cover
Contact Name
-
Contact Email
jurnal.P4I@gmail.com
Phone
+6289681071805
Journal Mail Official
jurnal.P4I@gmail.com
Editorial Address
Lingkungan Handayanai, Kel. Leneng, Kec. Praya, Kab. Lombok Tengah
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
KNOWLEDGE: Jurnal Inovasi Hasil Penelitian dan Pengembangan
ISSN : 28094042     EISSN : 28094034     DOI : https://doi.org/10.51878/knowledge.v2i2
KNOWLEDGE: Jurnal Inovasi Hasil Penelitian dan Pengembangan berisi tulisan/artikel hasil pemikiran dan hasil penelitian yang ditulis oleh para guru, dosen, pakar, ilmuwan, praktisi, dan pengkaji dalam smua disiplin ilmu yang berkaitan dengan hasil penelitian dan pengembangan yang dilakukan oleh para guru, dosen, pakar, ilmuan praktisi dan umum.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 312 Documents
PERAN PENYULUH PENDAMPING TERHADAP EFEKTIVITAS KINERJA BRIGADE PANGAN DI PROVINSI LAMPUNG Septiana Septiana; Danny Alfandy
KNOWLEDGE: Jurnal Inovasi Hasil Penelitian dan Pengembangan Vol. 6 No. 3 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/knowledge.v6i3.13761

Abstract

ABSTRACT Food security is a key pillar of national agricultural development. Although the Indonesian government has established the Food Brigade (Brigade Pangan/BP) as a strategy to accelerate food self-sufficiency through technology-based agricultural modernization, empirical evidence regarding the influence of agricultural extension officers on the effectiveness of Food Brigade performance remains limited. This study aimed to analyze the role of agricultural extension facilitators in improving the effectiveness of Food Brigade performance in Lampung Province. A quantitative survey with a correlational design was employed. The respondents consisted of 38 Food Brigade extension facilitators in 2024 from four regencies in Lampung Province: Tulang Bawang, East Lampung, Central Lampung, and Mesuji. Data were collected using a Likert-scale questionnaire and analyzed through descriptive statistics and Spearman's Rank Correlation using SPSS version 24.0. The findings revealed a strong and statistically significant positive relationship between the role of agricultural extension officers and the effectiveness of Food Brigade performance (r = 0.647; p < 0.05). The results indicate that the more effectively extension officers perform their roles as facilitators, motivators, educators, and innovators, the higher the effectiveness of Food Brigade performance. These findings provide empirical evidence that strengthening the capacity of agricultural extension facilitators is a strategic factor in enhancing Food Brigade performance and offers practical input for improving Food Brigade institutional development and agricultural extension policies to support the achievement of national food self-sufficiency. ABSTRAK Ketahanan pangan merupakan pilar utama pembangunan pertanian nasional. Meskipun Brigade Pangan (BP) telah dibentuk sebagai strategi percepatan swasembada pangan melalui modernisasi pertanian berbasis teknologi, bukti empiris mengenai pengaruh peran penyuluh pendamping terhadap efektivitas kinerja Brigade Pangan masih terbatas. Penelitian ini bertujuan menganalisis peran Penyuluh Pendamping terhadap efektivitas kinerja Brigade Pangan di Provinsi Lampung. Penelitian menggunakan desain survei kuantitatif dengan pendekatan korelasional. Responden berjumlah 38 Penyuluh Pendamping Brigade Pangan Tahun 2024 yang tersebar di Kabupaten Tulang Bawang, Lampung Timur, Lampung Tengah, dan Mesuji. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner skala Likert dan dianalisis secara deskriptif kuantitatif serta uji korelasi Rank Spearman menggunakan SPSS 24.0. Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan positif yang kuat dan signifikan antara peran penyuluh pertanian dan efektivitas kinerja Brigade Pangan (r = 0,647; p < 0,05). Temuan ini menunjukkan bahwa semakin optimal peran penyuluh sebagai fasilitator, motivator, edukator, dan inovator, semakin tinggi efektivitas kinerja Brigade Pangan. Hasil penelitian memberikan bukti empiris bahwa penguatan kapasitas penyuluh pendamping merupakan faktor strategis dalam meningkatkan kinerja Brigade Pangan serta menjadi dasar bagi pengembangan kelembagaan Brigade Pangan dan kebijakan penyuluhan pertanian untuk mendukung pencapaian swasembada pangan.
ANALISIS KUALITAS UDARA PM2.5 DAN CO2 DI KAWASAN JALAN SUMPAH PEMUDA MOJOSONGO SURAKARTA JAWA TENGAH Ramdana Wisnu; Agerippa Yunaranda Krismani
KNOWLEDGE: Jurnal Inovasi Hasil Penelitian dan Pengembangan Vol. 6 No. 3 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/knowledge.v6i3.14135

Abstract

ABSTRACT A National roads play a vital role in supporting mobility and goods distribution; however, high traffic volumes may reduce air quality in surrounding residential areas. This study aimed to analyze the relationship between traffic density and PM2.5 and CO₂ concentrations, examine the influence of residential environmental characteristics on air quality, and evaluate community environmental comfort along Sumpah Pemuda Road, Mojosongo, Surakarta. A field survey was conducted by measuring PM2.5, CO₂, and traffic volume during morning, afternoon, and evening periods at several observation points, complemented by interviews with 30 respondents. Data were analyzed using descriptive comparative analysis. The results showed that peak traffic density reached approximately 10,000 vehicles/hour on weekdays and decreased to 2,724 vehicles/hour on weekends. CO₂ concentrations were predominantly classified as high to hazardous, while PM2.5 levels ranged from good to hazardous. Residential areas located within ≤10 meters of the roadside experienced higher pollutant exposure, and most respondents reported that poor air quality reduced environmental comfort. The novelty of this study lies in integrating air quality measurements, residential spatial characteristics, and community perceptions to support air pollution mitigation strategies along national road corridors. The study concludes that increasing traffic density is associated with higher PM2.5 and CO₂ concentrations, highlighting the need for green belts, additional roadside vegetation, and integrated traffic management to improve air quality. ABSTRAK Jalan nasional berperan penting dalam mendukung mobilitas dan distribusi barang, namun tingginya lalu lintas berpotensi menurunkan kualitas udara di kawasan permukiman. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan kepadatan lalu lintas dengan konsentrasi PM2.5 dan CO₂, pengaruh karakteristik permukiman terhadap kualitas udara, serta tingkat kenyamanan masyarakat di sepanjang Jalan Sumpah Pemuda, Mojosongo, Surakarta. Penelitian menggunakan survei lapangan melalui pengukuran PM2.5, CO₂, dan volume kendaraan pada pagi, siang, dan sore hari di beberapa titik pengamatan serta wawancara terhadap 30 responden. Data dianalisis secara deskriptif komparatif. Hasil menunjukkan kepadatan lalu lintas tertinggi mencapai sekitar 10.000 kendaraan/jam pada hari kerja dan terendah 2.724 kendaraan/jam pada akhir pekan. Konsentrasi CO₂ didominasi kategori tinggi hingga berbahaya, sedangkan PM2.5 berkisar dari kategori baik hingga berbahaya. Permukiman berjarak ≤10 meter dari tepi jalan mengalami paparan polutan lebih tinggi dan mayoritas responden menyatakan kualitas udara menurunkan kenyamanan lingkungan. Kebaruan penelitian ini terletak pada integrasi pengukuran kualitas udara, karakteristik spasial permukiman, dan persepsi masyarakat sebagai dasar mitigasi pencemaran udara di koridor jalan nasional. Penelitian menyimpulkan bahwa peningkatan kepadatan lalu lintas berkaitan dengan naiknya konsentrasi PM2.5 dan CO₂, sehingga diperlukan penguatan jalur hijau, penambahan vegetasi, dan penataan lalu lintas terpadu.