cover
Contact Name
-
Contact Email
jurnal.P4I@gmail.com
Phone
+6289681071805
Journal Mail Official
jurnal.P4I@gmail.com
Editorial Address
Lingkungan Handayanai, Kel. Leneng, Kec. Praya, Kab. Lombok Tengah
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
KNOWLEDGE: Jurnal Inovasi Hasil Penelitian dan Pengembangan
ISSN : 28094042     EISSN : 28094034     DOI : https://doi.org/10.51878/knowledge.v2i2
KNOWLEDGE: Jurnal Inovasi Hasil Penelitian dan Pengembangan berisi tulisan/artikel hasil pemikiran dan hasil penelitian yang ditulis oleh para guru, dosen, pakar, ilmuwan, praktisi, dan pengkaji dalam smua disiplin ilmu yang berkaitan dengan hasil penelitian dan pengembangan yang dilakukan oleh para guru, dosen, pakar, ilmuan praktisi dan umum.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 55 Documents
Search results for , issue "Vol. 5 No. 2 (2025)" : 55 Documents clear
ANALISIS PENGARUH EKSPOR SEKTOR INDUSTRI DAN PERTANIAN TERHADAP PERTUMBUHAN EKONOMI Rahman, Nadila Elsayanti; Olilingo, Fahrudin Zain; Mopangga, Herwin
KNOWLEDGE: Jurnal Inovasi Hasil Penelitian dan Pengembangan Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/knowledge.v5i2.5251

Abstract

This study aims to analyze the influence of industrial and agricultural sector exports on economic growth in South Sulawesi Province. A quantitative approach was employed, utilizing panel data multiple linear regression analysis. The data used were secondary in nature, comprising export values of the industrial and agricultural sectors, as well as Gross Regional Domestic Product (GRDP) data for South Sulawesi from 2018 to 2023. Data processing was conducted using EViews 12 software. The results indicate that industrial sector exports have a positive and significant effect on economic growth, with a regression coefficient of 0.475692. In contrast, agricultural sector exports exhibit a negative and significant effect, with a regression coefficient of -0.075947. Simultaneously, both sectors’ exports have a significant joint influence on economic growth, as reflected by the coefficient of determination (R²) of 0.911686 or 91.17%. These findings suggest that export activities, particularly from the industrial sector, play a crucial role in driving sustainable regional economic development. Therefore, strategic policy efforts are needed to strengthen industrial exports and optimize agricultural exports in a balanced and inclusive manner. ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh ekspor sektor industri dan sektor pertanian terhadap pertumbuhan ekonomi di Provinsi Sulawesi Selatan. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan metode analisis regresi linier berganda berbasis data panel. Data yang digunakan merupakan data sekunder yang mencakup nilai ekspor sektor industri, sektor pertanian, serta data Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Sulawesi Selatan selama periode 2018–2023. Pengolahan data dilakukan dengan bantuan perangkat lunak EViews 12. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekspor sektor industri berpengaruh positif dan signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi, dengan nilai koefisien regresi sebesar 0,475692. Sebaliknya, ekspor sektor pertanian menunjukkan pengaruh negatif dan signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi, dengan koefisien regresi sebesar -0,075947. Secara simultan, ekspor dari kedua sektor tersebut berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi di Sulawesi Selatan, dengan nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,911686 atau 91,17%. Temuan ini menunjukkan bahwa kontribusi ekspor, khususnya dari sektor industri, merupakan faktor penting dalam mendorong pembangunan ekonomi daerah secara berkelanjutan. Oleh karena itu, diperlukan kebijakan yang mendukung penguatan ekspor industri dan optimalisasi ekspor pertanian secara lebih strategis.
DINAMIKA EKONOMI PEMBANGUNAN DI NEGARA BERKEMBANG: ANALISIS LITERATUR TERHADAP UPAYA PENINGKATAN KESEJAHTERAAN Yuliyanti, Ekani; Susanti, Erfi Yana Eka; Geasill, Lendra Yuspi J
KNOWLEDGE: Jurnal Inovasi Hasil Penelitian dan Pengembangan Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/knowledge.v5i2.5254

Abstract

Economic development in developing countries is a complex and dynamic process, determined not only by macroe conomic growth but also by institutional quality, equitable access, and social participation. This study aims to analyze various approaches and findings from recent literature related to the dynamics of development and strategies for improving welfare. Using a literature review method involving ten selected journals and key development theories, this article finds that factors such as strengthening local sectors, institutional reform, inclusive digitalization, and the growth of the creative economy are essential to achieving sustainable development. Despite ongoing challenges such as regional disparities, income inequality, climate change, and weak innovation there are significant opportunities arising from technological advancements, agricultural potential, and cross-sector collaboration. Therefore, development strategies rooted in local context and oriented toward social justice are crucial to achieving equitable and sustainable welfare. The government needs to strengthen asset redistribution, infrastructure equity, and digital and financial literacy in underdeveloped areas. Collaboration between government, private sector, and community is also important to build an inclusive and resilient development ecosystem. ABSTRAKPembangunan ekonomi di negara berkembang merupakan proses yang kompleks dan dinamis, yang tidak hanya ditentukan oleh pertumbuhan makro ekonomi, tetapi juga oleh kualitas kelembagaan, pemerataan akses, dan partisipasi sosial. Studi ini bertujuan untuk menganalisis berbagai pendekatan dan temuan dalam literatur terkini terkait dinamika pembangunan dan strategi peningkatan kesejahteraan. Dengan metode studi literatur terhadap sepuluh jurnal dan teori pembangunan, Artikel ini menemukan bahwa faktor seperti penguatan sektor lokal, reformasi institusi, digitalisasi inklusif, dan pengembangan ekonomi kreatif menjadi kunci keberhasilan pembangunan yang berkelanjutan. Meskipun negara berkembang menghadapi tantangan seperti kesenjangan wilayah, ketimpangan pendapatan, perubahan iklim, dan lemahnya inovasi, terdapat pula peluang besar dari kemajuan teknologi, potensi pertanian, dan kolaborasi lintas sektor. Oleh karena itu, strategi pembangunan yang berbasis konteks lokal dan berorientasi pada keadilan sosial sangat penting untuk mencapai kesejahteraan yang merata dan berkelanjutan. Pemerintah perlu memperkuat redistribusi aset, pemerataan infrastruktur, serta literasi digital dan keuangan di wilayah tertinggal. Kolaborasi antara pemerintah, swasta, masyarakat juga penting untuk membangun ekosistem pembangunan yang inklusif dan tangguh.
URGENSI PERLINDUNGAN DATA PRIBADI DALAM ERA DIGITAL: ANALISIS UNDANG-UNDANG NOMOR 27 TAHUN 2022 TENTANG PERLINDUNGAN DATA PRIBADI Junaedi, Asep Mahbub
KNOWLEDGE: Jurnal Inovasi Hasil Penelitian dan Pengembangan Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/knowledge.v5i2.5269

Abstract

The development of digital technology has increased the risks to personal data protection, especially with the massive collection and processing of individual information by various parties. Data breaches, misuse of information, and privacy violations have become serious threats to society in the digital era. To address these challenges, Indonesia enacted Law Number 27 of 2022 on Personal Data Protection as an effort to strengthen regulation and guarantee citizens’ privacy rights. This study aims to analyze the urgency of personal data protection and evaluate the effectiveness of the law in bridging the gap between privacy protection theory and real-world practices. Using a normative approach, this research examines the principles underlying data protection regulation and the policy implications for individuals, companies, and the government. The analysis shows that although the law has established a clearer legal framework, challenges persist in law enforcement, oversight of data processing, and raising public awareness. Therefore, collaborative efforts from various stakeholders are needed to ensure that the implementation of this law is effective and capable of safeguarding the privacy rights of every individual in the digital era. ABSTRAKPerkembangan teknologi digital telah meningkatkan risiko terhadap perlindungan data pribadi, terutama dengan semakin masifnya pengumpulan dan pemrosesan informasi individu oleh berbagai pihak. Kebocoran data, penyalahgunaan informasi, dan pelanggaran privasi menjadi ancaman serius bagi masyarakat dalam era digital. Untuk menjawab tantangan ini, Indonesia mengesahkan Undang-Undang Nomor 27 Tahun 2022 tentang Perlindungan Data Pribadi sebagai upaya memperkuat regulasi dan menjamin hak privasi warga negara. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis urgensi perlindungan data pribadi serta mengevaluasi efektivitas undang-undang tersebut dalam menutup kesenjangan antara teori perlindungan privasi dan praktik di lapangan. Dengan pendekatan normatif, penelitian ini mengkaji prinsip-prinsip yang mendasari regulasi perlindungan data serta implikasi kebijakan bagi individu, perusahaan, dan pemerintah. Hasil analisis menunjukkan bahwa meskipun undang-undang ini telah menetapkan kerangka hukum yang lebih jelas, tantangan masih muncul dalam aspek penegakan hukum, pengawasan terhadap pemrosesan data, serta peningkatan kesadaran masyarakat. Oleh karena itu, diperlukan upaya kolaboratif dari berbagai pihak guna memastikan implementasi undang-undang ini berjalan efektif dan mampu menjamin hak privasi setiap individu di era digital.
NOVEL THE ARCHITECTURE OF LOVE : KLASIFIKASI EMOSI DAN TEKNIK PENOKOHAN Aprilia, Cikita Cahya; Israhayu, Eko Sri
KNOWLEDGE: Jurnal Inovasi Hasil Penelitian dan Pengembangan Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/knowledge.v5i2.5277

Abstract

This study research examines the emotional classification of main characters and characterization techniques in the novel The Architecture of Love by Ika Natassa. Various emotions and psychological conditions of the main character are discussed in this book. This study identifies psychological elements in the novel and explores how they relate to each character. This research employs a qualitative approach to delve deeper into the inner dynamics of the characters, especially Raia and River. The findings indicate that Raia and River experience emotions such as sadness, anger, surprise, fear, disdain, and happiness. These emotions emerge not only explicitly in the narrative but also implicitly through dialogue, word choice, and the actions of the characters. This study also reveals how the author uses psychology to build characters and create deep emotional responses for the novel's readers. The character technique used by Ika Natassa, such as the use of the first-person perspective, introspective narration, and inner dialogue, enhances the reader's understanding of the emotional conflicts experienced by the main character. Through the interaction of the two characters and their search for identity in New York City, this work presents a rich portrayal of how emotions, creativity, past trauma, and environment play roles in the main character's emotional journey and their process of healing from deep psychological wounds. ABSTRAK Penelitian studi ini meneliti klasifikasi emosi karakter utama dan teknik penokohan dalam novel The Architecture of Love karya Ika Natassa. Berbagai macam emosi dan kondisi psikologis tokoh utama dibahas dalam buku ini. Studi ini mengidentifikasi elemen psikologi dalam novel dan melihat bagaimana hal tersebut berhubungan dengan karakter masing-masing tokoh. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif untuk menggali lebih dalam dinamika batin para tokoh, khususnya Raia dan River. Hasil penelitian menunjukkan bahwa karakter Raia dan River merasakan emosi seperti sedih, marah, terkejut, takut, menghina, dan Bahagia. Emosi-emosi tersebut tidak hanya muncul secara eksplisit dalam narasi, tetapi juga tersirat melalui dialog, pilihan kata, dan tindakan para tokoh. Studi ini juga mengungkap bagaimana pengarang menggunakan psikologi untuk membangun karakter dan menciptakan respon emosional yang mendalam bagi pembaca novel. Teknik penokohan yang digunakan Ika Natassa, seperti penggunaan sudut pandang pertama, narasi introspektif, dan dialog batin, memperkuat pemahaman pembaca terhadap konflik emosional yang dialami tokoh utama. Melalui interaksi kedua tokoh dan pencarian diri mereka di kota New York, karya ini menyajikan gambaran yang kaya tentang bagaimana emosi, kreativitas, trauma masa lalu, dan lingkungan berperan dalam perjalanan emosional tokoh utama serta proses pemulihan mereka dari luka psikologis yang mendalam.
Q-MAPS: INOVASI PLATFORM PRIVAT KURSUS AL-QURAN BERBASIS ONLINE-TO-OFFLINE (O2O) SYSTEM Bakhtiar, Inayah Aqilah; Azahro, Fatimah Nur; Badres, Zakiyah
KNOWLEDGE: Jurnal Inovasi Hasil Penelitian dan Pengembangan Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/knowledge.v5i2.5283

Abstract

ABSTRACT Indonesia, despite having the largest Muslim population in the world, still faces challenges in achieving optimal engagement with the Qur’an due to unequal acces to Qur’anic education. Common obstacles include societal preceptions, limited accessibility for teachers and learners, and lack of infrastructure. Consequently, Qur’an learning outcomes remain suboptimal. Meanwhile, rapid technological development in Indonesia offers vast potential, though often misused for unproductive purposes. Adressing this issue, an innovative solution emerges through the integration of quranic education with technology, resulting in the development of Q-Maps, a private Qur’an tutoring application inspired by the Gojek service model and enhanced with an Online-to-Offline(O2O) system. This platform aims to improve Qur’an learning by combining digital connectivity with face-to-face interaction. Q-Maps connects student with qualified Qur’an teachers specializing in tajwid and tahfidz, offering flexible schedule, direct interaction, and e-Wallet payment system at affordable rates based on selected programs. The study is qualitative, using library research and descriptive analysis methods through journals, articles, and websites. The outcome is a Q-Maps prototype thet promotes easy, effective Qur’an learning while fostering the positive use digital technology in religious education. ABSTRAK Indonesia memiliki jumlah penduduk muslim terbesar di dunia. Namun kesadaran masyarakat dalam pembelajaran Al-Qur’an masih kurang optimal akibat terbatasnya akses pembelajaran yang merata. Faktor-Faktor seperti persepsi negatif terhadap pembelajaran Al-Qur’an serta keterbatasan akses bagi pengajar dan pelajar menjadi kendala utama. Di sisi lain, perkembangan teknologi di Indonesia sangat pesat, sayangnya perkembanganini sering disalahgunakan untuk hal-hal yang kurang bermanfaat. Berdasarkan problematika tersebut, muncul inovasi berupa Q-Maps yakni aplikasi kursus privat mengai yang mengadopsi sistem Online-to-Offline (O2O) seperti layanan Gojek. Q-Maps bertujuan mengoptimalkan pembelajaran Al-Qur’an melalui integrasi teknologi digital dan pertemuan tatap muka. Aplikasi ini menyediakan layanan pencarian guru profesional untuk tahsin dan tahfidz dengan jadwal fleksibel, sistem pembayaran e-Wallet, serta biaya terjangkau sesuai program yang dipilih. Penelitian ini bersifat kualitatif berbasis Library Research dengan metode deskriptif-analisis melalui sumber jurnal, artikel, dan website. Hasil penelitian berupa prototipe Q-Maps yang menawarkan fitur kemudahan belajar Al-Qur’an sekaligus meningkatkan pemanfaatan teknologi secara positif. Inovasi ini diharapkan dapat menjadi solusi efektif dalam meningkatkan akses dan kualitas pembelajaran Al-Qur’an di Indonesia.
ANALISIS KETIMPANGAN REGIONAL ANTAR PROVINSI DI INDONESIA DAN FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI Lania, Yetlina; Canon, Syarwani; Payu, Boby Rantow
KNOWLEDGE: Jurnal Inovasi Hasil Penelitian dan Pengembangan Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/knowledge.v5i2.5307

Abstract

This study aims to analyze interregional disparities across provinces in Indonesia and identify the factors influencing such disparities during the 2022–2023 period. Regional inequality is measured using the Williamson Index, while the independent variables include economic growth, infrastructure availability, and the regional fiscal capacity ratio. The study employs a quantitative approach using panel data regression analysis across 34 provinces. The results show that the highest level of regional disparity occurred in West Papua Province, with a Williamson Index of 1.46, while the lowest was in North Kalimantan, with an index of 0.17. Empirical findings indicate that economic growth has a positive and statistically significant effect on regional inequality, where a 1% increase in growth is estimated to raise the Williamson Index by 0.034%. Infrastructure availability also shows a positive effect, although not statistically significant. Conversely, the regional fiscal capacity ratio has a significant negative effect, suggesting that a 1% increase in this ratio can reduce regional disparities by approximately 0.032%. These findings highlight the need for more equitable economic and fiscal development policies to reduce interregional inequality in Indonesia. ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis ketimpangan regional antarprovinsi di Indonesia serta mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhinya selama periode 2022–2023. Ketimpangan regional diukur menggunakan Indeks Williamson, sedangkan variabel independen yang dianalisis meliputi pertumbuhan ekonomi, ketersediaan infrastruktur, dan rasio kapasitas fiskal daerah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode analisis regresi data panel yang mencakup 34 provinsi di Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketimpangan tertinggi terjadi di Provinsi Papua Barat dengan nilai Indeks Williamson sebesar 1,46, sementara yang terendah terdapat di Kalimantan Utara dengan nilai indeks sebesar 0,17. Secara empiris, pertumbuhan ekonomi terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap ketimpangan regional, di mana peningkatan pertumbuhan sebesar 1% diperkirakan meningkatkan Indeks Williamson sebesar 0,034%. Ketersediaan infrastruktur juga menunjukkan pengaruh positif, namun tidak signifikan. Sebaliknya, rasio kapasitas fiskal daerah memiliki pengaruh negatif dan signifikan terhadap ketimpangan, dengan peningkatan 1% rasio kapasitas fiskal diperkirakan mampu menurunkan ketimpangan sebesar 0,032%. Temuan ini menunjukkan pentingnya pemerataan pembangunan ekonomi dan fiskal antarwilayah untuk mengurangi disparitas regional di Indonesia.
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PENDAPATAN ASLI DAERAH (PAD) PROVINSI SULAWESI TEGGARA Sari, Nurnila; Olilingo, Fahrudin Zain; Santoso, Ivan Rahmat; Mopangga, Herwin; Akib, Fitri Hadi Yulia
KNOWLEDGE: Jurnal Inovasi Hasil Penelitian dan Pengembangan Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/knowledge.v5i2.5325

Abstract

This study aims to analyze the influence of several key components of Local Own-Source Revenue (PAD), namely local taxes, local levies, results of separated regional wealth management, and other legitimate PAD sources, on the total PAD in Southeast Sulawesi Province. The research utilizes secondary data from the Central Statistics Agency (Badan Pusat Statistik) and employs a quantitative approach through multiple linear regression, supplemented by classical assumption tests and hypothesis testing. The findings indicate that, overall, these four variables significantly impact PAD, contributing 99% to its total. Individually, local taxes and the results of separated regional wealth management are found to have a positive and significant influence, demonstrating their substantial potential as stable revenue sources. Conversely, local levies and other legitimate PAD components show an insignificant influence—with the latter even exhibiting a negative effect—signaling their limited contribution thus far. These results highlight the need for optimization in tax collection systems and management of regional assets to sustainably increase PAD, thereby supporting development and community welfare in Southeast Sulawesi. ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh dari beberapa komponen utama Pendapatan Asli Daerah (PAD), yaitu pajak daerah, retribusi daerah, hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan, dan sumber PAD sah lainnya terhadap total PAD di Provinsi Sulawesi Tenggara. Penelitian ini menggunakan data sekunder dari Badan Pusat Statistik dan menerapkan pendekatan kuantitatif melalui regresi linear berganda, dilengkapi dengan uji asumsi klasik dan uji hipotesis. Temuan menunjukkan bahwa secara keseluruhan, keempat variabel tersebut memberikan dampak signifikan terhadap PAD sebesar 99%. Secara individu, pajak daerah dan hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan terbukti berpengaruh positif dan signifikan, menunjukkan potensi besar sebagai sumber pendapatan yang stabil. Sementara itu, retribusi daerah dan komponen PAD sah lainnya menunjukkan pengaruh yang tidak signifikan, bahkan yang terakhir bersifat negatif, menandakan kontribusi yang masih terbatas. Hasil ini menyoroti perlunya optimalisasi dalam sistem pemungutan pajak dan pengelolaan aset daerah demi meningkatkan PAD secara berkelanjutan guna mendukung pembangunan dan kesejahteraan masyarakat Sulawesi Tenggara.
KAJIAN EFISIENSI ENERGI LISTRIK DAN STRATEGI KONSERVASI DI PT BANK BRI CABANG TONDANO Maringka, Resanko Ariel; Kilis, Billy M. H.; Ticoh, Janne Deivy
KNOWLEDGE: Jurnal Inovasi Hasil Penelitian dan Pengembangan Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/knowledge.v5i2.5326

Abstract

This research aims to analyze the level of electrical energy efficiency at the PT BRI Tondano branch, evaluate the effectiveness of implemented energy conservation strategies, and formulate recommendations for improving them. The analysis was conducted by collecting electric power consumption data for one year, from May 2023 to April 2024. The total electric power consumption from floors 1 to 2 from May 2023 to April 2024 was 124,095 kWh per year. PT Bank Rakyat Indonesia Tondano Branch's electrical energy consumption amounted to 124,095 kWh, as calculated in accordance with IKE standards, including efficient electrical energy use, as the electronic goods used are energy efficient, such as LEDs. Measurements of electrical energy use in the lighting system amounted to 24.43 kWh, air conditioning use amounted to 424.4 kWh, and other electronic goods use amounted to 62.3 kWh. ABSTRAKTujuan dari penelitian ini adalah menganalisis tingkat efisiensi energi listrik di PT BRI Cabang Tondano, mengevaluasi strategi konservasi energi yang telah diterapkan dan merumuskan rekomendasi strategi konservasi energi yang lebih efektif. Analisis yang dilakukan yaitu dengan mengambil data konsumsi daya listrik selama 1 tahun yaitu pada bulan Mei tahun 2023 sampai dengan bulan April tahun 2024. Dari data yang didapatkan total konsumsi pada daya listrik 53 kVa dari bulan mei 2023 sampai april 2024 dari lantai 1 sampai 2 sebesar 124.095 kWh per tahun. Konsumsi energi listrik di PT Bank Rakyat Indonesia Cabang Tondano sebesar 124,095 kWh dari hasil perhitungan yang dilakukan sesuai dengan standar pemakaian Nilai IKE termasuk pemakaian cukup efisien dalam penggunaan energi listriknya, Oleh karena jenis barang elektronik yang dipakai adalah barang barang yang hemat energi seperti LED. Pengukuran dari pemakain energi Listrik pada sistem penerangan sebesar 24,43 kWh untuk Tata Udara sebesar 424,4 kWh dan untuk pemakain barang elektronik lainnya sebesar 62,3 kWh.
PENGARUH SEKTOR PARIWISATA TERHADAP PERTUMBUHAN EKONOMI DAN DAMPAKNYA PADA KESEJAHTERAAN MASYARAKAT Wahab, Mohammad Syahrul; Mopangga, Herwin; Dai, Sri Indriyani S.
KNOWLEDGE: Jurnal Inovasi Hasil Penelitian dan Pengembangan Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/knowledge.v5i2.5395

Abstract

This study aims to empirically examine the relationship between the tourism sector and community welfare through the pathway of economic growth in Gorontalo Province. Specifically, it evaluates: (i) the effect of tourist arrivals on regional economic growth, and (ii) the impact of economic growth on community welfare, as measured by the Human Development Index (HDI). The research utilizes secondary data from five districts/cities in Gorontalo covering the period from 2014 to 2023, sourced from official publications of the Central Bureau of Statistics (BPS). A quantitative approach is applied using a simultaneous equation regression model, estimated through the Indirect Least Square (ILS) method with a Fixed Effect Model (FEM) approach. The findings indicate that the number of tourist visits has a significant and positive effect on regional economic growth, suggesting that increased tourism activity contributes to economic expansion. Furthermore, economic growth is also found to have a significant positive impact on HDI, indicating that improvements in economic performance are directly associated with better living standards and quality of life for the population in the observed regions. ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara empiris hubungan antara sektor pariwisata dan kesejahteraan masyarakat melalui jalur pertumbuhan ekonomi di Provinsi Gorontalo. Fokus utama penelitian adalah mengevaluasi dua hal: (i) pengaruh jumlah kunjungan wisatawan terhadap pertumbuhan ekonomi, serta (ii) dampak pertumbuhan ekonomi terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat yang diukur melalui Indeks Pembangunan Manusia (IPM). Data yang digunakan bersifat sekunder dan mencakup lima kabupaten/kota selama periode 2014–2023, yang diperoleh dari publikasi resmi Badan Pusat Statistik (BPS). Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode analisis model regresi persamaan simultan yang diestimasi menggunakan teknik Indirect Least Square (ILS) dengan pendekatan Fixed Effect Model (FEM). Hasil analisis menunjukkan bahwa jumlah wisatawan berpengaruh signifikan dan positif terhadap pertumbuhan ekonomi daerah. Dengan kata lain, peningkatan kunjungan wisatawan mendorong aktivitas ekonomi yang lebih luas. Selanjutnya, pertumbuhan ekonomi juga ditemukan berpengaruh positif secara signifikan terhadap IPM, yang mencerminkan adanya kontribusi ekonomi terhadap peningkatan taraf hidup masyarakat di wilayah studi.
PEMAKNAAN JEMAAT TERHADAP TINDAKAN MEMBERI SEBAGAI WUJUD PERKEMBANGAN IMAN DI GKJ SELOKATON KARANGANYAR Santoso, Samuel Ariesta Putra Perdana; Juntak, Justin Niaga Siman
KNOWLEDGE: Jurnal Inovasi Hasil Penelitian dan Pengembangan Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/knowledge.v5i2.5407

Abstract

This study aims to understand the meaning of the act of giving offerings among the congregation of the Javanese Christian Church (GKJ) Selokaton Karanganyar in relation to the development of faith. The background of this study is based on the importance of understanding the spiritual motivation behind the practice of giving offerings, which is often viewed as merely an administrative obligation of the church. The focus of the study is directed at how the congregation's perceptions and experiences in giving offerings reflect the growth of their faith. This study uses a descriptive qualitative approach with data collection through in-depth interviews with five active congregation informants. The research steps include identifying informants, conducting interviews, and thematic analysis of the data obtained. The results of the study show that giving offerings is interpreted as a form of obedience to God, an expression of gratitude, and responsibility as a member of the body of Christ. The more the congregation's faith develops, the more sincere and conscious the act of giving is. The main conclusion of this study emphasizes that the development of faith plays an important role in shaping the motivation and quality of giving offerings, so that the church needs to foster the faith of the congregation so that the act of giving becomes an integral part of worship and spiritual relationship with God. ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk memahami makna tindakan memberi persembahan di kalangan jemaat Gereja Kristen Jawa (GKJ) Selokaton Karanganyar dalam kaitannya dengan perkembangan iman. Latar belakang penelitian ini didasari oleh pentingnya memahami motivasi spiritual di balik praktik memberi persembahan, yang sering kali dipandang sekadar sebagai kewajiban administratif gereja. Fokus penelitian diarahkan pada bagaimana persepsi dan pengalaman jemaat dalam memberi persembahan mencerminkan pertumbuhan iman mereka. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan pengumpulan data melalui wawancara mendalam terhadap lima informan jemaat yang aktif. Langkah penelitian meliputi identifikasi informan, pelaksanaan wawancara, dan analisis tematik terhadap data yang diperoleh. Hasil penelitian menunjukkan bahwa memberi persembahan dimaknai sebagai bentuk ketaatan kepada Tuhan, ungkapan syukur, dan tanggung jawab sebagai anggota tubuh Kristus. Semakin berkembang iman jemaat, semakin tulus dan sadar pula tindakan memberi yang dilakukan. Simpulan utama penelitian ini menegaskan bahwa perkembangan iman berperan penting dalam membentuk motivasi dan kualitas pemberian persembahan, sehingga gereja perlu membina iman jemaat agar tindakan memberi menjadi bagian integral dari ibadah dan relasi spiritual dengan Allah.