cover
Contact Name
Suci Artanti
Contact Email
lppm.ngestiwaluyo@gmail.com
Phone
+6285743783920
Journal Mail Official
lppm.ngestiwaluyo@gmail.com
Editorial Address
jl. Pahlawan, Parakan
Location
Kab. temanggung,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Kesehatan
ISSN : 2301783X     EISSN : 27218007     DOI : http://dx.doi.org/10.46815/jkanw
Core Subject : Health,
Jurnal Kesehatan is published by Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Ngesti Waluyo. This journal aims to provide original research articles, review articles, and case study on health field. This journal is issued twice a year and it is a tool for researchers, academics, and practitioners who wished to channel their thoughts and findings in the field of health. The scope of articles published by Jurnal Kesehatan are nursing, public health, education in health sector, health administration, hospital administration, midwifery, and health promotion.
Articles 163 Documents
P Pengaruh Terapi Musik Klasik Dikombinasi Dengan Aromaterapi Mawar Terhadap Tekanan Darah Pasien Hipertensi Shinta Kusuma1 , Anita; Alfa Rikhi, Atoillah
Jurnal Kesehatan Vol 9 No 1 (2020): Jurnal Kesehatan
Publisher : STIKES Ngesti Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hipertensi sering disebut sebagai “silent killer” (pembunuh siluman), karena seringkali penderita hipertensi bertahun-tahun tanpa merasakan sesuatu dan tanpa disadari penderita mengalami komplikasi. Salah satu cara mengontrol tekanan darah pada pasien hipertensi yaitu menggunakan intervensi terapi nonfarmakologi. Menurunkan hipertensi menggunakan terapi nonfarmakologi, salah satunya yaitu menggunakan musik klasik kombinasi dengan aromaterapi mawar. Penelitian ini menggunakan metode Literature Review. Database yang digunakan yaitu: Google Cendikia, Garuda dan ProQuest. Dari beberapa literature review memaparkan terapi musik klasik dan aromaterapi mawar dapat efektif dalam menurunkan tekanan darah pada hipertensi. Didapatkan pemberian terapi musik klasik dikombinasi dengan aromaterapi mawar dapat digunakan sebagai terapi pendamping untuk menurunkan tekanan darah dan perlunya penelitian lebih lanjut dalam intervensi nonfarmakologi lain yang dapat menurunkan tekanan darah pada hipertensi.
P Penerapan Fisioterapi Dada Terhadap Status Respirasi Pada An. A Dengan Bronkopneumonia Tri Astuti, Wahyu; Sari Dewi, Sapta
Jurnal Kesehatan Vol 9 No 1 (2020): Jurnal Kesehatan
Publisher : STIKES Ngesti Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada pasien bronkopneumonia menunjukkan sesak nafas dengan repirasi rate tidak normal dan dahak yang susah dikeluarkan, maka perlu dilakukan penatalaksanaan dengan farmakologi dan non farmakologi. Pada non farmakologi salah satunya dengan tindakan fisioterapi dada. Tujuan studi kasus ini adalah untuk mengetahui status respirasi dan pengeluaran sputum sebelum dan sesudah tindakan. Metode studi kasus ini ada deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus bronkopneumonia di ruang Multazam Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Temanggung. Setelah dilakukan tindakan fisioterapi dada selama 3 hari didapatkan hasil terjadi pengeluaran sputum dan respirasi rate menurun. Rekomendasi untuk untuk Ny. V untuk selalu memperhatikan lingkungan An. A, jauhkan An. A dari asap kendaraan bermotor, debu juga asap rokok dan etika timbul gejala berulang hendaknya Ny. V bisa melakukan fisioterapi dada secara mandiri.
P Pendidikan Kesehatan Tentang Jenis-Jenis Alat Kontrasepsi Terhadap Pemilihan Alat Kontrasepsi Tri Susanti, Evy; Lukma Sari , Haniva
Jurnal Kesehatan Vol 9 No 1 (2020): Jurnal Kesehatan
Publisher : STIKES Ngesti Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keluarga Berencana (KB) merupakan program pemerintah untuk menyeimbangkan kebutuhan dan jumlah penduduk dengan tujuan mewujudkan masyarakat yang sejahtera dengan kegiatan pokok penyuluhan dan pelayanan kontrasepsi. Kontrasepsi merupakan pengaturan kehamilan dengan menggunakan alat atau metode dengan tujuan menunda, menjarangkan kehamilan dan mengakhiri kesuburan. Alat kontrasepsi mempunyai banyak jenis yang memiliki manfaat serta kekurangan masing-masing. Pengetahuan mengenai alat kontrasepsi dibutuhkan untuk menunjang ketepatan memilih alat kontrasepsi. Karya tulis ilmiah ini bertujuan untuk menggambarkan pemberian pendidikan kesehatan tentang jenisjenis alat kontrasepsi dan gambaran memilih alat kontrasepsi yang tepat. Karya tulis ilmiah ini menggunakan metode studi kasus tentang pemberian pendidikan kesehatan tentang jenisjenis alat kontrasepsi terhadap pemilihan alat kontrasepsi. Subyek pada studi kasus ini adalah Ny.L, usia 19 tahun, post sectio cesarea primipara, belum pernah mengikuti program KB, berencana mengikuti KB dan ditunggui oleh suami saat dilakukan pendidikan kesehatan, di Ruang Muzdalifah RS PKU Muhammadiyah Temanggung. Hasil studi kasus ini yaitu pendidikan kesehatan dilakukan secara tatap muka pada Ny.L dan suami dengan media lembar balik dan leaflet. Setelah diberikan pendidikan kesehatan tentang jenis-jenis alat kontrasepsi tingkat pengetahuan Ny.L bertambah dari sebelum diberikan pendidikan kesehatan hanya mampu menjawab 6 pertanyaan, pengetahuan kurang dan setelah diberikan pendidikan kesehatan mampu menjawab 12 pertanyaan dari 15 pertanyaan, pengetahuan baik. Ny.L dapat memilih alat kontrasepsi yang tepat yaitu Intra Uterine Device (IUD). Disimpulkan bahwa terdapat peningkatan pengetahuan Ny. L setelah pemberian pendidikan kesehatan tentang jenis-jenis alat kontrasepsi. Hal tersebut ditunjukkan dengan jumlah pertanyaan yang dijawab benar oleh Ny. L. Sebelum pemberian pendidikan kesehatan Ny.L hanya mampu menjawab 6 pertanyaan dengan benar, setelah pemberian pendidikan kesehatan Ny.L mampu menjawab 12 pertanyaan dengan benar. Ny. L juga telah memutuskan untuk memilih kontrasepsi IUD.
Efektivitas Massage untuk Menurunkan Nyeri pada Pasien Post Operasi Sectio Caesarea Padaka Reda Mata, Yumiati; Kartini , Monica
Jurnal Kesehatan Vol 9 No 2 (2020): Jurnal Kesehatan
Publisher : STIKES Ngesti Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46815/jk.v9i2.60

Abstract

Abstract Pain is one of the most common problem experienced by post caesarean section (SC) patients. Pain can lead to other impacts, such as decrease the comfort levels, impair patient mobilization, and interfere mother-baby bonding process. There are several nonpharmacological interventions to deal with pain, one of which is by doing massage, where there are several variations in the implementation of post SC maternal massage. The purpose of this literature review is to evaluate the literature on the effect of massage on decreasing intensity in post section caesarean mothers. Literature search is carried out electronically through google scholar pages, Cochrane, BMJ and Pubmed databases. The keywords used are massage, pain, caesarean, post SC, or post cesarean section. There are 11 research articles that discuss massage for decreasing maternal pain. The literature search results show that massage in post section caesarean mothers has an impact on decreasing the pain scale, providing comfort, and reducing stress. Massage is a safe and effective intervention performed in post caesarean section mothers. Abstrak Nyeri merupakan salah satu masalah utama yang dialami oleh ibu post section caesarea (SC). Nyeri dapat berdampak pada berbagai hal, diantaranya menurunnya tingkat kenyamanan pasien, mengganggu mobilisasi, dan menghambat dalam proses bonding ibu dan bayi. Terdapat beberapa intervensi nonfarmakologi untuk mengurangi nyeri, salah satunya adalah dengan massage. literature review ini bertujuan untuk mengevaluasi hasilhasil penelitian tentang pengaruh massage dalam menurunkan intensitas nyeri pada ibu post SC. Penelusuran literatur dilakukan secara elektronik melalui google scholar, Cochrane, BMJ dan Pubmed. Kata kunci yang digunakan adalah massage, nyeri, post SC, dan post section caesarean. Terdapat 11 artikel penelitian mengenai massage untuk menurunkan nyeri maternal. Hasil penelusuran literatur menunjukkan bahwa massage pada ibu post SC bermanfaat dalam menurunkan skala nyeri, memberikan kenyamanan, dan mengurangi stress. Massage merupakan intervensi yang aman dan efektif dilaksanakan untuk ibu post SC.
P Pengaruh Terapi Coloring Body Part Terhadap Kecemasan Pada Anak Usia Prasekolah Budianto, Apri; Irianto, Gunawan; Noerkayatmi, Eny
Jurnal Kesehatan Vol 9 No 2 (2020): Jurnal Kesehatan
Publisher : STIKES Ngesti Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Data on maternal and child health surveys in 2010 shows that in Indonesia there are 33.2% of 1,425 children affected by hospitalization. The impact of hospitalization on children and families is anxiety. Anxiety is an individual response to something unpleasant and experienced by all living things. Anxiety for hospitalization is most felt in preschool children 3-6 years. Coloring body part (coloring body parts) is one type of therapy to play coloring body parts for children aged 4 to 7 years. Coloring this body part aims to increase pre-school children's knowledge about body functions and as pre-treatment hospitalization, namely introducing the body parts treated or performed surgery. This study aims to determine the effect of coloring body part therapy on anxiety in pre-school age children in Mitra Husada Hospital. This research was conducted in July 2017 at Mitra Husada Hospital. This research is a quantitative research with Quasy Experimental research type that is research which reveal causal relationship by involving group of subject of sign of control. Subjects studied were pre-school age children who underwent treatment in child care at Partner Husada Pringsewu Hospital with a large sample of 24 respondents. The sampling technique used is consecutive sampling. Statistical test by using paired sample t-test test is performed to analyze the difference of anxiety score before and after intervention. The data collection tool used is questionnaire. From the results of the study showed that there is influence of coloring body part therapy on anxiety of pre school children who are treated in RS.Mitra Husada with p value = 0,006. Abstrak Data survei kesehatan ibu dan anak tahun 2010 menunjukkan bahwa di Indonesia ada 33,2% dari 1.425 anak mengalami dampak hospitalisasi. Dampak hospitalisasi pada anak dan keluarga salah satunya adalah kecemasan. Kecemasan merupakan respon individu terhadap sesuatu keadaan yang tidak menyenangkan dan dialami oleh semua makhluk hidup sehari-hari. Kecemasan akan hospitalisasi paling dirasakan pada anak usia prasekolah 3-6 tahun. Coloring body part (mewarnai bagian tubuh) merupakan salah satu jenis terapi bermain mewarnai bagian tubuh untuk anak usia 4 sampai 7 tahun. Mewarnai bagian tubuh ini bertujuan untuk menambah pengetahuan anak pra sekolah tentang fungsi tubuh dan sebagai pre- treatment hospitalisasi, yakni mengenalkan bagian tubuh yang diobati atau dilakukan pembedahan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh terapi coloring body part terhadap kecemasan pada anak usia pra ekolah di RS.Mitra Husada. Penelitian ini dilakukan pada bulan Juli 2017 di RS.Mitra Husada. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan jenis penelitian Quasy Eksperimen yaitu penelitian yang mengungkapkan hubungan sebab akibat dengan melibatkan kelompok subyek tanda ada kontrol. Subjek yang diteliti adalah anak usia pra sekolah yang menjalani perawatan di ruang perawatan anak di Rumah Sakit Mitra Husada Pringsewu dengan besar sampek 24 responden. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah consecutive sampling. Uji statistik dengan menggunakan uji paired sample t-test yaitu uji yang dilakukan untuk menganalisis perbedaan skor kecemasan sebelum dan sesudah intervensi. Alat pengumpulan data yang digunakan adalah kuisioner. Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa ada pengaruh terapi coloring body part terhadap kecemasan anak usia pra sekolah yang dirawat di RS.Mitra Husada dengan nilai p value = 0,006.
P Pengetahuan Gangguan Jiwa Dengan Sikap Keluarga Terhadap Penderita Gangguan Jiwa Asri , Asri; Lestari, Arena; Manzahri, Manzahri; Sudaryono, Sudaryono
Jurnal Kesehatan Vol 9 No 2 (2020): Jurnal Kesehatan
Publisher : STIKES Ngesti Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract Mental health is one of the significant health problems in the world, including Indonesia. Mental disorders that occur in Indonesia are caused by a variety of biological, psychological and social factors with diversity of population, so the number of cases of mental disorders continues to increase which has an impact on increasing the country's burden and decreasing human productivity for the long term. The prevalence of mental emotional disorders indicated by symptoms of depression and anxiety for ages 15 and older reaches 14 million people or 6% of the total population of Indonesia. The problem in this study was the increasing number of ODGJ in the Sukadamai Natar Puskesmas area. The purpose of this study was to find out the relationship between knowledge about mental disorders and family attitudes towards members suffering from mental disorders. This study is quantitative research with the Cross Sectinal approach design uses primary data with family subjects with mental disorders. The population of 38 patients with mental disorders. Sampling technique with non probability sampling with total population. Data analysis using Chi square test. Were 68.4% with good knowledge and 57.9% were positive. Bivariate analysis has a relationship between knowledge with attitude (p value 0.015 value OR 8.143). Efforts to increase knowledge to the community about mental disorders through counseling, both to family members, who experience mental disorders or even special groups and activities, community based work units. Abstrak Kesehatan jiwa menjadi salah satu permasalahan kesehatan yang signifikan di dunia, termasuk Indonesia. Gangguan jiwa yang terjadi di Indonesia di sebabkan berbagai faktor biologis, psikologis dan sosial dengan keanekaragaman penduduk, maka jumlah kasus gangguan jiwa terus bertambah yang berdampak pada penambahan beban negara dan penurunan produktifitas manusia untuk jangka panjang. Prevalensi gangguan mental emosional yang ditunjukan dengan gejala-gejala depresi dan kecemasan untuk usia 15 tahun keatas mencapai 14 juta orang atau 6% dari jumlah penduduk Indonesia. Permasalahan dalam penelitian ini adalah meningkatnya jumlah ODGJ di wilayah Puskesmas Sukadamai Natar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan tentang gangguan jiwa dengan sikap keluarga terhadap anggota yang menderita gangguan jiwa. Jenis penelitian ini yaitu penelitian kuantitatif dengan rancangan pendekatan cross sectinal menggunakan data primer dengan subyek keluarga penderita gangguan jiwa. Jumlah populasi 38 penderita dengan gangguan jiwa. Tehnik pengambilan sampel dengan non probability sampling dengan total populasi. Analisa data menggunakan uji chi square. Hasil analisis menunjukkan terdapat 68,4% keluarga dengan pengetahuan baik dan 57,9% bersikap positif, analisis bivariat ada hubungan antara pengetahuan dan sikap (p value 0,015 nilai OR 8,143. Saran: upaya peningkatan pengetahuan kepada masyarakat tentang gangguan jiwa melalui penyuluhan langsung kepada anggota keluarga yang mengalami ganguan jiwa ataupun melalui kelompok-kelompok khusus dan kegiatan UKBM.
H Hubungan Pengetahuan, Sikap dan Perilaku Remaja Perempuan Dalam Pencegahan Keputihan V Tiwatu, Filia; Geneo, Martinus; Ratuliu, Gladis
Jurnal Kesehatan Vol 9 No 2 (2020): Jurnal Kesehatan
Publisher : STIKES Ngesti Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Adolescents have very complex problems along with the transitional period experienced, one of which is unhealthy lifestyle. One of the main complaints of reproductive health problems in adolescent females is vaginal discharge. This is the second problem that occurs after menstrual disorders. Leucorrhea is an abnormal discharge other than blood from the vagina, with or without odors, and is accompanied by itching around the area. The objective of this study was to determine the relationship between knowledge, attitude and behavior of adolescent females in preventing leucorrhea in Kapataran, Kapataran 1 and Kayuroya villages, East Lembean districts. The type of research was an analytical survey with a cross sectional approach, the sampling technique used was purposive sampling, the number of samples are 40 respondents. The research data were obtained by a questionnaire on knowledge, attitudes and behavior of leucorrhea prevention on adolescent females and then analysed using Chi Square test with CI = 95% and α = 0.05. Statistical test result showed that there was a relationship between knowledge, attitudes and behavior of adolescent females in preventing leucorrhea in Kapataran Village, Kapataran 1 Village, and Kayuroya Village, East Lembean District Remaja mempunyai permasalahan yang sangat kompleks seiring dengan masa transisi yang dialami remaja salah satunya adalah pola hidup tidak sehat. Masalah kesehatan reproduksi remaja perempuan yang sering dikeluhkan salah satunya adalah keputihan. Hal ini merupakan masalah kedua yang terjadi setelah gangguan haid. Keputihan adalah keluarnya cairan selain darah dari liang vagina di luar dari kebiasaan, baik berbau ataupun tidak, serta disertai rasa gatal setempat. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan pengetahuan, sikap dan perilaku remaja perempuan dalam pencegahan keputihan di desa Kapataran, Kapataran 1 dan Kayuroya kecamatan lembean Timur. Jenis penelitian adalah survey analitik dengan pendekatan Cross sectional, teknik pengambilan sampel dengan menggunakan purposive sampling, Jumlah sampel 40 responden. Data penelitian diperoleh melalui kuesioner pengetahuan, sikap dan perilaku pencegahan keputihan pada remaja putri kemudian dianalisis menggunakan uji Chi Square dengan Cl = 95% dan α = 0,05. Hasil uji statistik ada hubungan antara perilaku pencegahan keputihan dengan pengetahuan, sikap dan perilaku remaja. Simpulan terdapat hubungan antara pengetahuan, sikap dan perilaku remaja perempuan dalam pencegahan keputihan di Desa Kapataran, Desa Kapataran 1, dan Desa Karuyora Kecamatan Lembean Timur.
P Pengetahuan Dengan Kemampuan Komunikasi Terapeutik Perawat Pada Pasien Anak Usia Prasekolah Idayati, Idayati; Vellyana, Diny; Sondang, Sondang
Jurnal Kesehatan Vol 9 No 2 (2020): Jurnal Kesehatan
Publisher : STIKES Ngesti Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Berobat di rumah sakit (hospitalisasi) merupakan pengalaman yang tidakmenyenangkan dan mengancam bagi setiaporang,terutama bagi anak – anak yang masih dalam proses tumbuh kembang. Salah satu cara untuk mengatasi masalah tersebut adalah dengan menggunakan komunikasi terapeutik secara efektif yang akan dilakukan tindakan keperawatan. Untuk berkomunikasi dengan anak diperlukan pendekatan atau teknik khusus agar hubungan dapat berjalan dengan baik sesuai dengan tumbuh kembang anak. Salah satu faktor predisposisi menurut teori Lawrence Green adalah pengetahuan, bila perawat memiliki pengetahuan yang baik maka kemampuannya dalam komunikasi terapeutik juga akan baik. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan pengetahuan dengan keterampilan komunikasi terapeutik perawat pada pasien anak. Penelitian ini menggunakan metode survey analitik dengan pendekatan cross sectional. Sampel dalam penelitian ini adalah 66 perawat ruang rawat inap Rumah Sakit Graha Husada dengan teknik pengambilan sampel purposive sampling. Analisis data menggunakan uji korelasi Spearman Rank (Rho) dengan tingkat signifikansi (α = 0.05) diperoleh dari niai p 0.025 (p
E Edukasi Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan (P3K) Bagi Palang Merah Remaja (PMR) Meningkatkan Kesiapan Menolong Korban Kecelakaan Lusmiati Anisah, Retno; Parmilah, Parmilah
Jurnal Kesehatan Vol 9 No 2 (2020): Jurnal Kesehatan
Publisher : STIKES Ngesti Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract Accidents can happen anywhere and anytime, especially at school. There is a grace period that must be filled by a trained first aid until the victim is helped by medical personnel. First Aid for Accidents (P3K) at school, often provided by members of the Youth Red Cross (PMR). PMR's knowledge and attitude will affect the speed and accuracy in helping victims. Complications or disabilities due to accidents at school can be prevented if first aid is provided quickly and precisely. Several studies have found that the behavior of helping accident victims among students tends to be low, as is the case for PMR Wira members. The purpose of this scientific article is to determine the effect of education about first aid on the readiness to help PMR Wira members. This scientific paper uses a one group pre test post test design research design. The sample technique used was purposive sampling method of 32 respondents. Collecting data using a valid and reliable help readiness questionnaire. Data analysis using the Wilcoxon test. Readiness to help before being given education was at a sufficient level and less, respectively, as many as 16 students (50%), and as many as 32 students (100.0%) were at a good level after being given education about first aid. There is a significant difference in the level of readiness to help PMR Wira members before and after being given intervention (p = 0.000
G Gambaran Integritas Diri Pada Lansia Di Panti Wredha Budi Cahyanti, Retno; Sartika Sari, Febriana; Syolihan Rinjani Putri, Diyanah
Jurnal Kesehatan Vol 9 No 2 (2020): Jurnal Kesehatan
Publisher : STIKES Ngesti Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract The number of the elderly in Indonesia increases adequately significantly (Putri, 2019). Life expectancy in Indonesia reaches 71 years old. Based on the population projection of the National Board of Statistics in 2019, as of 2010 the number of elderly population has increased, indicating that there is a transition towards an ageing population. In 2019, the number of the elderly population was 9.7% out of the total number of population or equalled to approximately 25.9 million people. In 2035, the number of elderly population will approximately reach 48 million people (15.77%), or will nearly triple that of the elderly population in 2010. The objective of this research is to investigate overview of self-integrity of the elderly at Dharma Bhakti Nursing Home of Surakarta. This research used the quantitative descriptive analytical research method with cross sectional approach. Its population was all of the elderly as many as 66 persons cared at Dharma Bhakti Nursing Home of Surakarta. Total sampling was used to determine its samples. The data of the research were analyzed by using the Deskriptif analysis. The result of the frequency analysis shows that the lowest score of the self-integrity was 5, and the highest one was 24 with the average score of 17.45 and the standard deviation of 3.259. Thus, the average score of self-integrity of the elderly was 17.45. Abstrak Jumlah penduduk lansia di Indonesia mengalami peningkatan yang cukup signifikan (Putri, 2019). Usia Harapan Hidup di Indonesia mencapai 71 tahun. Berdasarkan hasil proyeksi penduduk Badan Pusat Statistik tahun 2019, jumlah penduduk lansia terjadinya peningkatan mulai dari tahun 2010 yang menunjukkan adanya transisi menuju struktur penduduk tua (ageing population). Pada tahun 2019, jumlah penduduk lansia sebesar 9,7% dari total jumlah penduduk atau sekitar 25,9 juta orang. Tahun 2035 diperkirakan sebesar 48 juta (15,77%), atau hampir tiga kali lipat dibanding pada tahun 2010. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran integritas diri pada lansia di Panti Wredha Dharma Bhakti Surakarta. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif, menggunakan rancangan penelitian deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah Semua lansia yang dirawat di Panti Wredha Dharma Bhakti Surakarta yang berjumlah 66 orang. Pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan total sampling. Analisa data dalam penelitian ini menggunakan uji Analisis Deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan Hasil analisis frequency menunjukkan bahwa integritas diri apda lansia memiliki nilai terendah 5, tertinggi 24 dengan rata-rata 17,45 dan standar deviasi 3,259. Kesimpulan pada penelitian ini menunjukkan bahwa rata-rata integritas diri pada lansia adalah 17,45.