cover
Contact Name
Nasrul ZA
Contact Email
nasrulza@unimal.ac.id
Phone
+6285362159499
Journal Mail Official
jurnal.tkim@unimal.ac.id
Editorial Address
Laboratorium Teknik Kimia Unimal Jl. Batam No. 1 Bukit Indah Blang Pulo, Lhokseumawe 24353 - Indonesia Telepon:+62 0645 41373
Location
Kota lhokseumawe,
Aceh
INDONESIA
Jurnal Teknologi Kimia Unimal
ISSN : 23033991     EISSN : 25805436     DOI : https://doi.org/10.29103/jtku.v11i1.7243
Published 2 times a year, in May and November, provides immediate open access that publishes updates in relation to Chemical Engineering Scieces. Thematic areas in relation to sciences are as follows:Chemical Processes Chemical Reaction Technology Mass and Heat Transfer Modeling Environment Bioprocess Technology Review Articles
Articles 210 Documents
PEMANFAATAN BATANG TANAMAN TALAS (Colocasia esculenta L.) SEBAGAI BAHAN PEMBUATAN PULP DENGAN PROSES SODA Prasetyo Budi Nugroho; Shinta Nur Vania; Ahmad M Fuadi
Jurnal Teknologi Kimia Unimal Vol 11, No 1 (2022): Jurnal Teknologi Kimia Unimal - Mei 2022
Publisher : LPPM Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/jtku.v11i1.7248

Abstract

Kertas merupakan bahan yang mempunyai sifat tipis dan rata yang sebagaian besar komposisinya terbuat dari kayu dengan kadar serat 39%. Semakin bertambah pesat industri pulp dan kertas di Indonesia, maka diperlukan bahan baku alternatif yang dapat memiliki nilai tambah dan mengurangi penggunaan bahan baku berupa kayu. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui besar kadar lignin dan perolehan pulp optimum yang dihasilkan dalam pembuatan pulp dari batang talas menggunakan proses soda dengan diawali pelepasan pektin. Metodologi penelitian ini adalah melakukan tahap dehidrasi atau membersihkan bahan baku dari pengotor, setelah itu dilakukan ekstraksi pektin kemudian dilanjutkan tahap pembuatan pulp (pulping), lalu tahap terakhir pada penelitian ini adalah analisa kadar lignin dan perolehan pulp. Pada penelitian ini menggunakan variasi konsentrasi NaOH (0,5 % ; 1 % ; 1,5 % ; 2 %  ; 2,5 %) sebagai larutan pemasak dan variasi waktu pemasakan pada tahap pulping (30 menit, 60 menit, 90 menit, 120 menit, 150 menit). Kondisi optimum pembuatan pulp dari batang talas dengan proses soda diawali dengan pretreatment ekstraksi pektin diperoleh pada konsentrasi NaOH 1% dengan waktu 90 menit dan diawali dengan pretreatment ekstraksi pektin dengan hasil kadar lignin 1,68% dan perolehan pulp 65,93%.
Pengaruh pH dan Waktu Ekstraksi Terhadap Karakteristik Pektin dari Kulit Coklat Wusnah Wusnah; Zulnazri Zulnazri; Sulastri Sulastri
Jurnal Teknologi Kimia Unimal Vol 4, No 2 (2015): Jurnal Teknologi Kimia Unimal - Nopember 2015
Publisher : LPPM Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/jtku.v4i2.71

Abstract

Kulit buah coklat memiliki potensi yang besar untuk diolah menjadi sumber pektin dimana selama ini kulit buah coklat hanya merupakan limbah yang kurang bisa dimanfaatkan. Penelitian ini dilakukan untuk memanfaatkan kulit buah coklat sebagai sumber pektin dengan metode ekstraksi. Pada penelitian ini digunakan tiga variabel berubah yaitu pH ekstraksi 1,5; 2,6; 2,8; 3,0; waktu ekstraksi 60, 70, 80, 90  menit, dan perlakuan pencucian sampel  dengan etanol dan aquadest. Dari hasil penelitian diperoleh hasil terbaik pada waktu ekstraksi 60 menit, pH 1,5 dengan perolehan kadar air 12,1 %, kadar metoksil 3,028 %, dan kadar galakturonat 41,373 %, sedangkan rendemen terbanyak diperoleh pada waktu ekstraksi 90 menit, pH 2,8 yaitu 9,68 %. Perlakuan pencucian sampel dengan etanol menghasilkan jumlah pektin yang tidak jauh berbeda dengan sampel dengan pencucian menggunakan aquadest, tetapi  warna yang dihasilkan sedikit berbeda.
OPTIMASI PROSES PEMBUATAN BIODIESEL DARI MINYAK BIJI JARAK KEPYAR (Ricinus communis L.) DENGAN METODE EKSTRAKSI REAKTIF Wawan Setiawan; Azhari Azhari; Novi Sylvia
Jurnal Teknologi Kimia Unimal Vol 6, No 1 (2017): Jurnal Teknologi Kimia Unimal - Mei 2017
Publisher : LPPM Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/jtku.v6i1.468

Abstract

Biodiesel merupakan suatu bahan bakar alternatif yang ramah lingkungan.Dalam penelitian ini bahan baku yang digunakan dalam pembuatan biodiesel adalah minyak Jarak kepyar (Ricinus communis L). Proses pembuatan biodiesel yang digunakan adalah reaksi eksraksi reaktif, yaitu salah satu proses pembuatan biodiesel dari minyak jarak kepyar dengan menggunakan pelarut etanol. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mencari kondisi optimum proses pembuatan biodiesel dari minyak jarak kepyar dengan menggunakan software design expert 6.0.8 dengan metode response surface methogology (RSM) model central composite design (CCD). Minyak jarak kepyar di esterifikasi terlebih dulu. Adapun perbandingan mol yang digunakan (minyak : alkohol = 1:5,1:5.5,1:6), persen katalis = 0,95% dengan suhu reaksi 60o , 65C. Suhu optimum pada percobaan ini yaitu 65oC dengan waktu reaksi 150 menit mendapatkan yield sebesar 28.55%. Biodiesel yang dihasilkan dianalisa sifat fisika dan kimia seperti densitas, flashpoint, dan yield.
Pemanfaatan Biji Orok-Orok (Crotalaria juncea) sebagai Bahan Baku Pembuatan Minyak Nabati dengan Metode Ekstraksi Padat-Cair Tiara Puspa Dwi Seta; Muhammad Muhammad; Masrullita Masrullita
Jurnal Teknologi Kimia Unimal Vol 8, No 2 (2019): Jurnal Teknologi Kimia Unimal - Nopember 2019
Publisher : LPPM Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/jtku.v8i2.2681

Abstract

ABSTRAKTanaman orok-orok atau Crotalaria juncea L adalah tanaman leguminosa yang termasuk ke dalam keluarga perdu dan semak  Biji orok-orok mengandung  12,6 % minyak dengan 46,8 % asam linoleat, 4,6 % asam linolenat, 28,3 % asam oleat dan 20,3% asam jenuh. Metode yang digunakan adalah metode ekstraksi padat-cair dengan pelarut etanol. Pada penelitian ini dioptimasi menggunakan RSM (Response Surface Methodology). Bahan baku yang digunakan adalah biji orok-orok dan etanol. Biji orok-orok dihaluskan menggunakan blender, kemudian dimasukkan dalam labu leher tiga untuk proses ekstraksi menggunakan pelarut etanol. Ekstraksi dilakukan dengan memvariasikan berat sampel, suhu ekstraksi dan waktu ekstraksi. Dengan variasi berat sampel (70, 80,90 gram),  Suhu (55, 65 dan 75oC), Waktu (3,4 dan 5 jam). Setelah selesai ekstraksi larutan di saring menggunakan kertas saring. Selanjutnya dilakukan pemisahan antara minyak dan pelarut dengan proses destilasi. Pengujian yang dilakukan adalah uji densitas, yield, kadar FFA dan uji komposisi dengan alat GC-MS. Densitas terendah dihasilkan pada Suhu 75oC, berat sampel 70 dan waktu ekstraksi 4 jam sebesar 0,788 g/ml. Yield tertinggi dihasilkan pada suhu 65oC, berat sampel 90 gr dan waktu ekstraksi 3 jam sebesar 19,943 %. Kadar FFA terendah dihasilkan pada suhu 65oC , berat sampel 90 dan waktu 5 jam. RSM memberikan hasil optimasi terbaik pada suhu 75oC, berat sampel 89,64 gram dan waktu ekstraksu 3 jam dengan yield 19,943, densitas 0,89 gr/ml dan kadar FFA 1,2674 %. Dari hasil uji GC-MS diketahui bahwa minyak biji orok-orok mengandung methyl ester of undecanoic acid, 2-methylpentanoic acid, myristic acid methyl ester, methyl linolelaidate, 2-cyclopentylacetohydrazide dan 2-methylpentanoic acid.Kata Kunci : biji orok-orok, ekstraksi, densitas, yield, kadar FFA
EKSTRAK MINYAK DARI SERAI DAPUR (Cymbopogon Citratus) DENGAN MENGGUNAKAN METODE MASERASI Ishak Ibrahim; Yuni Evama; Novi Sylvia
Jurnal Teknologi Kimia Unimal Vol 10, No 2 (2021): Jurnal Teknologi Kimia Unimal - Nopember 2021
Publisher : LPPM Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/jtku.v10i2.5479

Abstract

Tanaman Serai Dapur (Cymbopogon citratus) adalah tanaman yang  biasanya menghasilkan minyak atsiri yaitu yang termasuk dalam famili pinaceae. Minyak atsiri tanaman ini biasanya dihasilkan dari daun dan batangnya, yang mengandung citral. Citral adalah gabungan dari dua isomeraldehida monoterpene acylic. Senyawa citral ini membentuk turunan-turunan   lain yaitu sitronella, sitronelol, dan geraniol. Pemisahan minyak Atsiri dari daun dan batang menggunakan metode ekstraksi maserasi dengan dua jenis pelarut yang berbeda yaitu, metanol dan n-Hexana. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui yield dan densitas tertinggi minyak Atsiri Serai Dapur yang diperoleh berdasarkan pengaruh perbedaan jenis pelarut yang digunakan terhadap proses maserasi serta menganalisa komposisi senyawa kimia dalam minyak atsiri yang dihasilkan oleh serai dapur dengan menggunakan alat GC-MC, dan menganalisa kelarutan minyak atsiri Serai Dapur dalam alkohol. Pada penelitian ini menggunakan variasi berat bahan baku/pelarut = (1:4) gr/ml, yaitu berat bahan baku (150 gr, 200 gr, 250 gr, dan 300 gr)  dan Jenis Pelarut (metanol, dan n-Hexana), kemudian dilakukan ekstraksi secara maserasi (perendaman) yaitu selama 3 hari dan pemisahan dilakukan dengan menggunakan distilasi. Dari hasil penelitian yield minyak Serai Dapur tertinggi diperoleh pada jenis pelarut metanol dengan yield rata-rata sebesar  11,64%, dibandingkan pelarut n-Hexana sebesar 5,08%. Dan densitas minyak Atsiri tertinggi diperoleh pada pada pelarut metanol yaitu, sebesar 0,892 gr/ml, dibandingkan pelarut n-hexana yaitu 0,852 gr/ml, minyak atsiri Serai Dapur yang cepat larut dalam alkohol 80% diperoleh pada pelarut metanol yaitu 1:2 gr/ml, dibandingkan  pelarut n-Hexana yaitu, 1:3 gr/ml. Dari Hasil  Uji komponen  utama  minyak  atsiri  pada  Sereh Dapur dengan GC-MS,  diperoleh  kadar  sitronelal  sebesar  85,05 %, kadar geraniol sebesar 7,16 % dan  kadar  sitronelol  sebesar  5,06 %. 
PROSES PEMBUATAN MINYAK DEDAK PADI (RICE BRAIN OIL) MENGGUNAKAN METODE EKSTRAKSI Suryati Suryati; Amri Ismail; Afriyanti Afriyanti
Jurnal Teknologi Kimia Unimal Vol 4, No 1 (2015): Jurnal Teknologi Kimia Unimal - Mei 2015
Publisher : LPPM Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dedak padi dapat dikembangkan sebagai bahan baku dalam pembuatan minyak pangan. Oleh karena itu dilakukan penelitian ini dengan tujuan mengisolasi dedak padi menjadi Minyak dedak mentah, pembuatan minyak dedak ini dengan menggunakan proses ekstraksi dengan menggunakan pelarut yang mudah menguap  yaitu N- hexane. Penelitian ini dilakukan dengan waktu reaksi  4 , 5, 6, dan 7 jam dengan  pelarut 150 ml, 200 ml,dan 250 ml. Tahap awal penelitian ini adalah persiapan bahan baku yang berupa dedak yang diperam  kurang lebih 2 bulan, kemudian di ayak dengan ukuran ayakan 100 mesh dan ditimbang  dan dilanjutkan kedalam proses ekstraksi. Hasil dari proses ekstraksi kemudian didistilasi untuk memisahkan pelarut dengan minyak. minyak yang diperoleh dari hasi distilasi dianalisa % yield minyak, kadar  asam lemak dan densitas minyak. Dari hasil penelitian ini diperoleh hasil yang terbaik adalah pada waktu ekstraksi 7 jam dengan jumlah pelarut yang digunakan 250ml. Untuk % yield minyak yang diperoleh yaitu 13,5%, kadar asam lemak bebas  2,875% dan densitas minyak dedaknya 0,901 gr/ml.
PEMANFAATAN LIMBAH KULIT PISANG BARANGAN SEBAGAI BAHAN PEMBUATAN PUPUK CAIR Nasrun Nasrun; Jalaluddin Jalaluddin; Herawati Herawati
Jurnal Teknologi Kimia Unimal Vol 5, No 2 (2016): Jurnal Teknologi Kimia Unimal - Nopember 2016
Publisher : LPPM Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/jtku.v5i2.86

Abstract

Pupuk cair merupakan pupuk yang bahan dasarnya berasal dari hewan atau tumbuhan yang sudah mengalami fermentasi dan bentuk produknya berupa cairan. Kulit pisang barangan salah satu bahan dasar yang dinggunakan untuk pembuatan pupuk cair karena mengandung unsur mikro N, P dan K. Oleh karena itu dilakukan penelitian untuk mengetahui unsur hara yang terkandung dalam pupuk cair dari kulit pisang barangan. Penelitian ini dilakukan dengan mencampurkan molase, aquadest, air, dan Efektivitas Mikroorganisme (EM4) dengan variable tetap yang dinggunakan adalah kulit piang barangan 1500 gram Sedangkan variabel bebas yang dipakai pada penelitian ini waktu inkubasi (7 hari, 14 hari, 21 hari), Variasi molase (80 ml,90 ml,100 ml), dan Variasi EM4 (200 ml, 400 ml, 600 ml). Hasil penilitian menunjukkan bahwa variabel terbaik pada waktu fermentasi 21 hari dengan  volume EM-200 ml dengan volume molase- 80 ml  yaitu pH 5,10, unsur Nitrogen 1,54 % dan Kalium 0,60 %.
Optimasi Pengendalian Flow Control DEA Absorber Menggunakan Proportional Integral Derivative (PID) Control Dengan Metode Respon Surface Methodology (RSM) Muhammad Muhammad; Azizi Maharani; Maulinda Leni
Jurnal Teknologi Kimia Unimal Vol 7, No 2 (2018): Jurnal Teknologi Kimia Unimal - Nopember 2018
Publisher : LPPM Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/jtku.v7i2.1255

Abstract

Absorbsi merupakan salah satu cara untuk memisahkan atau mengurangi suatu konsituen dalam fasa gas dengan menggunakan solvent atau penyerap tertentu secara relative yang dapat melarutkan atau menyerap konsituen yang diinginkan. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk menentukan nilai Kc, Ti dan Td terbaik pada kontrol PID DEA absorber Perta Arun Gas. Sistem kontrol Proportional, Integral and Derivative (PID) merupakan controller untuk menentukan presisi suatu sistem instrumentasi dengan karakteristik adanya umpan balik pada sistem tersebut (Feed Back). Response Surface Methodology (RSM) atau metode permukaan respon adalah sekumpulan metode-metode matematika dan statistika yang digunakan dalam pemodelan dan analisis, yang bertujuan untuk melihat pengaruh beberapa variabel kuantitatif terhadap suatu variabel respon dan untuk mengoptimalkan variabel respon tersebut. Adapun metodologi dari penelitian ini adalah membuat model steady state DEA absorber menjadi model dynamic, lalu membuat model kontrol PID, setelah itu melakukan tuning terhadap kontrol PID dan melakukan pengujian terhadap kontrol PID dengan melakukan gangguan pada PV. Hasil dari pengaplikasian sistem kontrol PID maka mendapatkan waktu tercepat dengan nilai Kc = Kc = 0,1, Ti = 0,01, dan Td = 0,00001 dengan waktu 0,510 menit. Kata kunci: Absorbsi, PID, Present Value, Controller
EFEKTIVITAS PRODUK ANTI SEPTIK ALAMI DALAM MENCEGAH PENYEBARAN COVID-19 Zainuddin Ginting; Ishak Ishak; Syamsul Bahri
Jurnal Teknologi Kimia Unimal Vol 10, No 1 (2021): Jurnal Teknologi Kimia Unimal - Mei 2021
Publisher : LPPM Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/jtku.v10i1.4178

Abstract

Kegiatan Penerapan Ipteks bagi masyarakat (IbM) ini bertujuan untuk memberikan keterampilan tentang pengolahan minyak nilam menjadi beberapa jenis olahan tambahan pada pembuatan gel antiseptik Berbasis Teknologi Tepat Guna. Pengabdian akan dilaksanakan di Desa Kilometer VIII, Kecamatan Simpang Keuramat, Kabupaten Aceh Utara dengan sasaran mitra: Pemilik kebun tanaman nilam (Mitra 1) dan kelompok taruna (Mitra 2) di Desa Kilometer VIII, Kecamatan Simpang Keuramat, Kabupaten Aceh Utara. Kedua mitra ini akan diperkenalkan teknologi pengolahan gel antiseptik (hand sanitizer). Perlakuan yang akan diterapkan dalam IbM ini terdiri dari sosialisasi dan pengenalan teknologi pembuatan gel antiseptik (hand sanitizer) dimana minyak nilam yang ada di Desa Kilometer VIII, Kecamatan Simpang Keuramat, Kabupaten Aceh Utara hanya langsung dijual kepada pengumpul di Medan maupun kepada pembeli langsung dari luar negeri. Namun, harga produk ditentukan oleh pembeli yang tentu saja sering merugikan petani. Realisasi penerapan kegiatan ini akan dilakukan melalui sosialisasi manfaat minyak nilam untuk dijadikan usaha sampingan, serta pengenalan teknologi olahan minyak nilam menjadi gel antiseptik. Program olahan minyak nilam berbasis teknologi tepat guna akan dilakukan beberapa kegiatan yaitu : pembekalan teori, pengenalan teknologi, pelatihan, dan pengujian. Minyak nilam dari mitra 1 akan dimanfaatkan oleh mitra 2, dan saling bekerja sama dalam memproduksi gel antiseptik, peluang bisnis dan manfaat ekonomis produk. Selain itu perlu juga dikaji lebih lanjut tentang pengembangan produk gel antiseptik sebagai salah satu produk usaha baru kelompok taruna di Desa Kilometer VIII, Kecamatan Simpang Keuramat, Kabupaten Aceh Utara.
KARAKTERISASI GLUKOSA DARI PROSES HIDROLISIS α-SELULOSA DARI LIMBAH KULIT KOPI ARABIKA Almia Permata Putri; Zulnazri Zulnazri; Rozanna Dewi; Sulhatun Sulhatun; Syamsul Bahri
Jurnal Teknologi Kimia Unimal Vol 11, No 1 (2022): Jurnal Teknologi Kimia Unimal - Mei 2022
Publisher : LPPM Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/jtku.v11i1.7254

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menghitung kadar selulosa dan kadar glukosa dari kulit kopi arabika dengan mengekstraksi kulit kopi arabika menjadi selulosa sehingga didapatkan persen yield dari selulosa sebesar 27,36% serta dilakukan karakterisasi selulosa yang diperoleh dari kulit kopi arabika dengan melakukan uji XRD sehingga didapat persen kristalinitasnya sebesar 63,76%. Kemudian selulosa yang didapatkan dihidrolisis menggunakan katalis asam yaitu H2SO4 menjadi glukosa dengan memvariasikan konsentrasi H2SO4 yaitu 8%, 10%, dan 12% serta suhu pemanasannya yaitu 80oC, 90oC, dan 100oC dalam waktu 4 jam sehingga diperoleh persen yield dan kadar glukosa yang diuji menggunakan alat Refraktometer Brix. Dari hasil analisa kadar glukosa tertinggi didapat pada konsentrasi 10% dengan suhu 100oC yaitu 8% bukan pada konsentrasi 8%. Sedangkan kenaikan yield tertinggi terdapat pada konsentrasi H2SO4 8% dengan suhu 80oC yaitu sebesar 95,4%, hal tersebut dipengaruhi oleh suhu pemanasan yang semakin rendah sehingga persentase yield yang diperoleh semakin tinggi.

Page 9 of 21 | Total Record : 210


Filter by Year

2012 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 14 No. 2 (2025): Jurnal Teknologi Kimia Unimal - November 2025 Vol. 14 No. 1 (2025): Jurnal Teknologi Kimia Unimal - May 2025 Vol. 13 No. 2 (2024): Jurnal Teknologi Kimia Unimal - Nopember 2024 Vol. 13 No. 1 (2024): Jurnal Teknologi Kimia Unimal - Mei 2024 Vol. 12 No. 2 (2023): Jurnal Teknologi Kimia Unimal - Nopember 2023 Vol 12, No 1 (2023): Jurnal Teknologi Kimia Unimal - Mei 2023 Vol 11, No 2 (2022): Jurnal Teknologi Kimia Unimal - Nopember 2022 Vol 11, No 1 (2022): Jurnal Teknologi Kimia Unimal - Mei 2022 Vol 10, No 2 (2021): Jurnal Teknologi Kimia Unimal - Nopember 2021 Vol 10, No 1 (2021): Jurnal Teknologi Kimia Unimal - Mei 2021 Vol 9, No 2 (2020): Jurnal Teknologi Kimia Unimal - Nopember 2020 Vol 9, No 1 (2020): Jurnal Teknologi Kimia Unimal - Mei 2020 Vol 8, No 2 (2019): Jurnal Teknologi Kimia Unimal - Nopember 2019 Vol 8, No 1 (2019): Jurnal Teknologi Kimia Unimal - Mei 2019 Vol 7, No 2 (2018): Jurnal Teknologi Kimia Unimal - Nopember 2018 Vol 7, No 1 (2018): Jurnal Teknologi Kimia Unimal - Mei 2018 Vol 3, No 2 (2014): Jurnal Teknologi Kimia Unimal - Nopember 2014 Vol 6, No 2 (2017): Journal Teknologi Kimia Unimal - Nopember 2017 Vol 6, No 1 (2017): Jurnal Teknologi Kimia Unimal - Mei 2017 Vol 5, No 2 (2016): Jurnal Teknologi Kimia Unimal - Nopember 2016 Vol 5, No 1 (2016): Jurnal Teknologi Kimia Unimal - Mei 2016 Vol 4, No 2 (2015): Jurnal Teknologi Kimia Unimal - Nopember 2015 Vol 4, No 1 (2015): Jurnal Teknologi Kimia Unimal - Mei 2015 Vol 2, No 2 (2013): Jurnal Teknologi Kimia Unimal - Nopember 2013 Vol. 1 No. 2 (2013): Jurnal Teknologi Kimia Unimal - Nopember 2013 Vol. 1 No. 1 (2012): Jurnal Teknologi Kimia Unimal - Mei 2012 More Issue