cover
Contact Name
Locus Media Publishing
Contact Email
locusmediapublishing@gmail.com
Phone
+6281360611911
Journal Mail Official
support@jurnal.locusmedia.id
Editorial Address
Medan, Indonesia.
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Locus Journal of Academic Literature Review
ISSN : 28294262     EISSN : 28293827     DOI : https://doi.org/10.56128/ljoalr.v1i1
Locus Journal of Academic Literature Review is a single-blind, double-blind, peer-reviewed, open-access national and international journal dedicated to the promotion of research in multidisciplinary areas. Articles in this publication can be written in English and Bahasa Indonesia. The Journal is published monthly in the online and print versions. This journal serves as a learning medium for research development and studies from various disciplines. This media will be a means of exchanging research findings and scientific study ideas. It means the Locus Journal of Academic Literature Review provides rapid publication of articles in all areas of research.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol 5 No 2 (2026): February" : 6 Documents clear
Penegakan Hukum Pidana terhadap Deforestasi Berbasis Prinsip Green Economy Indonesia Taryadi, Taryadi; Radhali, Radhali
Locus Journal of Academic Literature Review Vol 5 No 2 (2026): February
Publisher : LOCUS MEDIA PUBLISHING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56128/ljoalr.v5i2.859

Abstract

Deforestasi yang terjadi secara masif di Indonesia dalam periode 2002–2024 menunjukkan krisis ekologis yang serius dan berdampak langsung pada keselamatan manusia. Kehilangan sekitar 11 juta hektar hutan primer dan bencana banjir serta longsor di wilayah Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat pada akhir 2025 yang menimbulkan lebih dari seribu korban jiwa memperlihatkan adanya hubungan kausal antara perusakan hutan dan bencana ekologis. Kondisi ini menegaskan bahwa deforestasi tidak hanya merupakan persoalan lingkungan dan ekonomi, tetapi juga persoalan hukum pidana. Penelitian ini menggunakan metode yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan, konseptual, dan kasus. Bahan hukum primer berupa peraturan perundang-undangan di bidang lingkungan hidup dan kehutanan dianalisis bersama bahan hukum sekunder berupa doktrin dan literatur hukum. Data deforestasi dan bencana ekologis digunakan sebagai fakta kontekstual untuk memperkuat analisis normatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa deforestasi telah memenuhi kualifikasi sebagai tindak pidana lingkungan sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup dan Undang-Undang Kehutanan. Namun, penegakan hukum pidana terhadap deforestasi masih lemah, terutama dalam penerapan pertanggungjawaban pidana korporasi, sehingga belum memberikan efek jera dan gagal mencegah kerusakan lingkungan berkelanjutan. Penelitian ini menegaskan urgensi integrasi prinsip green economy dalam penegakan hukum pidana terhadap deforestasi. Prinsip green economy diperlukan sebagai dasar normatif untuk mereorientasi penegakan hukum pidana agar tidak hanya bersifat represif, tetapi juga preventif dan berorientasi pada keberlanjutan lingkungan serta perlindungan hak asasi manusia atas lingkungan hidup yang baik dan sehat.
Analisis Historis Perbedaan Hari Proklamasi dan Kelahiran Undang-Undang Dasar 1945 Wiratmadinata, Wiratmadinata; Saputra, Jummaidi; Iqbal, Muhammad
Locus Journal of Academic Literature Review Vol 5 No 2 (2026): February
Publisher : LOCUS MEDIA PUBLISHING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56128/ljoalr.v5i2.860

Abstract

Artikel ini menganalisis perbedaan historis dan konseptual antara Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia pada tanggal 17 Agustus 1945 dan pengesahan Undang-Undang Dasar 1945 pada tanggal 18 Agustus 1945 dalam perspektif hukum tata negara. Permasalahan utama yang dikaji adalah kecenderungan penyamaan makna Proklamasi sebagai satu-satunya momen kelahiran negara, tanpa membedakan antara konsep bangsa dan negara. Penelitian ini menggunakan metode penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan, konseptual, dan historis terbatas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Proklamasi 17 Agustus 1945 merupakan pernyataan kelahiran bangsa Indonesia sebagai entitas politik yang merdeka, namun belum membentuk negara dalam pengertian yuridis-konstitusional. Negara Indonesia secara normatif baru lahir setelah pengesahan UUD 1945, yang berfungsi sebagai hukum dasar, akta kelahiran negara, dan modus vivendi bangsa Indonesia. Dengan demikian, perbedaan hari antara Proklamasi dan pengesahan UUD 1945 mencerminkan tahapan logis dalam proses transformasi bangsa menjadi negara. Temuan ini menegaskan pentingnya pemahaman yang tepat mengenai kedudukan Proklamasi dan konstitusi dalam sistem ketatanegaraan Indonesia, serta berkontribusi pada penguatan kesadaran konstitusional dalam negara hukum.
Performativitas Halal di Ruang Publik Kreatif: Konsumsi dan Identitas Muslim Urban Zia, Chalida
Locus Journal of Academic Literature Review Vol 5 No 2 (2026): February
Publisher : LOCUS MEDIA PUBLISHING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56128/ljoalr.v5i2.839

Abstract

Halal telah berkembang menjadi suatu praktik performatif yang kompleks, tempat Muslim urban secara aktif membentuk identitas melalui konsumsi dalam ruang publik kreatif. Kajian ini menyelidiki dinamika tersebut dengan memperkenalkan konsep "Diri Halal" sebagai suatu proyek identitas reflektif, yang dikurasi melalui interaksi antara tubuh, ruang, dan tanda-tanda budaya. Telaah kritis terhadap literatur mutakhir mengungkap bahwa performativitas ini beroperasi dalam medan ketegangan. Di satu sisi, logika pasar dan rezim sertifikasi formal berusaha mendefinisikan serta mengkomodifikasi makna halal. Di sisi lain, otoritas pengetahuan lokal dan jaringan komunitas, yang sering kali diperkuat oleh ruang digital, berfungsi sebagai sumber legitimasi alternatif yang krusial. Dengan demikian, penelitian ini menegaskan bahwa halal bukan lagi sekadar kategori normatif, melainkan suatu praktik sosio-spasial yang generatif. Melalui performativitasnya, halal secara aktif membentuk cara keberagamaan yang khas dan situasional, yang terus-menerus menegosiasikan modernitas, visibilitas, dan afiliasi dalam lanskap kota kontemporer.
Pertanggungjawaban Pidana Korporasi Atas Kerusakan Lingkungan Akibat Kelalaian Pengendalian Kebakaran Lahan Perkebunan Ditinjau Dari Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 Rizki Damayanti, Tiara; Suhartati, Suhartati; Jennifer, Jennifer
Locus Journal of Academic Literature Review Vol 5 No 2 (2026): February
Publisher : LOCUS MEDIA PUBLISHING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56128/ljoalr.v5i2.848

Abstract

Aktivitas korporasi sangat erat keterkaitannya dengan terjadinya kerusakan lingkungan, namun penegakan hukum terhadap kasus tindak pidana lingkungan oleh korporasi masih sangat kurang, mengingat bahwa banyaknya pelaku perusakan lingkungan luput dari jerat hukum. Demikian halnya dengan kasus tindak pidana lingkungan oleh PT KU, sebuah perusahaan perkebunan yang dinyatakan bebas pada tingkat pertama maupun kasasi, setelah lalai dalam menerapkan tata kelola perkebunan yang baik hingga mengakibatkan terjadinya kerusakan lingkungan. Penelitian ini menggunakan metode yuridis normatif, dengan pendekatan perundang-undangan, pendekatan konsep, dan pendekatan kasus. Hasilnya yakni pengurus (Direksi) PT KU yang lalai dalam mengarahkan dan mengawasi jalannya perusahaan agar tidak bertentangan dengan hukum diidentifikasi sebagai kesalahan korporasi, sehingga PT KU dapat dikenakan pertanggungjawaban pidana. PT KU terbukti memenuhi unsur kesalahan sesuai Pasal 4 ayat (2) huruf a dan c Perma 13/2016, sehingga atas kelalaian yang terjadi di bawah manajemen PT KU menjadi syarat bagi korporasi PT KU dan Direksi selaku pemberi instruksi dalam bertindak dapat dikenakan sanksi pidana dan pertanggungjawaban pidana sesuai Pasal 116 ayat (1) huruf a dan b UU 32/2009.
Sosiologi Algoritma: Membaca Kembali Relasi Sosial di Era Digital Asmawati, Ainul Zulqoifah; Sari, Kurnia Asni; Fitriani, Deska; Hapsari, Yuanita Dwi
Locus Journal of Academic Literature Review Vol 5 No 2 (2026): February
Publisher : LOCUS MEDIA PUBLISHING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56128/ljoalr.v5i2.850

Abstract

Algoritma, yang pada awalnya dipahami sebagai urutan instruksi teknis untuk pemecahan masalah, telah berkembang menjadi agen sosial yang kuat, secara fundamental mendefinisikan kembali dinamika relasi sosial di era digital. Laporan ini menyajikan sebuah tinjauan literatur yang komprehensif, menganalisis bagaimana algoritma digital memediasi, membentuk, dan mereplikasi struktur sosial dalam lanskap kontemporer. Melalui sintesis sumber-sumber dari jurnal nasional dan internasional, studi ini menguraikan tiga dimensi utama: pertama, pergeseran peran algoritma dari sekadar alat teknis menjadi mediator interaksi dan pembentuk komunitas; kedua, perannya sebagai "kurator identitas" yang memengaruhi pembentukan identitas individu dan kolektif; dan ketiga, implikasinya terhadap struktur kekuasaan dan ketidaksetaraan sosial melalui fenomena seperti pengawasan digital dan bias algoritmik. Laporan ini berargumen bahwa relasi sosial di era ini adalah hasil dari lingkaran umpan balik yang kompleks antara manusia dan sistem algoritmik, yang sering kali menghasilkan konsekuensi sosial yang tidak disengaja. Hasilnya menggarisbawahi urgensi bagi sosiologi untuk mengadopsi lensa kritis guna menavigasi tantangan yang ditimbulkan oleh masyarakat yang diatur secara algoritmik, seperti polarisasi, erosi otonomi, dan ketidaksetaraan pengetahuan.
Literature Review: Efektivitas Berbagai Game Edukasi Terhadap Pengetahuan dan Sikap Kesehatan Reproduksi Pada Remaja Salsabiella, Putri Keysa Alya; Kusumaningsih, Meilia Rahmawati
Locus Journal of Academic Literature Review Vol 5 No 2 (2026): February
Publisher : LOCUS MEDIA PUBLISHING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56128/ljoalr.v5i2.889

Abstract

Remaja merupakan kelompok usia 10–19 tahun yang berada pada fase perkembangan penting dan rentan terhadap permasalahan kesehatan reproduksi akibat rendahnya pengetahuan dan sikap, yang dipengaruhi oleh keterbatasan informasi serta metode edukasi yang masih konvensional dan kurang menarik. Kondisi ini meningkatkan risiko terjadinya perilaku seksual berisiko, kehamilan tidak direncanakan, serta infeksi menular seksual. Salah satu pendekatan yang dinilai sesuai dengan karakteristik remaja adalah pemanfaatan game edukatif sebagai media pendidikan kesehatan reproduksi. Literature review ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas berbagai game edukatif terhadap peningkatan pengetahuan dan sikap kesehatan reproduksi pada remaja. Metode yang digunakan adalah tinjauan pustaka dengan menelaah artikel penelitian nasional dan internasional yang diperoleh melalui database Google Scholar dan PubMed, dengan kriteria artikel penelitian asli yang terbit dalam lima tahun terakhir. Sebanyak 12 artikel dianalisis dalam kajian ini. Hasil kajian menunjukkan bahwa penggunaan game edukatif, baik dalam bentuk permainan sederhana, simulasi non-digital, aplikasi digital, maupun serious game, efektif meningkatkan pengetahuan, sikap, perilaku, serta kemampuan pengambilan keputusan remaja terkait kesehatan reproduksi. Media permainan edukatif terbukti efektif diterapkan pada remaja usia 13–17 tahun dan 15–18 tahun, serta sesuai dengan karakteristik psikologis remaja yang memiliki rasa ingin tahu tinggi dan cenderung kurang responsif terhadap metode edukasi satu arah. Kesimpulan dari literature review ini menunjukkan bahwa game edukatif merupakan media yang efektif dan relevan sebagai sarana promosi dan pendidikan kesehatan reproduksi remaja, serta berpotensi memberikan dampak yang berkelanjutan apabila dikembangkan sesuai dengan kebutuhan dan karakteristik remaja.

Page 1 of 1 | Total Record : 6