Arini; Ansar; Candriasih, Putu
Svasta Harena: Jurnal Ilmiah Gizi Vol. 3 No. 1 (2022): Agustus 2022
Publisher : Poltekkes Kemenkes Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33860/shjig.v3i1.3385

Abstract

Usia remaja merupakan periode rentan gizi karena memerlukan zat gizi yang lebih tinggi untuk peningkatan pertumbuhan fisik dan perubahan gaya hidup. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui gambaran asupan zat gizi remaja pengguna telepon genggam aktif di SMP Negeri 1 Ampana Tete Kabupaten Tojo Una-Una. Desain penelitian menggunakan metode deskriptif, teknik pengumpulan data dengan teknik wawancara. Penelitian dilakukan di SMP Negeri 1 Ampana Tete Kabupaten Tojo Una-Una dengan jumlah responden sebanyak 26 orang. Analisis dengan menggunakan SPSS dan NutriSurvey. Hasil penelitian menunjukkan asupan energi kategori kurang sebesar 69,2%; asupan protein kategori kurang sebesar 100%; lemak kategori lebih sebesar 34,61%; karbohidrat kategori kurang sebesar 100%; sedangkan zat gizi mikro, zat besi (Fe) kategori kurang 69,23%; Kalsium (Ca) kategori kurang sebesar 100%; Zinc (Zn) kategori kurang sebesar 100%; Vitamin A kategori kurang sebesar 100%; Vitamin C kategori kurang sebesar 100%; Vitamin D kategori kurang sebesar 100%; dan Vitamin B12 kategori kurang sebesar 80,76%. Kesimpulan bahwa asupan zat gizi makro dan mikro pada remaja SMP Negeri 1 Ampana Tete Kecamatan Ampana Tete Kabupaten Tojo Una-Una sebagian besar masuk dalam kategori Kurang. Upaya intervensi strategis perlu dilakukan untuk mencegah kekurangan gizi pada remaja.
Kepatuhan Konsumsi Tablet Tambah Darah Pada Ibu Hamil Di Wilayah Kerja Puskesmas Mamboro: Compliance with Consuming Iron Tablets among Pregnant Women in the Mamboro Health Center Working Area Adhyanti; Nurtiansi; Bahja
Svasta Harena: Jurnal Ilmiah Gizi Vol. 3 No. 1 (2022): Agustus 2022
Publisher : Poltekkes Kemenkes Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33860/shjig.v3i1.3394

Abstract

Meskipun telah terdapat program pemberian tablet tambah darah, anemia pada ibu hamil masih banyak terjadi. Penelitian bertujuan untuk mengetahui gambaran kepatuhan konsumsi tablet tambah darah (TTD) pada ibu hamil di wilayah kerja Puskesmas Mamboro. Jenis penelitian adalah penelitian deskriptif pengumpulan data dilakukan melalui wawancara menggunakan kuesioner. Sampel adalah 59 ibu hamil yang berada pada wilayah kerja Puskesmas Mamboro Kota Palu Sulawesi Tengah. Pengambilan Sampel dari penelitian menggunakan Systematic Random Sampling dan data dianalisis secara univariat menggunakan SPSS. Hasil penelitian menunjukan sebagian besar responden berada pada rentang usia 26 sampai dengan 30 tahun (64,4%), riwayat  pendidikan responden SMA  sebanyak 26 orang (44,1%) dan pekerjaan sebagai ibu rumah tangga (IRT) sebanyak 38 orang (64,4%). Kepatuhan ibu hamil yang mengkonsumsi tablet tambah darah dalam kategori patuh sebanyak 32 ibu hamil (54,2%) sedangkan dalam kategori tidak patuh sebanyak 27 ibu hamil (45,8%). Kesimpulan sebagian besar ibu hamil di wilayah kerja Puskesmas Mamboro patuh mengkonsumsi tablet tambah darah. Perlunya kegiatan penyuluhan yang lebih intersif terkait manfaat konsumsi TTD selama kehamilan.
Pengetahuan Stunting pada Ibu Balita Stunting: Description of Stunting Mothers' Knowledge about Stunting Syahrin, Alfia; Candriasih, Putu; Kusumawati, Dwi Erma
Svasta Harena: Jurnal Ilmiah Gizi Vol. 3 No. 2 (2023): Februari 2023
Publisher : Poltekkes Kemenkes Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33860/shjig.v3i2.3401

Abstract

Salah satu faktor terjadinya stunting adalah kurangnya pengetahuan ibu. Tujuan penelitian ini mengetahui gambaran pengetahuan ibu balita tentang stunting dan status gizi balita di wilayah kerja Puskesmas Tompe Kecamatan Sirenja Kabupaten Donggala. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 200 ibu balita dan sampel penelitian menggunakan rumus slovin berjumlah 67 ibu balita. Pengumpulan data dengan cara wawancara menggunakan kuesioner. Analisis data secara univariat menggunakan aplikasi SPSS. Hasil penelitian menunjukan  pengetahuan ibu balita tentang stunting tergolong baik sebanyak 11 orang (16,4%) responden, cukup sebanyak 27 orang (40,3%), kurang sebanyak 29 orang (43,3%). Status gizi balita tergolong sangat pendek sebanyak 45 balita (67,2%), pendek sebanyak 22 balita (32,8%). Kesimpulannya dalah pengetahuan ibu balita stunting di wilayah kerja Puskesmas Tompe Kecamatan Sirenja Kabupaten Donggala tergolong berpengetahuan kurang. Diharapkan bagi petugas kesehatan lebih meningkatkan lagi sosialisasi dan edukasi tentang stunting kepada ibu balita.
Pengetahuan Ibu Balita Tentang Gizi Seimbang Pada Masa Pandemi Covid-19: Knowledge of Mothers of Toddlers About Balanced Nutrition During the Covid-19 Pandemic Inang; Nasrul; Kusumawati, Dwi Erma
Svasta Harena: Jurnal Ilmiah Gizi Vol. 3 No. 2 (2023): Februari 2023
Publisher : Poltekkes Kemenkes Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33860/shjig.v3i2.3402

Abstract

Pandemi Covid-19 memberikan dampak yang luas pada semua lini kehidupan dan kelompok umur termasuk balita. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran pengetahuan ibu balita tentang pentingnya gizi seimbang pada masa pandemi covid-19 di wilayah kerja Puskesmas Taweli Tahun 2021. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara menggunakan kuisioner. Populasi pada penelitian ini sebanyak 164 ibu balita dengan sampel sebanyak 62 orang. Pengambilan sampel secara sistematic random sampling. Data dianalisis secara univariat. Hasil penelitian menunjukan pengetahuan ibu balita tentang pentingnya gizi seimbang dalam kategori cukup sebanyak 55 orang (88,7%), pengetahuan kurang sebanyak 7 orang (11,2%). Kesimpulan penelitian pengetahuan ibu balita tentang gizi seimbang sebagian besar sudah baik.
Status Riwayat Berat Badan Lahir Rendah, Insiasi Menyusui Dini Dan ASI Ekslusif Pada Balita Stunting: Status History of Low Birth Weight, Early Initiation of Breastfeeding and Exclusive Breastfeeding in Stunted Toddlers Raihan, Muhammad; Adhyanti, Adhyanti; Aslinda, Wery; Ansar, Ansar; Bahja, Bahja; Kusumawati, Dwi Erma
Svasta Harena: Jurnal Ilmiah Gizi Vol. 3 No. 2 (2023): Februari 2023
Publisher : Poltekkes Kemenkes Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33860/shjig.v3i2.3413

Abstract

Di Provinsi Sulawesi Tengah tahun 2018 terdapat 32,5% balita yang mengalami stunting yang bermakna sebagai masalah kesehatan masyarakat dan dianggap serius. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran status riwayat berat badan lahir rendah, inisiasi menyusui dini dan ASI ekslusif pada balita stunting di Kelurahan Duyu wilayah kerja Puskesmas Sangurara. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan jumlah sampel sebanyak 50 balita stunting. Data diperoleh dengan cara wawancara menggunakan kuesioner terstruktur. Hasil menunjukkan bahwa balita stunting dengan status riwayat berat badan lahir rendah (BBLR) yaitu 6 orang (12,0%), tidak dilakukan inisiasi menyusu dini (IMD) yaitu 38 orang (76,0%), dan riwayat tidak diberikan ASI Ekslusif yaitu 35 orang (70,0%). Kesimpulan dari penelitian ini adalah hanya sebagian kecil balita stunting memiliki riwayat BBLR, namun sebagian besar balita stunting memiliki riwayat tidak IMD dan tidak diberikan ASI Ekslusif.
Hubungan Usia, Pola Konsumsi Protein dan Lemak dengan Obesitas Sentral pada Wanita Usia Subur : Correlation between Protein and Fat Consumption Patterns with Central Obesity in Women of Childbearing Age Ambar Wati, Desti; Ary Saputri, Retno
Svasta Harena: Jurnal Ilmiah Gizi Vol. 4 No. 2 (2024): Februari 2024
Publisher : Poltekkes Kemenkes Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33860/shjig.v4i2.3455

Abstract

Background: Age and a diet high in protein and fat are factors that cause central obesity. The high prevalence of central obesity, especially in women of childbearing age, can contribute to metabolic diseases..Purpose: This study aims to analyze the relationship between age, protein and fat consumption patterns and central obesity in women of childbearing age (WUS) in the working area of the Talang Padang Community Health Center. MethodsThe design of this research was cross-sectional with a purposive sampling technique and a sample of 35 WUS were obtained who had an abdominal circumference of >80 cm. The research was conducted in January 2023. Age data was obtained by interviews using a respondent identity questionnaire, data on protein and fat consumption patterns was obtained by interviews using the Quantitative Food Frequency Questionnaire (SQ-FFQ), and central obesity data was obtained by measuring abdominal circumference using Medline. Data analysis used the Spearman Rank statistical test because it was not normally distributed. Results: Based on the results of statistical analysis, it was concluded that there was a relationship between age and central obesity (p value = 0.05). However, there is no significant relationship between protein consumption patterns (p value=0.34) and fat consumption patterns (p value=0.47) with central obesity in women of childbearing age (WUS) in the UPTD working area of the Talang Padang Community Health Center. Conclusion: The age variable is significantly related to central obesity in women of childbearing age.