Claim Missing Document
Check
Articles

Vitrifikasi Blastosis Mencit dengan Metode Kriolupv ?O I Wayan Batan; I Ketut Suatha; Wahono Esti PrasetyoningtyaserB; Nining Handayani; Ita Djuwita; Arief Boediono
Jurnal Veteriner Vol 10 No 4 (2009)
Publisher : Faculty of Veterinary Medicine, Udayana University and Published in collaboration with the Indonesia Veterinarian Association

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (133.216 KB)

Abstract

Cryopreservation is an ultra rapid freezing process to preserve tissue or organ. The studywas conducted to identify the effectiveness of cryoloop vitrification method and the viability ofembryos following vitrification. Embryos at blastocyst stage were vitrified by placing them inequilibration medium containing 10% ethylene glycol (EG) and phosphate buffer saline (PBS) wichsupplemented with 20% new born calf serum for 8-10 minutes. The blastocysts were then removedand put in vitrification medium (15% dimethyl sulfoxide, 15% EG, and 0.5M sucrose), and theprocess in the vitrifivcation medium not longer than 25-30 seconds. The blastocysts were immediatelytransferred to the vitrification medium film in the cryoloop and plunged into 100 ml liquid nitrogen.The warming process was done by immersing the cryoloop which carried the vitrified blastocstsinto PBS supplemented with 20% serum and 0.5M sucrose for 1 minute, and then removed to samesolution supplemented with 0.25M sucrose and 0.1M sucrose for 2 minutes respectively. Theblastocysts were washed 4 times in kalium simplex optimized medium (KSOM) and cultured indrops of KSOM in 5% CO2 incubator at 370C. The observations were done every 6 hours for 48hours using inverted microscope ( Olympus IX70 Japan). The viability of embryos was assessed onthe basis of the intact morphology, reexpansion of the blastosul, and the development of embryosinto advance stage. The results showed that 85.71% of vitrified embryos, developed into advancestages and 19% of them hatched. In conclusion the cryoloop can be used to vitrify the embryos.
Sosialisasi Pentingnya Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) dalam Pencegahan Penyakit Berbasis Lingkungan di Kelurahan Panjunan Kota Cirebon Khariri Khariri; Elly Yanah Arwanih; Amanah Amanah; Manggiasih Dwiayu Larasati; Ungke Antonjaya; Rebecca Noerjani Angka; Nining Handayani; Angelina Riadi Alim Saputro; Angelica Riadi Alim Saputro; Aurelia Demtari Tuah; Clara Riski Amanda; Mega Putri Utami; Shafilla Yunilma Andriany; Melva Louisa; Anom Bowo Laksono
GERVASI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 7, No 1 (2023): GERVASI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPM IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/gervasi.v7i1.4398

Abstract

Penyakit berbasis lingkungan selalu menduduki 10 besar penyakit yang dilaporkan puskesmas di Indonesia. Perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) masyarakat diharapkan dapat mencegah penyakit berbasis lingkungan. Lingkungan rumah tangga merupakan unit yang sangat berperan dalam penerapan kebiasaan PHBS sehingga sosialisasi kepada masyarakat, terutama ibu rumah tangga terhadap pentingnya PHBS sebagai upaya pencegahan penyakit berbasis lingkungan. Kelurahan Panjunan Kota Cirebon dipilih untuk kegiatan sosialisasi karena masalah kesehatan lingkungan yang cukup kompleks. Kelurahan panjunan mempunyai kasus penyakit berbasis lingkungan terutama diare, TB paru, dan DBD yang tinggi. Hal ini karena sebagian wilayahnya terdampak banjir rob. Kegiatan sosialisasi bertujuan untuk mengunggah kesadaran masyarakat terutama para ibu rumah tangga akan pentingnya perilaku hidup bersih dan sehat di lingkungan keluarga dalam pencegahan penyakit berbasis lingkungan. Kegiatan dilakukan dalam bentuk presentasi, pemutaran video, poster, booklet tentang penyakit berbasis lingkungan dan perilaku hidup bersih dan sehat serta praktik mencuci tangan yang baik. Peserta yang hadir dalam kegiatan sebagian besar merupakan ibu-ibu kader kesehatan di Kelurahan Panjunan. Hasil penilaian pengetahuan peserta sebelum kegiatan sosialisasi adalah 39% berpengetahuan baik dan meningkat menjadi 63% setelah sosialisasi. Dengan menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat dalam kehidupan sehari-hari semoga hal ini dapat menjadi salah satu upaya dalam mencegah infeksi penyakit berbasis lingkungan.
Sosialisasi Pentingnya Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) dalam Pencegahan Penyakit Berbasis Lingkungan di Kelurahan Panjunan Kota Cirebon Khariri Khariri; Elly Yanah Arwanih; Amanah Amanah; Manggiasih Dwiayu Larasati; Ungke Antonjaya; Rebecca Noerjani Angka; Nining Handayani; Angelina Riadi Alim Saputro; Angelica Riadi Alim Saputro; Aurelia Demtari Tuah; Clara Riski Amanda; Mega Putri Utami; Shafilla Yunilma Andriany; Melva Louisa; Anom Bowo Laksono
GERVASI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 7 No. 1 (2023): GERVASI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPM IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/gervasi.v7i1.4398

Abstract

Penyakit berbasis lingkungan selalu menduduki 10 besar penyakit yang dilaporkan puskesmas di Indonesia. Perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) masyarakat diharapkan dapat mencegah penyakit berbasis lingkungan. Lingkungan rumah tangga merupakan unit yang sangat berperan dalam penerapan kebiasaan PHBS sehingga sosialisasi kepada masyarakat, terutama ibu rumah tangga terhadap pentingnya PHBS sebagai upaya pencegahan penyakit berbasis lingkungan. Kelurahan Panjunan Kota Cirebon dipilih untuk kegiatan sosialisasi karena masalah kesehatan lingkungan yang cukup kompleks. Kelurahan panjunan mempunyai kasus penyakit berbasis lingkungan terutama diare, TB paru, dan DBD yang tinggi. Hal ini karena sebagian wilayahnya terdampak banjir rob. Kegiatan sosialisasi bertujuan untuk mengunggah kesadaran masyarakat terutama para ibu rumah tangga akan pentingnya perilaku hidup bersih dan sehat di lingkungan keluarga dalam pencegahan penyakit berbasis lingkungan. Kegiatan dilakukan dalam bentuk presentasi, pemutaran video, poster, booklet tentang penyakit berbasis lingkungan dan perilaku hidup bersih dan sehat serta praktik mencuci tangan yang baik. Peserta yang hadir dalam kegiatan sebagian besar merupakan ibu-ibu kader kesehatan di Kelurahan Panjunan. Hasil penilaian pengetahuan peserta sebelum kegiatan sosialisasi adalah 39% berpengetahuan baik dan meningkat menjadi 63% setelah sosialisasi. Dengan menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat dalam kehidupan sehari-hari semoga hal ini dapat menjadi salah satu upaya dalam mencegah infeksi penyakit berbasis lingkungan.
Manajemen Penyelenggaraan Makanan Berbasis Kepuasan Pasien (Studi Kualitatif di Rumah Sakit Islam Sunan Kudus) Rahardjo, Franciska; Syaodih, Erliany; Handayani, Nining
Jurnal Kesehatan Rajawali Vol 14 No 2 (2024): Jurnal Kesehatan Rajawali
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Rajawali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54350/jkr.v14i2.476

Abstract

The provision of meals at RSI Sunan Kudus experienced problems such as staff not understanding the SOP for serving food due to double jobs, patient complaints regarding meals during treatment such as menus and so on. Food management is very important and influences the patient's recovery, so there needs to be an in-depth analysis to find out problems and solutions in managing patient meals. This research is a type of qualitative research with a descriptive observational research design. The research method used is an in-depth interview method with an open research case study type. As a result, it turns out that personnel and infrastructure are important issues in the management of food management at RSI Sunan Kudus. However, the entire process of organizing meals at RSI Sunan Kudus has been carried out well and in accordance with PGRS recommendations. Patient satisfaction in terms of managing patient meals is also said to be sufficient. So, it is necessary to carry out another staff evaluation at RSI Sunan Kudus, especially for the Nutrition Installation so that problems with double-job staff do not become an obstacle in organizing patient meals at RSI Sunan Kudus.
PENGARUH BEBAN KERJA DAN EFIKASI DIRI TERHADAP KINERJA PERAWAT RSUD KOTA BANDUNG MELALUI BURNOUT SEBAGAI VARIABEL INTERVENING Putri, Saparingga Dasti; Purwadhi; Handayani, Nining
Jurnal Aplikasi Manajemen & Kewirausahaan MASSARO Vol. 6 No. 2 (2024): Jurnal Aplikasi Manajemen & Kewirausahaan MASSARO
Publisher : Lembaga Penelitian, Publikasi dan Pengabdian Masyarakat ITB Nobel Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37476/massaro.v6i2.4770

Abstract

Beban kerja merupakan faktor fundamental dalam menentukan sejauh mana baiknya kinerja seorang perawat dalam melaksanakan tugasnya. Perawat dihadapkan pada tuntutan memberikan kinerja yang optimal. Hal ini berdampak pada internal diri perawat yaitu risiko terjadinya burnout. Selain itu, dengan kondisi ini membuat perawat kehilangan semangat dan kekurangan kepercayaan diri. Efikasi diri yang tinggi akan membuat perawat berusaha dan beradaptasi dengan rintangan yang ditemui. Tingginya beban kerja dapat meningkatkan burnout pada perawat yang akhirnya berpengaruh negative pada kinerja perawat. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh antara beban kerja dan efikasi diri terhadap kinerja perawat RSUD Kota Bandung melalui burnout sebagai variabel intervening. Populasi penelitian ini berjumlah 400 orang. Teknik sampling yang digunakan adalah probably sampling dengan jumlah sampel sebanyak 100 sampel. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif observasional analitik dengan rancangan crossectional.. Instrumen statistik yang digunakan adalah analisis regresi berganda dengan menggunakan uji validitas, realibilitas normalitas. Berdasarkan hasil penelitian menunjukan bahwa Fhitung > Ftabel atau 782,454 > 2,699, artinya terdapat pengaruh beban kerja dan efikasi diri terhadap kinerja perawat RSUD Kota Bandung  melalui  burnout sebagai variabel intervening dengan nilai R sebesar 20,3% dan sisanya dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak diteliti  dalam penelitian ini.
Pelatihan Soft Skill Bagi Para Pelaku UMKM di Desa Lengkong Kabupaten Bandung Purwadhi, Purwadhi; A. Rohendi; Jujur, Utang; M Noor, Chairil; Rahmasari, Gartika; Iskandar, Iis; Handayani, Nining
Jurnal Sosial & Abdimas Vol 3 No 1 (2021): Jurnal Sosial dan Abdimas
Publisher : LPPM Universitas Adhirajasa Reswara Sanjaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (315.943 KB)

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini berjudul Memupuk Sikap Mental Wirausaha Melalui Pelatihan Soft Skill Bagi Para Pelaku UMKM Di Desa Lengkong Kabupaten Bandung. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk mensosialisasikan tentang soft skill yang merupakan salah satu kemampuan dasar yang diperlukan untuk menjalankan usaha. Metode yang digunakan dalam pelatihan adalah metode ceramah, diskusi, dan tanya jawab. Hasil dari kegiatan abdimas ini adalah para pelaku UMKM di Desa Lengkong mendapat pengetahuan tentang soft skill yang dapat digunakan untuk memupuk sikap mental wirausaha. Simpulannya, melalui pelatihan ini para pelaku UMKM mengetahui tentang soft skill apa saja yang dibutuhkan oleh pelaku UMKM, yang mencakup etika bisnis, budaya kerja, sikap positif, kreatifitas dan integritas.
Meningkatkan Potensi Pengembangan Usaha Peternak Ayam Petelor di Kp. Cilintung Jelekong Nuraeni, Neni; Saraswati, Yuni; Wahyuni, Hera; Dasti P, Saparingga; Nurrahma U, Asrina; Rohendi, Acep; Sukajie, Bambang; Handayani, Nining
Jurnal Sosial & Abdimas Vol 4 No 2 (2022): Jurnal Sosial & Abdimas
Publisher : LPPM Universitas Adhirajasa Reswara Sanjaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51977/jsa.v4i2.775

Abstract

Indonesia adalah satu negara yang berpenduduk besar sehingga jumlah pangan yang dibutuhkan juga besar. Usaha pemenuhan pangan menjadi persoalan penting bagi Bangsa Indonesia. Tingkat pertumbuhan penduduk harus disikapi secara serius untuk memenuhi kebutuhan pangan bangsa Indonesia sehingga ketahanan pangan dapat terwujud. Potensi pembangunan peternakan memiliki prospek yang baik dimasa depan karena permintaan produk yang berasal dari ternak akan terus meningkat serta sektor peternakan juga memiliki peranan penting dalam perekonomian di Indonesia, salah satu produk peternakan yang memiliki peran penting adalah telur. Telur merupakan sumber protein dan lemak hewani yang murah dan mudah didapatkan. Metode dalam menganalisis masalah dalam hal ini yaitu dengan melakukan survey tempat dan wawancara dengan pemilik usaha Ayam Petelur tepatnya berada di Kp. Cilitung Jelekong. Hasil yang diperoleh berdasarkan wawancara, bahwa dalam perternakan memiliki Kendala terutama pakan. Karna hampir 50% beban yang paling berat yaitu beban pakan, karna pakan yang diperoleh tergantung dari Import. Berdasarkan kendala tersebut, ada beberapa cara yang telah diperoleh kelompok dari berbagai jurnal penelitian yang dapat dilakukan untuk tetap memenuhi kebutuhan pangan dengan cara lain yaitu dapat memberikan pakan Ayam berupa tepung dan daun kelor memberikan efek terbaik terhadap penampilan produksi dan dan kualitas telur ayam petelur. Pisang kapok juga dapat dijadikan sebagai pakan Ayam Petelur sebagai pengganti tepung jagung. Dan cara lain juga dengan menambahkan Herbafit dalam pakan Ayam. Berdasarkan uraian diatas, diharapkan dapat membantu para pelaku Usaha Ayam Petelur dalam mengatasi kendala yang dihadapi sehingga dapat mengembangkan usaha dan tetap mempertahankan kualitas dari Ayam Petelur.
Strategi Penjualan Aneka Jajanan Tradisional Pada Komunitas Binangkit Rohendi, A; Handayani, Nining; Iskandar, Iis; Rahmawati, Gartika; Saraswati, Yuni
Jurnal Sosial & Abdimas Vol 5 No 1 (2023): Jurnal Sosial & Abdimas
Publisher : LPPM Universitas Adhirajasa Reswara Sanjaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51977/jsa.v5i1.1074

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberikan strategi penjualan baik secara konvensional maupun secara online kepada pelaku UMKM (Usaha Mikro Kecil dan Menengah). Karena UMKM merupakan salah satu pendorong pertumbuhan ekonomi di Indonesia mampu memberikan sumbangsih yang berarti bagi pertumbuhan ekonomi karena usahanya hampir dapat dijumpai di sepanjang jalan. Mitra dalam pengabdian ini adalah pelaku UMKM komunitas Binangkit dalam bidang makanan berupa jajanan tradisional yang terdiri dari 27 UMKM dan tersebar di Kecamatan Kutawaringin Kabupaten Bandung. Setelah melakukan survey salah satu masalah yang dihadapi para pelaku UMKM yaitu kesulitan dalam melakukan penjualan, dimana penjualan sangatlah penting untuk meningkatkan omzet para pelaku UMKM tersebut. Metode kegiatan dilakukan dengan cara memberikan penyuluhan dan diskusi bersama para pelaku UMKM mengenai strategi penjualan. Kegiatan ini berlangsung lancar dan juga pelaku usaha aktif bertanya dalam proses diskusi. Selain itu para pelaku usaha juga mengikuti strategi penjualan konvensional maupun online yang telah diberikan sebagai solusi masalah untuk meningkatkan penjualan mereka.
Pengembangan SDM Untuk Meningkatkan Nilai Produk Ikan Jaring Terapung Rohendi, A; Iskandar, Iis; Handayani, Nining; Budiarti, Tresna; Hidayat, Fanny Agustina
Jurnal Sosial & Abdimas Vol 5 No 2 (2023): Jurnal Sosial & Abdimas
Publisher : LPPM Universitas Adhirajasa Reswara Sanjaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51977/jsa.v5i2.1314

Abstract

Pengelolaan sumber daya perikanan di Indonesia menjadi fokus pemerintah, terutama Departemen Kelautan dan Perikanan, untuk mencari strategi yang sesuai. Kabupaten Bandung Barat, khususnya Cililin, merupakan pusat budidaya ikan jaring terapung. Tim dari Program Studi Magister Manajemen Universitas Adhirajasa Reswara Sanjaya berusaha meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan peternak melalui pelatihan dan strategi. Dalam penelitian ini, diteliti cara mengembangkan sumber daya manusia untuk meningkatkan nilai tambah produk ikan. Hasil menunjukkan usaha peternakan ikan jaring terapung di Cililin dapat berkembang lebih lanjut dengan strategi yang tepat, berpotensi memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat setempat. Dengan pengembangan yang baik, diharapkan kualitas hidup peternak dan kesejahteraan masyarakat dapat meningkat secara signifikan.
Strategi Pemasaran Melalui Optimalisasi Bauran Pemasaran Rohendi, A; Handayani, Nining; Iskandar, Iis; Fitaloka, Neng Diana; Nadya, Putie
Jurnal Sosial & Abdimas Vol 6 No 1 (2024): Jurnal Sosial & Abdimas
Publisher : LPPM Universitas Adhirajasa Reswara Sanjaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51977/jsa.v6i1.1583

Abstract

Perubahan gaya hidup yang terus berlangsung memicu persaingan yang semakin ketat di pasar pariwisata, termasuk di antara brand lokal yang menyediakan peralatan outdoor. CV. Jelajah Nusantara, sebuah rumah produksi di Kabupaten Bandung, menawarkan produk outdoor berkualitas dengan harga terjangkau melalui brand Explore Store Project. Pendekatan pemasaran yang cerdas dan kreatif diperlukan dalam menghadapi dinamika bisnis modern. Kegiatan pengabdian masyarakat ini menganalisis strategi pemasaran CV. Jelajah Nusantara, dengan fokus pada optimalisasi bauran pemasaran. Melalui studi kasus dan wawancara langsung, kami menganalisis bagaimana perusahaan ini mengelola produk, harga, distribusi, dan promosi untuk memperkuat posisinya di pasar. Hasilnya menunjukkan bahwa CV. Jelajah Nusantara telah berhasil menerapkan strategi pemasaran yang efektif melalui bauran pemasaran yang baik. Namun, ada potensi untuk peningkatan lebih lanjut, termasuk inovasi produk, ekspansi saluran distribusi, intensifikasi promosi, dan analisis pasar yang mendalam. Rekomendasi ini diharapkan dapat membantu CV. Jelajah Nusantara untuk memperkuat branding mereka dan meningkatkan penjualan produk mereka di pasar yang semakin kompetitif.
Co-Authors A. Rohendi Acep Rohendi Achmad Dheni Suwardhani Aisyah Fitri, Nurul Amanah Amanah Angelica Riadi Alim Saputro Angelina Riadi Alim Saputro Anisa Qadarsi Ananda Hamsah Anom Bowo Laksono Apriani, Diah Arief Boediono Arini Estetia Putri Aurelia Demtari Tuah Bayu Wahyudi Budiarti, Tresna Clara Riski Amanda Dasrun Hidayat Dasti P, Saparingga Edenita, Helga Irene Elly Yanah Arwanih Ellyana, Ellyana Endang Komara Erliany Syaodih Erliany Syaodih Fani Pangabdian, Fani Fatimah, Jardinia Dian Fatkhullah, Faiz Karim Feby Bantoyot Fitaloka, Neng Diana Fitra, Eldeast Jane Abdul Fitriana, Liskanita Nur Gartika Rahmasari, Gartika Habibah, Zahrotul Handayani, Ni Luh Hera Wahyuni Hidayat, Fanny Agustina Hudzaifah Al Fatih I Ketut Suatha I Wayan Batan Ignatius Wiseto P Agung Iis Iskandar, Iis Ita Djuwita Jujur, Utang Khariri Khariri Kusuma, Kevin Rizki Agung M Noor, Chairil Manggiasih Dwiayu Larasati Mardiyanto Mardiyanto Maulidina, Selly Mega Putri Utami Melva Louisa Mery Tania Mochtar, Fransiska Nadya, Putie Neni Nuraeni, Neni Nerissa Arviana, Nerissa Noer Rizky Helga Widowati Nurrahma U, Asrina Nurwansyah, Atikah Nurwijayanti Pamungkas, Tegar Paramita Deniswara Poppy Putri Pratiwi Pratama, Willy Danis Pratiwi, Putie Nadya Purwadhi Purwadhi Purwadhi Rahardjo, Franciska Rahmawati, Gartika Rebecca Noerjani Angka Reski Mulia Paramita Rian Andriani, Rian Rinawati Rinawati Rizki Adriansyah Rubini Rohendi, A Rosidawati Wiradirja, Imas Santosa, Hilda Saparingga Dasti Putri Saraswati, Yuni Shafilla Yunilma Andriany Siti Chanifah Sukajie, Bambang Sutisnawati, Yayah Syafei, M. Yani Taufiq, Josefa Vanina Winata Thapjun, Aujchara Ungke Antonjaya Veranita, Mira Vorachat, Chonchanok Wahono Esti PrasetyoningtyaserB Wiryo, Purwadhi Sawal Yani Restiani Widjaja, Yani Restiani Yuliarni, Indah Ziraluo, Eprianto