Articles
94 Documents
TINGKAT KINERJA DAN KESESUAIAN KEPENTINGAN PADA PELAYANAN DI KLINIK PDC SEMARANG BERDASARKAN MODEL IPA
Natalia, Cindy;
Rohendi, Acep;
Veranita, Mira
Service Management Triangle: Jurnal Manajemen Jasa Vol 6 No 2 (2024): Jurnal Service Management Triangle: Jurnal Manajemen Jasa
Publisher : Magister Manajemen Universitas Adhirajasa Reswara Sanjaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.51977/0ths9581
Masukan dari pasien sangat penting dalam rangka menyelenggarakan pelayanan kesehatan yang memuaskan di klinik gigi PDC Semarang. Beberapa kritik dari pasien seperti keterlambatan waktu pelayanan pasien, kebersihan toilet, dan tempat parkir yang tidak memadai mempengaruhi kualitas pelayanan klinik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis prioritas kepentingan dan kinerja pada pelayanan serta strategi yang dapat dilakukan untuk perbaikan menggunakan metode Importance Performance Analysis (IPA). Jenis penelitian yaitu deskriptif kuantitatif. Metode penelitian yang digunakan berupa observational dengan desain studi cross sectional. Populasi penelitian adalah pasien yang berobat ke klinik gigi PDC Semarang bulan Agustus 2023. Jumlah sampel sebanyak 50 pasien. Pengambilan data menggunakan kuesioner kemudian diolah menggunakan metode Impotance Performance Analysis (IPA) dan diperoleh hasil bahwa ada kesenjangan antara kinerja dan tingkat kepentingan pasien terhadap kualitas layanan di klinik gigi PDC Semarang. Maka dapat disimpulkan kepuasan pasien belum sepenuhnya tercapai sesuai dengan kepentingan yang diinginkan pasien. Atribut yang menjadi prioritas utama untuk diperbaiki adalah klinik dilengkapi dengan perangkat dan peralatan medis yang memadai strateginya dengan meningkatkan kualitas sarana dan prasarana kelengkapan alat medis secara berkala. Atribut yang perlu dipertahankan yaitu staf klinik bertatabusana sesuai dan memiliki penampilan yang baik, lokasi klinik nyaman dan mudah diakses. Atribut yang mendapatkan prioritas rendah untuk perbaikan yaitu tata letak dan design klinik memudahkan pasien untuk mengakses layanan. Atribut yang dapat diabaikan adalah tentang pasien diberitahu tentang batas waktu untuk memberikan dan melengkapi pelayanan.
Brand Loyalty : Peran Amplified Viral Marketing dan Price Discount (Konsumen Rabbani Mall Online bandung)
Angga, Angga Risti
Service Management Triangle: Jurnal Manajemen Jasa Vol 7 No 1 (2025): Service Management Triangle: Jurnal Manajemen Jasa
Publisher : Magister Manajemen Universitas Adhirajasa Reswara Sanjaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.51977/gvntbr61
Brand Loyalty is a strong commitment to buy back or continue to use a product or service you prefer consistently in the future. This research was conducted to find out the impact of Amplified Viral Marketing and Price Discount on Brand Loyalty with Rabbani Mall Online Consumer Case Study Kota Bandung. This research is descriptive and verification research using a quantitative approach. A tool for data processing using SPSS version 26. The analytical method used is double regression analysis. The results of the research show that partially Amplified viral marketing has a positive and significant influence on brand loyalty, price discount has a negative and significant effect on brand loyalties. Simultaneously, amplified Viral marketing and price discounts together have a significant and positive impact on the brand loyality on consumers Rabbani Mall Online Kota Bandung.
Kualitas Pelayanan dan Kepuasan Pelanggan sebagai Penentu Minat Penggunaan Kembali Jasa Travel
Mubarok, Ade;
Putri, Naflina Utami;
Faturochman, Ersha;
Dedy, Asep;
Sukajie, Bambang
Service Management Triangle: Jurnal Manajemen Jasa Vol 7 No 1 (2025): Service Management Triangle: Jurnal Manajemen Jasa
Publisher : Magister Manajemen Universitas Adhirajasa Reswara Sanjaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.51977/da58gt72
Tujuan penelitian ini untuk menganalisis dan menentukan pengaruh kualitas pelayanan dan kepuasan pelanggan terhadap minat menggunakan kembali jasa perusahaan tersebut. Minat pembeli ulang merupakan salah satu indikator penting dalam mempertahankan keberlanjutan bisnis jasa, karena menggambarkan kesetiaan pelanggan dan potensi peningkatan profitabilitas. Kualitas pelayanan juga merupakan faktor penting dalam meningkatkan kepuasan pelanggan dan membentuk minat untuk melakukan pembelian ulang. Penelitian ini adalah kuantitatif dengan jenis verifikatif. Dengan jumlah responden 100. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis regresi linear berganda. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik non-probability sampling menggunakan metode purposive sampling. Dari populasi sebanyak 1739, diambil sampel sejumlah 100 orang menggunakan rumus Slovin. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas pelayanan dan kepuasan pelanggan memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap minat pembeli ulang. Temuan ini mengindikasikan bahwa peningkatan kualitas pelayanan dan upaya dalam meningkatkan kepuasan pelanggan harus menjadi prioritas utama bagi perusahaan jasa untuk mendorong pelanggan kembali menggunakan jasa yang ditawarkan. Penelitian ini memberikan implikasi praktis bagi manajemen dalam merumuskan strategi untuk mempertahankan dan meningkatkan loyalitas pelanggan.
Efektivitas Program One GM On SMK Untuk Meningkatkan Produktivitas Kompetensi Profesi Guru Produktif SMK Pariwisata di Jawa Barat
Sutrisno, Hadi;
Rohendi, A
Service Management Triangle: Jurnal Manajemen Jasa Vol 2 No 2 (2020): Service Management Triangle: Jurnal Manajemen Jasa
Publisher : Magister Manajemen Universitas Adhirajasa Reswara Sanjaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Guru bagaikan pengajar handal dituntut untuk senantiasa meningkatkan standar kompetensi guru yang mencakup kompetensi pedagogik, kompetensi karakter, kompetensi sosial, serta kompetensi profesional. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui efektivitas dan produktivitas kompetensi profesi guru produktif SMK Pariwisata di Jawa Barat sebelum, sesudah dan sebelum dan sesudahProgram One GM One SMK dilaksanakan. Penelitian ini memakai jenis penelitian kuantitatif penelitian. Populasi dalam penelitian ini merupakan guru Sekolah Menengah Kejuruan(SMK) Pariwisata di Jawa Barat tahun ajaran 2019 atau 2020 sebesar 17. 527 partisipan guru. Ada pula penelitian ini memakai metode Slovin sebab dalam pencabutan ilustrasi, jumlahnya wajib representativeagar hasil penelitian bisa digeneralisasikan serta perhitungannya juga tidak membutuhkan bagan jumlah sampel, tetapi bisa dicoba dengan metode serta kalkulasi sederhana. Hasil pada penelitian ini yaitu (1) Terdapat pengaruh sebelum penggunaan program One GM One SMK untuk meningkatkan produktivitas kompetensi profesi guru produktif SMK Pariwisata di Jawa Barat, (2) Terdapat pengaruh sesudah penggunaan program One GM One SMK untuk meningkatkan produktivitas kompetensi profesi guru produktif SMK Pariwisata di Jawa Barat. (3) Terdapat perbedaan hasil pre-test dan post-test penerapan metode penggunaan program One GM One SMK untuk meningkatkan produktivitas kompetensi profesi guru produktif SMK. Maka dapat diambil kesimpulan bahwa bahwa terjadi peningkatan kompetensi profesi dari guru-guru produktif di SMK Pariwisata di Jawa Barat sebelum dan sesudah program One GM One SMK sehingga sangat efektif dapat digunakan untuk meningkatkan produktivitas kompetensi profesi guru produktif SMK.
Efektivitas Pelatihan Berbasis Gamifikasi dalam Meningkatkan Pemahaman Karyawan Terhadap Konsep Good Manufacturing Practices
Nugraha, Fajar;
Purwadhi, Purwadhi
Service Management Triangle: Jurnal Manajemen Jasa Vol 2 No 2 (2020): Service Management Triangle: Jurnal Manajemen Jasa
Publisher : Magister Manajemen Universitas Adhirajasa Reswara Sanjaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
ABSTRAK Manajemen sumber daya manusia merupakan salah satu bidang dari manajemen umum yang meliputi segi perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan pengendalian. Bahkan di masa ekonomi yang memanjakan pelanggan, SDM tetap merupakan sumber daya nomor satu. Persaingan global akan menuntun perusahaan agar dapat memiliki Sumber Daya Manusia yang berkualitas sehingga nantinya bisa meningkatkan produktivitas perusahaan dan dapat bertahan maupun meningkatkan posisi pasar. Untuk mendapatkan tenaga kerja yang baik dan tepat perlu adanya pelatihan. Dapat dilakukan pendekatan melalui situational leadership. Tujuan dari program pelatihan ini adalah untuk meningkatkan kualitas kerja, keterampilan, produktivitas, dan pengetahuan dari setiap karyawan sesuai dengan keinginan perusahaan. Penelitian ini bertujuan untuk Mengetahui sejauh mana tingkat pemahaman karyawan terhadap konsep Good Manufacturing Practice dan Mengetahui pelaksanaan pelatihan Good manufacturing Practice berbasis gamifikasi serta Mengetahui efektivitas pelatihan berbasis gamifikasi terhadap pemahaman Good Manufacturing Practice karyawan di PT. RAK. Dengan hasil uji hipotesis pada 95 responden dengan menggunakan desain penelitian deskriptif kuantitatif dengan hasil Dari hasil perhitungan dengan bantuan program SPSS diperoleh nilai Sig. sebesar 0,000. Jika probabilitasnya (nilai sig) > 0.05 atau F hitung < F tabel maka H0 tidak ditolak. Keputusan yang diambil berdasarkan data diatas adalah H0 ditolak dan H1 diterima, Jika probabilitasnya (nilai sig) < 0.05 atau F hitung > F tabel maka H0 ditolak.Nilai sig = 0.000 < 0.05, sehingga H0 ditolak. Pernyataan ini mengandung makna bahwa Pelatihan Berbasis Gamifikasi berpengaruh signifikan terhadap Pemahaman Konsep Good Manufacturing Practice (Y) secara bersama-sama (simultan). Dengan demikian kedua variabel tersebut memiliki pengaruh tingkat keefektifan dan keterikatan. Salah satu faktor tersebut akan dapat mempengaruhi pencapaian Pemahaman Konsep Good Manufacturing Practice. Kata Kunci: Efektifitas Pelatihan, gamifikasi dan Good Manufacturing Practice
Studi Terhadap Kepuasan Wisatawan Dilihat Dari Manajemen Pelayanan Pariwisata dan Kebijakan Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) di Kabupaten Pangandaran
Supriyadi, Dikdik;
Komara, Endang
Service Management Triangle: Jurnal Manajemen Jasa Vol 2 No 2 (2020): Service Management Triangle: Jurnal Manajemen Jasa
Publisher : Magister Manajemen Universitas Adhirajasa Reswara Sanjaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Pariwisata merupakan sektor ekonomi penting sehingga Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Pangandaran, sejak Tahun 2015 melakukan Pengembangan kepariwisataan di wilayahnya. Pelayanan yang berkualitas sangat menentukan keberhasilan bisnis pariwisata. Perpaduan manajemen pelayanan, kompetensi staf didukung sarana prasarana atau fasilitas yang baik diharapkan mampu mewujudkan pelayanan prima, yaitu pelayanan yang mampu memberikan nilai (value) positif sehingga terciptanya kepuasan wisatawan. Manajemen pengembangan pariwisata di Kabupaten Pangandaran direncanakan dan dikembangkan secara ramah lingkungan dengan tidak menghabiskan atau merusak sumber daya alam dan sosial, tetapi dipertahankan untuk pemanfaatan yang berkelanjutan. Visi Kabuapten Pangandaran adalah: “Menjadi Daerah Tujuan Wisata berkelas dunia”. Di tengah perjalanan mewujudkan visi dan misi tersebut, pada tahun 2020 ini pariwisata mendapatkan imbas dari munculnya sebuah pandemi Corona Virus Disease (Covid-19) yang membuat objek wisata harus di tutup. Beberapa cara penanggulangan dilakukan untuk mengurangi resiko penularan seperti dirumah aja, jaga jarak, cuci tangan, pakai masker (DJCM), pembatasan sosial berskala besar (PSBB) dan Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB). Setelah Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) diberlakukan wisatawan dari berbagai daerah berbondong-bondong liburan ke pantai Pangandaran. Kondisi ini membuktikan bahwa pariwisata di Kabupaten Pangandaran menjadi pilihan karena pelayanan protokol kesehatannya yang sangat baik sehingga wisatawan merasa aman puas untuk berwisata.
PENGARUH KOMUNIKASI INTERPERSONAL PIMPINAN DAN GAYA KEPEMIMPINAN TERHADAP PENINGKATAN KINERJA
Fitriah, Dewi;
Rohendi, A
Service Management Triangle: Jurnal Manajemen Jasa Vol 4 No 2 (2022): Service Management Triangle: Jurnal Manajemen Jasa
Publisher : Magister Manajemen Universitas Adhirajasa Reswara Sanjaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.51977/jsj.v4i2.900
Faktor komunikasi interpersonal pimpinan dan gaya kepemimpinan merupakan salah satu faktor yang dominan dalam penciptaan kinerja karyawan PT Onamba Indonesia. Ada beberapa faktor yang dapat memengaruhi kinerja karyawan PT Onamba Indonesia seperti kompensasi, promosi, kondisi tempat kerja dan sebagainya. Tetapi penulis sangat tertarik mengangkat topik komunikasi interpersonal dan gaya kepemimpinan sebagai faktor yang memengaruhi kinerja karyawan sebab faktor komunikasi interpersonal dan gaya kepemimpinan merupakan faktor yang utama karena manusialah sebagai pelaku aktif dalam menjalankan organisasi. Tujuan penelitian ini adalah 1) mengetahui pengaruh komunikasi interpersonal pimpinan terhadap peningkatan kinerja karyawan di PT. Onamba Indonesia, 2) mengetahui pengaruh gaya kepemimpinan terhadap peningkatan kinerja karyawan di PT. Onamba Indonesia, dan 3) mengetahui pengaruh komunikasi interpersonal pemimpin dan gaya kepemimpinan secara bersama-sama terhadap peningkatan kinerja karyawan di PT. Onamba Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan Komunikasi Interpersonal pimpinan dan Gaya Kepemimpinan secara sendiri-sendiri maupun secara bersama-sama berpengaruh positif terhadap Kinerja Karyawan di PT Onamba Indonesia.
PENGARUH PENEMPATAN PEGAWAI DAN MOTIVASI KERJA TERHADAP KINERJA PEGAWAI
Nopianti, Poppi Furi;
Purwadhi, Purwadhi;
Sukajie, Bambang
Service Management Triangle: Jurnal Manajemen Jasa Vol 4 No 2 (2022): Service Management Triangle: Jurnal Manajemen Jasa
Publisher : Magister Manajemen Universitas Adhirajasa Reswara Sanjaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.51977/jsj.v4i2.901
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penempatan pegawai dan motivasi kerja terhadap kinerja pegawai di Kantor Imigrasi Kelas I TPI Bandung. Metode pada penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan analisis regresi berganda. Sumber penelitian ini menggunakan data primer. Pengumpulan data penelitian ini menggunakan kuesioner. Sampel penelitian ini sebanyak 83 pegawai dengan menggunakan teknik random sampling. Hasil pengujian hipotesis menunjukkan bahwa baik secara simultan maupun parsial terdapat pengaruh yang signifikan antara penempatan pegawai dan motivasi kerja terhadap kinerja pegawai di Kantor Imigrasi Kelas I TPI Bandung. Dengan nilai koefisien determinasi (R2) sebesar 0,734 menunjukan bahwa penempatan pegawai dan motivasi kerja memberikan pengaruh sebesar 73,4% terhadap kinerja pegawai, sedangkan sisanya sebesar 26,6% dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak diamati.
STRATEGI PEMASARAN DI CAFÉ COLADA ANTAPANI PASCA PANDEMI COVID 19
Mentari, Tazkia Puji Ayu;
Kristiutami, Yuliana Pinaringsih
Service Management Triangle: Jurnal Manajemen Jasa Vol 4 No 2 (2022): Service Management Triangle: Jurnal Manajemen Jasa
Publisher : Magister Manajemen Universitas Adhirajasa Reswara Sanjaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.51977/jsj.v4i2.908
Pemasaran merupakan aspek yang sangat penting bagi setiap bisnis termasuk bisnis kuliner. Strategi pemasaran biasanya disesuaikan dengan perilaku konsumen. Di masa pasca pandemi Covid-19, terdapat perubahan perilaku knsumen sehingga menjadi tantangan bagi bisnis café dalam melakukan pemasaran. Café Colada merupakan salah satu café di Kota Bandung yang menghadapi kendala dalam menyusun strategi pemasaran di masa pasca pandemi Covid-19. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi pemasaran Café Colada pasca pandemi Covid-19 dan kendala dalam menerapkan strategi pemasaran di Café Colada. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data wawancara. Hasilnya, Café Colada telah menjalankan berbagai strategi bauran pemasaran dalam menghadapi masa pasca pandemi Covid-19. Bauran pemasaran yang diterapkan di Café Colada meliputi produk, harga, lokasi, promosi, manusia, proses, dan bukti fisk. Kendala yang dihadapi Café Colada di masa pasca pandemi Covid-19 meliputi sulitnya mencari strategi promosi yang tepat untuk menarik partisipasi konsumen dan adanya keluhan dalam pelayanan yang diberikan.
KONTRIBUSI PELAYANAN FUNGSIONAL DAN PELAYANAN TEKNIK SERTA CITRA DALAM MEMBANGUN KINERJA PELAYANAN BERKUALITAS
Handayani, Nining
Service Management Triangle: Jurnal Manajemen Jasa Vol 4 No 2 (2022): Service Management Triangle: Jurnal Manajemen Jasa
Publisher : Magister Manajemen Universitas Adhirajasa Reswara Sanjaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.51977/jsj.v4i2.909
Pada penelitian ini, peneliti ingin mencoba meneliti mengenai kontribusi pelayanan fungsional dan teknis pada salah satu Rumah sakit di daerah karawang (RS Lira Medika) dan mengetahui bagaimana kontribusi 2 variabel tersebut terhadap kinerja pelayanan di rumah sakit tersebut. Metode yang dipakai adalah Kuantitatif deskriptif. Hasil dari penelitian ini adalah diketahuinya Kontribusi Pelayanan Fungsional terhadap Kinerja Pelayanan Berkualitas Rumah Sakit Lira Karawang adalah signifikan. Pelayanan Fungsional mempunyai kontribusi terhadap terhadap baik buruknya Kinerja Pelayanan Berkualitas Rumah Sakit Lira Medika Karawang dan berarah positif. Besarnya konstribusi Pelayanan Fungsional terhadap Kinerja Pelayanan Berkualitas Rumah Sakit Lira Karawang sebsar 25,4 % sisanya ditentukan oleh faktor lain. Besarnya konstribusi Pelayanan Teknis terhadap Kinerja Pelayanan Berkualitas Rumah Sakit Lira Medika Karawang sebsar 31,8 % sisanya ditentukan oleh factor lain; kontribusi terhadap terhadap baik buruknya Kinerja Pelayanan Berkualitas Rumah Sakit Lira Medika Karawang dan berarah positif. Besarnya konstribusi Citra terhadap Kinerja Pelayanan Berkualitas Rumah Sakit Lira Medika Karawang sebsar 25,9 % sisanya ditentukan oleh faktor lain; kontribusi terhadap terhadap baik buruknya Kinerja Pelayanan Berkualitas Rumah Sakit Lira Medika Karawang dan berarah positif. Besarnya konstribusi Pelayanan Fungsional, Pelayanan Teknis, dan Citra terhadap Kinerja Pelayanan Berkualitas Rumah Sakit Lira Medika Karawang sebsar 35,4 % sisanya ditentukan oleh faktor lain.