Claim Missing Document
Check
Articles

Found 11 Documents
Search

Eksplorasi Kemampuan Proses Inkuiri Mahasiswa Calon Guru IPA: Perspektif dari Gender dan Lama Studi Muhamad Arif Mahdiannur; Hasan Subekti; Aris Rudi Purnomo
Bioedusiana: Jurnal Pendidikan Biologi Vol 5, No 1 (2020): Bioedusiana
Publisher : Jurusan Pendidikan Biologi - Universitas Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (294.526 KB) | DOI: 10.34289/bioed.v5i1.1636

Abstract

Dalam beberapa tahun terakhir, pengembangan profesionalitas guru IPA mendapat perhatian yang besar, tetapi pengembangan profesionalitas mahasiswa calon guru IPA ditinjau dari kemampuan proses inkuirinya masih belum banyak yang menelitinya. Penelitian ini ditujukan untuk mengeksplorasi kemampuan proses inkuri mahasiswa calon guru IPA berdasarkan gender dan lama studi mahasiswa. Sebanyak 302 mahasiswa calon guru IPA turut berpartisipasi dalam riset ini. Mahasiswa tersebut mulai dari angkatan tahun I hingga tahun IV di salah satu Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan (LPTK) di Jawa Timur. Data yang dikumpulkan dalam riset ini bersumber dari hasil tes kemampuan proses inkuiri yang sebelumnya telah disusun dan ditelaah oleh para ahli dengan metode screening. Hasil penelitian ini menunjukkan kencenderungan mahasiswa calon guru IPA laki-laki cenderung lebih unggul dalam membuat prediksi, penerapan metode statistik, dan membuat kesimpulan, sedangkan mahasiswa calon guru IPA perempuan cenderung unggul dalam identifikasi/merumuskan masalah dan mendesain eksperimen. Selain itu, hanya indikator kemampuan menerapkan metode statistik yang menunjukkan pola linier dengan lama masa studi mahasiswa calon guru IPA.
VALIDITAS PERANGKAT PEMBELAJARAN METODE PICTORIAL RIDDLE BERBANTUAN MEDIA FLASHCARD Septi Tri Nurhaeny; Laily Rosdiana; Aris Rudi Purnomo
PENSA: E-JURNAL PENDIDIKAN SAINS Vol 8 No 3 (2020)
Publisher : Jurusan IPA, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (505.705 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan validitas perangkat pembelajaran metode pictorial riddle berbantuan flashcard pada materi sistem peredaran darah manusia. Metode pictorial riddle berisi teka - teki gambar yang dapat membantu siswa dalam memahami konsep. Pemahaman konsep pada materi sistem peredaran darah manusia rendah, sehingga perlu adanya perangkat pembelajaran yang dapat meningkatkan pemahaman konsep siswa. Kelayakan perangkat pembelajaran ditinjau dari hasil validasi yang ditinjau dari tiga ahli. Jenis penelitian ini menggunakan model Research & Development (R&D). Intrumen yang digunakan dalam penelitian ini yaitu lembar telaah dan lembar validasi. Lembar telaah berisi uraian deskriptif berupa saran dan komentar. Lembar validasi dianalisis secara deskriptif kuantitatif. Perangkat pembelajaran yang dikembangkan meliputi silabus, RPP, LKPD, handout, soal pretest-posttest dan media flashcard. Teknik pengumpulan data menggunakan lembar instrumen validasi dengan menggunakan skala Likert. Hasil pengumpulan data rekapitulasi validitas perangkat pembelajaran metode pictorial riddle berbantuan flashcard pada materi sistem peredaran darah manusia pada silabus validitas modus sebesar 4, modus validitas RPP diperoleh nilai 5, modus validitas LKPD diperoleh nilai 5, modus validitas handout diperoleh nilai 4, modus validitas soal pretest-posttest diperoleh nilai 5 dan modus validitas media flashcard diperoleh nilai 5. Kesimpulan dari penilitian ini perangkat pembelajaran yang dikembangkan sangat layak dan dapat digunakan dalam membantu peserta didik meningkatkan pemahaman konsep dalam materi sistem peredaran darah manusia.Kata Kunci: validitas, perangkat pembelajaran, pictorial riddle
EFEKTIVITAS STRATEGI MIND MAPPING TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI SISTEM EKSKRESI Vira Nabilah; Laily Rosdiana; Aris Rudi Purnomo
PENSA: E-JURNAL PENDIDIKAN SAINS Vol 9 No 1 (2021)
Publisher : Jurusan IPA, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (311.783 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan efektivitas strategi mind mapping terhadap hasil belajar siswa pada materi sistem ekskresi. Penelitian ini merupakan penelitian kepustakaan atau library research yang bersifat deskriptif kualitatif. Adapun metode pengumpulan data penelitian ini diperoleh dari sumber data seperti penelitian terdahulu. Dalam penulisan artikel ini sumber data yang digunakan yaitu sumber data primer (informasi telaah perangkat pembelajaran) dan sumber data sekunder (artikel penelitian). Data dianalisis dengan cara membandingkan hasil telaah yang didapat dan dihubungkan dengan data sekunder. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa aktivitas belajar siswa pada pembelajaran dengan model mind mapping lebih baik dari pada aktivitas belajar siswa pada pembelajaran dengan model konvesional.Kata Kunci: Strategi Mind Mapping, Hasil Belajar
Identifikasi Karakter Mahasiswa Berdasarkan Kompetensi Individu Ari Khusumadewi; Prima Vidya; Aris Rudi Purnomo; Andhega Wijaya; Mayang Pramesti; Zara Diva Paramatatwa
Jurnal Peduli Masyarakat Vol 5 No 1 (2023): Jurnal Peduli Masyarakat: Maret 2023
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jpm.v5i1.1598

Abstract

Sebuah perwujudan karakter mahasiswa UNESA yang sesuai dengan karakteristik Unesa untuk kebutuhan dalam dunia kerja. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi karakter mahasiswa dengan aplikasi E-Char Map sehingga dapat melihat karakter mahasiswa secara komprehensif. Hal ini untuk merekomendasikan kepada beberapa pihak dalam mewujudkan karakter khas UNESA dalam dunia kerja. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode Cross Sectional Survey (Brog and Gall, 1983), digunakan untuk mengetahui isu yang bersifat temporer dengan pengumpulan data cukup satu kali, survei dilakukan pada mahasiswa angkatan 2022. Instrumen yang digunakan adalah sistem survei karakter yang dikembangkan oleh tim Pusat Pengembangan Karakter dan Layanan BK 2021 dengan menghasilkan karakter mahasiswa Unesa yang diwujudkan dalam kompetensi, yaitu 24,39% kompetensi kepribadian, 25,56% kompetensi sosial, 16,61% kompetensi kewarganegaraan, 20,15% kompetensi kepemimpinan, dan 13,39% kompetensi literasi
STEAM-Project Based Learning (PjBL): Efforts to Train Critical Thinking Skills for Prospective Science Teacher Dyah Astriani; Martini; Laily Rosdiana; An Nuril Maulida Fauziah; Aris Rudi Purnomo
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol. 9 No. 10 (2023): October
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v9i10.3823

Abstract

The implementation of STEAM-PjBL integration trains students to work together to build their own knowledge, construct ideas, critical thinking in analyzing problems, then try to solve them through a project. The purpose of this study was to determine the effectiveness of STEAM-PjBL integration to train the critical thinking skills of prospective science teachers through entrepreneurship courses. This research is a descriptive study with a one short case study design. The research subjects were students of Science Education Class of 2021. The instruments used were tests of critical thinking skills and questionnaires on student responses to learning. Test result were analyzed using N-gain and paired t test, the response questionnaire was analyzed descriptively. The results showed an increase in students' critical thinking skills test scores, and positive responses with an average of >83.6%. Based on this, it can be concluded that STEAM-PjBL integration is effective in improving students' critical thinking skills.
Implementasi Media Simulasi PhET untuk Meningkatkan Keterampilan Proses Sains pada Materi Suhu dan Kalor Yulia Kuttayyibatun Nisa'; Aris Rudi Purnomo
PendIPA Journal of Science Education Vol 10 No 2 (2026): April - June
Publisher : UNIB Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/pendipa.10.2.345-353

Abstract

Science learning emphasizes not only conceptual understanding but also the development of science process skills (SPS). However, limited laboratory facilities and conventional teaching methods often hinder the optimal development of students’ SPS, especially in abstract topics such as temperature and heat. This study aimed to improve students’ science process skills through the implementation of PhET simulation media on temperature and heat materials. The research employed a quantitative approach using a pre-experimental one-group pretest–posttest design. The study was conducted at SMP Negeri 5 Pamekasan during the odd semester of the 2025/2026 academic year, involving 30 seventh-grade students as research subjects. Data collection techniques included science process skills tests, learning implementation observation sheets, and student response questionnaires. Research instruments consisted of pretest–posttest questions, observation sheets, and Likert-scale questionnaires. Data analysis was performed using normalized gain (N-gain) analysis and descriptive statistical analysis. The results showed that the implementation of PhET simulation media effectively improved students’ science process skills on temperature and heat materials, with a moderate to high category of improvement. In addition, students provided positive responses toward the use of PhET simulations in learning activities. It can be concluded that PhET simulation media is effective as an alternative learning media to enhance science process skills. Therefore, teachers are recommended to integrate PhET simulations into science learning to support active and meaningful learning experiences
STEAM-Project Based Learning (PjBL): Efforts to Train Critical Thinking Skills for Prospective Science Teacher Dyah Astriani; Martini; Laily Rosdiana; An Nuril Maulida Fauziah; Aris Rudi Purnomo
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 9 No 10 (2023): October
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v9i10.3823

Abstract

The implementation of STEAM-PjBL integration trains students to work together to build their own knowledge, construct ideas, critical thinking in analyzing problems, then try to solve them through a project. The purpose of this study was to determine the effectiveness of STEAM-PjBL integration to train the critical thinking skills of prospective science teachers through entrepreneurship courses. This research is a descriptive study with a one short case study design. The research subjects were students of Science Education Class of 2021. The instruments used were tests of critical thinking skills and questionnaires on student responses to learning. Test result were analyzed using N-gain and paired t test, the response questionnaire was analyzed descriptively. The results showed an increase in students' critical thinking skills test scores, and positive responses with an average of >83.6%. Based on this, it can be concluded that STEAM-PjBL integration is effective in improving students' critical thinking skills.
Peningkatan Keterampilan Proses Sains melalui Model Pembelajaran Inkuiri Terbimbing pada Pembelajaran IPA Materi Campuran Homogen dan Heterogen Hikmatul Fitria; Aris Rudi Purnomo
Jurnal Pelita: Jurnal Pembelajaran IPA Terpadu Vol. 6 No. 1 (2026): Januari - Juni 2026
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54065/pelita.6.1.2026.1270

Abstract

Rendahnya keterampilan proses sains peserta didik dalam pembelajaran IPA menunjukkan perlu adanya penerapan model pembelajaran yang mampu melibatkan peserta didik secara aktif melalui pengalaman langsung. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peningkatan keterampilan proses sains peserta didik serta keterlaksanaan pembelajaran melalui penerapan model pembelajaran inkuiri terbimbing pada materi campuran homogen dan heterogen di tingkat SMP, dengan indikator keterampilan proses sains dasar seperti, mengamati, mengklasifikasi, memprediksi, mengukur, menginferensi, dan mengomunikasikan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain one group pretest posttest. Sampel penelitian ini terdiri atas 30 peserta didik kelas VIII-A SMP Negeri 39 Surabaya yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui tes keterampilan proses sains dan lembar observasi keterlaksanaan pembelajaran, kemudian dianalisis menggunakan uji statistik deskriptif dan uji N-Gain. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterampilan proses sains peserta didik mengalami peningkatan yang ditunjukkan oleh rata-rata nilai pretest sebesar 44,2 meningkat menjadi 73,4 pada posttest dengan nilai N-Gain sebesar 0,54 yang termasuk kategori sedang dan nilai effect size (cohend’s d) sebesar 2,91 yang termasuk dalam kategori sangat besar. Pelaksanaan pembelajaran menggunakan model pembelajaran inkuiri terbimbing memperoleh persentase rata-rata sebesar 99,5% dengan kategori sangat baik. Hasil tersebut menunjukkan bahwa penerapan pembelajaran inkuiri terbimbing berpotensi mendukung peningkatan keterampilan proses sains pada materi campuran homogen dan heterogen. Model pembelajaran inkuiri terbimbing dapat digunakan sebagai alternatif strategi pembelajaran IPA untuk meningkatkan keterlibatan aktif dan kemampuan berpikir ilmiah peserta didik.
Pelatihan Penerapan Asesmen dalam Implementasi Kurikulum Merdeka untuk Guru-Guru IPA Wahyu Budi Sabtiawan; Elok Sudibyo; Dhita Ayu Permata Sari; Aris Rudi Purnomo; Fikky Dian Roqobih; Kiki Septaria; Alya Rifda Pramesti; Iffah Nur Fauziah
Dedikasi: Journal of Community Engagement and Empowerment Vol. 3 No. 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Mitra Edukasi dan Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58706/dedikasi.v3n2.p42-53

Abstract

Sinkronisasi antara asesmen dengan kurikulum adalah aspek yang substansi dalam proses belajar mengajar. Telah dilakukan suatu pendampingan penerapan asesmen dalam implementasi suatu kurikulum. Kegiatan ini bertujuan untuk menggambarkan efektivitas dari pendampingan tersebut yang didasarkan atas capaian pemahaman, keterampilan, dan respon guru. Metode pelaksanaan dilakukan secara blended (syncronous dan asyncronous) yang dibagi menjadi empat tahap, yaitu persiapan, pemaparan materi, pelatihan dan pendampingan, dan evaluasi. Efektivitas dari pendampingan tergambar dari peningkatan meningkatkan pemahaman guru IPA, yang ditandai dengan kenaikan signifikan skor rata-rata dari 43,00 menjadi 76,00 (p < 0,001). Selain itu, Peserta juga berhasil merancang dan menerapkan instrumen asesmen pada implementasi Kurikulum Merdeka. Respon peserta terhadap kegiatan juga sangat positif, dengan tingkat kepuasan mencapai di atas 90% pada hampir seluruh aspek. Dengan demikian, kegiatan pendampingan dapat dikatakan efektif, dan memberikan dampak positif bagi komunitas guru mitra melalui lembar kerja yang dapat digunakan sebagai panduan guru dalam merancang dan menerapkan asesmen.
PENDAMPINGAN PENGEMBANGAN INSTRUMEN PENILAIAN OTENTIK YANG MENDUKUNG PEMBELAJARAN MENDALAM UNTUK GURU-GURU IPA MTS KABUPATEN TUBAN Wahyu Budi Sabtiawan; Elok Sudibyo; Hasan Subekti; Dhita Ayu Permata Sari; Aris Rudi Purnomo; Fikky Dian Roqobih; Sapti Puspitarini; Gita Bella Aprilia
Jurnal ABDI: Media Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 11 No. 2 (2026): JURNAL ABDI : Media Pengabdian Kepada masyarakat
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/abdi.v11i2.46770

Abstract

The current challenge is requiring teachers to be able to implement authentic assessments that support in-depth learning. One of the tools in this implementation is assessment. The problem is that the partner, the MGMP Science Teachers of MTs in Tuban Regency, is not yet accustomed to implementing authentic assessments that support in-depth learning and therefore requires training and mentoring. Based on this, training and mentoring are needed to implement assessments that support in-depth learning. Through this activity, it is hoped that partners can improve their skills in implementing authentic assessments that support in-depth learning. The implementation method is divided into four stages, namely preparation, material presentation, training and mentoring, and evaluation. Participants in this PKM activity were 67 MTs science teachers in Tuban Regency. The results of the mentoring and training showed that (1) there was an increase in the PKM participants' understanding regarding authentic assessments based on pre- and post-test scores; (2) the level of skills of the training participants in planning and implementing authentic assessments was still lacking (thus, more intensive mentoring for participants regarding planning and implementing authentic assessments was needed); and (3) the training participants showed a positive response to the PKM activity.