cover
Contact Name
-
Contact Email
jurnal.P4I@gmail.com
Phone
+6289681071805
Journal Mail Official
jurnal.P4I@gmail.com
Editorial Address
Lingkungan Handayanai, Kel. Leneng, Kec. Praya, Kab. Lombok Tengah
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
HEALTHY: Jurnal Inovasi Riset Ilmu Kesehatan
ISSN : 28278240     EISSN : 28278070     DOI : https://doi.org/10.51878/healthy.v1i2
Core Subject :
HEALTHY: Jurnal Inovasi Riset Ilmu Kesehatan berisi tulisan/artikel hasil pemikiran dan hasil penelitian yang ditulis oleh para guru, dosen, pakar, ilmuwan, praktisi, dan pengkaji dalam disiplin ilmu yang berkaitan dengan Ilmu Kesehatan
Articles 124 Documents
ANALISIS FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF PADA IBU USIA DI BAWAH 20 TAHUN UMU CHABIBAH HEMI RISTIANA; KISWATI KISWATI; ENY SENDRA; RIRIN INDRIANI
HEALTHY : Jurnal Inovasi Riset Ilmu Kesehatan Vol. 1 No. 4 (2022)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/healthy.v1i4.1706

Abstract

The global rate of teenage pregnancy is still high, at 41/1000 women. In Indonesia, approximately 7% of women aged 15 - 19 have given birth or are currently pregnant with their first child. It has impact on the low rate (48,8%) of exclusive breastfeeding among mothers aged under 20 years. That is possibly related to several factors. The purpose of this research was to determine the factors associated with exclusive breastfeeding of mothers aged under 20 years. This research used a traditional review design to conducted a literature review which the literature is scientific articles, both national and international, that are relevant to the research topic. The articles were found using the keywords ("exclusive breastfeeding" AND ("adolescent mother" OR "teenage mother") in the PubMed and Google Scholar databases. Selected articles based on the PEOS framework and research criteria, then compared and contrasted for analysis. From analysis was found that 3 articles mention the lack knowledge of mothers, two of which are in line with the low rate of exclusive breastfeeding. Ten articles showed about family support with mostly supporting exclusive breastfeeding. Two out of 3 articles explained the lack of support from health workers for mothers and the other one did not provide support for exclusive breastfeeding. The results indicated that maternal knowledge, family support, and health workers support were related to exclusive breastfeeding among mothers aged under 20 years. Knowledge and support from families and health workers to mothers aged under 20 years contribute importantly in influencing exclusive breastfeeding. ABSTRAKSecara global, angka kehamilan pada usia remaja masih tinggi yaitu 41/1000 perempuan. Sekitar 7% perempuan usia 15-19 tahun di Indonesia sudah pernah melahirkan atau sedang hamil anak pertama. Hal tersebut berdampak pada praktik pemberian ASI eksklusif oleh ibu usia di bawah 20 tahun yang dinilai masih rendah yaitu sebesar 48,8% ibu yang memberikan ASI eksklusif. Kondisi tersebut diasumsikan berhubungan dengan beberapa faktor. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan pemberian ASI eksklusif pada ibu usia di bawah 20 tahun. Jenis penelitian ini yaitu studi literatur dengan desain traditional review dimana literatur yang di-review merupakan artikel ilmiah, baik nasional maupun internasional, yang sesuai dengan topik penelitian. Artikel diperoleh dari database PubMed dan Google Scholar dengan menggunakan keywords (“exclusive breastfeeding” AND (“adolescent mother” OR “teenage mother”)). Penyeleksian artikel dilakukan sesuai dengan PEOS framework dan kriteria penelitian, kemudian dianalisis dengan cara compare dan contrast. Hasil analisis ditemukan sebanyak 3 artikel menyebutkan kurangnya pengetahuan ibu, dua di antaranya sejalan dengan rendahnya ASI eksklusif. Sepuluh artikel membahas mengenai dukungan keluarga dengan dukungan yang sebagian besar mendukung pemberian ASI eksklusif. Dua dari 3 artikel menjelaskan kurangnya dukungan tenaga kesehatan pada ibu dan satu lainnya tidak diberikannya dukungan terhadap pemberian ASI eksklusif. Hasil penelitian data yang diambil dari Oktober 2016 sampai Juni 2022 menunjukkan bahwa pengetahuan ibu, dukungan keluarga, dan dukungan tenaga kesehatan berhubungan dengan pemberian ASI eksklusif pada ibu usia di bawah 20 tahun. Kesimpulan diperoleh bahwa pengetahuan dan dukungan dari keluarga serta tenaga kesehatan pada ibu usia di bawah 20 tahun berperan penting dalam mempengaruhi praktik pemberian ASI eksklusif.
SEREAL UMBI SATOIMO (COLOCASIA ESCULENTA VAR. ANTIQUORUM) PRODUK PANGAN ANTI DIABETES MELITUS DALAM MASA ADAPTASI KEBIASAAN BARU TITA FITRIANA SUKMAWATI
HEALTHY : Jurnal Inovasi Riset Ilmu Kesehatan Vol. 1 No. 4 (2022)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/healthy.v1i4.1718

Abstract

The Covid-19 pandemic has affected all aspects of human life, including the health of groups of people with co-morbidities such as diabetes mellitus. According to data from the Ministry of Health (2020) the most patients who have died have contributed to diabetes mellitus. This requires preventive action and treatment in terms of diet and dietary intake of nutrients for patients. One alternative solution that can be done is to fulfill the intake of carbohydrates to replace rice into easily digestible fiber, which comes from tubers or taro. Satoimo tubers have been widely planted by the community but have not been massively developed into healthy food products for people with diabetes mellitus as an effort to control spikes in blood sugar levels and the transmission of Covid-19. This study developed quality standards for the characteristics of satoimo tuber flour and ready-to-eat cereals with a low glycemic index that are safe for consumption. This research is a qualitative research conducted in the chemistry laboratory of SMA N 1 Kembangbahu Lamongan then tested for ash content and total sugar test at BARISTAND Surabaya. The processing of satoimo tubers into satoimo taro flour goes through several stages, namely, peeling, slicing, soaking, blanching, bleaching, drying, milling, sifting. Test the ash content of satoimo flour at 0.20% so it is suitable for consumption. The use of satoimo tuber flour which is dominant in food ingredients makes the total sugar content of A1 cereal 2.98% lower so it is highly recommended for people with diabetes mellitus as a substitute for carbohydrates that are low in sugar and low on the glycemic index. ABSTRAKMasa pandemi Covid-19 mempengaruhi segala aspek kehidupan manusia, tidak terkecuali kesehatan kelompok mayarakat dengan penyakit penyerta (komorbid) seperti penderita diabetes melitus. Menurut data Kemenkes (2020) pasien terbanyak dan mengalami kematian banyak disumbang oleh penderita diabetes melitus. Hal tersebut perlu tindakan preventif dan perawatan dalam segi pola makan dan asupan diet nutrisi bagi pasien. Salah satu solusi alternatif yang dapat dilakukan adalah dengan pemenuhan asupan karbohidrat pengganti beras menjadi serat yang mudah dicerna yaitu berasal dari umbi atau talas. Umbi satoimo sudah banyak ditanam oleh masyarakat namun belum dikembangkan secara masif menjadi produk pangan sehat untuk penderita diabetes melitus sebagai upaya menjaga lonjakan kadar gula dalam darah serta penularan Covid-19. Penelitian ini mengembangkan baku mutu karakteristik produk tepung umbi satoimo serta sereal siap santap rendah indeks glikemik yang aman dikonsumsi. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif yang dilakukan di laboratorium kimia SMA N 1 Kembangbahu Lamongan kemudian uji kadar abu dan uji gula total di BARISTAND Surabaya. Pengolahan umbi satoimo menjadi tepung talas satoimo melalui beberapa tahapan yaitu, pengupasan, pengirisan, perendaman, blanching, bleaching, pengeringan, penggilingan, pengayakan. Uji kadar abu tepung satoimo sebesar 0,20% sehingga layak untuk dikonsumsi. Penggunaan tepung umbi satoimo yang dominan pada bahan makanan menjadikan kadar gula total sereal A1 2,98% lebih rendah sehingga sangat direkomendasikan bagi penderita diabetes melitus sebagai pengganti karbohidrat yang rendah gula dan rendah indeks glikemik.
METODE UJI FARMAKODINAMIK SEBAGAI SALAH SATU PEMBUKTIAN KHASIAT OBAT BAHAN ALAM SEBAGAI ALTERNATIF PILIHAN TERAPI THALASEMIA NURFITRI NURFITRI; L VENITA
HEALTHY : Jurnal Inovasi Riset Ilmu Kesehatan Vol. 2 No. 1 (2023)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/healthy.v2i1.1937

Abstract

Pharmacodynamic test is scientific proof of product efficacy in test animals. This method is further described in an experimental animal model that functions to replace the human subject being modeled. The selection of experimental animal models plays an important role in understanding the efficacy of natural medicine as an alternative to thalassemia therapy and is then used as a basis for carrying out clinical trials. Research on thalassemia continues to be carried out in an effort to find alternative solutions for handling thalassemia cases, appropriate treatment strategies and to help ease the burden on the state of BPJS. Natural medicines are expected to act as adjuvants or replace expensive standard thalassemia drugs. Research to find treatment strategies must start from a series of pharmacodynamic tests, so that animal models are needed that are suitable for conditions or diseases that exist in humans to get a pattern similar to humans. Literature research is an activity that includes searching, reading and studying library materials that contain theories relevant to the research to be carried out. This research will discuss various types of experimental animal models commonly used in thalassemia research. It is hoped that from this literature study the appropriate pharmacodynamic test method will be obtained to prove the efficacy of natural medicine as an alternative to thalassemia therapy. ABSTRAKUji farmakodinamik merupakan pembuktian khasiat produk pada hewan uji secara ilmiah. Metode ini selanjutnya digambarkan dalam model hewan coba yang berfungsi menggantikan subjek manusia yang dimodelkan. Pemilihan model hewan coba berperan penting untuk memahami khasiat obat bahan alam sebagai alternatif pilihan terapi thalassemia dan selanjutnya digunakan sebagai dasar pelaksanaan uji klinik. Penelitian mengenai thalasemia terus dilakukan sebagai upaya mencarikan solusi alternatif penanganan kasus thalasemia, strategi pengobatan yang tepat dan membantu meringankan beban negara BPJS. Obat bahan alam diharapkan dapat berperan sebagai adjuvant ataupun menggantikan obat standar thalasemia yang mahal. Penelitian untuk menemukan stategi pengobatan harus dimulai dari serangkaian uji farmakodinamik, sehingga diperlukan model hewan yang sesuai dengan keadaan atau penyakit yang ada pada manusia untuk mendapatkan gambaran pola yang mirip dengan manusia. Penelitian pustaka adalah kegiatan yang meliputi mencari, membaca dan menelaah bahan Pustaka yang memuat teori-teori yang relevan dengan penelitian yang akan dilakukan. Penelitian ini akan membahas mengenai berbagai jenis model hewan coba yang biasa digunakan pada penelitian Thalasemia. Harapan dari studi literatur ini diperoleh metode uji farmakodinamik yang tepat untuk pembuktian khasiat obat bahan alam sebagai alternatif pilihan terapi thalasemia.
PENGARUH KECANDUAN GAME ONLINE TERHADAP KESEHATAN MENTAL SISWA SMAI NFBS LEMBANG VINA LUSIANA
HEALTHY : Jurnal Inovasi Riset Ilmu Kesehatan Vol. 2 No. 1 (2023)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/healthy.v2i1.2107

Abstract

Online games are one of the technological products that provide entertainment benefits, namely online games, namely games that are played by more than one player in groups via the internet network. In this case, teenagers will always want to play games, and eventually become addicted to games. Teenagers who like to play games turn into teenagers who behave compulsively, aggressively, ignorant of activities and the surrounding environment. One of the mental disorders that can occur in online game addicts is depression. Depression can be a risk factor for someone to become an online game addict, but it can also be a result of online game addiction. There are many impacts caused by online game addiction, ranging from social, psychological, and health impacts. Therefore, researchers intend to conduct research on online game addiction in SMAI NFBS Lembang students. The title of this study is "The Effect of Online Game on the Mental Health of Islamic High School Students at Nurul Fikri Boarding School Lembang. The subjects of this study were male students because they often used their spare time to play online games with their classmates. This type of research is a descriptive quantitative research. The data collection technique was carried out by providing a set of questions or written statements to the respondents to be answered in the form of a closed questionnaire. From the results was found that students using online games at SMAI NFBS Lembang were at a percentage of 68% in the "Enough" category. Furthermore, from a mental health perspective, students were at a percentage of 70% in the "High" category. The influence of online game users on students' mental health is 35% in the "Very Low" category and 65% is influenced by other variables. Based on the table obtained from the calculation results at the 5% confidence level. Because FCount (12,985) is greater than FTable (4.09), H1 is accepted and H0 is rejected There  is a significant influence of Online Game Users on the Mental Health of Students at SMAI NFBS Lembang. ABSTRAKGame online merupakan salah stu produk teknologi yang memberikan manfaat hiburan yaitu game online, yaitu game yang dimainkan oleh lebih dari satu pemain secara berkelompok melalui jaringan internet. Dalam hal ini, remaja akan selalu ingin bermain game, dan akhirnya menjadi kecanduan game. Remaja yang gemar bermain game berubah menjadi remaja yang berperilaku kompulsif, agresif, cuek pada kegiatan dan lingkungan sekitarnya. Salah satu gangguan mental yang dapat terjadi pada pecandu online game adalah depresi. Depresi dapat menjadi faktor resiko seseorang menjadi pecandu online game, tetapi juga dapat menjadi akibat dari kecanduan online game. Banyak sekali dampak yang ditimbulkan oleh kecanduan game online, mulai dari dampak sosial, psikologis, maupun kesehatan. Oleh karena itu, peneliti bermaksud melakukan penelitian tentang kecanduan Game online pada siswa SMAI NFBS Lembang. Adapun judul dari penelitian ini adalah “Pengaruh Kecanduan game Online Terhadap Kesehatan Mental Siswa SMA Islam Nurul Fikri Boarding School Lembang. Subjek penelitian ini adalah Siswa laki-laki karena sering menggunakan waktu luangnya untuk bermain game online bersama teman seangkatan. Jenis penelitian ini merupakan jenis penelitian kuantitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data yang dilakukan dengan cara memberikan seperangkat pertanyaan atau pernyataan tertulis kepada responden untuk dijawab berupa angket tertutup. Dari hasil penelitian ditemukan siswa pemakai game online di SMAI NFBS Lembang berada pada persentase 68% dengan kategori “Cukup” Selanjutnya dari segi kesehatan mental siswa berada pada persentase 70% dengan kategori “Tinggi” . Adapun pengaruh dari pemakai game online terhadap kesehatan mental siswa sebesar 35% berada pada kategori “Sangat Rendah” dan 65% dipengaruhi oleh variabel lain. Berdasarkan tabel yang diperoleh dari hasil perhitungan pada taraf kepercayaan 5% karena  (12.985) lebih besar dari  (4.09) maka H1 diterima dan H0. Dengan demikian terdapat pengaruh yang signifikan Pemakai Game Online Terhadap Kesehatan Mental Siswa di SMAI NFBS Lembang.
EVALUASI PELAKSANAAN PROGRAM INDONESIA SEHAT DENGAN PENDEKATAN KELUARGA (PIS-PK) DAN PERAN PERAWAT DI PUSKESMAS CIPADUNG KOTA BANDUNG EKI PRATIDINA; CUCU ROKAYAH
HEALTHY : Jurnal Inovasi Riset Ilmu Kesehatan Vol. 2 No. 1 (2023)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/healthy.v2i1.2137

Abstract

The Healthy Indonesia Program with a Family Approach (PIS-PK) is one of the government's goals to improve public health status in 2025 according to the 5th Nawa Cita agenda. The direction of health development according to RPJMN IV 2020-2024 aims to develop health efforts from curative moving towards preventive, promotive according to conditions. It needs to realize the vision of an independent community, living healthily. The Healthy Family Index (IKS) through the implementation of PIS-PK reflects the health conditions of families at the National, Provincial, Regency/City, District, sub-district, and family levels. Health problems based on Healthy Family Indicators are still in the Unhealthy Family category (IKS <0.500) and have not yet reached the National IKS target. The research aims to get an overview of the evaluation of the implementation of the Family Approach Healthy Indonesia Program (PIS-PK) and the role of nurses at the Cipadung Community Health Center, Bandung City. The research method is qualitative research with a descriptive approach. Data collection using in-depth interviews, and data analysis using content analysis. The results of the research at the preparation stage for the implementation of PIS-PK are that the number of human resources is still lacking, the budget cannot cover all needs, and the infrastructure is sufficient even though during the implementation of the tools there are errors. In the stage of the data collection process, there was resistance from the community during data collection, and health problem interventions were carried out based on the results of the PIS-PK data input, namely smoking, family planning, and ODGJ (People with Mental Disorders). In the evaluation stage, the process of inputting data into the PIS-PK application has not yet been wholly entered, the Healthy Family Index in both sub-districts is in the Unhealthy Family category (IKS <0.500), the role of health workers including nurses is still felt to be less than optimal. It is hoped that it will further optimize the role of family nurses in the community and improve health promotion media that are more appropriate to health problems. ABSTRAKProgram Indonesia Sehat Pendekatan Keluarga (PIS-PK) merupakan salah satu tujuan pemerintah untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat tahun 2025 sesuai agenda ke-5 Nawa Cita. Arah pembangunan kesehatan sesuai RPJMN IV Tahun 2020-2024 mengarah pada pengembangan upaya kesehatan dari kuratif bergerak kearah preventif, promotif sesuai kondisi dan kebutuhan untuk mewujudkan visi masyarakat mandiri, hidup sehat. Indeks Keluarga Sehat (IKS) melalui pelaksanaan PIS-PK mencerminkan kondisi kesehatan keluarga di tingkat Nasional, Provinsi, Kabupaten/Kota, Kecamatan, Kelurahan sampai pada tingkat keluarga. Permasalahan kesehatan berdasarkan Indikator Keluarga Sehat masih masuk dalam kategori Keluarga Tidak Sehat (IKS <0,500) dan belum mencapai target IKS Nasional. Tujuan penelitian, mendapatkan gambaran evaluasi pelaksanaan Program Indonesia Sehat Pendekatan Keluarga (PIS-PK) dan peran perawat di Puskesmas Cipadung Kota Bandung. Metode penelitian, adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Pengumpulan data dengan indepth interview, analisis data menggunakan content analysis. Hasil penelitian pada tahap persiapan pelaksanaan PIS-PK jumlah SDM masih kurang, anggaran tidak semua dapat meng-cover kebutuhan, sarana prasarana telah mencukupi walaupun saat pelaksanaan alat ada yang eror. Tahap proses pelaksanaan pendataan, adanya penolakan dari masyarakat saat pendataan, intervensi masalah kesehatan dilakukan berdasarkan hasil input data PIS-PK yaitu masalah Merokok, KB, ODGJ (Orang Dengan Gangguan Jiwa). Tahap evaluasi, proses penginputan data ke aplikasi PIS-PK masih belum masuk seluruhnya, Indeks Keluarga Sehat pada kedua kelurahan masuk kategori Keluarga Tidak Sehat (IKS <0,500), peran tenaga kesehatan termasuk perawat masih dirasakan kurang optimal. Diharapkan lebih mengoptimalisasikan kembali peran perawat keluarga di komunitas dan meningkatkan media promosi kesehatan yang lebih tepat sesuai masalah kesehatan.
DETERMINAN PEMANFAATAN PROLANIS BAGI PENDERITA HIPERTENSI DAN DIABETES MEILLITUS ASWAR, SOPHIAN
HEALTHY : Jurnal Inovasi Riset Ilmu Kesehatan Vol. 2 No. 4 (2023)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/healthy.v2i1.2220

Abstract

By seeing the increasing trend of DM and hypertension cases in Indonesia every year, various efforts have been made by the government for prevention and control, which are related to common risk factors. One of the strategic approaches launched by the government is through comprehensive promotive, preventive, curative, rehabilitative and palliative efforts by conducting early detection and early follow-up of risk factors in health care facilities through PROLANIS, namely the Chronic Disease Management Program. This study aims to determine the Determinants of Prolanis Utilization for Patients with Hypertension and Diabetes Meillitus at the Ridge Health Center, Biak Numfor Regency, Papua Province. This study is an analytical observational study with a cross sectional design by Random Sampling with Propotional Stratified Random Sampling technique. data were analyzed univariate, bivariate Chi-Square) and multivariate (multiple linear regression). The results showed that there was a relationship between the level of education, level of knowledge, occupation, accessibility, perception with the utilization of prolanis and variables that had a strong relationship between several variables in the utilization of Prolanis were Accessibility and Knowledge. ABSTRAKDengan melihatnya trend peningkatan kasus DM dan hipetensi di Indonesia setiap tahunnya, maka berbagai upaya telah dilakukan pemerintah untuk pencegahan dan penanggulangannya, yang terkait dengan dengan faktor risiko bersama (Common Risk Factors). Salah satu pendekatan strategis yang dicanangkan pemerintah yaitu melalui upaya promotif, preventif, kuratif, rehabilitatif dan paliatif secara komprehensif dengan melakukan deteksi dini dan tindak lanjut dini faktor risiko di fasilitas pelayanan kesehatan melalui Prolanis yaitu Program Pengelolaan Penyakit Kronis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Determinan Pemanfaatan Prolanis Bagi Penderita Hipertensi dan Diabetes Meillitus Di Puskesmas Ridge Kabupaten Biak Numfor Provinsi Papua. Penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik dengan desain cross sectional secara Random Sampling dengan teknik Propotional Stratified Random Sampling.  data dianalisis univariat, bivariat Chi-Square) dan multivariat (regresi linear berganda). Hasil penelitia menunjukkan Adanya hubungan antara tingkat pendidikan, tingkat pengetahuan,  pekerjaan,  aksesibilitas,  persepsi dengan pemanfaatan prolanis dan variabel yang memiliki kekuatan hubungan antar beberapa variabel dalam pemanfaatan Prolanis  adalah Aksesibilitas dan Pengetahuan.
SNACK SEHAT UNTUK PENINGKATAN IMUNITAS DAN POTENSI MENGHAMBAT COVID 19 HUDIAH, ANDI
HEALTHY : Jurnal Inovasi Riset Ilmu Kesehatan Vol. 2 No. 4 (2023)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/healthy.v2i1.2221

Abstract

This study aims to determine healthy snacks as an increase in immunity and their potential to inhibit Covid 19. This type of research is a quantitative study using an experimental method. The type of data used in this study is primary data in the form of trained and somewhat trained panelists. The research instrument contained an overview of the research, informed consent or a statement of consent to carry out the hedonic test to the panelists, then the hedonic test sheet which contained the panelists' responses to healthy snack products including aspects of color, aroma, texture, taste and overall. Based on the results of research and discussion of healthy snack research to increase immunity and the potential to inhibit Covid 19, the following conclusions can be drawn. Non-rice flour as a substitute material in the manufacture of typical Bugis-Makassar food has good potential to be developed. Ten of the eleven traditional foods that were developed were found with the appropriate formulations. Based on the results of the organoleptic test, the panelists' acceptance of non-rice flour substitution in the manufacture of traditional Bugis-Makassar cakes was 93.30%, while the panelists did not accept 6.70%. ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui snack sehat sebagai peningkatan imunitas dan potensi dapat menghambat covid 19. Jenis penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif menggunakan metode eksperimental. Jenis data yang digunakan pada penelitian ini adalah data primer berupa instrumen panelis terlatih dan agak terlatih. Instrumen penelitian berisi gambaran umum penelitian, informed consent atau surat pernyataan persetujuan untuk dilakukan uji hedonik kepada panelis, kemudian lembar uji hedonik yang berisi tanggapan panelis terhadap produk snack sehat meliputi aspek warna, aroma, tekstur, rasa dan keseluruhan. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan dari penelitian snack sehat untuk peningkatan imunitas dan potensi menghambat covid 19 dapat di ambil kesimpulan sebagai berikut. Tepung non beras sebagai bahan pengganti dalam pembuatan makanan khas Bugis-Makassar memiliki potensi yang baik untuk dikembangkan. Sepuluh dari sebelas makanan tradisional yang dikembangkan ditemukan dengan formulasi yang sesuai. Berdasarkan hasil uji organoleptik, penerimaan panelis terhadap substitusi tepung non beras pada pembuatan kue tradisional Bugis-Makassar adalah 93,30%, sedangkan panelis 6,70% tidak terima.
EFEKTIVITAS ANTOSIANIN EKSTRAK BUNGA MAWAR UNTUK PENGOBATAN DIABETES MELLITUS TIPE 2 WAWAN KURNIAWAN
HEALTHY : Jurnal Inovasi Riset Ilmu Kesehatan Vol. 2 No. 2 (2023)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/healthy.v2i2.2413

Abstract

Hyperglycemia is a medical condition in the form of an increase in blood glucose levels beyond normal which is a characteristic of several diseases, especially diabetes mellitus, in addition to various other conditions. Indonesia's rich edible tropical flowers have become part of the archipelago's cuisine, traditionally used as medicine, as natural dyes for food and beverages. Anthocyanins are polyphenolic compounds whose existence is very abundant in nature with diversity in various types of plants. Anthocyanins are natural components that accumulate in vacuoles and are responsible for the red, blue and purple colors in fruits, vegetables, flowers and other plants. Various positive benefits of anthocyanins for human health are as antioxidants, improve eye vision, anti-inflammation, prevent diabetes, inhibit tumor cells and prevent neurological diseases. ABSTRAKHiperglikemia adalah suatu kondisi medis berupa peningkatan kadar glukosa darah melebihi normal yang menjadi karakteristik beberapa penyakit terutama diabetes melitus di samping berbagai kondisi lainnya. Kekayaan bunga-bunga tropis di Indonesia yang dapat dimakan telah menjadi bagian dari kuliner nusantara, secara tradisional digunakan sebagai obat, sebagai pewarna alami untuk makanan dan minuman. Antosianin merupakan senyawa turunan polifenol yang keberadaannya sangat melimpah di alam dengan keanekaragaman dalam berbagai jenis tumbuhan. Antosianin adalah komponen alami yang terakumulasi pada vakuola dan bertanggungjawab untuk warna merah, biru dan ungu pada buah, sayur, bunga dan tumbuhan lainnya. Berbagai manfaat positif dari antosianin untuk kesehatan manusia adalah sebagai antioksidan, meningkatkan kemampuan penglihatan mata, anti inflamasi, mencegah diabetes, menghambat sel tumor dan mencegah penyakit neurologis.
REGULATORY IMPACT ASSESSMENT DALAM PENYUSUNAN SUATU KEBIJAKAN DI BIDANG OBAT KUASI ERNI RAHMAWATI
HEALTHY : Jurnal Inovasi Riset Ilmu Kesehatan Vol. 2 No. 2 (2023)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/healthy.v2i2.2484

Abstract

The study aimed to assess the impact of costs and benefits analysis(CBA) as an important step in the Regulatory Impact Assessment (RIA) as part and basic concept of Good Regulatory Practices (GRP) principles. CBA is carried out before a policy concerning stakeholder interests was established. CBA was applied to determined that the policies have been taken had greater benefit compare to impact and cost burden by stakeholders. Therefore the policies can be accepted and can be implemented without obstacles by stakeholders. A CBA survey has been conducted among 61 stakeholders, 80% from business actors. Survey as well as identifying problems faced by business actors during the quasi-drug registration process at the Indonesia FDA (BPOM). In addition, information was collected regarding expectations and suggestions for improvement related to the quasi-drug registration process. Assessment of the impact of costs and benefits (CBA) is carried out on two policy alternatives, namely the first alternative does not require a new policy and the second alternative requires a new policy in the form of quasi-drug regulation. The CBA analysis resulted that the benefits have a better value than the cost, if the policy alternative was taken to develop the quasi drug regulation. ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk menilai manfaat dan dampak biaya (Cost and Benefit Analysis/ CBA) sebagai inti dalam Regulatory Impact Assessment (RIA) sebelum suatu kebijakan ditetapkan. RIA merupakan konsep dasar dalam prinsip-prinsip Good Regulatory Practices (GRP). Penilaian CBA dilakukan sebelum suatu kebijakan yang menyangkut kepentingan luas dari pemangku kepentingan ditetapkan, agar kebijakan memiliki manfaat yang lebih besar dibandingkan dampak biaya yang ditanggung oleh pemangku kepentingan. Sehingga kebijakan dapat diterima dan dilaksanakan tanpa ada hambatan dari pemangku kepentingan. Survei CBA telah dilakukan kepada 61 pemangku kepentingan, 80% adalah pelaku usaha. Survei sekaligus mengidentifikasi masalah yang dihadapi pelaku usaha pada saat proses registrasi obat kuasi di BPOM. Selain itu dikumpulkan informasi terkait harapan dan saran perbaikan terkait proses regsitrasi obat kuasi. Penilaian CBA terhadap manfaat dan biaya (CBA) dilakukan terhadap dua alternatif kebijakan yaitu alternatif pertama tidak perlu ada suatu kebijakan baru dan alternatif kedua, perlunya kebijakan baru berupa peraturan obat kuasi. Hasil analisis CBA diperoleh bahwa manfaat yang lebih baik dibandingkan dampak biaya, apabila alternatif kebijakan yang diambil adalah penyusunan peraturan di bidang obat kuasi.
PENGARUH WORK-FAMILY CONFLICT, KOMPENSASI DAN KOMUNIKASI TERHADAP KINERJA PERAWAT DENGAN KOMITMEN ORGANISASI SEBAGAI VARIABEL INTERVENING PADA RSUD SUNAN KALIJAGA KABUPATEN DEMAK AHMAD HILALUDIN
HEALTHY : Jurnal Inovasi Riset Ilmu Kesehatan Vol. 2 No. 2 (2023)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/healthy.v2i2.2485

Abstract

This study analyzes the Effect of Work-Family Conflict, Compensation and Communication on Nurse Performance with Organizational Commitment as an Intervening Variable at Sunan Kalijaga Hospital, Demak Regency. The sample of this research is 125 respondents. Types of data and data sources using primary data sourced from questionnaires and secondary data sourced from hospitals. Data analysis used validity, reliability, hypothesis testing, coefficient of determination with the AMOS SEM analysis tool. The results of the study concluded that Work Family Conflict has no effect on organizational commitment, Compensation has a positive and significant effect on organizational commitment, Communication has a positive and significant effect on organizational commitment, Work Family Conflict has a negative and significant effect on nurse performance, Compensation has a positive and significant effect on nurse performance, Communication has a positive and significant effect on nurse performance. Organizational commitment has a positive and significant effect on nurse performance. Organizational commitment plays a small role as an intervening variable between the effect of Work Family Conflict on nurse performance. Organizational commitment plays a major role as an intervening variable between the effect of compensation on nurse performance. Organizational commitment plays a major role as an intervening variable between the effect of communication on nurse performance. ABSTRAKPenelitian menganalisis Pengaruh Work-Family Conflict, Kompensasi dan Komunikasi terhadap Kinerja Perawat dengan Komitmen Organisasi sebagai Variabel Intervening pada RSUD Sunan Kalijaga Kabupaten Demak. Sampel penelitian ini sebanyak 125 responden. Jenis data dan sumber data menggunakan data primer bersumber dari kuesioner dan data sekunder bersumber dari RSUD. Analisis data menggunakan uji validitas, reliabilitas, uji hipotesis, koefisien determiasi dengan alat analisis SEM AMOS. Hasil penelitian menyimpulkan Work Family Conflict tidak berpengaruh terhadap komitmen organisasi, Kompensasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap komitmen organisasi, Komunikasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap komitmen organisasi, Work Family Conflict berpengaruh negatif dan signifikan terhadap kinerja perawat, Kompensasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja perawat, Komunikasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja perawat, Komitmen organisasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja perawat, Komitmen organisasi berperan kecil sebagai variabel intervening antara pengaruh Work Family Conflict terhadap kinerja perawat, Komitmen organisasi berperan besar sebagai variabel intervening antara pengaruh kompensasi terhadap kinerja perawat. Komitmen organisasi berperan besar sebagai variabel intervening antara pengaruh Komunikasi terhadap kinerja perawat.

Page 3 of 13 | Total Record : 124