Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search

THE ROLE OF LEGAL AID INSTITUTIONS FOR VICTIMIZED VIOLENCE IN ACHIEVING SOCIAL JUSTICE Wulandari, Yunita; Z, Rijal Mumazziq; Rohmah, Lailiyatur; Munawaroh, Asruril
International Conference on Humanity Education and Society (ICHES) Vol. 3 No. 1 (2024): Third International Conference on Humanity Education and Society (ICHES)
Publisher : FORPIM PTKIS ZONA TAPAL KUDA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Justice is the rights of all Indonesian people and one of the 16th sustainable development goals, namely peace, justice and strong institutions. Especially women, the majority of whom are victims of domestic violence. The same is true for kids who have been harmed or trafficked. In Indonesia, there are numerous causes of both domestic abuse and child trafficking. The Legal Aid Institution is one of several institutions in Indonesia that deal with violence against women and children. As a result the purpose of this study is to describe and identify the role of Legal Aid Institutions in promoting justice for victims of violence, especially women as victims of domestic violence. This research is qualitative research, namely normative legal research with a statute approach. The existence of Law Number 16 of 2011 concerning Legal Aid gives The Legal Aid Institutions the freedom to provide protection for people in need. The Legal Aid Institution plays an essential role in providing justice to poor communities so that they can fight for their rights and realize the ideal of legal equality.
ANALISIS HADITS TENTANG USIA PERNIKAHAN SAYYIDAH ‘AISYAH DENGAN BATAS MINIMAL USIA NIKAH DALAM KHI Rohmah, Lailiyatur
Mabahits : Jurnal Hukum Keluarga Islam Vol 4 No 02 (2023): November
Publisher : UAS PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62097/mabahits.v4i02.1508

Abstract

Artikel ini membicarakan mengenai pernikahan usia dini bukanlah hal yang baru di Indonesia, data Badan Pusat Statistik (BPS) 2017 menunjukkan perkawinan anak terjadi merata di seluruh provinsi di Indonesia, dengan angka tertinggi terjadi di Kalimatan Selatan dan Kalimantan Tengah dengan 39 persen, dan yang terendah berada di DKI Jakarta dan Yogyakarta dengan angka 11 persen. Guna untuk melakukan riset ini, peneliti menggunakan metode conten analysis dan pendekatan normatif yuridis. UU NO.1 tahun 1974 tentang Perkawinan telah mengatur mengenai batas minimal usia pernikahan, kendati begitu dalam agama tidak ada pembatasan berapa usia minimal anak boleh menikah kecuali keterangan tentang baligh, bahkan mereka menukil hadits nabi yang di sana menerangkan bahwa nabi menikahi Sayyidah ‘Aisyah pada usia enam tahun, dan berkumpul ketika berusia sembilan tahun.
HARMONISASI PENJATUHAN TALAK DALAM HUKUM ISLAM DAN HUKUM POSITIF Rohmah, Lailiyatur
Mabahits : Jurnal Hukum Keluarga Islam Vol 5 No 01 (2024): Mei
Publisher : UAS PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62097/mabahits.v5i01.1655

Abstract

Thalaq merupakan salah satu perkara yang Allah SWT benci, kendati begitu dalam syariat-Nya telah mengatur ihwal thalaq dengan begitu rinci. Demi kemaslahatannya negara turut mengatur dalam hukum positif, agar tidak terjadi perceraian liar, serta menggunakan asas mempersulit perceraian agar masyarakat hanya melakukan perceraian pada kondisi yang betul-betul mendesak. Negara hanya mengakui perceraian yang dilakukan di hadapan pengadilan, sehingga sebagian masyarakat mudah mengucapkan thalaq di luar pengadilan namun kemudian menjalankan kehidupan suami istri seperti sebelumnya, dengan alasan belum melaksanakan perceraian secara resmi. Padahal perilaku seperti ini tidak dibenarkan oleh syariat, dan negara pun tak menginginkan hal tersebut terjadi. Sehingga harus ada sebuah harmonisasi di mana syariat tidak dilangkahi dan dijunjung tinggi, dan hukum positif hadir untuk melengkapi demi kemaslahatan secara administratif.
PERLINDUNGAN ANAK HASIL NIKAH SIRI MELALUI KEMUDAHAN PROSES ITSBAT NIKAH SIDANG KELILING (STUDI PERMA NO. 1 TAHUN 2015) Rohmah, Lailiyatur; Hamdi, Muhammad
Mabahits : Jurnal Hukum Keluarga Islam Vol 6 No 01 (2025): MEI
Publisher : UAS PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62097/mabahits.v6i01.2206

Abstract

Pernikahan secara siri memang sah secara agama, namun tidak mendapat pengakuan dari negara, sehingga mampu memunculkan hambatan-hambatan administratif di kemudian hari. Karena tidak ada pengakuan negara, akhirnya negara juga tidak mampu memberikan perlindungan secara maksimal ketika terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, semisal salah satu pihak menelantarkan hak dan kewajibannya, atau lain sebagainya. Dalam hal ini pihak yang paling rentan mendapat dampak buruk adalah istri dan anak, padahal anak tidaak memiliki kesalahan apapun, namun harus menanggung akibat yang tidak seharusnya. Bahkan jika ayahnya tidak mau mengakui, anak tersebut hanya memiliki hubungan perdata dengan ibu. Sejalan dengan UU No.3 tahun 2002 tentang perlindungan anak menyebutkan bahwa negara dan pemerintah berkewajiban dan bertanggung jawab menghormati dan menjamin hak asasi setiap anak. Melalui PERMA No.1 tahun 2015 dengan agenda sodang keliling, diharapkan para orang tua memiliki akses yaang lebih mudah untuk melegalkan perkawinannya, sehingga mampu menjamin keberlangsungan hak yang harus didapatkan tiap-tiap anak. Penelitian ini merupakan penelitian hukum normatif yakni penelitian hukum yang dilakukan dengan cara meneliti bahan pustaka atau data sekunder. Dalam rangka mendapatkan bahan penelitian tersebut, maka penelitian ini dilakukan dengan melakukan penelitian kepustakaan studi dokumen yang mengkaji bahan hukum.
PENGEMBANGAN KEMAMPUAN PUBLIC SPEAKING SANTRI MELALUI PELATIHAN KHUSUS DI PONDOK PESANTREN ASSUNNIYYAH KENCONG-JEMBER Arifandi, Moh Zainal; Rohmah, Lailiyatur; Bukhori, Imam; Hamdi, Muhammad
Pandalungan: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 3 No 2 (2025): April
Publisher : Universitas Al-Falah As-Sunniyah Kencong Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62097/pandalungan.v3i2.2183

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini berfokus pada pelatihan public speaking yang ditujukan kepada para santri putri PP. Assunniyyah Kencong-Jember, dengan tujuan untuk meningkatkan keterampilan berbicara di depan umum, meningkatkan kepercayaan diri, mengatasi rasa gugup dan mendorong agar santri lebih aktif dalam kegiatan yang berkaitan dengan public speaking di lingkungan pesantren. Pelatihan ini juga menghadirkan trainer yaitu Ibu Rizqiyah Ratu Balqis, seorang dosen di Universitas Al-Falah Assunniyyah sekaligus trainer public speaking. Adapun strategi yang dilaksanakan ada tiga tahap yakni pelatihan yang intensif dengan mentor per empat orang, praktik per individu dan evaluasi. Kegiatan ini sangat memerlukan koordinasi dengan stakeholder pesantren, sebab santri harus membagi waktu di tengah padatnya kegiatan pesantren. Adapun hasil dari pelatihan ini, santri mampu meningkatkan kepercayaan diri dalam berkomunikasi di depan umum, yang akan bermanfaat ketika masih di dalam pesantren maupun setelah terjun ke Masyarakat, selain itu dengan bekal wawasan yang telah diberikan, santri lebih termotivasi untuk terus meningkatkan skill-nya melihat tantangan dan kebutuhan di masa depan. Kegiatan ini mampu memberikan dampak positif bagi santri sekaligus menambah kepercayaan wali santri terhadap pesantren dalam peningkatan kualitas skill.
Pelatihan Tajhizul Jenazah untuk Meningkatkan Pemahaman Jam’iyyah Muslimat di Desa Yosowilangun Kidul tentang Perawatan Mayit Sesuai Syari’at Islam Hamdi, Muhammad; Rohmah, Lailiyatur; Syaddad, Anwar; Lestari, Dian; Jauharoh, Ummu Lum’atil
Pandalungan: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 2 No 1 (2023): Oktober
Publisher : Universitas Al-Falah As-Sunniyah Kencong Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62097/pandalungan.v2i1.1426

Abstract

Perawatan jenazah selama ini masih dianggap sebagai tugas seorang imam kampung ataupun kiyai saja, padahal dalam Islam perawatan jenazah hukumnya fardlu kifayah, yang berarti bahwa apabila dalam satu kampung sudah ada satu orang yang melakukan perawatan jenazah maka gugurlah kewajiban yang lain, namun apabila tidak ada satupun yang melakukan perawatan jenazah maka semua orang dalam satu kampung itu berdosa. Pengabdian ini bertujuan untuk memberikan pemahaman dan keterampilan kepada masyarakat, terutama ibu-ibu pengajian mengenai pentingnya perawatan jenazah. Metode pengabdian dilakukan selama satu hari penuh dengan memberikan materi fiqih terkait bab jenazah sekaligus praktik perawatan jenazah. Hasil pengabdian terlihat bahwa ibu-ibu pengajian memahami arti pentingnya perawatan jenazah, dan terampil melakukan perawatan jenazah.
Pemasaran Digital dan Pembuatan Sertifikasi Halal Produk UMKM di Desa Yosowilangun, Lumajang Hamdi, Muhammad; Rohmah, Lailiyatur; Syaddad, Anwar
Pandalungan: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 2 No 2 (2024): April
Publisher : Universitas Al-Falah As-Sunniyah Kencong Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62097/pandalungan.v2i2.1838

Abstract

Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman dan pengetahuan para pelaku UMKM ini mengenai strategi pengembangan UMKM untuk melakukan labelisasi halal dengan memanfaatkan teknologi digital. Hal ini dikarenakan banyaknya produk lokal hasil dari UMKM di Yosowilangun Kidul yang beredar tanpa labelisasi halal dan kurangnya pemahaman para pelaku UMKM tentang hal tersebut. Pencapaian tersebut dilakukan melalui diskusi interaktif dengan melibatkan seluruh peserta. Metode ceramah dilakukan dengan memberikan paparan teoritis tentang pentingnya produk halal dan sertifikasi halal, dan menjelaskan tahapan proses pengurusan sertifikasi produk halal dan memberikan contoh pelaku UMKM yang sudah melaksanakannya. Hasil dari program pengabdian masyarakat ini memberikan dampak positif kepada pelaku UMKM. yaitu pemahaman arti penting pengurusan sertifikasi halal dan pengaruhnya terhadap volume penjualan. Selain itu, pelaku UMKM juga menjadi paham bagaimana tahapan pengurusan sertifikasi produk halal.
Dampak Psikologis Pengabaian Nafkah: Kajian Kritis Perspektif Wahbah Zuhaili Rohmah, Lailiyatur
Mabahits : Jurnal Hukum Keluarga Islam Vol 6 No 02 (2025): NOVEMBER
Publisher : UAS PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62097/mabahits.v6i02.2557

Abstract

Nafkah merupakan kewajiban utama bagi seorang suami ketika akad nikah terucap, dan tidak dipungkiri bahwa nafkah adalah sesuatu yang penting untuk bertahan hidup. Namun sebagian suami melakukan pengabaian atas kewajiban tersebut, padahal pengabaian nafkah mampu menimbulkan dampak psikis terhadap seorang istri, dan mampu menimbulkan konflik lebih lanjut. Dalam kitab karya Syekh Wahbah Az- Zuhaili yang berjudul Fiqhul Islam Wa Adillathu, dijelaskan tentang ketentuan nafkah bagi istri dan anak, beliau juga menjelaskan bahkan pengabaian nafkah bisa menjadi pemutus hubungan suami istri oleh pengadilan, dengan tujuan menghindari kemadharatan dengan syarat suami memang melakukan pengabaian, bukan ketidak mampuan sebab kemiskinan. Selain itu, dipandang dari sisi psikologis, pengabaian nafkah mampu memberikan dampak psikologis bagi istri, yang mana luka psikis akan lebih membuat menderita daripada luka fisik. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif menggunakan metode library research, Pendekatan psikologi menggarisbawahi tanggung jawab moral dan legal suami sebagai pemimpin keluarga yang melindungi dan memenuhi kebutuhan keluarga, serta peran strategis istri dalam mengelola rumah tangga dan mendidik anak-anak.