cover
Contact Name
Machrus Ali
Contact Email
sinarfe7@gmail.com
Phone
+6281330002213
Journal Mail Official
sinarfe7@gmail.com
Editorial Address
Departemen Teknik Elektro, FTE-ITS, Gedung B-C lantai 2, Kampus ITS, Surabaya, Surabaya, Provinsi Jawa Timur, 60111
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
SinarFe7
ISSN : 26213540     EISSN : 26215551     DOI : https://doi.org/10.56795/sinarfe7.v5i1
Publikasi ini digunakan untuk kegiatan utama FORTEI (Forum Pendidikan Tinggi Teknik Elektro Indonesia) Regional Jawa Timur atara lain: menyelaraskan pendidikan tinggi Teknik Elektro se-Indonesia melingkupi bidang pendidikan, penelitian, dan aplikasi teknologi, Mendiskusikan topik-topik nasional terkait keilmuan Teknik Elektro, menyimpulkan, memberi masukan, dan solusi kepada pemerintah serta pemangku kepentingan, sebagai institusi rujukan mengenai pendidikan tinggi Teknik Elektro, meningkatkan kerjasama dan tali silaturrahim antar Institusi, pejabat Program Studi/ Jurusan/Departemen, dan peneliti bidang Teknik Elektro
Articles 563 Documents
Penilaian Isolasi pada Wind Turbine Generator dari Efek Accelerated Aging Humidity Berdasarkan Nilai Polarization Index (PI) moch aditya fatkur roji
SinarFe7 Vol. 8 No. 1 (2026): Sinarfe7-8 2026
Publisher : FORTEI Regional VII Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Berdasarkan penelitian ini, keandalan sistem turbin angin sangat bergantung pada kondisi isolasi belitan generator, khususnya karena pengoperasiannya berada pada lingkungan dengan variasi beban, kelembapan tinggi, dan kontaminasi lingkungan. Salah satu metode yang banyak digunakan untuk mengevaluasi kondisi isolasi adalah Polarization Index (PI), yang diperoleh dari perbandingan nilai tahanan isolasi pada menit ke-10 dan menit ke-1. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis degradasi isolasi belitan generator turbin angin berdasarkan perubahan nilai PI sebagai indikator utama kesehatan isolasi. Pengujian dilakukan dengan mensimulasikan kondisi kerja turbin angin melalui pemberian tekanan termal akibat pembebanan, pengaruh kelembapan, serta paparan kontaminan lingkungan secara simultan. Pengukuran PI mengacu pada standar IEEE Std 43- 2013. Hasil analisis menunjukkan bahwa penurunan nilai PI berkorelasi langsung dengan tingkat degradasi isolasi, di mana nilai PI yang menurun hingga di bawah batas aman (<2,0) mengindikasikan kondisi isolasi yang buruk dan berpotensi menyebabkan kegagalan belitan. Pada kondisi ekstrem, nilai PI <1,0 menunjukkan degradasi serius yang berujung pada kegagalan isolasi.
Rancang Bangun Sistem Monitoring Dan Pengendalian Panel Surya Berbasis IoT Menggunakan ESP32 Chavin Oktavianto
SinarFe7 Vol. 8 No. 1 (2026): Sinarfe7-8 2026
Publisher : FORTEI Regional VII Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemanfaatan panel surya sebagai sumber energi terbarukan memerlukan sistem monitoring dan pengendalian yang mampu memberikan informasi kondisi panel secara real-time untuk meningkatkan efisiensi pemanfaatannya. Penelitian ini bertujuan mengembangkan sistem monitoring dan pengendalian panel surya berbasis Internet of Things (IoT) menggunakan mikrokontroler ESP32. Metode yang digunakan adalah Research and Development (R&D) melalui tahapan perancangan, implementasi, dan pengujian sistem. Sistem terdiri atas panel surya, solar tracker berbasis sensor LDR dan motor servo, sensor PZEM-004T, layar OLED, serta koneksi Wi-Fi. Sensor PZEM-004T digunakan untuk mengukur parameter kelistrikan berupa tegangan, arus, daya, dan energi listrik, kemudian data diproses oleh ESP32, ditampilkan pada OLED, dan dikirimkan ke platform IoT sehingga dapat dipantau melalui smartphone maupun komputer. Hasil pengujian menunjukkan bahwa seluruh komponen berhasil diintegrasikan dan sistem mampu menjalankan fungsi monitoring serta pengendalian secara bersamaan. Sistem juga mampu menyajikan data kondisi panel surya secara cepat, akurat, dan real-time, sehingga memudahkan pemantauan serta mendukung evaluasi kinerja panel surya baik secara lokal maupun jarak jauh.
Pot Cerdas Berbasis Decision Tree dengan Dual Mode Interaktif sebagai Media Edukasi Perawatan Tanaman bagi Anak Utari Sanaba Sanaba; Yunifa Miftachul Arif; Miladina Rizka Aziza; Novrindah Alvi Hasanah; Allin Junikhah; Maulina Safitri; Mochamad Shofwan Rizqulloh; Ardhito Primatama; Muhammad Hisyam Lulio Erzi
SinarFe7 Vol. 8 No. 1 (2026): Sinarfe7-8 2026
Publisher : FORTEI Regional VII Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Aktivitas perawatan tanaman dapat menumbuhkan kepedulian dan tanggung jawab anak terhadap lingkungan sejak usia dini. Namun, kegiatan penyiraman tanaman secara konvensional sering dianggap monoton sehingga keterlibatan anak dalam merawat tanaman masih terbatas. Penelitian ini mengusulkan pot cerdas berbasis Decision Tree dengan Dual Mode Interaktif sebagai media edukasi perawatan tanaman bagi anak. Sistem menggunakan Soil Moisture Sensor, DS18B20, dan DHT22 untuk memantau kelembapan tanah, suhu tanah, suhu udara, dan kelembapan udara secara real-time. Data sensor diproses menggunakan algoritma Decision Tree untuk mengklasifikasikan kondisi tanaman ke dalam empat output, yaitu Healthy, Watering, Diffuser, dan Watering + Diffuser. Prototipe dikembangkan menggunakan mikrokontroler arduino uno dengan memanfaatkan bahan daur ulang, yaitu galon bekas sebagai pot tanaman dan wadah plastik bekas sebagai tempat rangkaian elektronik. Mekanisme Dual Mode Interaktif diaktifkan hanya pada kondisi Watering + Diffuser, yang memberikan kesempatan kepada anak untuk melakukan penyiraman secara manual melalui push button sebelum sistem secara otomatis mengaktifkan pompa air dan diffuser setelah waktu tunggu selama 60 detik berakhir. Evaluasi sistem dilakukan melalui 10 skenario pengujian Decision Tree dan 5 skenario pengujian Dual Mode. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem memperoleh tingkat keberhasilan sebesar 100%, di mana seluruh keluaran Decision Tree sesuai dengan aturan yang telah ditetapkan dan mekanisme Dual Mode beroperasi dengan benar pada setiap skenario pengujian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem yang diusulkan mampu mengintegrasikan pengambilan keputusan cerdas, perawatan tanaman yang adaptif, serta pembelajaran interaktif, sehingga berpotensi menjadi media edukasi yang efektif dalam mengenalkan perawatan tanaman kepada anak.
KLASIFIKASI KUALITAS DAN PERHITUNGAN JUMLAH TELUR AYAM MENGGUNAKAN ESP32 DAVA YUDIS GAMA AIRANGA AIRLANGGA
SinarFe7 Vol. 8 No. 1 (2026): Sinarfe7-8 2026
Publisher : FORTEI Regional VII Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Chicken eggs are one of the livestock products with high consumption rates, requiring an effective quality control process. In practice, egg counting and sorting processes are still commonly performed manually, leading to recording errors and inconsistencies in determining egg quality. This study aims to design an egg quality classification and counting system based on ESP32 using a light penetration method with LED and Light Dependent Resistor (LDR) sensors. The system is equipped with servo motors for egg gate mechanisms and automatic egg separation, a 16×2 I2C LCD for displaying information, and Internet of Things (IoT)-based monitoring using the Blynk application. Before hardware implementation, the system was tested through simulations using the Wokwi platform to ensure program logic and component integration operated properly. The implementation results show that the system is capable of classifying eggs into good and defective categories, automatically separating eggs, counting eggs in real time, and displaying monitoring data through the Blynk application. The developed system is expected to improve the efficiency of egg sorting processes and reduce human error in small- and medium-scale poultry farms
SF14 Perancangan Sistem Peringatan Dini Patok Batas Negara Berbasis Sensor MPU6050 Menggunakan Komunikasi Radio HT : Perancangan Sistem Peringatan Dini Patok Batas Negara Berbasis Sensor MPU6050 Menggunakan Komunikasi Radio HT sandy sandy_erina
SinarFe7 Vol. 8 No. 1 (2026): Sinarfe7-8 2026
Publisher : FORTEI Regional VII Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak— Patok batas negara memiliki peranan penting dalam menjaga keutuhan wilayah Indonesia, namun berpotensi mengalami pergeseran akibat faktor alam maupun aktivitas manusia. Pemantauan kondisi patok masih dilakukan secara manual melalui patroli lapangan sehingga informasi gangguan tidak dapat diterima secara cepat, terutama pada wilayah yang memiliki keterbatasan jaringan komunikasi seluler. Penelitian ini bertujuan merancang sistem peringatan dini patok batas negara berbasis sensor MPU6050 dan komunikasi radio Handy Talky (HT) untuk memberikan informasi gangguan secara otomatis kepada personel di Pos Satgas. Metode penelitian meliputi perancangan perangkat keras menggunakan Arduino Uno, sensor MPU6050, motor servo, buzzer, dan radio HT, dilanjutkan dengan pengujian pembacaan sudut kemiringan, pengiriman alarm, serta waktu respons sistem. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sensor MPU6050 mampu mendeteksi perubahan kemiringan dengan ambang batas sebesar . Pengujian komunikasi dilakukan menggunakan radio HT dengan bantuan repeater pada jarak 5 km dalam kondisi lingkungan yang terdapat bangunan dan pepohonan. Rata-rata waktu respons sistem yang diperoleh sebesar 1,46 detik, yang mencakup proses pembacaan sensor, pengolahan data oleh Arduino Uno, pengaktifan motor servo untuk menekan tombol Push To Talk (PTT), serta pengiriman alarm melalui radio HT. Hasil tersebut menunjukkan bahwa sistem mampu memberikan peringatan dini secara cepat dan dapat menjadi alternatif pemantauan patok batas negara pada wilayah dengan keterbatasan jaringan komunikasi seluler. Kata Kunci— Patok batas negara, MPU6050, Arduino Uno, Radio HT, Sistem Peringatan Dini.
SF10 Sistem IoT untuk monitoring dan kontrol kualitas air tambak udang vanname berbasis LoRa Feri Feri Cahyono
SinarFe7 Vol. 8 No. 1 (2026): Sinarfe7-8 2026
Publisher : FORTEI Regional VII Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kualitas air merupakan faktor penting dalam keberhasilan budidaya udang vanname karena berpengaruh terhadap pertumbuhan, kesehatan, dan tingkat kelangsungan hidup udang. Parameter kualitas air seperti suhu, derajat keasaman (pH), oksigen terlarut (Dissolved Oxygen atau DO), dan salinitas perlu dipantau secara berkala agar tetap berada pada kondisi yang sesuai. Namun, pemantauan secara manual memiliki keterbatasan karena tidak dapat dilakukan secara terus-menerus dan kurang efektif pada tambak dengan akses internet yang tidak stabil. Penelitian ini bertujuan merancang dan membangun sistem Internet of Things (IoT) untuk monitoring dan kontrol kualitas air tambak udang vanname menggunakan komunikasi nirkabel LoRa. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan pendekatan eksperimental. Sistem yang dikembangkan menggunakan mikrokontroler ESP32, sensor suhu DS18B20, sensor pH, sensor DO, sensor TDS (Total Dissolved Solids) untuk mengetahui kondisi salinitas berdasarkan jumlah zat terlarut dalam air dengan satuan ppm (parts per million), modul LoRa, relay, pompa air, dan platform Blynk sebagai media monitoring. Data hasil pembacaan sensor dikirim melalui LoRa ke unit penerima dan diteruskan ke platform Blynk untuk ditampilkan secara real-time. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem mampu memantau suhu, pH, DO, dan kondisi salinitas secara real-time. Komunikasi LoRa mampu mengirimkan data hingga jarak 5.000 meter pada area terbuka dan 1.070 meter pada kondisi banyak halangan. Sistem kontrol salinitas juga mampu mengaktifkan pompa secara otomatis ketika nilai berada di luar rentang 400–800 ppm dan menghentikan proses kontrol setelah nilai kembali ke rentang tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem yang dikembangkan dapat membantu proses monitoring dan kontrol kualitas air tambak secara real-time, terutama pada lokasi dengan keterbatasan akses internet. Kata Kunci - Internet of Things, LoRa, Monitoring Kualitas Air, Udang Vanname, Kontrol Salinitas
SF39 Pengaruh Pengaturan Variable Speed Drive terhadap Frekuensi dan Gelombang Generator Satu Fasa Ana Nuril Achadiyah; Mokh. Suseno Aji Sari; Khalil Lukif
SinarFe7 Vol. 8 No. 1 (2026): Sinarfe7-8 2026
Publisher : FORTEI Regional VII Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Variable Speed Drive (VSD) banyak digunakan sebagai pengendali kecepatan motor induksi karena mampu meningkatkan fleksibilitas operasi dan efisiensi sistem. Namun, kajian eksperimental mengenai pengaruh pengaturan VSD terhadap frekuensi keluaran dan karakteristik gelombang generator sinkron satu fasa masih relatif terbatas. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh variasi pengaturan VSD terhadap frekuensi keluaran dan bentuk gelombang generator sinkron satu fasa yang digerakkan oleh motor induksi tiga fasa. Pengujian dilakukan menggunakan generator sinkron KAVEA berkapasitas 3 kW, motor induksi tiga fasa 0,75 kW, dan VSD Altivar 320 dengan tiga variasi pengaturan, yaitu 25%, 30%, dan 50%. Frekuensi keluaran diukur menggunakan multimeter digital dan diverifikasi melalui perhitungan berdasarkan periode gelombang yang diperoleh dari osiloskop, sedangkan bentuk gelombang diamati secara langsung menggunakan osiloskop digital. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan pengaturan VSD meningkatkan frekuensi keluaran generator dari 25,44 Hz, 31,311 Hz, hingga 50 Hz, seiring dengan kenaikan putaran rotor dari 763,2 rpm menjadi 1500 rpm, sementara tegangan keluaran tetap stabil pada 220 V. Selisih antara frekuensi hasil pengukuran dan hasil perhitungan berturut-turut sebesar 1,76%, 9,50%, dan 0,00%. Kontribusi penelitian ini terletak pada pembuktian eksperimental hubungan antara pengaturan VSD, kecepatan putar motor, frekuensi keluaran, dan karakteristik gelombang generator dalam satu sistem pengujian terintegrasi, sehingga dapat menjadi referensi bagi pengembangan sistem pembangkit skala kecil dan media pembelajaran konversi energi listrik.
SF18 Analisis Kinerja PLTS 60 kWp Terhubung Grid Berdasarkan Iradiasi Matahari, Efisiensi Inverter, dan Kesesuaian Lokasi Muhammad Alif Faddil
SinarFe7 Vol. 8 No. 1 (2026): Sinarfe7-8 2026
Publisher : FORTEI Regional VII Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The performance of grid-connected photovoltaic (PV) systems is influenced by several technical and environmental factors, particularly solar irradiance, inverter performance, and installation site characteristics. This study aims to analyze the performance of a 60 kWp grid-connected photovoltaic system based on solar irradiance, inverter efficiency, and site suitability at PT. Bernadi Utama. The research was conducted using operational monitoring data collected from the installed PV system and simulation results generated using PVsyst 7.4. The evaluated performance parameters included Global Horizontal Irradiance (GHI), AC and DC power, inverter efficiency, energy production, and Performance Ratio (PR). In addition, site suitability was assessed through shading analysis and solar resource availability to determine the feasibility of the installation location. The results indicate that solar irradiance is the primary factor affecting photovoltaic power generation, where higher irradiance levels produce greater electrical output. The inverter demonstrated stable performance during the observation period, while the performance ratio remained within an acceptable range for grid-connected photovoltaic systems. Furthermore, the comparison between measured and simulated results showed good agreement, indicating that the PVsyst model can reliably predict system performance. Overall, the installation site exhibited favorable solar resource availability and minimal shading, supporting efficient and stable long-term photovoltaic operation.
SF38 Perancangan dan Pengujian Turbin Angin Sumbu Horizontal Kapasitas 600 Watt sebagai Sistem Penerangan Mandiri Ana Nuril Achadiyah; Mokh. Suseno Aji Sari; Wildan Yoga Ariftama
SinarFe7 Vol. 8 No. 1 (2026): Sinarfe7-8 2026
Publisher : FORTEI Regional VII Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Energi listrik menjadi kebutuhan utama dalam kehidupan sehari-hari terutama untuk penerangan, namun masih banyak wilayah terpencil di Indonesia yang belum terjangkau jaringan PLN. Penelitian ini merancang dan menguji turbin angin sumbu horizontal (TASH) berkapasitas 600 watt sebagai sumber penerangan mandiri. Turbin menggunakan tiga bilah berbahan serat nilon dengan diameter rotor 1,75 meter yang dikopel langsung tanpa gearbox ke generator sinkron magnet permanen (PMG) tiga fasa. Keluaran AC tiga fasa diatur oleh MPPT dan charge controller sebelum disimpan pada baterai, kemudian diubah menjadi tegangan AC 220 volt melalui inverter sehingga sistem bekerja secara off-grid. Pengujian lapangan dilakukan selama enam jam di Cileungsi, Bogor, pada dua kondisi yaitu tanpa beban dan dengan beban lampu 45 watt, pada kecepatan angin 3-6 m/s. Hasil pengujian menunjukkan tegangan antar fasa keluaran generator tidak melebihi 16 volt, dengan daya eksperimen yang dihasilkan berkisar 0,38-0,55 watt, sehingga efisiensi konversi sistem hanya berkisar 0,35%-3,46% karena kecepatan angin pengujian masih di bawah kecepatan start-up (2,5 m/s) dan kecepatan angin nominal (10 m/s) turbin. Meskipun efisiensinya rendah, inverter tetap mampu menjaga tegangan keluaran AC 220 volt secara stabil untuk menyalakan lampu, sehingga sistem ini berpotensi diterapkan sebagai penerangan skala kecil berbasis energi angin di wilayah terpencil Indonesia.
SF07 Sistem Inspeksi Visual Objek Menggunakan YOLOv11n dan Convolutional Autoencoder untuk Deteksi Cacat pada Komponen Botol Fitri Nailatul Khobibah; Suryadhi; Sinung Widiyanto
SinarFe7 Vol. 8 No. 1 (2026): Sinarfe7-8 2026
Publisher : FORTEI Regional VII Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Proses inspeksi visual botol pada lini produksi umumnya masih dilakukan secara semi-manual, yang berpotensi menimbulkan kesalahan akibat faktor kelelahan manusia. Selain itu, variasi cacat visual seringkali sulit diklasifikasikan secara eksplisit dengan jumlah data cacat yang terbatas, sehingga menyulitkan pelabelan data. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan merancang sistem inspeksi visual yang mampu mendeteksi objek sekaligus menganalisis kualitasnya dalam satu pipeline yang terintegrasi. Pendekatan ini menggabungkan proses lokalisasi komponen dan identifikasi cacat dalam satu alur, berbeda dari penelitian sebelumnya yang umumnya melakukan kedua proses tersebut secara terpisah. Sistem ini mengintegrasikan algoritma YOLO untuk lokalisasi komponen botol (badan botol, tutup, dan label), serta Convolutional Autoencoder (CAE) untuk deteksi anomali berbasis nilai Mean Squared Error (MSE) dari reconstruction error yang hasilnya diklasifikasikan berdasarkan nilai threshold yang ditetapkan. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem berhasil mengklasifikasikan objek dengan tingkat akurasi sebesar 88,2% untuk badan botol, 89,1% untuk tutup, dan 84,5% untuk label. Sistem mencapai nilai precision yang sangat tinggi, yaitu 94,5%–98,5%, membuktikan keandalannya dalam menekan False Positive. Namun, nilai recall yang dihasilkan lebih rendah berkisar 79,2%–89,6% yang diakibatkan oleh kegagalan deteksi pada cacat berdimensi mikro dan area berkontras rendah.