cover
Contact Name
Nasrul ZA
Contact Email
nasrulza@unimal.ac.id
Phone
+6285362159499
Journal Mail Official
jurnal.tkim@unimal.ac.id
Editorial Address
Laboratorium Teknik Kimia Unimal Jl. Batam No. 1 Bukit Indah Blang Pulo, Lhokseumawe 24353 - Indonesia Telepon:+62 0645 41373
Location
Kota lhokseumawe,
Aceh
INDONESIA
Jurnal Teknologi Kimia Unimal
ISSN : 23033991     EISSN : 25805436     DOI : https://doi.org/10.29103/jtku.v11i1.7243
Published 2 times a year, in May and November, provides immediate open access that publishes updates in relation to Chemical Engineering Scieces. Thematic areas in relation to sciences are as follows:Chemical Processes Chemical Reaction Technology Mass and Heat Transfer Modeling Environment Bioprocess Technology Review Articles
Articles 210 Documents
OPTIMASI PEMBUATAN BRIKET BERBASIS LIMBAH AMPAS TEBU MENGGUNAKAN METODE RSM (Response Surface methodology) Leni Maulinda; Hadizah Mardinata; Jalaluddin Jalaluddin
Jurnal Teknologi Kimia Unimal Vol 8, No 1 (2019): Jurnal Teknologi Kimia Unimal - Mei 2019
Publisher : LPPM Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/jtku.v8i1.2222

Abstract

Dalam penelitian ini limbah ampas tebu dimanfaatkan sebagai bahan bakar dengan cara mengubahnya menjadi briket bioarang. Bioarang yang sebenarnya termasuk bahan lunak yang dengan proses  tertentu diolah  menjadi  bahan  arang  keras.  Kualitas dari bioarang ini tidak kalah dengan batubara atau bahan bakar jenis arang  lainnya. Briket berguna sebagai bahan bakar alternatif dalam industri. Manfaat yang diharapkan dari penelitian ini adalah dapat memberikan informasi bahwa arang ampas tebu dapat digunakan sebagai alternatif bahan bakar, sehingga dapat diaplikasikan untuk mengurangi bahan bakar fosil. Adapun tujuan penelitian ini untuk mengkaji kondisi operasi pada suhu dan waktu pembakaran diproses karbonisasi, menganalisa kadar air, kadar abu dan nilai kalor menggunakan metode RSM (Response Surface Methodology). Berdasarkan hasil penelitian diperoleh Briket ampas tebu dengan kadar air terendah 0,23%, kadar abu terendah 0,23%, dan nilai kalor terbaik adalah 1.906 J/g. Dari hasil metode Response Surface Methodology di dapatkan hasil optimasi Briket terbaik yaitu 314,64oC dan berat arang 11,12 gram dengan kadar air 0,61%, kadar abu 0,34%
PENGARUH TEMPERATUR DAN WAKTU PEMASAKAN TERHADAP PEROLEHAN MINYAK KEMIRI DENGAN MENGGUNAKAN CARA BASAH Sulhatun Sulhatun; Mutiawati Mutiawati; Eddy Kurniawan
Jurnal Teknologi Kimia Unimal Vol 9, No 2 (2020): Jurnal Teknologi Kimia Unimal - Nopember 2020
Publisher : LPPM Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/jtku.v9i2.4400

Abstract

Kemiri merupakan buah paling banyak manfaat bagi kesehatan manusia. Selain daging buahnya yang dapat dikonsumsi, Kemiri (Aleurites moluccana), adalah tumbuhan yang bijinya dimanfaatkan sebagai sumber minyak dan rempah-rempah Buah kemiri juga diyakini berkhasiat mengobati buang air besar yang berdarah, diare, disentri, sakit perut, sembelit, demam, sariawan, dan sakit gigi. Kemiri mengandung zat gizi dan nongizi. Zat nongizi dalam kemiri misalnya saponin, falvonoida, dan polifenol.Pada penelitian ini dilakukan proses pemasakan, dimana dilakukan analisa persen rendemen, dan analisa berat jenis dari hasil  minyak kimiri. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui pengaruh variasi waktu pemasakan biji kemiri terhadap rendemen minyak yang dihasilkan. Penelitian ini dilakukan dengan cara pada suhu 65℃,70℃ dan 75℃. Dimana berat kemiri 1 kg, serta divariasikan waktu 85 menit, 115 menit, dan 145 menit. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rendemen minyak kemiri terbesar adalah 47% pada waktu 145 menit dan suhu 75℃. dan densitas yang tinggi yaitu 0,87 gr/ml pada suhu 75℃ dan waktu selama 145 menit.
PEMANFAATAN LIMBAH KALENG MINUMAN ALUMINIUM SEBAGAI PENGHASIL GAS HIDROGEN MENGGUNAKAN KATALIS NATRIUM HIDROKSIDA (NaOH) Sri Wahyuni; Lukman Hakim; Fikri Hasfita
Jurnal Teknologi Kimia Unimal Vol 5, No 1 (2016): Jurnal Teknologi Kimia Unimal - Mei 2016
Publisher : LPPM Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/jtku.v5i1.82

Abstract

Gas hidrogen tidak dapat ditambang melainkan diproduksi, salah satunya produksi hidrogen dari limbah kaleng minuman aluminium direaksikan dengan air dan penambahan natrium hidroksida (NaOH) sebagai katalis. Reaksi tersebut menghasilkan gas hidrogen dan NaAl(OH)4. Dalam konteks ini, hidrogen dapat dikonversikan menjadi energi terbarukan, dimana energi tersebut ramah lingkungan dan emisi yang dihasilkan berupa uap air.Tujuan penelitian ini adalah mengembangkan teknik daur ulang limbah kaleng minuman aluminium seperti Pocari Sweat untuk menghasilkan gas hidrogen sebagai energi yang ramah lingkungan dan dapat diperbaharui. Penelitian ini dilakukan dengan mereaksikan aluminium dan air dengan katalis NaOH selama 43 menit pada suhu 300C. Dimana berat aluminium divariasikan (0.5 gr, 1 gr, 1.5 gr dan 2 gr), serta konsentrasi NaOH yang divariasikan (2N, 3N, 4N, 5N dan 6N). Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa volume hidrogen terbesar pada berat aluminium 2 gram dengan konsentrasi NaOH 6N yaitu 1,081 liter. Untuk konversi aluminium tertinggi pada berat aluminium 0,5 gram dengan konsentrasi NaOH 6N yaitu 68,950 %, sedangkan yield hidrogen tertinggi pada berat aluminium yaitu 2 gram dengan konsentrasi NaOH 6N yaitu 3,539 %.
Pengaruh Waktu Ekstraksi Daun Jeruk Nipis (Citrus aurantifolia) Menggunakan Pelarut n-Heksana terhadap Rendemen Minyak Nasrun Ibrahim; Jalaluddin Jalaluddin; Nurul Rahmah
Jurnal Teknologi Kimia Unimal Vol 7, No 2 (2018): Jurnal Teknologi Kimia Unimal - Nopember 2018
Publisher : LPPM Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/jtku.v7i2.1251

Abstract

Indonesia has natural resources that are rich in essential oils. One potential natural resource is lime which can be used as flavor in food. The extraction of lime leaf essential oil using volatile solvent extraction method. The aim of the study was to determine the effect of extraction time on yield, refractive index, and density of essential oils produced. Extraction of lime leaf oil with n-hexane solvent using soxhlet extractors. The old lime leaves that have been cleaned, cut into small pieces and wrapped in filter paper and put in soxhlet. 200 ml n-hexane solvent is inserted in an extractor round bottom flask equipped with coolant. Extraction is carried out at a certain temperature and time depending on the type of solvent used, until the solvent color is returned as before. Then the filtrate was distilled to be purified, so that lime leaf oil was obtained separately from the solvent. Essential oils are then tested for yield, refractive index, and density contained in essential oils. The results of the study were extraction of lime leaves with n-hexane solvent, the highest yield obtained at a sample weightof 200 grams with an extraction time of 180 minutes which was 3.11%. The highest oil refractive index was also obtained at a sample weight of 200 grams with an extraction time of 180 minutes which was 1.47, while the density of essential oil from lime leaves was 0.79gr/ml.Keywords: essential oil, lime leaf, extraction, n-heksana
Pembuatan Biofoam Dari Ampas Tebu Dan Tepung Maizena Syamsul Bahri; Fitriani Fitriani; Jalaluddin Jalaluddin
Jurnal Teknologi Kimia Unimal Vol 10, No 1 (2021): Jurnal Teknologi Kimia Unimal - Mei 2021
Publisher : LPPM Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/jtku.v10i1.4173

Abstract

Penggunaan stryrofoam sebagai kemasan makanan secara terus-menerus berdampak buruk bagi kesehatan manusia dan lingkungan, untuk mengatasi dampak tersebut diperlukan kemasan makanan yang dapat didaur ulang dan ramah lingkungan sebagai pengganti stryrofoam. Biofoam merupakan kemasan alternatif pengganti styrofoam yang terbuat dari bahan baku alami, yaitu pati dengan tambahan serat untuk memperkuat strukturnya. Ampas tebu dan tepung maizena merupakan sebagai bahan dasar dalam pembuatan biodegradable foam dan Penambahan magnesium strearat  bertujuan untuk meningkatkan kuat tarik dan daya serap air, penetelitian ini bertujauan untuk pengaruh konsentrasi NaOH terbaik dan untuk mengatahui tingkat biodegrabeliti yang terlalu tinggi,  dengan variasi  konsentrasi ampas tebu 50 gr, 55 gr dan 60gr dengan konsentrasi NaOH (0 %, 2,5%, 5% dan 7,5%). Pada penelitian ini diperoleh hasil karakteristik terbaik untuk uji ketahanan kua tarik pada variasi 0% dengan ampas tebu 50 gr didapatkan dengan nilai 0,60 kgf/mm2), sedangkan uji kadar air didapatkan nilai terbaik pada konsentarasi 0% dengan amaps tebu 50 gr didapatkan dengan nilai 4,4 %
PENGARUH FRAKSI VOLUME TERHADAP KEKUATAN BENDING PADA KOMPOSIT BERPENGUAT SERAT DAUN SISAL MENGGUNAKAN RESIN BQTN 157-EX Zulmiardi Zulmiardi; Abubakar Abubakar; Meriatna Meriatna; Yudistira Yudistira
Jurnal Teknologi Kimia Unimal Vol 11, No 1 (2022): Jurnal Teknologi Kimia Unimal - Mei 2022
Publisher : LPPM Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/jtku.v11i1.7249

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk membuat prototipe komposit plastik berpenguat serat daun sisal, dengan variasi fraksi volume (Vf) 5%, 10%, 15% dengan perlakuan alkali sebesar 5% . Komposisi serat disusun didalam cetakan dengan arah memanjang (00) dengan orientasi laminat acak, menggunakan metode Vacuum Assisted Resin Infusion (VARI). Dari penggunaan metode ini dapat mengeluarkan udara yang terperangkap masuk pada spesimen komposit maka diharapkan nilai dari kekuatan uji bending menjadi lebih besar. Hasil dari proses pengujian bending diharapkan nilai kekuatan uji bending terbesar dengan fraksi volume 15% dengan nilai rata-rata yaitu 153,76 Newton, untuk pengujian bending terendah pada fraksi volume 5% dengan nilai rata-rata 78,45 Newton.. Bisa disimpulkan, untuk komposit berpenguat serat dari daun sisal menggunakanResin BQTN 157-EX mempunyai kemampuan yang cukup besar kalau diaplikasikan sebagai material struktural.
Pembuatan Pulp dari Batang Pisang Syamsul Bahri
Jurnal Teknologi Kimia Unimal Vol 4, No 2 (2015): Jurnal Teknologi Kimia Unimal - Nopember 2015
Publisher : LPPM Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/jtku.v4i2.72

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk menguji perolehan  pulp dari batang pisang   melalui proses soda. Bahan baku pulp terdiri atas selulosa, hemiselulosa, lignin dan ekstraktif. Pulp dapat dibuat dengan cara kimia, yaitu memasak bahan baku dengan menggunakan bahan kimia yang sesuai di dalam Reaktor. Batang pisang  yang berukuran 1 cm sebanyak 10 gram dimasak dengan menvariasikan konsentrasi NaOH dan waktu pemasakan. Konsentrasi NaOH yang digunakan 0,5;  1; 1,5; 2 dan 2,5 %  dengan waktu pemasakan 30; 60; 90; 120 dan 150 menit. Kondisi terbaik dari hasil penelitian diperoleh pulp 61.43 %, kandungan selulosa 83.3 %, dan kandungan lignin 2.97 % pada waktu pemasakan 120 menit dan konsentrasi NaOH 2 %.
Simulasi Aliran Kolom Absorpsi untuk Proses Penyerapan CO2 dengan Absorben Air menggunakan Computational Fluid Dynamics (CFD) Novi Sylvia; Anisa Anisa; Lukman Hakim
Jurnal Teknologi Kimia Unimal Vol 7, No 1 (2018): Jurnal Teknologi Kimia Unimal - Mei 2018
Publisher : LPPM Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/jtku.v7i1.1167

Abstract

To increasing the heating value of biogas and natural gas on  industry needed a way to separate the carbon dioxide (CO2) use technology absorption. Many methods have been used to absorb the CO2 that has been researched, but most still use the absorption process in batch system. Therefore, this research will be conducted on the process of absorption of carbon dioxide (CO2) and water (H2O) will be simulated using Computational Fluid Dynamic (CFD). This research aims to test the performance of column absorption absorption on the process of carbon dioxide (CO2) and uses Autodesk Inventor  2016 and Fluent 16.0 to model the absorption and the pressure drop on the absorption column. This research was conducted with varying influence of the flow rate of water and carbon dioxide by comparison 2:1, i.e. CO2 117.75; 141.3 ;188.4 liters/min  and  H2O 235.5; 282.6 and 376.8 liters/minute.The results obtained show that the Percent of the maximum absorption i.e. 45.89% of flow rate of CO2 occurs at 117.75 liters/minute and H2O at 235.5 litres/minute, while the percent the minimum absorption i.e. 28.32% occurred at a flow rate of CO2 188.4 liters/minute and H2O 376.8 liters/minute. The highest pressure drop occurs at 188.4 liters/minute flow rate of CO2 and H2O 376.8 liters/minute, with a value of ∆P 0.66 atm, while the lowest pressure drop occurs at 177.75 liters/minute of CO2 and H2O at 235.5 litres/minute with the value of ∆P 0.17 atm.Key words:    absorption, water, Computational Fluid Dynamic, carbon dioxide, pressure drop
Produksi Minyak Alpukat dari Daging Buah Alpukat Gayo Dengan Metode Ekstraksi Menggunakan Pelarut N-Heksan Untuk Aplikasi dalam Sabun Mandi Herbal Zainuddin Ginting; Lukman Nurhakim; Lukman Hakim
Jurnal Teknologi Kimia Unimal Vol 9, No 1 (2020): Jurnal Teknologi Kimia Unimal - Mei 2020
Publisher : LPPM Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/jtku.v9i1.3072

Abstract

Ekstraksi adalah suatu proses pemisahan suatu zat berdasarkan perbedaan kelarutannya terhadap dua cairan tidak saling larut yang berbeda. Adapun metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode ekstraksi soklet dengan pelarut n-heksana. Dengan metode ekstraksi kehilangan minyak dalam proses lebih sedikit, sehingga minyak yang dihasilkan lebih banyak. Penelitian ini bertujuan yaitu untuk mengetahui pengaruh waktu dan suhu ekstraksi pada proses pengambilan minyak alpukat yang menghasilkan karakteristik minyak alpukat yang baik dan komposisi asam lemak minyak alpukat serta pengaplikasian minyak dalam pembuatan sabun mandi herbal. Proses ekstraksi dilakukan pada variasi suhu 75 , 80 , dan 85  dengan variasi waktu 120 menit, 180 menit, dan 240 menit. Minyak alpukat yang dihasilkan dalam penelitian ini memiliki karakteristik warna minyak hijau kehitaman, dengan yield sebesar 46,72%, berat jenis 0,91 gr/ml, asam lemak bebas 1,64%, dan bilangan penyabunan 172,5 mgKOH/minyak. Hasil analisa dengan menggunakan Gas Chromatoghraphy-Mass Spectrocopy (GC-MS) diketahui bahwa jumlah komponen asam lemak penyusun trigliserida minyak alpukat pada penelitian ini yaitu asam oleat (31,43%), asam palmitat (25,79%), dan asam linoleat (8,39%). Sehingga minyak alpukat termasuk dalam golongan olein-palmito-linolein. Hasil analisa aplikasi minyak alpukat dalam pembuatan sabun mandi herbal memiliki karakteristik kadar air sebesar 14,4%, asam lemak bebas 2,03%, alkali bebas 0%, dan nilai pH sebesar 9,46.Kata kunci: Minyak Alpukat, Ekstraksi, N-Heksan, Sabun Mandi Herbal.
HIDROLISA TEPUNG SAGU MENJADI MALTODEKTRIN MENGGUNAKAN ASAM KLORIDA Meriatna, Meriatna
Jurnal Teknologi Kimia Unimal Vol. 1 No. 2 (2013): Jurnal Teknologi Kimia Unimal - Nopember 2013
Publisher : Chemical Engineering Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk membuat maltodekstrin dari sagu dan mengkaji pengaruh waktu hidrolisa terhadap maltodekstrin serta mengamati perubahan fisika dan kimia dari maltodekstrin yang dihasilkan. Sagu adalah butiran atau tepung atau pati yang diperoleh dari batang sagu atau rumbia, yang dapat digunakan sebagai bahan baku pembuatan maltodekstrin. Maltodekstrin merupakan produk hidrolisa parsial pati sagu dengan menggunakan asam klorida. Proses pembuatan maltodekstrin dilakukan melalui tahap pembentukan dekstrin. Produk yang dihasilkan dianalisa kadar Dekstrosa Ekuivalent (DE), yield dan kadar air. Dari hasil penelitian dan setelah analisa yang dilakukan diketahui kondisi terbaik diperoleh pada suhu 80oC, HCl 9% dan waktu hidrolisa 130 menit yaitu dengan perolehan nilai DE 5,24%, yield 90,84%, dan kadar air 4,8%,. Semakin lama proses hidrolisa, maka nilai DE yang dihasilkan semakin banyak karena pati akan semakin lama terkonversi, perolehan yield yang tinggi dikarenakan semakin lama proses hidrolisa karena pati yang terbentuk semakin banyak sehingga dekstrin yang dihasilkan semakin tinggi.

Page 11 of 21 | Total Record : 210


Filter by Year

2012 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 14 No. 2 (2025): Jurnal Teknologi Kimia Unimal - November 2025 Vol. 14 No. 1 (2025): Jurnal Teknologi Kimia Unimal - May 2025 Vol. 13 No. 2 (2024): Jurnal Teknologi Kimia Unimal - Nopember 2024 Vol. 13 No. 1 (2024): Jurnal Teknologi Kimia Unimal - Mei 2024 Vol. 12 No. 2 (2023): Jurnal Teknologi Kimia Unimal - Nopember 2023 Vol 12, No 1 (2023): Jurnal Teknologi Kimia Unimal - Mei 2023 Vol 11, No 2 (2022): Jurnal Teknologi Kimia Unimal - Nopember 2022 Vol 11, No 1 (2022): Jurnal Teknologi Kimia Unimal - Mei 2022 Vol 10, No 2 (2021): Jurnal Teknologi Kimia Unimal - Nopember 2021 Vol 10, No 1 (2021): Jurnal Teknologi Kimia Unimal - Mei 2021 Vol 9, No 2 (2020): Jurnal Teknologi Kimia Unimal - Nopember 2020 Vol 9, No 1 (2020): Jurnal Teknologi Kimia Unimal - Mei 2020 Vol 8, No 2 (2019): Jurnal Teknologi Kimia Unimal - Nopember 2019 Vol 8, No 1 (2019): Jurnal Teknologi Kimia Unimal - Mei 2019 Vol 7, No 2 (2018): Jurnal Teknologi Kimia Unimal - Nopember 2018 Vol 7, No 1 (2018): Jurnal Teknologi Kimia Unimal - Mei 2018 Vol 3, No 2 (2014): Jurnal Teknologi Kimia Unimal - Nopember 2014 Vol 6, No 2 (2017): Journal Teknologi Kimia Unimal - Nopember 2017 Vol 6, No 1 (2017): Jurnal Teknologi Kimia Unimal - Mei 2017 Vol 5, No 2 (2016): Jurnal Teknologi Kimia Unimal - Nopember 2016 Vol 5, No 1 (2016): Jurnal Teknologi Kimia Unimal - Mei 2016 Vol 4, No 2 (2015): Jurnal Teknologi Kimia Unimal - Nopember 2015 Vol 4, No 1 (2015): Jurnal Teknologi Kimia Unimal - Mei 2015 Vol 2, No 2 (2013): Jurnal Teknologi Kimia Unimal - Nopember 2013 Vol. 1 No. 2 (2013): Jurnal Teknologi Kimia Unimal - Nopember 2013 Vol. 1 No. 1 (2012): Jurnal Teknologi Kimia Unimal - Mei 2012 More Issue