cover
Contact Name
Muhammad Isnaini
Contact Email
isnain2.0407@gmail.com
Phone
+6281263704236
Journal Mail Official
editor.jtptik@gmail.com
Editorial Address
Gedung Pascasarjana Unversitas Negeri Medan Jl. Willem Iskandar Psr V Medan Estate 20221
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
JURNAL TEKNOLOGI INFORMASI & KOMUNIKASI DALAM PENDIDIKAN
ISSN : 23554983     EISSN : 24077488     DOI : https://doi.org/10.24114/jtikp
Core Subject : Science, Education,
Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam Pendidikan adalah jurnal yang dikelola oleh Program Studi Teknologi Pendidikan Pascasarjana Universitas Negeri Medan Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam Pendidikan merupakan jurnal ilmiah yang memuat dan menyebarluaskan hasil-hasil penelitian, kajian ilmiah dan pengembangan teknologi informasi dan komunikasi yang memberi kontribusi pada pengembangan IPTEKS dalam memudahkan orang lain untuk belajar guna meningkatkan pemahaman, pengembangan teori dan konsep keilmuan, serta aplikasinya terhadap pendidikan dan pembelajaran secara menyeluruh. Topik dari Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam Pendidikan ini mencakup pengembangan media pembelajaran berupa multimedia interaktif maupun elearning.
Articles 234 Documents
PENGEMBANGAN MULTIMEDIA INTRAKTIF PEMBELAJARAN BAHASA MANDARIN Hevi Loris
JURNAL TEKNOLOGI INFORMASI & KOMUNIKASI DALAM PENDIDIKAN Vol 4, No 2 (2017): Desember - Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam Pendidikan
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (500.85 KB) | DOI: 10.24114/jtikp.v4i2.8762

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan: (1) Menghasilkan multimedia interaktif yang layak digunakan, mudah dipelajari dan dapat dipakai untuk pembelajran individual,  (2) Mengetahui keefektifan multimedia interaktif yang dikembangkan pada pembelajaran bahasa Mandarin. Hasil penelitian menunjukkan: (1) uji ahli materi pelajaran bahasa Mandarin berada pada kualifikasi sangat baik (88,82%), (2) uji ahli desain pembelajaran berada pada kualifikasi sangat baik ( 95,57%), (3) uji ahli rekayasa perangkat lunak berada pada kualifikasi sangat baik (90,70%), (4) uji coba perorangan berada pada kualifikasi sangat baik (90,00%), uji coba kelompok kecil berada pada kualifikasi sangat baik (95,50%), uji coba lapangan berada pada kualifikasi sangat baik (96,21%).  = 5,69 pada taraf signifikan  α = 0,05 dengan derajat kebebasan 52 diperoleh  adalah 2,01, sehingga  > . Hasil belajar kelompok siswa yang menggunakan multimedia interaktif sebesar 84,58 % sedangkan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan menggunakan media pembelajaran kartu gambar dan huruf sebesar 76,56%. Data ini membuktikan bahwa penggunaan multimedia interaktif lebih efektif dalam meningkatkan hasil belajar siswa daripada penggunaan kartu gambar dan huruf. Kata Kunci: Multimedia Interaktif, Bahasa Mandarin Abstract: This research is  aimed at: (1) developing a good instructional media of interactive multimedia in Chinese, easy to be learn, and can be used for indevidual learning, (2) examine of effectiveness of the interactive multimedia in Chinese. The results showed that; (1) The test of subject matter experts in the Chinese language are excellent qualifications (88.82%), (2) test instructional design experts are in excellent qualifications (95.57%), (3) test software engineering experts are in excellent qualifications (90.70%), (4) individual testing is at a very good qualifying (90.00%), small group trial are in excellent qualifications (95.50%), field trials are in qualifying very good (96.21%). This is indicated by the data processing results obtained t_hitung = 5.69 at significance level α = 0.05 with 52 degrees of freedom is obtained T_ (table) is 2.01, so t_hitung> T_ (table). The learning outcomes of the student group that uses interactive multimedia amounted to 84.58%, while the group of students that learned by using learning media picture cards and letters of 76.56%. It was concluded that using the interactive multimedia is more effective in improving students learning outcomes than  using learning media picture cards and letters. Keywords: Interactive Multimedia, Chinese Language
PENGEMBANGAN BAHAN AJAR BERBASIS MULTIMEDIA PEMBELAJARAN PADA KOMPETENSI BAGIAN-BAGIAN BUSANA Ika Guswari; Muhammmad Badiran; Keysar Panjaitan
JURNAL TEKNOLOGI INFORMASI & KOMUNIKASI DALAM PENDIDIKAN Vol 6, No 2 (2019): Desember - Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam Pendidikan
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (264.573 KB) | DOI: 10.24114/jtikp.v6i2.16956

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengembangan Bahan Ajar Berbasis Multimedia Pada Mata Pelajaran  Desain Busana di SMK Negeri 1 Kisaran. Penelitian ini diadaptasi dari model pengembangan menurut Borg & Gall yang dipadu dengan model desain pembelajaran Dick dan Carey. Metode penelitian terdiri dari: tahap I merupakan uji coba produk, tahap II merupakan uji efektifitas produk. Hasil penelitian menunjukkan (I) uji ahli materi berada pada kualifikasi sangat layak (86,68%), (2) uji ahli desain instruksional berada pada kualifikasi sangat layak (82,87%), (3) uji ahli media pembelajaran berada pada kualifikasi sangat layak (81,03%), (4) uji coba perorangan berada pada kualifikasi sangat layak (86,13%), (5) uji coba kelompok kecil berada pada kualifikasi sangat layak (87,40%), dan uji coba lapangan terbatas berada pada kualifikasi sangat layak (93,28%). Hasil pengujian menggunakan uji t satu pihak, diperoleh harga thitung = 5,983 dan ttabel = 1,67. Jika dibandingkan maka thitung>ttabel atau 5,983 > 1,67 maka Ha diterima yaitu ada perbedaan hasil belajar siswa yang diajar menggunakan bahan ajar berbasis multimedia dengan siswa yang diajar tanpa menggunakan bahan ajar berbasis multimedia.  Kata kunci: bahan ajar, berbasis multimedia, bagian-bagian busana  Abstract: This study aims to determine development of multimedia based teaching materials  on the subject of fashion of SMK Negeri 1 Kisaran. This study is adapted from the model of development according to Borg & Gall combined with a model of instructional design Dick and Carey. The research method consists of Phase I trial is a product consisting. Phase II is a test of the effectiveness of the product. The results showed (I) test material experts are at a very decent qualifying (86.68%), (2) test the instructional design experts are at a very decent qualifying (82.87%), (3) test the learning media experts are on qualifications very worthy (81.03%), (4) individual testing are at a very decent qualifications (86.13%), (5) testing a small group is at a very decent qualifying (87.40%), and field trials limited qualifications are at a very decent (93.28%). The test results using the t test one hand, the price obtained t = 5.983 and table = 1.67. When compared to the t count> t table or 5.983> 1.67 then the Ha is accepted that there are differences student learning outcames are taught using multimedia based teaching  material with the students without using multimedia based teaching  material.   Keywords: teaching materials, multimedia-based, fashion design
PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN MENGGUNAKAN MEDIA INTERNET DAN KEMAMPUAN BERPIKIR SEKUENSIAL TERHADAP HASIL BELAJAR IPS Irham Lubis; Abdul Hasan Saragih
JURNAL TEKNOLOGI INFORMASI & KOMUNIKASI DALAM PENDIDIKAN Vol 1, No 2 (2014): Desember - Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam Pendidikan
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (386.572 KB) | DOI: 10.24114/jtikp.v1i2.1875

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar IPS siswa yang diajar dengan strategi pembelajaran berbasis masalah dan ekspositori menggunakan media internet, mengetahui perbedaan hasil belajar IPS siswa yang memiliki memiliki kemampuan berpikir sekuensial abstrak dengan sekuensial konkret, dan mengetahui interaksi antara strategi pembelajaran menggunakan media internet dengan kemampuan berpikir terhadap hasil belajar IPS. Metode penelitian menggunakan quasi eksperimen dengan desain penelitian faktorial 2x2, sedangkan teknik analisis data menggunakan ANAVA dua jalur pada taraf signifikansi a = 0.05. Hasil penelitian diperoleh: hasil belajar IPS siswa yang diajar dengan strategi pembelajaran berbasis masalah  lebih tinggi daripada strategi pembelajaran ekspositori menggunakan media internet; hasil belajar IPS siswa yang memiliki kemampuan berpikir sekuensial abstrak lebih tinggi daripada kemampuan berpikir sekuensial konkret; dan terdapat interaksi antara strategi pembelajaran menggunakan media internet dengan kemampuan berpikir sekuensial dalam mempengaruhi hasil belajar IPS siswa.   Kata Kunci: strategi pembelajaran berbasis masalah menggunakan media internet dan media internet, kemampuan berpikir sekuensial abstrak dan sekuensial konkret
PENGEMBANGAN BAHAN AJAR BERBASIS MULTIMEDIA PEMBELAJARAN PADA KOMPETENSI BAGIAN-BAGIAN BUSANA Ika Guswari; Samsidar Tanjung; Keysar Panjaitan
JURNAL TEKNOLOGI INFORMASI & KOMUNIKASI DALAM PENDIDIKAN Vol 8, No 1 (2021): Juni - Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam Pendidikan
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (288.031 KB) | DOI: 10.24114/jtikp.v8i1.26781

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengembangan Bahan Ajar Berbasis Multimedia Pada Mata Pelajaran  Desain Busana di SMK Negeri 1 Kisaran. Penelitian ini diadaptasi dari model pengembangan menurut Borg & Gall yang dipadu dengan model desain pembelajaran Dick dan Carey. Metode penelitian terdiri dari: tahap I merupakan uji coba produk, tahap II merupakan uji efektifitas produk. Hasil penelitian menunjukkan (I) uji ahli materi berada pada kualifikasi sangat layak (86,68%), (2) uji ahli desain instruksional berada pada kualifikasi sangat layak (82,87%), (3) uji ahli media pembelajaran berada pada kualifikasi sangat layak (81,03%), (4) uji coba perorangan berada pada kualifikasi sangat layak (86,13%), (5) uji coba kelompok kecil berada pada kualifikasi sangat layak (87,40%), dan uji coba lapangan terbatas berada pada kualifikasi sangat layak (93,28%). Hasil pengujian menggunakan uji t satu pihak, diperoleh harga thitung = 5,983 dan ttabel = 1,67. Jika dibandingkan maka thitung>ttabel atau 5,983 > 1,67 maka Ha diterima yaitu ada perbedaan hasil belajar siswa yang diajar menggunakan bahan ajar berbasis multimedia dengan siswa yang diajar tanpa menggunakan bahan ajar berbasis multimedia.  Kata kunci: bahan ajar, berbasis multimedia, bagian-bagian busana  Abstract: This study aims to determine development of multimedia based teaching materials  on the subject of fashion of SMK Negeri 1 Kisaran. This study is adapted from the model of development according to Borg & Gall combined with a model of instructional design Dick and Carey. The research method consists of Phase I trial is a product consisting. Phase II is a test of the effectiveness of the product. The results showed (I) test material experts are at a very decent qualifying (86.68%), (2) test the instructional design experts are at a very decent qualifying (82.87%), (3) test the learning media experts are on qualifications very worthy (81.03%), (4) individual testing are at a very decent qualifications (86.13%), (5) testing a small group is at a very decent qualifying (87.40%), and field trials limited qualifications are at a very decent (93.28%). The test results using the t test one hand, the price obtained t = 5.983 and table = 1.67. When compared to the t count> t table or 5.983> 1.67 then the Ha is accepted that there are differences student learning outcames are taught using multimedia based teaching  material with the students without using multimedia based teaching  material.   Keywords: teaching materials, multimedia-based, fashion design 
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF PADA MATA PELAJARAN SENI BUDAYA Rouli Simanjuntak; Abdul Hamid K
JURNAL TEKNOLOGI INFORMASI & KOMUNIKASI DALAM PENDIDIKAN Vol 3, No 2 (2016): Desember - Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam Pendidikan
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (552.617 KB) | DOI: 10.24114/jtikp.v3i2.5017

Abstract

Abstrak: Tujuan studi penelitian dan pengembangan untuk (1) menghasilkan Media Interaktif yang sesuai untuk digunakan Mata Pelajaran Seni Budaya, (2) untuk mengetahui validitas para ahli dan Siswa terhadap Media Interaktif pada Mata Pelajaran Seni Budaya, dan (3) mengetahui efektivitas penggunaan Media Interaktif ini.Penelitian ini di adaptasi serta dimodifikasi dari model desain penelitian dan pengembangan menurut Borg & Gall dan model pengembangan Dick and Carey. Hasil penelitian dan pengembangan menunjukkan bahwa: (1) produk Media Pembelajaran Interaktif Mata Pelajaran Seni Budaya dikemas dalam bentuk CD, (2) validasi para ahli secara umum menyatakan kualitas produk media pembelajaran interaktif ini termasuk dalam kriteria sangat baik dari rentang skor 1-5. (3) pengujian hipotesis produk Media Interaktif ini dinyatakan efektif digunakan untuk pembelajaran Seni budaya  dimana terdapat perbedaan yang signifikan antara hasil belajar siswa sebelum dan sesudah diberikan media Pembelajaran Interaktif . Hasil pengolahan data dengan menggunakan uji t diperoleh harga t hitung seharga 1,71 lebih besar dari t tabel seharga 1,66 maka dapat dinyatakan bahwa Media Pembelajran Interaktif Seni Budaya telah teruji efektif. Kata Kunci: media pembelajaran interaktif pada mata pelajaran seni budaya Abstract: The purpose of the research study and development for (1) generating an Interactive Media is suitable for use Subjects Arts and Culture, (2) to determine the validity of the experts and students of the Interactive Media in Subjects Arts and Culture, and (3) determine the effectiveness of using Media interactive ini.Penelitian is adapted and modified from the design model research and development according to Borg & Gall and Dick and Carey model of development. Research and development results show that: (1) the product of Interactive Learning Media Arts Subjects packaged in a CD, (2) validation of experts is publicly stating the product quality interactive learning media is included in the criteria very well out of the range of scores 1-5. (3) The hypothesis testing products Interactive Media was declared effectively used for art learning culture where there are significant differences between student learning outcomes before and after media Interactive Learning. The results of data processing by using the t test obtained for the price of 1.71 t is greater than t table for  1.66 it can be stated that pembelajran Interactive Media Arts and Culture has been proven effective. Keywords: media interactive learning on the subjects of art and culture
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN DAN MOTIVASI BELAJAR TERHADAP HASIL BELAJAR KOMPUTER KETERAMPILAN DAN PENGELOLAAN INFORMASI (KKPI) Astuty Sriwahyuni Tarigan; Abdul Hamid K; Efendi Napitupulu
JURNAL TEKNOLOGI INFORMASI & KOMUNIKASI DALAM PENDIDIKAN Vol 6, No 1 (2019): Juni - Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam Pendidikan
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (358.758 KB) | DOI: 10.24114/jtikp.v6i1.16935

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk: (1) Mengetahui perbedaan hasil belajar KKPI siswa yang diajarkan dengan model pembelajaran tutorial dan model pembelajaran drill and practice. (2) Mengetahui perbedaan hasil belajar KKPI siswa dengan motivasi belajar tinggi dan motivasi belajar rendah. (3) Mengetahui interaksi antara model pembelajaran dengan motivasi belajar siswa terhadap hasil belajar KKPI. Penelitian ini merupakan penelitian kuasi eksperimen. Hasil analisis data diperoleh; (1) hasil belajar KKPI siswa yang dibelajarkan dengan media pembelajaran drill and practice lebih tinggi daripada hasil belajar KKPI siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran tutorial. Hal ini ditunjukkan Fhitung = 114,59 dan Ftabel = 4,01 untuk taraf signifikansi ∝=0.05 dengan derajat dk (1,56). (2) hasil belajar KKPI siswa yang memiliki motivasi belajar tinggi lebih tinggi daripada hasil belajar KKPI siswa dengan motivasi belajar rendah. Hal ini ditunjukkan Fhitung = 167,04 dan Ftabel = 4,01 untuk taraf signifikansi ∝=0.05 dengan derajat dk (1.56), dan (3) terdapat interaksi antara model pembelajaran dan motivasi belajar siswa dalam mempengaruhi hasil belajar KKPI. Hal ini ditunjukkan Fhitung = 16,82 dan Ftabel = 4,01 untuk taraf signifikansi ∝=0.05 dengan derajat dk (1,56). Hasil penelitian menunjukkan bahwa untuk meningkatkan hasil belajar KKPI, model pembelajaran drill and practice tepat digunakan bagi siswa yang memiliki motivasi belajar tinggi. Siswa yang memiliki motivasi belajar rendah lebih efektif dibelajarkan dengan model pembelajaran tutorial. Kata Kunci: Model Pembelajaran, Motivasi Belajar, Hasil Belajar KKPI  Abstract: This study aims to: (1) Know the differences in KKPI learning outcomes of students taught with tutorial learning models and drill and practice learning models. (2) Knowing the differences in learning outcomes of KKPI students with high learning motivation and low learning motivation. (3) Determine the interaction between the learning model and student learning motivation towards KKPI learning outcomes. This research is a quasi-experimental research. The results of data analysis are obtained; (1) KKPI learning outcomes of students taught with drill and practice learning media are higher than KKPI learning outcomes of students who are taught with tutorial learning models. This is indicated by Fcount = 114.59 and Ftable = 4.01 for the significance level ∝ = 0.05 with degrees dk (1.56). (2) KKPI learning outcomes of students who have high learning motivation are higher than KKPI learning outcomes of students with low learning motivation. This is indicated by Fcount = 167.04 and Ftable = 4.01 for the significance level ∝ = 0.05 with degrees dk (1.56), and (3) there is an interaction between learning models and student motivation in influencing KKPI learning outcomes. This is indicated by Fcount = 16.82 and Ftable = 4.01 for the significance level ∝ = 0.05 with degrees dk (1.56). The results showed that to improve KKPI learning outcomes, the drill and practice learning model is appropriate for students who have high learning motivation. Students who have low learning motivation are more effectively taught with a tutorial learning model. Keywords: Learning Model, Learning Motivation, KKPI Learning Outcomes
STRATEGI PEMBELAJARAN DAN KEMANDIRIAN TERHADAP HASIL BELAJAR TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI Ahmad Syafwan; Abdul Hamid K
JURNAL TEKNOLOGI INFORMASI & KOMUNIKASI DALAM PENDIDIKAN Vol 1, No 1 (2014): Juni - Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam Pendidikan
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (348.992 KB) | DOI: 10.24114/jtikp.v1i1.1865

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar siswa yang diajar dengan strategi pembelajaran berbasis internet dan strategi pembelajaran ekspositori, untuk mengetahui perbedaan hasil belajar siswa TIK yang memiliki kemandirian tinggi dan kemandirian rendah, dan untuk mengetahui interaksi antara strategi pembelajaran dan kemandirian dalam mempengaruhi hasil belajar TIK siswa. Metode penelitian menggunakan metode quasi eksperimen dengan desain penelitian faktorial 2x2, sedangkan teknik analisis data menggunakan ANAVA dua jalur pada taraf signifikansi a = 0.05. Hasil penelitian diperoleh bahwa hasil belajar TIK siswa yang dibelajarkan dengan strategi pembelajaran berbasis internet lebih tinggi dari pada siswa yang dibelajarkan dengan strategi pembelajaran ekspositori, siswa yang memiliki kemandirian tinggi memperoleh hasil belajar TIK yang lebih tinggi daripada siswa yang memiliki kemandirian rendah, dan terdapat interaksi antara strategi pembelajaran dan kemandirian dalam mempengaruhi hasil belajar TIK siswa.   Kata Kunci: strategi pembelajaran, kemandirian,  hasil belajar teknologi informasi dan komunikasi
METODE WORD SQUARE PADA PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM (PAI) SEBAGAI UPAYA MENINGKATKAN MOTIVASI, AKTIVITAS, DAN PRESTASI BELAJAR SISWA Nurbadiyah Br Munthe
JURNAL TEKNOLOGI INFORMASI & KOMUNIKASI DALAM PENDIDIKAN Vol 7, No 2 (2020): Desember - Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam Pendidikan
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (211.921 KB) | DOI: 10.24114/jtikp.v7i2.23243

Abstract

Abstrak: Tujuan Penelitian ini adalah: untuk mencari data dan informasi meningkatnya motivasi belajar siswa terhadap mata pelajaran PAI pada materi sifat-sifat terpuji melalui pembelajaran dengan metode Word Square. Hasil penelitian menunjukkan: (1) dengan menerapkan metode pembelajaran Word Square sebagai upaya untuk meningkatkan motivasi belajar siswa dalam mata pelajaran PAI pada aspek akhlak dengan materi sifat-sifat terpuji. Penerapan metode pembelajaran membawa dampak positif terhadap aktivitas belajar siswa terutama mengurangi kejenuhan dan sebagai variasi pembelajaran; (2) Melalui metode Word Square dalam mata pelajaran PAI pada materi sifat-sifat terpuji menunjukkan adanya peningkatan motivasi belajar siswa yang ditandai dengan meningkatnya aktivitas siswa 57,50% pada pra siklus meningkat menjadi 64,53% pada siklus 1 dan 77,76% pada siklus 2 sudah di atas ratarata yang ditentukan yaitu 65% dan hasil angket 57,37% pada pra siklus meningkat pada siklus 1 yaitu 62,76% meningkat di atas rata-rata menjadi 80,72% pada siklus 2. Kata Kunci: metode word square, pendidikan agama islam (pai), motivasi, aktivitas, dan prestasi belajar Abstract: The purpose of this study is: to find data and information increased students' motivation to subjects PAI on the material nature of merit through learning the methods Word Square. The results showed: (1) by applying learning methods Word Square in an effort to increase students' motivation in the subjects of PAI in moral aspect to the material nature of merit. Application of the method of learning a positive impact on student learning activities primarily reduce boredom and a variety of learning; (2) Through the method Word Square in subjects PAI on the material nature of merit shows increase students' motivation is characterized by an increased activity of students 57,50% in pre-cycle increased to 64.53% in cycle 1 and 77.76% in cycle 2 is already on the average determined at 65% and 57.37% on the results of questionnaires pre-cycle increase in cycle 1 was 62.76% increase over the average being 80.72% in cycle 2. Keywords: method of word square, Islamic religious education (pies), motivation, activities, and learning achievements
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF PADA PEMBELAJARAN EKONOMI Darmawaty Tarigan; Sahat Siagian
JURNAL TEKNOLOGI INFORMASI & KOMUNIKASI DALAM PENDIDIKAN Vol 2, No 2 (2015): Desember - Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam Pendidikan
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (679.998 KB) | DOI: 10.24114/jtikp.v2i2.3295

Abstract

> Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk: (1) menghasilkan media pembelajaran interaktif yanglayak digunakan, mudah dipelajari pebelajar dan dapat dipakai untuk pembelajaran individual, (2)untuk mengetahui keefektifan media pembelajaran interaktif yang dikembangkan padapembelajaran Ekonomi. Jenis penelitian ini adalah penelitian dan pengembangan menggunakanmodel Borg dan Gall yang dipadu dengan model Dick dan Carey. Hasil penelitian menunjukkan;(1) uji ahli materi pelajaran Ekonomi berada pada kualifikasi sangat baik (88,12%), (2) uji ahlidesain pembelajaran berada pada kualifikasi sangat baik (83,5%), (3) uji ahli rekayasa perangkatlunak berada pada kualifikasi sangat baik (86,07%), (4) uji coba perorangan berada padakualifikasi sangat baik (88,57%), uji coba kelompok kecil berada pada kualifikasi sangat baik(96,27%), uji coba lapangan berada pada kualifikasi sangat baik (98,46%). Hasil penelitianmenunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara hasil belajar siswa yangdibelajarkan dengan menggunakan media pembelajaran interaktif dengan media pembelajaranpower point, diperoleh thitung = 4,25 pada taraf signifikansi α = 0,05 dengan dk 96 diperoleh ttabel =1,67 sehingga thitung > ttabel. Disimpulkan bahwa, hasil belajar kelompok siswa yang dibelajarkandengan menggunakan media pembelajaran interaktif sebesar 84,83% lebih tinggi dari kelompoksiswa yang dibelajarkan dengan menggunakan media pembelajaran power point sebesar 75,2%.Kata Kunci: pengembangan media, pembelajaran interaktif, pembelajaran ekonomi
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF MENGGUNAKAN LECTORA INSPIRE Apri W Sihombing; Adi Sutopo
JURNAL TEKNOLOGI INFORMASI & KOMUNIKASI DALAM PENDIDIKAN Vol 9, No 1 (2022): Juni - Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam Pendidikan
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (743.792 KB) | DOI: 10.24114/jtikp.v9i1.35610

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan multimedia pembelajaran. Multimedia pembelajaran termasuk hal yang sangat penting dalam proses pembelajaran, multimedia pembelajaran yang baik sangat efektif digunakan dalam proses belajar mengajar. Peneliti mencoba mengembangkan multimedia pembelajaran interaktif yang dapat digunakan dalam bentuk CD interaktif, menggunakan beberapa software yang terdiri dari Lectora Inspire, Adobe Photoshop CS5, Bandycam, dan EKTS. Bertujuan untuk memudahkan peserta didik dalam memahami pelajaran dan juga memudahkan pendidik dalam menyampaikan pelajaran. Multimedia pembelajaran pada penelitian ini menggunakan model desain Borg and Gall yang diadaptasi oleh Sugiyono.Sasaran penelitian ini adalah Dosen Ahli Universitas Negeri Medan. Pengujian terhadap multimedia interaktif oleh validator media dan validator materi menunjukkan bahwa multimedia pembelajaran yang dihasilkan baik pada validasi materi dengan skor rata-rata 4,6 dan untuk validasi media dengan skor rata-rata 4,3. Maka diperoleh kesimpulan media yang dikembangkan layak untuk digunakan. Kata Kunci: Pengembangan  Media Interaktif, Software Lectora, Instalasi Penerangan Listrik Abstract: This research aims to develop multimedia learning. Multimedia learning is very important in the learning process, good multimedia learning is very effective in the teaching and learning process. Researchers try to develop interactive learning multimedia that can be used in the form of interactive CDs, using several software consisting of Lectora Inspire, Adobe Photoshop CS5, Bandycam, and EKTS. Aims to make it easier for students to understand the lesson and also make it easier for educators to deliver lessons. Multimedia learning in this study uses the Borg and Gall design model which was adapted by Sugiyono. The target of this research is an Expert Lecturer at the State University of Medan. Testing of interactive multimedia by media validators and material validators shows that the learning multimedia produced is good for material validation with an average score of 4.6 and for media validation with an average score of 4.3. Then it can be concluded that the developed media is feasible to use. Keywords: Interactive Media Development, Lectora Software, Electrical Lighting Installation

Page 3 of 24 | Total Record : 234


Filter by Year

2015 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 12 No. 1 (2025): Juni - Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam Pendidikan Vol. 11 No. 2 (2024): Desember - Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam Pendidikan Vol. 11 No. 1 (2024): Juni - Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam Pendidikan Vol 11, No 1 (2024): Juni - Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam Pendidikan Vol 10, No 2 (2023): Desember - Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam Pendidikan Vol. 10 No. 2 (2023): Desember - Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam Pendidikan Vol 10, No 1 (2023): Juni - Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam Pendidikan Vol 9, No 2 (2022): Desember - Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam Pendidikan Vol 9, No 1 (2022): Juni - Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam Pendidikan Vol 8, No 2 (2021): Desember - Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam Pendidikan Vol 8, No 1 (2021): Juni - Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam Pendidikan Vol 7, No 2 (2020): Desember - Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam Pendidikan Vol 7, No 1 (2020): Juni - Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam Pendidikan Vol 6, No 2 (2019): Desember - Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam Pendidikan Vol 6, No 1 (2019): Juni - Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam Pendidikan Vol 5, No 2 (2018): Desember - Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam Pendidikan Vol 5, No 1 (2018): Juni - Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam Pendidikan Vol 4, No 2 (2017): Desember - Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam Pendidikan Vol 4, No 1 (2017): Juni - Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam Pendidikan Vol 3, No 2 (2016): Desember - Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam Pendidikan Vol 3, No 1 (2016): Juni - Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam Pendidikan Vol 2, No 2 (2015): Desember - Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam Pendidikan Vol 2, No 1 (2015): Juni - Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam Pendidikan Vol 1, No 2 (2014): Desember - Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam Pendidikan Vol 1, No 1 (2014): Juni - Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam Pendidikan More Issue