cover
Contact Name
Priyanto
Contact Email
priyanto@unja.ac.id
Phone
+6285266113072
Journal Mail Official
penapbsi@unja.ac.id
Editorial Address
Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia FKIP Universitas Jambi Kampus Pinang Masak Jl. Raya Jambi-Ma. Bulian KM 15 Mendalo Darat Jambi Postal code. 36361 (Mendalo Darat Jambi) E-mail: penapbsi@unja.ac.id
Location
Kota jambi,
Jambi
INDONESIA
Pena: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra
Published by Universitas Jambi
ISSN : 20893973     EISSN : 26157705     DOI : -
Core Subject : Education,
Pena: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra is a review journal that can be used as a place for publication of innovative research-research in the field of teaching and learning of language and literature. More specifically some fields that are relevant to the aims and scope of the Pena: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra are: 1. Teaching and learning of Indonesian language and literature. 2. Development research in learning Indonesian language and literature. 3. Evaluation of learning Indonesian language and literature. 4. Language research. 5. Literary research.
Articles 175 Documents
Analisis Kebutuhan Pengembangan Materi Keterampilan Mengajar Berbasis Problem Based Learning Untuk Meningkatkan Kompetensi Pedagogik Pada Mahasiswa FKIP Universitas Jambi Panut Setiono; Imam Suwardi Wibowo
Pena : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 9 No. 1 (2019): Pena: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (663.984 KB) | DOI: 10.22437/pena.v9i1.7047

Abstract

Guru kompeten adalah guru yang memiliki kemampuan, keterampilan dan kompetensi dalam melaksanakan praktik pendidikan, terutama di dalam kelas. Kegiatan ini wajib dilakukan oleh guru dalam mengembangkan seluruh aspek yang dimiliki oleh peserta didik. Tujuan penelitian yang dilakukan adalah untuk menganalisis kebutuhan pengembangan materi keterampilan mengajar berbasis Problem Based Learning untuk meningkatkan kompetensi pedagogik pada mahasiswa FKIP Universitas Jambi. Salah satu langkah dalam prosedur penelitian dan pengembangan 4D yang digunakan untuk mengembangkan pengembangan materi keterampilan mengajar berbasis Problem Based Learning untuk meningkatkan kompetensi pedagogik pada mahasiswa FKIP Universitas Jambi ini adalah tahap pendefinisian (define). Dari hasil penelitian diperoleh bahwa: Pertama, produk yang dihasilkan selama ini belum terarah kepada perangkat pembelajaran yang menarik dalam format yang baku dan utuh; Kedua, Konsistensi dan standar dalam menghasilkan perangkat pembelajaran yang menjadi patokan sangat dirasakan perlu dalam menunjang keselarasan dan kesesuaian untuk pencapaian kompetensi yang diinginkan dan Ketiga, kebutuhan format dan desain dari perangkat pembelajaran yang baku dan spesifik. Dalam perkembangan selanjutnya model desain perangkat pembelajaran akan diujikan dalam kelompok kecil yang akan dijadikan informasi dalam perbaikan dan analisis kekurangan terhadap produk yang dihasilkan
Analisis Morfofonemik Bahasa Melayu Jambi sebagai Pengembangan Bahan Ajar Morfologi Bahasa Indonesia Akhyaruddin Akhyaruddin; Ageza Agusti; Hilman Yusra
Pena : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 9 No. 2 (2019): Pena: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (261.484 KB) | DOI: 10.22437/pena.v9i2.7641

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan mengembangkan bahan ajar morfologi bahasa Indonesia dengan menambahkan bahasa Melayu Jambi sebagai muatan lokal. Hal ini dilandasi oleh perubahan visi dan misi Prodi yang terimplikasikan dalam kurikulum yang belum diiringi dengan tersedianya sumber belajar yang sesuai dengan tuntutan kurikulum dan kebutuhan mahasiswa. Kebutuhan bahan ajar yang relevan dengan kurikulum dan kebutuhan mahasiswa didapatkan dengan menggunakan studi lapangan, kepustakaan, angket, dan wawancara terbuka. Hasilnya, mahasiswa membutuhkan materi yang berkaitan morfologi khususnya morfofonemik. Materi baru tersebut ditambah dengan materi yang sudah ada dikembangkan sesuai dengan prosedur pengembangan bahan ajar. Pengembangan bahan ajar dimulai dengan tahap analisis kebutuhan, perancangan, pengembangan, evaluasi, dan revisi. Selanjutnya, hasil pengembangan divalidasi oleh ahli materi morfologi Bahasa Indonesia. Untuk menguji pemahaman mahasiswa terhadap bahan ajar yang telah dikembangkan, dilakukan uji coba kepada mahasiswa sebagai pengguna. Uji coba ini memperlihatkan hasil bahwa mahasiswa memahami dengan baik bahan ajar yang telah disusun. Kata kunci: bahan ajar, morfologi, pengembangan Abstract This research aimed to develop Indonesian morphology learning material along with Malay language as local content. This idea based on the Indonesian study program of faculty of teacher training and education’s revolution of vision and mission that implied from the curriculum with the lack of availability of learning material that accordance with curriculum demand and students’ need. The need of learning material that revelant with curriculum and students’ need was gotten by using field study, literature review, questionnaire, and open-ended interview. In result, students need material that related with morphology, especially morphophonemic. This new learning material was added by the existence material and be developed according to the procedure of developing learning material. The material development begun with need analysis stage, design stage, development stage, evaluation stage, and revision. Next, the result of material development be validated by morphology expert of Bahasa Indonesia. To assess students’ understanding towards the learning ma terial that had been developed, the try out was implemented to the students as book users. This implementation showed that students understood the learning material that had been developed very well. Keyword: learning material, morphology, development
Kearifan Lokal Melayu dalam Karya Sastra Melayu Klasik Maizar Karim
Pena : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 9 No. 2 (2019): Pena: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (384.639 KB) | DOI: 10.22437/pena.v9i2.7642

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kearifan lokal Melayu dalam karya sastra Melayu klasik. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif dengan metode deskriptif analisis. Teori kajiannya adalah hermeneutik. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kearifan lokal Melayu dalam karya sastra Melayu klasik dikategorikan atas tiga nilai, yakni: (1) kebudian: budi merupakan patokan berperilaku, semangat dan energi hidup (elan vital); budi merupakan cita-cita hidup orang Melayu. (2) keindahan: konsep kekayaan atau kebesaran Allah, wujud yang sempurna yang dikaruniai Allah kepada benda-benda, pancaran potensi kreatif ilahi, sesuatu yang luar biasa, sesuatu yang berbagai-bagai, dan sesuatu yang teratur dan penuh harmoni. (3) nilai-nilai moral: tanggung jawab, keharmonian, keterbukaan, kejujuran, ketaatan dan kesetiaan, penghargaan (harga diri), tenggang rasa, kesantunan, kebersamaan, kemaafan, dan keadilan. Kearifan lokal Melayu merupakan inti tradisi Melayu, merupakan kekuatan kultural dan sumber penting identitas kemanusiaannya. Tanpa kearifan lokal, Melayu akan kehilangan identitasnya. Kata Kunci: kearifan lokal, karya sastra, dan Melayu Abstract This study aims to describe Malay local wisdom in classical Malay literary works. The approach used is qualitative descriptive analysis method. The study theory is hermeneutic. This study concludes that Malay local wisdom in classical Malay literary works is categorized into three values, namely: (1) kebudian: mind is a benchmark for behavior, enthusiasm and life energy (elan vital); Budi is the ideal of Malay life. (2) beauty: the concept of the wealth or greatness of God, the perfect form that God has endowed with objects, radiating divine creative potential, something extraordinary, something that is various, and something that is orderly and harmonious. (3) moral values: responsibility, harmony, openness, honesty, obedience and loyalty, appreciation (self-esteem), tolerance, politeness, togetherness, forgiveness, and justice. Malay local wisdom is at the core of Malay tradition, is a cultural force and an important source of human identity. Without local wisdom, Malay will lose its identity. Keywords: local wisdom, literary works, and Malay
PENGEMBANGAN MODEL PEMBELAJARAN MENULIS ESAI BERBASIS PEMBELAJARAN ABAD 21 DI PRODI PENDIDIKAN BAHASA DAN SASTRA INDONESIA FKIP UNIVERSITAS JAMBI Irma Suryani; Rasdawita
Pena : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 9 No. 2 (2019): Pena: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Mengembangkan model menulis esai di perguruan tinggi merupakan tujuan penelitian pengembangan ini. Alasan penelitian pengembangan karena belum adanya model dengan basis pembelajaran abad 21 yang digunakan oleh mahasiswa untuk mata kuliah menulis esai. Oleh karena itu diperlukannya bahan ajar untuk mata kuliah menulis esai. Penelitian dan pengembangan yang akan penulis lakukan ini diadopsi dari model ADDIE (Dick & Carey). Berdasarkan validasi ahli, maka penelitian ini disimpulkan pengembangan bahan ajar menulis esai dari segi materi valid, dari segi media valid, dan dari segi bahasa sangat valid, sehingga bahan ajar ini dapat digunakan. Hasil dan kesimpulan dari penelitian pengembangan ini adalah: 1) pengembangan model pembelajaran valid untuk diterapkan 2) bentuk buku model pembelajaran praktis digunakan 3) model pembelajaran efejtif digunakan. Kata Kunci: Bahan Ajar, Pembelajaran Abad 21, Menulis Esai. Abstrack Developing essay writing teaching materials in tertiary institutions is the aim of this development research. The reason for the research development is because there is no teaching material based on 21st century learning used by students for essay writing courses. Therefore we need teaching materials for essay writing courses. The research and development that the author will undertake is adopted from the ADDIE (Dick & Carey) model. Based on expert validation, this study concluded that the development of essay writing teaching materials in terms of valid material, in terms of valid media, and in terms of language is very valid, so that this teaching material can be used. The results and conclusions of this research development are: 1) a valid learning development model to be applied 2) a practical learning model book form used 3) an effective learning model used.Keywords: Teaching Materials, 21st Century Learning, Essay Writing.
Pengembangan bahan Ajar Video Tutorial Materi Olah Vokal pada Mata Kuliah Drama Liza Septa Wilyanti; Larlen
Pena : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 10 No. 1 (2020): Pena: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (511.533 KB) | DOI: 10.22437/pena.v10i1.7921

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan bahan ajar video tutorial materi olah vokal pada Mata Kuliah Drama di FKIP Universitas Jambi. Bahan ajar yang dikembangkan harus memenuhi unsur-unsur validitas, efektivitas, dan praktikalitas. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan yang mengadopsi model ADDIE (analyse, design, develop, implement, and evaluate). Bahan ajar video tutorial yang telah dikembangkan diimplementasikan pada mahasiswa yang mengontrak Mata Kuliah Drama semester dua. Data penelitian dianalisis menggunakan teknik analisis data deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Bahan ajar divalidasi oleh dua orang ahli. Satu validator adalah pakar di bidang pengembangan bahan ajar dan satu validator yang dipandang ahli di bidang drama. Berdasarkan hasil analisis data, kemampuan olah vokal mahasiswa rata-rata sebelum menggunakan bahan ajar video tutorial materi olah vokal adalah 72. Nilai ini sedikit berada di atas nilai KKM yang berlaku, yaitu 70. Masih terdapat 15 orang mahasiswa yang memiliki nilai di bawah KKM. Presentase kegagalan nilai mahasiswa mencapai KKM mencapai 41,7%. Setelah menggunakan bahan ajar video tutorial materi olah vokal, terjadi peningkatan. Kemampuan olah vokal mahasiswa rata-rata di kelas tersebut naik menjadi 82,9. Mahasiswa yang semula masih memiliki nilai di bawah KKM turun menjadi 3 orang mahasiswa saja. Presentase kegagalan nilai mahasiswa mencapai KKM turun menjadi 8,3%. Kata kunci: bahan ajar, video tutorial, olah vokal Abstract This research aims to develop video tutorial teaching materials on vocal processing materials in Drama Courses at FKIP Jambi University. Teaching material developed must meet the elements of validity, effectiveness, and practicality. This research is a research development that adopts the ADDIE model (analyze, design, develop, implement, and evaluate). Video tutorial teaching materials that have been developed are implemented by students who contract second semester Drama Courses. The research data were analyzed using qualitative and quantitative descriptive data analysis techniques. Teaching materials are validated by two experts. One validator is an expert in the field of teaching material development and one validator is seen as an expert in the field of drama. Based on the results of data analysis, the average vocal processing ability of students before using video tutorial teaching material for vocal processing material is 72. This value is slightly above the applicable KKM value, which is 70. There are still 15 students who have grades below the KKM. The percentage of students failing to reach KKM reached 41.7%. After using video tutorials teaching materials for vocal processing, an increase occurred. The average student vocal ability in the class increased to 82.9. Students who originally had grades below the KKM dropped to 3 students. The percentage of students failing to reach the KKM dropped to 8.3%. Keywords: teaching material, video tutorial, vocal processing
Hubungan Penguasaan Teori Berita dengan Kemampuan Menulis Teks Berita Siswa Kelas VIII SMP Herman Budiyono; Agus Setyonegoro; Sintia Dwi Yuniarti
Pena : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 9 No. 2 (2019): Pena: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (242.166 KB) | DOI: 10.22437/pena.v9i2.8048

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan hubungan penguasaan teori berita dengan kemampuan menulis teks berita siswa kelas VIII SMP. Rendahnya kemampuan menulis teks berita siswa berkaitan pula dengan rendahnya penguasaan teori berita siswa yang ditunjukkan dari hasil tugas harian pada pembelajaran menulis teks berita. Selain itu, penelitian ini mendeskripsikan hasil penguasaan teori berita dan kemampuan menulis teks berita siswa. Penelitian ini termasuk dalam penelitian kuantitatif pada jenis penelitian survey dengan analisis korelasional. Hasil penelitian ini berdasarkan pada uji coba instrumen, uji normalitas, uji linearitas, uji hipotesis dan uji signifikansi. Rata-rata nilai penguasaan teori berita siswa adalah 65,48 dengan kategori cukup baik, rata-rata nilai kemampuan menulis teks berita siswa adalah 71,7 dengan kategori baik, serta ada hubungan yang signifikan antara penguasaan teori berita dengan kemampuan menulis teks berita siswa kelas VIII SMP sebesar 0,970 dengan kategori sangat kuat dan koefisien determinasi sebesar 94% (> yaitu 0,970 > 0.297. N= 44 taraf signifikansi 5%= 0,297). Dapat disimpulkan bahwa ada hubungan yang signifikan antara penguasaan teori berita dengan kemampuan menulis teks berita siswa kelas VIII SMP. Kata kunci: hubungan, penguasaan teori, kemampuan menulis, teks berita Abstract This research aimed to describe correlation of news theory mastery with the ability to write news texts of students Junior High School on classVIII. In addition, this research describes the results of news theory mastery and the students ability to write news texts. This research is included in quantitative research on the type of survey research with correlational analysis. The results of this study are based on instrument testing, normality test, linearity test, hypothesis test and significance test. The average mastery value of student news theory is 65.48 with a fairly good category, the average value of the ability to write student news text is 71.7 with a good category, and there is a significant correlation between mastery of news theory with the ability to write news texts class VIII of Junior High School students at 0.970 with a very strong category and a determination coefficient of 94% (r_count> r_tabel which is 0.970> 0.297. Rtable N = 44 levels significance of 5% = 0.297). It can be concluded that there is a significant relation between the mastery of news theory and the ability to write news texts of students class VIII on Junior High School. Keywords: correlation, theory mastery, writing ability, news text
Pemberian Corrective Feedback dalam Pembimbingan Menulis Karya Ilmiah pada Siswa SMA Aning Putri Wulandari; Sumarwati Sumarwati
Pena : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 9 No. 2 (2019): Pena: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (715.692 KB) | DOI: 10.22437/pena.v9i2.8129

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menjelaskan mengenai (1) bentuk-bentuk corrective feedback yang diberikan kepada siswa dalam pembelajaran menulis karya ilmiah; (2) alasan pemberian corrective feedback; dan (3) dampak pemberian corrective feedback dalam pembelajaran menulis karya ilmiah. Teknik pengambilan subjek penelitian dengan teknik purposive sampling. Hasil dari penelitian ini adalah: (1) bentuk-bentuk corrective feedback yang diberikan dalam karya ilmiah antara lain, corrective feedback langsung: eksplisit feedback, masukan metalinguistik, dan elisitasi feedback, serta corrective feedback tak langsung. Corrective feedback langsung adalah feedback yang dominan diberikan guru, (2) faktor yang melatarbelakangi diberikannya corrective feedback langsung adalah untuk memudahkan siswa dalam menemukan kesalahan yang pertama kali dilakukan, diperikirakan siswa benar-benar tidak tahu bentuk yang benar, dan guru kesulitan memberi penanda feedback tak langsung pada jenis kesalahan tertentu. Adapun alasan yang memengaruhi pemberian corrective feedback tak langsung, yaitu lebih mengefisienkan waktu guru, kesalahan penulisan kata yang diulang-ulang, guru mempercayai siswa memahami maksud pemberian tanda, dan mengukur pemahaman siswa, (3) dampak pemberian corrective feedback langsung yaitu siswa segera mengetahui letak kesalahannya sekaligus membetulkannya, pelaksanaan koreksi lebih terfokus, dan menghindari kesalahan selanjutnya. Dampak dari feedback tak langsung adalah siswa termotivasi melakukan diskusi, waktu koreksi lebih efisien, dan pemahaman siswa dalam menulis dapat diukur. Kata kunci: corrective feedback, langsung dan tak langsung, menulis, karya ilmiah Abstract The aims of this research is to describes and explains about (1) corrective feedback forms that given to the students in a scientific writing study; (2) the reasons in corrective feedback provision on scientific writing learning; (3) the impact that given from corrective feedback provision on scientific writing learning. Technique of research subject is purposive sampling. The result of this study are (1) corrective feedback forms that provided by the teacher to students in scientific writing learning are direct corrective feedback: explicit feedback, metalinguistik feedback, elicitasi feedback, and indirect corrective feedback. Direct corrective feedback is the dominant feedback given by teacher, (2) the factors underlying the direct corrective feedback are to make it easier for students to find mistakes that were first made, it is thought that students really do not know the correct form, and teachers have difficulty giving markers of indirect feedback on certain types of errors The reasons that influence of indirect feedback, which is more efficient time, repetition of mistakes, teacher believe that the students understand the purpose of sign, and measure the understanding of learners, (3) the impact of providing direct corrective feedback is that students immediately find out where their mistakes are at the same time correcting them, implementing more focused corrections, and avoiding further mistakes. The impact of indirect feedback is that students are motivated to have discussions, correction time is more efficient, and student understanding in writing can be measured. Keywords: corrective feedback, direct and indirect, writing, scientific texts
Pengaruh Model Pembelajaran Rekreasi-Prokreasi dan Minat Baca Karya Sastra Terhadap Kemampuan Mengapresiasi Cerita Pendek Bambang Eko Hari Cahyono; Lulus Irawati; Dinda Meydila
Pena : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 9 No. 2 (2019): Pena: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (391.229 KB) | DOI: 10.22437/pena.v9i2.8209

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan simpulan: (1) perbedaan kemampuan mengapresiasi cerpen siswa yang diajar dengan model pembelajaran rekresai-prokreasi dan yang diajar dengan model pembelajaran konvensional, (2) perbedaan kemampuan mengapresiasi cerpen siswa yang memiliki minat baca karya sastra yang tinggi dan siswa yang memiliki minat baca karya sastra yang rendah, dan (3) pengaruh interaksi model pembelajaran rekresai-prokreasi dan minat baca karya sastra terhadap kemampuan mengapresiasi cerpen siswa. Jenis penelitian eksperimen yang digunakan adalah kuasi eksperimen (quasi experiment). Pengambilan sampel dengan teknik random sampling. Penentuan anggota sampel dengan teknik cluster random sampling diperoleh 4 kelas dari 8 kelas yang ada. Data penelitian dikumpulkan dengan teknik angket dan teknik tes. Analisis data menggunakan analisis statistik, meliputi: (1) analisis deskriptif, (2) uji prasyarat, dan (3) analisis inferensial. Teknik analisis data untuk menguji hipotesis yaitu Anava (analisis variansi) dua jalur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) ada perbedaan kemampuan mengapresiasi cerpen siswa yang diajar dengan model pembelajaran rekresai-prokreasi dan yang diajar dengan model pembelajaran konvensional, (2) ada perbedaan kemampuan mengapresiasi cerpen siswa yang memiliki minat baca karya sastra yang tinggi dan siswa yang memiliki minat baca karya sastra yang rendah, dan (3) ada pengaruh interaksi implementasi model pembelajaran rekresai-prokreasi dan minat baca karya sastra terhadap kemampuan mengapresiasi cerpen siswa. Kata Kunci: Model pembelajaran rekreasi-prokreasi, cerita pendek Abstract This study aims to obtain: (1) the difference on the ability to appreciate the short stories of students taught by the recreation-procreation learning model and those taught with conventional learning models, (2) the difference on the ability to appreciate short stories of students who have high interests in reading literary works and students who have low interests in reading literary works, and (3) the effect on the interaction of the recreation-procreative learning model and interests in reading literary works on the ability to appreciate students' short stories. The type of experimental research used was quasi-experimental research (quasi experiment). Sampling was done by random sampling technique. The sample members was selected by cluster random sampling technique and it obtained 4 classes of 8 existing classes. The data of this study were collected by using questionnaires and tests. Data analysis used was statistical analysis. The variance test used in this study was: (1) descriptive data analysis, (2) prerequisite test, and (3) inferential data analysis. The data analysis technique used to test the hypotheses in this study was ANOVA (variance of analysis) of two paths. The results show that: (1) there is a significant difference on the abilities to appreciate short stories of students who were taught with the recreation-procreationlearning model and those taught with conventional learning models, (2) there is a significant difference on the abilities to appreciate short stories of students who have a high interest in reading literary works and students who have a low interest in reading literary works, and (3) there is an interaction effect on the implementation of the recreation-procreation learning model and students’ interests in reading literary works towards students’ abilities to appreciate short stories. Keywords: Recreational-procreative learning model, short story
Pengembangan Multimedia Pembelajaran Menulis Teks Deskripsi di Kelas VII SMP Negeri 22 Kota Jambi Wita Oktavia; Hary Soedarto Harjono
Pena : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 9 No. 2 (2019): Pena: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (522.168 KB) | DOI: 10.22437/pena.v9i2.9069

Abstract

Abstrak Tujuan dari Penelitian ini untuk mengembangan multimedia pembelajaran menulis teks deskripsi di SMP Negeri 22 Kota Jambi. Penelitian ini menggunakan metode penelitian dan pengembangan dengan model ADDIE (analysis, design, development, implementation, evaluation). Tahapan penelitian dan pengambangan ini meliputi: (1) tahap analisis dilakukan analisis kurikulum dan analisis kebutuhan dengan melakukan observasi, wawancara dan penyebaran angket; (2) tahap desain dilakukan dengan membuat flowchart dan storyboard; (3) tahap pengembangan dilakukan validasi produk dan revisi produk; (4) tahap implementasi dilakukan ujicoba kelompok kecil dan kelompok besar; dan (5) tahap evaluasi yang meliputi evaluasi formati dan sumatif. Berdasarkan hasil penelitian multimedia pembelajaran menggunakan Videoscribe materi menulis teks deskripsi di kelas VII H SMP Negeri 22 Kota Jambi efektif untuk digunakan. Hal ini dilihat dari hasil tes menulis teks deskripsi siswa yang terdiri dari pretest dengan rata-rata 60,3, postest dengan rata-rata 75, dan capaian hasil belajar dengan rata-rata 14,7. Kata kunci: Multimedia pembelajaran, Videoscribe, teks deskripsi. Abstract The purpose of this research is to develop multimedia learning to write descriptive text in SMP Negeri 22 Kota Jambi. This study uses research and development methods with the ADDIE model (analysis, design, development, implementation, evaluation). The stages of research and development include: (1) analysis conducted curriculum analysis and analysis needs analysis, interviews and questionnaire distribution; (2) the design process is done by making a flowchart and storyboard; (3) the product development and product revision process is carried out; (4) the trial is carried out by small groups and large groups; and (5) Based on the results of multimedia learning research using Videocribe, writing descriptive text in class VII H of SMP Negeri 22, Jambi City is effective for use. This is seen from the results of writing a text test consisting of pretest students with an average of 60.3, posttests with an average of 75, and learning outcomes with an average of 14.7. Keywords: Multimedia learning, Videocribe, text description.
Pengaruh Model Problem Based Learning dan Minat Baca Terhadap Keterampilan Menulis Karangan Narasi Siswa SMA N 4 Payakumbuh Welli Marlisa; Atmazaki; Abdurahman
Pena : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 10 No. 1 (2020): Pena: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (584.575 KB) | DOI: 10.22437/pena.v10i1.9282

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan pengaruh model Problem Based Learning dan minat baca terhadap keterampilan menulis karangan narasi siswa kelas X SMA Negeri 4 Payakumbuh. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan metode eksperimen. Jenis eksperimen yang digunakan adalah eksperimen semu (quasy-experimental) dengan desain factorial design (2X2). Pengambilan sampel penelitian dilakukan menggunakan teknik purposive sampling. Sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas X yang diambil dari dua kelas homogen. Instrumen yang digunakan untuk mengumpulkan data yaitu lembaran angket dan tes. Berdasarkan hasil analisis data yang dilakukan dapat disimpulkan empat hal sebagai berikut. Pertama, hasil tes keterampilan menulis karangan narasi siswa yang diajar menggunakan model Problem Based Learning lebih tinggi daripada siswa yang diajar menggunakan model konvensional. Kedua, hasil tes keterampilan menulis karangan narasi siswa yang mempunyai minat baca tinggi yang diajar menggunakan model Problem Based Learning lebih tinggi daripada siswa yang mempunyai minat baca tinggi yang diajar menggunakan model konvensional. Ketiga, hasil tes keterampilan menulis karangan narasi siswa yang mempunyai minat baca rendah yang diajar menggunakan model Problem Based Learning lebih tinggi daripada siswa yang mempunyai minat baca rendah yang diajar menggunakan model konvensional. Keempat, tidak terdapat interaksi antara model Problem Based Learning dengan minat baca dalam mempengaruhi keterampilan menulis karangan narasi. Kata kunci: pengaruh, Problem Based Learning, minat baca, narasi ABSTRACT This research was aims to explain the effect of Problem Based Learning Model and reading interest toward writing narrative essay in class X of SMA 4 Payakumbuh. This research was a quantitative research that used experimental method. The type of experiment used is quasy-experimental with a factorial design (2X2). The research sample was taken using purposive sampling technique. The sample in this study were students of class X who were taken from two homogeneous classes. The instruments used to collect data were questionnaire sheets and tests. Based on the results of data analysis, there were four things that can be concluded. First, the test results of students’ writing in writing narrative essay that were taught by using problem based learning model is higher than students were taught by using conventional model. Second, the students’ test results in writing narrative essay that have a high interest in reading that were taught by using problem based learning model is higher than students who have a high interest in reading were taught by using the conventional model. Third, students’ the test results in writing narrative essay of students who have low reading were taught by using problem based learning model ware higher than students who have low interest in reading were taught by using the conventional model. Fourth, there is no interaction between the Problem Based Learning Model with reading interest in influencing writing narrative essay. Keywords: Problem Based Learning, reading interest and narrative essay

Page 11 of 18 | Total Record : 175


Filter by Year

2012 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 15 No. 2 (2025): Pena: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 15 No. 1 (2025): Pena: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 14 No. 2 (2024): Pena: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 14 No. 1 (2024): Pena: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 13 No. 2 (2023): Pena: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 13 No. 1 (2023): Pena: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 12 No. 2 (2022): Pena: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 12 No. 1 (2022): Pena: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 11 No. 2 (2021): Pena: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 11 No. 1 (2021): Pena: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 10 No. 2 (2020): Pena: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 10 No. 1 (2020): Pena: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 9 No. 2 (2019): Pena: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 9 No. 1 (2019): Pena: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 8 No. 1 (2018): Pena: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 7 No. 2 (2018): Pena: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 7 No. 1 (2017): Pena: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 6 No. 2 (2017): Pena: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 6 No. 1 (2016): Pena: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 5 No. 2 (2016): Pena: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 5 No. 1 (2015): Pena: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 4 No. 2 (2015): Pena: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 4 No. 1 (2014): Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 3 No. 2 (2014): Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 3 No. 1 (2013): Jurnal Pendidikan dan Bahasa Sastra Vol. 2 No. 2 (2013): Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 2 No. 1 (2012): Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 1 No. 2 (2012): Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra More Issue