cover
Contact Name
-
Contact Email
jurnal.P4I@gmail.com
Phone
+6289681071805
Journal Mail Official
jurnal.P4I@gmail.com
Editorial Address
Lingkungan Handayanai, Kel. Leneng, Kec. Praya, Kab. Lombok Tengah
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
KNOWLEDGE: Jurnal Inovasi Hasil Penelitian dan Pengembangan
ISSN : 28094042     EISSN : 28094034     DOI : https://doi.org/10.51878/knowledge.v2i2
KNOWLEDGE: Jurnal Inovasi Hasil Penelitian dan Pengembangan berisi tulisan/artikel hasil pemikiran dan hasil penelitian yang ditulis oleh para guru, dosen, pakar, ilmuwan, praktisi, dan pengkaji dalam smua disiplin ilmu yang berkaitan dengan hasil penelitian dan pengembangan yang dilakukan oleh para guru, dosen, pakar, ilmuan praktisi dan umum.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 48 Documents
Search results for , issue "Vol. 5 No. 3 (2025)" : 48 Documents clear
URGENSI POLA ASUH ORANGTUA DAN ASUPAN GIZI TERHADAP TUMBUH KEMBANG ANAK Hadianti, Asti Nur
KNOWLEDGE: Jurnal Inovasi Hasil Penelitian dan Pengembangan Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/knowledge.v5i3.6777

Abstract

Parenting plays a crucial role in shaping children's eating behavior, which directly affects their nutritional intake and developmental process, especially during the golden age (0–5 years). At this stage, children require a balanced diet to support physical growth, brain development, and immune system formation. Inappropriate parenting—such as neglecting the quality and quantity of food—can lead to growth disorders like stunting or deficiencies in essential nutrients. This paper aims to describe the relationship between parenting patterns and the adequacy of nutritional intake in optimizing child development. This study uses a qualitative approach with a literature review method, analyzing various sources such as books, scientific journals, and relevant articles discussing parenting concepts, child nutrition, and stages of early childhood development. The results show that responsive, supportive, and attentive parenting greatly influences children's eating patterns and their nutritional adequacy. Therefore, good parenting must be accompanied by parents' understanding of children's nutritional needs to ensure optimal growth and development. ABSTRAKPola asuh orang tua berperan penting dalam membentuk perilaku makan anak, yang secara langsung memengaruhi asupan gizi dan proses tumbuh kembang mereka, terutama pada masa usia emas (0–5 tahun). Pada fase ini, anak membutuhkan nutrisi seimbang untuk menunjang pertumbuhan fisik, perkembangan otak, dan pembentukan daya tahan tubuh. Pola asuh yang tidak tepat, seperti kurangnya perhatian terhadap kualitas dan kuantitas makanan, dapat menyebabkan gangguan pertumbuhan, seperti stunting atau defisiensi nutrien penting. Tulisan ini bertujuan untuk menguraikan hubungan antara pola asuh orang tua dan kecukupan asupan gizi terhadap optimalisasi tumbuh kembang anak. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan kualitatif dengan jenis studi pustaka (literature review), yaitu mengkaji berbagai sumber seperti buku, jurnal ilmiah, dan artikel relevan yang membahas konsep pola asuh, gizi anak, dan tahapan perkembangan anak usia dini. Hasil kajian menunjukkan bahwa pola asuh yang responsif, suportif, dan penuh perhatian sangat berpengaruh terhadap pola makan anak dan kecukupan gizi yang diperolehnya. Dengan demikian, pola asuh yang baik harus disertai pemahaman orang tua tentang kebutuhan gizi anak agar proses tumbuh kembang berlangsung optimal.
ANALISIS SENTIMEN PDI PERJUANGAN PASCA PILPRES 2024 DI JAKARTA TIMUR DENGAN NAÏVE BAYES Marsan, Alvin Cahya Pratama; Yel, Mesra Betty
KNOWLEDGE: Jurnal Inovasi Hasil Penelitian dan Pengembangan Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/knowledge.v5i3.6782

Abstract

This study aims to determine the level of trust of the people of East Jakarta towards PDI Perjuangan after the 2024 Presidential General Election (Pilpres) and identify the tendency of sentiment formed, both positive, negative, and neutral. The background of this research is based on the complex dynamics of national politics, including the controversy over the candidacy of Gibran Rakabuming Raka as vice president, which caused pros and cons among the public and had the potential to influence public perception of PDI Perjuangan as the main supporting party. This study uses a quantitative approach with data collection techniques through a Likert scale questionnaire survey and essay questions distributed to respondents in the East Jakarta area. The data obtained is then processed through the text preprocessing stage, feature extraction using the Term Frequency–Inverse Document Frequency (TF-IDF) method, and analyzed using the Naïve Bayes algorithm with the help of the RapidMiner application. The results of the study show that the majority of public sentiment tends to be positive, followed by neutral and negative sentiments. This shows that PDI Perjuangan still has a strong support base in East Jakarta despite the controversial national political dynamics. The findings of this study not only provide a comprehensive picture of local political perceptions, but can also be used as a strategic reference in the preparation of political communication patterns, strengthening the party's image, and planning the legislative campaign of PDI Perjuangan in the 2029 elections. ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kepercayaan masyarakat Jakarta Timur terhadap PDI Perjuangan pasca Pemilihan Umum Presiden (Pilpres) 2024 serta mengidentifikasi kecenderungan sentimen yang terbentuk, baik positif, negatif, maupun netral. Latar belakang penelitian ini didasari oleh dinamika politik nasional yang cukup kompleks, termasuk kontroversi pencalonan Gibran Rakabuming Raka sebagai wakil presiden, yang menimbulkan pro dan kontra di kalangan publik serta berpotensi memengaruhi persepsi masyarakat terhadap PDI Perjuangan sebagai partai pengusung utama. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik pengumpulan data melalui survei kuesioner skala Likert dan pertanyaan esai yang disebarkan kepada responden di wilayah Jakarta Timur. Data yang diperoleh kemudian diproses melalui tahapan preprocessing teks, ekstraksi fitur dengan metode Term Frequency–Inverse Document Frequency (TF-IDF), serta dianalisis menggunakan algoritma Naïve Bayes dengan bantuan aplikasi RapidMiner. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa mayoritas sentimen masyarakat cenderung positif, diikuti dengan sentimen netral dan negatif. Hal ini menunjukkan bahwa PDI Perjuangan masih memiliki basis dukungan yang cukup kuat di Jakarta Timur meskipun terdapat dinamika politik nasional yang kontroversial. Temuan penelitian ini tidak hanya memberikan gambaran komprehensif mengenai persepsi politik lokal, tetapi juga dapat dijadikan sebagai acuan strategis dalam penyusunan pola komunikasi politik, penguatan citra partai, serta perencanaan kampanye legislatif PDI Perjuangan pada Pemilu 2029.
PEMBERDAYAAN EKONOMI IBU RUMAH TANGGA MELALUI AGRIBISNIS BIBIT TUMBUHAN DI DESA BATU KUMBUNG Savira, Anisa; Antoni, Antoni; Monika Suciana, Elvira
KNOWLEDGE: Jurnal Inovasi Hasil Penelitian dan Pengembangan Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/knowledge.v5i3.6799

Abstract

Poverty in rural areas remains a serious challenge that requires empowerment strategies based on local potential. One initiative in Dusun Batu Kumbung involves economically empowering housewives through the buying and selling of plant seedlings. This study aims to identify the forms of economic empowerment implemented and analyze their impact on household income and overall family well-being.  This research adopts a qualitative method with a descriptive approach. Data were collected through in-depth interviews, participatory observation, and documentation involving 15 participants, including entrepreneurs, the village head, and business partners. The findings reveal that empowerment was carried out through three main mechanisms: provision of business opportunities, technical training, and financial and social support from the village government and external partners. The initiative successfully increased household income from around IDR 200,000 to between IDR 1,000,000 and 5,000,000 per month. Beyond economic gains, it also strengthened women’s economic independence, social solidarity, and involvement in household decision-making. This study contributes new insights to the literature on rural women’s empowerment by highlighting the potential of community-based plant seedling agribusiness as a post-pandemic economic strategy. The findings suggest that community-based approaches and utilization of local resources can serve as effective solutions for enhancing welfare and addressing economic inequality in rural areas. ABSTRAK Kemiskinan di wilayah pedesaan tetap menjadi tantangan serius yang memerlukan pendekatan pemberdayaan berbasis potensi lokal. Salah satu inisiatif di Dusun Batu Kumbung adalah memberdayakan ekonomi ibu rumah tangga melalui kegiatan jual beli bibit tumbuhan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi bentuk-bentuk pemberdayaan ekonomi yang diterapkan dan menganalisis dampaknya terhadap pendapatan serta kesejahteraan keluarga. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan dokumentasi terhadap 15 partisipan, termasuk pelaku usaha, kepala dusun, dan mitra usaha. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberdayaan dilakukan melalui tiga mekanisme utama: pemberian peluang usaha, pelatihan teknis, serta dukungan modal dan sosial dari pemerintah desa dan mitra usaha. Kegiatan ini berhasil meningkatkan pendapatan ibu rumah tangga dari sekitar Rp200.000 menjadi Rp1.000.000–Rp5.000.000 per bulan. Selain peningkatan ekonomi, inisiatif ini juga memperkuat kemandirian perempuan, solidaritas sosial, dan keterlibatan mereka dalam pengambilan keputusan rumah tangga. Studi ini memberikan kontribusi baru dalam literatur pemberdayaan perempuan pedesaan dengan menyoroti potensi agribisnis bibit tumbuhan berbasis komunitas sebagai strategi ekonomi pasca pandemi. Temuan ini mengindikasikan bahwa pendekatan berbasis komunitas dan pemanfaatan sumber daya lokal dapat menjadi solusi efektif dalam meningkatkan kesejahteraan dan mengatasi ketimpangan ekonomi di pedesaan.
TRANSFORMASI NILAI BUDAYA DALAM TRADISI MERARIQ DI ERA MODERN Ulfa, Rahmatun
KNOWLEDGE: Jurnal Inovasi Hasil Penelitian dan Pengembangan Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/knowledge.v5i3.6800

Abstract

The merariq tradition is a customary marriage practice of the Sasak community in Cendi Manik Village, Lombok, which embodies values of ritual sanctity, social responsibility, and respect for customary structures. This study aims to identify these cultural values and examine their transformation in the context of modernization, national law, and social change. The findings reveal a shift in the meaning and function of merariq from a symbol of cultural commitment to a justification for child marriage that often disregards parental consent, legal age requirements, and official registration. Using a qualitative ethnographic approach, data were collected through in-depth interviews, participant observation, and field documentation with 12 informants consisting of traditional leaders, parents, and youth. The results indicate that communal values have shifted toward individual orientations, while cultural hybridization has emerged as a response to legal and human rights demands. This study emphasizes that the transformation of cultural values in the merariq tradition necessitates policy efforts to harmonize customary and national law, particularly to prevent child marriage and to strengthen community-based cultural education. ABSTRAK Tradisi merariq merupakan praktik pernikahan adat masyarakat Sasak di Desa Cendi Manik, Lombok, yang sarat dengan nilai kesakralan ritual, tanggung jawab sosial, dan penghormatan terhadap struktur adat. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi nilai budaya tersebut serta menelaah bentuk transformasinya dalam konteks modernisasi, hukum nasional, dan perubahan sosial. Hasil penelitian menunjukkan adanya pergeseran makna dan fungsi merariq, dari simbol komitmen budaya menjadi justifikasi pernikahan dini yang kerap mengabaikan persetujuan orang tua, batas usia legal, dan pencatatan hukum. Dengan menggunakan pendekatan etnografi kualitatif, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan dokumentasi lapangan terhadap 12 informan yang terdiri dari tokoh adat, orang tua, dan pemuda. Temuan mengindikasikan bahwa nilai komunal bergeser menjadi orientasi individual, sementara muncul bentuk hibridisasi budaya sebagai respons terhadap tuntutan hukum dan hak asasi manusia. Penelitian ini menegaskan bahwa transformasi nilai budaya dalam tradisi merariq memerlukan kebijakan harmonisasi antara hukum adat dan hukum nasional, khususnya untuk mencegah pernikahan dini serta memperkuat pendidikan budaya lokal berbasis komunitas.
ANALISIS SDM TENAGA KESEHATAN DAN KADER UNTUK PENINGKATAN AKSES DAN KUALITAS LAYANAN ILP TERNATE 2024-2025 Apriany, Rini
KNOWLEDGE: Jurnal Inovasi Hasil Penelitian dan Pengembangan Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/knowledge.v5i3.6803

Abstract

The transformation of the health system through the integration of primary health services (ILP) is a key focus in improving access to and quality of health services in Indonesia, including in Ternate City. This study is based on issues related to the unequal distribution of health workers and suboptimal involvement of health cadres, as well as limited infrastructure and training to support ILP implementation. The research focuses on analyzing the role and contribution of human resources (HR)—both health workers and cadres—in improving accessibility and service quality. A mixed-methods approach was used, specifically an explanatory sequential strategy, combining quantitative data from 100 respondents and qualitative data from in-depth interviews with five key informants. The research stages included problem identification, theoretical framework development, data collection through questionnaires and interviews, and data analysis using SmartPLS and thematic triangulation. The findings indicate that uneven HR distribution, inadequate training, and poor infrastructure are the main obstacles to ILP implementation. Of the 921 health workers in Ternate, only 63 have been trained in ILP, and among thousands of health cadres, only 73 have received training. The study concludes that improving HR distribution and competence, providing adequate facilities, and strengthening the role of cadres through ongoing training are crucial for the successful implementation of ILP in Ternate City. The study recommends a collaborative strategy involving local government, cross-sector stakeholders, and communities to strengthen a holistic and sustainable primary health care system. ABSTRAKTransformasi sistem kesehatan melalui Integrasi Layanan Primer (ILP) menjadi fokus utama dalam peningkatan akses dan kualitas pelayanan kesehatan di Indonesia, termasuk di Kota Ternate. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh permasalahan distribusi tenaga kesehatan dan keterlibatan kader yang belum optimal, serta keterbatasan infrastruktur dan pelatihan dalam mendukung implementasi ILP. Fokus penelitian ini adalah menganalisis peran dan kontribusi sumber daya manusia (SDM) tenaga kesehatan dan kader dalam meningkatkan aksesibilitas dan kualitas pelayanan kesehatan. Penelitian menggunakan metode campuran (mixed methods) dengan strategi eksplanatoris sekuensial, yang menggabungkan data kuantitatif dari 100 responden dan data kualitatif dari wawancara mendalam dengan lima informan kunci. Tahapan penelitian mencakup identifikasi masalah, penyusunan kerangka teori, pengumpulan data melalui kuesioner dan wawancara, serta analisis data menggunakan SmartPLS dan triangulasi tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa distribusi SDM yang tidak merata, rendahnya pelatihan, dan minimnya dukungan infrastruktur menjadi hambatan utama dalam penerapan ILP. Dari 921 tenaga kesehatan, hanya 63 yang telah dilatih ILP, dan dari ribuan kader, baru 73 yang mendapatkan pelatihan. Penelitian menyimpulkan bahwa peningkatan kompetensi dan distribusi SDM, penyediaan fasilitas yang memadai, serta penguatan peran kader melalui pelatihan berkelanjutan sangat penting untuk keberhasilan ILP di Kota Ternate. Rekomendasi diberikan dalam bentuk strategi kolaboratif antara pemerintah daerah, lintas sektor, dan masyarakat untuk memperkuat sistem pelayanan kesehatan primer yang holistik dan berkelanjutan.
STRATEGI KERJASAMA SATUAN TUGAS MARINIR PASMAR 1 DAN KODIM 0601/PANDEGLANG DALAM PENGAMANAN PULAU DELI DI BANTEN Darmawan, Budi
KNOWLEDGE: Jurnal Inovasi Hasil Penelitian dan Pengembangan Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/knowledge.v5i3.6804

Abstract

Outermost islands play a strategic role as the frontiers of national sovereignty, making their security a crucial responsibility of state security apparatus. Although the government has established policies for managing and safeguarding these islands, implementation in the field still faces various challenges. Deli Island, located in Banten Province, is one of the outermost islands with both strategic value and vulnerability to security threats, including smuggling, illegal activities, and the potential movement of radical groups. Therefore, effective cooperation between the Indonesian Navy (TNI AL) and the Indonesian Army (TNI AD) is essential to ensure stability and territorial security. This study aims to analyze the cooperation strategies undertaken by the Marine Task Force (Satgasmar) Pasmar 1 of the Navy and Kodim 0601/Pandeglang of the Army in securing Deli Island, as well as to provide recommendations for improving the effectiveness of this collaboration. The research applied a qualitative descriptive approach through in-depth interviews and field observations. The findings reveal that operational coordination and communication between the two units remain suboptimal, while differences in role perception hinder the effectiveness of joint tasks. This study recommends strengthening communication, refining coordination mechanisms, and conducting joint training to build mutual understanding and synergy. The novelty of this research lies in the proposed integrated cooperation strategy model that not only enhances the security of Deli Island but also contributes to the broader goal of national security and sovereignty in border regions. ABSTRAKPulau terluar memiliki fungsi strategis sebagai batas kedaulatan negara sehingga pengamanannya menjadi tanggung jawab penting bagi aparat keamanan. Pemerintah telah menetapkan kebijakan pengelolaan dan pengamanan pulau-pulau terluar, namun implementasinya masih menghadapi berbagai kendala. Pulau Deli di Provinsi Banten merupakan salah satu pulau terluar yang memiliki posisi strategis sekaligus rawan terhadap ancaman keamanan, baik berupa penyelundupan, aktivitas ilegal, hingga potensi pergerakan kelompok radikal. Oleh karena itu, diperlukan kerjasama yang sinergis antara TNI AL dan TNI AD untuk memastikan stabilitas dan keamanan wilayah. Penelitian ini bertujuan menganalisis strategi kerjasama yang dijalankan oleh Satuan Tugas Marinir (Satgasmar) Pasmar 1 TNI AL dan Kodim 0601/Pandeglang TNI AD dalam pengamanan Pulau Deli, sekaligus memberikan rekomendasi perbaikan agar kerjasama dapat berjalan lebih optimal. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif melalui wawancara mendalam dan observasi lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi dan koordinasi operasional antar satuan masih belum berjalan optimal, sementara perbedaan persepsi mengenai pembagian peran menimbulkan ketidakefektifan dalam pelaksanaan tugas. Penelitian ini merekomendasikan peningkatan intensitas komunikasi, perbaikan mekanisme koordinasi, serta pelaksanaan latihan bersama guna membangun pemahaman dan sinergi antar satuan. Temuan utama penelitian ini adalah kebutuhan model strategi kerjasama terpadu yang tidak hanya memperkuat pengamanan Pulau Deli, tetapi juga memberikan kontribusi bagi peningkatan stabilitas keamanan nasional di wilayah perbatasan.
PENGEMBANGAN KEBIJAKAN TERHADAP HASIL EVALUASI IMUNISASI DASAR LENGKAP DI PUSKESMAS KOTA BANDA ACEH Yuliana, Novi
KNOWLEDGE: Jurnal Inovasi Hasil Penelitian dan Pengembangan Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/knowledge.v5i3.6805

Abstract

Complete basic immunization is a public health program designed to protect children from infectious diseases. However, the coverage at Banda Aceh City Health Center remains below the national target of 95%. Several obstacles were identified, including limited parental education, insufficient use of digital media, lack of family support programs, and weak monitoring of children who did not receive immunization. This study aims to evaluate the implementation of complete basic immunization and formulate strategies for policy improvement. The research employed a survey method using questionnaires distributed to mothers with children aged 0–12 months. Respondents were randomly selected with inclusion criteria of infants registered in Posyandu/Health Centers and exclusion criteria of infants undergoing treatment. Data were analyzed using Pearson Correlation and Multiple Linear Regression. The findings show that parental knowledge and attitudes, access to health services, the role of health workers, and government policies significantly influence immunization completeness (p<0.05). These results align with Lawrence Green’s model, where knowledge and attitudes act as predisposing factors, service access as enabling, and health worker roles and policies as reinforcing factors. Recommendations include strengthening digital-based education (WhatsApp, health applications, official websites), family assistance through persuasive communication, optimizing the role of health workers, providing incentives for facilities achieving targets, and ensuring continuous monitoring and evaluation. ABSTRAKImunisasi dasar lengkap merupakan program kesehatan masyarakat yang bertujuan melindungi anak dari penyakit menular. Namun, cakupan di Puskesmas Kota Banda Aceh masih rendah, belum mencapai target nasional 95%. Beberapa kendala yang ditemukan yaitu kurangnya edukasi kepada orang tua, minimnya pemanfaatan media digital, belum adanya program pendampingan keluarga, serta lemahnya monitoring anak yang tidak mendapatkan imunisasi. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi pelaksanaan imunisasi dasar lengkap dan merumuskan strategi peningkatan kebijakan. Metode yang digunakan adalah survei dengan kuesioner kepada ibu yang memiliki anak usia 0–12 bulan. Responden dipilih secara acak dengan kriteria inklusi bayi yang terdaftar di Posyandu/Puskesmas dan eksklusi bayi yang sedang menjalani pengobatan. Analisis data dilakukan menggunakan Korelasi Pearson dan Regresi Linier Berganda. Hasil penelitian menunjukkan adanya pengaruh pengetahuan dan sikap orang tua, akses layanan kesehatan, peran petugas, serta kebijakan pemerintah terhadap kelengkapan imunisasi (p<0,05). Temuan ini sesuai dengan model Lawrence Green, di mana pengetahuan dan sikap menjadi faktor predisposing, akses layanan sebagai enabling, sedangkan peran petugas dan kebijakan sebagai reinforcing. Rekomendasi penelitian meliputi peningkatan edukasi berbasis digital (WhatsApp, aplikasi kesehatan, situs web resmi), pendampingan keluarga dengan komunikasi persuasif, optimalisasi peran tenaga kesehatan, pemberian insentif bagi fasilitas yang mencapai target, serta monitoring dan evaluasi berkelanjutan.
VIDEO PROMOSI SINEMATIK UNTUK EKSPLORASI DAYA TARIK GOA LAWAH: STUDI VISUAL DAN RESPONS AUDIENS Muhammad Alief Wardana, Lalu; Satria, Christofer; Miyarta Yasa, I Nyoman
KNOWLEDGE: Jurnal Inovasi Hasil Penelitian dan Pengembangan Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/knowledge.v5i3.6813

Abstract

Goa Lawah in West Lombok holds unique natural and cultural tourism potential, yet remains relatively unknown. A preliminary survey revealed that only 10% of respondents aged 18–25 were aware of this destination, reflecting low brand awareness and limited digital exposure. This study aims to evaluate the effectiveness of promotional videos in enhancing the visibility of Goa Lawah as a hidden destination. Using a descriptive qualitative approach supported by quantitative data, the study examines visual and narrative elements, as well as audience responses to the video. The findings show that promotional videos effectively communicate natural and cultural appeal while evoking emotional interest. Around 70% of respondents expressed greater interest in visiting after watching the video. These results suggest that cinematic-based promotional media can strengthen the image of local destinations. This research offers an initial contribution to the promotion of hidden destinations in West Nusa Tenggara and adds academic perspective to the study of visual storytelling and destination image formation through digital media. ABSTRAK Goa Lawah di Lombok Barat memiliki potensi wisata alam dan budaya yang unik, namun masih kurang dikenal. Survei awal menunjukkan hanya 10% responden usia 18–25 tahun mengetahui destinasi ini, mencerminkan rendahnya brand awareness dan eksposur digital. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas video promosi dalam meningkatkan visibilitas Goa Lawah sebagai destinasi tersembunyi. Dengan pendekatan kualitatif deskriptif dan dukungan data kuantitatif, studi ini mengkaji elemen visual, naratif, dan respons audiens terhadap video. Hasil menunjukkan bahwa video promosi secara efektif menyampaikan daya tarik alam dan budaya serta membangkitkan ketertarikan emosional. Sekitar 70% responden menyatakan minat lebih besar untuk berkunjung setelah menonton video. Temuan ini menunjukkan bahwa media promosi berbasis sinematik dapat memperkuat citra destinasi lokal. Penelitian ini menjadi kontribusi awal dalam promosi destinasi tersembunyi di NTB dan menambah perspektif akademik dalam kajian storytelling visual dan pembentukan citra pariwisata melalui media digital.
PENERAPAN CENTER DISPLACEMENT FUZZY K-MEANS UNTUK PEMETAAN KEMISKINAN DI PULAU JAWA Sundawati, Fitri Hidayah
KNOWLEDGE: Jurnal Inovasi Hasil Penelitian dan Pengembangan Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/knowledge.v5i3.6857

Abstract

Poverty in Java Island remains a complex structural challenge despite a downward trend, with significant disparities between districts/cities. This study aims to map regional typologies based on poverty indicators, thus carrying out quantitative research, with the help of the Center Displacement Fuzzy K-Means (CDFKM) algorithm. This method was chosen because it is able to handle overlapping cluster membership with better computational efficiency than conventional Fuzzy K-Means. Secondary data were sourced from BPS (2024) for 119 districts/cities located in six provinces of Java Island. These include poverty levels, education, health, access to clean water, housing density, and household expenditure patterns. The validity of the clustering results was evaluated using the Silhouette Coefficient. The results indicate an optimal configuration of two clusters. The first cluster reflects urban areas with relatively low poverty but facing vulnerabilities in housing density, food expenditure burden, and limited health insurance coverage. The second cluster represents rural areas with higher poverty levels, limited access to clean water, and poorer environmental health conditions. These findings suggest the importance of data-driven approaches in policy formulation, with interventions tailored to the specific vulnerability profiles of each region in Java. ABSTRAKKemiskinan di Pulau Jawa masih menjadi tantangan struktural yang kompleks meskipun ada tren penurunan dengan disparitas antar kabupaten/kota yang signifikan. Tujuan dari penelitian ini adalah memetakan tipologi wilayah berdasarkan indikator kemiskinan melalui pendekatan kuantitatif menggunakan algoritma Center Displacement Fuzzy K-Means (CDFKM). Metode tersebut dipilih karena mampu menangani tumpang tindih keanggotaan klaster dengan efisiensi komputasi yang lebih baik dibandingkan Fuzzy K-Means konvensional. Data sekunder bersumber dari BPS (2024) pada 119 kabupaten/kota yang terletak di enam provinsi Pulau Jawa. Variabel dalam penelitian ini meliputi tingkat kemiskinan, pendidikan, kesehatan, akses air bersih, kepadatan hunian, serta pola pengeluaran rumah tangga. Validitas dari klaster hasil pengelompokkan dievaluasi menggunakan Koefisien Silhouette. Hasil penelitian menunjukkan konfigurasi optimal pada dua klaster. Klaster pertama mencerminkan wilayah urban dengan kemiskinan relatif rendah namun menghadapi kerentanan pada kepadatan hunian, beban pengeluaran pangan, dan keterbatasan jaminan kesehatan. Klaster kedua merepresentasikan wilayah rural dengan tingkat kemiskinan lebih tinggi, akses air bersih yang terbatas, serta beban kesehatan lingkungan yang lebih buruk. Temuan ini menegaskan pentingnya pendekatan berbasis data dalam perumusan kebijakan, dengan intervensi yang disesuaikan terhadap profil kerentanan spesifik tiap wilayah di Pulau Jawa.
INTEGRASI METODE CLASS-BASED STORAGE DAN SEASONAL SLOTTING UNTUK MENGATASI PENUMPUKAN MUSIMAN PADA GUDANG PT XYZ Ramdani, Ahsan; Ariyano, Ariyano; Pratama, Pebi Yuda
KNOWLEDGE: Jurnal Inovasi Hasil Penelitian dan Pengembangan Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/knowledge.v5i3.6863

Abstract

The surge in demand during the period leading up to Eid al-Fitr poses a major challenge for PT XYZ, a Muslim fashion company in Indonesia. The inbound volume, which can increase up to threefold, often causes congestion in the transit area due to the dedicated storage system, where empty racks cannot be used by other SKUs. This study aims to redesign the warehouse storage layout by integrating Class-Based Storage (CBS) and Seasonal Slotting to improve operational efficiency during peak seasons. Secondary data were used, including inbound/outbound volumes, SKU dimensions, and the existing warehouse layout over the period December 2024–March 2025. CBS was applied to classify SKUs based on movement frequency into classes A, B, and C, while Seasonal Slotting identified seasonal SKUs with demand growth ?50% to be positioned closer to the picking area. FlexSim simulations showed that the new layout reduced transit area congestion and facilitated smoother distribution, despite an approximately 12% increase in total process time. The integration of CBS and Seasonal Slotting effectively enhanced warehouse capacity utilization and accelerated the flow of seasonal products. ABSTRAKLonjakan permintaan menjelang Hari Raya Idul Fitri menjadi tantangan utama bagi PT XYZ, perusahaan fashion muslim di Indonesia. Peningkatan volume barang masuk hingga tiga kali lipat sering menimbulkan kepadatan di area transit akibat sistem penyimpanan dedicated storage, di mana rak kosong tidak dapat digunakan oleh SKU lain. Penelitian ini bertujuan merancang ulang tata letak penyimpanan dengan mengintegrasikan metode Class-Based Storage (CBS) dan Seasonal Slotting guna meningkatkan efisiensi operasional pada musim puncak. Data sekunder yang digunakan meliputi volume barang masuk/keluar, dimensi SKU, dan layout gudang eksisting selama periode Desember 2024–Maret 2025. CBS mengklasifikasikan SKU berdasarkan frekuensi pergerakan menjadi kelas A, B, dan C, sedangkan Seasonal Slotting mengidentifikasi SKU musiman dengan lonjakan permintaan ?50% untuk ditempatkan lebih dekat ke area picking. Simulasi FlexSim menunjukkan bahwa layout baru mengurangi kepadatan area transit dan memperlancar distribusi, meskipun total waktu proses meningkat sekitar 12%. Integrasi CBS dan Seasonal Slotting terbukti meningkatkan pemanfaatan kapasitas gudang serta mempercepat aliran barang musiman.