cover
Contact Name
-
Contact Email
jurnal.P4I@gmail.com
Phone
+6289681071805
Journal Mail Official
jurnal.P4I@gmail.com
Editorial Address
Lingkungan Handayanai, Kel. Leneng, Kec. Praya, Kab. Lombok Tengah
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
KNOWLEDGE: Jurnal Inovasi Hasil Penelitian dan Pengembangan
ISSN : 28094042     EISSN : 28094034     DOI : https://doi.org/10.51878/knowledge.v2i2
KNOWLEDGE: Jurnal Inovasi Hasil Penelitian dan Pengembangan berisi tulisan/artikel hasil pemikiran dan hasil penelitian yang ditulis oleh para guru, dosen, pakar, ilmuwan, praktisi, dan pengkaji dalam smua disiplin ilmu yang berkaitan dengan hasil penelitian dan pengembangan yang dilakukan oleh para guru, dosen, pakar, ilmuan praktisi dan umum.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 259 Documents
KRITERIA PEMILIHAN PASANGAN HIDUP DALAM PEMBENTUKAN KELUARGA HARMONIS JAJAK MEGA PRAKOSO; SRI WENING; KRISTRIYANTO KRISTRIYANTO
KNOWLEDGE: Jurnal Inovasi Hasil Penelitian dan Pengembangan Vol. 3 No. 3 (2023)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/knowledge.v3i3.2497

Abstract

This journal is a literature study that describes the views of adult congregations in choosing a life partner to create a harmonious family. Finding a partner with certain characteristics can occur by idealism about the marriage that will be built. To explain this, the author presents various information from literature sources related to research topics which are then explained in a descriptive manner. From the research conducted, there are several characters that are considered to affect the creation of a family. Some of the characters chosen by the adult congregation, talking about the physical and financial. Physically talking about how his stature, while financially more directed towards the work of a partner. In addition, God's word also provides criteria in finding a life partner one of which is a match. Equal partners are also one of the factors in creating a harmonious family. ABSTRAKJurnal ini merupakan sebuah penelitian yang memaparkan tentang padangan jemaat dewasa dalam memilih pasangan hidup untuk menciptakan keluarga yang harmonis. Menemukan pasangan dengan kreteria tertentu dapat terjadi oleh adanya idealisme tentang pernikahan yang akan dibangun. Untuk memaparkan hal tersebut, penulis menyajikan berbagai informasi dari sumber pustaka terkait topik penelitian yang kemudian diapaparkan secara deskriptif. Dari penelitian yang dilaksanakan, ada beberapa karakter yang dinilai akan mempengaruhi terciptanya sebuah keluarga. Beberapa karakter yang dipilih oleh jemaat dewasa, berbicara tentang fisik dan finansial. Fisik berbicara tentang bagaimana perawakannya, sedangkan finansial lebih mengarah terhadap pekerjaan dari pasangan. Selain itu, firman Tuhan juga memberikan kriteria dalam mencari pasangan hidup salah satunya adalah yang sepadan. Pasangan yang sepadan juga menjadi salah satu faktor terciptanya keluarga yang harmonis.
ANALISIS ALIRAN DAYA PADA SISTEM TENAGA LISTRIK DI BANDARA INTERNASIONAL SUPADIO MENGGUNAKAN SOFTWARE ETAP 19 WIDIARTO, HENDRO
KNOWLEDGE: Jurnal Inovasi Hasil Penelitian dan Pengembangan Vol. 3 No. 4 (2023)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/knowledge.v3i4.2585

Abstract

The electric power system is one of the most important parts at Supadio International Airport with an infrastructure network system that provides reliable electricity supply for all facilities and operational activities at the airport which includes power plants, transmission and distribution networks, as well as supporting equipment such as transformers, electrical panels, and generator to ensure a stable uninterrupted power supply so as to improve the quality of power flow in the electric power system and the reliability of the medium-voltage network system. To meet the quality of power flow in the medium-voltage network, a power/load analysis at Supadio International Airport is needed. Analysis of the quality of the electric power system at Supadio International Airport can be done using ETAP (Electrical Transient and Analysis Program) software. The analysis is expected to determine the results of the analysis of the quality of the medium-voltage network and the continuity of distribution lines in the electric power system at Supadio International Airport. ABSTRAKSistem tenaga listrik merupakan salah satu bagian terpenting di Bandara Internasional Supadio dengan sistem jaringan infrastruktur yang menyediakan pasokan listrik yang andal untuk semua fasilitas dan kegiatan operasional di bandara yang meliputi pembangkit listrik, jaringan transmisi dan distribusi, serta peralatan pendukung seperti transformator, panel listrik, dan generator untuk memastikan pasokan listrik yang stabil tanpa gangguan sehingga dapat meningkatkan kualitas aliran daya pada sistem tenaga listrik dan keandalan sistem jaringan tegangan menengah tersebut. Untuk memenuhi kualitas aliran daya pada jaringan tegangan menengah tersebut maka diperlukan analisis daya/beban di Bandara Internasional Supadio. Analisis kualitas sistem tenaga listrik di Bandara Internasional Supadio dapat dilakukan menggunakan perangkat lunak ETAP (Electrical Transient and Analysis Program). Dilakukannya analisis tersebut diharapkan dapat mengetahui hasil analisis kualitas jaringan tegangan menengah dan kontinuitas jalur distribusi dalam sistem tenaga listrik listrik di Bandara Internasional Supadio.
KUALITAS PELAYANAN PAJAK MOBIL PADA UNIT PELAKSANA TEKNIS DINAS (UPTD) DIPENDA PROV.SUM-SEL KABUPATEN BANYUASIN JAILANI, JAILANI; ADIAH, MASAYU
KNOWLEDGE: Jurnal Inovasi Hasil Penelitian dan Pengembangan Vol. 3 No. 4 (2023)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/knowledge.v3i4.2618

Abstract

The aim of the research is to determine the quality of car tax services at the Provincial Technical Implementation Unit (UPTD). Sum-Sel Banyuasin Regency. The author uses a descriptive approach, with quantitative research specifications. The focus of the research is the quality of motor vehicle tax services at the South Sumatra Province Samsat Office. The sample determination method uses non-random sampling with the sample being part of the population used as the research object. The sample was taken using the accidental sampling method, namely a sampling technique based on chance, namely people who pay motor vehicle tax at the South Sumatra Province Samsat Office. The data collection method used was literature study and field study. The results of research on the quality of car tax services at the UPTD of the Banyuasin Regency Regional Revenue Service, show the following results: The services provided to the community are assessed from the dimensions of service quality in car tax services at the UPTD of the Banyuasin Regency Revenue Service, for a very good assessment from all dimension, the guarantee indicator for the functioning of goods/services of 38%. that the products produced are very clear and long-lasting. For a Poor assessment from all dimensions, namely the indicators of the Availability of Clean Toilets/Toilets and the Spaciousness of Parking Spaces by 10%. The cleanliness of the toilets needs to be improved and additional staff are needed for this service. There needs to be further expansion of the parking lot because usually the parking lot is full and cannot accommodate the vehicles that come. For the Poor assessment from all dimensions, the indicator is the Availability of Cafes for Eating and Drinking at 10%. Canteens for eating and drinking need to be redeveloped, regarding the completeness and variety of food so that applicants do not become bored or bored. ABSTRAKTujuan dari penelitian adalah untuk mengetahui kualitas pelayanan pajak mobil pada Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Prov. Sum-Sel Kabupaten Banyuasin. Penulis menggunakan metode pendekatan deskriptif, dengan spesifikasi penelitian bersifat Kuantitatif. Fokus penelitian adalah kualitas pelayanan pajak kendaraan bermotor di Kantor Samsat Provinsi Sumatera Selatan. Metode penentuan sampel menggunakan non random sampling dengan Sampel merupakan bagian dari populasi yang digunakan sebagai obyek penelitian. Sampel diambil secara metode accidental sampling, yaitu teknik penentuan sampel berdasarkan kebetulan yaitu masyarakat yang membayar pajak kendaraan bermotor di Kantor Samsat Provinsi Sumatera Selatan. Metode Pengumpulan data yang digunakan yaitu dengan studi kepustakaan dan studi lapangan. Hasil penelitian tentang Kualitas Pelayanan Pajak Mobil Pada UPTD Dinas Pendapatan Daerah Kabupaten Banyuasin, menunjukkan hasil sebagai berikut: Pelayanan yang diberikan kepada masyarakat yang dinilai dari dimensi-dimensi kualitas pelayanan dalam pelayanan pajak mobil di UPTD Dinas Pendapatan Kabupaten Banyuasin, untuk penilaian sangat baik dari seluruh dimensi yaitu indikator Jaminan Terhadap Berfungsinya Barang/Jasa Pelayanan sebesar 38%. bahwa produk barang yang dihasilkan sangat jelas dan tahan lama, Untuk penilaian Kurang Baik dari seluruh dimensi yaitu indikator Tersedianya WC/ Toilet yang Bersih dan Keluasan Tempat Parkir sebesar 10%. Untuk kebersihan tolet perlu ditingkatkan lagi dan perlu penambahan petugas dalam layanan ini. Perlu perluasan lagi untuk tempat parkir karena biasanya parkiran penuh dan tidak bisa menampung kendaraan yang datang. Untuk penilaiant Kurang Baik dari seluruh dimensi yaitu indikator Ketersediaan Kafe Untuk Makan dan Minum sebesar 10%. Kantin untuk makan dan minum perlu dibina lagi, mengenai kelengkapan dan penganekaragaman makanan sehinggapara pemohon tidak menjadi jenuh atau bosan.
ANALISIS USAHA PEMBENIHAN KERAPU CANTANG (EPINEPHELUS FUSCOGUTTATUS X EPINEPHELUS LANCEOLATUS) DI UD. GARUDA LAUT, SITUBONDO JAWA TIMUR TRIANZAH, RIZA; ADI, CATUR PRAMONO
KNOWLEDGE: Jurnal Inovasi Hasil Penelitian dan Pengembangan Vol. 3 No. 4 (2023)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/knowledge.v3i4.2619

Abstract

In the cantang grouper hatchery activities, it can be seen from the low SR results which were calculated during the implementation of research 1 and the number of larvae or fish fry that died in UD. Garuda Laut. In this 2nd study, we tried to see what was the cause of this. From the SR, the results were like that. From a general point of view, the hatchery business was very small and not feasible to continue, but in the cantang grouper hatchery business at UD. Garuda Laut. SR 10% is already profitable, even though this hatchery activity has aquaculture prospects that have the opportunity to increase fisheries production in the future, one of which is with new innovations, it is necessary to increase seed production and quality through hybridization so that it can help the need for seeds in aquaculture. this research are: 1). Know and be able to study the technical aspects of cantang grouper hatchery, 2). Financial analysis of cantang grouper hatchery business.Based on the results and discussion regarding the analysis of the cantang grouper hatchery business at UD. Garuda Laut concluded several things as follows: 1. Cantang grouper hatchery activities at UD.Garuda Laut are considered to be quite good and meet the company's targets which can be seen from aspects of hatchery performance such as Hatching Rate (HR) with an average of 80%, Survival Rate of 10%, and Average Length Growth The average number of larvae at harvest is 3.5-4 cm. Judging from performance, hatchery performance at UD Garuda Laut is categorized as having met the company's target, but the survival rate is not yet optimal, so efforts are needed to improve production quality. 2. Technical aspects of seeding start from stocking, raising larvae or seeds, feed management, water quality and harvesting ABSTRAKPada kegiatan pembenihan kerapu cantang yang dilihat dari hasil SR yang rendah yang telah dihitung pada saat pelaksanaan penelitian 1 dan banyaknya larva atau benih ikan yang mati di UD. Garuda laut.di penelitian 2 ini mencoba untuk melihat apa saja yang jadi penyebab terjadinya hal tersebut,dari SR yang hasilnya seperti itu dari sisi umum mengenai usaha pembenihan itu sangat kecil dan tidak layak untuk dilanjutkan namun di usaha pembenihan kerapu cantang di UD.Garuda Laut SR 10% itu sudah untung, Padahal kegiatan pembenihan ini memiliki prospek budidaya yang berpeluang untuk meningkatkan produksi perikanan di masa mendatang saah satunya dengan adanya inovasi baru maka diperlukan adanya peningkatan produksi dan kualitas benih melalui hibridisasi sehingga dapat membantu kebutuhan benih pada perikanan budidaya.Tujuan dari penelitian ini adalah: 1). Mengetahui dan mampu mengkaji aspek teknis pembenihan kerapu cantang, 2). Analisis finansial usaha pembenihan ikan kerapu cantang. Berdasarkan hasil dan pembahasan mengenai analisis usaha pembenihan kerapu cantang di UD. Garuda Laut disimpulkan beberapa hal sebagai berikut: 1). Kegiatan pembenihan kerapu cantang di UD.Garuda Laut dinilai sudah cukup baik dan memenuhi target dari perusahaan yang dapat dilihat dari aspek performansi kinerja pembenihan seperti Hatching Rate (HR) dengan rata rata 80%, Survival Rate 10%,Serta Pertumbuhan Panjang Rata-Rata Larva Saat Panen 3,5-4 cm.Dilihat Dari Perfomansi Kinerja pembenihan Di UD.Garuda Laut Dikategorikan sudah memenuhi target perusahaan namun tingkat kelangsungan hidup belum optimal sehingga diperlukan upaya peningkatan kualitas produksi, 2). Aspek teknis pembenihan dimulai dari penebaran, pemeiharaan larva ataupun benih,manajemen pakan, kualitas air dan pemanenan
ANALISIS KELAYAKAN PENGEMBANGAN USAHA PEMBESARAN IKAN GURAME KELOMPOK TANI MINA MAKMUR, KECAMATAN DRAMAGA, KABUPATEN BOGOR ADI, CATUR PRAMONO; TRIANZAH, RIZA
KNOWLEDGE: Jurnal Inovasi Hasil Penelitian dan Pengembangan Vol. 3 No. 4 (2023)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/knowledge.v3i4.2630

Abstract

The purpose of this study was to analyze the feasibility of developing a carp rearing business for the Mina Makmur Farmer Group in terms of financial and non-financial aspects. Knowing the changes that will affect the feasibility of the carp rearing business of Mina Makmur Farmer Group. The results of the study show that first from the technical aspect, this business has a location close to water sources, easy access to production facilities and a relatively small mortality rate of fish. Second, from the aspect of the market, fish production increases from year to year. Third, from the socio-economic and cultural aspects of this business, it has a positive impact on the community. Fourth, from the organizational, management and legal aspects of this business, they have collaborated and consulted with the kelurahan and local government offices. Fifth, from the environmental aspect, the existence of this business does not have a negative impact on the environment. The analysis of the financial feasibility of the carp business without development is declared feasible with an NPV value of Rp. 40,458,531 which is greater than zero, a Net B/C value of 1.63 greater than one, an IRR value of 18 percent greater than the discount rate. determined, and the payback period for the investment is in accordance with the project life of 10 years, which is eight years. While the analysis of the financial feasibility of the carp business with development is declared feasible with an NPV value of Rp 451,876,066 or greater than zero, a Net B/C value of 34.7 greater than one, an IRR value of 28 percent greater than the specified discount rate. , and the payback period for the investment is in accordance with the project life of 10 years, which is one year. The results of the switching value analysis show that the carp rearing business without development is still feasible and profitable if there is an increase in the price of feed pellets up to 2.35 percent where the simulation of a production decline is 8 percent. Meanwhile, the results of the switching value analysis of carp enlargement business with development are still feasible if there is an increase in the price of feed pellets up to 22.21 percent where the simulation of a decrease in production is 9.05 percent. ABSTRAKTujuan Penelitian ini adalah Menganalisis kelayakan pengembangan usaha pembesaran ikan gurame Kelompok Tani Mina Makmur ditinjau dari aspek finansial dan non finansial. Mengetahui perubahan-perubahan yang akan mempengaruhi kelayakan usaha pembesaran ikan gurame Kelompok Tani Mina Makmur. Hasil penelitian menunjukan bahwa Pertama dari aspek teknis usaha ini memiliki lokasi yang dekat dengan sumber air, akses yang mudah terhadap sarana produksi dan tingkat mortalitas ikan relatif kecil. Kedua dari aspek pasar produksi ikan meningkat dari tahun ketahun. Ketiga dari aspek sosial ekonomi dan budaya usaha ini memberikan dampak positif bagi masyarakat. Keempat dari aspek organisasi, manajemen dan hukum usaha ini telah melakukan kerjasama dan musyawarah dengan kelurahan maupun kantor pemerintah setempat. Kelima dari aspek lingkungan, keberadaan usaha ini tidak membawa dampak negatif terhadap lingkungan. Analisis kelayakan finansial usaha ikan gurame tanpa pengembangan dinyatakan layak dengan nilai NPV sebesar Rp 40.458.531 yang dihasilkan lebih besar dari nol, nilai Net B/C sebesar 1,63 lebih besar dari satu, nilai IRR sebesar 18 persen lebih besar dari tingkat discount rate yang ditentukan, dan waktu pengembalian modal investasi sudah sesuai dengan umur proyek 10 tahun yaitu delapan tahun. Sedangkan analisis kelayakan finansial usaha ikan gurame dengan pengembangan dinyatakan layak dengan nilai NPV sebesar Rp 451.876.066 atau lebih besar dari nol, nilai Net B/C sebesar 34.7 lebih besar dari satu, nilai IRR sebesar 28 persen lebih besar dari tingkat discount rate yang ditentukan, dan waktu pengembalian modal investasi sudah sesuai dengan umur proyek 10 tahun yaitu satu tahun . Hasil analisis switching value menunjukkan bahwa usaha pembesaran ikan gurame tanpa pengembangan masih tetap layak dijalankan dan mendapatkan keuntungan apabila terjadi peningkatan harga pakan pelet hingga 2,35 persen dimana simulasi penurunan produksi sebesar 8 persen. Sementara untuk hasil analisis switching value usaha pembesaran ikan gurame dengan pengembangan masih tetap layak dijalankan apabila terjadi peningkatan harga pakan pelet hingga 22,21 persen dimana simulasi penurunan produksi yaitu sebesar 9,05 persen.
PENGARUH LINGKUNGAN TEMAN SEBAYA TERHADAP PENGAMBILAN KEPUTUSAN KARIR DEWI, LAKSMI ANANDA; SUARYA, LUH MADE KARISMA SUKMAYANTI
KNOWLEDGE: Jurnal Inovasi Hasil Penelitian dan Pengembangan Vol. 3 No. 4 (2023)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/knowledge.v3i4.2654

Abstract

Adolescence is a time to search for identity and form an identity, and a time when it is vulnerable to experiencing an identity crisis or identity confusion. An identity crisis can influence career decision making because individuals do not yet know their identity. Internal (individual) and external (environmental) factors are factors in career decision making. The aim of this literature review is to see a picture of the relationship between the influence of the peer environment and career decision making in adolescents. The literature used for this literature review is the result of searches on Google Scholar and Google which have been selected according to the criteria. Based on the literature review that has been carried out, it was found that the peer environment influences career decision making in teenagers because the majority of research results found that the peer environment has a positive and significant influence on career decision making. ABSTRAKMasa remaja adalah masa untuk mencari identitas dan membentuk identitas, dan masa rentan mengalami krisis identitas ataupun kebingunan identitas. Krisis identitas dapat berpengaruh pada pengambilan keputusan karir karena individu belum mengetahui identitas dirinya. Faktor internal (individu) dan eksternal (lingkungan) menjadi faktor dalam pengambilan keputusan karir. Tujuan dari literatur review ini ingin melihat gambaran keterkaitan pengaruh lingkungan teman sebaya dan pengambilan keputusan karir pada remaja. Literatur yang digunakan untuk literatur review ini merupakan hasil dari pencarian pada Google Scholar dan Google yang sudah diseleksi sesuai kriteria. Berdasarkan literatur review yang telah dilakukan, didapatkan bahwa lingkungan teman sebaya berpengaruh terhadap pengambilan keputusan karir pada remaja karena mayoritas pada hasil penelitian ditemukan bahwa lingkungan teman sebaya berpengaruh secara positif dan signifikan terhadap pengambilan keputusan karir.
ANALISIS PENGARUH PEMBUKAAN KATUP TERHADAP KINERJA TURBIN AIR DARWIS, MUH.
KNOWLEDGE: Jurnal Inovasi Hasil Penelitian dan Pengembangan Vol. 3 No. 4 (2023)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/knowledge.v3i4.2672

Abstract

Utilization of water energy is carried out using water turbines that utilize waterfalls or river water flows. The amount of hydropower available from a water source depends on the water head and discharge. The type of turbine used in this research is a kinetic turbine whose shaft is placed vertically, where The water directly hits the blades on one half of the turbine wheel while the other half also gets hit but not as much as the first half so the turbine can still spin. This research was carried out by flowing water fluid into a water channel that had been prepared using a pump. The flowing fluid was created into turbulence so that the conditions were considered the same as the conditions of a flowing river. The water flow is set from 20 m3/hour, 22 m3/hour, 24 m3/hour, 26 m3/hour and 28 m3/hour, while the turbine rotation braking is varied from 80 rpm, 60 rpm, 40 rpm, 20 rpm and 10 rpm . This test was carried out to obtain data on rotation (n), force (F) and calculation of the flow velocity at the inlet at the end of the flow director (V),Maximum power is obtained at a runner speed of 60 rpm with a flow rate of 28 m3/hour of 4,284 watts,Maximum efficiency was obtained at a runner speed of 60 rpm with a flow rate of 28 m3/hour of 26.373%. The greater the flow of water flowing into the turbine blades, the greater the resulting turbine power and efficiency. Furthermore, the greater the rotation of the turbine runner, the greater the resulting turbine power and efficiency. ABSTRAKPemanfaatan energi air dilakukan dengan menggunakan turbin air yang memanfaatkan air terjun atau aliran air sungai. Besarnya tenaga air yang tersedia dari suatu sumber air bergantung pada head dan debit air. Adapun jenis turbin yang di pergunakan dalam penelitian ini adalah turbin kinetik yang porosnya diletakan secara vertikal, dimana air langsung menumbuk sudu pada setengah bagian roda turbin sedangkan setengah bagian yang lain juga mendapat tumbukan tetapi tidak sebesar setengah bagian yang pertama sehingga turbin masih bisa berputar. Penelitian ini dilakukan dengan mengalirkan fluida air pada saluran air yang telah disiapkan dengan mempergunakan pompa, fluida yang dialirkan dibuat turbulensi agar kondisinya dianggap sama dengan kondisi sungai yang mengalir. Debit air diatur mulai 20 m3/jam, 22 m3/jam, 24 m3/jam, 26 m3/jam dan 28 m3/jam, Sedangkan pengereman putaran turbin divariasikan dari 80 rpm, 60 rpm, 40 rpm, 20 rpm, dan 10 rpm. Pengujian ini dilakukan untuk mendapatkan data putaran (n), gaya (F) dan perhitungan terhadap kecepatan aliran pada saluran masuk di ujung pengarah aliran (V), Daya maksimum diperoleh pada kecepatan runner 60 rpm dengan debit aliran 28 m3/jam sebesar 4.284 watt , Efisiensi maksimum diperoleh pada kecepatan runner 60 rpm dengan debit aliran 28 m3/jam sebesar 26.373 %. Semakin besar debit air yang dialirkan ke sudu sudu turbin, maka daya dan Efisiensi turbin yang dihasilkan semakin besar selanjutnya semakin besar putaran runner turbin maka daya dan efisiensi turbin yang dihasilkan juga semakin besar.
URGENSI PANDUAN APLIKASI UNTUK TRANSFORMASI DIGITAL PADA PRAKTIKUM TEKNIK TELEKOMUNIKASI DASAR BONOK, ZAINUDIN; POTALE, NURVITA ALVAYINI SALIM; JUNUS, ALYA PRATIWI PUTRI
KNOWLEDGE: Jurnal Inovasi Hasil Penelitian dan Pengembangan Vol. 3 No. 4 (2023)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/knowledge.v3i4.2701

Abstract

This research aims to further maximize the Application Guide for digital transformation in the Basic Telecommunication Engineering practicum. It is intended that virtual labs will still be held due to one of two factors, namely the lack of sufficient and complete practical equipment. Second, practicums are still carried out even though they cannot attend in person because they are unable to attend practicums directly in the laboratory. So with the virtual lab, practicums can still be carried out on time and are also expected to be able to improve practicum skills without being bound by time and place, as well as helping students to continue practicums. With the application guide for Digital Transformation, the Basic Telecommunications Engineering Practical Course consists of several parts, namely: Module, and Practical Steps, you must register by filling in your username and password. Digital Transformation Technology is a future web-based practicum development so that Basic Telecommunication Engineering courses can be implemented online supported by implementation instructions. The implementation of virtual labs can facilitate students to still be able to carry out practicums even though there are still limited infrastructure constraints. From the research results obtained, digital transformation with virtual lab technology can be used without time limitations with the hope of a smooth internet network. The use of digital transformation with virtual lab technology can increase student competence to become more independent and virtual lab practicums have been implemented for all students who have programmed the basic Telecommunication enginnering course for semester III 2023/2024. ABSTRAKTujuan dari penelitian ini adalah untuk lebih memaksimalkan Panduan Aplikasi untuk transformasi digital Pada praktikum Teknik Telekomunikasi Dasar . Dimaksudkan agar virtual lab tetap diadakan karena salah satu dari dua faktor, yaitu belum adanya peralatan praktikum yang cukup dan lengkap. Kedua, praktikum tetap dilaksanakan meskipun tidak dapat hadir secara langsung karena berhalangan hadir praktikum secara langsung dilaboratorium .Sehingga dengan adanya virtual lab maka praktikum tetap terlaksana tepat waktu dan juga diharapkan mampu meningkatkan keterampilan Praktikum tanpa terikat waktu dan tempat, serta membantu mahasiswa untuk tetap praktikum. Dengan adanya Panduan aplikasi untuk Transformasi Digital Praktikum Mata Kulaih Teknik Telekomunikasi Dasar terdiri dari beberapa bagian, yaitu: Modul, Langkah-langkah Praktikum harus melakukan registrasi dengan mengisi username dan password. Teknologi Transformasi Digital merupakan pengembangan praktikum masa depan yang berbasis web sehingga mata kuliah Teknik Telekomunikasi Dasar dapat dilaksanakan secara online didukung dengan petunjuk pelaksanaannya. Penerapan lab virtual dapat memfasilitasi mahasiswa untuk tetap dapat melakukan praktikum meskipun masih terdapat kendala sarana prasarana yang terbatas. Dari hasil penelitian yang diperoleh, transformasi digital dengan teknologi lab virtual dapat digunakan tanpa dibatasi waktu dengan harapan jaringan internet lancer . Pemanfaatan transformasi digital dengan teknologi virtual lab dapat meningkatkan kompetensi mahasiswa menjadi lebih mandiri dan telah dilaksanakan praktikum virtual lab bagi seluruh mahasiswa yang telah memprogramkan mata kuliah Teknik Telekomunikasi Dasar semester 3 tahun 2023/2024.
STRATEGI LOKAL KONSERVASI LINGKUNGAN GLOBAL : STUDI KASUS TENTANG PERILAKU BERCOCOK TANAM PADA MASYARAKAT ADAT BOTI DI TIMOR BARAT MANAO, ASWAT HARNEVER IMANUEL
KNOWLEDGE: Jurnal Inovasi Hasil Penelitian dan Pengembangan Vol. 3 No. 4 (2023)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/knowledge.v3i4.2702

Abstract

The results of research explain that the behavior of farming done by Boti adat community of adherents of Uis Neno ma Uis pah beliefs conducted since the preparation of shifting cultivation, clearing, planting and abstinence (kaE) locations, weeding, harvesting and storage are environmental conservation behaviors. This is because when the planting takes place then abstinence is applied. In the time duration the plants and plants are given the opportunity to flower and fruit until maturity to harvest. All carried out on the basis of the teachings of the Uis Neno ma Uis pah belief that has inherited the  Boti adat community. In addition, Uis neno ma Uis's beliefs shed neatly to place certain places where prayers or ceremonies such as forests, hills and mountains. All creatures that live in place live naturally. If not obeyed, than calamities, disasters and others will befall them and  natural surroundings. It is fundamental that guides Boti adat peoples in farming to follow the message and practice of the ancestors. In the behavior of cultivation, Boti adat peoples still practice slash-burning, shifting cultivation, intercropping cultivation system, planting alley, terracing with harvest is still limited to meet the needs and storage for a certain time. The behavior of farming is the local strategy of environmental conservation implemented by Boti adat community. ABSTRAKHasil penelitian menjelaskan bahwa  perilaku bercocok tanam yang dilakukan oleh masyarakat adat Boti penganut aliran kepercayaan Uis Neno ma Uis pah  yang dilakukan sejak persiapan lokasi perladangan, pembersihan, penanaman dan pantangan (kaE), penyiangan, panen dan penyimpanan  adalah perilaku konservasi lingkungan. Hal ini disebabkan karena ketika penanaman berlangsung maka pantangan diberlakukan. Dalam durasi waktu tersebut tumbuhan dan tanaman diberi kesempatan untuk berbunga dan berbuah sampai kematangan untuk dituai. Semua dilaksanakan atas dasar ajaran aliran kepercayaan Uis Neno ma Uis pah yang telah mewarisi masyarakat adat Boti.Selain itu, aliran kepercayaan Uis neno ma Uis pah mensakralkan tempat tempat tertentu yang menjadi tempat doa atau upacara  seperti hutan, bukit dan gunung.  Segala makhluk yang hidup ditempat tersebut hidup secara alamiah.jika tidak dipatuhi, makamusibah,bencan,danlainlain akan melanda merka dan alam sekitar. Hal mendasar tersebut yang menuntun masyarakat adat Boti dalam bercocok tanam mengikuti pesan dan praktek yang sampaikan leluhur. Dalam perilaku bercocok tanam, masyarakat adat Boti masih mempraktekan tebas-bakar, ladang berpindah, menerapkan sistem tanam tumpangsari, tanam lorong, terasering dengan hasil panen masih sebatas memenuhi kebutuhan dan penyimpanan untuk saat tertentu.Perilaku bercocok tanam tersebut adalah strategi lokal konservasi lingkungan yang dilaksanakan masyarakat adat Boti.
ANALISIS SPESIES LOGAM Fe(II), Fe(III), Cr(III) DAN Cr(VI) DALAM LIMBAH CAIR INDUSTRI MENGGUNAKAN METODE KOMBINASI SPEKTROFOTOMETRI UV-TAMPAK DAN SPEKTROFOTOMETRI SERAPAN ATOM (AAS) MUSTANGINAH, TITIN
KNOWLEDGE: Jurnal Inovasi Hasil Penelitian dan Pengembangan Vol. 3 No. 4 (2023)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/knowledge.v3i4.2703

Abstract

Iron(II), iron(III), chromium(VI) and chromiumr(III) in industrial waste water were determined using combination of UV-Visible spectrophotometry and atomic absorption spectrophotometry (AAS). Species of iron(II) was analyzed as its 1,10- phenantroline complex and Cr(VI) as its 1,5-diphenylcarbazide complex, whereas species of Fe(III) and Cr(VI) were calculated indirectly by the difference after analyzing the total Fe and Cr by AAS. For the determination of Fe(II) and Cr(VI) species using a spectrophotometer UV?Visible, the optimum conditions of analysis were first investigated. The optimum experimental conditions obtained were then applied for the analysis of Fe(II) and Cr(VI) in some industrial waste water samples using calibration curve techniques. For the analysis of total Fe and Cr, AAS was used. Finally, from these results of the two methods the concentration of Fe(III) and Cr(VI) were estimated by subtracting the concentration of species Fe(II) and Cr(VI) from the total concentration of Fe and Cr, respectively.From the study, it was obtained that optimum conditions for determining the species Fe(II) is at maximum wavelength of 510 nm, stability time up to 450 min, mole ratio of ligand to Fe = 7:1 and pH ? 6. For Cr(VI)-DPC complex it was found that ?max = 540 nm, stability time from 5–60 min, mole ratio of Cr(VI): ligand = 1:43 and pH ? 2.0. The metal speciation analysis results indicated that the concentration of Fe(II) in tannery waste water was 0.16–0.26 ppm, in metal plating wastes was 8.88 ppm, in textile wastes = 0.09–0.25 ppm, in Piyungan IPAL TPA waste water 0.09?4.26 ppm and in batik waste water 0.00–1.05 ppm. Species of Cr(VI) in tannery waste water was found to be 0.00?0.16 ppm, metal plating was 1427.4 ppm, textile waste was 0.01–0.03 ppm, the Piyungan IPAL TPA was 0.00–0.15 ppm and batik wastes was 0.00–0.02 ppm. The calculation result of Fe(III) species in tannery waste water was 0.07–0.26 ppm, in waste metal plating was 18.17 ppm, in textile was 0.09–0.521 ppm, in Piyungan IPAL TPA wastes was 0.03–2.35 ppm and in batik waste was 0.01–0.50 ppm. As for Cr(III) species in tannery waste water, it was found to be 0.00–1.88 ppm, in metal plating was 277.66 ppm, in textile 0.01–0.03 ppm, in Piyungan IPAL TPA 0.02–0.11 ppm and in batik 0.01–0.02 ppm. The results showed that UV-Visible spectrophotometric method in combination with AAS can be used for metal speciation analysis of Fe and Cr in environmental samples. ABSTRAKTelah dilakukan analisis spesies Fe(II), Fe(III) dan Cr(VI), Cr(III) dalam limbah cair industri menggunakan metode kombinasi spektrofotometri UV?tampak dan spektrofotometri serapan atom (AAS). Analisis spesies Fe(II) menggunakan ligan 1,10-fenantrolin dan Cr(VI) menggunakan ligan 1,5?difenilkarbazid sebagai pengompleks, spesies Fe(III) dan Cr(III) ditentukan secara tidak langsung dari selisih Fe dan Cr total dengan Fe(II) dan Cr(VI). Penentuan spesies Fe(II), Cr(VI) menggunakan spektrofotometer UV-tampak diawali dengan penentuan kondisi optimum analisis. Kondisi optimum percobaan yang diperoleh diaplikasikan dalam analisis spesies Fe(II) dan Cr(VI) dalam beberapa sampel limbah cair industri dengan teknik kurva kalibrasi. Metode AAS untuk menganalisis Fe total dan Cr total. Kemudian dari hasil tersebut berturut-turut dihitung selisih konsentrasi spesies Fe(II) dan Cr(VI) dengan Fe dan Cr total sehingga diperoleh konsentrasi spesies Fe(III) dan Cr(III). Kondisi optimum penentuan spesies Fe(II) adalah panjang gelombang maksimum 510 nm, waktu kestabilan sampai 450 menit, rasio mol ligan:Fe(II) = 7:1 dan pH larutan ? 6,0. Untuk kompleks Cr(VI)-DPC panjang gelombang maksimum 540 nm, waktu stabil kompleks dimulai menit ke-5 sampai ke-60, rasio mol Cr(VI):ligan = 1:43 dan pH larutan ? 2,0. Hasil spesiasi logam menunjukkan spesies Fe(II) dalam limbah cair industri penyamakan kulit sebesar 0,16–0,26 ppm, limbah pelapisan logam 8,88 ppm, limbah tekstil 0,09–0,25 ppm, limbah IPAL TPA Piyungan 0,09?4,26 ppm, limbah batik 0,00–1,05 ppm. Spesies Cr(VI) dalam limbah cair industri penyamakan kulit 0,00?0,16 ppm, limbah pelapisan logam 1427,40 ppm, limbah tekstil 0,01?0,03 ppm, limbah IPAL TPA Piyungan 0,00–0,15 ppm, limbah batik 0,00?0,02 ppm. Hasil penentuan spesies Fe(III) dalam limbah cair industri penyamakan kulit adalah 0,07–0,26 ppm, limbah pelapisan logam 18,17 ppm, limbah tekstil 0,09–0,52 ppm, limbah IPAL TPA Piyungan 0,03–2,35 ppm, limbah batik 0,01–0,50 ppm. Adapun untuk spesies Cr(III) dalam limbah cair industri penyamakan kulit diperoleh kadar 0,00–1,88 ppm, limbah pelapisan logam 277,66 ppm, limbah tekstil 0,01–0,03 ppm, limbah IPAL TPA Piyungan 0,02–0,11 ppm, limbah batik 0,01–0,02 ppm. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode spektrofotometri UV-tampak yang dikombinasikan dengan AAS dapat digunakan untuk analisis spesiasi logam Fe dan Cr dalam sampel lingkungan.

Page 8 of 26 | Total Record : 259