Articles
23 Documents
Search results for
, issue
"Vol. 4 No. 1 (2024)"
:
23 Documents
clear
Pelatihan Pembuatan Pelembut Pakaian di Pondok Pesantren Baitul Qur’an Rumbai Pekanbaru Sebagai Peluang Wirausaha
Nanda Herru, Yoan De;
Anggrena D. Ritonga;
Rahma Joni
JDISTIRA - Jurnal Pengabdian Inovasi dan Teknologi Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2024)
Publisher : Yayasan Rahmatan Fidunya Wal Akhirah
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.58794/jdt.v4i1.622
The Baitul Qur'an Islamic boarding school has carried out training activities in making clothes softener as an opportunity for entrepreneurship. The implementation method consists of two stages, namely preparation and implementation. The training participants were 41 students at the Baitul Qur'an Islamic boarding school. The results of the first stage, namely preparation, participants will be explained the materials used, their uses and how to make the fabric softener used in this training. Participants who initially did not know the ingredients, uses and how to make clothes softener finally learned the process. This conclusion was obtained from the results of the pre-test and post-test carried out during the training. For the manufacturing stage, the participants softeners to make clothes softeners well
Penyuluhan Kesehatan di RT 05 dan RT 06 RW 02 Kelurahan Koto Luar Kecamatan Pauh Kota Padang
Hudzaifah, Hindun Mila;
Yulizawati, Yulizawati;
Sudirman, SiskaBradinda Putri;
Kamila, Annisa Syahna;
Putri, Dian Juli Isyah;
Maharani, Dini Siskhia;
Enggraini, Eys;
Tasya, Lulisa Desrama;
Claudia, Nixy;
Chantika, Tiara;
Nurjanah, Vivi;
Putri, Viorika Marsafa
JDISTIRA - Jurnal Pengabdian Inovasi dan Teknologi Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2024)
Publisher : Yayasan Rahmatan Fidunya Wal Akhirah
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.58794/jdt.v4i1.643
Kegiatan Kebidanan Komunitas dan FOME III diadakan di RT 05 dan RT 06 RW 02, Kelurahan Koto Luar, Kecamatan Pauh, Kota Padang. Berdasarkan data hasil pengumpulan data di RT 05 /02 Kelurahan Koto Luar diperoleh jumlah penduduk 324 penduduk dengan jumlah kepala keluarga sebanyak 87 KK sedangkan di RT 06/02 Kelurahan Koto Luar diperoleh jumlah penduduk 200 penduduk dengan jumlah kepala keluarga sebanyak 52 KK. Dari hasil analisis data didapatkan masalah kesehatan individu atau masyarakat yaitu banyaknya pasangan usia subur yang tidak menggunakan kontrasepsi, kurangnya pemanfaatan posyandu, dan imunisasi dasar bayi yang tidak lengkap. Pemberian KIE dan kerjasama antara pihak lurah, LPM, RT, Puskesmas, dan kader terkait permasalahan yang ditemui dan bermanfaat dalam pemberdayaan diri masyarakat yang mana hal ini adalah inti kegiatan kebidanan komunitas dan FOME III.
Penyuluhan Kesehatan dan Advokasi Melalui Kebidanan Komunitas dan FOME III di RT 01 RW 02 Kelurahan Koto Luar Kecamatan Pauh Kota Padang
Laila, Laila;
Ulfa Farrah Lisa;
Feni andriani;
Hildayati Bahri;
Inneke Clara Desty;
Siska Ilannur Lubis;
Ulin Azizah;
Yeri Englania Rusmat
JDISTIRA - Jurnal Pengabdian Inovasi dan Teknologi Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2024)
Publisher : Yayasan Rahmatan Fidunya Wal Akhirah
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.58794/jdt.v4i1.663
Kebidanan Komunitas dan Family Oriented Midwifery Education (FOME) III merupakan suatu penerapan ilmu dan teknologi oleh mahasiswa Program Studi Pendidikan Profesi Bidan Departemen Kebidanan Fakultas Kedokteran Universitas Andalas yang menyeluruh sepanjang siklus kehidupan wanita berdasarkan situasi dan tatanannyata di masyarakat sehingga memperoleh pengalaman untuk mempersiapkan diri menjadi tenaga bidan yang profesional dan mampu bersaing di era globalisasi. Kegiatan Kebidanan Komunitas dan FOME III diadakan di RT 01 RW 02, Kelurahan Koto Luar, Kecamatan Pauh, Kota Padang. Berdasarkan data hasil pengumpulan data di RT 01/02 Kelurahan Koto Luar diperoleh jumlah penduduk 318 penduduk dengan jumlah kepala keluarga sebanyak 80 KK. Dari hasil analisis data didapatkan masalah kesehatan individu atau masyarakat yaitu kurangnya pemanfaatan posyandu oleh masyarakat, pengelolaan sampah yang tidak tepat, serta kurangnya penyuluhan kesehatan yang didapatkan oleh masyarakat. Pemberian KIE dan kerjasama antara pihak lurah, LPM, RT, Puskesmas, dan kader terkait permasalahan yang ditemui dan bermanfaat dalam pemberdayaan diri masyarakat yang mana hal ini adalah inti kegiatan kebidanan komunitas dan FOME III. Pemberian KIE dan kerjasama antara pihak lurah, LPM, RT, Puskesmas, dan kader terkait permasalahan yang ditemui dan bermanfaat dalam pemberdayaan diri masyarakat yang mana hal ini adalah inti kegiatan kebidanan komunitas dan FOME III.
Upaya Peningkatan Minat Baca Santri Pondok Pesantren Al-Quds Melalui Sarana Gazebo Baca Dari Bahan Bajaringan
Yazid, Muhammad;
Rizki Ramadhan Husaini;
Sukri;
Deri Islami
JDISTIRA - Jurnal Pengabdian Inovasi dan Teknologi Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2024)
Publisher : Yayasan Rahmatan Fidunya Wal Akhirah
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.58794/jdt.v4i1.692
Ketersediaan tempat baca merupakan salah satu pemicu semangat baca bagi anak-anak santri Pondok Pesantren Alquds Pekanbaru. Adapun sarana yang ada sekarang belum memadai untuk dijadikan tempat baca yang nyaman. Tempat baca outdoor yang berbentuk bangunan sederhana segi empat dengan atap diatasnya atau yang lebih dikenal dengan nama Gazebo dipandang sangat diperlukan untuk dijadikan tempat baca bagi anak-anak santri, dalam hal ini gazebo tersebut dinamakan Gazebo baca. Kontruksi gazebo baca ini direncanakan dibuat dari bahan yang mudah pasang dan tahan lama yaitu dari bahan baja ringan. Walaupun bahan baja ringan ini pada umumnya digunakan untuk konstruksi rangka atap namun bisa juga digunakan sebagai tiang dan tempat duduk serta meja pada gazebo baca ini. Adapun konstruksi atapnya juga menggunakan baja ringan dengan penutup atap spandek atau sejenisnya. Konstruksi gazebo baca ini nantinya juga akan dilengkapi dengan lampu penerangan yang bertujuan gazebo baca ini juga bisa digunakan pada malam harinya.
Literasi Kesehatan Keamanan dan Cara Penggunaan Kosmetik yang Baik dan Benar pada Siswa-Siswi SMAN 2 Tambang
Faroliu, Goldha;
Marisa Oktafiani;
Lita Masni
JDISTIRA - Jurnal Pengabdian Inovasi dan Teknologi Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2024)
Publisher : Yayasan Rahmatan Fidunya Wal Akhirah
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.58794/jdt.v4i1.709
Kosmetik adalah bahan atau sediaan yang dimaksudkan untuk digunakan pada bagian luar tubuh manusia seperti epidermis, rambut, kuku, bibir dan organ genital bagian luar, atau gigi dan membran mukosa mulut terutama untuk membersihkan, mewangikan, mengubah penampilan dan/atau memperbaiki bau badan atau melindungi atau memelihara tubuh pada kondisi baik. Tujuan kegiatan ini dilakukan untuk khalayak umum terhindar dari pemakaian kosmetik berbahaya, bisa memilih kosmetik yang layak digunakan dan untuk menjaga kesehatannya. Kegiatan ini dilakukan pada siswa di SMA Negeri 2 Tambang dengan metode ceramah dan media audio visual. Evaluasi yang diberikan kepada peserta berupa pretest, posttest dan tanya jawab. Terlihat adanya terjadi peningkatan nilai dari Pretest dan Posttest. Dengan kegiatan ini siswa di SMA Negeri 2 Tambang mendapat pengetahuan baru tentang kosmetik.
Puding Daun Kelor Sebagai Alternatif Pemberian Makanan Tambahan (Pmt) Pada Anak Untuk Pencegahan Stunting
Dendy Kharisna;
Angga Arfina;
Rizka Febtrina;
Sri Yanti;
Chatrin Natalia;
Delviana Safitri
JDISTIRA - Jurnal Pengabdian Inovasi dan Teknologi Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2024)
Publisher : Yayasan Rahmatan Fidunya Wal Akhirah
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.58794/jdt.v4i1.739
Masih tingginya angka kejadian stunting menjadi permasalahan tersendiri yang harus diselesaikan di tengah masayrakat. Anak dengan gizi yang kurang akan mengalami berbagai bentuk gangguan, baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang. Beberapa upaya telah dilakukan oleh pemerintah dalam mengatasi dan mengurangi angka kejadian stunting pada anak. Di Kelurahan Tangkerang Selatan Kota Pekanbaru tercatat masih ditemukannya kasus stunting. Salah upaya yang dilakukan yaitu dengan pemanfaatan daun kelor yang banyak ditemukan di masyarakat sebagai alternatif pemberian makanan tambahan (PMT) pada anak. Kegiatan pengabdian ini dilakukan di RW 1 Kelurahan Tangkerang Selatan yang melibatkan 14 orang peserta yang terdiri dari ibu-ibu dengan anak balita. Metode pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini terbagi atas dua bentuk, yaitu pemberian edukasi tentang pemanfaatan daun kelor sebagai makanan tambahan alternatif bagi anak untuk mencegah stujnting dan demonstrasi tentang cara pembuatan puding daun kelor. Sebelum dan sesuah diberikan edukasi seluruh peserta diminta untuk mengisi kuesioner untuk menilai tingkat pengetahuan peserta terkait materi yang diberikan. Hasil dari kegiatan ini didapatkan adanya peningkatan tingkat pengetahuan peserta dimana sebelum diberikan edukasi, peserta dengan tingkat pengatahuan yang baik hanya 57,1% dan bahkan ditemukan 27,8% peserta dengan pengetahuan yang kurang baik. Akan tetapi setelah diberikan edukasi, tingkat pengetahuan yang baik meningkat signifikan menjadi 92,8% dan tidak ada peserta dengan tingkat pengetahuan yang kurang baik. Selama pelaksanaan kegiatan, peserta tampak antusias dan mengikuti kegiatan dengan baik.
Model Desain Partisipasi Masyarakat Dalam Pengelolaan Sampah Di Kota Kupang
Nursalam;
Aslam, Muhammad;
Salam, Chaerani;
Saleh, Bun'yana
JDISTIRA - Jurnal Pengabdian Inovasi dan Teknologi Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2024)
Publisher : Yayasan Rahmatan Fidunya Wal Akhirah
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.58794/jdt.v4i1.810
Sampah sebagai masalah publik membutuhkan partisipasi warga negara dalam pengelolaannya karena keterlibatan mereka sangat penting untuk mewujudkan lingkungan yang bersih dan sehat. Efektivitas partisipasi masyarakat dalam mengelola sampah ditentukan juga oleh adanya desain yang tepat agar proses partisipasi berlangsung dengan baik. Pengabdian pada masyarakat (PPM) oleh Tim PPM mandiri Fisip Undana bertujuan untuk memberikan advokasi tentang desain yang tepat bagi partisipasi masyarakat dalam pengelolaan sampah. Desain ini diharapkan dapat menjadi rujukan dalam meningkatkan partisipasi masyarakat dalam mengelola sampah perkotaan. Struktur desain partisipasi pengelolaan sampah yang dikembangkan melalui PPM ini terdiri unsur-unsur; tujuan, konteks dan masalah, keterlibatan pemangku kepentingan, sumber daya, aturan dan struktur, serta unsur evaluasi. Berdasarkan pelaksanaan PPM Mandiri ini ketahui bahwa desain partisipasi masyarakat dalam pengelolaan sampah sangat dirasakan efektif dan menjadi pedoman dalam peningkatan partisipasi masyarakat menjalankan proses reuse, reduce, recyle sampah rumah tangga. Berdasarkan hasil kegiatan PPM, diketahui bahwa desain ini sangat relevan untuk meningkatkan partisipasi masyarakat. Aspek penting dari model desain partisipasi adalah perlunya diperhatikan tentang pemahaman tujuan dan peraturan terkait dengan pengelolaan sampah. Aturan yang dimaksud adalah aturan proses pengelolaan dan pengambilan Keputusan yang melibatkan masyarakat. PPM Mandiri ini merekomendasikan perlunya aspek kepemimpinan, pengelolaan kekuasaan, dan penggunaan ukuran evaluasi yang tepat dalam sistem pengelolaan sampah agar partisipasi masyarakat dapat lebih efektif.
Mesin Pencacah (Crusher) Daur Ulang Limbah Rosok Plastik untuk Revitalisasi Pengelolaan Limbah Plastik di Kabupaten Magelang
Pramudi, Ganjar;
Akbar, Hammar Ilham;
Rovianto, Eki
JDISTIRA - Jurnal Pengabdian Inovasi dan Teknologi Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2024)
Publisher : Yayasan Rahmatan Fidunya Wal Akhirah
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.58794/jdt.v4i1.854
Proyek pengabdian ini telah menunjukkan bahwa mesin pencacah plastik memberikan solusi efektif dalam pengelolaan sampah plastik di kalangan pengumpul barang bekas di Kabupaten Magelang. Mesin-mesin ini memungkinkan pengolahan sampah plastik menjadi bubuk plastik, yang dapat dijual oleh pengumpul barang bekas. Pendapatan yang diperoleh dari penjualan bubuk plastik berfungsi sebagai sumber pendapatan tambahan, sehingga berkontribusi terhadap peningkatan ekonomi para pengumpul barang bekas. Selain itu, penggunaan mesin penghancur plastik juga memberikan dampak positif terhadap lingkungan dengan mengurangi penumpukan sampah plastik yang biasanya menimbulkan polusi. Mesin-mesin ini juga meningkatkan efisiensi operasional, meningkatkan kapasitas pemrosesan dan mengurangi waktu yang dibutuhkan untuk menangani sampah plastik. Pemberdayaan teknologi ini mendorong pengembangan keterampilan dan pengetahuan di kalangan pengumpul barang bekas, sehingga memungkinkan mereka untuk memperluas bisnis daur ulang mereka. Selain itu, keterlibatan masyarakat dalam pengelolaan sampah plastik meningkatkan kesadaran akan pentingnya daur ulang dan pengurangan sampah. Keberhasilan program ini, didukung oleh berbagai pemangku kepentingan, menjamin keberlanjutannya dan menjadi model bagi daerah lain. Secara keseluruhan, mesin pencacah plastik tidak hanya memberikan solusi pengelolaan sampah yang efektif di Kabupaten Magelang namun juga memberikan manfaat ekonomi, lingkungan, dan sosial yang signifikan, sehingga menyoroti pentingnya inovasi dan pengembangan berkelanjutan dalam praktik pengelolaan sampah.
Edukasi Literasi Media Digital Sebagai Upaya Marketing Digital Di Toko Olahraga 26 Store Pekanbaru
Noprieka Suriadiman;
Dwi Anindya Harimurti
JDISTIRA - Jurnal Pengabdian Inovasi dan Teknologi Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2024)
Publisher : Yayasan Rahmatan Fidunya Wal Akhirah
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.58794/jdt.v4i1.860
Era digitalisasi merupakan zaman serba digital yang memanfaat internet, Internet pada era digital saat ini dapat dikatakan begitu praktis, mudah dan efisien ditengah padatnya rutinitas sehari-hari. Di era ini juga terjadi inovasi bidang bisnis yang pemasaran konvensional bergeser ke pemasaran modern menggunakan media digital. Penggunaan media digital seperti media Facebook, Twitter, Instagram, Line, dan lain sebagainya. Pemanfaatan media sosial untuk pemasaran dinamakan sebagai social media marketing. Digital marketing merupakan suatu sistem sosial di mana keinginan tiap pihak terpilih akan bertemu secara virtual guna melakukan kegiatan transaksi jual beli. Berdasarkan pentingnya media digital pada saat ini dalam perekonomian, maka tujuan dari kegiatan pengabdian ini diharapkan mampu meningkatkan penjualan alat-alat olahraga di toko Olahraga 26 Store melalui marketing digital dengan memanfaatkan media digital.
Pelatihan Keterampilan Ibu-Ibu Dasawisma Lentera Umma Dalam Mengolah Makanan Sehat Untuk Meningkatkan Penghasilan Keluarga
Yusmaharani;
Yan Hendrika;
Rini Hariani Ratih;
Nurmaliza;
Mega Pratiwi Irawan
JDISTIRA - Jurnal Pengabdian Inovasi dan Teknologi Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2024)
Publisher : Yayasan Rahmatan Fidunya Wal Akhirah
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.58794/jdt.v4i1.863
Dampak dari Pandemi Covid selama kurang lebih 2 tahun yang mempengaruhi perekonomian dunia, sangat berdampak pada banyaknya usaha dari para ibu-ibu untuk mencari penghasilan tambahan bagi keluarga, salah satu usaha yang diminati adalah usaha rumahan yang dapat dilakukan sembari ibu mengurus rumah. Ibu dasawisma di wilayah perawang RT 02/RT07 Dusun Perawang Indah Kampung perawang barat Kecamatan Tualang Kabupaten Siak Provinsi Riau memiliki banyak kegiatan yang dilakukan untuk mengisi waktu luang ibu-ibu rumah tangga, terkhususnya untuk mendapatkan peluang menambah pendapatan ekonomi keluarga dengan mengadakan pelatihan membuat makanan sehat. Masalah yang dihadapi adalah minimnya pemahaman tentang kewiraushaan dan kurangnya dana untuk memproduksi makanan sehat. Pelatihan pengolahan makanan ini berupa pengolahan makanan sehat yang memiliki nilai kandungan gizi dan menyehatkan, serta dapat di konsumsi oleh semua kalangan mulai dari anak-anak hingga orang dewasa. Makanan sehat ini akhir-akhir ini sudah mulai banyak di lirik oleh ibu- ibu rumah tangga yang menginginkan jajanan sehat bagi anak-anak dan keluarganya. Pelatihan ini merupakan solusi yang tepat bagi ibu-ibu yang ingin mancari tambahan pemasukan bagi keluarganya, serta di bimbing dalam kepengurusan legalitas usaha rumahan tersebut.