cover
Contact Name
Beni Ashari
Contact Email
benyazhary42@gmail.com
Phone
085853240291
Journal Mail Official
mabahits@uas.ac.id
Editorial Address
INAIFAS-Press Institut Agama Islam al-Falah Assunniyyah Jember Jl. Semeru No. 09 Kencong Jember
Location
Kab. jember,
Jawa timur
INDONESIA
Mabahits
ISSN : 27238024     EISSN : 27233421     DOI : -
Core Subject : Religion,
Jurnal Mabahits adalah jurnal kajian tentang studi Ilmu Syariah dan hukum Islam meliputi: ruang lingkup ibadah, hukum tentang keluarga atau hukum badan pribadi (ahkam al-ahwal al-syakhshiyyah, hukum tentang kebendaan (al-ahkam al-madaniyyah, hukum pidana (al-ahkam al-jinaiyayah), hukum acara (al-ahkam al-murafa’at), hukum ketatanegaraan (al-ahkam al-dusturiyyah), dan hukum internasional (al-ahkam al-dauliyyah)
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol 5 No 01 (2024): Mei" : 6 Documents clear
ILMU KEWARISAN ISLAM DALAM SEBUAH PENGANTAR Waddin, Moch. Aufal Hadliq Khaiyyul Millati
Mabahits : Jurnal Hukum Keluarga Islam Vol 5 No 01 (2024): Mei
Publisher : UAS PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62097/mabahits.v5i01.1650

Abstract

Ilmu kewarisan Islam hadir dalam kehidupan sosial kemasyarakatan salah satunya bertujuan untuk mengatur dan memelihara harta (hifd al-Mal) yang dimiliki seorang hamb atau kelompok tertentu. Ilmu waris Islam lebih bersifat prefentif terhadap kemungkinan terjadinya konflik dalam keluarga perihal pembagian harta peninggalan (tirkah), sehingga ilmu waris datang dengan sangat rinci, siapa yang berhak mendapatkan dan yang tidak, dan berapa bagian masing-masing sesuai dengan ketentuan Allah. Tidak bisa ditambah dan tidak bisa pula dikurangi sedikitpun atas bagian-bagian masing-masing, kecuali yang dibagi secara khusus atas kasus-kasus tertentu. Jenis penelitian ini adalah kualitatif menggunakan sistem penelitian kepustakaan (library research). Sumber primer, yaitu al-Qur’an, yakni ayat-ayat yang berkaitan dengan kewarisan. Sumber sekunder, yakni kitab-kitab fikih khususnya ilmu mawaris, seperti al-Mawaris fi al-Shari’ah al-Islamiyah karya Muhammad ‘Ali al-Sabuni, al- Fiqh al-Islami wa Adillatuh karya Wahbah al-Zuhaili, atau buku-buku yang dipandang sebagai referensi yang representatif, yang dapat memberikan keterangan dan informasi mengenai persoalan kewarisan. Dari sini, melihat pentingnya tujuan ilmu kewarisan Islam, maka penulis tergerak ingin membahas lebih lanjut dalam sebuah pengantar. Secara terperinci akan dibahas berbagai permasalahan seperti pengertian, objek, tujuan, urgensi, pencetus, sumber hukum, asas-asas, hubungan dengan ilmu-ilmu lain, hukum mempelajari, dan permasalahan yang dibahas Ilmu Kewarisan Islam. Oleh karena itu, ditulislah artikel ini untuk mempermudah pembaca dalam memahami unsur-unsur dasar dalam ilmu kewarisan Islam
DIMENSI-DIMENSI SOSIOLOGIS FENOMENA HAK DAN KEWAJIBAN RELASI SUAMI ISTRI, DAN ANAK DI INDONESIA Ashari, Beni
Mabahits : Jurnal Hukum Keluarga Islam Vol 5 No 01 (2024): Mei
Publisher : UAS PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62097/mabahits.v5i01.1651

Abstract

Ikatan perkawinan merupakan ikatan yang erat, yang menyatukan antara seorang laki laki dan perempuan. Dalam ikatan perkawinan tersebut, suami istri diikat dengan komitmen untuk saling melengkapi antara keduanya dengan memenuhi hak dan kewajiban masing masing, termasuk terhadap Anak. Dan terbentuknya pola relasi didalamnya. Tujuan Penelitian adalah, 1. Untuk mengetahui Bagaimana relasi Suami Istri dan Anak dalam perkawinan di Indonesia. 2. Untuk mengetahui dimensi sosiologis hak dan kewajiban Suami Istri, dan Anak di Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif studi pustaka (library research). Artikel ini memberikan kesimpulan bahwa : Pola relasi sosiolois suami istri terdiri dari pola relasi tradisional dan pola relasi modern yakni relasi owner-property dan pola relasi head complement, senior-partner dan pola relasi equal partner. Pola relasi terhadap anak yakni Pola relasi anak dan oran tua yaitu Tolerance-Intolerance, Ermissive-strictness, Involvement-detachment Warmth- coldness Selanjuntya hak dan kewajiban suami isteri adalah adanya hak bersama, hak Istri yakni hak kebendaan yakni seperti mahar, nafkah, menyediakan rumah dan sebaainya, sedangkan hak bukan kebendaan seperti diperlakukan dengan baik dan berbuat adil. Hak suami adalah ditaati oleh Istri. Dan hak anak dalam islam adalah hak untuk hidup dan tumbuh berkembang.
Keabsahan Nikah Muhallil Perspektif Madzhab Hanafiy Naseh, Ahmad Muhammad
Mabahits : Jurnal Hukum Keluarga Islam Vol 5 No 01 (2024): Mei
Publisher : UAS PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62097/mabahits.v5i01.1652

Abstract

Dalam Islam, wanita yang telah ditalak bain kubra tidak boleh diruju’ kembali oleh suaminya. Namun suami boleh menikahi kembali setelah mantan istrinya itu nikah lagi dengan laki-laki lain dan kemudian ditalak lagi. Praktek nikah yang kedua ini disebut nikah muhallil yang secara umum masuk adlam kategori nikah yang dilarang. Dalah literasi fikih klasik, terutama empat madzhab, madzhab hanafiy menganggap nikah ini tetap sah, menyalahi madzhab-madzhab lainnya. Penelitian ini adalah library research dengan pendekatan kualitatif dan menggunakan metodologi content analisis. Penelitian ini menghasilkan bahwa Nikah muhallil perspektif madzhab Hanafiy adalah boleh dan dapat menghalalkan terhadap suami pertamanya untuk menikahi istrinya kembali. Adanya syarat tenggang waktu didalamnya tidak dapat merusak keabsahan nikah muhallil. Akan tetapi keabsahan tersebut tidaklah tanpa resiko, karena dalam hadis Nabi jelas ada sindiran keras atas praktek tersebut. Sesuai kandungan hadits tersebut, pelaku nikah muhallil mendapatkan dosa berupa laknat Allah subhanahu wa ta’ala
PENGELOLAAN WAKAF DI ARAB SAUDI DAN IMPLEMENTASINYA PADA WAKAF ACEH Wulandari, Yunita
Mabahits : Jurnal Hukum Keluarga Islam Vol 5 No 01 (2024): Mei
Publisher : UAS PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62097/mabahits.v5i01.1653

Abstract

Wakaf merupakan salah satu unsur yang dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Manfaat pengelolaan wakaf yang baik juga berpengaruh pada keadaan perekonomian suatu daerah. Salah satu negara Islam yang telah berhasil dalam pengelolaan wakafnya adalah Arab Saudi. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan menggunakan studi pustaka dalam pelaksanaannya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengelolaan wakaf di Arab Saudi serta implementasinya pada tanah wakaf Aceh di kota Makkah. Tanah wakaf Aceh yang ada di Negara Arab Saudi dikenal dengan Baitul Asyi. Selama lebih dari 200 tahun wakaf tersebut dikelola dengan baik hingga manfaatnya telah dirasakan oleh warga Masyarakat Aceh yang sedang menunaikan ibadah Haji di kota Makkah.
PERANAN LAZISNU DALAM UPAYA MENINGKATKAN KESEJAHTERAAN KELUARGA PRESPEKTIF FIQH SOSIAL Anwar Kholis, Ahmad Zuhairuz Zaman,
Mabahits : Jurnal Hukum Keluarga Islam Vol 5 No 01 (2024): Mei
Publisher : UAS PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62097/mabahits.v5i01.1654

Abstract

Lazisnu Mundurejo merupakan lembaga yang mengelola zakat, infaq, dan shodaqoh dibawah naungan nahdlatul ulama di desa Mundurejo. Peran Lazisnu Mundurejo dalam mensejahterakan keluarga dapat ditinjau dari program kerja lazisnu yaitu program pendidikan, program kesehatan, program ekonomi, dan program tanggap bencana. Ditinjau dari fiqh sosial Lazisnu Mundurejo sangat berperan dalam kehidupan masyarakat desa Mundurejo. Fiqh sosial ialah fiqh yang berkaitan dengan problematika sosial kehidupan masyarakat. Tujuan penelitian ini adalah Mendekripsikan bagaimana upaya Lazisnu dalam menjalankan peranannya terhdap peningkatan kesejahteraan keluarga di desa Mundurejo dan untuk Mendeskripsikan bagaimana prespektif fiqh sosial terhadap Lazisnu dalam peningkatan kesejahteraan keluarga di desa Mundurejo. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif, sedangkan Jenis penelitiannya adalah penelitian lapangan ( field research ) yang dilakukan di desa mundurejo. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwasannya Lazisnu Mundurejo memiliki peran yang sangat aktif dalam kehidupan masyarakat desa mundurejo mengacu pada program kerja Lazisnu Mundurejo. Melalui KOIN NU ( sumber dana hibah ) Lazisnu Mundurejo dapat melakukan program kerjanya dengan maksimal sekaligus menggerakkan semangat berinfaq kepada masyarakat desa Mundurejo. Dengan adanya fiqh sosial justru menambah poin penting bagi Lazisnu Mundurejo karena fiqh sosial meninjau dari segi kehidupan sosial masyarakat. Dengan begitu Lazisnu Mundurejo mempunyai apresiasi penuh terhadap kesejateraan keluarga di desa Mundurejo melalui sudut pandang fiqh sosial.
HARMONISASI PENJATUHAN TALAK DALAM HUKUM ISLAM DAN HUKUM POSITIF Rohmah, Lailiyatur
Mabahits : Jurnal Hukum Keluarga Islam Vol 5 No 01 (2024): Mei
Publisher : UAS PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62097/mabahits.v5i01.1655

Abstract

Thalaq merupakan salah satu perkara yang Allah SWT benci, kendati begitu dalam syariat-Nya telah mengatur ihwal thalaq dengan begitu rinci. Demi kemaslahatannya negara turut mengatur dalam hukum positif, agar tidak terjadi perceraian liar, serta menggunakan asas mempersulit perceraian agar masyarakat hanya melakukan perceraian pada kondisi yang betul-betul mendesak. Negara hanya mengakui perceraian yang dilakukan di hadapan pengadilan, sehingga sebagian masyarakat mudah mengucapkan thalaq di luar pengadilan namun kemudian menjalankan kehidupan suami istri seperti sebelumnya, dengan alasan belum melaksanakan perceraian secara resmi. Padahal perilaku seperti ini tidak dibenarkan oleh syariat, dan negara pun tak menginginkan hal tersebut terjadi. Sehingga harus ada sebuah harmonisasi di mana syariat tidak dilangkahi dan dijunjung tinggi, dan hukum positif hadir untuk melengkapi demi kemaslahatan secara administratif.

Page 1 of 1 | Total Record : 6