cover
Contact Name
Ade Cahya
Contact Email
ade@htp.ac.id
Phone
+6276133815
Journal Mail Official
jom.psik@htp.ac.id
Editorial Address
Jl.Mustafa Sari No.5 Tangkerang Selatan
Location
Kota pekanbaru,
Riau
INDONESIA
Jurnal Keperawatan Hang Tuah (Hang Tuah Nursing Journal)
ISSN : -     EISSN : 27766306     DOI : https://doi.org/10.25311/jkh
Core Subject : Health,
Jurnal Keperawatan Hang Tuah (Hang Tuah Nursing Journal) publishes articles that are the results of research, case studies, results of literature studies, scientific concepts, innovative and up-to-date knowledge and technology in the scope of nursing that focuses on (10) nursing pillars, including: child nursing; maternity nursing; medical-surgical nursing; critical nursing; emergency nursing; mental nursing; community nursing; gerontik nursing; family nursing; and nursing leadership and management.
Articles 34 Documents
Hubungan Pelibatan Tenaga Kesehatan Dalam Pemilihan Kontrasepsi Pil Dengan Frekuensi Efek Samping Kontrasepsi Pada Pasangan Usia Subur (PUS) Trisna Velinda; Dian Roza Adila; Riau Roslita
Jurnal Keperawatan Hang Tuah (Hang Tuah Nursing Journal) Vol. 2 No. 2 (2022): Jurnal Keperawatan Hang Tuah (Hang Tuah Nursing Journal)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Hang Tuah Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25311/jkh.Vol2.Iss2.800

Abstract

Keluarga Berencana adalah upaya yang dilakukan pemerintah untuk menekan laju pertumbuhan penduduk. Kontrasepsi hormonal merupakan salah satu metode yang banyak di minati oleh PUS di Pekanbaru salah satunya kontrasepsi pil. Hal ini dikarenakan kontrasepsi pil lebih praktis dan mudah didapatkan. Kontrasepsi pil memiliki beberapa efek samping yang bisa memengaruhi kesehatan PUS, sehingga dalam penggunaan kontrasepsi sebaiknya melibatkan tenaga kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pemilihan kontrasepsi pil melibatkan tenaga kesehatan dengan frekuensi efek samping kontrasepsi pada PUS. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain cross sectional. Penelitian ini melibatkan 200 PUS sebagai responden yang diambil dengan teknik cluster sampling yang diambil dengan menggunakan kuesioner. Analisis yang digunakan adalah univariat dan bivariat dengan menggunakan uji Kolmogorov-Smirnov. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagaian besar pemilihan kontrasepsi pil tidak melibatkan tenaga kesehatan sebanyak 110 (55%) responden dengan frekuensi efek samping terbanyak yaitu sering 70 (72,9%) responden sedangkan pemilihan kontrasepsi pil yang melibatkan tenaga kesehatan sebanyak 90 (45%) responden dengan frekuensi efek samping terbanyak yaitu jarang 62 (61,4%) responden. Hasil uji Kolmogorov-Smirnov p-value sebesar < 0,001 (p < 0,05) maka dinyatakan ada hubungan antara pelibatan tenaga kesehatan dalam pemilihan kontrasepsi pil dengan frekuensi efek samping kontrasepsi. Saran bagi responden dalam memilih kontrasepsi yang tepat untuk dirinya harus konsultasi terlebih dahulu ke tenaga kesehatan. Hal ini berguna untuk meminimalisir efek samping yang terjadi. Saran bagi tenaga kesehatan lebih menjelaskan terkait alat kontrasepsi yang sesuai dengan kondisi ibu guna mengurangi efek samping yang dirasakan saat pengunaan kontrasepsi.
Gambaran Pelaksanaan Triase di Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD Raja Musa Sungai Guntung Kabupaten Indragiri Hilir Mia Purnama Sari; T. Abdur Rasyid; Lita Lita
Jurnal Keperawatan Hang Tuah (Hang Tuah Nursing Journal) Vol. 2 No. 2 (2022): Jurnal Keperawatan Hang Tuah (Hang Tuah Nursing Journal)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Hang Tuah Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25311/jkh.Vol2.Iss2.821

Abstract

Triase adalah proses peilahan pasien berdasarkan tingkat keparahan kondisinya. Triase di Instalasi Gawat Darurat (IGD) bertujuan untuk memprioritaskan perawatan pasien di IGD dan menuntukan kasus true emergency atau false emergency. Banyaknya pasien yang datang ke IGD dengan kasus yang tidak gawat darurat, sehingga dapat berdampak pada overcrowding (kepadatan). Oleh karena itulah, triase menjadi penting dalam prioritas penanganan pasien di IGD. Indonesia saat ini belum memiliki sistem triase dengan standar nasional yang baku, sehingga tiap-tiap rumah sakit memiliki system triase yang berbeda seperti di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Raja Musa menggunakan triase warna. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui gambaran pelaksaanaan triase di IGD RSUD Raja Musa Sungai Guntung Kabupaten Indragiri Hilir. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif menggunakan desain deskriptif dengan pendekatan survei. Populasi penelitian ini adalah seluruh perawat IGD dengan jumlah sampel sebanyak 10 orang diambil menggunkan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan pada bulan Juli 2021. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner terkait pengetahuan, penerapan, dan sarana prasarana triase. Data penelitian disajikan dalam bentuk univariat. Hasil penelitian menunjukkan mayoritas perawat berusia 25-36 tahun, dengan lama bekerja mayoritas >5 tahun, dan sebagian besar berpendidikan terakhir S1+Ners. Mayoritas perawat merupakan pegawai honorer dan sebagian besar perawat pernah mengikuti pelatihan kegawatdaruratan. Tingkat pengetahuan perawat mayoritas cukup sebanyak 6 (60%) orang, penerapan triase kurang baik sebanyak 6 (60%) orang, dan sarana prasarana tidak terstandar sebanyak 6 (60%) orang. Dapat disimpulkan bahwa mayoritas pengetahuan perawat cukup, penerapan triase kurang baik, dan sarana prasarana tidak terstandar. Penelitian ini menyarankan rumah sakit melakukan pelatihan triase untuk meningkatkan   pengetahuan   dan   pelaksanaan   triase   serta menyediakan sarana dan prasarana untuk pelaksanaan triase di IGD agar dapat optimal.
Studi Fenomenologi: Stres dan Mekanisme Koping Mahasiswa Keperawatan Dalam Menjalani Proses Pembelajaran Jarak Jauh Selama Pandemi COVID-19 Reysa Elsyafitri; Dewi Kurnia Putri; Sekani Niriyah
Jurnal Keperawatan Hang Tuah (Hang Tuah Nursing Journal) Vol. 2 No. 2 (2022): Jurnal Keperawatan Hang Tuah (Hang Tuah Nursing Journal)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Hang Tuah Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25311/jkh.Vol2.Iss2.845

Abstract

Pandemi COVID-19 mengharuskan seluruh institusi pendididikan mengalihkan pembelajaran tatap muka menjadi pembelajaran jarak jauh (PJJ). Selama pembelajaran jarak jauh berlangsung terdapat beberapa kendala dan masalah yang menimbulkan stres bagi para mahasiswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi stres dan mekanisme koping mahasiswa keperawatan dalam menjalani proses pembelajaran jarak jauh selama pandemi COVID-19. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan studi fenomenologi. Partisipan penelitian terdiri dari enam mahasiswa keperawatan STIKes Hang Tuah Pekanbaru yang menjalani proses pembelajaran jarak jauh selama pandemi COVID-19 dalam kategori stres tingkat berat. Pemilihan partisipan penelitian menggunakan teknik purposive sampling dengan kriteria inklusi dan ekslusi. Pengumpulan data dilakukan mengunakan metode wawancara mendalam melalui aplikasi google meet. Hasil wawancara dianalisis mengunakan metode collaizi. Hasil penelitian didapatkan enam tema yaitu sumber stres mahasiswa keperawatan saat menjalani PJJ, respon saat menjalani pembelajaran jarak jauh, strategi koping mahasiswa keperawatan saat menjalani PJJ, mekanisme koping mahasiswa saat menjalani PJJ, support System, dan harapan mahasiswa keperawatan untuk pembelajaran jarak jauh selanjutnya. Melalui penelitian ini diharapkan bagi institusi pendidikan dapat mempertimbangkan dilakukannya pembelajaran tatap muka kembali dan mempertimbangkan memberikan bimbingan kepada mahasiswa keperawatan dalam memilih mekanisme koping yang tepat untuk mengatasi stres. Bagi ilmu keperawatan melalui penelitian ini diharapkan menjadi bahan evaluasi dan referensi tambahan dan bagi peneliti selanjutnya diharapkan dapat mengembangkan penelitian yang lebih mendalam mengenai upaya mahasiswa keperawatan untuk mencegah terjadinya stres.
Hubungan Pemanfaatan Gadget dengan Interaksi Sosial Pada Remaja Amelia, Rika; Marni, Erna; Anggreny, Yecy
Jurnal Keperawatan Hang Tuah (Hang Tuah Nursing Journal) Vol. 2 No. 3 (2022): Jurnal Keperawatan Hang Tuah (Hang Tuah Nursing Journal)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Hang Tuah Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25311/jkh.Vol2.Iss3.818

Abstract

Teknologi berkembang dengan pesat dalam berbagai bidang salah satunya bidang komunikasi. Alat komunikasi dibuat canggih, manusia bisa terhubung satu sama lain dalam jarak yang berjauhan, alat itu adalah gadget. Gadget memiliki manfaat dan dampak buruk jika penggunaannya salah dan berlebihan. Salah satu dampak buruk gadget adalah terganggunya interaksi sosial. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pemanfaatan gadget dengan interaksi sosial pada remaja. Jenis penelitian kuantitatif deskriptif korelasi dengan pendekatan cross sectional. Jumlah sampel 85 orang yang merupakan siswa SMA dengan teknik proportional random sampling. Pengambilan data dalam penelitian ini dilakukan menggunakan pengisian kuesioner tertutup. Kuesioner pemanfaatan gadget memiliki 16 pertanyaan dan interaksi sosial sebanyak 10 pertanyaan. Analisa univariat menggunakan distribusi frekuensi dan analisa bivariat menggunakan uji Chi square. Hasil penelitian bahwa mayoritas jenis kelamin perempuan 53 (62.4%), usia remaja 17 tahun sebanyak 40 orang (47.1%), mayoritas remaja memanfaatkan gadget secara positif 62 (72.9%), remaja dengan interaksi sosial positif 62 (72.9%). Hasil uji korelasi Chi Square didapat Pvalue = 0,000 (<0,005) yang berarti ada hubungan pemanfaatan gadget dengan interaksi sosial pada remaja. Hasil penelitian diharapkan remaja dapat memanfaatkan gadget dengan baik sehingga interaksi sosial tidak terganggu.
Hubungan Pengetahuan Masyarakat tentang COVID-19 Terhadap Stigma Pasien COVID-19 Ramadhina, Putri; Erianti, Susi; Rasyid, T. Abdur
Jurnal Keperawatan Hang Tuah (Hang Tuah Nursing Journal) Vol. 2 No. 3 (2022): Jurnal Keperawatan Hang Tuah (Hang Tuah Nursing Journal)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Hang Tuah Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25311/jkh.Vol2.Iss3.819

Abstract

Coronavirus Disease 2019 (COVID-19), merupakan virus baru yang belum pernah diidentifikasi sebelumnya pada manusia. Kasus COVID-19 di Indonesia mengalami peningkatan yang membuat masyarakat takut untuk tertular, akibatnya muncul fenomena sosial dimasyarakat yakni stigma sosial. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan masyarakat tentang COVID-19 terhadap stigma pasien COVID-19. Jenis penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan menggunakan desain korelasional melalui pendekatan Cross Sectional. Analisa yang digunakan adalah univariat dan bivariat. Jenis kelamin, pendidikan, dan pekerjaan disajikan dalam bentuk distribusi frekuensi sedangkan usia disajikan dalam bentuk tendency central. Uji yang digunakan adalah Chi Square, uji Chi Square untuk menganalisis ada tidaknya hubungan antara variabel yang diteliti. Sampel 172 orang dalam bentuk Random Sampling dengan teknik Proportionate Sratified Sampling. Hasil uji korelasi Chi Square didapat pvalue = 0.171 (> 0.05). Hasil penelitian bahwa mayoritas usia responden rerata 39.75, berjenis kelamin perempuan 97 (56.4%), tingkat pendidikan menengah (SMA) 62 (36.0%), pekerjaan PNS 34 (19.8%), pengetahuan cukup 95 (55.2%), dan melakukan stigma 109 (63.4%). Hasil analisis bivariat menunjukkan bahwa tidak ada hubungan pengetahuan masyarakat tentang COVID-19 dengan stigma pasien COVID-19. Penelitian ini diharapkan pihak Puskesmas dapat mengedukasi masyarakat agar lebih bijaksana memperoleh informasi dari sosial media yang belum jelas kebenarannya guna menghidari hoax dan menurunkan stigma yang ada dimasyarakat
Hubungan Pengetahuan tentang Menarche dengan Kesiapan Menghadapi Menarche Fitrianingsih; Roslita, Riau; Adila, Dian Roza
Jurnal Keperawatan Hang Tuah (Hang Tuah Nursing Journal) Vol. 2 No. 3 (2022): Jurnal Keperawatan Hang Tuah (Hang Tuah Nursing Journal)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Hang Tuah Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25311/jkh.Vol2.Iss3.823

Abstract

Anak usia 9-14 tahun yang belum siap menghadapi menarche ditandai dengan perasaan takut, malu, dan jijik saat haid pertama terjadi. Kurangnya informasi akan menyebabkan rendahnya pengetahuan anak mengenai menarche sehingga menimbulkan respon negatif bagi anak dalam menghadapi menarche. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan tentang menarche dengan kesiapan menghadapi menarche pada anak usia 9 – 14 tahun. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain Cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh anak usia 9 – 14 tahun yang belum menarche di Desa Segajah Jaya dan dipilih 69 anak secara total sampling. Alat ukur yang digunakan adalah kuesioner. Data diperoleh dari analisis secara univariat dengan distribusi frekuensi dan bivariat dengan uji Chi square. Hasil penelitian didapat p value 0,040 (< 0,05), berarti terdapat hubungan antara pengetahuan tentang menarche dengan kesiapan menghadapi menarche pada anak usia 9 – 14 tahun di Desa Segajah Jaya. Diharapkan lembaga pendidikan seperti sekolah dasar setempat memberikan pengarahan dan bimbingan terhadap anak perempuan yang belum menarche dengan memberikan seminar, pendidikan pelatihan, ataupun forum diskusi agar anak mendapatkan informasi yang benar tentang menarche sehingga dapat meningkatkan kesiapan menghadapi menarche.
Faktor-faktor yang Berhubungan dengan Kunjungan Pemeriksaan Ibu Hamil Pada Masa Pandemi COVID-19 Hilmiatussaidah, Hilmiatussaidah; Asfeni; Sari, Siska Mayang
Jurnal Keperawatan Hang Tuah (Hang Tuah Nursing Journal) Vol. 2 No. 3 (2022): Jurnal Keperawatan Hang Tuah (Hang Tuah Nursing Journal)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Hang Tuah Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25311/jkh.Vol2.Iss3.846

Abstract

Pemeriksaan Antenatal Care merupakan pemeriksaan dengan tujuan untuk mengetahui kesehatan ibu dan bayi sesuai dengan standar pelayanan kesehatan. Pada masa pandemi Corona Virus Diseases (COVID-19) terjadi penurunan pemeriksaan kehamilan di pelayanan kesehatan, dikarenakan terdapat beberapa faktor yang memengaruhi ibu hamil dalam melakukan kunjungan pemeriksaan ANC. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kunjungan pemeriksaan ibu hamil selama masa pandemi COVID-19 di Klinik Harapan Bunda Pangkalan Kerinci, Pelalawan. Jenis penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain korelasi dengan pendekatan cross sectional. Pada sampel penelitian sebanyak 45 orang, dengan teknik total sampling, instrumen penelitian menggunakan kuesioner. Analisa data menggunakan bivariat dengan uji statisik Chi-square. Hasil analisis didapatkan ada hubungan pengetahuan (p-value 0,048), sikap (p value 0,000), dan informasi (p value 0,009) dengan kunjungan pemeriksaan ibu hamil. Disarankan kepada responden agar tetap melakukan kunjungan pemeriksaan ibu hamil secara teratur di pelayanan kesehatan selama pandemi COVID-19 dengan mematuhi protokol Kesehatan
Faktor-faktor yang Berhubungan dengan Kepatuhan Tenaga Kesehatan dalam Penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) di Puskesmas Selama Pandemi COVID-19 Handayani, Fenty Fajri; Asmiyati; Sari, Siska Mayang
Jurnal Keperawatan Hang Tuah (Hang Tuah Nursing Journal) Vol. 2 No. 3 (2022): Jurnal Keperawatan Hang Tuah (Hang Tuah Nursing Journal)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Hang Tuah Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25311/jkh.Vol2.Iss3.847

Abstract

Corona Virus Disease (COVID-19) merupakan suatu jenis virus baru yang muncul di seluruh dunia pada akhir bulan Desember 2019. Virus tersebut pertama kali diumumkan oleh Pemerintah Indonesia pada tanggal 02 Maret 2020. Pada masa pandemi COVID-19, kepatuhan para tenaga kesehatan dalam penggunaan alat pelindung diri (APD) perlu di perhatikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kepatuhan tenaga kesehatan dalam penggunaan APD di Puskesmas selama pandemi COVID-19 yang dilakukan di Puskesmas Pangkalan Kasai Kecamatan Seberida, Kabupaten Indragiri Hulu Riau. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain deskriptif korelasi pendekatan cross sectional. Sampel penelitian sebanyak 87 responden, dengan teknik total sampling instrument penelitian menggunakan kuesioner. Analisa data menggunakan bivariate dengan uji statistik Chi-Square. Hasil yang didapatkan terdapat hubungan pengetahuan (p-value 0,000), sikap (p-value 0,003), sarana dan prasarana (p-value 0,001) dengan kepatuhan tenaga kesehatan dalam penggunaan APD. Disarankan kepada seluruh tenaga kesehatan agar tetap patuh dalam menggunakan APD selama masa pandemi COVID-19 dengan membawa APD milik pribadi ketika mengalami kekurangan APD di tempat mereka bekerja.
Perubahan Perilaku Lansia Penyintas COVID-19: Studi Fenomenologi Oktafiga, Ghea Pebby; Putri, Dewi Kurnia; Marni, Erna
Jurnal Keperawatan Hang Tuah (Hang Tuah Nursing Journal) Vol. 2 No. 3 (2022): Jurnal Keperawatan Hang Tuah (Hang Tuah Nursing Journal)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Hang Tuah Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25311/jkh.Vol2.Iss3.848

Abstract

Corona Virus Disease (COVID-19) merupakan penyakit yang menyerang saluran pernapasan dan mudah menularkan dalam waktu singkat. Hal tersebut menimbulkan banyak kasus kematian, sehingga untuk menghambat penularannya mengharuskan masyarakat melakukan kegiatan diluar rumah. Hal tersebut menyebabkan perubahan perilaku lansia. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif, yang bertujuan untuk menggambarkan perubahan perilaku lansia penyintas COVID-19 di Kota Pekanbaru. Partisipan pada penelitian ini sebanyak 7 (tujuh) responden, yang terdiri dari 1 laki-laki dan 6 perempuan dengan rentang usia 45-60 tahun. Metode pengumpulan data menggunakan teknik wawancara mendalam. Teknik wawancara dilakukan secara terstruktur dengan menggunakan pedoman wawancara. Tahapan proses analisa data pada penelitian ini menggunakan langkah- lamgkah dari Colaizzi. Pada hasil penelitian ini terjadi perubahan dalam menjaga protokol kesehatan dengan lebih rajin menggunakan masker, mencuci tangan, membawa hand sanitizer, menjaga jarak, menghindari, kerumunan, dan memakai pakaian sekali setelah dari luar. Kemudian, perubahan dalam meningkatkan imun tubuh, lansia menjadi rajin dalam mengkonsumsi vitamin setiap harinya. Lalu perubahan pada psikologis menjadi bingung dalam melakukan aktivitas dan sering mondar mandir, gelisah akan suatu hal (khawatir, cemas), takut tertular kembali, was-was akan segala hal yang dilakukan, sedih, dan stress. Perubahan lainnya, lansia menjadi membatasi komunikasi dengan lingkungan dan menggunakan komunikasi secara virtual. Perubahan pada kebiasaan spiritual lansia membatasi kegiatan dimasjid dan mendapatkan sumber informasi agama lebih sering lewat tv/hp. Kesulitan juga dialami pada financial lansia. Adapun perilaku dari sebelum pandemi, partisipan tidak melakukan protokol kesehatan yaitu tidak menggunakan masker dan juga mencuci tanga. Harapan dari setiap partisipan, ingin pandemi ini cepat berlalu, agar dapat beraktivitas kembali.
Hubungan Tingkat Pengetahuan Ibu tentang Stunting Terhadap Upaya Pencegahan Stunting Pada Anak Usia Prasekolah Putri, Atika Amri Yeni; Roslita, Riau; Adila, Dian Roza
Jurnal Keperawatan Hang Tuah (Hang Tuah Nursing Journal) Vol. 2 No. 3 (2022): Jurnal Keperawatan Hang Tuah (Hang Tuah Nursing Journal)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Hang Tuah Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25311/jkh.Vol2.Iss3.849

Abstract

Stunting merupakan kondisi terhambatnya pertumbuhan pada anak balita (bayi dibawah lima tahun) dimana balita memiliki panjang atau tinggi badan kurang jika dibandingkan dengan usia yang diakibatkan kekurangan gizi kronis. Pengetahuan ibu merupakan dominan yang penting dalam membentuk tindakan. Upaya meminimalkan terjadinya stunting pada anak, perlu dilakukan pencegahan yang baik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan ibu tentang stunting terhadap upaya pencegahan stunting pada anak usia prasekolah. Jenis penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan deskriptif korelasi dan menggunakan pendekatan Cross Sectional. Jumlah sampel penelitian ini adalah 177 ibu yang diambil menggunakan teknik Cluster Sampling. Analisa univariat menggunakan distribusi frekuensi dan bivariat menggunakan uji Chi-square. Hasil penelitian menyatakan bahwa usia anak berada pada median 48 bulan, mayoritas berjenis kelamin perempuan, tinggi badan anak dalam kategori normal, tingkat pendidikan ibu SMA, pekerjaan ibu rumah tangga, pengetahuan cukup 72 ibu (40.7%) dan upaya pencegahan baik 115 ibu (65.0%). Hasil uji korelasi uji Chi-square didapat P-value = 0,012 (<0,05), yang berarti terdapat hubungan yang bermakna antara tingkat pengetahuan ibu tentang stunting dengan upaya pencegahan stunting pada anak usia prasekolah. Hasil penelitian ini diharapkan ibu dapat tetap mempertahankan kunjungan rutin ke pelayanan kesehatan sebagai upaya pencegahan yang baik sehingga dapat menurunkan angka kejadian stunting pada anak usia prasekolah.

Page 3 of 4 | Total Record : 34