cover
Contact Name
Ernita Vika Aulia
Contact Email
ernitaaulia@unesa.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
pensa@unesa.ac.id
Editorial Address
Jurusan IPA, Fakultas MIPA, Universitas Negeri Surabaya Gedung C-12 Lt. Dasar Kampus Unesa Ketintang
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
PENSA E-JURNAL: PENDIDIKAN SAINS
ISSN : -     EISSN : 22527710     DOI : -
Core Subject : Science, Education,
Pensa E-Jurnal : Pendidikan Sains is an open access scientific journal to promoting scholarly science education research of interest to a wide group of people since 2012. Pensa E-Jurnal : Pendidikan Sains managed by Department of Science, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Universitas Negeri Surabaya and published by Universitas Negeri Surabaya. Pensa E-Jurnal : Pendidikan Sains focused on science education research (SER), especially innovation in the science curriculum, development of local instructional theories, implementation of innovative learning models on science education, and also examines secondary, tertiary, and informal learning as they relate to science education. Pensa E-Jurnal: Pendidikan Sains published periodically (thrice a year) in January, July, and December.
Articles 282 Documents
PENINGKATAN KETERAMPILAN PROSES SAINS SISWA PADA MATERI PENCEMARAN LINGKUNGAN MELALUI MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING Destania Alfina Putri; Hasan Subekti; Dhita Ayu Permata Sari
PENSA: E-JURNAL PENDIDIKAN SAINS Vol 8 No 3 (2020)
Publisher : Jurusan IPA, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (217.517 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peningkatan keterampilan proses sains siswa pada materi pencemaran lingkungan melalui model pembelajaran problem based learning. Partisipan penelitian ini adalah siswa kelas VII-A dan kelas VII-B SMP di Kabupaten Lamongan. Penelitian ini merupakan penelitian pre-experimental dengan desain penelitian one group pre-test and post-test design menggunakan satu kelas eksperimen dan satu kelas replikasi. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode tes. Data hasil tes dianalisis secara statistika dengan uji normalitas, uji homogenitas, uji N-gain dan uji-t tidak berpasangan. Indikator keterampilan proses sains yang dilatihkan dalam penelitian ini meliputi merumuskan masalah, merumuskan hipotesis, mengidentifikasi variabel, menganalisis data, dan menarik kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan menunjukkan bahwa terdapat peningkatan keterampilan proses sains pada tiap indikatornya secara klasikal dengan perolehan N-Gain pada kelas VII-A secara berturut-turut adalah 0,70; 0,68; 0,76; 0,66; dan 0,64 dengan rata-rata peningkatan keterampilan proses sains siswa sebesar 0,69 kategori sedang. Sedangkan pada kelas VII-B memperoleh hasil secara berturut-turut 0,71; 0,68; 0,76; 0,66; dan 0,64 dengan rata-rata peningkatan keterampilan proses sains siswa sebesar 0,67 kategori sedang. Peningkatan yang terjadi menunjukkan bahwa tidak terdapat perbedaan yang signifikan pada rerata peningkatan keterampilan proses sains siswa di kelas VII-A dan kelas VII-B. Kesimpulan dari penelitian ini adalah terdapat pengaruh model pembelajaran problem based learning dengan keterampilan proses sains yaitu model pembelajaran problem based learning dapat meningkatkan keterampilan proses sains siswa.Kata Kunci: keterampilan proses sains, problem based learning, pencemaran lingkungan
MELATIHKAN KEMAMPUAN LITERASI SAINS SISWA MELALUI STRATEGI MIND MAPPING MATERI PENCEMARAN UDARA Diny Narista Azizah; Mohammad Budiyanto
PENSA: E-JURNAL PENDIDIKAN SAINS Vol 8 No 3 (2020)
Publisher : Jurusan IPA, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (288.983 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendiskripsikan peningkatan literasi sains dengan menggunakan strategi pembelajaran mind mapping. Literasi sains pada penelitian ini merupakan aspek kompetensi ilmiah yang terdiri dari indikator menjelaskan fenomena ilmiah,mengevaluasi dan merancang penyelidikan ilmiah serta menafsirkan data dan bukti secara ilmiah. Rancangan penelitian menggunakan one group pre-test post-test design. Teknik pengumpulan data yaitu dengan memberikan lembar tes sebelum dan sesudah diberikan perlakuan. Teknik analisis data yang digunakan yaitu uji normalitas, uji homogenitas, uji n-gain,dan uji t-tidak berpasangan. Peningkatan literasi sains di kelas VII G paling signifikan pada indikator menjelaskan fenomena ilmiah dengan analisis n-gain rata-rata 0,87, indikator mengevaluasi dan merancang penyelidikan ilmiah sebesar 0,83,dan pada indikator menafsirkan data dan bukti secara ilmiah sebesar 0,56. Pada kelas VII H peningkatan paling signifikan juga pada indikator menjelaskan fenomena ilmiah dengan analisis n-gain rata-rata 0,80, indikator mengevaluasi dan merancang penyelidikan ilmiah sebesar 0,73 dan indikator menafsirkan data dan bukti secara ilmiah sebesar 0,73. Dapat disimpulkan kemampuan literasi sains siswa melalui strategi pembelajaran mind mapping materi Pencemaran Udara mengalami peningkatan. Peningkatan yang paling signifikan pada indikator menjelaskan fenomena secara ilmiah.Kata Kunci: mind mapping,peningkatan dan literasi sains
KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH SISWA PADA SUB MATERI TEKANAN ZAT CAIR DENGAN MODEL PEMBELAJARAN GUIDED DISCOVERY Laila Fahira; Mohammad Budiyanto
PENSA: E-JURNAL PENDIDIKAN SAINS Vol 8 No 3 (2020)
Publisher : Jurusan IPA, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (398.748 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peningkatan kemampuan pemecahan masalah pada siswa kelas VIII-G dan kelas VIII-H di SMP Negeri 2 Buduran Sidoarjo. Jenis penelitian yang digunakan yakni pre experimental design dengan satu kelas eksperimen dan satu kelas replikasi. Desain penelitian yang digunakan yakni one group pretest-posttest. Metode pengambilan data yang digunakan adalah metode tes yang diberikan sebelum dan sesudah pembelajaran berlangsung. Data hasil tes dianalisis dengan uji N-gain, uji normalitas, uji homogenitas, dan uji-t tidak berpasangan. Hasil penelitian yang telah dilakukan menunjukkan bahwa rata-rata peningkatan kemampuan pemecahan masalah siswa secara klasikal meningkat dengan kategori sedang, dengan perolehan n-gain pada kelas VIII-G dan VIII-H secara berturut-turut sebesar 0,51 dan 0,49. Peningkatan yang terjadi menunjukkan bahwa tidak ada perbedaan yang signifikan pada rerata peningkatan kemampuan pemecahan masalah di dua kelas subjek penelitian. Berdasarkan penjelasan di atas, proses pembelajaran yang dilaksanakan dengan menggunakan model guided discovery dapat meningkatkan kemampuan pemecahan masalah siswa.Kata Kunci: kemampuan pemecahan masalah, tekanan zat cair, guided discovery
USING MAKE A MATCH CARDS ABOUT CELL TO IMPROVE STUDENTS’ LEARNING OUTCOME Amelia Nur Safitri; Mohammad Budiyanto; Enny Susiyawati
PENSA: E-JURNAL PENDIDIKAN SAINS Vol 8 No 3 (2020)
Publisher : Jurusan IPA, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (402.833 KB)

Abstract

The research aimed to describe the use of make a match cards about cell to improve student learning outcome in term of knowledge. The feasiblity of the make a match card was reviewed in terms of the validity, practicalty, and effectiveness aspects. The research design used in this study was Research and Development (R&D). The validity aspect is obtained through the validation process by 2 lecturers and 1 science teacher using a validation sheet based on a Likert Scale. The results showed that the validity of the make a match card obtained modus value of 4 with a decent category. The practicalty and effectiveness aspects are carried out through a product trial process involving 29 junior high school students of SMP Negeri 50 Surabaya in grade 7th. The practicality of the make a match card in terms of the student activity sheet obtained an average percentage of 94,30% with a very practical category. Response questionnaire in terms of the observation sheet of student responses showed that 96,55% of students gave positive responses to use of the make a match card on sub cell material. The effectiveness of the make a match card was reviewed in terms of improving student learning outcomes obtained based on the results of the pretest and posttest that gained an average 0,61 0f N-Gain score with medium category. Based on the validity, particality, and effectiveness aspects, it can be concluded that the make a match card on sub cell material is appropriate to be utilized in learning.Keywords: Make a Match Cards, Cell, Learning Outcome
KELAYAKAN KOMIK GETARAN DAN GELOMBANG UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI DAN HASIL BELAJAR SISWA Febrina Hanif Addaafi; Tutut Nurita
PENSA: E-JURNAL PENDIDIKAN SAINS Vol 8 No 3 (2020)
Publisher : Jurusan IPA, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (226.029 KB)

Abstract

Penelitian yang telah dilakukan bertujuan untuk mendeskripsikan kelayakan komik getaran dan gelombang untuk meningkatkan motivasi dan hasil belajar siswa. Kelayakan komik getaran dan gelombang dapat diketahui berdasarkan penilaian oleh tiga validator, yaitu dua dosen pengampu mata kuliah gelombang dan optik serta satu guru IPA MTs kelas VIII. Penelitian ini menggunakan lembar validasi sebagai instrumen untuk mengumpulkan data penelitian.Terdapat lima aspek yang akan dinilai yaitu aspek kelayakan penyajian pada media komik, aspek kelayakan ilustrasi dalam media komik, aspek kelayakan penyajian alur pada media komik, aspek kelayakan materi pada media komik dan aspek kelayakaan penggunaan bahasa pada media komik. Data hasil validasi akan dianalisis secara deskriptif kuantitatif dengan mengambil modus dari setiap skor komponen yang sesuai dengan instrumen penilaian media komik. Nilai modus yang telah didapatkan selanjutnya dikonversikan ke dalam kriteria kelayakan media komik. Hasil kelayakan media komik pada aspek penyajian diperoleh modus 4, aspek ilustrasi diperoleh modus 5, aspek alur diperoleh modus 4, aspek materi diperoleh modus 5 serta aspek bahasa diperoleh modus 5. Hal tersebut menunjukkan bahwa komik getaran dan gelombang memperolehan modus sebesar 5 dan termasuk ke dalam kategori sangat layak. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa kelayakan komik getaran dan gelombang layak dari aspek validitas untuk meningkatkan motivasi dan hasil belajar siswa.Kata Kunci: kelayakan, komik getaran dan gelombang, motivasi, hasil belajar
PEMBELAJARAN ILMU PENGETAHUAN ALAM BERBASIS HIGH ORDER THINKING SKILLS (HOTS) UNTUK MENGHADAPI ERA SOCIETY 5.0 Raka Prasetyo Nurhaddi; Mohammad Budiyanto
PENSA: E-JURNAL PENDIDIKAN SAINS Vol 8 No 3 (2020)
Publisher : Jurusan IPA, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (199.343 KB)

Abstract

Artikel ini merupakan hasil kajian pustaka yang berhubungan dengan pembelajaran IPA berbasis High Order Thingking Skills (HOTS) sebagai kerangka dalam menghadapi tantangan hidup di era Society 5.0. Penulisan ini bertujuan untuk mendeskripsikan tahapan kemampuan untuk memecahkan masalah, berpikir kritis dan kreatif melalui pembelajaran IPA berbasis HOTS. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penulisan ini adalah studi pustaka yang menggunakan berbagai sumber rujukan dari berbagai hasil penelitian maupun hasil pemikiran penulis lainnya. Hasil dari penulisan ini yaitu memberikan gambaran tentang konsep era society 5.0, penggunaan model pembelajaran IPA berbasis HOTS dalam membantu peserta didik untuk melatih kemapmpuan pemecahan masalah, berpikir kritis dan kreatif, serta merasakan langsung berbagai permasalahan yang kompleks seperti lingkungan hidup, kesehatan, pemanfaatan ilmu pengetahuan, dan teknologi.Kata Kunci: pembelajaran IPA, HOTS, society, 5.0
PENERAPAN MODUL IPA BERBASIS ETNOSAINS UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN LITERASI SAINS SISWA SMP Mohammad Tasroun Nihwan; Wahono Widodo
PENSA: E-JURNAL PENDIDIKAN SAINS Vol 8 No 3 (2020)
Publisher : Jurusan IPA, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (273.178 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan keterlaksanaan pembelajaran, peningkatan nilai literasi sains siswa, dan respons siswa terhadap pembelajaran dengan menerapkan modul IPA berbasis etnosains materi tanah dan keberlangsungan kehidupan di SMP Negeri 1 Dukun. Jenis penelitian ini menggunakaan metode eksperimen dengan desain penelitian True eksperimental dengan menggunakan rancangan penelitian Pretest Posttest Control Group design. Penelitian ini diujicobakan terhadap siswa kelas IX-C SMP Negeri 1 Dukun, Kabupaten Gresik. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini antara lain berupa lembar keterlaksanaan pembelajaran, lembar tes literasi sains siswa dan lembar angket respons. Analisis yang digunakan adalah analisis keterlaksanaan pembelajaran yang dilakukan oleh pengamat, analisis tes literasi sains meliputi soal literasi sains berupa pretest, posttest dan N-Gain, dan analisis respon siwa terkait pembelajaran dengan menerapkan modul IPA berbasis etnosains materi tanah dan keberlangsungan kehidupan. Hasil dari penelitian dengan menerapkan modul IPA berbasis Etnosains dinyatakan bahwasanya keterlaksanaan pembelajaran yang dilakukan baik pada kelas manipulasi maupun kelas kontrol terbilang sangat bagus, Nilai kemampuan literasi sains siswa naik, ditinjau dari perhitungan N-Gain diperoleh hasil 0,66 yang termasuk kategori sedang pada kelas manipulasi dan N-Gain 0,50 pada kelas kontrol, serta hasil uji T-Dependen dengan nilai taraf signifikasi 2-Tailed sebesar .001. Pada hasil respon siswa didapatkan modul IPA berbasis etnosains materi tanah dan keberlangsungan kehidupan di salah satu SMP Negeri di Jawa timur sangat baik dengan rata-rata jawaban iya sebesar 85,52%.Kata Kunci: Keterlaksanaan Pembelajaran, Literasi sains, Modul IPA berbasis etnosains, Penerapan modul IPA
VALIDITAS PERANGKAT PEMBELAJARAN METODE PICTORIAL RIDDLE BERBANTUAN MEDIA FLASHCARD Septi Tri Nurhaeny; Laily Rosdiana; Aris Rudi Purnomo
PENSA: E-JURNAL PENDIDIKAN SAINS Vol 8 No 3 (2020)
Publisher : Jurusan IPA, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (505.705 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan validitas perangkat pembelajaran metode pictorial riddle berbantuan flashcard pada materi sistem peredaran darah manusia. Metode pictorial riddle berisi teka - teki gambar yang dapat membantu siswa dalam memahami konsep. Pemahaman konsep pada materi sistem peredaran darah manusia rendah, sehingga perlu adanya perangkat pembelajaran yang dapat meningkatkan pemahaman konsep siswa. Kelayakan perangkat pembelajaran ditinjau dari hasil validasi yang ditinjau dari tiga ahli. Jenis penelitian ini menggunakan model Research & Development (R&D). Intrumen yang digunakan dalam penelitian ini yaitu lembar telaah dan lembar validasi. Lembar telaah berisi uraian deskriptif berupa saran dan komentar. Lembar validasi dianalisis secara deskriptif kuantitatif. Perangkat pembelajaran yang dikembangkan meliputi silabus, RPP, LKPD, handout, soal pretest-posttest dan media flashcard. Teknik pengumpulan data menggunakan lembar instrumen validasi dengan menggunakan skala Likert. Hasil pengumpulan data rekapitulasi validitas perangkat pembelajaran metode pictorial riddle berbantuan flashcard pada materi sistem peredaran darah manusia pada silabus validitas modus sebesar 4, modus validitas RPP diperoleh nilai 5, modus validitas LKPD diperoleh nilai 5, modus validitas handout diperoleh nilai 4, modus validitas soal pretest-posttest diperoleh nilai 5 dan modus validitas media flashcard diperoleh nilai 5. Kesimpulan dari penilitian ini perangkat pembelajaran yang dikembangkan sangat layak dan dapat digunakan dalam membantu peserta didik meningkatkan pemahaman konsep dalam materi sistem peredaran darah manusia.Kata Kunci: validitas, perangkat pembelajaran, pictorial riddle
IMPLEMENTASI EXPERIENTIAL LEARNING PADA MATERI PEMANASAN GLOBAL UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN KONSEP SISWA SMP Anisa Mufida; Ahmad Qosyim
PENSA: E-JURNAL PENDIDIKAN SAINS Vol 8 No 3 (2020)
Publisher : Jurusan IPA, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (230.702 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh implementasi experiential learning pada materi pemanasan global untuk meningkatkan pemahaman konsep siswa SMP. Jenis penelitian yang digunakan yaitu penelitian eksperimen semu (quasi experiment) dengan rancangan penelitian yang digunakan adalah Two Group Pretest-Posttest Design. Populasi yang diambil di SMP Negeri 21 Surabaya dengan sampel kelas VII-B sebagai kelas eksperimen dan kelas VII-C kelas kontrol dengan jumlah siswa tiap kelas 30 siswa. Instrumen yang digunakan yaitu berupa tes pemahaman konsep dalam bentuk pilihan ganda. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan N-Gain peningkatan pemahaman konsep pada kelas eksperimen sebesar 0,75 dengan kategori tinggi dan pada kelas kontrol sebesar 0,62 dengan kategori sedang. Peningkatan pemahaman konsep anatara kelas eskperimen dan kontrol lebih tinggi pada kelas eksperimen. Peningkatan pemahaman konsep terjadi pada kelas eksperimen dengan menggunakan model experiential learning. Didukung dengan hasil respon siswa yang diterapkannya model pembelajaran experiential learning sebesar 96,7% dengan kriteria sangat baik.Kata kunci: Experiential Learning, Pemahaman Konsep, dan Materi Pemanasan Global
IMPLEMENTATION OF CONFLICT COGNITIVE STRATEGIES IN SCIENCE LEARNING WITH STRUCTURED INQUIRY MODELS TO REDUCE MISCONCEPTIONS ABOUT PRESSURE MATERIAL Nadia Rahmah Safitri; Wahono Widodo
PENSA: E-JURNAL PENDIDIKAN SAINS Vol 8 No 3 (2020)
Publisher : Jurusan IPA, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (207.798 KB)

Abstract

This study aims to describe the reduction of misconceptions about pressure material with conflict cognitive strategies in science learning with structured inquiry models. This study uses a pre-experimental method with One-Group Pretest-Posttest Design. The target of this study was students of VIII-A and VIII-K SMPN 19 Surabaya in the second semester of the school year 2019-2020. The results showed that the percentage of class VIII-A misconceptions was 49.67% and class VIII-K was 60.67%. After learning, the percentage of class VIII-A misconceptions was 3.67% and class VIII-K was 4.33%. From the results of the pretest and posttest, the percentage of misconceptions decreased, with the percentage of class VIII-A decreasing by 46.00% and class VIII-K by 56.33%. The largest shift percentage was from misconceptions to understand the concepts after learning. The effectiveness of learning shown from the results of the N-Gain score, and the results of the N-gain score obtained by 0.938 for class VIII-A and 0.937 for class VIII-K, and both of the classes classified in the high category. Based on the results it can be concluded that the strategy of conflict cognitive in learning science with structured inquiry models can reduce student's misconceptions about pressure material.Keywords: Strategy of conflict cognitive, misconception, structured inquiry

Page 8 of 29 | Total Record : 282