cover
Contact Name
Yuli Rahmawati Mutiah
Contact Email
yulirahmawatimutiah@isimupacitan.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
attajdid.isimu@gmail.com
Editorial Address
Jl. Gadjahmada No. 20 Baleharjo, Pacitan 63512
Location
Kab. pacitan,
Jawa timur
INDONESIA
At-Tajdid: Jurnal Ilmu Tarbiyah
ISSN : 20899165     EISSN : 2477295X     DOI : https://doi.org/10.52640/tajdid.v11i1.252
Core Subject : Religion, Education,
At Tajdid: Jurnal Ilmu Tarbiyah is a scientific journal in Islamic Education under Institut Studi Islam Muhammadyah Pacitan, Indonesia. This journal is focused on education development, especially Islamic Education through the publication of articles and research reports. The scopes of the journals are Theory of Education; Curriculum of Education; History of Education; Management of Education; and Anthropology of Education.
Articles 8 Documents
Search results for , issue "Vol 7 No 2 (2018): July 2018" : 8 Documents clear
أهمية تعليم اللغة العربية الإلكترونية في عصر جيل الألفية Umi Hanifah
At-Tajdid: Jurnal Ilmu Tarbiyah Vol 7 No 2 (2018): July 2018
Publisher : Institut Studi Islam Muhammadiyah (ISIMU) Pacitan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (283.328 KB)

Abstract

Salah satu inovasi terbaru dalam dunia pendidikan saat ini adalah hadirnya konsep pembelajaran elektronik atau yang lebih dikenal dengan istilah E-Learning. E-learning adalah cara mengajar yang memungkinkan pelajar untuk mendapatkan pendidikan kapan saja dan dari mana saja di dunia melalui teknologi informasi dan komunikasi. Jika dulu menuntut ilmu harus tatap muka dan membawa banyak buku, kini kuliah bisa dilakukan di mana saja dan kapan saja, hanya bermodal gadget dan internet. Begitu juga dalam pembelajaran bahasa Arab, e-learning merupakan suatu keniscayan untuk diterapkan saat ini. Karena pentingnya e-learning bahasa Arab tersebut, kajian ini dimaksudkan untuk mendeskripsikan betapa dibutuhkannya e-learning bahasa Arab di era generasi milenium di Indonesia. E-Arabic Learning merupakan sebuah metode pembelajaran bahasa Arab yang menggunakan mekanisme komunikasi modern yaitu komputer dan jaringannya dan multimedia suara dan gambar, grafik, mekanisme pencarian, perpustakaan elektronik, serta portal Internet, baik dilakukan di dalam kelas ataupun di luar kelas demi memberikan informasi kepada pembelajar dalam waktu singkat dan hasil yang maksimal. Di Indonesia, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan telah memutuskan untuk menerapkan program pendidikan jarak jauh, yaitu, pendidikan di universitas secara jarak jauh melalui Internet dan berbagai aplikasi di Internet, apakah pembelajaran yang disinkronisasi (waktu yang sama tetapi tempat yang berbeda) atau pembelajaran asynchronous (waktu dan tempat yang berbeda). Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi juga memutuskan untuk menerapkan program e-learning. Pemerintah Indonesia akan terus mengembangkan penggunaan TIK untuk sekolah dan universitas melalui e-learning, terutama di era generasi milenium. Itulah mengapa, kampus PTN dengan sistem e-learning banyak diminati oleh para millenial, si generasi internet. Karena itu, beberapa universitas kami di Indonesia telah membentuk komite e-learning khusus dengan tujuan untuk memanfaatkan operasi terbaiknya. E-learning membuka cakrawala baru untuk pendidikan dan penyebaran pengetahuan dengan efisiensi dan efektivitas yang belum pernah terjadi sebelumnya.
Pendidikan Akhlak Perspektif Al-Ghazali Baqiyatus Sholehah; Abd Hamid Wahid; Chusnul Muali
At-Tajdid: Jurnal Ilmu Tarbiyah Vol 7 No 2 (2018): July 2018
Publisher : Institut Studi Islam Muhammadiyah (ISIMU) Pacitan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (904.962 KB)

Abstract

This paper presents a description of moral education in the view of Al-Ghazali. Includes in it about his biography and his thoughts on moral education. Moral is not just an act, not just the ability to do, and also not knowledge. However, morals are an effort to integrate itself with a situation of the soul that is ready to bring up the actions, and the situation must be inherent in such a way that the actions that emerge from it are not a moment, but become a habit in everyday life. It's just that today many challenges that can lead to moral destruction of Muslims. Therefore, Muslims should understand correctly and apply the essence of moral education in accordance with the teachings of Islam. The relationship between education and morals is very intimate, because the most perfect human is the best human morality, Al-Ghazali said morality is not a knowledge of good and evil nor nature for good and bad, nor good practice and ugly, but a state of the soul that is steady. Therefore, Muslims should understand correctly and apply the essence of moral education in accordance with the teachings of Islam.
Pendidikan Islam Menurut Imam Al-Mawardi Ade Wahidin
At-Tajdid: Jurnal Ilmu Tarbiyah Vol 7 No 2 (2018): July 2018
Publisher : Institut Studi Islam Muhammadiyah (ISIMU) Pacitan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1166.965 KB)

Abstract

Islam as a perfect and comprehensive religion, greatly emphasizes its adherents to explore the sciences related to Islam. Whether the science is categorized as the science of al-Ghāyah (Science of goals such as Tawhid, Tafsir, Hadith, etc.) or categorized as the science of al-Wasīlah (Intermediary science, such as science Nahwu, Sharaf, Balaghah, etc.). Therefore, it is not surprising that Islam from time to time continue to give birth to the experts of religion that has the competence quite varied and comprehensive. In addition, not a few among the Muslim scholars who left the monumental works in various disciplines that are very influential for the civilization of Muslims in particular and for mankind in general. Among Muslim scholars who are interesting to study his thoughts are Imam al-Marwardi, especially related to his education which conceptually refers to the Qur'an and Hadith and Ijma 'the Companions of the Prophet. The concept of Islamic education which he initiated can be a valuable treasure for later generations, especially related to the concept associated with the criteria of the learner and educator ideal.
Manajemen Pondok Pesantren Modern: Studi kasus di Pondok Pesantren Modern Darul Hikmah Jatiasih Kota Bekasi Yuan Martina Dinata
At-Tajdid: Jurnal Ilmu Tarbiyah Vol 7 No 2 (2018): July 2018
Publisher : Institut Studi Islam Muhammadiyah (ISIMU) Pacitan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (953.318 KB)

Abstract

Penelitian ini membuktikan bahwa pimpinan pondok pesantren yang memiliki kemampuan akademik dan managerial yang baik akan menghasilkan output pesantren yang baik dan berprestasi. Pesantren yang dikelola dengan sistem yang modern, dapat menghasilkan perkembangan pesantren yang cukup pesat dan menghasilkan kualitas output santri yang diharapkan. Figur Pimpinan pondok pesantren (kiayi) selaku pengelola pendidikan islam di psantrn memiliki peranan yang sttategis dalam mningkatkan mutu lulusan pesantrn. Berbagai kebijakan strategis dan inovatif dapat diterapkan di pesantren , termasuk mengganti sistem pendidikan formal dari MI MTS dan MA menjadi TKIT, SDIT SMPIT dan SMAIT, sesuai dengan tuntutan masyarakat perkotaan saat ini. Yakni ajaran islam yang menolak taqlid, faham islam modernis, menitik beratkan pada penguasaan bahasa asing (Bahasa Arab dan Inggris), penguasaan Komputer dan TIK serta hafalan Al-Qur’an tahfidz) . Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode sytudi kasus dan kepustakaan. Sumber primer yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan data berkaitan dengan PondokPesantren Modern Darul Hikmah, dokumen, tulisan yang berkaitan dengan pesantren di Indonesia. Tehnik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah observasi lapangan, interview dengan Bidang Humas Yayasan Darul Hikmah dan beberapa guru serta Pimpinan Santri Putri Darul Hikmah Jatiluhur, Jatiasih Kota Bekasi.
Pendidikan Akhlak Anak Usia Dini di Era Milenial Dwi Runjani Juwita
At-Tajdid: Jurnal Ilmu Tarbiyah Vol 7 No 2 (2018): July 2018
Publisher : Institut Studi Islam Muhammadiyah (ISIMU) Pacitan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1029.406 KB)

Abstract

Pendidikan adalah sebuah proses internalisasi keilmuan kepada anak atau peserta didik. Akan tetapi yang harus di tanamkan para pendidik dan orang tua tidak hanya menyoal tentang itu saja, persoalan akhlak atau karakter juga sangat penting untuk ditanamkan. Apalagi melihat hari ini keadaan dunia sudah semakin berbeda. Pada zaman yang sering kita sebut dengan zaman melenial ini sering terjadi penyimpangan moral anak bangsa. Dengan maraknya kerusakan moral tersebut perlu kiranya dunia pendidikan kita segera membenahi penanaman karakter atau akhlak kepada anak-anak bangsa ini agar generasi penerus yang di isi oleh anak zaman milenial dan anak zaman now tetap dapat menjaga budaya ketimuran yang dimiliki bangsa ini.
Metode Guru PAI Dalam Menerapkan Pembinaan Mental Peserta Didik Di MTs Satu Atap Islam Wathaniyah Cimpu Kecamatan Suli Kabupaten Luwu Yunus Yunus
At-Tajdid: Jurnal Ilmu Tarbiyah Vol 7 No 2 (2018): July 2018
Publisher : Institut Studi Islam Muhammadiyah (ISIMU) Pacitan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1063.446 KB)

Abstract

Pendidikan agama diyakini dapat dijadikan sebagai benteng kepribadian dan pembekalan hidup untuk andil dalam persaingan di kancah dunia. Namun sudah maklum bahwa adanya kegagalan pendidikan agama Islam di negara kita bahkan pendidikan formal secara umumnya. Yang menjadi analisis klasik. Konsep pembinaan mental di MTs Satu Atap Islam Wathaniyah Cimpu Kecamatan Suli Kabupaten Luwuyaitu melalui proses internalisasi. Nilai-nilai moral yang diaktualisasikan pada peserta didik. Di sisi yang lain peserta didik diberikan pemahaman betapa pentingnya kecerdasan emosional dan kecerdasan spritual lewat internalisasi dan metode guru PAI di MTs Satu Atap Islam Wathaniyah Cimpu Kecamatan Suli Kabupaten Luwu yaitu beberapa cara: 1. Memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk mengaplikasikan ilmu yang diterapkan oleh guru. 2) Pegawasan yaitu bertujuan untuk mengarahkan akan tetapi tidak mendikte peserta didik, 3) Pengamalan. Terbentuknya kesadaran keagamaan salah satunya adalah lewat islamisasi budaya atau menciptakan lingkungan pendidikan yang berorientasi Islam dan berbasis religius. Membangun kesadaran keagamaan tidak hanya lewat kegiatan guru pendidikan agama Islam akan tetapi untuk membentuk kesadaran keagamaan secara spiritual spesifik lewat pembinaan mental.
Meningkatkan Layanan Pendidikan Yang Berkualitas Dan Mandiri Menuju Era Globalisasi Sugito Muzaqi
At-Tajdid: Jurnal Ilmu Tarbiyah Vol 7 No 2 (2018): July 2018
Publisher : Institut Studi Islam Muhammadiyah (ISIMU) Pacitan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (269.63 KB)

Abstract

Quality and independently on education in the form of ability, stand alone and services, quality of education can point to the quality of the process and the quality of results (products). An education can be qualified in terms of the process if the learning process is most effective, and learners experience the learning process meaningful (meaningful learning) also acquire the knowledge that is useful both for themselves and for others (functional knowledge) which is supported appropriately by resources (human, financial, infrastructure and facilities). Quality of education services is a guarantee that the process of education adjusted with was supposed to happen and also in line with the expected quality of education so that it corresponds with what is supposed to be and what to expect which is used as the ceiling (benchmark). Factors causing low quality of education is the process of providing educational services is still far from expectations. On the one hand, the provision of education services have yet to find the most appropriate way, the rapid development of science and technology as well as increasing the life of the community has been the increasing demands of social life as education customers. Quality assurance of education determine and convey what is promoted to consumers, more than it has been started to improve the process of determining what customers want to design quality products and processes using the quality function deployment (Quality Function Development). If the quality is specified as customer satisfaction then the product will follow the expected quality through the process of serving customers, the quality education services are very important for consumers to obtain the service satisfaction of educational services provided by schools, for users and society as a customer of educational services put expectations greatly to the school in order to anticipate and respond to the challenges of life in the days to come, especially to improve the quality of education has been achieved not encouraging. The quality of education is closely linked to the educational process. Without the process of quality education services not obtainable product quality services, in other words there will be no customer satisfaction (the users and the public)
Pola Asuh Orang Tua Dan Perkembangan Sosial Anak Siti Masyithoh
At-Tajdid: Jurnal Ilmu Tarbiyah Vol 7 No 2 (2018): July 2018
Publisher : Institut Studi Islam Muhammadiyah (ISIMU) Pacitan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (933.986 KB)

Abstract

Parents’ parenting is one of the important variables that can affect the development of all potential learners including social development. The importance of parents’ parenting in the process of social development of children will be described in this paper. The paper is presented in the form of narrative descriptive analysis by presenting expert opinions and research results related to parenting patterns and social development of children, which aims to provide a clear understanding related to parenting patterns and the development of social skills of children so that it can inspiring educators and parents to choose and apply proper parenting in the educational process.

Page 1 of 1 | Total Record : 8