cover
Contact Name
Rezky Ema Wulansari
Contact Email
sariema15@gmail.com
Phone
+6281273552895
Journal Mail Official
vomek@ppj.unp.ac.id
Editorial Address
Jurusan Teknik Mesin Fakultas Teknik Universitas Negeri Padang Jalan Prof.Dr. Hamka Air Tawar Padang 25131
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
Jurnal Vokasi Mekanika
ISSN : 26561697     EISSN : 26562812     DOI : https://doi.org/10.24036/vomek.v4i3
Jurnal Vokasi Mekanika menyambut baik kiriman yang memberikan wawasan tentang isu-isu terkini dan utama yang berkaitan dengan pendidikan kejuruan dan teknologi serta ilmu Keteknikan dalam bidang Teknik Mesin. Jurnal ini menyediakan tempat bagi para peneliti dan praktisi untuk mendiskusikan, mengejar, dan mempromosikan pengetahuan di bidang studi pendidikan teknologi kejuruan dan ilmu Keteknikan dalam bidang Teknik Mesin yang sedang berkembang pada saat sekarang ini. Bahasa naskah ditulis dalam bahasa Indonesia. Harus ada diskusi kritis tentang isu-isu baru dan signifikan dan kontribusi ke bidang terkait. Artikel dapat berasal dari salah satu bidang berikut: Teori, Strategi, Pendekatan, Metode Atau Model Pembelajaran TVET Penerapan dan Pengembangan Media, Modul, Bahan Ajar dan Buku Ajar Manajemen dan Kebijakan TVET Pengembangan Kurikulum TVET Evaluasi Program dan Pembelajaran TVET Penerapan Teknologi Kejuruan Terkait TVET Pengembangan Profesionalitas Guru TVET Energi dan energi terbarukan Sistem produksi dan Manufaktur Rekayasa bahan Teori dan aplikasi dinamika fluida komputasi Ilmu ilmu Teknik Mesin Lainnya.
Articles 422 Documents
PENGARUH PERKULIAHAN DARINGTERHADAP HASIL BELAJAR MAHASISWA PADA MATA KULIAH HIDROLIK DAN PNEUMATIC DI JURUSAN TEKNIK MESIN FT-UNP Ramfit Novari; Mulianti Mulianti; Arwizet K; Irzal Irzal
Jurnal Vokasi Edukasi (VomEk) Vol 3 No 1 (2021): Jurnal Vokasi Mekanika
Publisher : Jurusan Teknik Mesin Fakultas Teknik Unversitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (775.851 KB) | DOI: 10.24036/vomek.v3i1.185

Abstract

Perkuliahan yang dilaksanakan secara daring belum optimal, hal disebabkan membutuhkan biaya yang besar karena mahasiswa dituntut untuk membeli kuota internet agar bisa melaksanakan proses perkuliahan. Mahasiswa juga tidak seluruhnya mempunyai laptop untuk mengikuti proses perkuliahan yang dilaksanakan secara daring. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh perkuliahan dalam jaringan terhadap hasil belajar mahasiswa teknik mesin pada mata kuliah hidrolik dan pneumatic di Jurusan Teknik Mesin FT-UNP. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif korelasional bertujuan untuk mengungkapkan pengaruh perkuliahan daring terhadap hasil belajar mahasiswa teknik mesin pada mata kuliah hidrolik dan pnuematic di Universitas Negeri Padang dengan jumlah populasi 76mahasiswa. Teknik purposive sampling, yaitu pengambilan sampel dengan sengaja yang ditetapkan oleh peneliti yang sesuai dengan tujuan penelitian sebanyak 63 mahasiswa. Hasil pengujian hipotesis, diperoleh harga r sebesar rhitung0.640>rtabel 0.248. Setelah dilakukan uji t diketahui bahwa thitung 6.5052> ttabel1.67022 pada taraf signifikan 5%. Hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa hipotesis yang menyatakan bahwa terdapat pengaruh positif dan signifikan antara kedua variabel dengan taraf signifikan 5% dinyatakanditerima. Pengaruh Perkuliahan Daring terhadap Hasil Belajar Mahasiswa Pada Mata Kuliah Hidrolik dan Pnuematic di FT-UNP, Dengan interprestasi koefisien korelasi 0.640 dalam kategori kuat.
HUBUNGAN PENGGUNAAN APLIKASI RUMAH BELAJAR TERHADAP MOTIVASI BELAJAR SISWA KELAS X PADA MATA PELAJARAN GAMBAR TEKNIK JURUSAN TEKNIK PEMESINAN DI SMK NEGERI 2 SOLOK Eko Kurnia Saputra; Nelvi Erizon; Jasman Jasman; Eko Indrawan
Jurnal Vokasi Edukasi (VomEk) Vol 3 No 1 (2021): Jurnal Vokasi Mekanika
Publisher : Jurusan Teknik Mesin Fakultas Teknik Unversitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (801.016 KB) | DOI: 10.24036/vomek.v3i1.187

Abstract

Pada Masa pandemi Covid-19 ini seluruh sekolah menerapkan sistem pembelajaran secara online. Sekolah SMK N 2 Solok menggunakan aplikasi Rumah Belajar sebagai media pembelajaran online . Tapi masih banyak terdapat beberapa kelemahan pada fitur-fitur yang ada didalam aplikasi tersebut. Siswa Kelas X merupakan siswa yang paling butuh mendapatkan motivasi dan arahan dalam proses belajar mengajar di jenjang SMK. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana hubungan penggunaan Aplikasi rumah belajar terhadap Motivasi belajar siswa Kelas X pada mata pelajaran Gambar Teknik Jurusan Teknik Pemesinan di SMK N 2 Solok. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif korelasional yaitu mengetahui hubungan antara 2 variabel. Penelitian ini dilakukan pada bulan November pada siswa kelas X jurusan teknik pemesinan di SMKN 2 Solok dengan jumlah populasi 76 siswa. Teknik sampling yang dipakai adalah random sampling sejumlah 64 siswa. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan pada 64 siswa diperoleh nilai korelasi (r) atau r hitung sebesar 0.178<0.246 r tabel. Hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa tidak terdapat hubungan penggunaan aplikasi rumah belajar terhadap motivasi belajar siswa kelas X pada mata pelajaran Gambar Teknik jurusan teknik pemesinan di SMK N 2 Solok. Manfaat penelitian adalah untuk mengetahui sejauhmana efektif aplikasi rumah belajar ini sebagai media pembelajaran online bagi siswa SMK terutama pada mata Pelajaran Gambar Teknik.
KEPUASAN MAHASISWA TERHADAP PELAKSANAAN KULIAH DARING PADA MATA KULIAH TERMODINAMIKA DI TEKNIK MESIN FT-UNP Jumrowi Lubis; Ambiyar Ambiyar; Primawati Primawati; Andre Kurniawan
Jurnal Vokasi Edukasi (VomEk) Vol 3 No 1 (2021): Jurnal Vokasi Mekanika
Publisher : Jurusan Teknik Mesin Fakultas Teknik Unversitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (252.384 KB) | DOI: 10.24036/vomek.v3i1.188

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kepuasan mahasiswa terhadap pelaksanaan kuliah daring ada mata kuliah termodinamika di Teknik Mesin FT UNP. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 59 mahasiswa. Sedangkan sampel dalam penelitian ini adalah dua kelas termodinamika yang berjumlah 59 mahasiswa, pengambilan sampel ini dilakukan dengan teknik pengambilan sampel jenuh. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kuantitaif. Data yang diperlukan dalam penelitian ini adalah data primer berupa hasil angket. Instrumen penelitian ini berupa angket yang disusun dengan model skala likert. Jenis analisis data dalam penelitian ini yaitu dengan teknik analisis statistik deskriptif. Berdasarkan pengolahan data diketahui bahwa tingkat kepuasan mahasiswa yang rendah diperoleh 35 responden (59,3%) dan tingkat kepuasan mahasiswa yang tinggi diperoleh 24 reponden (40,7%). Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa perkuliahan Termodinamika yang dilakukan secara daring tidak efektif dilakukan.
KAJI EKSPERIMENTAL PELAPISAN KROM MENGGUNAKAN METODE ELEKTROPLATING Bayu Bayu; Waskito Waskito; Jasman Jasman; Mulianti Mulianti
Jurnal Vokasi Edukasi (VomEk) Vol 3 No 1 (2021): Jurnal Vokasi Mekanika
Publisher : Jurusan Teknik Mesin Fakultas Teknik Unversitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (486.044 KB) | DOI: 10.24036/vomek.v3i1.189

Abstract

Perkembangan teknologi rekayasa pelapisan listrik (electroplating) telah banyak memberikan kontribusi yang cukup signifikan dalam laju pertumbuhan industry. Sehingga industry skala besar maupun industry skala kecil menjadikan proses electroplating sebagai proses yang harus dilakukan pada tahap akhir proses pengerjaan logam agar mendapatkan hasil yang lebih menarik dan ditujukan untuk menjadikan benda mempunyai permukaan lebih keras dan mengkilap serta sebagai perlindungan terhadap karat. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk membuktikan pengaruh variasi waktu dalam proses electroplating terhadap ketebalan dan pertambahan massa pada baja karbon rendah dengan pelapisan krrom keras (hard chrom). Metode yang dilakukan untuk mencapai tujuan tersebut adalah melakukan uji eksperimen terhadap material baja karbon rendah ST40. Pada penelitian ini material dibentuk dengan ukuran 50 x 45 x 11 mm, dan dilakukan proses pembersihan untuk selanjutnya melalui proses electroplating dengan variasi waktu pelapisan 10 menit, 20 menit, 30 menit, 40 menit, dan 60 menit. Dari penelitian didapatkan hasil ketebalan 13.7 µm, 18 µm, 21.3 µm, 22 µm, dan 27.1 µm. Selisih berat specimen sebelum dengan sesudah pelapisan didapatkan 0.06, 0.09, 0.11, 0.12, dan 0,15 gram. Dapat disimpulkan bahwa semakin lama waktu yang diberikan pada proses electroplating maka semakin tebal hasil pelapisan yang didapatkan, serta semakin banyak massa yang mengendap pada permukaan specimen.
PENGARUH TEMPERATUR DAN KELEMBABAN UDARA TERHADAP LAJU KOROSI PADA BAJA ST 37 Rahmad Robby Alzam; Arwizet K; Hendri Nurdin; Zainal Abadi
Jurnal Vokasi Edukasi (VomEk) Vol 3 No 1 (2021): Jurnal Vokasi Mekanika
Publisher : Jurusan Teknik Mesin Fakultas Teknik Unversitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (457.411 KB) | DOI: 10.24036/vomek.v3i1.190

Abstract

Korosi merupakan penurunan mutu logam akibat reaksi elektrokimia dengan lingkungan. Masalah yang timbul akibat korosi adalah perubahan bentuk pada baja akibat terkena pengaruh lingkungan berupa kelembaban air laut, temperatur udara, dan larutan zat garam. Tujuan penelitian ini untuk melihat pengaruh temperatur dan kelembaban terhadap laju korosi pada Baja ST 37. Jenis penelitian yang digunakan yaitu metode penelitian eksperimen. Pelaksanaan pengujian dilakukan dengan cara pengukuran dan pemotongan bahan, pembersihan spesimen uji, pengukuran awal, pengujian spesimen, pembersihan korosi, pengukuran akhir, perhitungan laju korosi, menganalisa dan membuat kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa temperatur udara, kelembaban udara, dan kandunan zat amoniak sangat berpengaruh terhadap pertumbuhan laju korosi pada baja ST 37 yaitu dapat kita lihat pada temperatur udara berbeda yaitu temperatur udara terbuka bebas lebih tinggi tingkat laju korosinya dibandingkan dengan temperatur udara terbuka terlindungi. Proses terjadinya pertumbuhan laju korosi pada baja ST 37 sangat dipengaruhi oleh kandungan larutan suatu zat, yaitu larutan zat amoniak. Faktor lain yang dapat mempengaruhi proses terjadinya pertumbuhan laju korosi yaitu waktu. Waktu penelitian menjadi penentu tingkat korosi suatu benda. Semakin lama waktu penelitian semakin tinggi tingkat korosinya dan begitu sebaliknya. Penggunaan jenis logam pada lingkungan tertentu harus sangat diperhatikan. Jika pada lingkungan tertentu yang memiliki sifat korosi tinggi maka harus diperhatikan jenis material yang akan digunakan.
ANALISIS KEKUATAN TARIK HASIL SAMBUNGAN PENGELASAN GESEK PADA BAJA ST42 Yusra M. Nur; Rifelino Rifelino; Jasman Jasman; Hendri Nurdin
Jurnal Vokasi Edukasi (VomEk) Vol 3 No 2 (2021): Jurnal Vokasi Mekanika
Publisher : Jurusan Teknik Mesin Fakultas Teknik Unversitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (276.444 KB) | DOI: 10.24036/vomek.v3i2.191

Abstract

Friction welding is a method of welding using heat energy generated from friction between surfaces of two ends of workpiece and/or the moving tool blade. Parameters of friction welding include rotation speed, welding time and forging pressure. The advantages of friction welding are savings in fill metal, fast execution time, can join two same or different materials, and produce high strength. This study aims to determine the quality of rotary friction welding joint through tensile test. This study uses an experimental method by performing friction welding based on rotation speed and welding time. Rotation speeds used from 1080 and 1800 rpm, welding times used from 60, 75, and 90 seconds. The specimen used in this study is st42 steel with a diameter of 16mm and a length of 150mm. Tensile test used to find out how tensile strength of friction weld joint. For the highest tensile strength from the results of the weld joint, the speed is 1800 rpm and time of 75 seconds with a value of 41.523Kg/mm2. For the highest tensile strength from the results of the weld joint, the speed is 1080 rpm and time of 60 seconds with a value of 37.913 Kg/mm2.
HUBUNGAN KETERSEDIAAN FASILITAS BENGKEL DENGAN HASIL BELAJAR PADA MATA DIKLAT LAS OKSI-ASETILIN WELDING KELAS XI JURUSAN TEKNIK MESIN DI SMK NEGERI I KOTA JANTHO Muharir Muharir; Arwizet K; Yufrizal A; Primawati Primawati
Jurnal Vokasi Edukasi (VomEk) Vol 3 No 2 (2021): Jurnal Vokasi Mekanika
Publisher : Jurusan Teknik Mesin Fakultas Teknik Unversitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (315.749 KB) | DOI: 10.24036/vomek.v3i2.194

Abstract

Basically, Vocational High School (SMK) can also be said to be a school with an outline of learning using practical tools (workshop facilities). This study aims (1) to reveal the relationship between workshop facilities and student learning outcomes in the XI class of the Oxy-acetyline Welding class of Mechanical Engineering Department at SMK Negeri I Jantho City. (2) Describe a description of the learning outcomes of class XI students in the Oxy-Acetilin Welding subject, Mechanical Engineering Department, State Vocational High School I, Jantho City. (3) Defining the effect of workshop facilities on learning outcomes in the subject of welding technique at Oxy-Acetylene Welding class XI SMK Negeri I Jantho City. Types of correlation research. The population in this study amounted to 27 people and all taken as research subjects. The research tool used is in the form of a questionnaire which is arranged in the form of a Liker Scale. Where data collection is obtained from even semeter values ​​for the 2020/2021 school year. Of the 40 instrument items tested for the validity of the workshop facility questionnaire, there were 36 valid items. The result of the reliability test was 0.96 which was stated as a reliable instrument. The learning outcomes of the Oksi-Acetylene Welding training course fall into the medium category. Description of data from 27 respondents where the average score obtained was 77.55. While the middle score is 78. In this study, the correlation coefficient of mechanical engineering workshop facilities on the Oksi-Acetilin Welding training course, Mechanical Engineering Department of SMK Negeri I Jantho City is 0.73 and the coefficient of determination is 53.29%. Based on the hypothesis testing, the rcount is 0.73%> 0.381 and the tcount is 5.34> 1.703 at the 5% confidence level. Then the hypothesis Ha is accepted, meaning that there is a relationship between workshop facilities and learning outcomes and Ho is rejected.
PENGARUH KELENGKAPAN FASILITAS WORKSHOP FABRIKASI DAN PENERAPAN K3 TERHADAP HASIL BELAJAR MATA KULIAH TEKNOLOGI PENGELASAN LOGAM DI JURUSAN TEKNIK MESIN FT – UNP Fauzi Frimananda; Mulianti Mulianti; Jasman Jasman; Budi Syahri
Jurnal Vokasi Edukasi (VomEk) Vol 3 No 2 (2021): Jurnal Vokasi Mekanika
Publisher : Jurusan Teknik Mesin Fakultas Teknik Unversitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (451.758 KB) | DOI: 10.24036/vomek.v3i2.195

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh rendahnya hasil belajar mata kuliah Teknologi Pengelasan Logam di jurusan Teknik Mesin Universitas Negeri Padang (UNP). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruhi kelengkapan fasilitas dan penerapan keselamatan dan kesehatan kerja (K3) terhadap hasil belajar. Penelitian ini merupakan penelitian korelasional. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan.Juli-Desember 2020..Populasi penelitian ini adalah mahasiswa jurusan teknik mesin Universitas Negeri Padang (UNP) tahun masuk 2018 semester ganjil tahun pelajaran 2019 yang berjumlah 96 mahasiswa, dan sampel penelitian sebanyak 49 mahasiswa menggunakan rumus Slovin. Data.yang.telah dikumpulkan kemudian dianalisis menggunakan bantuan aplikasi SPSS (Statistic Product Service Station) versi 21. Analisis regresi berganda dengan menggunakan uji F yang diperoleh.nilai F hitung besar dari nilai F table, maka dapat disimpulkan bahwa Ha diterima : terdapat pengaruh antara kelengkapan fasilitas workshop dan penerapan K3 terhadap hasil belajar mata kuliah teknlogi pengelasan logam dan Ho ditolak : tidak terdapat pengaruh antara kelengkapan fasilitas workshop dan penerapan K3 terhadap hasil belajar mata kuliah Teknlogi Pengelasan Logam. Besar kontribusi antara kelengkapan fasilitas dan penerapan K3 terhadap hasil belajar sebesar 43,2 % didapat dari rumus koefisien regresi. Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa kelengkapan fasilitas dan penerapan K3 mempengaruhi hasil belajar.
MOTIVASI BELAJAR SISWA SEBAGAI DAMPAK DARI FASILITAS SARANA PRASARANA BELAJAR DI SMK NEGERI 1 PADANG Wahyudi Wahyudi; Rifelino Rifelino; Purwantono Purwantono; Zainal Abadi
Jurnal Vokasi Edukasi (VomEk) Vol 3 No 2 (2021): Jurnal Vokasi Mekanika
Publisher : Jurusan Teknik Mesin Fakultas Teknik Unversitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (465.662 KB) | DOI: 10.24036/vomek.v3i2.197

Abstract

Masih rendahnya motivasi siswa dalam belajar dasar-dasar mesin bubut dan kurangnya pemanfaatan penggunaan sarana prasarana di sekolah, sehingga membuat siswa kurang dapat mengembangkan potensi diri dan kreasinya serta sulit dalam memahami pelajaran. Dengan mengoptimalkan penggunaan sarana prasarana yang ada sangat diperlukan dalam menunjang motivasi belajar siswa sehingga keberhasilan belajar bisa tercapai. Siswa kelas XII merupakan siswa yang sudah merasakan dan melalui berbagai kegiatan belajar. Tujuan penelitian ini untuk mengungkap berapa besarnya hubungan fasilitas sarana prasarana belajar terhadap motivasi peserta didik di tingkat XII TP dengan dasar-dasar mesin bubut sebagai mata pelajaran. Penelitian yang dilakukan bersifat korelasi untuk mengetahui dan melihat ada tidaknya atau seberapa besar hubungan antara dua variabel. Kegiatan penelitian dilaksanakan yang mana sebagai siswanya adalah siswa jurusannTeknik Pemesinanndi SMK Negeri 1 Padanggdi kelas XII dengan total sebanyak 50 orang siswa. Cara yang dipakai teknik sampling adalah random sampling sejumlah 34 siswa. Hasil penelitian yang dilakukan kepada 34 siswa ini dengan berdasarkan pada hasil pengujian hipotesis dilakukan dengan parsial (uji t) diperoleh bahwa variabel sarana prasarana berdampak dengan hasil signifikan kepada motivasi siswa dalam belajar. Hasil dari itu disebabkan karena nilai yang signifikansii(0.000)i< 0.05.jjadi didapatkan hipotesissHooditolakkdannHaaditerima. Dari hasillini didapatkan semakin meningkat sarana dan prasarana pada sekolah maka akan berdampak pada motivasi siswa belajar terutama pada pelajaran Dasar-dasar Teknik Bubut.
PERANCANGAN MESIN PENCACAH RUMPUT GAJAH M ZIKRA; Purwantono Purwantono; Primawati Primawati; Andre Kurniawan
Jurnal Vokasi Edukasi (VomEk) Vol 3 No 2 (2021): Jurnal Vokasi Mekanika
Publisher : Jurusan Teknik Mesin Fakultas Teknik Unversitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (314.272 KB) | DOI: 10.24036/vomek.v3i2.198

Abstract

Rumput gajah merupakan salah satu pilihan peternak untuk dijadikan sebagai pakan sapi. Populasi rumput gajah yang besar membuat para peternak menjadikan rumput gajah sebagai pakan utama sapi. Rata-rata seekor sapi membutuhkan rumput gajah sebanyah 20 kg/hari. (Andasuryani, 2009). Pada umumnya masih banyak peternak yang menggunakan cara tradisional dalam mencacah rumput gajah, yaitu menggunakan sabit sebagai alat potong. Tentunya membutuhkan waktu dan tenaga yang banyak dalam melakukan proses pencacahan. Mesin pencacah rumput gajah merupakan alat yang digunakan untuk membantu peternak dalam memenuhi kebutuhan pakan ternak. Mesin ini mampu memotong kecil-kecil dengan waktu yang cepat dan kapasitas yang banyak. Rumput gajah yang akan dicacah dimasukkan melalui sebuah saluran masuk, dicacah dalam sebuah box pencacahan, dan keluar berupa potongan yang berukuran kecil. (Direktoral Jendral Peternakan, 2008). Mesin pencacah rumput gajah ini menggunakan sistem transmisi tunggal dengan motor bensin sebagai tenaga penggerak sepasang pulley dan V-belt sebagai perantara dari motor bensin ke poros. Mesin ini menggunakan sistem pemotongan pisau putar. Poros akan memutar pisau yang akan mencacah rumput gajah di dalam box pencacahan, sehingga menghasilkan potongan yang halus dibandingkan dengan potongan menggunakan sabit. Tujuan utama penulis dalam merancang mesin pencacah rumput gajah membantu peternakan menghadirkan inovasi peternak memenuhi kebutuhan pakan ternak. Dari hasil perancangan didapatkan dimensi mesin pencacah rumput gajah adalah 860 mm x 600 mm x 1.220 mm. Menggunakan motor bensin dengan daya 5,5 Hp dengan putaran 3600 rpm.

Page 10 of 43 | Total Record : 422