cover
Contact Name
Sri Haryani
Contact Email
sri.ani37@gmail.com
Phone
+6283822133725
Journal Mail Official
qualityjurnal@gmail.com
Editorial Address
Jl. Wijayakusuma Raya No. 47-48 Cilandak - Jakarta Selatan
Location
Kota adm. jakarta selatan,
Dki jakarta
INDONESIA
Quality : Jurnal Kesehatan
ISSN : 19784325     EISSN : 26552434     DOI : https://doi.org/10.36082/qjk.v15i2.240
Core Subject : Health,
Quality : Jurnal Kesehatan aims to facilitate researchers, especially in the field of health to disseminate the results of his research. And disseminate knowledge to build new knowledge to the general public. This journal contains a script on Health Sciences that includes: Dental Nursing Orthotic Prosthetics Nursing Midwifery Health research in general
Articles 141 Documents
TERAPI PSIKOEDUKASI KELUARGA MEMPENGARUHI MANAJEMEN STRESS KELUARGA DALAM MERAWAT LANSIA DISABILITAS : FAMILY PSYCOEDUCATION THERAPY AFFECTS FAMILY STRESS MANAGEMENT IN TREATING ELDERLY WITH DISABILITIES Sutriyanti, Yanti; Jaya, Meigo Anugra; Utario, Yossy; Ningsih, Ratna
Quality : Jurnal Kesehatan Vol. 17 No. 1 (2023): Quality : Jurnal Kesehatan
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes RI Jakarta I

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36082/qjk.v17i1.990

Abstract

Perawatan keluarga pada lansia disabilitas memerlukan waktu yang lama dan panjang, hal ini dapat menyebabkan keluarga merasakan kewalahan dan kelelahan bahkan tidak jarang dapat menimbulkan stress akibat beban tuntutan dan tekanan merawat lansia disabilitas. Tujuan penelitian ini mengetahui pengaruh terapi psikoedukasi terhadap manajemen stress keluarga dalam merawat lansia disabilitas di kabupaten Rejang Lebong. Metode penelitian ini menggunakan desain quasi eksperimen pre dan post test dua kelompok. Jumlah sampel 30 orang perkelompok, total 60 orang. Kriteria inklusi sampel adalah keluarga yang merawat lansia disabilitas. Kelompok intervensi diberikan terapi psikoedukasi yang dibekali buku ajar dan buku kerja kegiatan, sedangkan kelompok  kontrol tanpa diberikan terapi psikoedukasi hanya dibekali buku ajar dan buku kerja kegiatan. Hasil penelitian  di dapatkan sebagian besar berjenis kelamin perempuan, sebagian besar dan berpendidikan rendah. Pengaruh terapi psikoedukasi terhadap manajemen stress keluarga dalam merawat  lansia disabilitas didapatkan nilai mean  8.00, standar deviasi 5.33, dengan CI 95% (0.51-8.19), p value 0.015 yang menunjukkan ada pengaruh yang significan terapi psikoedukasi terhadap manajemen stress keluarga dalam merawat  lansia disabilitas. Saran, manajemen stress dapat digunakan untuk menanggulangi beban kerja dalam merawat  lansia disabilitas, keluarga  dapat diberikan psikoedukasi oleh petugas yang sudah dilatih.
ANALISIS DETERMINAN PELAPORAN INSIDEN KESELAMATAN PASIEN OLEH PERAWAT DI RUMAH SAKIT: TINJAUAN SISTIMATIK : DETERMINANT ANALYSIS OF PATIENT SAFETY INCIDENT REPORTING BY NURSES IN HOSPITAL: A SYSTEMATIC REVIEW Susanto, Agus; Handiyani, Hanny
Quality : Jurnal Kesehatan Vol. 17 No. 1 (2023): Quality : Jurnal Kesehatan
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes RI Jakarta I

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36082/qjk.v17i1.1039

Abstract

Pelaporan Insiden Keselamatan Pasien (IKP) dapat dijadikan suatu proses pembelajaran dan dapat mencegah terulangnya kesalahan yang pada akhirnya akan meningkatkan keselamatan pasien dan mutu asuhan dan pelayanan keperawatan di rumah sakit. Sebuah tinjauan sistematik dilakukan, yang bertujuan untuk mengidentifikasi faktor yang mempengaruhi pelaporan IKP oleh perawat di suatu rumah sakit. Metode pada penelitian ini menggunakan pencarian artikel melalui database seperti SAGE Journal, ScienceDirect, ProQuest dan hand searching dengan kata kunci: kepemimpinan; motivasi; pelaporan insiden keselamatan pasien; pendidikan; pengalaman kerja; persepsi; sikap. Dari hasil pencarian tersebut didapatkan 682 kemudian dilakukan screening, didapatkan 7 jurnal yang sesuai dengan kriteria inklusi PICOT, masalah dan tujuan penelitian. Hasil penelitian ini menunjukkan berdasarkan 7 jurnal secara umum faktor yang signifikan terhadap pelaporan IKP adalah kurang pengetahuan, takut dan khawatir dan persepsi tidak melapor terhadap pasien tidak cedera.
TEKANAN TEMAN SEBAYA DAN INTENSITAS PENGGUNAAN MEDIA SOSIAL INSTAGRAM TERHADAP GANGGUAN MAKAN PADA REMAJA DI SMP SINGKAWANG: PEACEFUL PRESSURE AND USE INTENSITY INSTAGRAM SOCIAL MEDIA ON EAT DISORDERS Sinaga, Skolastika Winda; Yusniarita, Yusniarita; Palestin , Bondan
Quality : Jurnal Kesehatan Vol. 17 No. 2 (2023): Quality : Jurnal Kesehatan
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes RI Jakarta I

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36082/qjk.v17i2.826

Abstract

Prevalensi berat badan kurang mencapai 9,4%, berat badan berlebih, dan obesitas  mencapai  16% pada remaja semakin meningkat setiap tahun. Pada masa pubertas, remaja lebih senang menghabiskan waktu dengan teman sebaya dan saling mempengaruhi satu sama lain. Selain itu, sebagian besar remaja menggunakan media sosial berorientasi visual   instagram yang berdampak pada citra tubuh. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan tekanan teman sebaya dengan gangguan makan, dan hubungan intensitas penggunaan media sosial instagram dengan gangguan makan, pada remaja. Penelitian ini menggunakan desain cross sectional. Populasi remaja di SMP Pengabdi Singkawang  berjumlah 593 orang,  jumlah sampel 316 responden. Teknik sampel secara Proportionate Stratified Random Sampling.   Instrumen penelitian menggunakan kuesioner baku EAT-26, kuesioner modifikasi Peer Pressure Inventory dan Intensitas Penggunaan Media Sosial dengan  nilai validitas dan reablitas Cronbach’s Alpha (?) 0,788 dan 0,753. Analisis univariat menggunakan distribusi frekuensi, bivariat menggunakan uji chi-square dan  korelasi Pearson Product Moment, dan multivariat menggunakan uji regresi linier berganda.  Hasil penelitian ada hubungan  antara tekanan teman sebaya dengan gangguan makan menunjukkan ? = 0,000; intensitas penggunaan media sosial instagram teman sebaya dengan gagguan makan menunjukkan ? = 0,000.  Terdapat korelasi yang positif dengan tingkat keeratan yang lemah. Saran Siswa  harus meningkatkan rasa percaya diri, bersifat realistis dan bijak dalam menanggapi apa yang ditampilkan di media sosial sehingga dapat menerima apa ada dalam diri mereka.
KUNJUNGAN PROGRAM POS PEMBINAAN TERPADU PENYAKIT TIDAK MENULAR TERHADAP KUNJUNGAN PENGOBATAN DI PUSKESMAS KOTA BENGKULU: INTEGRATED COACHING POST PROGRAM FOR NON-COMMUNICABLE DISEASES ON TREATMENT VISITS AT PUSKESMAS, BENGKULU CITY Febriawati, Henni; Angraini, Wulan; Sarkawi, Sarkawi; Oktarianita, Oktarianita
Quality : Jurnal Kesehatan Vol. 18 No. 1 (2024): Quality : Jurnal Kesehatan
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes RI Jakarta I

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36082/qjk.v18i1.943

Abstract

Pos pembinaan terpadu Penyakit Tidak Menular (Posbindu PTM) merupakan program pemberdayaan masyarakat dalam upaya pencegahan dan deteksi dini kasus-kasus PTM dengan sasaran kelompok masyarakat berusia 15 tahun ke atas. Sampai saat ini pelaksanaan posbindu PTM di 20 wilayah kerja puskesmas Kota Bengkulu belum tepat sasaran, hal ini terlihat dari partisipasi masyarakat yang berkunjung ke Posbindu PTM didominasi oleh kelompok usia di atas 47,59 tahun. Penelitian ini melihat dengan aktifnya peserta mengikuti kegiatan Posbindu PTM akan berbanding lurus dengan menurunnya tingkat kunjunagn berobat ke Puskesmas. Tujuan penelitian keaktifan kunjungan peserta Posbindu PTM terhadap kunjungan pengobatan di Puskesmas Kota Bengkulu. Desain penelitian ini adalah eksploratori dengan pendekatan observasional Cross Sectional dengan uji hipotesis untuk mengetahui hubungan kunjungan Posbindu PTM terhadap kunjungan pengobatan ke Puskesmas dan metode kualitatif untuk mengetahui implementasi program Posbindu PTM. Sampel penelitian berjumlah 136 orang dengan teknik Accidental Sampling. Uji validitas dan reabilitas instrument pada peserta aktif Posbindu pada Kabupaten Bengkulu Tengah dan pada peserta bukan Jaminan Kesehatan Nasional.   Hasil penelitian menunjukan tidak terdapat pengaruh kunjungan program Posbindu PTM terhadap kunjungan pengobatan ke puskesmas Kota Bengkulu (p = 0,629). Sejalan dengan peserta posbindu PTM berusia 47,59 tahun ke atas tidak ada pengaruh kunjungan peserta terhadap kunjungan sakit. Analisis implementasi program Posbindu PTM sudah berjalan sesuai SOP dengan kegiatan yang sangat dirasakan bermanfaat bagi peserta terutama dalam hal pemantauan status kesehatan. Namun, masih rendahnya partisipasi masyarakat dalam mengikuti kegiatan Posbindu karena  pelaksanaannya yang mayoritas dilakukan pada saat jam kerja, sehingga sasaran kegiatan didominasi oleh kelompok lansia. Permasalahan lain adalah kurangnya pemahaman masyarakat tentang Posbindu PTM yaitu dengan kegiatan yang dibatasi oleh pemeriksaan kesehatan saja tanpa adanya kegiatan pengobatan lebih lanjut. Diharapkan adanya koordinasi dari pihak puskesmas dan kader dalam mengkomunikasikan mengenai pentingnya program Posbindu PTM kepada masyarakat sebagai upaya meningkatkan kesadaran masyarakat dalam pencegahan dan pemantauan status kesehatan.
PROFIL MUSCULOSKELETAL DISORDERS (MSDs) PADA STAFF TENAGA KEPENDIDIKAN DI LINGKUNGAN UNIVERSITAS X: PROFILE OF MUSCULOSKELETAL DISORDERS (MSDs) IN EDUCATIONAL STAFF AT UNIVERSITY X Pristianto, Arif; Mawarni, Yulia Nafizah
Quality : Jurnal Kesehatan Vol. 18 No. 1 (2024): Quality : Jurnal Kesehatan
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes RI Jakarta I

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36082/qjk.v18i1.1023

Abstract

Musculoskeletal Disorders (MSDs) terkait pekerjaan merupakan cedera atau gangguan pada sistem muskuloskeletal, yang meliputi otot, saraf, tendon, sendi, kartilago, dan diskus tulang belakang yang terkait dengan paparan faktor risiko di tempat kerja. Staff kependidikan menjadi salah satu pekerjaan yang beresiko mengalami MSDs, mengingat aktivitas masing-masing divisi yang beragam tentunya keluhan yang dirasakan pun berbeda. Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan cross sectional study dengan metode survey analitik yang bertujuan untuk mengetahui gambaran kejadian MSDs pada staff kependidikan di lingkungan Universitas X. Survey dilakukan dengan menggunakan kuesioner Nordic Body Map guna mengetahui bagian tubuh yang mengalami MSDs. Teknik sampling penelitian ini mengunakan non-probability sampling dengan metode purposive sampling. Menggunakan uji univariat, dimana penyajian data yang digunakan yaitu statistik deskriptif menggunakan tabel frekuensi. Kesimpulan dari penelitian ini bahwa kejadian musculoskeletal disorders pada staff kependidikan di lingkungan universitas X cukup tinggi, dengan temuan 68 dari 72 responden, dengan bagian tubuh yang sering dilaporkan mengalami keluhan adalah pinggang (16.9%), leher atas (13.5%), leher bawah (10.8%), bahu kanan (9.5%) dan sebaran keluhan area tubuh lainnya (49.3%).
HUBUNGAN KETAHANAN DIRI DAN PERAN TEMAN SEBAYA DENGAN PERILAKU KESEHATAN REPRODUKSI REMAJA DI SMP NEGERI X JAKARTA SELATAN: CORRELATION OF SELF-RESILIENCE AND PEER ROLE WITH ADOLESCENT REPRODUCTIVE HEALTH BEHAVIOR IN SMP NEGERI X SOUTH JAKARTA Wulandari, Bebi Ayu; Ritanti, Ritanti
Quality : Jurnal Kesehatan Vol. 17 No. 2 (2023): Quality : Jurnal Kesehatan
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes RI Jakarta I

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36082/qjk.v17i2.1169

Abstract

Remaja sebagai generasi penerus bangsa rentan terhadap perilaku kesehatan reproduksi menyimpang, yang akan memberikan dampak seperti, penyakit menular seksual, kehamilan tidak diinginkan, pernikahan dini, abortus dan putus sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan ketahanan diri dan peran teman sebaya dengan perilaku kesehatan reproduksi remaja di SMP Negeri X Jakarta Selatan. Desain penelitian menggunakan kuantitatif jenis korelasional pendekatan cross-sectional dengan teknik pengumpulan sampel stratified random sampling. Sejumlah 260 remaja kelas VII, VIII di SMP Negeri X Jakarta Selatan berpartisipasi dalam penelitian. Analisa data univariat menggunakan uji proporsi dan analisa data bivariat menggunakan uji Chi-Square. Hasil penelitian ini yaitu terdapat hubungan yang signifikan antara ketahanan diri dengan perilaku kesehatan reproduksi remaja dengan hasil nilai 0,00 dan peran teman sebaya memiliki hubungan dengan perilaku kesehatan reproduksi remaja dengan nilai 0,00 Hasil penelitian ini memberikan rekomendasi kebijakan kepada Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta berupa pelayanan kesehatan reproduksi remaja ditatanan sekolah.
EFEKTIVITAS PSIKOEDUKASI KESEHATAN TERHADAP SIKAP KERJA PETUGAS PUSKESMAS DI WILAYAH KERJA KABUPATEN SOLOK: THE EFFECTIVENESS OF HEALTH PSYCOEDUCATION ON THE WORK ATTITUDES OF PUBLIC HEALTH CENTER STAFF IN SOLOK REGENCY Kasra, Kamal; Maputra, Yantri; Surya, Rezi Fatrima
Quality : Jurnal Kesehatan Vol. 17 No. 2 (2023): Quality : Jurnal Kesehatan
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes RI Jakarta I

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36082/qjk.v17i2.1173

Abstract

Peran petugas kesehatan sangat penting dalam kesuksesan program terutama program promotif dan preventif. Psikoedukasi kesehatan merupakan salah satu upaya yang diharapkan mampu meningkatkan sikap kerja petugas kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas intervensi psikoedukasi kesehatan terhadap sikap kerja petugas kesehatan puskesmas di wilayah kerja Dinas Kesehatan Kabupaten Solok. Penelitian dilakukan secara Kuantitatif dengan metode Quasy Experiment dengan One Group Pretest-Posttest pada 40 petugas program Promosi Kesehatan dan Penyakit Tidak Menular. Data dianalisis dengan Paired Sample T-Test pada SPSS. Gambaran sikap petugas terhadap program promotif dan preventif pada upaya pencegahan dan pengendalian PTM di wilayah kerja Dinas Kesehatan Kabupaten Solok didapatkan nilai rata-rata yang masih rendah, yaitu 218.20 sebelum intervensi dan 223.75 setelah dilakukan intervensi. Didapatkan hasil bahwa intervensi psikoedukasi kesehatan dapat meningkatkan sikap petugas kesehatan secara signifikan (p-value = 0.015).
EVALUASI CONTEXT, INPUT, PROCESS, PRODUCT DALAM PELAKSANAAN PENCEGAHAN DAN PENGENDALIAN INFEKSI TUBERKULOSIS DI KLINIK PENGOBATAN PENYAKIT PARU KEBUMEN: CIPP EVALUATION IN THE IMPLEMENTATION OF TUBERCULOSIS INFECTION PREVENTION AND CONTROL IN THE KEBUMEN LUNG DISEASE CLINIC Nadzifah, Zalfa; Arso, Septo Pawelas; Nandini, Nurhasmadiar
Quality : Jurnal Kesehatan Vol. 17 No. 2 (2023): Quality : Jurnal Kesehatan
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes RI Jakarta I

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36082/qjk.v17i2.1188

Abstract

Insiden tuberkulosis di Indonesia masih menempati urutan kedua terbesar di dunia dan kasus yang tinggi juga dapat dilihat di berbagai layanan kesehatan sehingga perlu adanya Pencegahan dan Pengendalian Infeksi (PPI) tuberkulosis untuk melindungi petugas kesehatan, pasien dan pengunjung fasilitas kesehatan, termasuk di Klinik Pengobatan Penyakit Paru Kebumen, kasus tuberkulosis terus meningkat hingga 213 kasus pada tahun 2022. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi pelaksanaan PPI TB menggunakan model Context, Input, Process, Product (CIPP). Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif melalui wawancara mendalam melalui judgement sampling yang dilaksanakan pada bulan Januari s.d. April 2023. Informan penelitian ini berjumlah 7 orang dengan informan utama adalah penanggung jawab program tuberkulosis, dokter, dan perawat. Informan triangulasi meliputi kepala tata usaha, kepala klinik, dan pasien di KP3 Kebumen. Analisis data dilakukan secara kualitatif dengan menganalisis empat pilar dalam panduan dengan teori CIPP. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PPI TB telah dilaksanakan di KP3 Kebumen, tetapi menemui beberapa kendala. Aspek konteks diketahui bahwa kebutuhan sudah sesuai dengan tujuan program, tetapi masih terdapat kendala terkadang mengalami kekurangan dana. Aspek input menunjukkan bahwa kebijakan, standar operasional prosedur, anggaran, tenaga, dan sarana prasarana mendukung pelaksanaan program, tetapi tenaga kesehatan mengalami kendala karena jumlah yang sedikit. Aspek proses menunjukkan PPI TB telah dilaksanakan sesuai dengan pedoman dalam hal manajemen, administrasi, lingkungan dan alat pelindung diri. Aspek produk menunjukkan proses pengendalian telah berjalan dengan baik.
STUDI KOMPARATIF STATUS PEKERJAAN DALAM MENGIKUTI KONSELING TERHADAP KEPATUHAN MINUM OBAT PADA PASIEN HIPERTENSI DI PUSKESMAS: COMPARATIVE STUDY OF OCCUPATIONAL STATUS IN FOLLOWING COUNSELING ON ADHERENCE TO TAKING MEDICATION IN HYPERTENSIVE PATIENTS Mumpuni, Mumpuni; Zakiyyah, Haura Nida; Manurung, Suryani
Quality : Jurnal Kesehatan Vol. 17 No. 2 (2023): Quality : Jurnal Kesehatan
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes RI Jakarta I

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36082/qjk.v17i2.1206

Abstract

Angka hipertensi di Indonesia sejak tahun 2013 hingga 2018 terus mengalami peningkatan. Pada tahun 2013 tercatat sebanyak 25,8%, angka tersebut terus mengalami peningkatan hingga tahun 2018 mencapai sebesar 34,1%. Kepatuhan minum obat mencegah risiko komplikasi serti penyakit JantungTujuan dari penelitian ini menganalisis perbandingan antara status pekerjaan dalam mengikuti konseling terhadap kepatuhan minum obat. Desain penelitian menggunakan cross sectional. Populasi penelitian pasien yang menderita hipertensi. Jumlah sampel sebanyak 70 responden untuk 2 kelompok (bekerja dan tidak bekerja). Kriteria inklusi adalah pasien yang di diagnosis hipertensi 1 bulan atau lebih, berobat ke puskesmas dan mendapat terapi pengobatan, usia minimal 18 tahun. Teknik pengambilan sampel menggunakakn purposive sampling. Penelitian dilakukan bulan Maret-Mei 2023 di Puskesmas. Pengambilan data menggunakan kuisioner MMAS-8 yang sudah melewati uji validitas dan reliabilitas dengan hasil item satu sampai delapan memiliki korelasi yang signifikan dengan skor (p<0,05). Uji reliabilitas didapatkan nilai 0,71 dimana dalam cronbach’s alpha dinyatakan reliabel jika hasil lebih dari 0,7.  Analisis data dengan uji frekuensi dan uji korelasi dengan chi-square.Hasil penelitian menunjukkan adanya perbandingan antara status pekerjaan dalam mengikuti konseling terhadap kepatuhan minum obat pasien hipertensi dengan p value=0,018 (p value<0,05). Faktor confounding menunjukkan adanya hubungan antara pasien yang bekerja dan tidak bekerja dalam mengikuti konseling dengan kepatuhan minum obat berdasarkan jenis kelamin, usia, pendidikan terakhir, dan lama menderita. Kesimpulan: status pekerjaan dalam mengikuti konseling berhubungan dengan kepatuhan minum obat.
ALTERNATIF PILIHAN INTERVENSI NON-FARMAKOLOGI TERHADAP PENURUNAN TEKANAN DARAH PENDERITA HIPERTENSI: SYSTEMATIC REVIEW: ALTERNATIVE CHOICES OF NON-PHARMACOLOGICAL INTERVENTIONS FOR REDUCING BLOOD PRESSURE IN HYPERTENSION PATIENTS: SYSTEMATIC REVIEW Li'wuliyya, Siti
Quality : Jurnal Kesehatan Vol. 18 No. 1 (2024): Quality : Jurnal Kesehatan
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes RI Jakarta I

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36082/qjk.v18i1.1247

Abstract

Data Riskesdas menyatakan bahwa hanya satu dari lima penderita hipertensi yang melakukan upaya pengendalian terhadap tekanan darahnya. Salah satu faktor rendahnya pengendalian hipertensi yaitu karena pengobatan farmakologi dengan obat antihipertensi yang terbatas, serta kepatuhan pasien yang buruk terhadap jadwal pengobatan yang ditentukan. Mengonsumsi obat antihipertensi dalam jangka waktu yang panjang dapat memberikan efek samping berbahaya. Dalam hal ini, intervensi non farmakologi dapat menjadi alternatif intervensi lain pada penderita hipertensi, karena tidak memberikan efek samping. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui alternatif pilihan intervensi non farmakologi dalam penurunan tekanan darah pada penderita hipertensi. Penelitian systematic review ini mengacu pada PRISMA (Preferred Reporting Items for Systematic Review and Meta-Analyses) dengan menggunakan situs database jurnal DOAJ, Garuda, PubMed, dan Sciencedirect. Dalam menentukan alternatif pilihan intervensi non farmakologi menggunakan formula effect size Cohen’s yang dinilai berdasarkan efektivitas intervensi. Kriteria inklusi penelitian ini adalah artikel menggunakan desain studi RCT dan quasi eksperimen, dipublikasikan dari Januari 2012-April 2023, dan artikel dengan responden untuk kelompok intervensi tidak mengonsumsi obat antihipertensi. Ditemukan sebanyak 22 artikel intervensi non farmakologi. Alternatif pilihan intervensi non farmakologi untuk penderita hipertensi dalam menurunkan tekanan darah, yang memiliki efektivitas kuat berdasarkan perhitungan effect size Cohen’s yaitu swedish massage, jalan pagi, konsumsi teh daun belimbing wuluh, relaksasi autogenik dan akupresur, yoga, teh bunga rosella, relaksasi otot progresif dan napas dalam, deep tissue massage, cincau hijau, bekam, slow deep breathing, sport massage, terapi benson, dan bekam kombinasi akupresur. Intervensi non farmakologi dapat menjadi pilihan pengobatan untuk membantu menurunkan atau mengelola tekanan darah. Penurunan tekanan darah setelah intervensi non farmakologi karena adanya penurunan aktivitas saraf simpatis serta adanya kandungan dalam minuman yang dikonsumsi.

Page 10 of 15 | Total Record : 141