cover
Contact Name
Nasrul ZA
Contact Email
nasrulza@unimal.ac.id
Phone
+6285362159499
Journal Mail Official
jurnal.tkim@unimal.ac.id
Editorial Address
Laboratorium Teknik Kimia Unimal Jl. Batam No. 1 Bukit Indah Blang Pulo, Lhokseumawe 24353 - Indonesia Telepon:+62 0645 41373
Location
Kota lhokseumawe,
Aceh
INDONESIA
Jurnal Teknologi Kimia Unimal
ISSN : 23033991     EISSN : 25805436     DOI : https://doi.org/10.29103/jtku.v11i1.7243
Published 2 times a year, in May and November, provides immediate open access that publishes updates in relation to Chemical Engineering Scieces. Thematic areas in relation to sciences are as follows:Chemical Processes Chemical Reaction Technology Mass and Heat Transfer Modeling Environment Bioprocess Technology Review Articles
Articles 210 Documents
STRATEGI BIOPRODUKSI BERKELANJUTAN DARI LIMBAH PERTANIAN: INTEGRASI KONSEP CIRCULAR ECONOMY UNTUK MINIMASI EMISI DAN NILAI TAMBAH TINGGI Asyifa, Salwa
Jurnal Teknologi Kimia Unimal Vol. 14 No. 1 (2025): Jurnal Teknologi Kimia Unimal - May 2025
Publisher : Chemical Engineering Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/jtku.v14i1.21667

Abstract

Limbah pertanian lignoselulosa seperti sekam padi, jerami, tandan kosong kelapa sawit (TKKS), dan bagasse tebu berpotensi besar sebagai sumber bahan baku bioenergi dan bioproduk bernilai. Kajian ini membahas strategi bioproduksi berkelanjutan melalui pendekatan circular economy yang mengintegrasikan teknologi pretreatment, konversi biologis, dan termokimia dalam model biorefinery zero-waste. Hasil analisis menunjukkan bahwa kombinasi teknologi seperti Steam Explosion, fermentasi mikroba, pirolisis, dan gasifikasi mampu mengonversi seluruh fraksi biomassa menjadi bioetanol, biohidrogen, biochar, dan bahan kimia terbarukan dengan efisiensi tinggi dan emisi rendah. Life Cycle Assessment (LCA) memperkuat temuan ini dengan menunjukkan pengurangan signifikan dalam jejak karbon dan konsumsi energi. Meskipun terdapat tantangan teknis dan kebijakan, inovasi dalam rekayasa enzimatik serta dukungan regulasi lintas sektor dapat mempercepat penerapan skala industri. Dengan strategi yang tepat, Indonesia berpotensi menjadi pelopor bioekonomi sirkular berbasis limbah pertanian.
PENGARUH JENIS SUBSTRAT TERHADAP KARAKTERISTIK PUPUK ORGANIK CAIR (POC): ANALISIS pH DAN TINGGI ENDAPAN Putri, Zeolita Prabu; Lestari, Dwi Indah; Putri, Rara Eka Dyla; Sari, Debi Anggun
Jurnal Teknologi Kimia Unimal Vol. 14 No. 1 (2025): Jurnal Teknologi Kimia Unimal - May 2025
Publisher : Chemical Engineering Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/jtku.v14i1.21717

Abstract

Banyaknya bahan organik yang dapat digunakan untuk membuat pupuk organik saat ini, diharapkan masyarakat dapat mengganti penggunaan pupuk kimia dengan pupuk organik tersebut. Pupuk organik cair mengandung makronutrien seperti fosfor, nitrogen, kalium dan mikronutrien lain yang dibutuhkan oleh tanaman, yang dapat meningkatkan nutrisi tanah. Teknik yang digunakan dalam pembuatan  pupuk organik cair adalah teknik fermentasi. Pada penelitian ini bahan yang digunakan berupa air kelapa (AK), air cucian beras (ACB),  gula merah (GM), dan Effective Microorganism 4 (EM4) dengan volume pencampuran yang berbeda. Adapun tujuan dari penelitian ini  yaitu untuk  mengidentifikasi parameter warna, aroma, pH, serta tinggi pengendapan dari pupuk organik cair. Variabel tetap pada penelitian yaitu bahan baku berupa gula merah dan EM4, sedangkan variabel bebas yaitu bahan baku air kelapa dan air cucian beras. Variasi 1 menggunakan bahan baku tambahan berupa air kelapa, variasi 2 menggunakan bahan air cucian beras, dan variasi 3 menggunakan air kelapa dan air cucian beras dengan perbandingan volume 1:1. Pada penelitian ini proses fermentasi telah dilakukan selama 12 hari. Berdasarkan hasil data pengamatan terlihat bahwa perbandingan pupuk organik cair yang terbaik ditunjukkan oleh variasi 1 dimana menggunakan bahan baku berupa air kelapa.
PENGARUH VARIASI MASSA BENTONIT DAN SUHU PEMANASAN TERHADAP EFEKTIVITAS PENJERNIHAN MINYAK JELANTAH SECARA FISIKA DAN KIMIA Maranggi, Isma Uly; Rahadianto, Wahyu Triaji; Chandra, Yogi; Sugesti, Heni
Jurnal Teknologi Kimia Unimal Vol. 14 No. 1 (2025): Jurnal Teknologi Kimia Unimal - May 2025
Publisher : Chemical Engineering Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/jtku.v14i1.21731

Abstract

Minyak jelantah merupakan limbah rumah tangga dan industri yang berpotensi mencemari lingkungan serta membahayakan kesehatan apabila digunakan kembali tanpa proses pemurnian. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji efektivitas pemurnian minyak jelantah menggunakan adsorben bentonit melalui metode penjernihan fisika dan kimia, dengan memvariasikan massa bentonit dan suhu pemanasan. Proses fisika dilakukan dengan adsorpsi menggunakan bentonit dalam variasi 1-7% b/v dan suhu 30-80°C, sedangkan proses kimia menggunakan reaksi esterifikasi dengan etanol dan asam sulfat pada suhu yang sama. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemurnian fisika paling efektif pada suhu 80°C dan konsentrasi bentonit 5%, menghasilkan penurunan kadar asam lemak bebas (ALB) hingga 0,08%. Sementara itu, pemurnian kimia efektif menurunkan ALB hingga 0,18% pada suhu 80°C. Kedua metode mampu memperbaiki kejernihan dan menurunkan kadar ALB secara signifikan, namun belum sepenuhnya menghilangkan aroma bau tidak sedap. Penelitian ini menunjukkan bahwa bentonit merupakan adsorben yang efektif untuk pemurnian minyak jelantah, dan pemilihan kondisi operasi yang optimal sangat berpengaruh terhadap hasil akhir.
PENGARUH WAKTU TINGGAL TERHADAP PENURUNAN KADAR POLUTAN, pH, SUHU LIMBAH CAIR INDUSTRI TAHU MENGGUNAKAN TANAMAN MELATI AIR (Echinodorus palaefolius) PADA METODE FITOREMEDIASI Pusvitasari, Anggun Bunga
Jurnal Teknologi Kimia Unimal Vol. 14 No. 1 (2025): Jurnal Teknologi Kimia Unimal - May 2025
Publisher : Chemical Engineering Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/jtku.v14i1.21757

Abstract

Industri pembuatan tahu menghasilkan limbah cair pada proses produksinya. Limbah cair industri tahu mengandung zat organik tinggi serta padatan tersuspensi yang dapat berdampak negatif terhadap lingkungan dan masyarakat jika tidak dikelola dengan baik. Salah satu solusi untuk mengatasi pencemaran tersebut yaitu mengolah air limbah secara efektif dan efisien dengan sistem constructed wetland menggunakan metode fitoremediasi. Fitoremediasi dilakukan menggunakan tumbuhan melati air (Echinodorus palaefolius) dengan variasi waktu tinggal selama 3, 5, dan 7 hari. Hasil menunjukkan bahwa semakin lama waktu tinggal akan berpengaruh pada besarnya penurunan kadar polutan, pH dan suhu air limbah cair industri tahu. Pada parameter Biochemical Oxygen Demand (BOD) menunjukkan penurunan signifikan kadar polutan pada hari ke-3, 5, dan 7 sebesar 188 mg/L, 175 mg/L, dan 140 mg/L. Sedangkan untuk parameter Chemical Oxygen Demand (COD) pada hari ke-3, 5, dan 7 adalah 4.762 mg/L, 4.206 mg/L, dan 3.950 mg/L. Lalu untuk parameter Total Suspended Solids (TSS) pada hari ke-3, 5, dan 7 yaitu 376 mg/L, 178 mg/L, dan 144 mg/L. Efisiensi penyisihan kadar polutan tertinggi terjadi pada hari ke-7 dengan parameter BOD mencapai 30,35%; COD sebesar 65,26%; dan TSS sebanyak 75,59%. Kata kunci : limbah tahu, constructed wetland, melati air, BOD, COD, TSS
PENGARUH VARIASI KITOSAN TERHADAP SIFAT BIODEGRADABLE KERTAS DARI DAUN NANAS Ahmad, Luthfiandra
Jurnal Teknologi Kimia Unimal Vol. 14 No. 1 (2025): Jurnal Teknologi Kimia Unimal - May 2025
Publisher : Chemical Engineering Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/jtku.v14i1.21764

Abstract

Kitosan merupakan suatu produk yang dihasilkan dari kulit serangga, udang, kepiting, dan lobster memiliki sifat antimikrobakterial, baik dalam menangkal jenis bakteri dan mikroorganisme. Kertas merupakan sebuah produk yang berasal dari pulp sebagai bahan bakunya, terbuat dari selulosa yang terdapat pada kayu yang diolah melalui proses pengilingan, pemasakan, dan bahan tambahan lain. Salah satu sumber selulosa yang cukup tinggi, sekitar 69,6%-71,5% adalah daun nanas. Penelitian ini membuat kertas dari daun nanas dengan penambahan variasi kitosan 0%, 0,25%, 0,5%, 0,75%. Dengan tujuan, memanfaatkan limbah daun nanas dan kitosan untuk membuat kertas yang mudah terurai di dalam tanah. Hasil dari pengujian biodegradable terhadap kertas ini mendapatkan nilai optimal pada konsetrasi kitosan 0,5% yaitu pengurangan berat sebanyak 5% dari berat awal.
FORMULASI SEDIAAN SABUN MANDI CAIR EKSTRAK FLAVONOID TOTAL KULIT JERUK BALI (Citrus Maxima M.) SEBAGAI ANTIOKSIDAN Furqan, Muhammad
Jurnal Teknologi Kimia Unimal Vol. 14 No. 1 (2025): Jurnal Teknologi Kimia Unimal - May 2025
Publisher : Chemical Engineering Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/jtku.v14i1.21779

Abstract

Studi mengenai aktivitas antioksidan dari sabun mandi cair yang mengandung ekstrak total flavonoid kulit jeruk bali telah dilakukan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui formulasi ekstrak flavonoid total dari kulit jeruk bali sebagai agen antioksidan, serta menguji aktivitas antioksidan dari sediaan sabun mandi cair. Pendekatan yang diterapkan dalam penelitian ini adalah eksperimental di laboratorium. Ekstrak dari kulit jeruk bali dihasilkan melalui metode maserasi menggunakan pelarut metanol. Pemekatan selanjutnya dilakukan dengan menggunakan evaporator rotary. Setelah itu, ekstrak diformulasikan menjadi sediaan sabun cair. Pengujian terhadap sediaan sabun mandi cair mencakup uji organoleptik, pH, stabilitas busa, uji iritasi, uji preferensi (uji hedonic), dan pengujian aktivitas antioksidan. pH dari sediaan (6,8-7,33) serta stabilitas busa memenuhi kriteria SNI, dan sediaan tetap stabil selama penyimpanan, serta tidak menyebabkan iritasi pada kulit relawan. Sediaan sabun cair dengan tingkat konsentrasi ekstrak flavonoid total kulit jeruk bali 1g pada formula 2 (F2) menampilkan efektivitas antioksidan tertinggi. Hasil pengujian aktivitas antioksidan menunjukkan nilai ANOVA sig 0,000, yang menunjukkan bahwa sediaan sabun cair dengan ekstrak flavonoid total kulit jeruk bali memiliki aktivitas antioksidan yang signifikan. Kesimpulan dari penelitian ini adalah semakin tinggi % inhibisi antioksidan, semakin tinggi pula aktivitas antioksidan dalam ekstrak tersebut.
IDENTIFIKASI SENYAWA RHODAMIN B PADA LIPCREAM YANG BEREDAR DI KOTA TASIKMALAYA Vikandari, Sonya Nurizki; Adlina, Salsabila; -, Susanti
Jurnal Teknologi Kimia Unimal Vol. 14 No. 1 (2025): Jurnal Teknologi Kimia Unimal - May 2025
Publisher : Chemical Engineering Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/jtku.v14i1.21817

Abstract

Rhodamin B merupakan pewarna sintetis yang sering digunakan dalam produk kosmetik. Penggunaan Rhodamin B dalam kosmetik memiliki potensi berbahaya bagi tubuh seperti iritasi kulit sehingga penting untuk melakukan identifikasi kandungan zat rhodamin B dalam produk lipcream yang beredar di pasar Kota Tasikmalayar. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi keberadaan senyawa Rhodamin B pada lipcream yang beredar di Kota Tasikmalaya. Metode dalam penelitian ini yaitu analisis kualitatif dengan teknik Kromatografi Lapis Tipis (KLT) untuk memastikan keberadaan Rhodamin B berdasarkan nilai Rf, warna bercak noda yang diamati oleh sinar UV 254 nm serta warna bercak noda yang diamati secara visual. Hasil analisis menunjukkan bahwa seluruh sampel lipcream negatif mengandung Rhodamin B, yang ditandai dengan tidak munculnya bercak noda pada plat KLT. Temuan ini memberikan gambaran positif mengenai kualitas dan keamanan lipcream yang beredar di Kota Tasikmalaya sekaligus menjadi dasar bagi pengawasan produk kosmetik yang lebih ketat oleh pihak berwenang. 
PENGARUH MINYAK NILAM SEBAGAI AGEN AKTIF TERHADAP KARAKTERISTIK MEKANIK DAN ANTI BAKTERI DALAM PRODUKSI FILM KEMASAN Safitri, Aida; Raihan, Raudhatul
Jurnal Teknologi Kimia Unimal Vol. 14 No. 1 (2025): Jurnal Teknologi Kimia Unimal - May 2025
Publisher : Chemical Engineering Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/jtku.v14i1.24491

Abstract

Poli(asam laktat) (PLA) merupakan biopolimer yang banyak digunakan dalam pengembangan film kemasan ramah lingkungan, namun sifat mekaniknya yang kaku dan keterbatasan aktivitas fungsional membatasi penerapannya. Penelitian ini mengevaluasi pengaruh penambahan minyak atsiri nilam (Patchouli oil) sebagai agen aktif terhadap karakteristik mekanik, morfologi, serta aktivitas antibakteri film berbasis PLA. Film disiapkan dengan variasi konsentrasi minyak atsiri nilam (0.25–2% b/b) menggunakan metode hot press. Hasil uji mekanik menunjukkan bahwa penambahan minyak atsiri menurunkan kuat tarik dari 28 MPa pada PLA murni menjadi 13 MPa pada konsentrasi 2% (penurunan 54%), sementara elongation at break meningkat signifikan dari 10% menjadi 29% pada konsentrasi yang sama, mengindikasikan peran minyak atsiri sebagai plastisizer. Analisis morfologi melalui mikroskopi menunjukkan adanya dispersi minyak atsiri yang tidak homogen pada konsentrasi tinggi, yang memicu terbentuknya rongga dan menurunkan integritas mekanik. Uji antibakteri terhadap Staphylococcus aureus memperlihatkan zona hambat yang jelas pada film termodifikasi, menegaskan sifat antimikroba minyak nilam yang aktif dalam matriks PLA. Secara keseluruhan, penambahan minyak atsiri nilam tidak hanya meningkatkan fleksibilitas film, tetapi juga memberikan fungsi antibakteri yang relevan untuk memperpanjang umur simpan produk pangan
PENGOLAHAN AMMONIUM NITROGEN DARI LIMBAH CAIR INDUSTRI PUPUK UREA DAN BITTERN SEBAGAI PEMBENTUK PUPUK STRUVITE Ulfa, Raudhatul; Kamar, Iqbal; Faisal, Faisal; Rizki, Muhammad Nuzan
Jurnal Teknologi Kimia Unimal Vol. 12 No. 2 (2023): Jurnal Teknologi Kimia Unimal - Nopember 2023
Publisher : Chemical Engineering Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/jtku.v12i2.15231

Abstract

Industri pupuk menghasilkan limbah cair yang mengandung kadar amonium (NH4+) yang tinggi sehingga akan sangat berbahaya bila limbah ini dibuang secara langsung ke perairan karena akan langsung merusak ekosistem perairan. Untuk mengurangi dampak negatif tersebut, perlu adanya recoveriy atau pengurangan kadar amonium dalam limbah. Struvite (MgNH4PO4.6H2O) memiliki karakteristik yang slow release, artinya pupuk dapat melepas secara lambat senyawa yang diperlukan tanaman. Limbah garam (bittern) adalah pereaksi yang merupakan sumber Mg2+ pada produksi struvite. Untuk menurunkan biaya produksi sedapat mungkin digunakan limbah sebagai pereaksi untuk menghasilkan produk tersebut. Tujuan penelitian ini ialah untuk menurunkan konsentrasi limbah cair industri pupuk urea dengan pembuatan struvite. Pembentukan kristal struvite  dengan variabel tetap yaitu pH 9 dan variabel bebas yaitu perbandingan reaktan Mg:PO4. Hasil penelitian dari perbandingan molar Mg:NH4+:PO4 1:1:1 penurunan NH4+ maksimum adalah 132.5 mg/L. Penurunan konsentrasi  NH4+ meningkat pada molar reaktan Mg2+ yang lebih besar yaitu pada rasio molar Mg:PO4 1,2:1 mencapai penurunan konsentrasi optimum 75 mg/L. Produk struvite yang dihasilkan juga diperoleh pada molar reaktan pada Mg:PO4 1,2:1 yaitu 11.4 gr. Produk pupuk struvite dianalisa menggunakan XRD.
Microwave-Assisted Transesterification untuk Produksi Biodiesel dari Calophyllum inophyllum L.: Efek Jenis Katalis dan Waktu Transesterifikasi Ansori, Ansori
Jurnal Teknologi Kimia Unimal Vol. 14 No. 2 (2025): Jurnal Teknologi Kimia Unimal - November 2025
Publisher : Chemical Engineering Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/jtku.v14i2.24837

Abstract

Saat ini permintaan energi meningkat seiring perkembangan perekonomian dan teknologi, tetapi kebutuhan energi masih didominasi oleh bahan bakar fosil yang tidak ramah lingkungan dan tidak terbarukan. Oleh karena itu, diperlukan adanya alternatif bahan bakar lain yang dapat diperbarui seperti biodiesel yang akan menggantikan penggunaan bahan bakar fosil (solar). Biodiesel secara komersial diproduksi melalui proses transesterifikasi antara minyak nabati dan metanol dengan adanya katalis, dimana juga dihasilkan produk samping berupa gliserol. Biodiesel dari minyak Calophyllum inophyllum L. dapat memberikan masa depan yang menjanjikan sebagai sumber bahan bakar terbarukan. Untuk meningkatkan yield biodiesel dan laju reaksi, metode microwave dan penambahan katalis digunakan dalam penelitian ini. Penggunaan microwave memberikan perpindahan panas yang lebih efektif karena energi langsung ditransfer ke reaktan dan dapat meminimalkan waktu transesterifikasi. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari efek antara jenis katalis basa heterogen dan waktu transesterifikasi terhadap yield, densitas, dan viskositas biodiesel. Sementara katalis yang digunakan adalah CaO dan CaCO3 dengan waktu transesterifikasi selama 2, 6, 10, 20, dan 30 menit. Waktu optimum untuk semua jenis katalis adalah 10 menit dengan daya 300 Watt dan konsentrasi katalis 1%, dimana diperoleh nilai yield sebesar 78,92% (CaO-kulit telur), 71,07% (CaO-komersial), 65,36% (CaCO3-kulit telur), dan 53,89% (CaCO3-komersial). Produk biodiesel yang sesuai standar SNI dihasilkan pada katalis CaO kulit telur yang mempunyai densitas sebesar 0,8895 g/ml dan viskositas sebesar 5,7003 cSt. Sementara komponen metil ester yang terdeteksi berupa metil palmitat, metil linoleat, metil oleat, metil stearat, dan metil laurat, dimana kandungan terbesar adalah metil oleat sebesar 59,789%.

Filter by Year

2012 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 14 No. 2 (2025): Jurnal Teknologi Kimia Unimal - November 2025 Vol. 14 No. 1 (2025): Jurnal Teknologi Kimia Unimal - May 2025 Vol. 13 No. 2 (2024): Jurnal Teknologi Kimia Unimal - Nopember 2024 Vol. 13 No. 1 (2024): Jurnal Teknologi Kimia Unimal - Mei 2024 Vol. 12 No. 2 (2023): Jurnal Teknologi Kimia Unimal - Nopember 2023 Vol 12, No 1 (2023): Jurnal Teknologi Kimia Unimal - Mei 2023 Vol 11, No 2 (2022): Jurnal Teknologi Kimia Unimal - Nopember 2022 Vol 11, No 1 (2022): Jurnal Teknologi Kimia Unimal - Mei 2022 Vol 10, No 2 (2021): Jurnal Teknologi Kimia Unimal - Nopember 2021 Vol 10, No 1 (2021): Jurnal Teknologi Kimia Unimal - Mei 2021 Vol 9, No 2 (2020): Jurnal Teknologi Kimia Unimal - Nopember 2020 Vol 9, No 1 (2020): Jurnal Teknologi Kimia Unimal - Mei 2020 Vol 8, No 2 (2019): Jurnal Teknologi Kimia Unimal - Nopember 2019 Vol 8, No 1 (2019): Jurnal Teknologi Kimia Unimal - Mei 2019 Vol 7, No 2 (2018): Jurnal Teknologi Kimia Unimal - Nopember 2018 Vol 7, No 1 (2018): Jurnal Teknologi Kimia Unimal - Mei 2018 Vol 3, No 2 (2014): Jurnal Teknologi Kimia Unimal - Nopember 2014 Vol 6, No 2 (2017): Journal Teknologi Kimia Unimal - Nopember 2017 Vol 6, No 1 (2017): Jurnal Teknologi Kimia Unimal - Mei 2017 Vol 5, No 2 (2016): Jurnal Teknologi Kimia Unimal - Nopember 2016 Vol 5, No 1 (2016): Jurnal Teknologi Kimia Unimal - Mei 2016 Vol 4, No 2 (2015): Jurnal Teknologi Kimia Unimal - Nopember 2015 Vol 4, No 1 (2015): Jurnal Teknologi Kimia Unimal - Mei 2015 Vol 2, No 2 (2013): Jurnal Teknologi Kimia Unimal - Nopember 2013 Vol. 1 No. 2 (2013): Jurnal Teknologi Kimia Unimal - Nopember 2013 Vol. 1 No. 1 (2012): Jurnal Teknologi Kimia Unimal - Mei 2012 More Issue