cover
Contact Name
Priyanto
Contact Email
priyanto@unja.ac.id
Phone
+6285266113072
Journal Mail Official
penapbsi@unja.ac.id
Editorial Address
Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia FKIP Universitas Jambi Kampus Pinang Masak Jl. Raya Jambi-Ma. Bulian KM 15 Mendalo Darat Jambi Postal code. 36361 (Mendalo Darat Jambi) E-mail: penapbsi@unja.ac.id
Location
Kota jambi,
Jambi
INDONESIA
Pena: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra
Published by Universitas Jambi
ISSN : 20893973     EISSN : 26157705     DOI : -
Core Subject : Education,
Pena: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra is a review journal that can be used as a place for publication of innovative research-research in the field of teaching and learning of language and literature. More specifically some fields that are relevant to the aims and scope of the Pena: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra are: 1. Teaching and learning of Indonesian language and literature. 2. Development research in learning Indonesian language and literature. 3. Evaluation of learning Indonesian language and literature. 4. Language research. 5. Literary research.
Articles 175 Documents
Penginovasian Bentuk Disfemisme pada Berita Online dan Relevansinya pada Bahan Ajar Bahasa Indonesia di SMP Nivia Putri Ratna Juwita; Agus Budi Wahyudi
Pena : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 7 No. 2 (2018): Pena: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (518.125 KB) | DOI: 10.22437/pena.v7i2.5323

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan (1) menemukan bentuk dan fungsi disfemisme pada berita online “detik.com”, (2) menginovasikan bentuk disfemisme pada berita online “detik.com”, dan (3) mendeskripsikan relevansi penginovasian bentuk disfemisme pada berita online “detik.com” sebagai bahan ajar bahasa Indonesia di SMP. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif. Sumber data penelitian ini yaitu berita online detik.com. Data penelitian ini berupa bentuk dan fungsi disfemisme yang terdapat di berita online detik.com. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik simak dan catat. Keabsahan data dalam penelitian ini menggunakan triangulasi teori. Penelitian ini menggunakan metode agih dan padan referensial, dengan teknik analisis data menggunakan teknik ganti. Berdasarkan hasil penelitian dari 50 bentuk disfemisme menunjukkan pertama, terdapat tiga bentuk disfemisme yaitu disfemisme bentuk kata, disfemisme bentuk frasa, dan disfemisme bentuk klausa. Kedua, terdapat tujuh fungsi disfemisme, yaitu mengungkapkan keheranan, mengungkapkan keintiman dalam pergaulan, mengungkapkan emosi, mengungkapkan rasa kesal, mengungkapkan penghinaan, mengungkapkan candaan atau tujuan melawak, dan mengungkapkan frustasi dan jengkel. Kata kunci: bentuk, disfemisme, fungsi, penginovasian, relevansi Abstract This study aims to describe (1) find the form and function of dysphemism in online news "detik.com", (2) to innovate the form of dysphemism on online news "detik.com", and (3) to describe the relevance of the innovation of the form of dysphemism on online news " detik.com "as Indonesian language teaching materials in junior high school. The type of research used in this study is descriptive qualitative research. Sources of research data is online news detik.com. This research data in the form and function of dysphemism contained in online news detik.com. Techniques of data collection using techniques refer and note. Validity of data in this study using triangulation theory. This research uses the method of agih and referential padan, with data analysis technique using change technique. Based on the results of the research of 50 forms of dysphemism show first, there are three forms of dysphemism, namely word form dysphemism, phrase form dysphemism, and clauses dysphemism. Secondly, there are seven functions of dysphemism: expressing astonishment, expressing social intimacy, expressing emotions, expressing resentment, expressing contempt, expressing jokes or jesting purposes, and expressing frustration and irritation. Keywords: dysphemism, form, function, innovation, relevance
Novel Pukat Karya Tere Liye sebagai Materi dan Pengembang Moral: Kajian Literasi Moral Akhmad Idris
Pena : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 7 No. 2 (2018): Pena: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (593.23 KB) | DOI: 10.22437/pena.v7i2.5700

Abstract

Abstrak Pendidikan memegang peran sentral dalam pembentukan karakter siswa. Melalui lembaga pendidikan diharapkan terbentuk seorang siswa yang cerdas dan melek moral. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan literasi moral dalam novel Pukat karya Tere Liye yang berupa kepekaan etika, kemampuan penalaran etis, dan imajinasi moral. Penelitian ini berjenis deskriptif kualitatif dan menggunakan pendekatan objektif. Pengumpulan data menggunakan teknik pustaka, sedangkan penganalisisan data menggunakan teknik analisis konten. Analisis konten dilakukan dengan cara inferensi dan analisis. Teori yang digunakan adalah Literasi Moral milik Nancy Tuana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bentuk kepekaan etika dalam novel Pukat karya Tere Liye terdapat pada hubungan pertemanan dan praktik kejujuran. Bentuk penalaran etis terdapat pada penalaran terhadap kebaikan dan hakikat kejujuran. Imajinasi moral terdapat pada sebutan diri dan cita-cita. Kata kunci: Literasi Moral, Sastra, dan Tere Liye Abstract Education holds a central role in the formation of the character student’s. Through educational institutions are expected to take shape a intelligent student’s and moral literate. This research aims to explain the moral literacy in Pukat Novel by Tere Liye include ethical sensitivity, ethical reasoning ability, and moral imagination. This research is a qualitative descriptive research using an objective approach. Library techniques are used as the Data Collection, while content analysis techniques are used as the Data Analysis.Content analysis is done by way of inference and analysis. This study uses Nancy Tuana's Moral Literacy theory. The results show that the ethical sensitivity in Pukat Novel is friendship and honesty practice.The ethical form of reasoning in is the moral goodness and honesty. The moral imagination form is the name of self-identity and ideals. Keywords: Moral Literacy, Literature, Tere Liye
Pengembangan Bahan Ajar Video Berbasis Kearifan Lokal pada Mata Kuliah Drama di FKIP Universitas Jambi Larlen .; Agus Salim; Liza Septa Wilyanti
Pena : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 7 No. 2 (2018): Pena: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (693.382 KB) | DOI: 10.22437/pena.v7i2.5701

Abstract

Abstrak Penelitian ini berjudul “Pengembangan Bahan Ajar Video Berbasis Kearifan Lokal pada Mata Kuliah Drama di FKIP Universitas Jambi”. Adapun tujuan dari penelitian ini dibagi menjadi dua aspek, (1) mendeskripsikan bentuk produk bahan ajar video berbasis kearifan lokal pada Mata Kuliah Drama di FKIP Universitas Jambi, (2) mendeskripsikan validitas, praktikalitas, dan efektivitas bahan ajar video berbasis kearifan lokal pada Mata Kuliah Drama di FKIP Universitas Jambi. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan yang mengikuti langkah ADDIE (analize, design, develop, implement, dan evaluate).Teknik pengumpulan data melalui observasi, kuesioner, dan tes. Data dianalisis menggunakan teknik analisis data deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Berdasarkan hasil analisis data, hasil penelitian ini adalah sebagai berikut. (1) bentuk pengembangan bahan ajar video ber berbasis kearifan lokal pada Mata Kuliah Drama berisikan (a) pendahuluan atau teori pengantar oleh dosen pengampu, (b)video tampilan drama Orang Kayo Hitam: Asal-Usul Tanah Pilih Jambi karya Febrianiko Satria, (c) pembahasan teoretis tampilan drama Orang Kayo Hitam: Asal-Usul Tanah Pilih Jambi karya Febrianiko Satria yang telah disaksikan, (d) penugasan dan penutup oleh dosen pengampu. Setelah dilakukan uji validasi, dapat disimpulkan produk penelitian ini valid. Selanjutnya, produk penelitian juga telah diimplementasikan kepada mahasiswa dan dinyatakan praktis dan efektif. Kata kunci: bahan ajar video, kearifan lokal, kursus drama Abstrack This research entitled "Development of Video Teaching Materials Based on Local Wisdom in Drama Courses at FKIP Jambi University". The purpose of this study is divided into two aspects, (1) describe the form of video teaching materials based on local wisdom in the Drama Course in FKIP Jambi University, (2) describe the validity, practicality, and effectiveness of video teaching materials based on local wisdom in the course Drama at FKIP Jambi University. This research is a development research that follows the steps of ADDIE (analize, design, develop, implement, and evaluate). Data collection techniques through observation, questionnaires, and tests. Data were analyzed using qualitative and quantitative descriptive data analysis techniques. Based on the results of data analysis, the results of this study are as follows. (1) the form of developing video teaching materials based on local wisdom in the Drama Course contains (a) introduction or introductory theory by lecturers, (b) video display of the drama Orang Kayo Hitam: Tanah Pilih Negeri Jambi,(c ) theoretical discussion on the drama appearance of Orang Kayo Hitam: Tanah Pilih Negeri Jambi which was witnessed, (d) assignment and closing by the lecturer. After validation testing, it can be concluded that this research product is valid. Furthermore, research products have also been implemented for students and declared practical and effective. Keywords: video teaching materials, local wisdom, drama courses
Analisis Kesantunan Berbahasa dalam Debat Publik Calon Bupati Kabupaten Kerinci Tahun 2018 Akhyaruddin Akhyaruddin; Priyanto Priyanto; Ageza Agusti
Pena : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 7 No. 2 (2018): Pena: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (620.5 KB) | DOI: 10.22437/pena.v7i2.5740

Abstract

Abstrak Debat kandidat kepala daerah menjadi salah satu sarana untuk meningkatkan kualitas kandidat. Para kandidat akan menjelaskan latar belakang dan program kerja kepada masyarakat. Untuk itu para kandidat dituntut untuk menjelaskan program yang ditawarkan kepada masyarakat dengan bahsa yang tepat. Selain itu, untuk menghadapi lawan debat perlu menggunakan strategi dan bahasa yang mencakup maksim-maksim prinsip sopan santun yang tepat. Penelitian ini bertujuan untuk mendiskripsikan kesantunan berbahasa yakni prinsip sopan santun dalam debat publik Kabupaten Kerinci Provinsi Jambi tahun 2018. Panjangnya ujaran digunakan secara maksimal untuk menyerang mitra tutur yang dianggap tidak sepaham dan juga untuk mempromosikan keunggulan diri sendiri serta keinginan untuk memaksimalkan kerugian pada mitra tutur. Dalam pelanggaran maksim-maksim tersebut memunculkan maksud berupa menginformasikan, menyindir, berpendapat, menyarankan, mengkritik, mengeluh, serta pembelaan. Penelitian ini menghasilkan luaran memaksimalkan pelanggaran maksim untuk debat kandidat. Kata Kunci: Kesantunan berbahasa, prinsip sopan santun Abstract Regional leader candidate debate become one of the means to increase the quality of the candidate. The candidates will explain their background and work program to the community. Because of it the candidates have to explain the program that they offer in the correct language. In addition, to face their contender, they need to use the correct language and strategy that include the use of correct politeness maxims. This research aim to describe a speaking politeness specifically manners principle in Kerinci district’s regent candidate public debate 2018. The maximum length of the utterance to attack their contender with different understanding and to promote their own strength and to maximize their contender’s loss. The maxim violation mean to inform, satirize, argue, criticize, complain, and defend. This research generate contribution to maximize the maxim’s violation to candidate debate. Keywords: speaking politeness, manners principle.
Pengembangan Materi Keterampilan Mengajar Berbasis Problem Based Learning untuk Meningkatkan Kompetensi Pedagogik Mahasiswa Imam Suwardi; Panut Setiono
Pena : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 7 No. 2 (2018): Pena: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (489.374 KB) | DOI: 10.22437/pena.v7i2.5742

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh kevalidan, kepraktisan dan kemenarikan untuk produk pengembangan materi keterampilan mengajar berbasis Problem Based Learning untuk meningkatkan kompetensi pedagogik mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Jambi yang disusun kedalam bentuk modul belajar. Langkah – langkah yang dilakukan dalam penelitian ini mengikuti langkah – langkah Model Dick, Carrey & Carrey (2009) yang disederhanakan menjadi sembilan dari sepuluh langkah yang ada. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini yaitu angket validasi ahli angket kepraktisan dari teman sejawat dan uji kemenarikan dari mahasiswa. Dari hasil uji kelayakan produk pengembangan pada hasil uji validasi ahli mendapat skor presentase sebesar 84,62%, produk yang sudah dikembangkan sangat layak untuk digunakan. Uji kepraktisan berdasarkan hasil tanggapan dosen terhadap modul belajar sebesar 91,2 %, produk yang dikembangkan masuk dalan kategori kriteria digunakan tanpa revisi. Pada uji kepraktisan melalui tanggapan perserta didik diperoleh hasil dengan presentase rata-rata sebesar 75,16%, hasil ini berada pada tingkat kualifikasi layak. Kata Kunci: problem based learning, kompetensi pedagogik Abstract This study aims to obtain validity, practicality and attractiveness for the development of teaching skills based on Problem Based Learning materials to improve the pedagogical competence of students of the Jambi University Language and Literature Education Study Program at the University of Jambi which is organized into learning modules. The steps taken in this study follow the steps of Model Dick, Carrey & Carrey (2009) which are simplified into nine of the ten steps. The instruments used in this study were expert validation questionnaires from practical questionnaires from peers and tests of student interest. From the results of the product development feasibility test on the results of the expert validation test got a percentage score of 84.62%, the products that have been developed are very feasible to use. Practicality test based on the results of the lecturers' responses to the learning module was 91.2%, the products developed in the criteria category were used without revision. In the practicality test through student responses obtained results with an average percentage of 75.16%, these results are at the level of eligibility. Keywords: problem based learning, pedagogic competence
Tamadun Melayu Jambi: Kajian Etnografi Rustam .
Pena : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 8 No. 1 (2018): Pena: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (453.4 KB) | DOI: 10.22437/pena.v8i1.5822

Abstract

Abstrak Tujuan penelitian ini mendeskripsikan konsep melayu Jambi dipandang dari ras, bahasa dan budaya; nilai ketamadunan melayu Jambi dipandang dari Islam; dan implementasi ketamadunan melayu Jambi dalam masyarakat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan kajian etnografi. Partisipan adalah tokoh masyarakat, tokoh adat, dan masyarakat dengan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil dari penelitian yaitu (1) Melayu Jambi dipandang dari tiga domain, yaitu rasa atau genetika, bahasa dan budaya. (2) Nilai ketamadunan melayu Jambi bersumber dari Islam yang dimplementasikan dalam beberapa aspek kehidupan masyarakat melayu Jambi, dan (3) Implementasi tamadun melayu Jambi berdasarkan analisis fenomena kebudayaan melayu Jambi yang mencirikan pendidikan karakter bangsa bisa dilihat dalam hal: berpegang pada akidah Islam sebagai asas pandangan semestanya; sangat menghormati pemimpin; amat menjaga adat resam termasuk pantang larang dan adat istiadat; memberi keutamaan kepada yang tua atau berusia; mengutamakan ikatan kekeluargaan dan hubungan silaturahim; bersopan santun; berbudi bahasa; bermusyawarah atau bermufakat; dan gotong ronyong. Kata kunci: tamadun melayu, masyarakat Jambi, etnografi Abstract The purpose of this study is to describe the Jambi Malay concept in terms of race, language and culture; the value of ketamadunan melayu Jambi is seen from Islam; and the implementation of the Jambi melodies in the community. This study uses a qualitative approach with ethnographic studies. Participants are community leaders, traditional leaders, and the community with interviews, observation, and documentation. The results of the study are (1) Jambi Malay viewed from three domains, namely taste or genetics, language and culture. (2) The value of the Jambi Malay community originates from Islam implemented in several aspects of Jambi Malay people's life, and (3) The implementation of Jambi Malay Culture based on an analysis of the phenomenon of Jambi Malay culture that characterizes national character education can be seen in terms of: adhering to Islamic faith as a principle proper view; very respectful of leaders; very guarding traditional customs including abstinence and customs; give priority to the old or old; prioritizing family ties and friendship relations; manners; urbane; deliberate or agree; and mutual cooperation. Keywords: Malay civilization, Jambi society, ethnography
Pemahaman Guru Bahasa Indonesia SMP dan SMA dalam Mengembangkan Butir-butir Pembelajaran Kebahasaan dengan Pendekatan Komunikatif Berbasis Teks Eddy Pahar Harahap
Pena : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 8 No. 1 (2018): Pena: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (484.365 KB) | DOI: 10.22437/pena.v8i1.6214

Abstract

Tahun 2013 telah diberlakukan kurikulum 2013. Perubahan kurikulum ini terletak proses kegiatan. Kegiatan dikembangkan untuk mengembangkan potensi berbahasa, kognisi, kepribadian, dan emosi siswa. Dalam mengembangkan potensi tersebut, pendekatan yang dipakai adalah komunikatif berbasis teks. Salah-satu pembelajaran bahasa Indonesia adalah butir-butir pembelajaran kebahasan. Oleh karena itu, guru diharapkan mengembangkan butir-butir kebahasaan dengan pendekatan komunikatif berbasis teks. Subjek penelitian adalah guru-guru Bahasa Indonesia SMP dan SMA Negeri Kota Kuala Tungkal. Dasar pengambilan subjek guru-guru bahasa Indonesia di kota Kuala Tungkal; sudah mendapat pelatihan Kurikulum 2013, dan aktif dalam kegiatan MGMP Bahasa Indonesia. Hasil penelitian dikemukakan, sebagai berikut; (1) guru mengembangkan butir-butir pembelajaran kebahasan bertumpuh pada teks, (2) guru mengembangkan butir-butir pembelajaran kebahasan metode diskusi lalu siswa mengambil contoh dalam teks di buku siswa, (3) guru mengembangkan butir-butir pembelajaran kebahasan dengan metode tanya-jawab, dan contoh bermula dari guru, siswa berdiskusi mencari contoh lain, dan (4) guru mengembangkan butir-butir pembelajaran kebahasan dengan metode tanya jawab kepada siswa dan siswa menjawab secara individu. Kurikulum bahasa Indonesia 2013 pada pendekatan berbasis teks. Oleh karena itu, diharapkan guru mengembangkan mencari contoh-contoh dalam wacana atau teks-teks dalam buku. Tujuannya dengan belajar butir-butir kebahasaan, dapat membantu siswa meningkatkan minat literasi sesuai dengan filosofi kurikulum tersebut.
Rancangan Morfologi Bahasa Suku Anak Dalam Jambi Sebagai Buku Ajar Muatan Lokal Kamarudin Kamarudin
Pena : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 8 No. 1 (2018): Pena: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (694.78 KB) | DOI: 10.22437/pena.v8i1.6215

Abstract

This study aims to describe and design a language morphology Suku Anak Dalam (BSAD) into a textbook. Research conducted at the Batanghari Bungku Jambi. This study used a qualitative approach. The research subject BSAD speakers. Data collection techniques using literature techniques, record, note. Data were analyzed using a unified and agih. Data validation is done by extending and triangulation. The results showed language Suku Anak Dalam own; (1) morpheme, namely; free morpheme and morpheme, (2) the morphological form of pengimbuhan and looping, (3) the form of prefixes morfofenemis mәN- and pәN-. (4) class in the form of words; verbs, adjectives and nouns. Based on the results of the study of language Suku Anak Dalam above it can be designed textbook morphology language Suku Anak Dalam consisting of: (1) the preface, (2) content, (3) the torso is composed of chapters, subchapters, as well as instructional objectives , (4) references, (5) a glossary, and (6) Index. Keywords: Morphology, Textbook
Pendidikan Karakter Siswa melalui Cerita Fantasi dalam Buku Bahasa Indonesia SMP/MTs Kelas VII Edisi Revisi 2017 Dwi Septiani
Pena : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 8 No. 1 (2018): Pena: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (512.11 KB) | DOI: 10.22437/pena.v8i1.6469

Abstract

Karya sastra di sekolah dapat dijadikan sebagai salah satu sarana pembentukan dan penguatan pendidikan karakter siswa. Melalui materi cerita fantasi, pembelajaran bahasa dan sastra Indonesia pada tingkat SMP/MTs dapat berperan sebagai alat untuk membentuk dan menguatkan pendidikan karakter pada diri siswa. Oleh karena itu, berbagai penelitian tentang pembelajaran sastra di tingkat SMP/MTs, khususnya cerita fantasi yang dapat membentuk pendidikan karakter perlu dilakukan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif. Data primer dalam penelitian ini adalah dua cerita fantasi berjudul “Kekuatan Ekor Biru Nataga” karya Ugi Agustono dan “Berlian Tiga Warna” oleh Fanisa Miftah Riani dalam buku siswa kelas SMP/MTs berjudul Bahasa Indonesia SMP/MTs Kelas VII Edisi Revisi. Melalui unsur tema dan amanat dalam dua cerita fantasi di atas, diharapkan siswa memiliki watak dan perilaku yang positif dalam berinteraksi antarmanusia serta rasa nasionalisme terhadap tanah air. Berdasarkan hasil penelitian, teridentifikasi bahwa unsur intrinsik, yakni tema dan amanat pada cerita fantasi dapat dijadikan sebagai sarana utama untuk pembentukan pendidikan karakter yang positif pada diri siswa
Pengembangan Modul Pembelajaran Menulis Puisi Berbasis Experiential Learning untuk Siswa SMP Kelas VIII Liya Selibauti; Maizar Karim
Pena : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 8 No. 1 (2018): Pena: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (333.325 KB) | DOI: 10.22437/pena.v8i1.6560

Abstract

Abstrak Penelitian dan pengembangan ini bertujuan mengembangkan dan menghasilkan sebuah modul pembelajaran menulis puisi. Selain itu, penelitian dan pengembangan ini juga bertujuan mendeskripsikan proses pengembangan modul menulis puisi berbasisi experiential learning untuk siswa kelas VIII SMP, mendeksripsikan kelayakan modul berdasarkan penilaian dan validasi oleh ahli media, ahli materi, guru bahasa Indonesia, dan uji coba terhadap siswa. Penelitian ini termasuk penelitian pengembangan dengan menggunakan deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian dan pengembangan modul berdasarkan penelitian dan pengumpulan informasi awal, perencanaan, pengembangan format produk, uji coba skala kecil, dan revisi akhir serta penyempurnaan produk memperoleh skor rata-rata 4,43 dengan persentase 88,6% bekategori “Sangat Layak” berasal dari penilaian dan validasi ahli media, ahli materi, dan guru bahasa Indonesia. Hasil dari uji coba terhadap siswa memperoleh skor rata-rata 4,58 dengan persentase 91,6% berkategori “Sangat Layak”. Dapat disimpulkan berdasarkan skor rata-rata penilaian dari ahli media, ahli materi, guru bahasa Indonesia, dan uji coba terhadap siswa dapat disimpulkan bahwa modul pembelajaran menulis puisi berbasis experiential learning untuk siswa kelas VIII SMP sangat layak digunakan secara mandiri sebagai media pembelajaran tambahan bagi siswa. Kata Kunci : Pengembangan, modul, menulis puisi, experiential learning Abstract This research and development aim to develop and produce a learning module to write poetry. In addition, this research and development also aim to describe the process of developing a poetry writing module based on experiential learning for junior high school eighth-grade students, describing the feasibility of the module based on assessment and validation by media experts, material experts, Indonesian teachers, and testing of students. This research includes development research using quantitative descriptive. The results of research and development modules based on research and initial information gathering, planning, product format development, small-scale trials, and final revisions and product improvements obtained an average score of 4.43 with the percentage of 88.6% of the category "Very Worthy" coming from assessment and validation of media experts, material experts, and Indonesian language teachers. The results of the trials on students obtained an average score of 4.58 with a percentage of 91.6% categorized as "Very Worthy". It can be concluded based on the average score of assessment from media experts, material experts, Indonesian language teachers, and trials on students. It can be concluded that poetry writing learning modules based on experiential learning for junior high school students are very suitable to be used independently as additional learning media for students. Keywords: Development, modules, poetry writing, experiential learning

Page 9 of 18 | Total Record : 175


Filter by Year

2012 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 15 No. 2 (2025): Pena: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 15 No. 1 (2025): Pena: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 14 No. 2 (2024): Pena: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 14 No. 1 (2024): Pena: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 13 No. 2 (2023): Pena: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 13 No. 1 (2023): Pena: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 12 No. 2 (2022): Pena: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 12 No. 1 (2022): Pena: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 11 No. 2 (2021): Pena: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 11 No. 1 (2021): Pena: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 10 No. 2 (2020): Pena: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 10 No. 1 (2020): Pena: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 9 No. 2 (2019): Pena: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 9 No. 1 (2019): Pena: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 8 No. 1 (2018): Pena: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 7 No. 2 (2018): Pena: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 7 No. 1 (2017): Pena: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 6 No. 2 (2017): Pena: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 6 No. 1 (2016): Pena: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 5 No. 2 (2016): Pena: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 5 No. 1 (2015): Pena: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 4 No. 2 (2015): Pena: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 4 No. 1 (2014): Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 3 No. 2 (2014): Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 3 No. 1 (2013): Jurnal Pendidikan dan Bahasa Sastra Vol. 2 No. 2 (2013): Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 2 No. 1 (2012): Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 1 No. 2 (2012): Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra More Issue