cover
Contact Name
Sri Haryani
Contact Email
sri.ani37@gmail.com
Phone
+6283822133725
Journal Mail Official
qualityjurnal@gmail.com
Editorial Address
Jl. Wijayakusuma Raya No. 47-48 Cilandak - Jakarta Selatan
Location
Kota adm. jakarta selatan,
Dki jakarta
INDONESIA
Quality : Jurnal Kesehatan
ISSN : 19784325     EISSN : 26552434     DOI : https://doi.org/10.36082/qjk.v15i2.240
Core Subject : Health,
Quality : Jurnal Kesehatan aims to facilitate researchers, especially in the field of health to disseminate the results of his research. And disseminate knowledge to build new knowledge to the general public. This journal contains a script on Health Sciences that includes: Dental Nursing Orthotic Prosthetics Nursing Midwifery Health research in general
Articles 141 Documents
DETERMINAN YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN INFEKSI LUKA SECTIO CAESAREA: DETERMINANTS ASSOCIATED WITH THE INCIDENT OF CAESAREA SECTIO WOUND INFECTION Trisnawati, Reineldis Elsidianastika; Manggul, Makrina Sedista; Hamat, Viviana
Quality : Jurnal Kesehatan Vol. 17 No. 2 (2023): Quality : Jurnal Kesehatan
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes RI Jakarta I

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36082/qjk.v17i2.1249

Abstract

Infeksi luka operasi merupakan bagian dari masalah utama dalam praktik kebidanan yang dapat menyebabkan tingginya morbiditas dan mortalitas ibu. Sekitar 7,3% kematian ibu di Indonesia yang disebabkan oleh infeksi post sectio caesarea (SC). Terdapat beberapa factor yang berpengaruh terhadap infeksi luka operasi SC yakni status gizi ibu, mobilisasi dini dan perawatan luka. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui factor determinan yang berhubungan dengan kejadian infeksi luka SC pada ibu postpartum di RSUD Ruteng. Penelitian ini merupakan penelitian analitik kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Jumlah sampel penelitian sebanyak 60 responden, pengambilan sampel secara total sampling. Alat ukur yang digunakan pada penelitian ini berupa kuesioner yang berisikan daftar pertanyaan untuk mengukur variabel bebas dan terikat. Variabel bebas memuat pertanyaan tentang status gizi ibu, mobilisasi dini dan perawatan luka sedangkan Variabel terikat memuat pertanyaan tentang infeksi luka SC. Hasil penelitian menunjukan sebanyak 34 responden (56,7%) yang mengalami masalah infeksi luka operasi SC dari 60 respoden yang diteliti. Beberapa factor yang mempengaruhi terhadap infeksi luka operasi SC tersebut diantaranya factor status gizi (p=0.013), mobilisasi dini (p=0.004) dan perawatan luka (p=0.002). dapat disimpulkan bahwa hasil penelitian diketahui terdapat hubungan yang signifikan antara status gizi ibu, mobilisasi dini dan perawatan luka dengan infeksi luka sectio caesarea (SC). Pentingnya mengedukasikan tentang perawatan luka pasca operasi SC pada pasien, agar mereka dapat mengetahuai cara merawat luka SC yang baik sehingga mencegah terjadinya infeksi. Pasien juga diajarkan cara mobilisasi dini dan menjelaskan pentingnya nutrisi yang baik pasca operasi dengan tujuan membantu mempercepat proses pemulihan ibu. Tenaga kesehatan diharapkan lebih proaktif memberikan penyuluhan pada masyarakat tentang pencegahan infesksi luka bedah SC, hal ini dilakukan untuk meningkatkat derajat kesehatan ibu dan mengurangi morbiditas dan mortalitas ibu.
HUBUNGAN KADAR ASAM URAT DENGAN TEKANAN DARAH PADA CIVITAS AKADEMIK POLTEKKES KEMENKES BENGKULU: THE RELATIONSHIP BETWEEN URIC ACID LEVELS AND BLOOD PRESSURE IN THE ACADEMIC COMMUNITY OF THE BENGKULU MINISTRY OF HEALTH POLYTECHNIC Agustira, Vina; Simbolon, Demsa; Kusdalinah, Kusdalinah
Quality : Jurnal Kesehatan Vol. 17 No. 2 (2023): Quality : Jurnal Kesehatan
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes RI Jakarta I

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36082/qjk.v17i2.1288

Abstract

Latar Belakang: Asam urat merupakan produk akhir dari katabolisme purin dalam tubuh manusia. Penyebab meningkatnya kadar asam urat dipengaruhi oleh berbagai macam faktor antara lain alkohol, genetik, hipotiroid, obesitas, dan diet tinggi purin. Kadar asam urat yang tinggi dapat menjadi faktor risiko hipertensi. Prevalensi hipertensi di Indonesia (3,8%) termasuk tertinggi di antara Negara Asia lainnya, dan jauh lebih tinggi dibandingkan prevalensi hipertensi didunia (2,1%). Tujuan: Penelitian bertujuan mengetahui hubungan kadar asam urat dengan tekanan darah pada Civitas Akademik Poltekkes Kemenkes Bengkulu. Metode: Penelitian menggunakan data sekunder hasil Medical Check Up yang dilakukan di Laboratorium Prodia dengan pendekatan Cross Sectional dimana pengukuran asam urat dan tekanan darah secara bersamaan. Penelitian dilakukan pada tanggal 8-19 Mei 2023. Populasi adalah seluruh Civitas Akademik Poltekkes Kemenkes Bengkulu. Sampel sebanyak 74 orang yang memenuhi kriteria. Teknik sampling menggunakan teknik purposive sampling. Analisis univariat untuk mendeskripsikan masing-masing variabel, analisis bivariat menggunakan uji chi square. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan ada hubungan yang bermakna antara kadar asam urat dengan tekanan darah sistolik (p=0,002<0,005) dan tekanan darah diastolik pada Civitas Akademik Poltekkes Kemenkes Bengkulu (p=0,016 <0,005). Kesimpulan: Ada hubungan yang bermakna antara kadar asam urat dengan tekanan darah sistolik dan diastolik pada Civitas Akademik Poltekkes Kemenkes Bengkulu. Temuan ini dapat menjadi rekomendasi bagiseluruh Civitas Poltekkes Kemenkes seluruh Indonesia akan pentingnya pengaturan pola makan untuk mencegah tingginya asam urat sebagai faktor risiko hipertensi.
TERAPI AURICULAR ACUPRESSURE (AA) PADA PASIEN ACUTE LYMPHOBLASTIC LEUCEMIA (ALL) DENGAN KONSTIPASI : STUDI KASUS: AURICULAR ACUPRESSURE (AA) THERAPY IN ACUTE LYMPHOBLASTIC LEUCEMIA (ALL) PATIENTS WITH CONSTIPATION: CASE STUDIES Utami, Maria Putri Sari; Kusuma, Prima Daniyati; Sofiatun, Sofiatun
Quality : Jurnal Kesehatan Vol. 18 No. 1 (2024): Quality : Jurnal Kesehatan
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes RI Jakarta I

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36082/qjk.v18i1.1305

Abstract

Acute Lymphoblastic Leucemia (ALL) merupakan penyakit keganasan sel darah yang berasal dari sumsum tulang dan ditandai dengan poliferasi maligna sel leukosit immature yang terlihat adanya pertumbuhan sel abnormal. Salah satu masalah yang muncul pada pasien ALL adalah konstipasi, Hal ini disebabkan karena pengaruh terapi farmakologi dari obat opioid dan analgesik. Konstipasi dapat diatasi dengan terapi non farmakologi yaitu Auricular Acupressure (AA). Tujuan penelitian ini adalah untuk  mengetahui keefektifan terapi Auricular Acupressure (AA), dalam mengatasi konstipasi pada pasien ALL. Penelitian ini menggunakan studi kasus. Hasil penelitian diketahui   sebelum diberikan terapi AA perut puncit, teraba keras dan bunyi perut pekak, auskultasi bising usus 5x/menit, sedangkan setelah diberikan terapi AA klien bisa BAB dan terjadi perubahan pada abdomen tidak buncit (datar), perut lembek (tidak keras), bunyi perut timpani, bising usus 11x/menit dan terjadi peningkatan peristaltik usus. Penerapan terapi AA memberikan efek positif terhadap kondisi klien, penerapan terapi AA secara rutin dan didukung dengan mengkonsumsi buah papaya efektif dalam mengatasi konstipasi pada pasien ALL
PENGARUH ASUHAN KESEHATAN GIGI DAN MULUT ODONTEKTOMI DENGAN GENERAL ANESTESI PADA KECEMASAN DAN KEPUASAN PASIEN: THE EFFECT OF ODONTECTOMY WITH GENERAL ANESTHESIA'S DENTAL AND ORAL HEALTH CARE ON ANXIETY AND PATIENT SATISFACTION Dewi, Filanti Kusuma; Santoso, Bedjo; Fatmasari, Diyah
Quality : Jurnal Kesehatan Vol. 17 No. 2 (2023): Quality : Jurnal Kesehatan
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes RI Jakarta I

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36082/qjk.v17i2.1320

Abstract

Latar Belakang: Odontektomi merupakan suatu tindakan pencabutan gigi impaksi dengan pembedahan yang dilakukan oleh dokter gigi spesialis bedah mulut. Pembedahan dilakukan dengan anestesi lokal maupun general. Odontektomi merupakan tindakan kolaborasi antara dokter gigi spesialis bedah mulut dan tenaga kesehatan lainnya termasuk terapis gigi dan mulut. Saat dilakukan odontektomi, pasien cenderung merasakan kecemasan. Terapis gigi dan mulut memiliki kewenangan memberikan asuhan kesehatan gigi dan mulut yang dapat memberikan pengaruh terhadap kecemasan dan kepuasan yang dirasakan oleh pasien. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui pengaruh asuhan kesehatan gigi dan mulut odontektomi dengan general anestesi terhadap kecemasan dan kepuasan pasien. Desain penelitian menggnakan Quasi Experimental dengan rancangan pretest dan posttest control group design. Jumlah responden sebanyak 24 orang yang terbagi menjadi 2 yaitu kelompok intervensi (12 orang) yang diberikan asuhan kesehatan gigi dan mulut odontektomi dengan general anestesi an kelompok kontrol (12 orang) diberikan asuhan kesehatan gigi dan mulut. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner. Analisis data menggunakan uji statistik. Hasil: Asuhan kesehatan gigi dan mulut odontektomi dengan general anestesi penerapannya efektif dalam penurunan kecemasan pasien dan peningkatan kepuasan pasien. (p-value = 0,001). disimpulkan bahwa asuhan kesehatan gigi dan mulut efektif dalam menurunkan kecemasan pasien dan meningktkan kepuasan pasien.
HUBUNGAN RIWAYAT BERAT LAHIR DENGAN KEJADIAN STUNTING PADA BALITA DI DESA KENITEN KECAMATAN MOJO KABUPATEN KEDIRI : THE RELATIONSHIP BETWEEN BIRTH WEIGHT HISTORY AND THE INCIDENCE OF STUNTING IN TODDLERS IN KENITEN VILLAGE, MOJO DISTRICT, KEDIRI REGENCY Rahmasari, Salisa Putri; Yani, Erna Rahma; Wijayanti , Lumastri Ajeng; Sendra, Eny
Quality : Jurnal Kesehatan Vol. 18 No. 1 (2024): Quality : Jurnal Kesehatan
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes RI Jakarta I

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36082/qjk.v18i1.1421

Abstract

Stulnting adalah kondisi gagal tulmbulh pada anak balita akibat kelkulrangan gizi kronis selhingga anak telrlalul pelndelk ulntulk ulsianya, ataul delngan kata lain, nilai pada z-scorel kulrang dari -2SD (pelndelk) ataul kulrang dari -3SD (sangat pelndelk). Telrjadinya stulnting dipelngarulhi olelh belbelrapa faktor, salah satulnya adalah Bayi Belrat Lahir Relndah (BBLR). Belrat lahir yang kulrang dari 2500 gram melrulpakan faktor risiko yang melningkatkan telrjadinya stulnting. Tujuan penelitian ini adalah ulntulk melngeltahuli hulbulngan riwayat belrat lahir delngan keljadian stulnting pada balita di Desa Keniten Kecamatan Mojo Kabupaten Kediri. Meltodel pelnellitian melnggulnakan delsain stuldi kohort reltrospelktif. Popullasi selbanyak 150 delngan julmlah sampell 60 relspondeln diambil melnggulnakan telknik Simplel Random Sampling dan melinggulnakan analiisiis Uljii Cii-Squlareli. Hasil pelnellitian menunjukkan nilai p-valulel 0,003 atau < 0,05 yang artinya terdapat hulbulngan riiwayat belirat lahiir delingan kelijadiian stulntiing dii Delisa Keliniitelin Kelicamatan Mojo Kabulpatelin Kediri. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi rujukan untuk penelitian selanjutnya agar dapat meneliti lebih lanjut mengenai faktor-faktor terjadinya stunting.
DEVELOPMENT AND EFFECTIVENESS OF DIGITAL APPLICATION AS THE NEW SYSTEM TO ORGANIZE PRACTICUM MATERIALS AT SCHOOL OF PROSTHETICS ORTHOTICS IN POLYTECHNIC HEALTH SCIENCES JAKARTA I Nazier, Suci Anatasia; Triyani, Triyani; Annisa, Rizki; Gayatri, Padma Vidya; Putra, Raden Achmad Candra
Quality : Jurnal Kesehatan Vol. 17 No. 2 (2023): Quality : Jurnal Kesehatan
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes RI Jakarta I

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36082/qjk.v17i2.1423

Abstract

Introduction: The Prosthetic Orthotics (PO) School at Health Polytechnic Jakarta I relies on practical skills and various materials in its labs/workshops for device fabrication. To enhance logistics management, this study proposes a new digital application leveraging digital technology's efficiency. The aim is to improve the organization of logistics at the PO school, given the diversity and volume of practicum materials. The study involves developing and evaluating the effectiveness of the new digital application. Method: Using a mixed methods approach, the study employed a focus group discussion (FGD) to gather insights from managerial-level participants and student users. FGD participants discussed the expected design, features, and functions of the new digital management system, as they are actively involved in logistic management. The study also evaluated the new system by comparing it with the old manual system. Results and Conclusion: Participants expressed expectations for a digital application with user-friendly features, easy gadget access, access authorization, automation of stock tracking, and a warning system for stock shortages. The developed digital management system aligned with these expectations and demonstrated superior effectiveness when compared to the manual system in managing a diverse range of practicum materials at the PO School of Health Polytechnic Jakarta I. Time constraints during the COVID-19 lockdown limited the elaboration of additional key features, suggesting a need for future studies to explore other aspects based on the school's evolving needs.
A RETROSPECTIVE CLINICAL AUDIT OF QUALITY OF INDIRECT DIGITAL INTRAORAL RADIOGRAPHS TAKEN BY STUDENTS AND DENTAL ASSISTANTS IN AN UNDERGRADUATE DENTAL CLINIC Nalawade, Triveni; Shereiqi, Siham Al; Nahdi, Raqiya Al; Mallikarjuna, Rachappa; Saraf, Sanjay; Senaidi, Amer Al; Ismaily, Mohamed Al; Qutieshat, Abubaker
Quality : Jurnal Kesehatan Vol. 18 No. 1 (2024): Quality : Jurnal Kesehatan
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes RI Jakarta I

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36082/qjk.v18i1.1504

Abstract

Background: Intraoral radiographs are essential diagnostic tools in dentistry. Ensuring their quality is crucial for accurate diagnosis and treatment planning. This study compared the quality of radiographs produced by undergraduate dental students and qualified dental assistants to identify common errors and assess improvements following feedback and interventions. Methods: This retrospective, observational study compared the quality of digital bitewing and periapical radiographs taken by students and assistants across two audit cycles, with feedback provided between cycles. The radiographs were assessed using a modified quality assessment scale based on the Faculty of General Dental Practice (FGDP, UK) guidelines. Data were collected from the radiology imaging software, and a total of 100 intraoral digital radiographs were analyzed for each group in both cycles. Results: Initially, radiographs from both groups had issues, primarily positioning errors. After providing feedback and additional training, significant improvements were observed from Cycle 1 to Cycle 2. Dental assistants had a higher percentage of acceptable periapical radiographs, while students excelled in bitewing radiographs. Both groups demonstrated marked improvements, reflecting the effectiveness of the interventions. Conclusions: Continuous training, feedback, and quality assurance measures are vital for improving radiograph quality. A multifaceted approach, including updated equipment and adherence to quality control protocols, can significantly enhance patient care. The study highlights the importance of regular calibration and training for dental professionals to maintain high standards in radiographic practices. Further research is recommended to identify additional strategies for improving radiographic quality.
THE RELATIONSHIP BETWEEN WORK ATTITUDE AND LEADERSHIP WITH THE PERFORMANCE OF HEALTH WORKERS AT PUBLIC HEALTH CENTER IN PARIAMAN CITY Surya, Rezi Fatrima; Lestari, Yuniar; Kasra, Kamal
Quality : Jurnal Kesehatan Vol. 18 No. 1 (2024): Quality : Jurnal Kesehatan
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes RI Jakarta I

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36082/qjk.v18i1.1562

Abstract

The increase in the number of health workers by 26% from the previous year was not in line with the increase in program achievements at the Public Health Center (PHC) in the working area of the Pariaman City Health Office which had not yet reached the set targets such as the target for non-communicable disease services (NCD) which on average only reached 37.31% of the target. This is partly due to the low performance of health workers at the public health center. This study aims to analyze the relationship between work attitudes and leadership with the performance of health workers in the Essential Public Health Efforts (PHE) program at the Pariaman City Health Center. This study is quantitative research with a cross sectional approach. Sampling of this study was carried out by proportional random sampling of 89 respondents from a population of 100 health workers. The results showed that work attitude has a significant relationship with officer performance while leadership does not have a significant relationship with health workers performance.  It can be concluded that improving the health workers work attitudes will improve the performance of health workers and improving the leadership of the head of public health center does not improve the performance of the health workers.
PENGARUH KARAKTERISTIK IBU TERHADAP POLA ASUH MAKAN AUTORITATIF PADA BALITA: THE INFLUENCE OF MOTHER'S CHARACTERISTICS ON AUTHORITATIVE EATING PATTERNS IN TODDLER Agustina, Rakhmawati; Ati, Endang Puji
Quality : Jurnal Kesehatan Vol. 18 No. 1 (2024): Quality : Jurnal Kesehatan
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes RI Jakarta I

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36082/qjk.v18i1.1572

Abstract

Pola asuh makan autoritatif merupakan praktik pemberian makan yang positif dan dapat diterapkan untuk mengatasi masalah gizi. Namun sampai saat ini, pola asuh ini masih belum banyak diterapkan dengan tepat karena dipengaruhi oleh pendidikan, pekerjaan bahkan pengetahuan orang tua. Tujuan penelitian ini yakni untuk menganalisis hubungan karakteristik ibu dengan pola asuh makan pada balita. Metode: yakni dengan menggunakan penelitian kuantitatif dengan rancangan cross-section study design pada 96 total ibu dan balita usia 6-24 bulan di wilayah kerja Puskesmas Ranomut di Kota Manado. Responden dipilih dengan metode purposive sampling berdasarkan kriteria inklusi yang ditetapkan peneliti. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner Feeding Practices and Structure Questionnaire for Infants dan dianalisi dengan uji chie square. Hasil penelitian ini menunjukkan hubungan pendidikan dengan pola asuh makan autoritatif memiliki nilai p value > 0.05 yaitu sebesar 0.555 dan hubungan pendidikan dengan pola asuh makan autoritatif memiliki nilai p value > 0.05 yaitu sebesar 0.875. Kesimpulan: Tidak ada hubungan antara karakteristik ibu terhadap pola asuh makan autoritatif
IMPLEMENTASI KOMUNIKASI DAN BIROKRASI TERHADAP KEPATUHAN PROTOKOLER KESEHATAN PADA MASA COVID 19 (STUDI KASUS KOTA TERNATE) Muliana, Muliana; Pataha, Muhammad Faisal; Abdullah, Fadilah
Quality : Jurnal Kesehatan Vol. 18 No. 1 (2024): Quality : Jurnal Kesehatan
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes RI Jakarta I

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36082/qjk.v18i1.1573

Abstract

Virus corona atau COVID-19 ini pertama kali muncul di Kota Wuhan Republik Rakyat China pada akhir tahun 2019. Simpang siur mengenai penyebaran virus inipun bertebaran mulai dari dikarenakan hewan, makanan, atau sebab lain. Komisi kesehatan nasional kemudian mengkonfirmasi bahwa virus ini dapat menyebar dari manusia ke manusia atau dapat menempel dari benda-bendar yang bersentuhan dengan manusia yang terinfeksi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui implemntasi komunikasi dan birokrasi terhadap kepatuhan protokoler kesehatan pada masa pandemi COVID 19. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode campuran atau mixed method dengan desain concurrent triangulation. Jumlah sampel dan informan masing-masing terdiri dari 100 orang untuk data kuantitatif dan 7 orang untuk data kualitatif. Teknik pengumpulan data kuantitatif dalam penelitian ini berupa lembar kuesioner dan untuk data kualitatif dengan mengumpulkan informasi melalui wawancara, baik yang terstruktur maupun tidak, dokumentasi dan materi-materi visual. Hasil penelitian menujukkan adanya hubungan antara komunikasi dengan kepatuhan masyarakat dengan p value 0.003 dan nilai OR 4.080 dan adanya hubungan birokrasi dengan kepatuhan masyarakat dengan p value 0.042 dan OR 8,564. Meskipun Kota Ternate telah berada di zona medekati hijau dan tidak adanya lonjakan kasus hingga diambilnya data ini, namun komunikasi dan koordinasi harus tetap berjalan seefektif mungkin untuk mencapai target vaksinasi dan mencegah kembali adanya lonjakan kasus, Selain itu dalam hal birokrasi, pelaksanaan sesuai Standar Operasional Prosedure dan sistem pelaporan agar lebih terstruktur maka sebaiknya menyediakan prosedur penyampaian informasi yang baku dan prosedur komunikasi antar instansi terkait.

Page 11 of 15 | Total Record : 141