cover
Contact Name
Muhammad Isnaini
Contact Email
isnain2.0407@gmail.com
Phone
+6281263704236
Journal Mail Official
editor.jtptik@gmail.com
Editorial Address
Gedung Pascasarjana Unversitas Negeri Medan Jl. Willem Iskandar Psr V Medan Estate 20221
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
JURNAL TEKNOLOGI INFORMASI & KOMUNIKASI DALAM PENDIDIKAN
ISSN : 23554983     EISSN : 24077488     DOI : https://doi.org/10.24114/jtikp
Core Subject : Science, Education,
Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam Pendidikan adalah jurnal yang dikelola oleh Program Studi Teknologi Pendidikan Pascasarjana Universitas Negeri Medan Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam Pendidikan merupakan jurnal ilmiah yang memuat dan menyebarluaskan hasil-hasil penelitian, kajian ilmiah dan pengembangan teknologi informasi dan komunikasi yang memberi kontribusi pada pengembangan IPTEKS dalam memudahkan orang lain untuk belajar guna meningkatkan pemahaman, pengembangan teori dan konsep keilmuan, serta aplikasinya terhadap pendidikan dan pembelajaran secara menyeluruh. Topik dari Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam Pendidikan ini mencakup pengembangan media pembelajaran berupa multimedia interaktif maupun elearning.
Articles 234 Documents
PENGEMBANGAN MEDIA INTERAKTIF BERBASIS STRATEGI PBL PADA MATA PELAJARAN PATTERN MAKING (MEMBUAT POLA) KELAS X BUSANA SMKN 8 MEDAN Rahimah .; R Mursid
JURNAL TEKNOLOGI INFORMASI & KOMUNIKASI DALAM PENDIDIKAN Vol 3, No 1 (2016): Juni - Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam Pendidikan
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (674.086 KB) | DOI: 10.24114/jtikp.v3i1.5007

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengembangan media interaktif berbasis strategi PBLpadamata pelajaran Pattern Making;(2) mengetahui keefektifan media pembelajaran interaktif yang dikembangkan pada mata pelajaran Pattern Making dibandingkan dengan media grafis. Hasil penelitian dan pengembangan menunjukkan bahwa: (1) Produk Media interaktif pattern making dikemas dalam bentuk CD, (2)  validasi para ahli secara umum menyatakan kualitas produk media iteraktifini termasuk dalam kriteria 84,78 % dari rentang  skor 1- 5 ,pengujian hipotesis produk media interaktif ini dinyatakan efektif digunakan untuk pembelajaran pattern making di mana terdapat perbedaan  yang signifikan  antara hasil belajar siswa kelas kontrol dan kelas eksperimen. Hasil pengolahan data dengan menggunakan uji t satu pihak diperoleh harga t hitung seharga 2,85 lebih besar dari t tabel seharga 2,00 maka dapat dinyatakan bahwa pengembangan media interaktif  pembelajaran  pattern making telah teruji efektif. Kata Kunci: pengembangan media interaktif, strategi PBL, pattern making Abstract: This study aimed to: (1) develop a strategy based interactive media PBLpadamata Pattern Making lessons; (2) determine the effectiveness of interactive learning media developed on the subjects of Pattern Making compared to graphic media. Research and development results show that: (1) Product pattern making interactive media packaged in a CD, (2) validation experts generally stated quality media products iteraktifini included in the criteria for 84.78% of the range of scores 1 to 5, hypothesis testing products was declared effective interactive media is used for making the learning pattern where there are significant differences between the results of student learning and classroom control classroom experiment. The results of data processing using the t test of the price obtained for 2.85 t is greater than t table for  2.00 it can be stated that the development of interactive media learning pattern making has proven effective. Keywords: development of interactive media, PBL strategy, pattern making
PENGEMBANGAN VIDEO PEMBELAJARAN TEKNIK DASAR BERMAIN SEPAKBOLA MENGGUNAKAN KUN PADA SISWA SEKOLAH SEPAK BOLA (SSB) PORTIS SAENTIS Hanafi Hasibuan
JURNAL TEKNOLOGI INFORMASI & KOMUNIKASI DALAM PENDIDIKAN Vol 4, No 2 (2017): Desember - Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam Pendidikan
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (547.778 KB) | DOI: 10.24114/jtikp.v4i2.8760

Abstract

Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah untuk mengembangkan media pembelajaran teknik dasar bermain sepakbola menggunaan kun, agar layak digunakan di sekolah serta mengetahui efektifitas hasil latihan siswa dengan menggunakan media pembelajaran teknik dasar bermain sepakbola menggunaan kun. Metode penelitian ini adalah metode penelitian dan pengembangan. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan yang bertujuan menghasilkan produk berupa video pembelajaran menggiring dan mengumpan bola pada teknik dasar sepakbola dengan menggunakan kun. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) siswa setelah mengikuti proses pembelajaran menggunakan produk pengembangan media pembelajaran dalam bentuk video pembelajaran teknik dasar menggiring dan mengumpan pada permainan sepakbola meningkat dibandingkan sebelum mengikuti pembelajaran menggunakan media pembelajaran dalam bentuk video pembelajaran teknik dasar menggiring dan mengumpan pada permainan sepakbola. (2)Video pembelajaran teknik dasar menggiring dan mengumpan pada permainan sepakbola melalui pembelajaran menggunaan kun layak digunakan pada siswa SSB PORTIS Saentis. Hasil latihan siswa melalui penggunaan video pembelajaran lebih efektif dibandingkan dengan hasil latihan siswa sebelum menggunakan video pembelajaran pada siswa SSB PORTIS Saentis.. Kata Kunci: video pembelajaran, kun, teknik dasar permainan sepak bola Abstract: The purpose of this research is to develop learning media of basic technique of playing football using kun, to be feasible to be used in school and to know the effectiveness of student training result by using learning media of basic technique of playing football using kun. This research method is research and development method. This research is a development research that aims to produce a product in the form of learning videos leads and mengumpan ball on football basic techniques using kun. The results showed that: (1) the students after following the learning process using learning media development product in the form of learning video basic technique leads and feeds on the game of football increased than before following the learning using learning media in the form of learning video basic technique lead and feed on the game of football . (2) Basic instructional video learning videos leads and feeds on the game of soccer through learning to use the proper use of kun on SSTER PORTIS Saentis students. The results of the student exercises through the use of learning videos are more effective than the results of student exercises before using video learning on SSB students PORTIS Saentis. Keywords: learning video, kun, basic soccer game techniques
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS COOPERATIVE LEARNING UNTUK MATA PELAJARAN ILMU PENGETAHUAN ALAM (IPA) Novi Larasati; Julaga Situmorang; Hamonangan Tambunan
JURNAL TEKNOLOGI INFORMASI & KOMUNIKASI DALAM PENDIDIKAN Vol 6, No 1 (2019): Juni - Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam Pendidikan
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (385.337 KB) | DOI: 10.24114/jtikp.v6i1.16948

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk: (1) menghasilkan media pembelajaran interaktif yang layak digunakan, mudah dipelajari dan dapat dipakai untuk pembelajaran individual, (2) untuk mengetahui keefektifan media pembelajaran interaktif yang dikembangkan untuk pembelajaran IPA pada siswa sekolah dasar. Jenis penelitian ini adalah penelitian pengembangan yang menggunakan model pengembangan produk Borg dan Gall yang dipadu dengan model pengembangan pembelajaran Dick dan Carey. Model pengembangan produk pembelajaran ini merupakan model yang disusun secara terprogram dengan urutan yang sistematis dan memenuhi karakteristik siswa usia SD dalam belajar. Hasil penelitian menunjukkan: (1) uji ahli materi IPA berada pada kualifikasi sangat sesuai (95,08 %), (2) uji ahli desain pembelajaran berada pada kualifikasi sangat sesuai (93,96 %), (3) uji ahli rekayasa perangkat lunak dan desain grafis  berada pada kualifikasi sangat sesuai (86,70 %), uji coba perorangan berada pada kualifikasi sangat sesuai (91,43 %), uji coba kelompok kecil berada pada kualifikasi sangat sesuai (93,63 %), uji coba lapangan berada pada kualifikasi sangat sesuai (97.96%). Dengan demikian, pengujian hipotesis membuktikan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara hasil belajar siswa yang dibelajarkan dengan menggunakan media pembelajaran interaktif dan hasil belajar siswa yang dibelajarkan dengan menggunakan media pembelajaran poster. Kata Kunci: Pengembangan Media Pembelajaran, Cooperative Learning, Mata Pelajaran IPA Abstract: This study aims to: (1) produce interactive learning media that are feasible to use, easy to learn and can be used for individual learning, (2) to determine the effectiveness of interactive learning media developed for science learning in elementary school students. This type of research is development research that uses the Borg and Gall product development model combined with the learning development model of Dick and Carey. This learning product development model is a model that is arranged in a programmed order in a systematic order and meets the characteristics of elementary school age students in learning. The results showed: (1) the IPA material expert test was very suitable (95.08%), (2) the learning design expert test was very appropriate (93.96%), (3) the software engineering expert test and graphic design are very suitable qualifications (86.70%), individual trials are very suitable qualifications (91.43%), small group trials are very suitable qualifications (93.63%), field trials are the qualifications are very appropriate (97.96%). Thus, hypothesis testing proves that there are significant differences between student learning outcomes that are learned using interactive learning media and student learning outcomes that are learned using poster learning media. Keywords: Development of Learning Media, Cooperative Learning, Science Subjects
PENGGUNAAN MEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF DAN KOMUNIKASI INTERPERSONAL TERHADAP HASIL BELAJAR KIMIA Hendra .; Sahat Siagian
JURNAL TEKNOLOGI INFORMASI & KOMUNIKASI DALAM PENDIDIKAN Vol 1, No 1 (2014): Juni - Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam Pendidikan
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (372.897 KB) | DOI: 10.24114/jtikp.v1i1.1872

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui mengetahui perbedaan hasil belajar kimia antara siswa yang dibelajarkan dengan menggunakan media pembelajaran interaktif online dan media pembelajaran interaktif offline, perbedaan hasil belajar siswa yang memiliki komunikasi interpersonal terbuka dan komunikasi interpersonal tertutup, interaksi antara penggunaan media pembelajaran interaktif dan komunikasi interpersonal dalam mempengaruhi hasil belajar kimia siswa. Penelitian ini merupakan penelitian kuasi eksperimen. Menyajikan dan mendeskripsikan data digunakan statistik deskriptif, menguji hipotesis digunakan statistik inferensial dengan ANAVA dua jalur yang sebelumnya dilakukan uji persyaratan normalitas dan uji homogenitas varians. Hasil penelitian diperoleh bahwa hasil belajar kimia siswa yang dibelajarkan dengan menggunakan media pembelajaran interaktif online lebih tinggi dibandingkan dengan hasil belajar kimia siswa yang dibelajarkan dengan menggunakan media pembelajaran interaktif offline, hasil belajar kimia siswa yang memiliki komunikasi interpersonal terbuka lebih tinggi dibandingkan dengan siswa yang memiliki komunikasi interpersonal tertutup, dan terdapat interaksi antara penggunaan media pembelajaran interaktif dengan komunikasi interpersonal dalam mempengaruhi hasil belajar kimia.   Kata Kunci: multimedia interaktif model tutorial, multimedia interaktif model linier, kecerdasan visual-spasial, kecerdasan kinestetik
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF BERBASIS BUDAYA PADA MATA PELAJARAN MATEMATIKA Armiadi .; Mukhtar .; R Mursid
JURNAL TEKNOLOGI INFORMASI & KOMUNIKASI DALAM PENDIDIKAN Vol 8, No 1 (2021): Juni - Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam Pendidikan
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (184.338 KB) | DOI: 10.24114/jtikp.v8i1.26778

Abstract

Abstrak: Tujuan penelitian dan pengembangan ini adalah (1) menghasilkan media pembelajaran intaraktif berbasis budaya pada mata pelajaran matematika yang layak digunakan. (2) mengetahui efektifitas media pembelajaran intaraktif berbasis budaya pada mata pelajaran matematika.  Metode pengembangan dalam penelitian ini menggunakan model pengembangan dari Thiagarajan yang lebih dikenal dengan nama model 4D, yaitu : Define, Design, Develop, Dissemnate. Hasil penelitian menunjukkan, (1) validasi ahli materi (86%) dengan kategori sangat baik, (2) validasi ahli desain instruksional (85%) dengan kategori sangat baik, (3) validasi ahli media pembelajaran (89%). (4) ujicoba perorangan berada pada kualifikasi sangat baik (89%), (5) ujicoba kelompok kecil berada pada kualifikasi sangat baik (86,3%), (6) ujicoba lapangan berada pada kualifikasi sangat baik (81%). Sehingga dapat disimpulkan bahwa produk pengembangan penelitian media pembelajaran interaktif berbasis budaya pada mata pelajaran matematika layak digunakan. Pada tahap penyebaran di empat sekolah berbeda menunjukkan adanya kenaikan rata-rata dari nilai pretes dan posttest yaitu dari 63,65 menjadi 86,9. Serta persentase rata-rata hasil penilaian terhadap produk multimedia interaktif berbasis budaya memburoleh nilai 83,56% dengan kriteria sangat baik. Sehingga dapat disimpulkan bahwa produk pengembangan penelitian media pembelajaran interaktif berbasis budaya pada mata pelajaran matematika sangat efektif. Kata Kunci: Media interaktif berbasis budaya pada mata pelajaran Matematika  Abstract: research and development purposes are  (1) generating media-based learning interactive culture in mathematics proper use. (2) determine the effectiveness of media-based culture interactive learning in mathematics. Method development in this research using a model of the development of Thiagarajan, better known by the name of the 4D model, namely: Define, Design, Develop, Dissemnate. The results showed, (1) validation of subject matter experts (86%) with a very good category, (2) validation expert instructional design (85%) with a very good category, (3) validation of learning media expert (89%). (4) The individual trials are in excellent qualifications (89%), (5) testing small groups that are in excellent qualifications (86.3%), (6) field trials are in excellent qualifications (81%). It concluded that the product development research culture media based interactive learning in mathematics worth using. In the deployment phase at four different schools showed an increase in the average of the value pretest and posttest ie from 63.65 to 86.9. As well as the average percentage of an assessment of culture-based interactive multimedia products memburoleh value of 83.56% with the criteria very well. It concluded that the product development research culture media based interactive learning in mathematics is very effective. Keywords: interactive media based culture intaraktif learning in mathematics
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF PELAJARAN BAHASA INGGRIS PADA SISWA KELAS V SEKOLAH DASAR . Asrul
JURNAL TEKNOLOGI INFORMASI & KOMUNIKASI DALAM PENDIDIKAN Vol 2, No 2 (2015): Desember - Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam Pendidikan
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (478.04 KB) | DOI: 10.24114/jtikp.v2i2.3303

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk: (1) menghasilkan media pembelajaran interaktif yanglayak digunakan, mudah dipelajari dan dapat dipakai untuk pembelajaran individual (2)mengetahui efektifitas media pembelajaran interaktif Power Point 2010 yang dihasilkan, dalammeningkatkan hasil belajar pembelajaran Bahasa Inggris. Metode penelitian yang digunakanadalah Research and Development. Pengembangan bahan ajar dilakukan dengan dilakukandengan menggunakan model Dick and Carey. Data-data yang dikumpulkan dianalisis denganteknik analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan; (1) uji ahli materi pelajaranBahasa Inggris termasuk dalam kategori sangat layak (82.42%), (2) uji ahli desain pembelajarandalam penilaian dengan kategori sangat layak (82.93%), (3) uji ahli rekayasa perangkat lunakberada pada kategori sangat layak (83.99%), (4) uji coba perorangan berada pada kualifikasisangat layak (86.67%), uji coba kelompok kecil berada pada kualifikasi sangat layak (94.88%), ujicoba lapangan berada pada kualifikasi sangat layak (94.07%). Hasil pengujian hipotesismembuktikan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara hasil belajar siswa yangdibelajarkan dengan menggunakan media interaktif dengan hasil belajar siswa yang dibelajarkandengan tanpa menggunakan media interaktif. Hal ini ditunjukkan dengan hasil pengolahan datadimana diperoleh thitung = 4.86 > ttabel = 2.06. Disimpulkan bahwa hasil belajar kelompok siswayang dibelajarkan dengan menggunakan media pembelajaran interaktif adalah sebesar 82.20%dan lebih tinggi dari kelompok siswa yang dibelajarkan dengan tanpa menggunakan mediapembelajaran interaktif, yaitu sebesar 69.20%.Kata Kunci: pengembangan media pembelajaran interaktif, bahasa inggris
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF BERBASIS CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING BIDANG STUDI PKn Muhammad Yulfiakar Akmal; R Mursid; Abdul Munir
JURNAL TEKNOLOGI INFORMASI & KOMUNIKASI DALAM PENDIDIKAN Vol 5, No 2 (2018): Desember - Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam Pendidikan
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (248.185 KB) | DOI: 10.24114/jtikp.v5i2.12600

Abstract

Abstrak: Studi ini bertujuan untuk: (1) membantu siswa dalam belajar dengan menggunakan media pembelajaran interaktif berbasis CTL (2) mengetahui media pembelajaran interaktif berbasis CTL layak digunakan pada mata pelajaran PKn. Jenis penelitian ini adalah penelitian pengembangan yang menggunakan model pengembangan produk Borg dan Gall yang dipadu dengan model pengembangan pembelajaran Dick dan Carey. Model pengembangan produk pembelajaran ini merupakan model yang disusun secara terprogram dengan urutan yang sistematis dan memenuhi karakteristik siswa dalam belajar. Model ini meliputi enam tahapan, yakni: studi literatur, perencanaan atau desain pengembangan, pengembangan produk, validasi ahli, uji coba, revisi, produk akhir.Subyek uji coba terdiri dari dua ahli materi mata pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan, dua ahli desain pembelajaran, dua ahli rekayasa perangkat lunak dan desain grafis, tiga siswa untuk uji perorangan, sembilan siswa untuk uji kelompok kecil, dan tiga puluh empat siswa untuk uji lapangan. Data tentang kualitas produk pengembangan ini dikumpulkan dengan angket. Data-data yang dikumpulkan dianalisis dengan teknik analisis deskriptif kualitatif. Hasil pengembangan media interaktif menunjukan validasi ahli menunujukkan bahwa keseluruhan rata-rata dikategorikan “Sangat Baik” dan uji kelayakan menunujukkan bahwa keseluruhan rata-rata dikategorikan “Sangat Baik”. Hasil pengujian hipotesis membuktikan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara hasil belajar siswa yang dibelajarkan dengan menggunakan media pembelajaran interaktif Macromedia Flash dengan hasil belajar siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional.  Kata Kunci: Media Contextual Teaching and Learning, Hasil Belajar Abstract: This study aims to: (1) help students learn by using Interactive Learning Media Based CTL. (2) know that Interactive Learning Media Based CTL feasible to use on civics lesson. This type of research is the development of research that uses models Borg and Gall product development combined with learning development model of Dick and Carey. This learning product development model is a model that is prepared in a programmed sequence of systematic and meet the characteristics of the students in learning. This model includes six stages, namely: literature studies, planning or design development, product development, validation expert, testing, revision, the final product. The subject of the trial consists of two subject matter experts Subjects Engineering Energy Conversion, two expert instructional design, two expert software engineering and graphic design, three students for the test individuals, nine students for small group test, and fifty-eight students for field testing. Data about the quality of the products of this development are collected by questionnaire. The data collected were analyzed using qualitative descriptive analysis techniques. The results of development of Interactive Learning Media by Experts’ validation indicate that the overall average categorized "Very Good" And the Feasibility test indicate that the overall average categorized "Very Good". Hypothesis testing results show that there are significant differences between the students learning outcome that to be learned by using Macromedia Flash Interactive Learning Media and Students learn outcome to be learned by conventional learning.  Keywords: Media, Contextual Teaching and Learning, Learning Outcomes
PENERAPAN METODE SAINTIFIK MELALUI INOVASI KONDISI PEMBELAJARAN PADA MATA PELAJARAN IPA-BIOLOGI UNTUK MENINGKATKAN KOMPETENSI SISWA DI SMA N 1 SIPAHUTAR Oloan Pandopotan Pangaribuan
JURNAL TEKNOLOGI INFORMASI & KOMUNIKASI DALAM PENDIDIKAN Vol 7, No 2 (2020): Desember - Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam Pendidikan
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (439.06 KB) | DOI: 10.24114/jtikp.v7i2.23241

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) peningkatan aktifitas serta keaktifan siswa dalam kegiatan pembelajaran menggunakan Metode Pengajaran Saintifik (2) peningkatan hasil belajar siswa pada pembelejaran dengan menggunakan Metode Pengajaran Saintifik. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas XII yang berjumlah 39 siswa yang seluruhnya di dominasi siswa laki-laki di SMA Negeri 1 Sipahutar  . Pengambilan siswa kelas XII sebagai subjek dalam penelitian ini berdasarkan hasil observasi dan kesepakatan dengan beberapa guru lainnya. Penelitian ini menggunakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilakukan secara kolaboratif dengan guru-guru SMA Negeri 1 Sipahutar  , artinya dilakukan kerja sama dengan guru kelas. Ada peningkatan hasil belajar dan keaktifan siswa dalam penggunaan Metode Pengajaran Saintifik pada mata pelajararan IPA-Biologi siswa kelas XII SMA Negeri 1 Sipahutar . Rata-rata hasil belajar siklus I sebesar 70,83 dengan ketuntasan 64,10% kemudian pada siklus II terjadi peningkatan rata-rata hasil belajar yaitu 80,48 dengan ketuntasan 89,74%. Peningkatan juga dapat dilihat pada keaktifan siswa, rata-rata keaktifan siswa pada siklus I sebesar 50,00% dan siklus II sebesar 78,00%. Jadi peningkatan rata-rata keaktifan siswa sebesar 28,00%.  Kata Kunci: Metode Saintifik, Pembelajaran, IPA-Biologi, IPA Biologi Abstract: This study aims to determine (1) increase activity and activeness of students in learning activities using the method of scientific teaching (2) improving student learning outcomes on the pursuit by using the method of scientific teaching. Subjects in this study were the students of class XII which amounted to 39 students who are all dominated by male students in SMA Negeri 1 Sipahutar  . Class XII as a subject in this study based on observation and agreement with some other teachers. This study uses Classroom Action Research (PTK) which is done collaboratively with teachers of SMA Negeri 1 Sipahutar  , meaning that it is done in cooperation with classroom teachers. There is an increase in learning outcomes and student activeness in the use of Scientific Teaching Methods in the eyes of science-biology students of grade XII SMA Negeri 1 Sipahutar  . Average learning outcomes cycle I of 70.83 with 6410% completeness and then on the second cycle there is an increase in the average learning outcome is 80.48 with a complete 89.74%. Improvement can also be seen on student activeness, student's active activity on cycle I is 50,00% and cycle II is 78,00%. So the average student activity increase is 28.00%. Keywords: Scientific Method, Learning, Science-Biology, Science Biology
PENGEMBANGAN BUKU AJAR BERBASIS KONTEKSTUAL DENGAN TEMA “SEHAT ITU PENTING” Chandra Sihotang; Abdul Muin Sibuea
JURNAL TEKNOLOGI INFORMASI & KOMUNIKASI DALAM PENDIDIKAN Vol 2, No 2 (2015): Desember - Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam Pendidikan
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (673.121 KB) | DOI: 10.24114/jtikp.v2i2.3293

Abstract

; "> Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk : (1) menghasilkan buku ajar yang layak digunakan,mudah dipelajari pebelajar dan dapat dipakai untuk pembelajaran individual, (2) untukmengetahui keefektifan buku ajar yang dikembangkan pada tema “Sehat itu Penting”. Jenispenelitian ini adalah penelitian pengembangan yang menggunakan model pengembangan produkBorg dan Gall yang dipadu dengan model desain pembelajaran Dick dan Carey. Metode penelitianterdiri dari dua tahapan, Tahap I merupakan uji coba produk yang terdiri dari : (1) validasi ahlimateri pelajaran, (2) validasi ahli desain pembelajaran, (3) validasi ahli media pembelajaran, (4)uji coba perorangan, (5) uji coba kelompok kecil, dan (6) uji coba lapangan terbatas; tahap IImerupakan uji efektifitas produk dengan cara: (1) menguji normalitas data penelitian, (2) mengujihomogenitas data penelitian, (3) menguji hipotesis penelitian, dan (4) menghitung nilai efektifitasbuku ajar yang dikembangkan. Hasil penelitian menunjukkan: (1) uji ahli materi berada padakualifikasi sangat baik (82,69%), (2) uji ahli desain pembelajaran berada pada kualifikasi sangatbaik (83,65%), (3) uji ahli media pembelajaran berada pada kualifikasi sangat baik (86,69), (4) ujicoba perorangan berada pada kualifikasi sangat baik (87,50%), (5) uji coba kelompok kecilberada pada kualifikasi sangat baik (90,43), dan uji coba lapangan terbatas berada padakualifikasi sangat baik (85,04%).Kata Kunci: pengembangan buku ajar, berbasis kontekstual, sehat itu penting
IMPLEMENTASI BAHAN AJAR KIMIA UMUM ONLINE TERINTEGRASI MEDIA DALAM MENINGKATKAN HOTS DITINJAU DARI KEMAMPUAN AWAL MAHASISWA Jamalum Purba; Ani Sutiani; Freddy Tua Musa Panggabean; Muhammad Isnaini; Harvei Desmon Hutahaean
JURNAL TEKNOLOGI INFORMASI & KOMUNIKASI DALAM PENDIDIKAN Vol 9, No 1 (2022): Juni - Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam Pendidikan
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (231.12 KB) | DOI: 10.24114/jtikp.v9i1.35481

Abstract

Abstrak : Ilmu kimia termasuk dalam rumpun sains dan merupakan salah satu cabang sains yang mencakup konsep, aturan, hukum, prinsip dan proses. Proses dan pembelajaran kimia dapat menghasilkan manusia yang berkualitas dengan menunjukkan kesadaran kimia dan keterampilan berpikir tingkat tinggi yang dapat memunculkan sumber daya manusia yang mampu berpikir kritis, berpikir kreatif, mengambil keputusan dan memecahkan masalah. Studi ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh implementasi bahan ajar kimia umum online terintegrasi media dalam meningkatkan HOTS mahasiswa. Penelitian ini termasuk penelitian kuasi eksperimen dengan menggunakan desain faktorial 2×2. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan HOTS antara kelompok mahasiswa yang diberi pembelajaran menggunakan bahan ajar kimia umum online terintegrasi media dibandingkan kelompok mahasiswa yang diberi pembelajaran tanpa bahan ajar kimia umum online. Terdapat perbedaan HOTS mahasiswa ditinjau dari kemampuan awalnya yaitu kelompok mahasiswa yang memiliki kemampuan awal tinggi memperoleh nilai HOTS lebih tinggi dibandingkan mahasiswa yang memiliki kemampuan awal rendah. Tidak terdapat interaksi antara pembelajaran dengan kemampuan awal terhadap HOTS mahasiswa. Hal ini sekaligus mengindikasikan bahwa penerapan pembelajaran yang diterapkan dan kemampuan awal yang dimiliki mahasiswa secara terintegrasi tidak berpengaruh signifikan terhadap HOTS mahasiswa. Kata kunci : Bahan Ajar Online, Media, Kimia Umum, Kemampuan Awal, HOTSEnglish translation. Abstract: Chemistry belongs to the science group and is one of the branches of science that includes concepts, rules, laws, principles and processes. Chemical processes and learning can produce qualified humans by demonstrating high-level chemical awareness and thinking skills that can give rise to human resources capable of critical thinking, creative thinking, decision-making and solving problems. This study aims to find out the influence of the implementation of integrated online chemical teaching materials media in improving student HOTS. This research included quasi-experimental research using 2×2 factorial design. The results showed that there was a difference in HOTS between the group of students who were given learning using integrated online general chemistry teaching materials compared to the group of students who were given learning without general chemistry teaching materials online. There is a difference in student HOTS judging from the initial ability, namely the group of students who have high initial ability to get higher HOTS scores than students who have low initial ability. There is no interaction between learning and initial ability for student HOTS. This also indicates that the application of applied learning and the initial abilities possessed by students in an integrated manner have no significant effect on student HOTS.  Keywords : Online Teaching Materials, Media, General Chemistry, Initial Ability, HOTS

Filter by Year

2015 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 12 No. 1 (2025): Juni - Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam Pendidikan Vol. 11 No. 2 (2024): Desember - Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam Pendidikan Vol. 11 No. 1 (2024): Juni - Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam Pendidikan Vol 11, No 1 (2024): Juni - Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam Pendidikan Vol 10, No 2 (2023): Desember - Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam Pendidikan Vol. 10 No. 2 (2023): Desember - Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam Pendidikan Vol 10, No 1 (2023): Juni - Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam Pendidikan Vol 9, No 2 (2022): Desember - Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam Pendidikan Vol 9, No 1 (2022): Juni - Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam Pendidikan Vol 8, No 2 (2021): Desember - Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam Pendidikan Vol 8, No 1 (2021): Juni - Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam Pendidikan Vol 7, No 2 (2020): Desember - Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam Pendidikan Vol 7, No 1 (2020): Juni - Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam Pendidikan Vol 6, No 2 (2019): Desember - Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam Pendidikan Vol 6, No 1 (2019): Juni - Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam Pendidikan Vol 5, No 2 (2018): Desember - Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam Pendidikan Vol 5, No 1 (2018): Juni - Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam Pendidikan Vol 4, No 2 (2017): Desember - Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam Pendidikan Vol 4, No 1 (2017): Juni - Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam Pendidikan Vol 3, No 2 (2016): Desember - Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam Pendidikan Vol 3, No 1 (2016): Juni - Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam Pendidikan Vol 2, No 2 (2015): Desember - Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam Pendidikan Vol 2, No 1 (2015): Juni - Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam Pendidikan Vol 1, No 2 (2014): Desember - Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam Pendidikan Vol 1, No 1 (2014): Juni - Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam Pendidikan More Issue