cover
Contact Name
Agus Hakri Bokingo
Contact Email
agushakri@ung.ac.id
Phone
+6281340111868
Journal Mail Official
jimbmanajemen@gmail.com
Editorial Address
Jalan Jenderal Sudirman, Kota Gorontalo
Location
Kota gorontalo,
Gorontalo
INDONESIA
JAMBURA: JURNAL ILMIAH MANAJEMEN DAN BISNIS
ISSN : 26209551     EISSN : 26221616     DOI : -
Core Subject : Economy,
Jurnal Ilmiah Manajemen Dan Bisnis Dirilis Pada Tahun 2018 dan akan terbit tiga kali setiap tahunnya yakni periode Mei, September, Januari. Memuat tulisan tentang hasil penelitian, literature review, dan kajian-kajian di bidang manajemen yaitu (manajemen SDM, manajemen keuangan, manajemen pemasaran, manajemen stratejik, serta manajemen operasional dan produksi) dan bisnis.
Articles 891 Documents
KAJIAN STRATEGI DIGITALISASI UMKM KARAWO MELALUI QRIS DALAM MENINGKATKAN DAYA SAING: STUDI LITERATUR PADA UMKM BINAAN BANK INDONESIA DI GALERI OLAKU KOTA GORONTALO Inkrianto Mahmud; Azmir H.; Jepri E. Madi
JAMBURA: Jurnal Ilmiah Manajemen dan Bisnis Vol 9, No 1 (2026): JIMB - VOLUME 9 NOMOR 1 MEI 2026
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37479/jimb.v9i1.39132

Abstract

Digitalisasi sistem pembayaran melalui Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) telah menjadi instrumen vital dalam meningkatkan daya saing UMKM Karawo di Galeri Olaku, Kota Gorontalo. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi digitalisasi dan dampaknya terhadap efisiensi serta daya saing UMKM binaan Bank Indonesia. Menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi literatur, penelitian ini mengevaluasi berbagai sumber data sekunder terkait implementasi teknologi finansial. Hasil kajian menunjukkan bahwa penggunaan QRIS berhasil meningkatkan volume transaksi sektor kreatif hingga 120% dan efisiensi operasional sebesar 30% melalui pencatatan keuangan yang lebih transparan. Meskipun menunjukkan tren positif dengan pertumbuhan merchant mencapai 40% secara tahunan, implementasi ini masih menghadapi hambatan berupa rendahnya literasi digital perajin, resistensi budaya konsumen lokal terhadap transaksi non-tunai, serta manajemen keuangan yang belum terintegrasi secara otomatis. Bank Indonesia memegang peran strategis dalam mengatasi kendala tersebut melalui pendampingan berkelanjutan dan edukasi intensif. Sinergi antara kearifan lokal kain Karawo dan strategi "Digital-First" diharapkan mampu mendorong UMKM naik kelas menjadi usaha yang resilien dan berdaya saing global tanpa meninggalkan identitas tradisionalnya.